Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Multikultural dalam Kurikulum Pendidikan: Studi Literatur tentang Dampaknya terhadap Kesadaran Beragama Peserta Didik Daga, Agustinus Tanggu; Maq, Mumu Muzayyin; Malintang, Jimmy; Fahmi, Fahmi; Iffah, Izzatul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2809

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak integrasi nilai-nilai multikultural dalam kurikulum pendidikan terhadap kesadaran beragama peserta didik melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai sumber literatur primer dan sekunder seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademis terkait pendidikan multikultural, kurikulum, dan kesadaran beragama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa integrasi nilai-nilai multicultural yang mencakup penghargaan terhadap keberagaman, dialog antaragama, dan pemahaman inklusif dalam kurikulum pendidikan tidak hanya memperkaya wawasan kebhinekaan peserta didik tetapi juga secara signifikan berdampak positif pada perkembangan kesadaran beragama mereka. Integrasi tersebut mendorong terbentuknya kesadaran beragama yang inklusif, reflektif, dan toleran, di mana peserta didik tidak hanya memahami ajaran agamanya sendiri secara lebih mendalam tetapi juga menghormati keyakinan dan praktik keagamaan orang lain. Dengan demikian, pendidikan multikultural berperan sebagai katalis dalam membangun harmoni sosial dan mencegah konflik atas nama agama, sekaligus memperkuat fondasi keberagamaan yang substantif dan berkeadaban.
Studi Literatur Perbandingan Inovasi dalam Sistem Pendidikan Berbasis Kecerdasan Buatan Indonesia dan China Yani, Ahmad; Anwar, Chairul; Wahyuniar, Wahyuniar; Malintang, Jimmy; Ahyani, Edi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan inovasi dalam sistem pendidikan berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia dan China. Fokus utama adalah menganalisis kebijakan, implementasi teknologi AI, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di kedua negara. Studi ini juga mengeksplorasi tantangan dan peluang pengembangan AI dalam pendidikan untuk memberikan rekomendasi bagi peningkatan sistem pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa China telah lebih maju dalam mengintegrasikan AI ke dalam sistem pendidikan, didukung oleh kebijakan nasional yang kuat, investasi besar-besaran dalam penelitian dan pengembangan, serta kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan akademisi. Sementara itu, Indonesia masih dalam tahap awal adopsi AI dengan beberapa inisiatif lokal dan uji coba terbatas, namun menghadapi kendala seperti infrastruktur yang belum memadai, kurangnya sumber daya ahli, dan regulasi yang belum matang. Studi ini menyimpulkan bahwa Indonesia dapat belajar dari model China, khususnya dalam memperkuat kebijakan, meningkatkan kapasitas SDM, dan membangun ekosistem pendidikan berbasis AI yang lebih terstruktur.
Analisis Filosofis Masa Depan Pendidikan di Perguruan Tinggi Indonesia-Malaysia dalam Menghadapi Tantagan Era Megatrend 2045 Aliyah R. B; Nurmahmudah, Fitri; Pattiasina, Petrus Jacob; Darimis, Darimis; Malintang, Jimmy
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2539

Abstract

This research aims to conduct a philosophical analysis of the future of education in Indonesian-Malaysian universities in facing the challenges of the 2045 Megatrend era. The main focus of this research is to explore philosophical concepts that can guide the transformation of higher education in both countries to be relevant and adaptive to global developments, technology, and anticipated social demands by 2045. A literature approach is used in this study, by analyzing the literature on educational philosophy, social theory, and future developments related to higher education. Through philosophical analysis, it was found that higher education in Indonesia-Malaysia needs to adapt to the major changes faced in the 2045 Megatrend era. Concepts such as value-based education, continuous learning, technological adaptation, and social inclusion are key in preparing graduates who are ready to face the challenges of the future. In addition, cross-disciplinary and international collaboration, strengthening the capacity of lecturers, and integrating local values in the curriculum are also important factors to ensure the relevance and quality of higher education in the future
Pendidikan Inklusif dan Pemberdayaan Siswa Berkebutuhan Khusus: Analisis Dampaknya terhadap Kemandirian dan Partisipasi Sosial Wulandani, Nur; Sarumaha, Martiman S.; Malintang, Jimmy; Nasril, Nasril; Arafat, Yasir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pendidikan inklusif terhadap pemberdayaan siswa berkebutuhan khusus (ABK), khususnya dalam aspek kemandirian dan partisipasi sosial mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis data dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder, seperti jurnal akademis, buku, laporan penelitian, dan artikel ilmiah terkait pendidikan inklusif, pemberdayaan ABK, kemandirian, dan partisipasi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan inklusif memiliki dampak signifikan dan positif terhadap pemberdayaan ABK. Lingkungan inklusif yang menekankan pada penerimaan, kurikulum yang diferensiasi, dan dukungan yang terindividualisasi terbukti meningkatkan rasa percaya diri, keterampilan hidup sehari-hari, dan kemampuan akademik siswa. Faktor kunci lainnya adalah pelatihan guru dalam strategi pedagogis inklusif dan kolaborasi dengan tenaga profesional seperti terapis. Pencapaian dalam ranah ini secara kumulatif membangun fondasi yang kuat bagi tumbuhnya kemandirian ABK, memampukan mereka untuk membuat keputusan dan mengelola diri mereka dengan lebih baik. Di sisi lain, interaksi yang setara dengan teman sebaya non-disabilitas dalam berbagai aktivitas, baik akademik maupun non-akademik, memfasilitasi pengembangan keterampilan sosial, empati, dan rasa memiliki. Interaksi sosial ini secara langsung memperluas jaringan pertemanan dan membangun kepercayaan diri ABK untuk terlibat secara aktif dalam komunitasnya. Dengan demikian, pendidikan inklusif tidak sekadar menyatukan tempat belajar, tetapi secara sistematis mendorong partisipasi sosial yang lebih bermakna, setara, dan inklusif, yang pada akhirnya merekonstruksi paradigma masyarakat tentang disabilitas. Secara keseluruhan, temuan ini mengonfirmasi bahwa pendidikan inklusif merupakan strategi yang efektif dan transformatif dalam memberdayakan ABK untuk hidup yang mandiri dan terintegrasi secara sosial.
Kontribusi Program Bimbingan Belajar Mahasiswa KKN STAI RAKHA Terhadap Perkembangan Pengetahuan Anak-Anak Desa Pihaung Fitri, Laila Anisa; Aulia, Ridha; Malintang, Jimmy; Hasibuan, Tofa Arif; Efendi, Zarkasi; Musaddad, Anwar
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20503

Abstract

Pendahuluan: Pendidikan berperan penting dalam mengubah pemahaman, pola pikir, dan karakter masyarakat, terutama di daerah pedesaan dengan fasilitas pendidikan terbatas. Di Desa Pihaung, beberapa anak-anak Madrasah Ibtidaiyah menghadapi kesulitan dalam keterampilan dasar seperti membaca, menulis, berhitung (Calistung), dan Bahasa Inggris. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar anak dalam membaca, menulis, berhitung, dan bahasa Inggris, serta membangun motivasi dan kepercayaan diri mereka. Metode: Participatory Action Research (PAR). Hasil: Program bimbingan belajar berhasil meningkatkan keterampilan dasar anak-anak, termasuk pelafalan huruf, membaca teks, menulis kalimat sederhana, berhitung, dan menghafal kosakata bahasa Inggris. Selain itu, program ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang membantu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak. Kesimpulan: Program bimbingan belajar yang dilakukan oleh mahasiswa KKN STAI RAKHA Amuntai terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di desa Pihaung.
An Analytical Study of Qur'anic Tafsir: Interpretation of Qur'anic Verses on Moral Education Alfani, Ilzam Hubby Dzikrillah; Addzaky, Khoirul Umam; Mukhsin, Mukhsin; Malintang, Jimmy; Prabowo, Ari Yudhanto
Anjasmoro: Islamic Interdisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Education
Publisher : Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69965/anjasmoro.v2i2.122

Abstract

This study aims to explore the values of moral education in the Qur'an. Considering the phenomenon today, many people are behaving who do not reflect good morals. This research uses a qualitative approach by relying on literature studies. The collected literature data were analyzed descriptively. The research found that in the Qur'an, there are verses that explain the concept and procedures of ethics/morals in everyday life. For example, Q.S. At-Taubah [9]: 119, which teaches to behave honestly. Q.S. Al-Baqarah [2]: 195) and Q.S. Al-A'raf [7]: 199 which teaches to be kind and compassionate. Q.S. Al-Baqarah [2]: 153 teaches to be patient. Q.S. Al-Ma'un [107]: 1-7 teaches to care about the environment. When referring to Q.S. Luqman [31]: 12-19, moral formation can be done early in the form of education from parents for their children. Among them are providing children's needs according to their portions, learning quietly and playing so that children grow, providing a conducive and positive environment, and integrated and istiqamah learning.
Ventriloquism As A Medium For Strengthening Islamic Values And Character Education Aziz, Abdul; Maryati, Sri; Nur Azizah, Fifi; Malintang, Jimmy; Fahmi, Fahmi
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 3 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i3.1064

Abstract

Ventriloquism-based instructional innovation introduces a performative dialogic medium that merges cognitive, affective, moral, and social dimensions of learning into a unified interactive experience. By positioning the puppet as a “dialogue partner,” the approach creates psychologically safe communication spaces, reduces speaking anxiety, and transforms abstract concepts into personified narratives. This qualitative field study examines the pedagogical role of ventriloquism-based instruction in strengthening classroom engagement and value internalization in secondary-level Islamic Education (PAI). Using classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis, the study explores how puppetry mediates teacher–student interaction and shapes students’ learning experiences. The findings reveal that ventriloquism enhances behavioral, emotional, and cognitive engagement by reducing affective barriers, fostering dialogic participation, and creating an emotionally safe learning environment. The puppet functions not merely as an entertaining medium but also as an instructional mediator that builds students’ confidence to speak, models polite and ethical questioning, and supports empathetic communication aligned with prophetic pedagogical values (adab al-hiwār). The results align with multidimensional engagement theory, social learning and self-efficacy development, sociocultural mediation within the Zone of Proximal Development, multimedia learning principles, and embodied cognition perspectives. This theoretical convergence positions ventriloquism as an integrated pedagogical strategy rather than a peripheral creative technique. The study contributes to the field by framing ventriloquism as a low-cost, teacher-driven instructional innovation that harmonizes creative performative media with Islamic educational values. Although limited to a single case study, the findings offer a foundation for future comparative, longitudinal, and mixed-method research on creative pedagogies in value-based education.
Pelatihan Sitasi dan Daftar Pustaka Format Turabian Style dengan Mendeley Desktop untuk Mahasiswa Baru Trinova, Zulvia; Mulyono, Sri; Nurmiati, Ai Siti; Malintang, Jimmy; Susanti, Yuanita
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1890

Abstract

This This training aimed to improve the understanding and skills of new students in writing citations and bibliographies using the Turabian style with Mendeley Desktop, using practical training methods and intensive mentoring. The training results demonstrated a significant improvement in participants' technical competency. Prior to the training, all new students reported difficulty distinguishing between Turabian footnote and bibliography formats and had never used a reference manager. After participating in an introductory session on Turabian style and a Mendeley installation practice, participants were able to input references manually and via PDF import. They also successfully used the Mendeley plugin in Microsoft Word to insert citations (footnotes) and automatically generate a bibliography. Evaluations showed that 95% of participants successfully compiled a bibliography correctly formatted according to Turabian guidelines, without errors in name order or punctuation. Participants reported increased confidence and efficiency in completing academic assignments that require rigorous source citations. This success confirms that the combination of technical training and practical mentoring is effective in equipping new students with essential information literacy and reference management skills throughout their studies.
FROM READING TO CREATING: INTEGRATING RADEC FOR DEEPER LEARNING IN PRIMARY SCHOOLS Salim, Nur Agus; Zainuddin, Muhammad; Malintang, Jimmy; Rais, Rinovian; Susintowati, Susintowati
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14721

Abstract

Deep learning has become an important orientation in primary education because it emphasizes conceptual understanding, critical thinking, collaboration, communication, and the ability to transfer knowledge. However, primary school learning practices still tend to be procedural and do not fully support deep learning. The RADEC learning model (Read–Answer–Discuss–Explain–Create) has the potential to address this challenge through systematic learning stages centered on students’ active engagement. This study aims to analyze the implementation of the RADEC model to support deep learning in primary education through a Systematic Literature Review (SLR). This review was conducted in accordance with PRISMA principles by examining scientific articles published during the 2019–2025 period and sourced from Google Scholar, DOAJ, and Garuda. A total of 25 articles that met the inclusion criteria were thematically analyzed to map the implementation patterns of each RADEC stage and their relationship with the dimensions of deep learning. The synthesis results indicate that the Read and Answer stages contribute to conceptual understanding and critical thinking; the Discuss and Explain stages support collaboration and academic communication; and the Create stage encourages knowledge transfer and creativity. Nevertheless, the Create stage still needs strengthening in task design and product-based assessment. These findings affirm that RADEC is a relevant learning model for operationalizing deep learning in primary education.