Articles
Konseling Karir Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa: Kajian Pustaka
Aulia Ilfana;
Dede Rahmat Hidayat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.55 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.7540
Kematangan karir siswa yang sangat rendah menjadi persoalan dalam dunia pendidikan terlihat dari siswa yang masih ragu terhadap karir masa depan dalam menentukan masa depan yang sesuai dengan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kematangan karir pada siswa dengan konseling karir. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpukan sumber-sumber yang relevan dengan judul yang telah ditentukan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah konseling karir sangat membantu dalam meningkatkan kematangan karir siswa. Melalui perencanaan karir, eksplorasi karir, membuat keputusan karir, informasi tentang dunia kerja, kelompok pekerjaan yang lebih disukai, dan realisasi keputusan karir yang akan lebih akurat dan terstuktur.
Pengembangan Asesmen Pengetahuan Job Information (APJI) Lulusan SMK Jurusan Akuntansi Berbasis Gamifikasi
Aniyatussaidah Aniyatussaidah;
Dede Rahmat Hidayat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.533 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8336
Pemilihan Karier yang keliru dapat dipengaruhi karena kurangnya pengetahuan anak tentang informasi pekerjaan. Lulusan SMK sebagai penyumbang pengangguran tertinggi sehingga menimbulkan banyak pandangan negatif terhadap sistem pembelajaran di SMK. Akuntansi adalah salah satu jurusan yang banyak diminati dikalangan siswa SMK. Tidak sedikit siswa jurusan SMK Akuntansi yang belum memiliki pengetahuan megenai informasi pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya. Isu yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah isu keterbatasan alat ukur pengetahuan tentang Job Information lulusan SMK Akuntansi berbasis gamifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rancangan pembuatan Instrumen Asesmen Pengetahuan Job Information (APJI) berbasis gamifikasi menggunakan website Quizziz. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu dengan mengumpulkan bahan bacaan dari berbagai artikel ilmiah lalu membandingkan teori serta hasil penelitian, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil studi literatur didapatkan mengenai informasi pekerjaan perlu dimiliki individu khususnya dalam hal ini lulusan SMK Akuntansi, selain itu belum adanya alat ukur untuk mengukur pengetahuan siswa mengenai informasi pekerjaan, sehingga tidak bisa dipastikan apakah siswa sudah memiliki pengetahuan tersebut atau belum, oleh karena itu berdasarkan temuan yang diperoleh, penulis juga memaparkan mengenai rancangan pembuatan instrument APJI berdasarkan teori Job Information dari Mullins.
Penggunaan Aplikasi Berbasis Android untuk Mengurangi Perilaku Bullying pada Siswa di SMAN 3 Bandar Lampung
Eko Indriyanto Indriyanto;
Dede Rahmat Hidayat;
Susi Fitri
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2020): Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.33273
Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi e-ling berbasis android untuk mengurangi prilaku bullying pada siswa di SMAN 3 Bandar Lampung. Berdasarkan wawancara dan observasi tinggkat bullying pada siswa banyak terjadi di SMAN 3 Bandar Lampung. Bullying yang terjadi berupa fisik dan psikis seperti menendang, menjambak, menjewer, melakukan pemalakan, berkata kotor,dan memaki temannya. Penggunaan aplikasi berbabasis android diharapkan mampu mengatasi masalah bullying pada siswa sekolah menengah.
Analisis Alat Identifikasi Anak Berbakat Akademik Untuk Layanan Bimbingan Dan Konseling
Dede Rahmat Hidayat
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 3 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.53802
Layanan Bimbingan dan konseling anak berbakat akademik, relative belum mendapat perhatian yang memadai. Fokus layanan BK di sekolah sangat berorientasi kepada anak “normal”. Tampaknya dipicu oleh tingkat kebutuhan yang tidak teridentifikasi. Secara statistic jumlah anak yang memiliki bakat akademik relative lebih sedikit dibanding dengan anak normal. Dalam Purdue three stage model for glayanan Bimbingan dan konseling anak berbakat akademik dimulai dengan mengidentifikasi keberbakatan. Artikel ini akan membahas konsep keberbakatan, instrument-instrumen yang menjadi alat identifikasi berbakat akademik pada usia anak-anak seperti Gifted Rating Scale (GRS), Gifted evaluation scale (GES), Scales for Identifying and Gifted Students (SIGS). Semua instrument tersebut memiliki dimensi pengukuran yang bervariasi, masing-masing instrument memiliki kelebihan dan kekurangan
Deskripsi tahapan perkembangan keimanan berdasarkan teori James. W. Fowler
Ariyana Rustam;
Susi Fitri;
Dede Rahmat Hidayat
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.51659
Penelitian bertujuan mendeskripsikan tahapan perkembangan keimanan berdasarkan teori James W. Fowler. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi literatur. Guru bimbingan konseling seharusnya memiliki pemahaman komperhensif dan luas mengenai keimanan dan keagamaan, sehingga mampu mendorong siswa menerapkan pemahaman keimanan menyeluruh dalam setiap tindakan dan cara berfikir siswa. Untuk mencapai fase tersebut guru bimbingan konseling mampu menerapkan universalisasi keimanan dalam pelayanan konseling di sekolah agar tercapai program pelayanan bimbingan konseling universal pada siswa dengan mengacu pada perkembangan tahapan keimanan pada individu oleh James. W. Fowler. Berdasarkan tahapan tersebut, konselor bisa mengidentifikasi pada usia tertentu seharusnya individu sudah berada pada fase tertentu pula.
Hubungan parental influence dengan teori Anne Roe dalam pemilihan karier siswa SMA
Meiga Latifah Putri Permadin;
Maria Imakulata Tere;
Dede Rahmat Hidayat
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.51644
Artikel ini bertujuan mengkaji berbagai artikel yang menyelidiki pengaruh orang tua terhadap pemilihan karier anak berdasarkan teori Anne Roe. Perkembangan karier anak dimulai dari dalam keluarga. Penelitian-penelitian yang telah dibuat membuktikan bahwa ada kaitan yang sangat erat antara pengaruh orang tua terhadap pemilihan karier anak sebagaimana dikemukakan oleh Anne Roe dalam Teori Pemilihan Karier. Orang tua memiliki peran penting dalam menentukan karier anak. Berbagai pengaruh seperti pola asuh, relasi orang tua dengan anak, pekerjaan orang tua, tingkat sosio ekonomi keluarga, membawa dampak pada pemilihan karier anak. Melihat besarnya pengaruh orang tua tersebut, maka sekolah pada tempatnya membangun kerja sama dengan orang tua agar bantuan terhadap anak dalam pemilihan karier lebih maksimal.
Strategi pengembangan soft skill siswa SMK melalui media video
Siti Chodijah Choirunnisa;
Murti Kusuma Wirasti;
Dede Rahmat Hidayat
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 3 (2020): Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.33276
Kompetensi sumber daya manusia yang dibutuhkan dunia kerja tidak hanya mengandalkan keilmuan dan keterampilan tetapi juga soft skills. Lulusan SMK diharapkan dapat mengembangkan sumber daya manusia yang tidak cukup menguasai hard skill saja, tetapi juga harus menguasai soft skill agar mampu bekerja efektif, produktif dan berkualitas di dunia kerja. Karena itu perlu adanya strategi pengembangan soft skill yang diberikan kepada siswa SMK agar dapat mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Salah satu strategi pengembangan soft skill di SMK adalah melalui media video. Melalui kajian literatur, didapatkan bahwa media video merupakan strategi yang efektif untuk membantu mengembangkan soft skill karena video berperan sebagai petunjuk siswa dalam mempraktekan soft skill. Siswa dapat melakukan latihan secara mandiri dengan kembali melihat pada bagian dari video tersebut. Media video dapat membantu siswa mempunyai gambaran tentang soft skill yang dibutuhkan dalam Dunia kerja.
Hubungan antara dukungan orang tua dengan kesulitan pengambilan keputusan karier peserta didik SMK
Deta Firda Octivasari;
Wirda Hanim;
Dede Rahmat Hidayat
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.51505
Penelitian korelasional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan orangtua dengan kesulitan mengambil keputsan karier peserta didik di SMKN tangerang Selatan. sampel dalam penelitian ini sebanyak 325 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orangtua dengan keputusan karier. Pengumpulan data menggunakan instrumen keputusan karier dan dukungan orangtua selanjutnya dianalisis uji normalitas dukungan orangtua 0,227 > 0,05 dan keputusan karier 0,307 > 0,05. Uji keberartian nilai korelasi r=0.288 dan uji koefisien determinasi r2=0,083 atau kontribusi dukungan orangtua terhadap keputusan karir 8,3% dan 91,7%. Upaya yang dapat dilakukan bagi peningkatan keputusan karier peserta didik di masa depan dengan membuat perencanaan yang baik, berusaha mencari informasi, pengetahuan membuat keputusan karier, pengetahuan dunia kerja dan pekerjaan yang disukai.
Adaptasi dan validasi konstruk Career Adapt-Abilites Scale versi Bahasa Indonesia untuk SMA
Siti Nurfitriana;
Dede Rahmat Hidayat;
Herdi Herdi
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): TERAPUTIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.52727
Penelitian bertujuan untuk melakukan adaptasi dan validasi konstruk Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) ke dalam bahasa Indonesia untuk SMA. Peneliti melakukan analisis konfirmasi (CFA), dan mengetahui apakah skala adaptasi Career Adapt-Abilities Scale dapat diterapkan di Indonesia pada tingkat SMA/SMK/MA. Metode penelitian ini kuantitatif dengan convenience sampling sebanyak 1345 siswa se-DKI Jakarta tingkat SMA/SMK/MA dengan rentang usia berkisar 16-18 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi yang bernama Career Adapt-Abilities Scale versi Bahasa Indonesia (CAAS-Indonesia) Analisis data menggunakan Structur Equational Modelling (SEM). Hasil analisis CAAS dengan menggunakan SEM menghasilkan nilai sub-dimensi concern .53, control .26, curiosity .39, confidence . 49 menghasilkan GFI sebesar 0.938 yang berarti sangat layak, AGFI sebesar 0.924 berarti sangat layak, RMSEA sebesar 0.049 yang berarti sangat layak, RMSR sebesar 0.025 yang berarti sangat layak. 3). Skala Adaptasi berbahasa Indonesia dapat digunakan pada tingkat SMA/SMK/MA. Skala CAAS berbahasa Indonesia ini dapat menjadi alternatif dalam konstuksi karier di sekolah.
PENGARUH EKSPLORASI KARIR (CAREER EXPLORATION) DAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA (PARENTAL SOCIAL SUPPORT) TERHADAP KECEMASAN KARIR (CAREER ANXIETY) SISWA SMA
Nadya Rahmadani;
Dede Rahmat Hidayat;
Happy Karlina
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v9i3.12116
One of the inhibiting factors that teenagers face in achieving their career success is anxiety and fear. Meanwhile, the search for self-identity is a common source of anxiety. This study aims to measure the effects of career exploration and parental social support on career anxiety level of students of State Senior High School 75 Jakarta. The ex-post facto research design adopted in this study is Multiple Correlation. The population involved in this study consists of 252 class XII students of the State Senior High School 75 Jakarta. The sample in this study consists of 155 students. The result of the research shows that the career exploration had no significant effect on career anxiety, it was decided that H0 is acceptable with a conclusion that the career exploration variable had no significant effect on career anxiety, whereas the parental social support had a significant effect on career anxiety. In overall, the career exploration and parental social support variables have a significant correlation in their impact on the students’ career anxiety.