p-Index From 2021 - 2026
7.142
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ARABIYAT Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Ibrah Journal of Arabic Language Education An Nabighoh Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Arab Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab Al Mahara: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab LISANAN ARABIYA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Pendidikan dan Konseling Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Jurnal Sosial dan Teknologi Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Ukazh : Journal of Arabic Studies Mauriduna : Journal of Islamic studies HuRuf Journal : International Journal of Arabic Applied Linguistic Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Kalimatuna: Journal Of Arabic Research Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Al Waraqah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-HIbru: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Teologi Islam As-Sulthan Journal of Education INTIFA: Journal of Education and Language Journal of Literature Review Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Rayah Al-Islam : Jurnal Ilmu Islam Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Quran dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

فعالية استخدام نموذج العصا الناطقة في ترقية مهارة الكلام لدى تلاميذ الصف التاسع بمدرسة هداية الرحمن المتوسطة الإسلامية تانجيرنج Rafli, Mochammad; Syamsul Arifin; Ubaid Ridlo
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 2 No. 1 (2025): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v2i1.171

Abstract

The researcher chose this topic due to several issues in learning Arabic speaking skills: students face difficulties in learning Arabic, teaching focuses mainly on vocabulary, and teachers rarely use innovative methods. This study aims to determine the effectiveness of the Talking Stick method in improving speaking skills by comparing test results between students taught using role-play and those taught without the Talking Stick method. This quantitative research uses a quasi-experimental design with two groups: an experimental group using the Talking Stick method and a control group without it. The population consists of 80 ninth-grade students at Hidayaturrohman Tangerang Islamic Junior High School, with 40 students in each group. Data were collected through observation, interviews, and oral tests. Results show that the experimental group’s average score rose to 74.1, while the control group averaged only 9.95. The t-value (3.69) exceeded both the 5% (1.66) and 1% (2.37) significance levels, indicating the null hypothesis is rejected. Therefore, the Talking Stick method effectively enhances students’ speaking skills.
Pendekatan dalam Penelitian Bahasa dan Sastra Khaerul Umam; Ubaid Ridlo; Alek
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g1zdpy64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai pendekatan yang digunakan dalam penelitian bahasa dan sastra, baik dari segi teoritis maupun praktis. Dalam kajian ini, dibahas berbagai pendekatan utama yang telah banyak diterapkan dalam dunia akademik dan penelitian, seperti pendekatan struktural yang fokus pada hubungan formal antarelemen bahasa, pendekatan fungsional yang menekankan fungsi komunikatif bahasa dalam konteks sosial, pendekatan interpretatif yang bertujuan memahami makna di balik teks, serta pendekatan historis yang menelusuri perkembangan dan evolusi bahasa atau karya sastra dari masa ke masa. Selain itu, penelitian ini juga mencakup pendekatan psikologis yang memusatkan perhatian pada aspek kognitif dan afektif penggunaan bahasa, pendekatan feminisme yang menganalisis bahasa dan sastra dari perspektif kesetaraan gender dan representasi perempuan, pendekatan postkolonial yang membongkar relasi kuasa dalam teks antara dunia penjajah dan terjajah, serta pendekatan ekritik yang mengkaji relasi antara teks sastra dan lingkungan hidup. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berorientasi pada pemahaman mendalam terhadap teori dan konsep melalui studi pustaka. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah, jurnal akademik, buku referensi utama, dan karya-karya terkini yang relevan dengan kajian linguistik dan sastra. Metode ini dipilih karena mampu mengakomodasi keragaman pendekatan yang bersifat multidisipliner serta memberikan ruang interpretasi yang luas terhadap data kajian. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mendeskripsikan pendekatan-pendekatan tersebut, tetapi juga mengevaluasi kekuatan dan keterbatasannya dalam memahami objek kajian kebahasaan dan kesastraan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan pendekatan yang tepat sangat menentukan dalam mengarahkan sudut pandang dan hasil analisis terhadap teks-teks bahasa dan sastra. Setiap pendekatan memiliki karakteristik, alat analisis, dan asumsi dasar yang unik, sehingga pemilihan pendekatan harus disesuaikan dengan tujuan, jenis data, dan konteks penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan-pendekatan tersebut tidak bersifat saling eksklusif, namun justru dapat saling melengkapi apabila dikombinasikan secara tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan keilmuan di bidang linguistik dan sastra, serta menjadi referensi penting bagi para peneliti, pengajar, dan mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan penelitian yang berlandaskan pendekatan ilmiah yang relevan dan kontekstual.
A Peircean Semiotic Analysis of Elegiac Symbolism in Rithā’ al-Andalus by Abū al-Baqā’al-Rundī Sulthon, Athian; Ridlo, Ubaid; Alek
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mwbpwj16

Abstract

ABSTRACT This study investigates Rithā’ al-Andalus by Abū al-Baqā’ al-Rundī through the semiotic lens of Charles Sanders Peirce to examine how poetic language communicates historical grief, spiritual identity, and collective memory. Composed in 1267 CE, the elegy laments the fall of Muslim Andalusia following the Christian reconquest. Beyond a personal outcry, the poem serves as a layered cultural document, encoding ideological resistance and loss through complex sign systems rooted in Islamic tradition and Andalusian history. The primary objective of this research is to analyze how Rithā’ al-Andalus employs Peirce’s triadic model of signs—icon, index, and symbol—to articulate themes of displacement, decline, and spiritual anguish. The study seeks to identify each type of sign within the poem and interpret its function in representing communal trauma and religious dislocation. This research adopts a qualitative interpretive approach. The original Arabic text is subjected to close reading, with poetic expressions classified based on Peircean categories. Each sign is interpreted within its historical, religious, and literary context, drawing on interdisciplinary scholarship in Islamic studies, medieval history, and Arabic poetics. The findings demonstrate that iconic signs evoke vivid visualizations of ruin and sorrow; indexical signs register the traces of temporal loss and cultural fracture; and symbolic signs encapsulate abstract notions of divine will, imperial collapse, and faith. Together, these elements construct a semiotic grammar of mourning. Ultimately, the study concludes that Rithā’ al-Andalus functions as more than a poetic elegy—it emerges as a symbolic archive of Andalusia’s fall and a resilient expression of Islamic identity through semiotic discourse.
al 'Alaqah baina al Qalq wa Mahaarah al Kitaabah Laday Thullab al Madrasah al Tsanawiyah al Islamiyah al Hukumiyah 5 Bogor Septiani, Wulan; Alawiyah, N Lalah; Ridlo, Ubaid
AL-WARAQAH Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/awrq.v6i2.8698

Abstract

This research aims to identify the level of writing anxiety among tenth-grade students at MAN 5 Bogor and its relationship with their writing skills. The study employs a quantitative correlational method, with a sample of 74 students selected through Proportional Random Sampling from a total population of 285 students. Data collection techniques included a writing anxiety questionnaire based on the Second Language Writing Anxiety Inventory (SLWAI) by Cheng, using a Likert scale, as well as interviews and writing tests. The collected data was analyzed using the Product Moment Correlation formula. The results indicate that students’ writing anxiety falls into the "moderate" category, with an average score of 63.62. Correlation analysis revealed that the rxy value was 0.622, which is higher than the critical values at the 5% significance level (0.229) and the 1% significance level (0.298). Accordingly, the alternative hypothesis (Ha) was accepted, and the null hypothesis (Ho) was rejected, confirming a statistically significant relationship between writing anxiety and writing skills. However, the strength of this relationship is classified as "moderate," suggesting that while writing anxiety affects writing skills, it is not the sole determinant of students' writing performance  
ANALISIS KONSEPTUAL JENIS KURIKULUM BAHASA ARAB (GRAMATIKAL, FUNGSIONAL, NASIONAL, DAN MULTIDIMENSIONAL) Fatimah, Salsabila Nova; Ridlo, Ubaid; Maswani, Maswani; Fakhrizal, Fakhrizal
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ihya.v10i2.27353

Abstract

This study aims to provide a conceptual analysis of four major Arabic language curriculum models-grammatical, functional, national, and multidimensional-within the context of Indonesian education. Employing a qualitative approach grounded in library research, the study uses content analysis to examine scholarly works, curriculum policy documents, and relevant prior studies. The findings indicate that the grammatical curriculum prioritizes mastery of linguistic structures as the foundation for understanding classical and textual traditions, while the functional curriculum highlights practical language use in everyday communicative situations. The national curriculum is characterized by its alignment with state educational standards, competency frameworks, and broader national objectives. Meanwhile, the multidimensional curriculum integrates linguistic, cultural, cognitive, and communicative components to address the demands of contemporary, 21st-century learning. The study concludes that a strategic integration of these four curriculum types is necessary to develop Arabic language instruction that is pedagogically relevant, communicatively effective, and capable of responding to ongoing processes of globalization, digitalization, and educational transformation in Indonesia.
Landasan Filosofis, Sosiologis, Psikologis, Pedagogis, dan Yuridis dalam Penyusunan Kurikulum Bahasa Arab di Indonesia Muhammad Fakhri Nurfauzan; Ubaid Ridlo; Maswani
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 8 No. 2 (2025): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v8i2.8716

Abstract

Penelitian ini membahas secara komprehensif berbagai landasan utama yang menjadi dasar penyusunan kurikulum bahasa Arab di Indonesia, yaitu landasan filosofis, sosiologis, psikologis, pedagogis, dan yuridis. Permasalahan yang diangkat dalam kajian ini adalah lemahnya pemahaman integratif mengenai hubungan antarfondasi tersebut dan bagaimana masing-masing mempengaruhi arah, tujuan, serta implementasi kurikulum bahasa Arab di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur pendidikan, regulasi nasional, serta teori pembelajaran bahasa modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan kurikulum bahasa Arab tidak dapat dipisahkan dari kerangka filosofis yang menentukan hakikat peserta didik dan tujuan pendidikan; konteks sosiologis masyarakat Indonesia yang majemuk; karakteristik psikologis peserta didik; prinsip-prinsip pedagogis dalam proses pembelajaran; serta ketentuan yuridis seperti Standar Nasional Pendidikan. Integrasi kelima landasan tersebut menghasilkan kurikulum bahasa Arab yang lebih relevan, adaptif, dan sesuai kebutuhan peserta didik serta tuntutan pendidikan nasional.
Instrumen Instrumen Evaluasi Maharah Kalam dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Instrumen Evaluasi Maharah Kalam dalam Pembelajaran Bahasa Arab Emira, Azzahra Emira; Fatimah, Salsabila Nova; Ridlo, Ubaid; Raswan, Raswan
Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 13 No. 2 (2025): Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Faculty of Education and Teachers Training of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/tadris.2025.13.2.615-641

Abstract

الملخص: تتناول هذه الدراسةُ تطوير مهارة الكلام (المحارَة الكلامية) في تعلُّم اللغة العربية من خلال نهجٍ منهجيّ يشمل الجوانب اللغوية، وسمات ما فوق اللغة (البارالغوية)، إضافةً إلى إعداد أدوات تقييمٍ تتناسب مع كفاءات المتعلِّمين. وتُعدُّ مهارة الكلام من المهارات اللغوية الإنتاجية التي تتطلَّب إتقانَ النُّطق، والمفردات، والبنية النحوية، إلى جانب القدرة على فهم سياقات التواصل. وقد اعتمد البحثُ المنهجَ الوصفيَّ النوعيَّ القائمَ على الدراسة المكتبية (التحليل النظري) لبحث مفهوم مهارة الكلام، ومراحل تعلُّمها، وأدوات تقييمها، بما في ذلك مقياس تقييم معهد الخدمة الخارجية (FSI). وقد أظهرت النتائجُ أن تقييم مهارة الكلام يجب أن يشمل جوانبَ شاملةً مثل النطق، والقواعد، والمفردات، والطلاقة، وفهم السياق. كما ينبغي أن تصيغ أسئلةُ التقييم وفقًا للمستوى الإدراكي للمتعلِّم ونوع الامتحان، سواءً كان موضوعيًّا أو تحريريًّا، لقياس الكفاءة التواصلية بدقة. ومن ثمَّ، يتعيَّن تصميمُ تعليم وتقييم مهارة الكلام تدريجيًّا، بدءًا من المستوى المبتدئ وصولًا إلى المتوسط، باستخدام تقنيات تقييمٍ ملائمة. وعليه، فإن إعداد أدوات تقييمٍ مناسبة يُعدُّ مفتاحًا أساسيًّا لرفع فاعلية تعلُّم الكلام باللغة العربية. الكلمات المفتاحية: التقييم، مهارة الكلام، تعلُّم اللغة العربية ABSTRACT: This study examines the development of maharah al-kalām (speaking skills) in Arabic language learning through a systematic approach that encompasses linguistic, paralinguistic, and evaluative components aligned with learners’ competencies. As a productive language skill, maharah al-kalām requires mastery of pronunciation, vocabulary, sentence structure, and contextual understanding. This research employs a descriptive qualitative method based on literature review to explore the concept of speaking skills, stages of their development, and appropriate evaluation instruments, including the Foreign Service Institute (FSI) rating scale. The findings indicate that evaluating speaking skills must be conducted comprehensively through assessment of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Additionally, test item construction should correspond to cognitive levels and test formats, both essay and objective, to accurately measure communicative ability. Speaking instruction and assessment must be designed gradually, from beginner to intermediate levels, using relevant evaluation techniques. Thus, the development of appropriate assessment instruments is essential for improving the effectiveness of Arabic speaking instruction. Keywords : Evaluation, Speaking Skill, Arabic Language Learning ABSTRAK: Penelitian ini membahas pengembangan maharah al-kalām dalam pembelajaran bahasa Arab melalui pendekatan sistematis yang mencakup aspek kebahasaan, paralinguistik, serta penyusunan instrumen evaluasi yang sesuai dengan kompetensi peserta didik. Maharah al-kalām sebagai keterampilan berbahasa produktif menuntut penguasaan pelafalan, kosakata, struktur kalimat, serta kemampuan memahami konteks komunikasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan untuk mengkaji konsep keterampilan berbicara, tahapan pembelajarannya, serta instrumen evaluasi yang digunakan, termasuk skala penilaian Foreign Service Institute (FSI). Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi keterampilan berbicara harus dilakukan melalui penilaian yang komprehensif meliputi pengucapan, tata bahasa, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Selain itu, penyusunan soal dalam evaluasi harus disesuaikan dengan tingkat kognitif dan bentuk tes, baik esai maupun objektif, untuk mengukur kemampuan komunikatif secara akurat. Pembelajaran dan tes maharah al-kalām perlu disusun secara bertahap mulai dari tingkat pemula hingga menengah dengan berbagai teknik penilaian yang relevan. Dengan demikian, pengembangan instrumen evaluasi yang tepat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran berbicara bahasa Arab. Kata kunci : Evaluasi, Maharah Kalam, Pembelajaran Bahasa Arab
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI MAHARAH QIRA’AH: Indonesia Lazuardi, Fajar; Zhafir Al Hazmi, Muhammad; Ridlo, Ubaid; Raswan
As-Sulthan Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, problematika, tahapan, dan instrumen penilaian Mahārah al-Qirā’ah (keterampilan membaca) dalam pembelajaran bahasa Arab. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data diperoleh melalui kajian berbagai literatur ilmiah seperti buku dan artikel jurnal. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk menelaah konsep dan praktik pengembangan keterampilan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca dalam bahasa Arab adalah proses bertahap, dimulai dari penguasaan aspek mekanis pada tahap permulaan hingga pemahaman makna secara mendalam pada tahap lanjutan. Kesenjangan kemampuan awal, lingkungan keluarga, dan rendahnya minat belajar merupakan problematika utama yang dihadapi. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, penilaian Mahārah al-Qirā’ah harus bersifat bertingkat, meliputi tes dan non-tes, serta disesuaikan dengan tiga jenjang kemampuan (dasar, menengah, lanjut). Penilaian mencakup kemampuan melafalkan huruf, memahami makna leksikal dan kontekstual, menemukan ide pokok, hingga menerjemahkan dan mengkritisi isi teks. Penguasaan gramatika (nahwu dan sharaf) menjadi kunci penting dalam mencapai kemampuan membaca pemahaman tingkat lanjut.
The Effect of Using the Scramble Model on the Writing Skills of Seventh Grade Students at Nurul Iman Al-Barkah Islamic Middle School Tangerang Rella Dita Mauldi; Ubaid Ridlo; Wati Susiawati
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 3 No. 1 (2026): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v3i1.294

Abstract

The purpose of this study is to reveal the steps in using the Scramble model in teaching Arabic writing skills, as well as to examine the effectiveness of applying the Scramble model in students’ writing skills and to determine the improvement of seventh-grade students’ Arabic writing skills at this school after using the Scramble model. This research is a quantitative study that applies a Pre-Experimental design with one group, namely the experimental group, in the form of a one-group pretest-posttest design. The population and sample of the study consisted of 20 students. The data collection methods used were observation, interview, and written tests (pretest and posttest). The average score of the pretest was 37.05, while the posttest average was 75.8 in the experimental group. The researcher used a “t-test” to calculate the hypothesis, where the calculated t-value (t₀) was greater than the t-table (tt) at the 5% and 1% significance levels, with degrees of freedom determined using the formula (N-1). The result showed that (t₀) was 8.10, which exceeded (tt), meaning the alternative hypothesis (H₁) was accepted and the null hypothesis (H₀) was rejected. The effect size measurement using Cohen’s d test produced a value of 1.81, indicating a “very significant effect.” The researcher concluded that: (1) the use of the Scramble model had a significant effect on writing skills, and (2) the use of the Scramble model played an important role for students, as it helped improve their ability in Arabic writing skills.
Analisis Tujuan dan Materi Kurikulum Bahasa Arab di Tingkat Ibtida’i Shadiqul Wahdi; Muhamad Fauzan Halim; Ubaid Ridlo; Maswani Maswani
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 1 No 03 (2025): Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian antara tujuan dan materi kurikulum Bahasa Arab di tingkat Madrasah Ibtida’iyah (MI) dalam perspektif pendidikan Islam. Bahasa Arab memiliki peran strategis sebagai bahasa agama dan sarana transmisi keilmuan Islam, sehingga pembelajarannya pada jenjang dasar perlu dirancang secara sistematis dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis dokumen terhadap tujuan kurikulum dan materi ajar Bahasa Arab MI. Analisis dilakukan dengan menelaah keterkaitan tujuan pembelajaran baik tujuan umum maupun tujuan khusus dengan materi yang mencakup kosakata, struktur bahasa, dan keterampilan berbahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara konseptual tujuan kurikulum Bahasa Arab di tingkat ibtida’i telah mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik serta sejalan dengan visi pendidikan Islam. Materi pembelajaran pada umumnya telah disusun secara bertahap dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan anak usia dasar. Namun demikian, masih ditemukan ketidakseimbangan dalam implementasi, terutama kecenderungan penekanan pada hafalan kosakata dibandingkan pengembangan keterampilan komunikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penyelarasan yang lebih optimal antara tujuan dan materi agar pembelajaran Bahasa Arab di tingkat ibtida’i dapat berlangsung lebih efektif, bermakna, dan berorientasi pada penguasaan keterampilan berbahasa secara menyeluruh.
Co-Authors Ahmad Wildan Sahuri Ramdani Alawiyah, N Lalah Albana, Restu Kurniawan Alek Alya Putri Septianti Amarullah Amarulloh Ari Aprian Harahap Ashfia, Ahmad Ashidiqi, Muhamad Hasby Asyim, Moh. Muqit Athian Sulthon Azimah, Hanifa Dadan Mardani Emira, Azzahra Emira Erta Mahyudin Fakhrizal Fakhrizal, Fakhrizal Fatimah, Salsabila Nova Fatimah, Salsabila Nova Harahap, Ari Aprian Hartoko, Farah Ananda Hijjah, Shifany Maulida Husnaini Muhammad Makhluf Huzaifi, Fikri Iis Susiawati Ira Ainul Latifah Jayadi, M. Irwan Jayadi, M. Irwan Kardo, Mifta Dwi Keysa Tamami Khaerul Umam Khaerul Umam, Khaerul Kisno Umbar Kojin Lazuardi, Fajar Maria Andieni Juniyanti Maria Andieni Juniyanti Maria Andieni Juniyati Maswani Maswani Maswani Maswani, Maswani Maswani, Maswani Maudlotun Nisa Maulidya, Reza Anis Mifta Dwi Kardo Miftahudin, Hertomo Mohammad Rizqi Alif Syuhada’ Muhamad Fauzan Halim Muhamad Hasby Ashidiqi muhamad ihwanul muslimin Muhammad Fakhri Nurfauzan Muhbib Abdul Wahab Muslimin, Muhamad Ihwanul Najib Azka, Andhika Nurhalimah. S Nurrasyid, Hadi Nurzahira, Fadhilah Olaul Hotimah Puji Sumeh Pangestu Rafli, Mochammad Rahmawati, Siti Uriana Ramadhani, Risma Raswan Raswan Raswan Raswan Raswan Raswan, Raswan Rella Dita Mauldi Rif’atunnisa Rif’atunnisa Rizaldi, Dwi Royani, Ahmad Safina Salma Sa’adah Saiful Haq, Muhammad Eep Salsabila Nova Fatimah Septianti, Alya Putri Shadiqul Wahdi Shadiqul Wahdi sulaeman sulaeman Sulthon, Athian Syamsul Arifin Syamsul Arifin Uyun Thayyibah Vivi Miftahul Jannah vivi miftahul naja Wati Susiawati Wati Susiawati Wulan Septiani, Wulan Zhafir Al Hazmi, Muhammad