Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Permukiman

Zonasi Wilayah Pesisir Akibat Kenaikan Muka Air Laut Andik Isdianto; Wahyudi Citrosiswoyo; Kriyo Sambodho
Jurnal Permukiman Vol 9 No 3 (2014)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2014.9.148-157

Abstract

Isu pemanasan global membawa dampak pada terjadinya kenaikan muka air laut. Kenaikan muka air laut akan menjadi masalah apabila air laut tersebut telah mencapai daratan dan menimbulkan kerusakan di wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak kenaikan muka air laut terhadap penggunaan lahan dan tingkat kerentanan bencana kenaikan muka air laut di wilayah pesisir. Studi kasus dilakukan di wilayah Tuban, Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan lahan di wilayah penelitian pada tahun 2001 hingga 2010, sebagian besar berupa lahan pertanian dan perkebunan, dan sebagian besar dari wilayah permukiman dan perkotaan berada di wilayah pesisir. Kenaikan muka air laut di wilayah penelitian, menyebabkan wilayah dengan potensi tergenang pada tahun 2100 (1.021 mm) seluas 566 ha, sehingga wilayah yang memiliki kerentanan sangat tinggi terhadap bencana kenaikan muka air laut terdapat di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan pantai. Arahan zonasi penggunaan lahan pada wilayah pesisir terkait dampak kenaikan muka air laut di wilayah pesisir Pantai Utara Kabupaten Tuban terbagi menjadi 3 zonasi umum wilayah pesisir, yaitu : zona pemanfaatan umum, konservasi dan alur pelayaran, dengan penetapan strategi akomodatif dan proteksi yang sistematis.
Pemetaan Kerentanan Tsunami untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pesisir Andik Isdianto; Diah Kurniasari; Aris Subagiyo; Muchamad Fairuz Haykal; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Permukiman Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2021.16.90-100

Abstract

Tsunami merupakan bencana yang jarang terjadi namun cukup memberikan kerusakan yang parah terhadap daerah pesisir yang terkena dampaknya. Banyaknya korban jiwa dan juga harta benda disebabkan oleh kurangnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami, sehingga perlu adanya studi tentang ketahanan wilayah pesisir dalam menghadapi bencana tsunami. Langkah awal untuk membangun ketahanan bencana tsunami adalah mengidentifikasi karakteristik ancaman, kerentanan dan resiko bencana tsunami. Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan dalam memetakan kerentanan suatu daerah terhadap bencana tsunami, dengan parameter kerentanan antara lain kemiringan lahan, tingkat elevasi daratan, penggunaan lahan  dan jarak dari garis pantai, dan diolah dengan metode Weighted Overlay Analysist. Hasil dari identifikasi variabel kerentanan tsunami menunjukkan bahwa nilai kemiringan lahan antara 2- 6% tergolong rentan, elevasi daratan  antara 5 – 10 meter tergolong rentan, penggunaan lahan yang didominasi pertanian tergolong rentan, dan jarak dari garis pantai yang memiliki kerentanan sangat besar apabila semakin dekat dengan pantai. Hasil pengolahan data dengan Weighted Overlay Analysist dari beberapa parameter kerentanan menunjukkan bahwa sebagian besar daerah di Kabupaten Cilacap memiliki kerentanan tsunami dalam kategori Cukup Rentan hingga Rentan, sehingga perlu adanya tindakan penyadaran masyarakat akan bahaya tsunami, penetapan jalur evakuasi tsunami, serta upaya relokasi, adaptasi, dan proteksi di wilayah pesisir.
Pemetaan Kerentanan Tsunami untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pesisir Isdianto, Andik; Kurniasari, Diah; Subagiyo, Aris; Haykal, Muchamad Fairuz; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Permukiman Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2021.16.90-100

Abstract

Tsunami merupakan bencana yang jarang terjadi namun cukup memberikan kerusakan yang parah terhadap daerah pesisir yang terkena dampaknya. Banyaknya korban jiwa dan juga harta benda disebabkan oleh kurangnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami, sehingga perlu adanya studi tentang ketahanan wilayah pesisir dalam menghadapi bencana tsunami. Langkah awal untuk membangun ketahanan bencana tsunami adalah mengidentifikasi karakteristik ancaman, kerentanan dan resiko bencana tsunami. Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan dalam memetakan kerentanan suatu daerah terhadap bencana tsunami, dengan parameter kerentanan antara lain kemiringan lahan, tingkat elevasi daratan, penggunaan lahan  dan jarak dari garis pantai, dan diolah dengan metode Weighted Overlay Analysist. Hasil dari identifikasi variabel kerentanan tsunami menunjukkan bahwa nilai kemiringan lahan antara 2- 6% tergolong rentan, elevasi daratan  antara 5 – 10 meter tergolong rentan, penggunaan lahan yang didominasi pertanian tergolong rentan, dan jarak dari garis pantai yang memiliki kerentanan sangat besar apabila semakin dekat dengan pantai. Hasil pengolahan data dengan Weighted Overlay Analysist dari beberapa parameter kerentanan menunjukkan bahwa sebagian besar daerah di Kabupaten Cilacap memiliki kerentanan tsunami dalam kategori Cukup Rentan hingga Rentan, sehingga perlu adanya tindakan penyadaran masyarakat akan bahaya tsunami, penetapan jalur evakuasi tsunami, serta upaya relokasi, adaptasi, dan proteksi di wilayah pesisir.
Zonasi Wilayah Pesisir Akibat Kenaikan Muka Air Laut Isdianto, Andik; Citrosiswoyo, Wahyudi; Sambodho, Kriyo
Jurnal Permukiman Vol 9 No 3 (2014)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2014.9.148-157

Abstract

Isu pemanasan global membawa dampak pada terjadinya kenaikan muka air laut. Kenaikan muka air laut akan menjadi masalah apabila air laut tersebut telah mencapai daratan dan menimbulkan kerusakan di wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak kenaikan muka air laut terhadap penggunaan lahan dan tingkat kerentanan bencana kenaikan muka air laut di wilayah pesisir. Studi kasus dilakukan di wilayah Tuban, Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan lahan di wilayah penelitian pada tahun 2001 hingga 2010, sebagian besar berupa lahan pertanian dan perkebunan, dan sebagian besar dari wilayah permukiman dan perkotaan berada di wilayah pesisir. Kenaikan muka air laut di wilayah penelitian, menyebabkan wilayah dengan potensi tergenang pada tahun 2100 (1.021 mm) seluas 566 ha, sehingga wilayah yang memiliki kerentanan sangat tinggi terhadap bencana kenaikan muka air laut terdapat di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan pantai. Arahan zonasi penggunaan lahan pada wilayah pesisir terkait dampak kenaikan muka air laut di wilayah pesisir Pantai Utara Kabupaten Tuban terbagi menjadi 3 zonasi umum wilayah pesisir, yaitu : zona pemanfaatan umum, konservasi dan alur pelayaran, dengan penetapan strategi akomodatif dan proteksi yang sistematis.
Co-Authors A Alfan Jauhari Abu Bakar Sambah Ade Yamindago Adriani Sunuddin Agus Tumulyadi Agus Tumulyadi Aisyiyah Nurmarina Bestari Al Indunissy, Nuruddin Al Maky, Nuril Huda Alfi Nur Rusydi Alfiana, Silvina Sita Ali Arman Lubis Ali Arman Lubis Aliviyanti, Dian Aliyah, Nada Rahma Amanda Rifan Fathoni Ammara, Laya Anda Putra R. Sirait Angga Wira Perdana Anthon Andrimida, Anthon Aprilia, Maulydiana Afrina Arbiansyah, Moh Junit Ari Widodo Arief Setyanto Arief Setyanto Ariefandi, Muhammad Fikri Arif , Abdul Hamid Arif, Abdul Hamid Arifianti, Dwi Nurjanatin Aris Subagiyo Arsad, Sulastri Asadi, M. Arif Ash S, Muhammad Hasbiy Asmirijal, Amrey Syahnur As’adi, M. Arif Atmaja, Albertus Aldo Danar Atminenggar, Alinda Najma Aulia Lanudia Fathah Awalrush Andira A’yun, Qurrota Bambang Semedi Bayu Kusuma Berlania Mahardika Putri Citra Satrya Utama Dewi Daduk Setyohadi Darmawan Ockto Sutjipto Defa Rizqi Machfuda Defri Yona Dewa Gede Raka Wiadnya Dewa Gede Raka Wiadnya Dewi, Citra Satrya Utama Dhea, Luthfia Ayu Dhiana Puspitawati Diah Kurniasari Dina Andriani Djoko Lelono, Tri Edi Susilo Ekwan Nofa Wiratno El Rahimi, Sayyid Afdhal Eziah Ika Lubada Fajariadi, Thry Harry Fan Puji Ananda Musalima Faradhilah Adibah Faradhillah Adibah Faradhillah Adibah Faradhillah Adibah Fathah, Aulia Lanudia Fetriyani Fetriyani Fitrianti , Novariza Fitrianti, Novariza Fuad, Muhammad Arif Zainul Fuaidi, Jirjis Ahmad Nur Gatot Ciptadi Gatut Bintoro Ghatfan, Reiky Naufal Gibran, Khalil Gilang Rusrita Aida Gilang Rusrita Aida Ginting, Meliani Ananda Br. Guntur Hadiyah, Lisa Nur Hagus Tarno Hamdallah, Dika Puja Hamzah Hamzah Hartati Kartikaningsih Hasyim, Bunga Ashluna Haykal, Muchamad Fairuz Herandarudewi, Sekar Mira Humairi, Nasywa Anargya Ilham Maulana Asyari Ilham Maulana Asyari Intan Dwi Puspitasari Irawan, Muhammad Fathir Irwan Jatmiko Ishaq, Syafrial Yanuar Jati Batoro Kamilatunnisa, Kamilatunnisa Khurniawan, Dhira Kristera Tesa Bere Mau Kristina Marsela Kriyo Sambodho Kryk, Adryan Kudrati, Amelinda Vivian Kurniasari, Diah Kurniasari, Reni Dyah Yuni Kusumawardhani, Dinda Ayu Lanudia Fathah, Aulia Lisa Nur Hidayah Lutfi Ni`'Matus Salamah Lutfia Fahimatul Ilmi Luthfi, M. Azurea Bahri Mahardika Putri, Berlania Maheno Sri Widodo, Maheno Sri Maisa Maisa, Maisa Marsela, Kristina Maulana Fikri Mayshita Yonar Mercyska Suryandari Mochamad Arif Zainul Fuad Mohammad Arif Asadi Muchamad Fairuz Haykal Muchamad Fairuz Haykal Muchamad Fairuz Haykal Muchamad Fairuz Haykal Muh. Afrisal Muhammad Arif Asadi, Muhammad Arif Muhammad Fikri Ariefandi Muhammad Javier Irsyad Muhammad Javier Irsyad Muhammad Javier Irsyad Nasrudin, Abdul Rohman Nasution, Fakhri Zakariyah Nezya Pramudya Wardani Nico Rahman Caesar Niken Hendrakusma Wardani Nisrina, Aliyya Nizery, Sefhanissa Puspa Retno Novariza Fitrianti Nuddin Harahab Nur Hidayah, Lisa Oktiyas Muzaky Lutfi Oktiyas Muzaky Luthfi Oktiyas Muzaky Luthfi Oktiyas Muzaky Luthfi oktiyas muzaky Luthfi, oktiyas muzaky Oktiyas Muzaky Muzaky Luthfi Pangestu, Wanda Suryani Pattisahusiwa, Annisa Shafira P. Permata, Titanora Lintang Puspitasari, Intan Dwi Putra, Muhammad Naufal Eka Putri, Berlania Mahardika Rafif Zul Fahmi Rahma, Annisa Maulidina Rahmadhani, Aida Rahmah Ramadhanti, Nur Fa'izah Fitri Rarasrum Dyah Kasitowati Rarasrum Dyah Kasitowati Raymundus Putra Situmorang Rihmi, Mihrobi Khalwatu Rijatmoko, Sigit Rijatmoko, Sigit Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Sambodho, Kriyo Saputra, Dhira Kurniawan Saputra, Tedy Eko Seftiawan Samsu Rijal Seftiawan Samsu Rijal, Seftiawan Samsu Septi Fandinata, Selly Septiandi, Adrian Rahman Septiansyah, Moch. Rafli Setyanto, Arif Setyawan, Fahreza Okta Shafa Thasya Thaeraniza Shofian Nanda Adiprayoga Sigit Rijatmoko Slamet Wahyudi Sucianingsih, Ni Komang Diah Sukandar Sukandar Sulkhani Yulianto, Eko Supriatna Supriatna Supriatna Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Syarief, Salsabila Nazmie Putri Tri Djoko Lelono Tumulyadi, Agus Tyas, Herlin Widi Aning Umi Zakiyah Umi Zakiyah, Umi Utama, Andria Ansri Valessa Senshi Moira Vian Dedi Pratama Vivian Kudrati, Amelinda Wahida Kartika Sari Wahyudi Citrosiswoyo Wahyudi Citrosiswoyo Wardana, Fitri Candra Wardhani, Mentari Puspa Wiadnya , Dewa Gede Raka Widada , Wahyudi Widada, Wahyudi Wijaya, Sony Wildan Alfarizi Wirastika Adhihapsari Wirastika Adihapsari Yanuar, Adi Tiya Yanuhar, Uun Yeni Kartika Sari, Yeni Kartika Yorarizka, Putri Devi Yumna, Orryza Nayla Zainal Abidin Zulqi Fahreza Akbar