Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas perairan di Pantai Utara Jawa Timur berdasarkan parameter suhu, salinitas, pH, Total Dissolved Solids (TDS), Total Suspended Solids (TSS), oksigen terlarut (DO), amonia, nitrat, dan ortofosfat. Penentuan lokasi sampling dilakukan menggunakan metode purposive random sampling di tiga lokasi, yaitu Kabupaten Sidoarjo, Gresik, dan Lamongan. Hasil pengukuran menunjukkan suhu perairan berkisar antara 29,5–31,7 °C, sesuai dengan standar optimal untuk biota laut (28–32 °C). Salinitas dan pH (7,3–7,6) berada dalam batas wajar, mendukung kehidupan organisme akuatik. Nilai TDS di bawah 1000 ppm, sementara rata-rata TSS adalah 10,4 mg/L, jauh di bawah ambang batas 20–80 mg/L. Konsentrasi DO berkisar 4,7–6,97 mg/L, hampir memenuhi standar optimal > 5 mg/L. Kandungan amonia (0,007–0,088 mg/L) dan nitrat (0,051–0,095 mg/L) berada dalam batas aman. Konsentrasi ortofosfat (0,025–0,123 mg/L) melampaui ambang batas 0,015 mg/L di beberapa lokasi, kemungkinan disebabkan oleh limbah domestik. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi perairan Pantai Utara Jawa Timur mendukung ekosistem akuatik, meskipun potensi ancaman dari aktivitas manusia memerlukan pengelolaan lebih lanjut untuk menjaga keberlanjutan ekosistem