p-Index From 2021 - 2026
9.288
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Ilmu dan Budaya Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Jurnal Counsellia Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Journal of Primary Education Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Perspektif Ilmu Pendidikan GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Bisma The Journal of Counseling JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling International Journal for Educational and Vocational Studies JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Ners Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia KESANS : International Journal of Health and Science Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan Journal of Social Science TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Konseling Pendidikan Islam EDUCATIONE: Journal of Education Research and Review ABDIMAS Iqtishadia Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) Empowerment Counseling Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

KEMATANGAN KARIR SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) CIKARANG Sri Mulyani; Th. I. Setiawan; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.787 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.032.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kematangan karir siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cikarang. Populasi penelitian ini adalah 606 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple random sampling dengan jumlah sampel 103 siswa. Skala yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukan siswa yang memiliki kategori tinggi berjumlah 22 orang dengan persentase 21,4 %, siswa yang memiliki kategori sedang berjumlah 66 orang dengan persentase 64,0 % dan kategori rendah dengan jumlah 15 orang dan persentase sebesar 14,6 %. Kesimpulan penelitian ini adalah kematangan karir siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cikarang berada pada kategori sedang, hal ini dapat terlihat bahwa aspek yang banyak dipilih adalah aspek eksplorasi karir.
Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling SMP di Sub Rayon 01 Kota Bekasi Dede Rahmat Hidayat; Aip Badrujaman; Siti Suryarsi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.858 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.081.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berdasarkan: Kualifikasi Akademik dan status kepegawaian. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah siswa asuh dengan kinerja Guru Bimbingan dan Konseling. Populasi dan sampel penelitian adalah semua Guru Bimbingan dan Konseling SMP di Sub Rayon 01 Kota Bekasi yang berjumlah adalah Guru Bimbingan dan Konseling sebanyak 53 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Instrumen PKG dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Mann-Whitney U-Test. hasil bahwa kinerja Guru Bimbingan dan Konseling yang Kualifikasi Akademik S1-BK memiliki kinerja yang lebih tinggi dengan Guru Bimbingan dan Konseling yang non BK. Berdasarkan status kepegawaian Guru Bimbingan dan Konseling PNS memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan guru BK non PNS.
Pengembangan Program Bimbingan Dan Konseling Karir Sekolah Menengah Kejuruan Model Employability Skill Endah Susanti Pujiastuti; Susi Fitri; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.091.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program bimbingan dan konseling karir SMK model Employability Skill. Penelitian ini didasari hasil analisis asesmen kebutuhan dan permasalahn karir melalui penyebaran angket Inventori Tugas Perkembangan (ITP) di SMKN 6 kota Bekasi. Hasil yang di dapat rata-rata aspek wawasan kesiapan karir siswa 5,89 simpangan baku 0,25 dan koofesien variensi 6,78% artinya, kebutuhan akan kondisi obyektif perkembangan karir siswa sangat diperlukan bagi siswa. selain aspek wawasan dan kesiapan karir siswa juga perlu di bekali dengan ketrampilan employability skillnya agar peserta didik yang telah meninggal bangku sekolah menengah kejuruan sudah siap untuk terjun di dunia industry. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg and Gall yang di batasi pada 7 langkah yaitu: (1) Tahap penelitian dan pengumpulan informasi, (2) Tahap perencanaan produk dan desain, (3) Tahap pengembangan produk awal, (4) Uji validasi ahli, (5) Revisi Produk, (6) Uji lapangan oleh pengguna , (7) Revisi produk akhir. Pengujian produk melibatkan ahli bimbingan dan konseling, serta guru bimbingan dan konseling sekolah menengah kejuruan di Kota Bekasi. Berdasarkan hasil pengujian, maka pengembangan program bimbingan dan konseling karir model employability skill dinyatakan layak untuk diimplementasikan pada siswa SMK. Penelitian ini juga membahas mengenai kelemahan program yang ditemukan setelah uji coba dilakukan sebagai rekomendasi penelitian selanjutnya.
Konstruksi Karier pada Biseksual: Studi Kasus Diana Syamila; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.003 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.102.02

Abstract

Penelitian ini melaporkan efektivitas konseling konstruksi karier dengan seorang biseksual. Klien dipilih secara purposive, dengan kriteria seleksi seorang wanita biseksual muda dewasa yang sedang mencari pekerjaan dan cakap dalam bercerita. Intervensi melibatkan administrasi wawancara Career Construction Interview (CCI) untuk pembentukan potret kehidupan melalui narasi yang diceritakan klien. Desain penelitian berupa kualitatif paradigma interpretatif. CCI diberikan untuk mengumpulkan data kualitatif dibantu dengan strategi delapan langkah Savickas untuk melengkapi data. Penelitian memiliki banyak kekurangan, sehingga pembentukan potret kehidupan tidak dilakukan secara maksimal sebab data yang diperoleh tidak mencukupi. Namun, setelah intervensi klien menunjukkan pemahaman baru tentang dirinya yang sangat dipengaruhi oleh emosi sang Ibu, sehingga proses konseling berhasil membuat klien membentuk rencana langkah-langkah perbaikan.
PENCEGAHAN TKI KEMBALI KE LUAR NEGERI MELALUI PELATIHAN UNTUK DAPAT BERWIRAUSAHA Dede Rahmat Hidayat
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1363.349 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.131.06

Abstract

Indonesia is one of the largest suppliers of informal labor in developed countries in ASEAN, Hongkong, Korea, Japan and Middle East Countries. Unlike the formal workforce that has good protection and income certainty. Workers in the non-formal sector still have vulnerabilities to get problems so there are efforts to reduce and prevent more Indonesians from becoming workers in the informal sector. One strategy is to increase the potential of migrant workers not to go abroad and to prevent ex-migrant workers from returning abroad.How to prevent good is to train the former migrant workers by sharing skills so that they can develop their business independently. The training developed is to train entrepreneurial character and practice business skills. Community service is expected to help the program. Community service activities for former migrant workers are conducted in the form of entrepreneurship training. In this activity the participants are former TKI in Sukabumi which amounted to 20 people, conducted in Cibolang Village Gunung Guruh District.
PELATIHAN MENGIDENTIFIKASI KESULITAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR DENGAN MENGGUNAKAN SKPK PADA SISWA SMA DI MGBK SMA JAKARTA TIMUR Dede Rahmat Hidayat; Lara Fridani; Ahmad Faris Al Ansyari; Diani Olga Rachmawati
Bahasa Indonesia Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.171.08

Abstract

Abstract The community service is one of task in tri dharma perguruan tinggi, for this session, community service activity have aims to train guidance and counseling teachers in identifying career decision-making difficulties for students using the SKPK (Career Decision Making Difficulties Questionnaire /CDDQ). Difficulties in career decision making are still experienced by high school students. The form of career decision in question is determining the choice of further study. Most students are not know where they will continue their education. The training on the use of SKPK was attended by 20 high school BK teachers in East Jakarta. Systematic activities consist of a general explanation of the importance of analyzing the difficulty of career decision making in high school to further carry out SKPK filling tests and how to analyze SKPK data entry results to be made in a data processing format. Based on preliminary data before the activity was carried out all teachers stated that there had never been an instrument that specifically analyzed the difficulties of career decision making, the impact was that there were no career BK services specifically directed at how to overcome the difficulties of career decision making. source of accurate information obtained through the assessment. Abstrak Pengabdian kepada masyarkat merupakan salah satu tugas dalam tri dharma perguruan tinggi, Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru-guru bimbingan dan konseling dalam mengidentifikasi kesulitan pengambilan keputusan karir pada siswa dengan menggunakan SKPK (Skala kesulitan Pengambilan keputusan Karir). Kesulitan pengambilan keputusan karir masih banyak dialami oleh siswa SMA. Bentuk keputusan karir yang dimaksud adalah menentukan pilihan studi lanjutan. Sebagian besar siswa tidak mengetahui secara pasti kemana mereka akan melanjutkan Pendidikan. Pelatihan penggunaan SKPK dihadiri oleh 20 orang guru Bimbingan dan Konseling SMA di Jakarta Timur. Sistematika kegiatan terdiri dari penjelasan umum mengenai pentingnya menganalisis kesulitan pengambilan keputusan karir di SMA untuk selanjutnya melakukan ujicoba pengisian SKPK dan cara menganalisis hasil entri data SKPK untuk dibuat dalam format pengolahan data. Berdasarkan data awal sebelum kegiatan dilaksanakan seluruh guru menyatakan bahwa belum pernah ada instrument yang secara spesifik menganalisis kesulitan pengambilan keputusan karir, dampaknya adalah tidak ada layanan Bimbingan dan Konseling karir yang secara spesifik diarahkan kepada cara mengatasi kesulitan pengambilan keputusan karir tersebut, Program Bimbingan dan Konseling karir yang dijalankan tidak memiliki sumber informasi yang akurat yang diperoleh melalui asessmen.
Dampak stres akademik dan cyberloafing terhadap kecanduan smartphone Nacep Hamrat; Dede Rahmat Hidayat; Mohamad Syarif Sumantri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2019): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.291 KB) | DOI: 10.29210/120192324

Abstract

The purpose of this study was to investigate the effect of academic stress and cyberloafing to smartphone addiction. For this purposed, we conducted a survey from 225 participants of post-graduate student at Universitas Negeri Jakarta. This study was used Structural Equation Modelling (SEM) to evaluate the structural model. The result showed that stress academic positively significant affected both smartphone addiction and cyberloafing. The effect of cyberloafing positively significant on smartphone addiction. Stress academic and cyberloafing simultaneously had a positive significant effect to smartphone addiction.
PENERAPAN KOMPETENSI KONSELOR DALAM MEMBANTU KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DENGAN KONSELING TRAUMATIK Nurul Albertin; Dede Rahmat Hidayat
PSIKOLOGI KONSELING Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v17i2.22081

Abstract

Konselor merupakan sebuah perjalanan seumur hidup yang tidak ada habisnya. Konselor merupakan seseorang yang sudah memiliki pendidikan profesi, memahami setiap kompetensi konselor dan menerapkan terhadap setiap klien. Kompetensi konselor dibagi menjadi empat yaitu pedagogik, professional, kompetensi sosial dan kompetensi pribadi. Konselor harus mampu menerapkan ini didalam pribadinya. Selain kompetensi ada juga karakteristik konselor antara lain kepercayaan publik (public trust), kode etik, kualifikasi, standart kompetensi dan kurikulum. Banyak permasalahan yang akan dihadapi oleh konselor karena setiap klien yang datang berbeda-beda mulai dari permasalahan yang ringan sampai yang rumit. Dari sekian banyak permasalahan yang dihadapi klien salah satu permasalahannya adalah pelecehan seksual. Pelecehan seksual dapat terjadi dimana saja dan dialami oleh siapa saja. Pelecahan seksual adalah tindakan asusila yang di lakukan pelaku dengan sengaja terhadap orang lain sehingga menimbulkan perasaan trauma pada diri seseorang. Salah satu terapi yang digunakan oleh konselor adalah konseling traumatik, proses konseling tersebut dapat dilakukan dengan beberapa kali pertemuan yaitu melihat trauma dan permasalahan yang dihadapi klien. Pada umumnya membantu klien yang mengalami pelecehan seksual dibutuhkan lebih dari sekali pertemuan karena konselor bertugas membantu klien menghilangkan trauma tersebut dan membuat klien menerima diri sendiri serta memaafkan dan menerima masalalunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan melihat penerapan kompetensi konselor dalam membantu korban pelecehan seksual. Konselor harus mampu menerapkan kompetensi professional konselor sehingga klien merasa nyaman, percaya dan aman serta mampu terbuka mengenai setiap persoalannya. 
IMPLEMENTASI TEORI SUPER PADA PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KARIR UNTUK MAHASISWA PERGURUAN TINGGI Anaway Irianti Mansyur; Dini Chairunnisa; Dede Rahmat Hidayat
PSIKOLOGI KONSELING Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.16197

Abstract

This literature study of guidance and counseling service programs in high school careers aim to be able to plan careers in the future. Many challenges will be faced by students in determining careers, including career uncertainty, access to information and career development programs, and economic and technological challenges. To anticipate the challenges of the hands it is necessary for universities to provide optimal service to the development of student careers. The existence of a super theory career guidance program that focuses on developing vocational identity (vocational identity) in early adulthood, is expected to help early adults in developing vocational identities as a whole, so that adolescents avoid the confusion of role confusion, especially the role of vocational identity.Keywords: Theory Super, Guidance And Counseling, Career
TINGKAT PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA SWASTA DI BEKASI TERHADAP EFIKASI DIRI DALAM BERPRESTASI Theodora Nurmalia; Dede Rahmat Hidayat
PSIKOLOGI KONSELING Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v17i2.22109

Abstract

Each school has criteria or benchmarks used to determine the final results of the learning process that has been carried out. Student learning achievement is one input or output from the school. So great is the effect of learning achievement on schools and the environment that students need to develop themselves in achieving achievement. Students are expected to have motivation in learning and improve achievement for the advancement of themselves and their environment. Self-efficacy has a role in giving a confidence or confidence to students in carrying out the task and obtain the expected results. Confidence and confidence need to be instilled in students in order to develop their abilities and be responsible for the tasks assigned to them, and obtain results according to ability. This research, reveals a description of students' understanding in carrying out learning / academic assignments so as to prepare for the future and achieve the expected goals. The number of research subjects amounted to 162 people, as students of class XI Bekasi City Private High School. The results showed 98.8% of 162 students realized that success or success could be achieved with diligent effort, 95.7% of students tried to obtain achievements to achieve their goals, 98.8% of students tried to make the assignment given by the teacher can be completed on time, 85.8% of students have the confidence to complete the task and face difficulties in completing the task (80.2%). The level of self-understanding of Class XI High School Bekasi Private School students mostly acknowledges that success or success can be achieved with diligent effort, obtaining achievements that support the achievement of ideals, as well as having confidence in completing tasks while facing difficulties
Co-Authors Achmad Dzikri Fanshabi Afan Abdul Jabbar Agung Purwanto Agustina Cahyaningrum, Agustina Ahmad Faris Al Ansyari Ahmad Fauzi Aip Badrujaman Al Hafiz, Muhammad Raihan Ana Rohaya Anaway Irianti Mansyur Anggraeni Kusumawardani Anggraeni Kusumawardani, Anggraeni Anis Mahfiroh Aniyatussaidah Aniyatussaidah Aprilia Murdia Ningsih Ardo Trihantoro Ariesanti Juwita Sari Ariyana Rustam Atiek Sismiati S Atiek Sismiati Subagyo Aulia Ilfana Awaluddin Tjalla Azhima Azzahra Amalia Azzahro, Aisyah Bibit Dwi Ningrum Darojaturroofi'ah Sodiq Dessy Shintaria Deta Firda Octivasari Deviana Ramadhani Dewi Andini Nurfatimah Dewi Justitia Dewita Ramadani Dharma Setiawaty Diah Putri Ayu Purnamarini Diana Syamila Diani Olga Rachmawati Dina Rahmawati Hapsyah Dini Chairunnisa Dini Fikria Nurzakiah Dwika Sukma Dewi Dwinda Tiara Putri Eka Wahyuni Eka Wahyuni ekawahyuni Eko Indriyanto Indriyanto Endah Susanti Pujiastuti Endang Setiyowati Endang Setyowati Erdian, Ayi Esti Mutia Hayati Fahroni, Nana Agus Fanshabi, Achmad Dzikri Fauzi Nur Ilahi Fauzia Herdiani, Rizka Febriella Fauziah Febriyani, Tika Febriyanti, Kenny Fildzah Nadine Fitri, Ilya Aida Darliyan Fitri, Indrya Fitri, Susi Gantina Komalasari Haekalrini Saputri, Agita Handika, Mardy Hanim, Wirda Happy Karlina Happy Karlina Marjo Happy Karlina Marjo Hary Ramadhan Hendratno, Zahra Zhafirra Hendri Hermawan Adinugraha Herdi Herdi Herdi Herdi, Herdi Herlina Siregar Hizral Tazzif Hisham Ia Dahlia Syahlan Ika Rizqi Meilya Indira Chanum Indira Chanum Intan Nurul Kemala Junita Junita Justitia, Dewi Karina Ulfa Zetira Karmila, Rifdha Karsih Khaeriah khaeriah Khaeriah, Khaeriah Khilda Amaliyah Khilda Wulidatin Noor Lara Fridani Lokman Mohd Tahir Lucky Nindi Riandika Marfu'i M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mamesah, Michiko Mardy Handika Mariana Puspa Sari Maslikhah Maslikhah Maslikhah Maslikhah Maulida, Siti Aisyah Meidyana Mustikaningrum Meiga Latifah Putri Permadin Michiko Mamesah Moch. Dimyati Mohamad Syarif Sumantri Mohd Faizal Kasmani Mohd Izwan Mahmud Muhammad Fachrurrazi Nabila Umniyah Nabilah Rahadatul Aisy, Rina Nabilah, Eka Wahyuni, Djunaedi, Nacep Hamrat Nadhira Nurizqia Pratiwi Nadia Rizki Azmi Harahap Nadya Rahmadani Naomi, Deby Neneng Maria Ulfah Neni Husniawati Nina Fitriyani Nira Prihatin Nufus Noor, Khilda Wulidatin Nur Fitriyana Nur Fitriyana Nurfina, Nana Nurhaeni, Rizka Nurmalita Kunti Puspita Ningrum Nursalam, Sindi Nurul Albertin Nurul Wafa Amatullah Otib Satibi Hidayat Pardi Pardi Pardi Permana, Ripki Poetry, Tsulistia Prabowo, Arga Satrio R.A Murti Kusuma Wirasti Rahman, Azka Giaz Raudah Zaimah Dalimunthe Raudatul Jannah Retty Filliani Rezki Perdani Sawai Riska Handayani Rizka Amalia, Ananda Robiatul Adawiyah Roslee Ahmad Sindi Nursalam Siti Chodijah Choirunnisa Siti Nurfitriana Siti Ramadhani Siti Suryarsi Sjenny A Indrawati Sofia Hartati Sri Astuti Sukmadiningsih, Retna Susi Fitri Susi Fitri Syahlan, Ia Dahlia Tere, Maria Imakulata Th. I. Setiawan Thalia Nursyifa Theodora Nurmalia Theodorus I. Setiawan Tola, Burhanudin Tsulistia Poetry Tsulistia Poetry Hendrawan Wahyuni , Eka Wirda Hanim Wulandari, Afifah Yuliana Nur Fatimah Juharta Yulianti, Indah Dwi Yumna Afiyanti Zahra, Syekha Aulia Mutia