Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Puskesmas Antang Kota Makassar Nurul Awalia; Muhammad Khidri Alwi; Ayu Puspitasari; Sitti Patimah; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.719

Abstract

Menurut WHO, diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak balita (bawah 5 tahun). Diare didefinisikan sebagai buang air besar yang encer atau cair sebesar 3 kali atau lebih per hari. Diare umumnya ditandai dengan adanya infeksi dalam saluran usus yang ditimbulkan oleh organisme bakteri, virus dan parasit. Makanan dan minuman yang terkontaminasi dapat menjadi sumber penyebaran diare atau melalui satu orang ke orang lain akibat dari kebersihan yang buruk. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak usia 1-4 tahun yang pernah berobat di Puskesmas Antang Kota Makassar tahun 2021 sebanyak 110 anak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 86 anak. Jenis analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square dengan tingkat derajat kepercayaan 95% (0.05). Kesimpulan: faktor pengetahuan ibu, ASI Eksklusif dan personal hygiene menunjukkan ada hubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar. Sedangkan faktor pendidikan ibu, praktik pemberian MP-ASI dan riwayat imunisasi campak tidak berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di Puskesmas Antang Kota Makassar.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Divisi Operasi Dan Perencanaan HSSE PT. PELINDO Dewi Novita Anggraeni; Ikhram Hardi; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i4.841

Abstract

Besarnya kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja akan membuat sebuah perusahaan harus berupaya mencegah bahkan menghapuskan angka kecelakaan kerja. Sebuah perusahaan melakukan upaya untuk menekan terjadinya kecelakaan dengan cara mengendalikan faktor−faktor yang menjadi penyebab kecelakaan kerja, namun di balik semua upaya tersebut tidak ada artinya jika kesadaran tentang keselamatan kerja tidak dimiliki oleh pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja divisi operasi dan perencanaan HSSE di PT. Pelindo Terminal Petikemas Makassar Newport. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study dan pengambilan sampel total populasi yaitu sebanyak 77 orang. Analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji kolerasi Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (P=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara faktor manusia dengan kecelakaan kerja (p value = 0,039), tidak ada hubungan antara faktor mekanik dengan kecelakaan kerja (p value = 0,123), ada hubungan antara faktor lingkungan dengan kecelakaan kerja (p value = 0,030). Saran penelitian kepada pihak perusahaan memberikan Sebaiknya pekerja yang sudah berumur tua di berikan lebih banyak istrhat agar tidak terjadi kecelakaan atau bahaya−bahaya lainnya seperti kecelakaan kerja pada pekerja, Diharapkan pekerja harus selalu memakai alat pelindung diri (APD) agar terlindungi dari bahaya−bahaya di tempat kerja terutama baju safety,helm,sepatu safety, dan sebagainya.
Pengaruh Media Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Dampak Bullying Pada Kesehatan Mental Di MAN 1 Kota Makassar Bobby Julyansyach Syafaat; Andi Asrina; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2145

Abstract

Bullying merupakan masalah social yang sedang marak terjadi di kalangan remaja. Menurut data KPAI tahun 2021 setiap tahunnya jumlah kasus bullying di Indonesia selalu naik, dan korbannya terbanyak berasal dari lingkungan sekolah. Dalam psikologi kesehatan bullying dapat berdampak pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang dampak bullying pada kesehatan mental. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain metode Quasi Eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X1, X7 dan XI MIPA 5 yang berjumlah 113 dan sampel pada penelitian ini sebanyak 98. Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh media leaflet tehadap pengetahuan dan sikap secara siginifkan dengan p-value masing-masing variable tersebut secara berturut-turut adalah 0,002 dan 0,035. Demikian pula dengan media video juga berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang dampak bully terhadap kesehatan mental dengan nilai p secara berturut-turut adalah 0,014 dan 0,003. Namun demikian, tidak terdapat perbedaan pengaruh media leaflet dan video terhadap pengetahuan dan sikap dengan nilai p=1,000 untuk pengetahuan dan p= 0,080 untuk sikap. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh media leaflet dan video terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang dampak bullying pada kesehatan mental namun kedua media edukasi tersebut tidak berbeda bermakna pengaruhnya terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Pihak sekolah diharapkan lebih sering mengadakan penyuluhan terkait bullying dan mengeksplor media edukasi lainnya.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA SEBAGAI PROMOTOR KESEHATAN DALAM PENGENDALIAN RISIKO KESEHATAN DI DESA WISATA BALLEANGIN, KABUPATEN PANGKEP Rahman, Harpiana; Burhan, Zulkhair; Arfah Asis, Muhammad; Patimah, Sitti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3716-3722

Abstract

Desa Wisata Balleagin belum menerapkan promosi kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di tempat wisata dan belum memiliki sistem informasi kesehatan di desa wisata yang memuat pencegahan risiko kesehatan akibat aktivitas wisata. Kegiatan pemberdayaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sebagai promotor kesehatan  yang berlokasi di Desa Wisata Ballaengin Kecamatan Pajo bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok sadar wisata dalam melakukan upaya pencegahan penyakit akibat aktivtas wisata. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan strategi promosi kesehatan berupa pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan pokdarwis dalam menyampaikan pesan kesehatan pencegahan penyakit kepada wisatawan. Kegiatan pengabdian terdiri dari tiga tahap yaitu tahap identifikasi kebutuhan pokdarwis dalam melakukan kegiatan promosi kesehatan, tahap pelatihan pokdarwis sebagai promotor kesehatan, dan tahap ketiga adalah tahap evaluasi proses. Indikator keberhasilan program adalah pokdarwis menyediakan informasi kesehatan pada media sosial yang digunakan untuk promosi destinasi wisata. Berdasarkan pengukuran perilaku sebelum dan sesudah pelatihan, diketahui bahwa Pokdarwis tidak hanya mengalami peningkatan pengetahuan tentang urgensi promosi kesehatan wisata namun melalui kegiatan pengabdian ini, Pokdarwis juga telah menyediakan informasi kesehatan di media sosial. Berdasarkan ketercapaian tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat telah memenuhi indikator keberhasil program.
Penja Fish Flour Cookies: Nutritional Composition and Sensory Acceptability as a Local Food-Based Intervention for Child Undernutrition Septiyanti, Septiyanti; Patimah, Sitti; Bur, Nurfardiansyah
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.512

Abstract

West Sulawesi has a high prevalence of underweight among toddlers, recorded at 22.5% in the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI). Penja fish, a local food with higher protein content than anchovies, offers potential as a supplementary food (PMT) for addressing child undernutrition. However, its traditional use remains limited to salting and direct consumption. Processing penja fish into flour for cookies provides a sustainable, innovative strategy to diversify intake and mitigate seasonal supply challenges. This experimental study, employing a post-test only control group design, aimed to assess the nutrient composition and acceptability of cookies with varying levels (0%, 25%, 50%, 75%, and 100%) of penja fish flour substitution. Research was conducted between September and November 2024 across laboratories at Universitas Hasanuddin and Universitas Muslim Indonesia. Nutritional analyses included proximate composition, and acceptability was measured through hedonic testing. Significant differences were found across formulations in color, aroma, texture, and taste (p < 0.001). Cookies containing 25% penja fish flour (Formula B) were the most preferred, with a proximate composition of 9.83% protein, 29.39% fat, 54.45% carbohydrates, 2.04% ash, and 5.30% moisture. Penja fish flour substitution enhanced the nutritional profile and acceptability of cookies. Formula B meets the nutritional requirements for supplementary feeding programs targeting underweight toddlers.
Exploration of Strategies to Overcome Dual-Triple Burden of Malnutrition in Adolescent Girls Based on Local Wisdom: A Qualitative Study Sitti Patimah; Masriadi; Sharief, Suchi Avnalurini; Abbas, Hasriwiani Habo
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (January 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v8i1.2601

Abstract

The dual-triple burden of malnutrition among adolescent girls in Indonesia is a significant issue, particularly in West Sulawesi Province. Majene Regency has the second highest prevalence of malnutrition in the country, with alarming statistics showing that adolescent girls are affected by stunting (31.5%), anemia (17.9%), Chronic Energy Deficiency (KEK) (22.4%), and obesity (18.9%). This study aims to explore strategies for preventing and managing malnutrition based on local wisdom and cultural practices. The methodology includes qualitative-descriptive research through Focus Group Discussions (FGDs) and in-depth interviews with informants from four secondary schools in Majene District. Key informants include health service heads, nutrition officers, school principals, teachers, food vendors, parents, and female students. Their insights provide a comprehensive view of the challenges and potential solutions. The findings indicate several effective strategies: (1) changing mindsets about instant foods through education; (2) promoting healthy eating and local food consumption; (3) regular distribution of iron supplements in schools; (4) encouraging physical activity; (5) innovating healthy food services in school canteens; (6) revitalizing local government programs; and (7) securing funding through School Operational Assistance and Village funds to support these initiatives. In conclusion, there are several local wisdom-based strategies that can be implemented to address malnutrition among adolescent girls. It is suggested that the results of this research can be a valuable reference for local governments, educators, and various stakeholders who are committed to improving the nutritional-health status of adolescent girls.
Edukasi Pentingnya Mengikuti Penyuluhan Kehamilan di Posyandu Bagi Ibu Hamil di Desa Pucak Maros: Education on the Importance of Attending Pregnancy Counseling at the Integrated Health Post (Posyandu) for Pregnant Women in Pucak Village, Maros Rahim, Inayah Amalia; Kasimuddin, Ahmad; Patimah, Sitti
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v1i2.11

Abstract

Abstrak Kegiatan penyuluhan kehamilan di Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan. Rendahnya tingkat kehadiran ibu hamil dalam penyuluhan di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, mendorong dilaksanakannya kegiatan edukasi langsung oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan rutin, konsumsi nutrisi yang seimbang, dan partisipasi aktif dalam penyuluhan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan door to door dan penyuluhan kelompok kecil disertai pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan; seluruh responden menjawab benar lebih dari 90% pada post-test dibandingkan 40–50% pada pre-test. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan dan peran aktif dalam kegiatan Posyandu. Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu menurunkan risiko komplikasi kehamilan serta meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi di wilayah pedesaan.  Kata Kunci: penyuluhan kehamilan, ibu hamil, posyandu, edukasi kesehatan Abstract Pregnancy counselling activities at Posyandu serve as a preventive and promotive effort to maintain maternal and fetal health during pregnancy. The low participation rate of pregnant women in counselling sessions at Pucak Village, Tompobulu District, Maros Regency, prompted an educational intervention conducted by Public Health students of Universitas Muslim Indonesia. This program aimed to improve pregnant women’s knowledge and awareness regarding the importance of regular check-ups, balanced nutrition, and active participation in community health education. The method involved door-to-door visits and small group discussions, accompanied by pre-test and post-test evaluations to assess knowledge improvement. The results showed a significant increase, with more than 90% of participants answering correctly in the post-test compared to only 40–50% in the pre-test. The findings demonstrate that participatory education effectively enhances maternal understanding of prenatal care and the importance of attending Posyandu sessions. Continuous education efforts are expected to reduce pregnancy complications and improve maternal and infant well-being in rural communities. Keywords: pregnancy counselling, pregnant women, Posyandu, health education
MEMANDIRIKAN MASYARAKAT DALAM UPAYA DETEKSI DINI ANAK BERISIKO STUNTING Patimah, Sitti; Sharief, Suchi Avnalurini; Nukman, Nukman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28389

Abstract

Abstrak: Anak balita di Desa Batetangnga masih banyak berisiko stunting, pengetahuan, kesadaran dan motivasi masyarakat masih rendah dalam upaya pengendalian risiko stunting pada balita, kader belum pernah mendapatkan sosialisasi mengenai 25 jenis kompetensi kader posyandu berdasarkan siklus hidup. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kesadaran masyarakat, serta pengetahuan dan ketrampilan petugas (kader dan guru PAUD/TK) dalam mendeteksi risiko stunting pada balita secara mandiri sebagai upaya pencegahan dan penanganan risiko stunting. Metode yang digunakan yakni penyuluhan disertai demoisasi cara deteksi anak berisiko stunting, dan pembagian media edukasi (leaflet) kepada masyarakat (ibu hamil, ibu balita, guru PAUD/TK, dan kepala dusun) 14 orang, dan kader 12 orang, juga pemberian alat antropometrik ke kader Posyandu & guru PAUD/TK untuk memudahkan mendeteksi anak berisiko stunting. Evaluasi dampak kegiatan ini melalui pre-post test serta penilaian kapasitas kader dan guru PAUD dalam melaksanakan pengukuran antropometrik anak balita dibawah supervisi bidan desa. Hasil yang dicapai menunjukkan, adanya peningkatan pengetahuan tinggi (8,4%), kesadaran dan motivasi tinggi masing-masing meningkat sebanyak 25% setelah penyuluhan. Kader dan Guru PAUD/TK telah terampil menggunakan alat antropometrik yang diberikan untuk memantau pertumbuhan anak.Abstract: Toddlers in Batetangnga Village are still at high risk of stunting, knowledge, awareness and motivation of the community are still low in efforts to control the risk of stunting in toddlers, cadres have never received socialization regarding 25 types of competencies of Posyandu cadres based on the life cycle. This community service aims to increase knowledge, awareness and motivation of the community to prevent the risk of stunting, including cadres knowing about 25 types of competencies of posyandu cadres, and cadres & PAUD/TK teachers are skilled in conducting anthropometric measurements in an effort to make the community independent in detecting children at risk of stunting. The method used was counseling accompanied by a demonstration of how to detect children at risk of stunting, and distribution of educational media (leaflets) to the community (pregnant women, mothers of toddlers, PAUD/TK teachers, and hamlet heads) 14 people, and cadres 12 people, also provision of anthropometric tools to Posyandu cadres & PAUD/TK teachers to make it easier to detect children at risk of stunting. Evaluation of the impact of this activity through pre-post tests and assessment of the capacity of PAUD/TK teachers and cadres in carrying out anthropometric measurements of toddlers under the supervision of village midwives. The results showed, high knowledge, high awareness and motivation increased by 8,4%, 25%, 25% respectively. PAUD/TK cadres and teachers have become skilled in using the anthropometric tools provided to monitor children's growth.
Co-Authors A. Mansur Solulipu Ahdarnisal, Ahdarnisal Ahmad, Riska Zulfiah Ahri, Reza Aril Akidah, Muhammad Syarifullah Hidayat Alief Ihram Fatany Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Alya Dafa Amirah Amelia AP, A. Rizki Amirah, Alya Dafa Amrin, Nadia Muthia Hanifah Andi Asrina Andi Asrina Andi Imam Arundhana Andi Nurlinda Andi Tenri Rezki Oji Andi Yuni Mulyani Anggrie Muthia Dharsono Anugrah Aulia Putri AP, Andi Rizki Amelia Arfah Asis, Muhammad Arif Sabta Aji Arman Arman A Arman Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusydi Asri Meidyah Agustin Aulia Rahman Ayu Puspitasari Basruddin, Saskia Bobby Julyansyach Syafaat Burhanuddin Bahar Cakke, Syiar Chatarina Umbul Wahyuni Cindy Pratiwi Paradise Dewi Novita Anggraeni Edy, Ayu Pratiwi Een Kurnaesih Elis Elis Fachrin, Suharni a. Farihah Mushsanah Fatmah Afrianty Gobel Fatmawaty Mallapiang, Fatmawaty Ficy Septiani Fidia Amalia Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hardiyanti Harpiana Rahman Haslina Hidayat Hidayat Idhar Darlis Idhar Darlis Idris, Arman Idris, Fairus Prihatin Idrus, S. Ahmad Gufran Ifka Daristi Ikhram Hardi S Ilham, Muhammad Nashrullah jamaluddin hos Junaida Astina Kasimuddin, Ahmad Khalid, Sajidah Hardiyanti Kusuma, Agus Wira Adi Maeshal, Ayu Adheriska Mahmud, Muhdar Mansur Sididi Masriadi Masriadi Masriadi, Masriadi Maulidina, Putri Dwi Miranti Mandasari Muh Khidri Alwi Muh. Khidri Alwi Muhammad Arfah Asis Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Rachmat Muhammad Yasdar Bahri Muhsanah, Farihah Mursyidah Halim Baha MUTHMAINNAH N Nukman Nabiil Ikbaar Maulana Nabilla Rachmah Nadia Muthia Hanifah Amrin Nilam Sahratun Nadira Nukman Nukman Nukman Nukman Nukman Nukman Nur Arian Dini Nur Fadhilah Rasyidi Nur Ulmy Mahmud Nurfardiansyah Burhanuddin Nurgahayu Nurgahayu Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurhaedar Jafar Nurhijriah, Suci Nurmiati Muchlis Nuru Ramadhani, Salsabila Nurul Awalia Nurul Awalia Nurul Faimah Nurul Fairah Nurwahyuni Praniska Rachmah, Qonita Rahim, Inayah Amalia Rahman, Fath Irtaniyah Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rezki Aulia Yusuf Rezky Aulia Yusuf Riky Ristanto Gari Rusniati Rusniati S, Lukman Sainul, Salmila Sairman, Sarlinda Sajidah Hardiyanti Khalid Samad, Anshari Samsualam, Samsualam Sapriadin Saiful Sari, Reski Sarmadan Sarmadan, Sarmadan Saskia Basruddin Septiyanti Septiyanti, Septiyanti Siti Aulia Rahma Ohorella1 Solly Aryza Subhan Subhan Suchi Avnalurini Sharief Suharni A. Fachrin Suharni A. Fachrin Sukoco, Bambang Sumiaty Sundari Sundari Sundari Suriani Suriani Surya, Dhiya Atika Syamsiar, Syamsiar Syen, Ayu Azizah Syiar Cakke T., Nur Najmah Tias Nugraha, Ninik Triska Susila Nindya Ummi Kalsum Nurais Veni Hadju Wahyuni Munir, Nur Wotok, Nobertus Wuli Yahya Thamrin Yuliana Yuliana Yuliati - Yundari, Yundari Yusriani Nfn Yusriani, Yusriani Yusuf, Rezky Aulia Yusuf, Rezky Aulia Zainal, Nabilah Zartini Zulfianti Zulkhair Burhan Zulkifli Rahman, Zulkifli