Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pemahaman Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Melalui Kegiatan Sosialisasi Aturan Adat Minangkabau “Sumbang Duo Baleh” Di Sekolah Dasar Negeri 14 Kota Padang Suherman Sudapi; Suci Ermadani; Pingki Desta Putra; Ananda Khairunisa; Farhan Zen; Widia Ananda; Zalita Putri; Marsando Tri Ananda; Rafi Fajri Al Khaliq; Febi Anggi Sabreza; Elwidarifa Marwenny
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu “Sumbang Duo Baleh” Yang berarti Dua Belas aturan etika dan norma dalam budaya MinangKabau, Mencerminkan prinsip-prinsip hidup yang harmonis, adil, dan beradab. nilai-nilai ini sejalan dengan butir-butir Pancasila, seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan kebersamaan dalam kontesk ini Pancasila menjadi landasan moral dan filosofis untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mengembakannya agar relevan dengan tantangan zaman. Sosialisasi dilakukan melalui presentasi, diskusi berkelompok dan kegiatan lainnya, dengan tujuan memperkuat rasa kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai integritas . Dengan demikian pengintegrasian Pancasila dan “Sumbang Duo Baleh” tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menciptakan Masyarakat yang berkerakter dan berdaya saing dalam kerangka keindonesiaan. Metode sosialisasi yang digunakan adalah ceramah. Dari kegiatan ini terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang aturan adat Minangkabau yaitu sumbang duo baleh.
Peningkatan Kesadaran Siswa Sekolah Menengah Pertama Nomor 26 Kota Padang Terkait Etika Pancasila Melalui Sosoalisasi Pencegahan Bullying Elwidarifa Marwenny; Nino Sri Purnama Yanti; Reni Dahar; Syahril, Syahril; Debri Yosintiara; Yonni Kurniawan; Indah Putri Raflianita; Zahra Meiza; Syahreza Pahlevi; Rahmad Cahaya; Intan Mayang Sari; Aflin Dwi Fajar; Anisa cairani; Dhea Deswita Sari
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena bullying di kalangan remaja, khususnya di lingkungan sekolah, semakin menjadi perhatian serius karena dampak negatifnya yang luas terhadap korban maupun iklim sekolah secara keseluruhan. Artikel ini membahas hasil kegiatan sosialisasi pencegahan bullying yang dilaksanakan di SMP 26 Padang, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa terhadap bahaya bullying serta bentuk-bentuknya. Melalui metode simulasi, diskusi kelompok, dan ceramah interaktif, siswa diperkenalkan pada konsep bullying secara mendalam, termasuk dampak psikologis, fisik, dan sosial yang ditimbulkan. Materi juga dikaitkan dengan landasan hukum yang mengatur perlindungan anak, seperti pasal-pasal dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan empati, kesadaran, serta perubahan positif dalam interaksi sosial antar siswa. Evaluasi pasca-sosialisasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu memahami materi dengan baik dan menunjukkan sikap yang lebih peduli terhadap sesama. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif yang melibatkan pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah Di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Oleh Walinagari Syahputri Julia Anggraini; Fiolani Grescia Falendra; Putri Ryvinasya Lidra; Natasya Fortuna; Warida Jasmiza; Kiki Fadhila Putra; Elwidarifa Marwenny
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2025): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Nanam Village has faced serious challenges in managing waste piled up on the roadside since 2021 due to the lack of a final disposal site that pollutes the environment with rotting waste, causing air pollution and damaging the beauty and aesthetics of the environment. Although the community has made efforts to reduce waste disposal into the river through community service and collaboration with the Environmental Agency, the waste problem remains a significant issue despite the existence of Solok Regency Regulation Number 7 of 2018 concerning Waste Management, thus raising the following questions: 1) How is the implementation of Solok Regency Regulation Number 7 of 2018 concerning Waste Management in Sungai Nanam Village? 2) What obstacles does Sungai Nanam Village face in waste management? 3) What is the urgency of creating a Village Regulation related to waste management? To answer these questions, an empirical juridical research method was used through interviews. The research approach used a statute approach and a case approach, resulting in the following conclusions: 1) The implementation of Solok Regency Regulation No. 7 of 2018 in Sungai Nanam Village has not been implemented properly because the Village Regulation is still in the process of being drafted and has not been ratified; 2) Obstacles faced in waste management are the lack of facilities (Final Disposal Sites and Dump Trucks), low public awareness, inconsistent enforcement of sanctions and limited Human Resources and budgets also weaken the sustainable waste management system; 3) The preparation of Village Regulations is very urgent to be carried out to support the implementation of Regional Regulations at the local level as well as a technical legal basis that is in accordance with village conditions, strengthens guidance, supervision, and sanctions, and encourages community participation in waste management effectively and sustainably.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Di Kenagarian Barung Barung Balantai Selatan Kecamatan Koto Xi Tarusan Oleh Wali Nagari Terha Nopaluwis, Nopaluwis; Annisa Mardhatillah; Ariq Naufal Fathirizqi; Cici Putri Nami; Reva Daratista; Putri Juwita; Elwidarifa Marwenny
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2025): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the areas in Pesisir Selatan Regency, namely Barung-Barung Balantai Selatan, is prone to ecological disasters, especially landslides and floods due to deforestation and development without good spatial planning. Currently, this area is facing water infiltration problems that interfere with community activities, even though so far there has been Regional Regulation Number 1 of 2020 concerning Water Infiltration Areas as an effort to preserve the environment and optimize the function of water infiltration areas in the region, but in reality this problem still occurs. The limitations of the problems studied in this regard include: 1) the implementation of the Regional Regulation of South Pesisir Regency Number 1 of 2020; 2) obstacles or obstacles faced by the Wali Nagari in overcoming regional regulations related to Water Infiltration Areas in Kenagarian Barung-Barung Balantai Selatan Koto XI Tarusan. To unravel this problem, a type of empirical juridical research is used with a case approach (case aproach) and a statutory approach (statute aproach) so that conclusions are obtained: 1) The implementation of Regional Regulation Number 1 of 2020 in South Barung-Barung Balantai Kenagarian has not been effective because there is no Nagari Regulation on water catchment areas. After the flood on March 7, 2024, the Nagari collected residents' complaints and planned a discussion about the local regulation.They will draft Nagari Regulations with sanctions for violators. Some measures, such as building culverts and providing assistance to flood victims, have been taken. Nagari is trying to solve the problem of water catchment areas by involving residents.; 2) Inadequate development of Irrigation Areas can disrupt water catchment areas. Wali Nagari needs to protect the area.
Implementasi Peraturan Nagari Tambang Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Larangan Menangkap Ikan Di Sungai Menggunakan Bahan Beracun Berbahaya Dan Alat-Alat Listrik Oleh Wali Nagari Tambang Terhadap Masyarakat Yang Melanggar Sarah Hilyatun Nisa; Ayu Azura; Daffa Beny Nursyid; Faruq Hatfan; Ikhsan; Muhammad Chavit Andriansyah; Aditya Pratama; Elwidarifa Marwenny
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2025): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Nagari Tambang, Pesisir Selatan Regency, people often catch fish in the river using dangerous tools such as using laced materials and centrum tools, which can damage the river ecosystem in Nagari Tambang. Many losses are caused by catching fish in this way, it is clear that this way of catching fish does not provide any benefits. On the contrary, it causes environmental damage in the event that so far there has been a regulation that regulates at the Nagari level, namely the Nagari Tambang Regulation of South Pesisir Regency Number 3 of 2023 concerning the prohibition of fishing in rivers using toxic, hazardous materials and power tools. The problem limitations in this writing include the Implementation of the Regulation of Nagari Tambang, South Coastal Regency Number 3 of 2023 and the obstacles or obstacles faced by the Nagari Wali in implementing Nagari Tambang, South Coastal Regency Number 3 of 2023. To answer these problems, a type of normative jurisprudence research is used using a case approach and a statutory approach. So that the conclusions are obtained: 1) Nagari Tambang Regulation number 3 of 2023 prohibits toxic materials and centrum tools for fishing. However, its implementation is hampered by a lack of understanding and supervision; 2) Wali Nagari faces obstacles because many people do not understand the negative impact of using toxic materials to catch fish. The wali nagari has not maximally explained the Nagari Regulation to the entire community, especially in remote areas.
Peningkatan Pemahaman Pancasila Sebagai Ideologi Negara Dan Identitas Nasional Kepada Siswa Tentang Pendidikan Anti Korupsi Marwenny, Elwidarifa; Firsta, Firsta; Hastini, Lasti Yossi; Mariyanti, Eka; Valentina K, Yunita; Yufiandra, Defika; Raihan, Raihan; Hardianto, Irvan; Istifara, Dinda Rahmi; Mawwaddah, Aulia; Firdaus, Kevin Yuhedi; Putri, Tifanny Syentia; Rahmadani, Dwi; Estasia, Sepriani; Rizki Zulmi, Cahaya Adinda; Fakhriano, Silvi; Situmorang, Al Hafiz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas
Publisher : LPPM Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmda.v4i1.2168

Abstract

Corruption is one of the greatest threats to the development and prosperity of the Indonesian nation. This phenomenon not only harms the country's economy but also destroys public morals and trust. Efforts to eradicate corruption require a comprehensive approach that encompasses education from an early age. Anti-corruption education, particularly at the elementary school level, is a crucial strategy for instilling the values of integrity and honesty as the character building blocks for future generations. This community service activity aims to increase elementary school students' understanding of anti-corruption values, grounded in Pancasila as the state ideology and Pancasila as the National Identity. Interactive training methods involving discussions, questions and answers, and simple games were used to encourage student participation in understanding the harmful impacts of corruption and the importance of integrity. The program results showed that 90% of participants understood the material presented, emphasizing the importance of character education as a foundation for creating a young generation with integrity and the ability to resist corruption. With positive results, it is hoped that similar programs can be implemented in other regions to expand their impact significantly on society.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Rencana Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Oleh Walinagari Koto Gadang Guguak Terhadap Pembakaran Terbuka Limbah Padi Oleh Petani Tri Agustiani; Zalva Zahlia kairaini; Fatima Zahra Noer Hermansyah; Putri Alya Thahira; Arya Langgara Zai; Dafa Anelda Saputra; Elwidarifa Marwenny
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/yddwp694

Abstract

Nagari Koto Gadang Guguak is located in Gunung Talang District, Solok Regency, is one of the areas with high agricultural activity, especially rice and shallots. In this region, straw burning is still widely done as a quick and cheap way to clean the land. However, the environmental impact caused is quite significant, ranging from air pollution to the threat of land fires in the dry season. So far, there has been a regulation that regulates it, namely the Solok Regency Regional Regulation Number 2 of 2024 regarding the Environmental Protection and Management Plan. The existence of this Regional Regulation is important because it can provide legal certainty in the implementation of environmental protection and management in Solok Regency. The limitations of the problems in writing include: 1) Implementation of the Regional Regulation of Solok Regency Number 2 of 2024 concerning the Environmental Protection and Management Plan by the Regent of Koto Gadang Guguak against the practice of open-burning straw by farmers; and 2) Obstacles faced by the Governor of Nagari Koto Gadang Guguak in implementing the Regional Regulation, especially in overcoming the habit of burning straw. To analyze the Limits of the problem, an empirical type of legal research is used using a case approach and a statute approach. So that the conclusion was obtained: 1) The Regional Regulation of Solok Regency Number 2 of 2024 regarding the Environmental Protection and Management Plan by the Regent of Nagari Koto Gadang Guguak against the practice of open straw burning by farmers, and 2) Factors that hinder the implementation of the Regional Regulation of Solok Regency Number 2 of 2024 regarding the Environmental Protection and Management Plan by the Governor of Nagari Koto Gadang Guguak against the practice of open straw burning by farmers.
Pentingnya Peningkatan Kesadaran Siswa MTSN 4 Kota Padang Terkait Etima Pancasila Melalui Sosialisasi Mencegah Tauran Antar Pelajar Marwenny, Elwidarifa; Wahyuni, Sri; Citra, Helfira; Syahril, Syahril; Purnama Yanti, Nino Sri; Aziz, Abdul; Norsafira, Mira; Wahyudi, Rony; Maliza, Nabila; Fauni, Arini Maya; Firmansyah, Muhammad Maya; Fauziat, Najwa Zuhuriati; Elza, Elza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas
Publisher : LPPM Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmda.v4i1.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tawuran antar pelajar di Kota Padang, yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tawuran antar pelajar tidak hanya berdampak pada keselamatan individu, tetapi juga menciptakan keresahan sosial di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Data dikumpulkan dari siswa, guru, orang tua, dan pihak kepolisian untuk memahami faktor penyebab tawuran, seperti pengaruh lingkungan, peran kelompok sebaya, serta lemahnya pengawasan dari keluarga dan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama pemicu tawuran adalah konflik antar kelompok sekolah, adanya budaya kekerasan yang diwariskan, serta kurangnya edukasi tentang pengelolaan emosi dan resolusi konflik. Penelitian ini merekomendasikan program pencegahan yang melibatkan pendidikan karakter, peningkatan pengawasan di lingkungan sekolah, serta kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah. Dengan upaya kolektif, diharapkan insiden tawuran antar pelajar dapat diminimalisasi, menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan kondusif.
Pengintegrasian Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Adaptasi Perubahan Iklim (API) ke dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Desa Syafwar, Robi; Citra, Helfira; Marwenny, Elwidarifa; Gustafianof, Gustafianof; Harniwati, Harniwati; Wahyuni, Sry; Fauzi, Engrina; Yufiandra, Defika; Somaliagustina, Desi; Utami, Rahmides; Farlis, Fiko; Putra, Meiki Eru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas
Publisher : LPPM Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmda.v4i1.2236

Abstract

Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bencana alam, termasuk gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, gelombang ekstrim, dan kekeringan. Kondisi ini menuntut strategi mitigasi yang adaptif dan berkelanjutan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi pemerintah desa dan masyarakat dalam mengintegrasikan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Adaptasi Perubahan Iklim (API) ke dalam dokumen perencanaan desa (RPJMDes dan RKPDes). Metode yang digunakan berbasis partisipatif, meliputi sosialisasi, pelatihan, pemetaan risiko, penyusunan Rencana Aksi Komunitas (RAK), dan fasilitasi integrasi ke dokumen perencanaan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi risiko, kemampuan menyusun rencana mitigasi dan adaptasi sesuai kondisi lokal, serta penguatan kapasitas desa menghadapi bencana. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi PRB dan API untuk membangun desa yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.
ANALISIS HUKUM TERKAIT PERTAMBANGAN BATU BARA ILEGAL DI WILAYAH LAUT INDONESIA DIKAITKAN DENGAN UU NOMOR 32 TAHUN 2009 DAN KONSEP LINGKUNGAN HIDUP BERKELANJUTAN Dewi, Anggita Davina Rahma; Marwenny, Elwidarifa
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 7 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i7.1923

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, penambangan batu bara ilegal di perairan Indonesia telah menjadi masalah serius. Penulis melakukan analisis hukum mengenai aktivitas penambangan batu bara ilegal di perairan Indonesia, dengan fokus khusus pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 yang mengatur konsep lingkungan hidup berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari sumber-sumber seperti jurnal akademis, laporan penelitian, artikel, dan kumpulan data lain yang sudah ada, serta bahan hukum primer yang mencakup peraturan perundang- undangan seperti Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambangan batu bara ilegal menyebabkan kerusakan di perairan Indonesia, yang dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, meskipun masih terdapat beberapa hambatan yang perlu diatasi. Penelitian ini menekankan bahwa analisis hukum mengenai penambangan batu bara ilegal yang merusak perairan Indonesia perlu mempertimbangkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 dan peraturan lain yang relevan. Selain itu, penelitian ini menunjukkan perlunya upaya lebih besar untuk memerangi penambangan batu bara ilegal di perairan Indonesia, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat dan penegakan hukum yang lebih tegas.
Co-Authors Ababil, Zaskia Abdul Aziz ADITYA PRATAMA Aditya Surya Himawan Adrian F Harefa Aflin Dwi Fajar Afrineidi, Afrineidi Agi Ilhamdi, Annisyafitriya Adira Putri, Annisa Maharani, Faril, Riza Rahmadhani, Indri Adelia, Tria Badriah, Yuriza Putri Anisa,Tri Khahfi Abdilah Alfitrianti, Nia Alya Syiendi Fadillah Ananda Khairunisa Anisa cairani Annisa Mardhatillah Aprilla Laura Utari Ariq Naufal Fathirizqi Arya Langgara Zai Assyifa Dwi Yanti Atmarivaldi Rosel Aulia Falillah Aulia Gading Pratiwi Ayu Azura Azella Widi Syahrani Azmi Fadhilah Baswanto Hukum Bisma Putra Zulkarnaen Cenery, Jelisye Putri Cennery, Jelisye Putri Cici Putri Nami Cinta Geovani Citra, Helfira Dafa Anelda Saputra Daffa Beny Nursyid Darfebryanto, Reyza Dea Adzkia Debri Yosintiara Deniza Karmila Dermawan, Andika Desi Sommaliagustina Dewi, Anggita Davina Rahma Dhea Deswita Sari Dion Agung Pratama Reja Antarmefia Dipa Aditya Diva Zahara Dwi Puspita Putri Edie Saputra Edo Nugraha Eka Marayanti Eka Suci Rahmadini Elza, Elza Endira, Armaida Engrina Fauzi Engrina Fauzi Enjeli, Justia Estasia, Sepriani Fadillah, Ikhsan Fakhriano, Silvi Falillah, Aulia Farhan Zen Faruq Hatfan Fatima Zahra Noer Hermansyah Fauni, Arini Maya Fauzan Mukhlisin Fauzi, Engrina Fauzi, Engrina Fauziat, Najwa Zuhuriati Febby, Shintia Febi Anggi Sabreza Febry Dedi Syaputra Fiko Farlis Fiolani Grescia Falendra Firbi, Nabila Mutiara Firdaus, Kevin Yuhedi Firmansyah, Muhammad Maya Firsta, Firsta Gustafianof, Gustafianof Hadi Wardoyo, Hadi Hamiwati, Hamiwati Hardianto, Irvan Harisman, M Ragil Harniawati, Harniawati Harniwati, Harniwati Hasibuan, Cerelia Haudibah Helfira Citra Helfira Citra Helga Putri Dahayu Helmi S, Agil Hikmal Permana Ikhsan Ilham Ridhollah Indah Ainul Fadillah Indah Putri Raflianita Indah Septri Ayunda Indra, Azzura Leonny Intan Mayang Sari Istifara, Dinda Rahmi Jelisye Putri Cenery Jelisye Putri Cennery Kaka Rolanda Keke Kemala Dewi Kevin Kurniawan Khairani Latifa Khairani, Rahil Kiki Fadhila Putra Lara Sati Lasti Yossi Hastini Maliza, Nabila Mariyanti, Eka Marsando Tri Ananda Mawwaddah, Aulia Meiki Eru Putra Melisa Baitul Novia Mesrizal, Mesrizal Mizia Yolanda Mubila, Agung Maghfira Muhammad Chavit Andriansyah Muhammad Fajri Muhammad Feblianzeo Muhammad Habil Muhammad Hasbi MUHAMMAD HASBI Muhammad Nazif Mutiara Gusliandini Nadia Rahma Fitri Nadya Maghfirah Nafa Amelsi Triantika Nailatul Khaira Natasya Fortuna Nesa Dela Konceta Nicko Alfidan Nino Sri Purnama Yanti Nisa Riska Wahyu Nopaluwis, Nopaluwis Norsafira, Mira P, Rahmat Adip Rizki Panji Indra Lesmana Permata, Gitra Pingki Desta Putra Pratama, Kartika Fitri Pratiwi, Lidya Aprilian Prisma Alrezky Purnama Yanti, Nino Sri Puspita, Liza Putra, Yolan Dwi Putri Alya Thahira Putri Juwita Putri Ryvinasya Lidra Putri, Tifanny Syentia Rafa Alnanda Jodi Rafi Fajri Al Khaliq Rahma Yulia Rahmad Cahaya Rahmadani, Dwi Raihan Raihan, Raihan Ramadhani Fitri Ramadhani, Widya Rani Syafitri Rasyid Reni Dahar Reva Daratista Revaldo Reza Dwi Afrilla Yulanda Rike Safrianti Rival Rizki Zulmi, Cahaya Adinda Roby Syafwar Rodhia Fadila Herma Rony Wahyudi, Rony Salmi Agustri Salsabilaa, Kirana Salsabilla Afrilisya Sarah Hilyatun Nisa Saskia Meirisa Satria Falih Ibrahim Shelvia Marsyah Situmorang, Al Hafiz Sonia Permata Saria Sri Wahyuni Sry Wahyuni Sry Wahyuni SRY WAHYUNI, SRY Suci Ermadani Sufiyani Suherman Sudapi Suryani, Sonya Agus Syafwar, Robi Syafwar, Roby Syahputri Julia Anggraini Syahreza Pahlevi Syahril Syahril Telaumbanua, Friderika Friska Thariq Megatama Tiara Siti N Tri Agustiani Triantika, Nafa Amelsi Utama, Bobby Setia Utami, Rahmides Valentina K, Yunita Veoni Sinta Nosi Virly Dwi Febriani Warida Jasmiza Wianda Putri Hakiki Widia Ananda Wilda Nafisyah Qonita Yani, Puja Yonni Kurniawan Yufiandra, Defika Yulia Risa Zahra Karmila Zahra Meiza Zahra Mutia Putri Zaki Mubarak Zalita Putri Zalva Zahlia kairaini