ABSTRACT Health cadres play an important role in community-based maternal health services. Job satisfaction, particularly intrinsic satisfaction which includes recognition, responsibility, and opportunities for development, is a key factor in sustaining the role of health cadres. However, studies related to the intrinsic satisfaction of health cadres in maternal health services remain limited. This study aimed to determine the level of health cadres’ satisfaction based on intrinsic dimensions in efforts to improve maternal health in Garut Regency. This study employed a descriptive quantitative design using secondary data documentation. The sample consisted of 96 health cadres selected through total sampling from the working areas of Sukawening, Guntur, and Pasundan Community Health Centers. Data were collected using a validated and reliable intrinsic-dimension-based cadre satisfaction questionnaire and analyzed univariately. The results showed that the highest intrinsic satisfaction was found in the aspect of opportunities for development (96.9%), while the highest level of dissatisfaction was observed in the aspect of recognition (26%). These findings indicate that most health cadres have a high level of intrinsic satisfaction; however, some dissatisfaction persists, highlighting the need to enhance opportunities for development and provide more formal recognition. Keywords: Health Cadres, Job Satisfcation, Pregnancy. ABSTRAK Kader kesehatan berperan penting dalam pelayanan kesehatan ibu hamil berbasis masyarakat. Kepuasan kerja, khususnya kepuasan intrinsik yang meliputi pengakuan, tanggung jawab, dan peluang berkembang, menjadi faktor kunci keberlanjutan peran kader. Namun, kajian terkait kepuasan intrinsik kader kesehatan dalam pelayanan ibu hamil masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kader kesehatan berdasarkan dimensi intrinsik dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan studi dokumentasi data sekunder. Sampel terdiri dari 96 kader kesehatan yang dipilih menggunakan teknik total sampling di wilayah kerja Puskesmas Sukawening, Guntur, dan Pasundan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepuasan kader berdasarkan dimensi intrinsik yang telah teruji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan intrinsik tertinggi terdapat pada aspek peluang berkembang (96,9%) dan ketidakpuasan terendah pada aspek pengakuan (26%). Temuan ini menegaskan sebagian besar kader memiliki tingkat kepuasan intrinsik yang tinggi, namun masih terdapat ketidakpuasan yang menunjukkan adanya kebutuhan peningkatan kesempatan untuk berkembang serta peningkatan pengakuan secara formal. Kata Kunci: Kader Kesehatan, Kehamilan, Kepuasan Kerja.