Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Persentasi dan Jenis Pekerjaan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Yang Kuliah Sambil Bekerja Harahap, Asih Ester E.G; Panjaitan, Anju Diah Natalia; Lianty, Desty Novry; Prayogi, Septian; Ningsih, Widya; Marbun, Sahala Fransiskus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase dan jenis pekerjaan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan yang menjalani kegiatan kuliah sambil bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 2,4% dari total mahasiswa aktif bekerja sambil kuliah. Sebagian besar mahasiswa bekerja di sektor non-instansi (94,4%) dengan jenis pekerjaan dominan pada bidang desain dan konten digital, pelayan toko atau restoran, serta pedagang daring. Faktor utama yang mendorong mahasiswa bekerja adalah kebutuhan ekonomi untuk membantu biaya kuliah dan kebutuhan hidup sehari-hari, disusul motivasi mencari pengalaman dan mengembangkan keterampilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun jumlah mahasiswa pekerja masih kecil, mereka menunjukkan semangat kemandirian dan adaptasi terhadap tantangan ekonomi yang tinggi.
KAJIAN EFEKTIVITAS KOMUNITAS SASUDE (SANGGAR ANAK SUNGAI DELI) DALAM MENGELOLA EKOSISTEM SUNGAI DELI KOTA MEDAN Adinda Nurul Ramadhani; Sahala Fransiskus Marbun; Angelina Dasmauli Pasaribu; Engli Faulina Simanjuntak; Nova Suci Alisa Nasution
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/67zfxk97

Abstract

SASUDE (Sanggar Anak Sungai Deli) merupakan komunitas yang berperan penting dalam pengelolaan ekosistem Sungai Deli di Kota Medan. SASUDE berperan aktif dalam memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar guna meningkatkan kesadaran pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian sungai. SASUDE berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah dalam rangka mendukung implementasi peraturan pengelolaan sungai yang tertuang dalam Perda Provinsi Sumatera Utara No.1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan DAS. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SASUDE dalam menjalankan berbagai aktivitas konservasi dan pelestarian lingkungan Sungai Deli. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap anggota komunitas serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SASUDE efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat lokal tentang pentingnya menjaga kualitas ekosistem Sungai Deli melalui program edukasi, aksi bersih sungai, dan advokasi pengurangan pencemaran. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan dukungan pemerintah masih menjadi hambatan yang perlu diatasi agar pengelolaan sungai dapat berjalan lebih optimal. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat peran komunitas dan sinergi dengan pihak lain demi keberlanjutan ekosistem Sungai Deli
Pengaruh Perubahan Musim Terhadap Dinamika Hasil Panen Tanaman Biofarmaka (Jahe, Kunyit, Lengkuas, Dan Kencur) Di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang Angraini Oktavia Hutapea; Windiarni Eveline Bate’e; Risky Ansipar Hutapea; Aldi Winata Tumanggor; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh perubahan musim terhadap hasil panen tanaman biofarmaka (jahe, kunyit, lengkuas, dan kencur) di Kecamatan Batang Kuis. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif dari survei 29 petani serta data BPS, hasil penelitian menunjukkan bahwa periode 2020–2023 mengalami penurunan luas lahan dan fluktuasi produksi yang dipengaruhi oleh curah hujan tidak stabil, perubahan musim, kekeringan, dan genangan air. Faktor sosial ekonomi seperti kualitas bibit, biaya produksi tinggi, serta serangan hama turut menjadi penghambat. Adapun faktor pendorong produktivitas meliputi kondisi tanah subur, curah hujan stabil, dan akses irigasi yang baik. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan teknologi budidaya dan strategi adaptasi petani terhadap perubahan iklim untuk menjaga stabilitas produksi biofarmaka.
IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN KEMIRINGAN LERENG DI KECAMATAN SIBOLANGIT Sahala Fransiskus Marbun; Jessica Anastasya Waruwu; Joel Ersikapna Sinulingga; Ruth Putri Purba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sibolangit merupakan wilayah dengan kondisi fisiografi yang kompleks, berada di zona transisi antara dataran rendah dan Pegunungan Bukit Barisan, sehingga memiliki potensi kerawanan geologi yang tinggi, terutama terhadap bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan tingkat kemiringan lereng di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, menggunakan pendekatan geospasial melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Data utama yang digunakan adalah Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) dengan resolusi spasial 8,25 meter yang diunduh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8 dengan fungsi Slope untuk menghitung kemiringan lereng dalam satuan persen (%). Hasil perhitungan kemudian diklasifikasikan ke dalam lima kelas lereng: Datar (0–8%), Landai (8–15%), Agak Curam (15–25%), Curam (25–45%), dan Sangat Curam (>45%). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Sibolangit didominasi oleh kelas lereng Curam hingga Sangat Curam (>25%), yang menempati hampir dua pertiga dari total luas area. Distribusi spasial kemiringan lereng menunjukkan pola peningkatan kecuraman dari utara (datar/landai) menuju selatan dan barat daya (curam/sangat curam), yang selaras dengan keberadaan rangkaian Pegunungan Bukit Barisan. Wilayah datar dan landai terkonsentrasi di bagian utara dan sepanjang lembah sungai, digunakan untuk permukiman dan pertanian. Sebaliknya, wilayah curam hingga sangat curam di bagian selatan dan barat daya memiliki potensi tinggi terhadap erosi dan pergerakan massa tanah (longsor), menjadikannya lebih sesuai untuk fungsi konservasi. Peta tematik kemiringan lereng yang dihasilkan menjadi informasi spasial dasar yang akurat untuk perencanaan tata ruang wilayah, zonasi kerentanan bencana, dan upaya mitigasi di Kecamatan Sibolangit.
DISTRIBUSI DAN FAKTOR PENDORONG URBANISASI PENDUDUK KE KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI JALAN AMPERA RAYA, MEDAN TIMUR Sahala Fransiskus Marbun; Asysyifa Qolbi; Ferdi Nanda Sinaga; Geby Maura Simbolon
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi menjadi fenomena yang terus meningkat di Kota Medan dan berkontribusi pada berkembangnya kawasan permukiman kumuh, termasuk di Jalan Ampera Raya, Medan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi asal daerah penduduk yang melakukan urbanisasi ke kawasan tersebut, (2) menganalisis distribusi asal daerah penduduk, dan (3) mengetahui faktor-faktor pendorong urbanisasi menuju kawasan permukiman kumuh Jalan Ampera Raya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap 40 responden pendatang yang menetap di kawasan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penduduk pendatang berasal dari Sumatera Utara (67,5%), diikuti oleh pendatang dari provinsi lain di Pulau Sumatera (25%), serta pendatang dari luar Pulau Sumatera, yaitu Pulau Jawa (7,5%). Distribusi asal daerah menunjukkan pola dominasi migrasi lokal dengan penyebaran terbesar dari kabupaten sekitar Danau Toba dan pantai timur Sumatera Utara, seperti Samosir, Tapanuli Utara, Dairi, Batu Bara, dan Nias. Faktor pendorong urbanisasi yang paling dominan adalah faktor ekonomi dan pekerjaan (52,5%), diikuti motivasi perbaikan hidup dan akses lahan (20%), kebutuhan pendidikan anak (10%), serta alasan lain seperti mengikuti keluarga dan perubahan kondisi rumah sebelumnya. Hasil penelitian menegaskan bahwa rendahnya biaya hidup, akses wilayah, peluang kerja informal, dan jaringan sosial menjadi daya tarik utama kawasan ini bagi penduduk miskin desa maupun kota kecil. Temuan ini memberikan gambaran mengenai dinamika urbanisasi mikro di Kota Medan dan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam penataan kawasan kumuh berbasis kebijakan sosial-ekonomi
ANALISIS PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN TAHUN 2014 DAN 2023 Sahala Fransiskus Marbun; Juwita Maya Sari S; Natalia Siagian; Stevani Diva Marpaung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Percut Sei Tuan selama periode 2014 hingga 2023. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial, memanfaatkan data citra satelit Landsat, peta administrasi, dan data kependudukan dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan jumlah penduduk secara signifikan mendorong konversi lahan dari kawasan pertanian dan ruang terbuka menjadi permukiman dan kawasan terbangun lainnya. Perubahan ini memiliki dampak ekologis dan sosial ekonomi, seperti meningkatnya risiko banjir dan berkurangnya lahan produktif. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi data demografis dan penginderaan jauh dalam perencanaan tata ruang yang berkelanjutan.
ANALISIS SWOT TERHADAP PENGEMBANGAN POTENSI WISATA AIR TERJUN SITAPIGAGAN DI KECAMATAN SIANJUR MULA-MULA Sahala Fransiskus Marbun; Rely Noviyanti Lumbantobing; Dini Deswina Sagala; Ester Tinor Julianty Siagian
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia serta berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan identitas budaya lokal. Kabupaten Samosir sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba memiliki berbagai potensi wisata alam, salah satunya Air Terjun Sitapigagan di Kecamatan Sianjur Mula-Mula. Meskipun memiliki keunikan visual, nilai budaya, dan keasrian lingkungan yang tinggi, destinasi ini belum berkembang optimal akibat keterbatasan aksesibilitas, minimnya infrastruktur, dan rendahnya promosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan tantangan pengembangan Air Terjun Sitapigagan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perkembangan destinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama destinasi terletak pada keindahan alam yang unik, nilai budaya yang kuat, serta lokasinya dalam Geopark Kaldera Toba. Namun, kelemahan signifikan ditemukan pada akses jalan yang buruk, tidak adanya fasilitas dasar, dan ketiadaan pengelolaan profesional. Peluang pengembangan mencakup tren wisata alam yang meningkat, dukungan pemerintah terhadap pengembangan Danau Toba, dan potensi pemasaran digital. Adapun ancaman meliputi persaingan destinasi lain, degradasi lingkungan, dan risiko hilangnya nilai budaya. Berdasarkan matriks SWOT, strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi promosi digital berbasis visual, advokasi perbaikan infrastruktur, penguatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan wisata berbasis budaya dan komunitas. Pengembangan yang terencana dan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata, mendukung perekonomian masyarakat lokal, serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya Air Terjun Sitapigagan
ANALISIS GEOSPASIAL KESESUAIAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DENGAN LUAS PERMUKIMAN PENDUDUK DI KOTA MEDAN 2024 Sahala Fransiskus Marbun; Goklas Sihombing; Daniel Try; Escha Purba; Dwi Aulia Purba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan permukiman yang pesat di Kota Medan memberikan tekanan signifikan terhadap ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian RTH terhadap perkembangan permukiman dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis spasial berbasis citra Sentinel-2A tahun 2024. Hasil digitasi menunjukkan dominasi kawasan terbangun yang mencapai 74% dari total wilayah kota, sedangkan RTH hanya mencakup 26,1%. Analisis per kecamatan memperlihatkan bahwa hanya tiga kecamatan yang memenuhi standar RTH minimal 30% menurut UU No. 26 Tahun 2007, yaitu Medan Tuntungan, Medan Belawan, dan Medan Polonia. Sebaliknya, 18 kecamatan lainnya masih mengalami defisit luas RTH yang signifikan. Selain itu, perhitungan kebutuhan RTH per kapita menunjukkan ketimpangan akses yang tajam, di mana sebagian besar kecamatan pusat kota memiliki ketersediaan kurang dari 5 m²/jiwa, jauh di bawah standar ideal 20 m²/jiwa. Temuan ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan struktural antara perkembangan permukiman dan penyediaan ruang ekologis yang berpotensi mengancam kualitas lingkungan perkotaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan tata ruang berbasis data spasial sebagai upaya mewujudkan kota yang berkelanjutan, adaptif, dan ekologis
ANALISIS KEBUTUHAN SMA DAN SMK BERDASARKAN JUMLAH PENDUDUK USIA 15–19 TAHUN DI KECAMATAN PANCUR BATU Agnes Enonita Harefa; Valerina Leo Sinaga; Cahyani Saragih; David Pangaribuan; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menengah yang merata sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah dengan berbagai kondisi geografis seperti Kecamatan Pancur Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sebaran SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, mengevaluasi jumlah sekolah berdasarkan populasi usia 15 hingga 19 tahun, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan ketidakmerataan dalam akses pendidikan di daerah ini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan ArcGis, didukung oleh data sekunder dari BPS, Dinas Pendidikan, dan peta administrasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada sembilan sekolah menengah yang terdiri dari satu SMA negeri, enam SMA swasta, satu SMK negeri, dan satu SMK swasta. Sekolah-sekolah cenderung terpusat di desa-desa yang berada di sepanjang Jalur Jamin Ginting, sedangkan banyak desa lainnya tidak memiliki sarana pendidikan menengah. Analisis tentang kecukupan sarana menunjukkan bahwa jumlah ideal adalah empat sekolah, sehingga dari segi kuantitas, fasilitas pendidikan cukup tersedia, tetapi tidak terdistribusi secara merata. Ketidakmerataan ini dipengaruhi oleh aksesibilitas, keberadaan sekolah swasta yang dominan, serta keterbatasan dalam pembangunan sekolah negeri
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL AKIBAT PENUMPUKAN SAMPAH DI JALAN SIPIROK AREA Rini Aminarti; Nabila Fajriah; Della Shinta Claudiya; Imel Tri Ulina Hutabarat; Sahala Fransiskus Marbun
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 3 No 6 (2025): Desember
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v3i6.1597

Abstract

Penumpukan sampah menjadi permasalahan lingkungan yang semakin kompleks di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi penumpukan sampah di Jalan Sipirok Area serta dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dengan warga, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penumpukan sampah terjadi akibat kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah, serta ketidakteraturan jadwal pengangkutan. Dampak lingkungan yang muncul meliputi pencemaran udara, pencemaran tanah, bau tidak sedap, dan gangguan estetika. Sementara itu, dampak sosialnya berupa gangguan kenyamanan, risiko kesehatan (ISPA, diare, penyakit kulit), serta penurunan kualitas hidup masyarakat sekitar. Upaya penanggulangan yang direkomendasikan meliputi penyediaan TPS memadai, peningkatan partisipasi masyarakat, edukasi lingkungan, serta penerapan sistem bank sampah berbasis komunitas.
Co-Authors Abdi E. Harefa Abdi Eralisasi Harefa Abdi Eralisasi Harefa Adinda Nurul Ramadhani Afifah Khairiyah Afrianita, Yessi Agnes Enonita Harefa Ahmad Fauzi Sinuraya Ahmad Fauzi Sinuraya Aidil Fajri Lintang Ainul Mardiah Aisyah Nur Aini Akmaliyah , Annida Akmaliyah, Annida Alan Mustaqim Aldi Winata Tumanggor Alvin Damero Siregar Ambarita, Waren Lucia Amelia Grace Evelin Marbun Amelia, Pidia Amos Andika Sihotang Anas Fela Naibaho Andre Marcelino Simamora Angelina Dasmauli Pasaribu Anggita Lydia Sirait Anggun Citra Sari Angraini Oktavia Hutapea Anju Diah Natalia Panjaitan Annisa, Dwi Nurul Annisya Agustina Ardilla S. Pratiwi Arungi Putra Asih Ester E.G Harahap Astika, Melani Astuti, Anik Juli Dwi Asysyifa Qolbi Badostar Situmorang Balqis Aulia Mayvita Bate’e, Windiarni Eveline Beta Marsaulina Betaria Sihaloho Bintang P.S.M Purba Br Simatupang, Eliana Renintan Briggita, Christine Amelia Cahyani Saragih Chelsea Sarah Juniarti Siallagan Cindy patherecia Purba Claudya Carolin Sihombing Claurisa Tri Milda Purba Cristyan Adma Jaya Damai Yanti Gultom Damanik, M. Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Syafi’i Daniel Try Darwin P. Lubis, Darwin Daulay, Manna Sari Degodona, Laurencia Primawati Della Shinta Claudiya Desty Novry lianty Deswita Syahputri Dewi Wulandari Dian Pratiwi Diana Suci Hafidah Difa Aprilia Marpaung Digna Renny Panduwati Dina Mendrofa Dinda Aprilia Dinda Elizabeth Sihotang Dinda Lufita Hutabarat Dini Deswina Sagala Diva Nayaka Siswadi Dwi Aulia Purba Dwi Aulia Saputri Dwi Aulia Syafira Dwi Mayanti Rosalina Marpaung Ella Citra Denisa Ginting Elno Situmorang Elsa Kardiana Elsa Turnip Engli Faulina Simanjuntak Enjellina Silitonga Erwati Yosepa Saragih Escha Purba Escha Purba Ester Siagian Ester Tinor Julianty Siagian Farhan Fauzan Ahdaputra Febiyola Dasuha Febri May Novani Sipayung Feny Cristanti Siburian Feny Cristanti Siburian Ferdi Nanda Sinaga Ferdy Alamsyah Fitriani, Ramadhan Frans Geby Maura Simbolon Geovan Cristofel Sihombing Gilang Raihan Attaya Ginting, Febrina Anasista Goklas Sihombing Gomoses Simarmata Grace Angelina Grace Indah Situmeang Grace Mercy Epsilon Hia Grecia Margarethe Gultom, Qania Haniyah Ramadhani Harahap, Asih Ester E.G Hasugian, Rusniatri Hulu, Selfianus Hutabarat, Imel Triulina Hutagaol, Oka Nelli Hutasoit, Noffranto Irwansyah Hutauruk, Randy Marcel Iccaliona Marbun Imel Tri Ulina Hutabarat Indah Wahyuni Sinaga Indry Ramadina Purba Ipantri Naibaho Ipantri Naibaho Jeniver Pronika Br Manik Jessica Anastasya Waruwu Joe Athana Sembiring Joel Ersikapna Sinulingga Juleha Sitio Juwita Maya Sari S Kalsa Sijabat Karolina Br Surbakti Katarina Yoana Uly Artha Sagala Kautsar, Mhd. Anas Kautsar, Muhammad Anas Kurnia, Indah Kurniawan, Muhammad Hafizd Kusumawati, Eka Suci Lajuardi Putra Beheng Sinulingga Lasmauli Marpaung Lastri Marbun Lastri Marsaulina Laura Dacosta Tampubolon Leirisa , Reva Leirisa, Reva Leli Sartika Lianty, Desty Novry Liza Mutia Lumbantobing, Adelina Lumi Nopia Nababan Luqman Mulia Alkahfi Luthfi Muta’ali M. Hayqal Adibya M. Padli Siregar M.Rizky Dwi Ardana Mahara Sintong Mahara Sintong Malau, Shintia Manik, Keshya Vallerina Marpaung, Difa Aprilia Marpaung, Lasmauli T.G Masriani Sihotang Mayratmini Herti Hulu Melia Rumana Sibagariang Mesi Tambunan Mhd. Zidan Aris Fatih Mikael Situmorang Mislaini Muhammad Ridha Syafii Damanik Muhammad Rizky Mutia Alya Surianto Nababan, Yolanda Nabila Fajriah Nabila Fajriyah Nabila Putri Adha Nadiya Safira pulungan Nadra Rramadhani Naibaho, Anas Fela Nainggolan, Rifani Nandita Septika Baeha Natalia Siagian Natasya Kaila Putri Nazhifah, Aliyah Nazilla Fahira Niha Clawdya Lubis Nilfais Laia Nona, Rud Sahanaia Sari Nova Suci Alisa Nasution Nur Indah Lestari Nur Renni Sariani Syah Putri Brutu Nurhalifa Nurintan Nurintan Nurintan, Nurintan Nurliana, Vita Nurul Hikmah Sari Ofa, Ofa Adrina Uli Harefa Oka Nelli Hutagoal P. Silangit, Gerhard Estimihi. Pakpahan , Elisabeth Pangaribuan, David Panjaitan, Anju Diah Natalia Pasaribu, Jenti Miralda Permana, Sendi Pinem, Shania Maria Franciska Popy Ardian Ningsih Zega Pradita Amelia Putri Prayogi, Septian Primawati, L. Priska Jelina Waruwu Puput gloria zega Purba, Hetti Melinda Qania Gultom Rachel MiaTobing Rachel Tobing Rahel Namisa Br Ginting Ramadhani, Haniyah Randy Marcel Hutauruk Rely Noviyanti Lumbantobing Rifani Olivia Nainggolan Rina Panggaeban Fransiskus marbun Rini Aminarti Rini Aminarti Rio Anggoro Risky Ansipar Hutapea Roma Ulina Sihotang Rosa anjelina manik Rouli anastasia Sihombing Rud Sahanaia Sari Nona Rusniatri Hasugian Rut, Rut Elisa Tarigan Ruth Putri Purba Sabda Yanti Pasaribu Salman Zudi Hutasuhut Samuel Natanael sandra dewi Sania Agustina Br Subakti Saputri, Dwi Aulia Saragih, Cahyani Sari, Naila Elfira Scania Simanullang Selfi Juwita Zamasi Sembiring, Joey Athana Sembiring, Joey Athana Sendi Permana Septian Sihotang, Irma Reola Shadai Vrentina Sitio Shelvi P.R Tumangger Shintia Malau Siallagan, Chelsea Sarah Juniarti Siburian, Feny Cristanti Sihombing , Cindy Claudia Silsilia Iryanda Simanjuntak, Joy Any Hasian Simanjuntak, Putri Rejeki Simanjuntak, Tiara Renata Carolina Simaremare, Ermas Simarmata, Gomoses Simnanullang, Chalina Sintong, Mahara Sintong, Mahara Sitanggang, Ave Marianta Sitompul, Ryan Lucky Sartua Situmeang, Grace Indah Sri Sulastri Sitohang Stella Aprilia Nababan Stevani Diva Marpaung Suci Oktaviana Sudrajat Sudrajat Sugiharto Suryani MF Situmeang Syahputri, Deswita Syahputri, Intan Syukri, Pradipa Nasywa Syukri, Pradipa Nasywa Tasya Nasution Telaumbanua, Fausta John Aro Terey Citha Siregar Theresia Asmirandah Tiara Renata Timbul Raja Halomoan Trinita Aulia Putri Tumiar Sidauruk Valerina Leo Sinaga Valerina Sinaga Vita Nurliana Wardati Humaira Waren Lucia Ambarita Widya Ningsih Will Bright Naibaho Windiarni Eveline Bate’e Yelsi Rosalina Sipayung Yessi Afrianita, Yessi Yosella Manullang Zauzza Zahra Stabitah