Claim Missing Document
Check
Articles

DESIGN AND BUILD A MODEL OF A MARINE WAVE POWER PLANT ENGINE FOR EDUCATIONAL TEACHING AIDS Oki Fajar Satriawan; Muhamad Safi’I; Althesa Androva
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 2 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Renewable energy sources have been widely developed to reduce the consumption of non-renewable energy. However, an energy source that is still underutilized but has significant potential is ocean wave energy, which utilizes lift energy to operate generators that generate electricity. The machine is designed to develop a model that converts water wave energy into electrical energy on a laboratory scale and to examine the correlation between water wave energy and electrical energy generated by changing the length of the float arm. The methodology used in this final project is a literature review to gather information relevant to water waves and electricity-generating machines. Machine design and component manufacturing include making alternative designs, selecting designs, then testing whether there is a linear output and analyzing the relationship between water waves and the electricity output produced. The results of the experiment showed that the largest electrical output was obtained at an arm length of 40 cm with an average electrical power generated of 1,019 watts. Testing on PLTGL components was carried out with variations in the length of the buoyancy arm of 40 cm, 45 cm, and 50 cm.
ANALISIS DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA MESIN RETORT STERILISASI MENGGUNAKAN CFD DENGAN VARIASI TEMPERATUR DAN KECEPATAN ALIRAN UAP Amrijal Anshori; Muhamad Safi'i; Hisyam Ma'mun
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i3.8853

Abstract

Sterilisasi termal menggunakan mesin retort berperan penting dalam menjaga keamanan, mutu, dan daya simpan produk pangan. Keberhasilan proses ini dipengaruhi oleh keseragaman distribusi temperatur di dalam ruang sterilisasi yang menentukan efektivitas perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur inlet dan kecepatan aliran uap jenuh terhadap karakteristik termal mesin retort menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Geometri mesin retort memiliki ukuran 1800 × 750 × 950 mm dengan variasi temperatur inlet sebesar 115°C, 117°C, 119°C, 121°C, dan 123°C serta variasi kecepatan aliran sebesar 2 m/s, 4 m/s, 6 m/s, 8 m/s, dan 10 m/s pada kondisi tunak. Hasil simulasi terhadap 25 skenario menunjukkan bahwa peningkatan temperatur inlet dan kecepatan aliran uap memengaruhi pola distribusi temperatur, bilangan Reynolds, dan karakteristik perpindahan panas di dalam ruang retort. Kombinasi temperatur inlet 123°C dan kecepatan aliran 10 m/s menunjukkan peningkatan koefisien perpindahan panas lokal sebesar 12% dibandingkan kondisi awal pengujian serta menghasilkan karakteristik termal yang paling baik dibandingkan variasi lainnya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam menentukan kondisi operasi mesin retort yang sesuai untuk mendukung proses sterilisasi termal produk pangan.
Optimalisasi Performa Mesin Motor 160cc Manual Melalui Kombinasi Jenis Busi dan Bahan Bakar RON 92 Anwar mubarok; Muhamad Safi'i; Althesa Androva
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i3.8991

Abstract

Dominasi sepeda motor pada sektor transportasi darat Indonesia, yang mencapai lebih dari 80% populasi kendaraan bermotor, menjadikannya kontributor utama konsumsi energi fosil dan polusi udara perkotaan, sehingga diperlukan optimalisasi komponen pembakaran seperti busi guna meningkatkan efisiensi mesin. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan oleh tiga jenis busi (standar, platinum, dan iridium) pada mesin sepeda motor manual 160cc berkompresi tinggi (10,0–11,5:1). Bahan bakar Research Octane Number (RON) 92 digunakan sebagai variabel kontrol  untuk memastikan perbedaan performa yang teramati semata-mata disebabkan oleh variasi geometri dan material elektroda busi, bukan oleh perbedaan kualitas bahan bakar. Pengujian dilakukan menggunakan chassis dynamometer pada kondisi Full Throttle Valve Opening (FTVO) di seluruh rentang RPM operasional, dengan tiga kali pengulangan (replikasi) untuk setiap pengujian daya dan torsi, serta pengujian konsumsi bahan bakar pada enam variasi putaran mesin tetap (3000–8000 RPM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin kecil diameter elektroda busi—dari standar (2,0–2,5 mm), platinum (0,5–0,8 mm), hingga iridium (0,4–0,6 mm)—semakin cepat pembentukan inti nyala (flame kernel) dan front api yang merambat ke seluruh ruang bakar. Pada RPM menengah (5500–6000 RPM), efek ini terbukti signifikan secara statistik pada torsi: busi iridium mencapai rata-rata 13,84 Nm, lebih tinggi dibandingkan platinum (13,60 Nm) dan standar (13,41 Nm) (One-Way ANOVA: F(2,6)=45,56; p=0,0002<0,05; Tukey HSD seluruh pasangan p<0,05). Namun pada RPM tinggi (7250–7750 RPM), keunggulan geometri elektroda tidak lagi signifikan terhadap daya maksimum (iridium 12,17 HP; platinum 11,97 HP; standar 11,77 HP; F(2,6)=0,439; p=0,664>0,05), karena faktor mekanikal mesin seperti efisiensi volumetrik dan singkatnya siklus pembakaran mulai mendominasi dibandingkan pengaruh pengapian. Pola serupa tercermin pada konsumsi bahan bakar, di mana busi iridium paling efisien pada RPM rendah–menengah (0,57–1,26 L/jam) namun selisihnya menyempit tajam pada RPM tinggi. Secara konseptual, apabila dibandingkan dengan RON 90 yang memiliki ketahanan autoignition lebih rendah, risiko knocking meningkat—terutama pada busi standar yang pembentukan front apinya paling lambat—sementara busi iridium tetap menjadi pilihan paling aman berkat kecepatan rambat apinya yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi busi iridium dan RON 92 merupakan pasangan paling optimal untuk mesin manual 160cc berkompresi tinggi, khususnya pada torsi dan efisiensi bahan bakar di putaran rendah–menengah, meskipun keunggulan daya maksimum belum terbukti signifikan secara statistik pada kondisi pengujian ini.  
SIMULASI DISTRIBUSI TEMPERATUR DAN EVALUASI KESERAGAMAN PEMANASAN PADA RETORT STERILISASI MAKANAN MENGGUNAKAN CFD risqyka imanuddin; Hisyam Ma’mun; Muhamad Safi’i
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i3.9044

Abstract

Distribusi suhu yang tidak merata dalam retort dapat mengurangi efektivitas sterilisasi dan berpotensi menimbulkan titik-titik dingin yang memengaruhi keamanan dan kualitas produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi suhu, karakteristik aliran uap jenuh, distribusi tekanan, dan keseragaman pemanasan dalam retort sterilisasi pangan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Model retort horizontal dengan panjang 1800 mm dan diameter 750 mm disimulasikan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan mesh tetrahedral optimum sebanyak 3.028.451 elemen berdasarkan hasil uji independensi grid. Model turbulensi realizable k-ε digunakan untuk merepresentasikan karakteristik aliran turbulen dan perpindahan panas pada sistem retort.  Variasi suhu masuk yang digunakan adalah 115°C, 117°C, 119°C, 121°C, dan 123°C, dengan kecepatan aliran uap 2–10 m/s. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan suhu masuk memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan suhu permukaan, dari 175,25°C pada suhu masuk 115°C menjadi 188,81°C pada 123°C. Koefisien perpindahan panas juga meningkat dari sekitar 6,70 W/m²C menjadi 7,48 W/m²C seiring kenaikan suhu operasi. Hasil tersebut berpotensi untuk direkomendasikan dan diterapkan secara praktis di lapangan.
Engineering the Impact Toughness and Morphological Integrity of Ramie Fiber Reinforced Rosin Composites via Plasticizer Optimization Muhammad Faesal Febriandyono; Muhammad Budi Haryono; Aan Burhanudin; Agus Mukhtar; Althesa Androva; Wardatul Jannah; Muhamad Safi’i; Hisyam Ma’mun; Riyan Hasta Pratama
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 21 No. 2 (2026): Volume 21, Nomor 2, Agustus 2026
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Driven by rapid technological advancements, material trends have increasingly shifted toward Natural Composites (NACO), primarily owing to their renewability and recyclability. Nevertheless, the utilization of natural resins such as rosin (gondorukem) as a matrix frequently yields brittle characteristics, necessitating the incorporation of plasticizers to enhance their mechanical properties. Despite this, the specific influence of varying plasticizer concentrations on the physical stability, underlying fracture mechanisms, and macro and microstructural properties of rosin ramie composites remains largely unexplored. This study aims to engineer and evaluate the effect of plasticizer concentration (15% and 30%) on the impact toughness, absorbed energy, and structural characteristics of rosin matrix ramie fiber composites. An experimental approach was employed using ASTM D256 standard for impact testing, coupled with macro and microstructural morphological analyses. The findings indicate that the maximum average impact toughness reached 0.0735 J/mm² at a 30% plasticizer concentration. Interestingly, the maximum single absorbed energy of 9.880 J was observed at 15% concentration, yielding a specific impact value of 0.0689 J/mm². This discrepancy occurs because the 30% plasticizer provides a more uniform plastic deformation capability across samples, whereas the 15% concentration exhibits localized rigid resistance before catastrophic failure. Morphological analyses revealed fracture mechanisms including fiber pull out, matrix cracking, and oxidation, which correlate directly with the mechanical performance.  Altering the plasticizer concentration significantly influences the polymer chain mobility and interfacial bonding of the composites. The 30% concentration optimally prevents micro crack propagation, offering significant practical value for developing sustainable, impact resistant green engineering materials.
Rancang Bangun Mesin Konversi Sampah Plastik Menjadi Minyak Mentah Dengan Variasi Material Plastik PP Dan LDPE Ardika Rendi Hadi Ansyah; Hisyam Ma'mun; Muhamad Safi'i
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.212

Abstract

Plastik merupakan polimer sintetis yang diproduksi dari nafta sebagai salah satu fraksi hasil penyulingan minyak bumi. Material ini memiliki ikatan kimia yang kuat sehingga banyak dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari. Meningkatnya penggunaan plastik menyebabkan jumlah limbah terus bertambah dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pirolisis, yaitu proses konversi limbah plastik menjadi minyak pirolisis melalui dekomposisi termal. Penelitian ini bertujuan merancang serta mengevaluasi kinerja mesin pirolisis sederhana dalam mengolah limbah plastik jenis Polypropylene (PP) dan Low-Density Polyethylene (LDPE) menjadi minyak pirolisis. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan mesin pirolisis skala laboratorium yang dievaluasi berdasarkan temperatur operasi dan rendemen minyak dari dua jenis plastik yang berbeda. Pengujian dilakukan pada temperatur reaktor 200°C selama 120 menit, kemudian uap hasil pirolisis dikondensasikan menjadi minyak cair. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 280 g plastik PP menghasilkan 60 mL minyak pirolisis dengan massa 45 g atau rendemen 16,07%, sedangkan 150 g plastik LDPE menghasilkan 30 mL minyak dengan massa 20 g atau rendemen 13,33%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa plastik PP menghasilkan rendemen minyak yang lebih tinggi dibandingkan LDPE pada kondisi operasi yang sama. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan mesin pirolisis skala laboratorium yang memiliki konstruksi sederhana, mudah dioperasikan, serta berpotensi menjadi alternatif teknologi pengolahan limbah plastik sekaligus menghasilkan bahan bakar cair yang bernilai ekonomi
Investigasi Numerik Efek Temperatur Operasi dan Kecepatan Aliran Uap terhadap Performa Termal Mesin Retort Makanan Amrijal Anshori; Hisyam Ma'mun; Muhamad Safi'i
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses sterilisasi pangan menggunakan mesin retort berperan penting dalam menjaga keamanan dan memperpanjang masa simpan produk, namun ketidakseragaman distribusi panas dan pengaruh parameter operasi menjadi aspek yang perlu dikaji guna untuk menemukan standar operasi yang ideal. Investigasi numerik efek temperatur operasi dan kecepatan aliran uap terhadap performa termal serta hidrodinamika mesin retort makanan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) di usulkan dalam riset ini. Variasi temperatur ditentukan sebesar 115°C, 117°C, 119°C, 121°C, dan 123°C serta kecepatan aliran uap 2–10 m/s yang dilakukan dalam keadaan steady dengan mengusulkan k-ε Realizable sebagai model viscous. Hasilnya, peningkatan temperatur operasi menyebabkan kenaikan temperatur permukaan, pressure drop, dan koefisien perpindahan panas. Nilai koefisien perpindahan panas meningkat dari 5,88–5,99 W/m².°C pada 115°C menjadi 6,67–6,74 W/m².°C pada 123°C. Dengan demikian, hasil investigasi numerik ini dapat digunakan sebagai pertimbangan awal dalam mengevaluasi desain dan kondisi operasi mesin retort, khususnya yang berkaitan dengan perpindahan panas dan distribusi temperatur. Namun, penerapannya untuk menilai efektivitas sterilisasi pangan masih memerlukan pengujian lanjutan yang mencakup temperatur produk, nilai sterilitas F₀, waktu proses, dan tingkat inaktivasi mikroorganisme.
Optimasi Jumlah dan Sudut Blade Terhadap Perfoma Turbin Vortex Ultra Low-Head Berbasis Cfd galang yuliawan; Muhamad safi'i; Hisyam Ma’mun
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan berlebihan pada bahan bakar fosil telah mendorong pengembangan teknologi energi terbarukan skala kecil, salah satunya turbin vortex ultra-low head yang mampu memanfaatkan situs aliran air tanpa bendungan (dam-less). Studi numerik untuk mengetahui perfoma trubin vortex ultra low head menarik untuk dikaji lebih dalam. Kaji numerik efek variasi jumlah blade (4, 6, dan 8) dan sudut kemiringan blade (0°, 5°, dan 10°) terhadap perfoma turbin vortex ultra-low head. Diusulkan menggunakan Metoda Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan pemodelan multifase Volume of Fluid (VOF) dan model turbulensi k-ω Standard diterapkan dalam keadaan steady. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah dan sudut blade secara konsisten meningkatkan distribusi kecepatan aliran, tekanan, debit, gaya tangensial, serta daya turbin. konfigurasi 4 blade sudut 0° menghasilkan efisiensi 13,15%  dikecepatan aliran 23,13 m/s. Sedangkan konfigurasi 8 blade sudut 10° menghasilkan efisiensi 22,5% pada kecepatan aliran 23,13 m/s, Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan pengaruh variasi jumlah dan sudut blade terhadap karakteristik aliran dan efisiensi turbin vortex ultra-low head yang belum banyak dikaji secara numerik, sehingga dapat dijadikan acuan desain awal (preliminary design guideline) dalam pengembangan runner turbin vortex untuk aplikasi pembangkit skala mikro pada aliran air dengan head sangat rendah. Model simulasi yang diperoleh dalam penelitian ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada kajian numerik maupun eksperimental berikutnya.
Investigasi Numerik Efek Jumlah dan Sudut Blade terhadap Performa Turbine Vortex Ultra Low Head Ganang Setyawan; Muhamad Safi'i; Hisyam Ma’mun
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kebutuhan energi listrik di wilayah terpencil memungkinkan dibutuhkannya kemandirian energi yang berkelanjutan, dan pengembangan turbine vortex ultra low head sebagai solusi pembangkit listrik skala kecil yang efektif dan efisien serta minim dampak ekologis. Penelitian pada instalasi turbine vortex ultra low head menarik untuk di kaji lebih lanjut, namun kajian simultan pengaruh jumlah dan sudut blade pada runner terhadap performa turbin ini masih terbatas. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji jumlah atau sudut blade secara terpisah, novelty penelitian ini terletak pada evaluasi numerik pengaruh kombinasi jumlah dan sudut blade secara simultan terhadap performa turbine vortex ultra low head. Studi numerik efek jumlah dan sudut blade pada runner terhadap performa turbine vortex ultra-low head di usulkan dalam riset ini dengan menggunakan perangkat komputer Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan menerapkan model turbulensi Standard k-omega pada kondisi steady state. Variasi jumlah blade (4, 6, dan 8) serta sudut blade (0°, 7,5°, dan 12,5°) diusulkan dalam riset ini. Konfigurasi 4 blade sudut 0° menghasilkan efisiensi 13,15% dikecepatan aliran 36,63 m/s, sedangkan konfigurasi 8 blade sudut 12,5° pada kecepatan aliran yang sama menghasilkan efisiensi 31,91%, atau meningkat sebesar 18,76 poin persentase dibandingkan konfigurasi 4 blade sudut 0°. Disimpulkan konfigurasi runner paling optimal pada turbine vortex low head adalah konfigurasi 8 blade sudut 12,5°, sehingga model simulasi yang diperoleh dapat dijadikan acuan pengembangan studi numerik turbine vortex ultra low head selanjutnya.
Workshop Transfer Knowledge Perancangan Panel Surya Berbasis Limbah Rumah Tangga untuk Kebutuhan Listrik UMKM Muhammad Faesal Febriyandono; Aan Burhanudin; Muhamad Safi'i; Muchamad Malik; Althesa Androva; Kurniawan Joko Nugroho
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik merupakan sumber energi yang sangat penting untuk menunjang semua aktivitas manusia, dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) telah menjadi perbincangan yang menarik belakangan ini. Jenis PLTS yang memanfaatkan limbah menjadi tema yang menarik, namun banyak pihak yang tidak bisa memaksimalkan potensi tersebut akibat berbagai keterbatasan, khususnya dalam hal transfer knowledge pada instalasi PLTS untuk mendukung UMKM. Dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, perlu dilakukan transfer knowledge pada instalasi PLTS, yang diadakan di daerah Krajan Barat RT 05, RW 03, Kelurahan Bergaslor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilakukan dengan langkah-langkah berupa penyuluhan, pelatihan, dan praktik langsung guna menjawab permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Hasilnya menunjukkan bahwa transfer knowledge tentang panel surya yang menggunakan limbah rumah tangga terbukti membantu mitra dalam menambah pengetahuan dan keterampilan mereka serta mendapatkan rancangan panel surya berbasis limbah rumah tangga dengan daya maksimal 120 Watt yang di implementasikan kepada 5 orang Mitra UMKM di wilayah RT 05 RW 03 Kelurahan Bergaslor. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat mendukung kemandirian energi bagi mitra dan masyarakat sekitar sehingga kegiatan UMKM dapat berjalan dengan baik. Temuan ini menegaskan bahwa transfer knowledge panel surya berbasis limbah rumah tangga memberikan kontribusi yang signifikan dan memiliki potensi untuk diterapkan lebih luas di lapangan.
Co-Authors Aan Burhanudin Aan Burhanudin Aan Burhanudin Adi Nugroho, Rizki Aditya Bagas Damara Agung Nugroho Agung Nugroho Agung Nugroho AGUNG NUGROHO Agus Mukhtar Agus Mukhtar Ahmad Ramdhani Ahmad Ramdhani, Ahmad Ahmad Wildanu Alam, Bagus Aditama Ali, Sulaiman Althesa Androva Althesa Androva Althesa Androva Althesa Androva Althesa Androva Althesa Androva Althesa Androva althesaanadrova Amin, Muhamad Shohibun Amrijal Anshori Anandar, Ommy Nurega Andi Ibrahim Soumi Androva, Althesa Androva, Althesa Antonius Budi Prasetyo Anwar mubarok Ardika Rendi Hadi Ansyah Arif, Zainal Ashar, Ilham Ariawan Athesa Androva Burhanuddin, Aan CANDRA WAHYU SPORTYAWAN Chandra Ajik Prakos Chandra Ajik Prakoso Darlis Turnip Darlis Turnip Darmanto Darmanto Digdoyo, Aji Dwi Erfan Arlianto Dwi Suryo Wicaksono EFLITA YOHANA Eflita Yohana Eflita Yohana Fahmi, Muhamad Idrokul Fahmi, Muhammad Idrokul Fajarrullah Rusmana Farhan Putra Arya, M. Iqbal Febriandyono, Muhammad Faesal Febriyandyono, Muhammad Faesal galang yuliawan Ganang Setyawan Hamdan Ramadan Hamdani Umar Hamdani Umar Hardiman Wahyu Hidayat Hermana, Rifki HERMAWAN Herru Santosa Budiono Hisyam Ma&#039;mun Hisyam Ma'mun Hisyam Ma’mun Hisyam Ma’mun Hisyam Ma’mun Hisyam Ma’mun Hutomo Jiwo Satrio Ibrahim Soumi, Andi Idrokul Fahmi, Muhamad Irfan, Akhmad Isdhianto, Irfan Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Sumbogo, Yuliarto Juli Saputra, Muhamad Khaqurokhim Kun Suharno Kurniawan Joko Nugroho Lusiana Marita M. Aditya Bintang Septian Nugraha M. Iqbal Farhan Putra Arya Ma'mun, Hisyam Margono Margono Martha Khoirunnisa Maulana Abdi Ardiyansyah Maulana Rozaki, Syahrul Maulana, Dendy Ma’mun, Hisyam Menazmi, Teuku Moh solikhul Muchamad Malik Muchamad Malik Muchamad Rifaldi Mahendar Muhamad Idrokul Fahmi Muhamad Juli Saputra Muhamad Safi'i Muhamad Shohibun Amin Muhammad Budi Haryono Muhammad Budi Haryono Muhammad Faesal Febriandyono Muhammad Faesal Febriyandono Muhammad Iqbal Farhan Putra Arya Muhammad Iqbal Farhan Putra Arya Muhammad Ridho AlHafizh Muhammad, Rouf NAZARUDDIN SINAGA Nazaruddin Sinaga Nazaruddin Sinaga Nazaruddin Sinaga Nazaruddin Sinaga Nugroho, Cahyo Hadi Nur Baiti Jannati Nur Hasim Nurman Pamungkas Oki Fajar Satriawan Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Pangestu, Anugrah Widhi Pranata, Dwi Yan Damar Arya Pujianto, Muhammad Edi Raditya bayu herlambang Raihan Aji Yunanto Ramadan, Hamdan RAMADHAN NUR, HAMID Ramadhan, Hamdan Raziqin, Muhammad Khairul Ridho Ardiansyah Ridho Ardiansyah risqyka imanuddin Riyan Hasta Pratama Rizki Bintoro, Sefrian Rizki Dwi Ardika Romadhon, Bukhori Putra Rouf Muhammad Rouf Muhammad ROUF MUHAMMAD Rozaki, Syahrul Maulana Sabri, Faris Ahmad Mizanus Sahrul Maulana Rozaki Saputra, Muhamad Juli Saputra, Muhammad Juli Sardo Hita Nainggolan Sardo Nainggolan Sugiyarto Suheri Suheri - Suheri Suheri Kertosenjoyo2, Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri SUHERI SUHERI Suheri Suheri Kertosenjoyo2 Surawan, Surawan Susanto Susanto Susanto Susanto Syahrul Huda Mauludana Tabah Priangkoso Tabah Priangkoso Tabah Priangkoso Taufan Arif Adlie Taufiq Hidayatno Teuku Azuar Rizal Thatip Nur Khafid Tri Widodo Besar Riyadi Wahid, Muhammad Abdul Wardatul Jannah Wardatul Jannah Wardatul Jannah, Wardatul Wibi Pramanda Widodo, Syamsul Bahri Widyantoro, Arif Yafid Effendi Yafid Effendi Yafid Effendi Yafid Effendi Yafid Effendi YAFID EFFENDI Yahya Hidaytullah, Muhammad Yofan Prayoga Yuris Setyoadi Yuris Setyoadi Zulfikar Nadirsyah