Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Risiko Tuberculosis Paru Di Wilayah Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara : Risk Factors for Pulmonary Tuberculosis in Masamba District, North Luwu Regency, Indonesia S, Lukman; Jafar, Nurhaedar; Patimah, Sitti
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 2 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i2.1565

Abstract

Latar Belakang: Tuberculosis paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tahun 2012 Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia dengan jumlah kasus 969 ribu dan kematian 93 ribu per tahun. Di Luwu Utara kasus terduga TBC 1.167 kasus. Kecamatan Masamba 177 Kasus dengan konfirmasi kasus TB positif sebanyak 62 kasus. Penelitian ini bertujuan Melakukan analisis Spasial dan analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Kecamatan Masamba Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian observasional analitik, design studi case control. Populasi penelitian pasien yang berobat dan terdiagnosis awal sebagai terduga TB, terdata dalam SITB Puskesmas. Sampel sebanyak 110 responden (55 kasus). Teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode Purposive sampling. Uji statistik digunakan Uji Chi square dan regresi logistic. Hasil: Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian TB Paru adalah Pekerjaan (p-value 0.023), Pendidikan (p-value 0.036), Perilaku merokok ( p-value 0.021), penyakit diabetes (p-value 0.005), Kepadatan Hunian (p-value 0.032), Suhu Rumah (p-value 0.029), yang tidak berhubungan adalah Variabel Umur (p-value 0.614), Jenis Kelamin (p-value 0,701), Luas Ventilasi (p-value 0,071), Jenis Dinding (p-value 0,233), Jenis Lantai (p-value 0,787). Uji regresi logistik menunjukkan variabel suhu rumah menjadi faktor risiko yang paling dominan terhadap kejadian Tuberculosis di Kecamatan Masamba Tahun 2023. Peta Spasial menunjukkan sebaran kasus di 14 desa/kelurahan yang dibagi ke dalam 3 wilayah berdasarkan jumlah kasus yang kemudian dihubungkan dengan variabel yang berpengaruh signifikan dengan kejadian TB paru positif. Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat 4 faktor Host yang berhubungan dengan kejadian TB paru yaitu Pendidikan.pekerjaan, perilaku merokok, penyakit Diabetes dan 2 faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kejadian TB paru yaitu Tingkat kepadatan hunian dan suhu rumah (p-value <0,05). Analisis spasial menunjukkkan bahwa daerah dengan Tingkat kepadatan penduduk tinggi memiliki jumlah temuan kasus TB paru juga tinggi. Saran bagi masyarakat perlu meningkatkan perilaku hidup sehat dan bersih, dirumah maupun lingkungan kerja, agar faktor resiko kejadian TB Paru dapat ditekan seminimal mungkin. ABSTRACT Background: Pulmonary tuberculosis is caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. In 2012, Indonesia was ranked second in the world with 969 thousand cases and 93 thousand deaths per year. In North Luwu there are 1,167 suspected TB cases. Masamba District 177 cases with confirmed positive TB cases totaling 62 cases. This research aims to carry out spatial analysis and analysis of risk factors for the incidence of pulmonary tuberculosis in Masamba District in 2023. Method: Type of analytical observational research, case control study design. The research population of patients who received treatment and were initially diagnosed as suspected TB, were recorded in the SITB Puskesmas. The sample was 110 respondents (55 cases). Non-probability sampling technique using purposive sampling method. Statistical tests used Chi square test and logistic regression. Results: Risk factors associated with the incidence of pulmonary TB are employment (p-value 0.023), education (p-value 0.036), smoking behavior (p-value 0.021), diabetes (p-value 0.005), residential density (p-value 0.032 ), House Temperature (p-value 0.029), which are not related are the variables Age (p-value 0.614), Gender (p-value 0.701), Ventilation Area (p-value 0.071), Wall Type (p-value 0.233) , Floor Type (p-value 0.787). The logistic regression test shows that the variable house temperature is the most dominant risk factor for the incidence of Tuberculosis in Masamba District in 2023. The spatial map shows the distribution of cases in 14 villages/kelurahan which are divided into 3 regions based on the number of cases which are then linked to variables that have a significant effect on incidence of positive pulmonary TB. Conclusion: In this study, there were 4 host factors that were related to the incidence of pulmonary TB, namely education, employment, smoking behavior, diabetes and 2 environmental factors that influenced the incidence of pulmonary TB, namely the level of residential density and house temperature (p-value <0.05). Spatial analysis shows that areas with high population density have a high number of pulmonary TB cases. Suggestions for the community need to improve healthy and clean living habits, homes and work environments, so that the risk factors for the incidence of pulmonary TB can be reduced to a minimum.
Pengaruh Pemberdayaan Terhadap Kelelahan Kerja dan Kecerdasan Emosional Perawat di RSUD Haji Kota Makassar: The Effect of Empowerment on Work Fatigue and Emotional Intelligence of Nurses at the Makassar City Hajj Hospital Mahmud, Muhdar; Ahri, Reza Aril; Patimah, Sitti
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1579

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Rendahnya mutu pelayanan perawat disebabkan oleh kelelahan kerja. Selain itu faktor kecerdasan emosional juga memiliki pengaruh secara langsung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan terhadap kelelahan kerja dan kecerdasan emosional perawat di RSUD Haji Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah responden sebanyak 136 orang. Hasil: Menunjukkan variabel desire (X1) terhadap kelelahan kerja (Y1) nilai t hitung sebesar 4,515 sedangkan terhadap kecerdasan emosional (Y2) sebesar 9,486. Trust (X2) terhadap kelelahan kerja (Y1) nilai t hitung sebesar 4,852 sedangkan kecerdasan emosional (Y2) sebesar 8,329. Confident (X3) terhadap kelelahan kerja (Y1) nilai t hitung sebesar 4,348 sedangkan kecerdasan emosional (Y2) 7,352. Credibility (X4) terhadap kelelahan kerja (Y1) nilai t hitung sebesar 4,755 sedangkan kecerdasan emosional (Y2) sebesar 8,634. Accountability (X5) terhadap kelelahan kerja (Y1) nilai t hitung sebesar 5,028 sedangkan kecerdasan emosional (Y2) sebesar 10,365. Communication (X6) terhadap kelelahan kerja (Y1) nilai t hitung sebesar 4,720 sedangkan kecerdasan emosional (Y2) sebesar 6,943. Kesimpulan: Variabel desire, trust, confident, credibility, accountability, dan communication memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kelelahan kerja di RSUD Haji Kota Makassar. Pada variabel desire terhadap kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan dengan kelelahan kerja dan kecerdasan emosional di RSUD Haji Kota Makassar. Variabel trust, confident, credibility, accountability, dan communication memiliki pengaruh yang signifikan dengan kecerdasan emosional di RSUD Haji Kota Makassar. ABSTRACT Background: Work fatigue is a contributing factor for the poor quality of nursing services. In addition, there is a direct effect from the emotional intelligence aspect. Objective: The study aimed to examine how empowerment affects the emotional intelligence and work fatigue of nurses at RSUD Haji Makassar City. Method: This quantitative research employs cross-sectional study design with 136 respondents in total. Results: Of six variables investigated, the results are demonstrated as follows: desire variable (X1) on work fatigue (Y1) indicated a t count value of 4.515 and on emotional intelligence (Y2) was 9.486; trust (X2) on work fatigue (Y1) had a t count value of 4.852 and on emotional intelligence (Y2) was 8.329; confident (X3) regarding work fatigue (Y1) reported a t count value of 4.348 and on emotional intelligence (Y2) had a value of 7.352; credibility (X4) on work fatigue (Y1) indicated a t count value of 4.755 and on emotional intelligence (Y2) was 8.634; accountability (X5) on work fatigue (Y1) showed a t value of 5.028 and om emotional intelligence (Y2) was 10.365; and communication (X6) on work fatigue (Y1) denoted a t count value of 4.720 and on emotional intelligence (Y2) was 6.943. Conclusion: Desire, trust, confidence, credibility, accountability, and communication variables have a significant influence on job burnout at the Makassar City Hajj Hospital. The desire variable on emotional intelligence has a significant influence on job burnout and emotional intelligence at the Makassar City Hajj Hospital. The variables of trust, confidence, credibility, accountability, and communication have a significant influence on emotional intelligence at the Makassar City Hajj Hospital.
Analisis Penerapan K3 Pengelolaan Limbah Medis Padat di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai: Analysis of Occupational Safety and Health Implementation of Solid Medical Waste Management at Sinjai Regional General Hospital Kusuma, Agus Wira Adi; Thamrin, Yahya; Patimah, Sitti
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1612

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Meskipun insinerator telah tersedia, penggunaannya masih terbatas karena masalah perizinan dan dampak lingkungan. Pengelolaan limbah medis harus dilakukan secara aman dan sesuai standar untuk mencegah pencemaran dan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. K3 penting dalam proses pengelolaan limbah medis untuk memastikan keselamatan staf dan masyarakat serta mematuhi peraturan lingkungan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami penerapan K3 dalam pengelolaan limbah medis di RSUD Sinjai. Tujuan: Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi dan menganalisis secara mendalam mengenai penerapan K3 pengelolaan limbah medis padat di RSUD Sinjai. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan metode fenomenologi dengan teknik pengolahan data menggunakan editing dan keabsahan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Jumlah informan sebanyak 15 orang, yang terdiri dari 1 orang informan kunci dan 14 orang informan biasa. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengolahan limbah medis yang dilakukan di RSUD Sinjai masih sama dengan pengolahan limbah medis biasa, dimana proses pengolahan limbah dimulai dari pemilahan, pewadahan, pengangkutan, penyimpanan sementara dan kemudian ke tempat pembuangan akhir. Selain itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam pengelolaan limbah medis di RSUD Sinjai masih perlu ditingkatkan terutama dalam penggunaan alat pelindung diri yang tidak boleh ditinggalkan di sembarang tempat setelah digunakan, serta meningkatkan kesadaran dalam menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja terutama dalam pengangkutan limbah medis padat. Kesimpulan: Pemilahan, pewadahan, pengangkutan, TPS dan TPA di RSUD mengenai penerapan K3 dalam pengelolaan limbah medis padat. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan RSUD lebih meningkatkan penerapan K3 dalam mengelola limbah medis agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. ABSTRACT Background: Although incinerators are available, their use is limited due to permitting issues and environmental impacts. It is necessary to manage medical waste safely and according to standards to prevent pollution and negative impacts on public health. K3 is important in the medical waste management process to ensure the safety of staff and the public and comply with environmental regulations. Further research is needed to understand the implementation of K3 in medical waste management at Sinjai Regional Hospital. Objective: The general aim of this research is to obtain information and analyze in depth regarding the implementation of K3 solid medical waste management at Sinjai Regional Hospital. Method: This research uses descriptive qualitative approach using a phenomenological method with data processing techniques using editing and the validity of data obtained from observations, in-depth interviews and documentation. The number of informants was 15 people, consisting of 1 key informant and 14 regular informants. Result: From the results of the research, it was found that the processing of medical waste carried out at Sinjai Regional Hospital is still the same as ordinary medical waste processing, where the waste processing process starts from sorting, containerization, transportation, temporary storage and then to the final disposal site. Apart from that, the implementation of occupational safety and health in Medical waste management at Sinjai Hospital still needs to be improved, especially in the use of personal protective equipment which must not be left in random places after use, and increasing awareness in implementing occupational safety and health, especially in transporting solid medical waste. Conclusion: sorting, containerization, transportation, TPS and TPA at RSUD regarding the application of K3 in managing solid medical waste. Based on this, it is hoped that RSUD will further improve the implementation of K3 in managing medical waste in order to avoid things that are not objectionable.
BUDAYA NENO BO’HA TERHADAP KEJADIAN STUNTING DIDESA OEKIU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Wotok, Nobertus Wuli; Masriadi; Patimah, Sitti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32893

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis secara mendalam penerapan budaya neno bo’ha  dalam pengasuhan ibu dan anak di Wilayah  Kabupaten Timur Tengah Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi untuk mempelajari dan menafsirkan budaya Neno Bo'ha di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Peneliti, yang berperan sebagai pengamat dan pewawancara, mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi di Desa Amanuban dan Desa Oekiu. Subjek penelitian mencakup tokoh masyarakat adat, pamong desa, ibu-ibu yang menerapkan budaya Neno Bo'ha, serta petugas kesehatan terkait. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan pola-pola perilaku dan tradisi yang relevan, kemudian disajikan dalam bentuk narasi untuk mengungkap pengetahuan tersembunyi terkait budaya ini, terutama dalam kaitannya dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa tradisi Se’I (panggang) di Desa Oekiu dilakukan secara turun-temurun untuk memperkuat sistem kekebalan ibu dan bayi. Tatobi, metode kompresi udara, digunakan untuk mencegah pendarahan pada orang yang terinfeksi. Pantangan makanan bagi ibu yang baru melahirkan mengurangi asupan gizi, berdampak negatif pada kesehatan ibu dan produksi air susu. Fasilitas kesehatan yang kurang memadai menyebabkan rendahnya pelayanan bagi anak sakit, sementara budaya keluarga memiliki dampak signifikan terhadap status gizi balita, dengan tradisi tertentu seperti konsumsi jagung berkontribusi pada tingginya angka stunting.
Hubungan Konsumsi Zat Gizi Makro Dengan Kejadian Kegemukan Remaja Putri SMA Negeri 1 Majene Edy, Ayu Pratiwi; Sitti Patimah; Reza Aril Ahri
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.583

Abstract

Prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja usia 5-19 tahun meningkat drastis dari hanya 4% pada tahun 1975 menjadi lebih dari 18% pada tahun 2016. Peningkatan serupa untuk anak laki-laki dan perempuan: 18% anak perempuan dan 19% anak laki-laki kelebihan berat badan pada tahun 2016 (WHO, 2021). Berdasarkan data riskesda tahun 2018 prevalensi gemuk pada remaja putri umur 13-15 tahun di Indonesia yaitu sebanyak 11,7% dan obesitas pada remaja putri umur 13-15 tahun di Indonesia yaitu sebanyak 4,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi zat gizi makro terhadap kegemukan remaja putri di SMA Negeri 1 Majene. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 148 orang.metode analisis data menggunakan analisis uji bivariat dengan uji chi-square Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi zat gizi energi, protein dan lemak terhadap kegemukan. Tidak ada hubungan antara asupan energi terhadap kegemukan (p=0,282 > α 0,05), tidak ada hubungan antara asupan protein terhadap kegemukan (p=0,310 > α 0,05), tidak ada hubungan antara asupan lemak terhadap kegemukan (p=0,928 > α 0,05). Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kegemukan remaja putri di SMA Negeri 1 Mejene.
Hubungan Asupan Vitamin D Dengan Kejadian Kegemukan Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Majene Surya, Dhiya Atika; Sitti Patimah; Arman
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i1.609

Abstract

Kegemukan tidak hanya dianggap sebagai masalah negara berpenghasilan tinggi, tetapi sekarang meningkat di negara berpenghasilan rendah dan menengah, terutama di daerah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan vitamin D dengan kejadian kegemukan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Majene. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling yaitu sebanyak 148 siswi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa prevalensi kegemukan sebanyak 25%, prevalensi asupan vitamin D kurang sebanyak 99,3%, dan prevalensi pola konsumsi sumber vitamin D tidak baik sebanyak 66,2%. Hasil uji statistik diperoleh (p = 0,750 >  = 0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara asupan vitamin D dengan kejadian kegemukan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Majene. Disarankan untuk remaja putri agar meningkatkan konsumsi makanan dan minuman sumber vitamin D untuk memenuhi kebutuhan gizi harian serta paham akan macam zat gizi pada makanan dan minuman yang akan dikonsumsi agar asupan yang diterima oleh tubuh tidak berlebih yang dapat menyebabkan terjadinya kegemukan pada remaja putri. Diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kegemukan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Majene.  
Hubungan Asupan Antioksidan Vitamin (A, C Dan E) Dengan Kejadian Kegemukan Pada Remaja Putri Di Kabupaten Majene Haslina; Sitti Patimah; Muhammad Ikhtiar; Arman; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.611

Abstract

Remaja di Indonesia menanggung tiga beban malnutrisi yaitu kurang gizi, berat badan berlebih, serta defisiensi mikronutrien. Kegemukan diartikan suatu keadaan terjadinya penimbunan lemak berlebih dalam tubuh. Kegemukan adalah faktor predisposisi untuk terjadinya noncommunicable disease yaitu: penyakit kardiovaskuler, diabetes militus, dan kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan antioksidan vitamin (A, C dan E) terhadap kegemukan remaja putri di Kabupaten Majene tahun 2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XII di SMAN 1 Majene tahun 2022 sebanyak 148 siswi dengan usia ≤19 tahun. Metode analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara konsumsi antioksidan vitamin (A, C dan E) dengan kegemukan yaitu p=0.332 dimana p=<(0.05) dan p=1.000 dimana p=<(0.05) pada remaja putri di SMA Negeri 1 Majene. Diharapkan pada penelitian selanjutnya, dapat mengkaji lebih mendalam lagi faktor-foktor yang mempengaruhi terjadinya kegemukan remaja putri di SMA Negeri 1 Majene. Seperti Pola makan, riwayat keturunan, pola hidup, faktor psikis dan lingkungan.
Hubungan Asupan Antioksidan Zinc Dengan Kejadian Kegemukan Pada Remaja Putri Di Kabupaten Majene Ummi Kalsum Nurais; Sitti Patimah; Muhammad Ikhtiar; Andi Surahman Batara; Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.624

Abstract

Kegemukan merupakan suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang menurunkan harapan hidup dan meningkatkan masalah kesehatan (Kemenkes, 2021). Berdasarkan data, prevalensi angka kegemukan remaja putri di Kabupaten Majene yaitu berada pada presentase 16,4% terdiri dari overweight sebanyak 14,2% dan obesitas 2,2% (Patimah et al., 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi antioksidan zinc terhadap kegemukan remaja putri di Kabupaten Majene tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif menggunakan desain pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswi kelas XII di SMA Negeri 1 Majene yang berjumlah 148 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan total sampling dimana semua populasi dijadikan sampel. Metode analisis data menggunakan analisis uji bivariat dengan uji chi-square. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara asupan antioksidan zinc dengan kejadian kegemukan yaitu dengan nilai p=0,750 dimana p>α (0,05) pada remaja putri di SMA Negeri 1 Majene. Diharapkan pada penelitian selanjutnya, dapat mengkaji lebih mendalam lagi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kegemukan remaja putri di SMA Negeri 1 Majene.
Hubungan Status Gizi, Kualitas Tidur Dan Tingkat Kecemasan Dengan Derajat Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalate Sari, Reski; Masriadi; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.656

Abstract

Derajat hipertensi merupakan salah satu faktor penting yang telah umum diketahui berhubungan dengan kerusakan organ pada penderita hipertensi. Derajat hipertensi ditentukan melalui rerata tekanan darah yang kemudian diklasifikasikan menjadi, hipertensi tidak terkontrol ringan (H1), dan hipertensi tidak terkontrol sedang-berat (H2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, kualitas tidur, dan tingkat kecemasan dengan derajat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah sampel 144 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dengan derajat hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan secara signifikan dengan derajat hipertensi pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate yakni kualitas tidur (p=0.003), tingkat kecemasan (p=0.001), sedangkan tidak ada hubungan dengan derajat hipertensi status gizi (p=0.063). Disarankan kepada responden untuk mengurangi konsumsi baik minuman atau makanan yang menyebabkan tekanan darah meningkat seperti mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kolestrol, rutin melakukan pengontrolan tekanan darah 2x seminggu di fasilitas pelayanan terdekat dan menghindari hal-hal yang menyebabkan gangguan tidur dan mempromosikan kepada pasien terkait masalah pemahaman psikologis seperti kecemasan perlu dilakukan guna untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pasien terkait dampak kondisi ini.
Hubungan Asupan Vitamin B Kompleks dengan Kejadian Kegemukan pada Remaja Putri di SMK-SMAK Kota Makassar Tahun 2022 Tias Nugraha, Ninik; Sitti Patimah; Muhammad Ikhtiar; Mansur Sididi; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.683

Abstract

Kejadian kegemukan merupakan salah satu masalah gizi yang angkanya meningkat dan menjadi suatu permasalahan terutama pada remaja putri, karena umumnya mereka ingin tampil sempurna yang seringkali diartikan dengan memiliki tubuh yang ideal, langsing, dan ramping. Kegemukan merupakan suatu keadaan dimana berat badan seseorang melebihi berat badan normal dan terjadi karena ketidak seimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar. Kegemukan didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang berisiko bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan asupan vitamin B kompleks dengan kejadian kegemukan pada remaja putri di SMK-SMAK kota Makassar tahun 2022. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross-Sectional Study. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 130 siswi yang diambil dengan menggunakan metode total sampling. Adapun data dianalisis menggunakan Food Recall, Food Frequency Questionnaire, dan SPSS. Data analisis mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. 
Co-Authors A. Mansur Solulipu Ahdarnisal, Ahdarnisal Ahmad, Riska Zulfiah Ahri, Reza Aril Akidah, Muhammad Syarifullah Hidayat Alief Ihram Fatany Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Alya Dafa Amirah Amelia AP, A. Rizki Amirah, Alya Dafa Amrin, Nadia Muthia Hanifah Andi Asrina Andi Asrina Andi Imam Arundhana Andi Nurlinda Andi Tenri Rezki Oji Andi Yuni Mulyani Anggrie Muthia Dharsono Anugrah Aulia Putri AP, Andi Rizki Amelia Arfah Asis, Muhammad Arif Sabta Aji Arman Arman A Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusydi Asri Meidyah Agustin Aulia Rahman Ayu Puspitasari Basruddin, Saskia Bobby Julyansyach Syafaat Burhanuddin Bahar Cakke, Syiar Chatarina Umbul Wahyuni Cindy Pratiwi Paradise Dewi Novita Anggraeni Edy, Ayu Pratiwi Een Kurnaesih Elis Elis Fachrin, Suharni a. Farihah Mushsanah Fatmah Afrianty Gobel Fatmawaty Mallapiang, Fatmawaty Ficy Septiani Fidia Amalia Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hardiyanti Harpiana Rahman Haslina Hidayat Hidayat Idhar Darlis Idhar Darlis Idris, Arman Idris, Fairus Prihatin Idrus, S. Ahmad Gufran Ifka Daristi Ikhram Hardi S Ilham, Muhammad Nashrullah jamaluddin hos Junaida Astina Kasimuddin, Ahmad Khalid, Sajidah Hardiyanti Kusuma, Agus Wira Adi Maeshal, Ayu Adheriska Mahmud, Muhdar Mansur Sididi Masriadi Masriadi Masriadi, Masriadi Maulidina, Putri Dwi Miranti Mandasari Muh Khidri Alwi Muh. Khidri Alwi Muhammad Arfah Asis Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Rachmat Muhammad Yasdar Bahri Muhsanah, Farihah Mursyidah Halim Baha MUTHMAINNAH N Nukman Nabiil Ikbaar Maulana Nabilla Rachmah Nadia Muthia Hanifah Amrin Nilam Sahratun Nadira Nukman Nukman Nukman Nukman Nukman Nukman Nur Arian Dini Nur Fadhilah Rasyidi Nur Ulmy Mahmud Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurgahayu Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurhijriah, Suci Nurmiati Muchlis Nuru Ramadhani, Salsabila Nurul Awalia Nurul Awalia Nurul Faimah Nurul Fairah Nurwahyuni Praniska Rachmah, Qonita Rahim, Inayah Amalia Rahman, Fath Irtaniyah Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezki Aulia Yusuf Rezky Aulia Yusuf Riky Ristanto Gari Rusniati Rusniati S, Lukman Sainul, Salmila Sairman, Sarlinda Sajidah Hardiyanti Khalid Samad, Anshari Samsualam, Samsualam Sapriadin Saiful Sari, Reski Sarmadan Sarmadan, Sarmadan Saskia Basruddin Septiyanti Septiyanti, Septiyanti Siti Aulia Rahma Ohorella1 Solly Aryza Subhan Subhan Suchi Avnalurini Sharief Suharni A. Fachrin Suharni A. Fachrin Sukoco, Bambang Sumiaty Sundari Sundari Sundari Suriani Suriani Surya, Dhiya Atika Syamsiar, Syamsiar Syen, Ayu Azizah Syiar Cakke T., Nur Najmah Tias Nugraha, Ninik Triska Susila Nindya Ummi Kalsum Nurais Veni Hadju Wahyuni Munir, Nur Wotok, Nobertus Wuli Yahya Thamrin Yuliana Yuliana Yuliati - Yundari, Yundari Yusriani Nfn Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Yusuf, Rezky Aulia Zainal, Nabilah Zartini Zulfianti Zulkhair Burhan Zulkifli Rahman, Zulkifli