p-Index From 2021 - 2026
8.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Jurnal EMPATI STUDIA ISLAMIKA Jurnal Psikologi Tabularasa Humanitas: Indonesian Psychological Journal Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal PSYMPATHIC Jurnal Neo Societal Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Forum Ekonomi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JURNAL DIVERSITA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Psikologi Sosial Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Humaniora JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) Psikostudia : Jurnal Psikologi Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial MANAZHIM JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Indonesian Psychological Research Psyche: Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Malahayati JournEEL (Journal of English Education and Literature) Berajah Journal Britain International for Linguistics, Arts and Education Journal (BIoLAE Journal) Journal of Social Research BISMA (Bisnis dan Manajemen) Buletin Psikologi Journal of Business Studies and Management Review Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Eduvest - Journal of Universal Studies Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Society Jurnal Cendekia Ilmiah Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) International Journal of Educatio Elementaria and Psychologia Jurnal Psikologi Forensik Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

MAKNA TRADISI KAHIYA REMAJA WANITA BUTON TENGAH (MEMAKNAI BUDAYA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI) Wilda Dwi Ilsa Putri; Suryanto Suryanto
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v7i1.2992

Abstract

Tradisi Kahiya merupakan tradisi kesucian dengan nilai kemurnian sosial dan pembentukan moral yang menjadi simbol kedewasaan bagi remaja wanita di Buton Tengah. Tradidi ini dilaksanakan minimal setelah mengalami menstruasi. Perkembangan dan pergeseran nilai kehidupan sosial masyarakat yang lebih modern menyebabkan pemahaman dan pemaknaan berbeda mengenai tradisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemaknaan remaja wanita terhadap tradisi Kahiya di Buton Tengah dan faktor yang mempengaruhi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap remaja wanita Buton Tengah usia 14-20 tahun yang telah menjalani tradisi ini. Teknik analisis data menggunakan Descriptive phenomenological analysis (DFA). Hasil penelitian menemukan tradisi kahiya tidak saja sebagai tradisi turun temurun, namun dimaknai berbeda-beda tergantung pada pengalaman subjektif narasumber selama menjalani tradisi tersebut. Proses pemaknaan kahiya dipengaruhi oleh faktor internal berupa belief dan prinsip hidup, dan faktor eksternal berupa kepercayaan, mitos, lingkungan keluarga dan teman sebaya.  Implikasi penelitian ini pada remaja wanita yang akan dan telah menjalani kahiya untuk memahami tradisi yang dilakukan sehingga dapat lebih menginternalisasi tujuan positif dari pelaksanaan tradisi tersebut. Selain itu, proses pemaknaan kahiya melalui sosialisasi keluarga dan teman sebaya dapat lebih dioptimalkan untuk pelestariannya.
Parental support as a moderating variable in the relationship of academic resilience and academic stress to academic burnout in medical clerkship students Endang Suci Lestari; Nur Ainy Fardana Nawangsari; Suryanto Suryanto
Proyeksi Vol 21, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.21.1.118-139

Abstract

Academic burnout, manifested through psychological exhaustion, cynical attitudes, and perceptions of helplessness, is a common phenomenon among medical education students. This quantitative study aims to examine the relationship between academic resilience and academic stress with academic burnout, as well as to investigate the moderating role of parental support. Data were collected using the Maslach Burnout Inventory-Student Survey, the Academic Resilience Scale (ARS-30), the Student Life Stress Inventory, and The Social Provisions Scale. Data analysis techniques employed moderated regression analysis and interaction effects, utilizing data transformation (centering) and the PROCESS macro-Hayes Model (Model 1). Based on findings from 112 participants selected through purposive sampling, moderation regression analysis (PROCESS Model 1 Hayes) revealed that academic resilience had a significant negative effect (β = -0.245; p < 0.001), while academic stress had a significant positive effect (β = 0.346; p < 0.001) on academic burnout. Parental support was found to significantly moderate both relationships. Parental support acted as an effective buffer by weakening the positive relationship between academic stress and academic burnout (interaction β = -0.0111; p < 0.001; ΔR² = 6.70%). However, parental support weakened the negative relationship between academic resilience and academic burnout (interaction β = 0.0354; p < 0.001; ΔR² = 9.65%), and at high levels of support, academic resilience was no longer a significant predictor. This indicates that excessive support has the potential to hinder the development of students' internal capacities. The research model explained 68.8% of the variance in academic burnout, implying the need for a balanced approach that simultaneously strengthens external support and develops internal resilience.
Work Engagement: The Role of Social Support in Moderating Job Efficacy and Stress in Elementary School Teachers Happy May Sunday Baiti Rohmah; Pramesti Pradna Paramita; Suryanto Suryanto
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i2.14162

Abstract

The results of previous research found that work engagement among teachers was in the low category. Based on the JDR model, there are several aspects that play a role in work engagement, namely: teacher efficacy, work stress and social support. The aim of this research is to see whether social support plays a moderating role in teacher efficacy and work stress on work engagement. The method used is quantitative, through distributing questionnaires using cluster random sampling techniques to measure work engagement, teacher efficacy, work stress and social support among primary school teachers in central Surabaya. The instruments used include Utrecht Work Engagement Scale, Indonesian version of Teachers' Sense of Efficacy Scale, Teacher Stress Inventory, and Multidimensional Scale of Perceived Social Support, then analyzed using Moderated Regression Analysis. As a result, social support provides a moderating role on teacher efficacy and work stress on engagement by 13.9%, which is relatively low. The results of this research can be used as a development tool to increase teacher work engagement by school principals or educational institutions.Hasil penelitian terdahulu ditemukan bahwa keterikatan kerja pada guru berada pada kategori rendah. Berdasarkan model JDR terdapat beberapa aspek yang berperan terhadap keterikatan kerja yakni: efikasi guru, stres kerja dan dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat apakah dukungan sosial berperan memoderasi efikasi guru dan stres kerja terhadap keterikatan kerja. Metode yang digunakan yakni kuantitatif, melalui penyebaran kuisioner dengan teknik cluster random sampling guna mengukur keterikatan kerja, efikasi guru, stres kerja, dan dukungan sosial pada guru sekolah dasar Surabaya pusat. Instrumen yang digunakan mencakup: Utrecht Work Engagement Scale, Indonesian version of Teachers’ Sense of Efficacy Scale, Teacher Stress Inventory, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support, kemudian dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasilnya, dukungan sosial memberikan peran moderasi pada efikasi guru dan stres kerja terhadap keterikatan sebesar 13,9% yang mana hasil tersebut tergolong rendah. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pengembangan peningkatan keterikatan kerja guru oleh kepala sekolah ataupun lembaga pendidikan.
Resilience in Families of Children with Physical Disabilities After Accidents Rina Ramadhani Hasibuan; Suryanto Suryanto
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 1 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i1.12879

Abstract

The family system plays an important role in facilitating or exacerbating the trauma experienced by individuals after a traumatic event. Each family has a unique approach to dealing with and resolving the various challenges that arise in their lives, especially in the context of a child's physical disability as a result of an accident. This study focuses on research to describe the strengthening of resilience in families of children with physical disabilities after an accident., and a research focus on aspects and factors that have the potential to influence it. This research uses a qualitative methodology using a descriptive approach design. Data collection techniques this study using semi-structure interviews and observation resulted in three main understandings (1) an understanding of the strengthening of families in achieving children's resilience through factors such as resilience, acceptance, adaptation, and stronger growth; (2) an understanding of the factors that influence family resilience, including internal social support from all family members, external social support from neighbors, health services, environment, communication, and trust; and (3) an understanding of the characteristics of families who achieve balance as a form of resilience.Sistem keluarga memiliki peran penting dalam memfasilitasi atau memperburuk  trauma yang dialami oleh individu setelah kejadian traumatis. Setiap keluarga memiliki pendekatan yang unik dalam menangani dan menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul dalam kehidupan mereka, terutama dalam konteks anak mengalami kecacatan fisik akibat dari kecelakaan.  Penelitian ini berfokus untuk menggambarkan penguatan resiliensi pada keluarga anak penyandang disabilitas fisik setelah mengalami kecelakaan, dengan fokus penelitian pada aspek maupun faktor-faktor yang berpotensi mempengaruhinya. Penelitian  menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi menghasilkan tiga pemahaman utama (1) pemahaman mengenai penguatan keluarga dalam mencapai ketahanan anak melalui faktor-faktor seperti ketahanan, penerimaan, adaptasi, dan pertumbuhan yang lebih kuat; (2) pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan keluarga, termasuk dukungan sosial internal dari seluruh anggota keluarga, dukungan sosial eksternal dari teman sekitar, layanan kesehatan, lingkungan, komunikasi, dan kepercayaan; dan (3) pemahaman mengenai karakteristik keluarga yang mencapai keseimbangan sebagai bentuk ketahanan
Transformational Leadership and Individual Performance in Military Personnel: The Mediating Role of Organizational Trust and Public Service Motivation Dedyk Wahyu Widodo; Suryanto Suryanto
Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ijief.v6i1.9462

Abstract

This research is driven by the difficulty of boosting the individual performance of military people, especially Babinsa in territorial units, with more complicated tasks.  The purpose of this study is to analyse the effect of transformational leadership on individual performance both directly and indirectly through organizational trust and public service motivation as the mediating variables. This study adopts a quantitative technique with a population of 175 Babinsa staff in Kodim 0816/Sidoarjo. The data analysis was accomplished by the PLS-SEM technique using SmartPLS 4 software. The findings of this study show that transformational leadership has a positive and significant effect on individual performance, organizational trust, and public service motivation; organizational trust and public service motivation influence individual performance; furthermore, organizational trust and public service motivation are proven to have a positive and significant mediating effect on the relationship between transformational leadership and individual performance. Theoretically, this study has implications for the development of Social Exchange Theory and the mediating effects of organizational trust and public service motivation in military organizations. Practically, this study provides new insights for leaders in building trust and public service motivation to maximize personnel performance.
RESILIENSI PADA MAHASISWA PENERIMA BEASISWA DAERAH 3T Afsya Nelce Kemeray; Suryanto Suryanto
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v8i1.24391

Abstract

Abstrak Beasiswa 3T saat ini memberikan peluang kepada mahasiswa untuk meraih cita-cita ke universitas impian Namun mahasiswa yang berada di daerah 3T seringkali mengalami hambatan seperti kurangnya aksesibilitas yang memadai, angka kemiskinan yang tinggi dan niat sekolah yang rendah, tetapi ada juga mahasiswa yang bertahan menghadapi kesulitan dan bangkit dari keterbatasan untuk mencapai tujuan, fenomena ini dapat dikatakan sebagai resiliensi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan resiliensi pada mahasiswa penerima beasiswa daerah 3T. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan melibatkan 4 partisipan. Hasil penelitian ini untuk mendeskripsikan bahwa partisipan mencapai resiliensi dengan memunculkan beberapa aspek yaitu optimisme, keterjangkauan, empati, regulasi emosi dan analisis kausal. Kemudian implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pengembangan dan penguatan aspek-aspek resiliensi, seperti optimisme, empati, dan regulasi emosi, sangatlah krusial untuk mendukung keberhasilan partisipan. Oleh karena itu, institusi pendidikan dan penyelenggara beasiswa perlu mengintegrasikan program pengembangan resiliensi dalam pendampingan mahasiswa, selain itu memperkuat dukungan sosial juga menjadi penting agar mahasiswa dapat menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan akademik serta pribadi mereka dengan lebih efektif. Kata Kunci: Resiliensi, Mahasiswa, Beasiswa Daerah 3T Abstract3T scholarships currently provide opportunities for students to achieve their dreams to go to the university of their dreams. However, students who are in 3T areas often experience obstacles such as lack of adequate accessibility, high poverty rates and low school intentions, but there are also students who endure difficulties and rise from limitations to achieve goals, this phenomenon can be said to be Resilience. This study aims to describe resilience in 3T scholarship recipient students. The approach used in this research is a qualitative approach with a case study method with 4 participants. The results of this study are to describe that participants achieved resilience by bringing up several aspects, namely optimism, affordability, empathy, emotion regulation and causal analysis. The implications of the results of this study indicate that developing and strengthening aspects of resilience, such as optimism, empathy, and emotion regulation, is crucial to support participants' success. Therefore, educational institutions and scholarship providers need to integrate resilience development programs in student mentoring, while strengthening social support is also important so that students can face various challenges and achieve their academic and personal goals more effectively. Keywords: Resilience, Student, 3T Scholarship
KONFLIK INTRAPERSONAL PEREMPUAN MINANG: ANTARA AMBISI KARIR DAN TUNTUTAN ADAT Meza Saputri; Suryanto Suryanto
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v8i1.19018

Abstract

Abstrak Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan konflik intrapersonal yang dialami oleh perempuan minang dalam menghadapi ambisi karir di tengah tuntutan adat dan budaya. Sebagai masyarakat matrilineal, perempuan minang memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai adat, namun di sisi lain, mereka juga menghadapi tuntutan modernitas yang mendorong mereka untuk meraih prestasi dalam bidang karir. Konflik ini sering kali memunculkan dilema antara tanggung jawab terhadap keluarga dan komunitas dengan aspirasi pribadi dalam dunia profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap dua perempuan minang yang berstatus menikah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu teknik analisis tematik dengan tipe theory driven oleh Braun dan Clarke yang dikenal sebagai reflexitive thematic analysis (RTA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan minang yang telah menikah seringkali menghadapi konflik intrapersonal akibat tuntutan adat serta ambisi karir. Konflik ini terjadi dalam berbagai bentuk yaitu konflik peran, konflik nilai tradisional budaya, konflik emosional, konflik identitas, dan konflik harapan sosial. Implikasi hasil penelitian ini diperlukan dukungan psikologis untuk dapat mengaktualisasikan diri dengan lebih optimal. Kata Kunci: Konflik Intrapersonal, Perempuan Minang, Tuntutan Adat  AbstractThis study attempts to describe the intrapersonal conflict experienced by Minang women in facing career ambitions amidst customary and cultural demands. As a matrilineal society, Minang women have an important role in maintaining customary values, but on the other hand, they also face the demands of modernity that encourage them to achieve in their careers. This conflict often raises a dilemma between responsibility to family and community with personal aspirations in the professional world. This study uses a qualitative approach with a case study method on two married Minang women. Data collection was carried out using semi-structured interviews. The data analysis technique used by the researcher was the thematic analysis technique with the theory driven type by Braun and Clarke known as reflexive thematic analysis (RTA). Furthermore, the validity of the data in this study used triangulation of data sources. The results of this study are that married Minang women often face intrapersonal conflicts due to customary demands and career ambitions. This conflict occurs in various forms, namely role conflict, traditional cultural value conflict, emotional conflict, identity conflict, and social expectation conflict. Implication of the result of this study is that psychological support is needed to be able to actualize onself more optimally. Keywords: Intrapersonal Conflict, Minangkabau Women, Customary Demands
PERGULATAN ETIKA DAN MOTIVASI: PERSPEKTIF PSIKOLOGI TERHADAP CONTRACT CHEATING DI KALANGAN MAHASISWA Mediantari Oktavianti; Suryanto Suryanto
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v8i1.19925

Abstract

Abstrak Maraknya praktik contract cheating di kalangan mahasiswa merupakan bentuk kecurangan akademik yang berpotensi merusak integritas pendidikan tinggi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan grounded theory dengan metode wawancara mendalam untuk mengeksplorasi karakteristik, dinamika perilaku, dan faktor-faktor yang memengaruhi contract cheating. Analisis data dilakukan menggunakan axial coding dan conditional/consequential coding. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang pernah menggunakan layanan joki tugas, dengan rentang usia 18-25 tahun. Hasil penelitian mengidentifikasi dua tema utama dalam dinamika perilaku contract cheating: (1) Sikap terhadap contract cheating, di mana partisipan umumnya memiliki pandangan positif terhadap praktik ini; dan (2) Strategi regulasi perilaku, yang mencakup berbagai cara yang digunakan partisipan untuk menghindari deteksi. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa faktor pendorong contract cheating terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi efikasi diri dan manajemen waktu, sedangkan faktor eksternal mencakup normalisasi contract cheating dalam lingkungan pertemanan serta kemudahan akses terhadap layanan tersebut. Temuan ini memberikan wawasan mendalam mengenai mekanisme yang menopang contract cheating dan menekankan pentingnya kebijakan institusional untuk menjaga integritas akademik. Kata Kunci: Contract Cheating, Grounded Theory, Joki Tugas, Kecurangan Akademik, Mahasiswa. AbstractThe prevalence of contract cheating among university students represents a form of academic dishonesty that threatens the integrity of higher education. This qualitative study employs a grounded theory approach using in-depth interviews to explore the characteristics, behavioral dynamics, and influencing factors of contract cheating. Data analysis was conducted using axial coding and conditional/consequential coding. The participants in this study were students aged 18–25 who had previously used academic ghostwriting services. The findings identify two main themes in the behavioral dynamics of contract cheating: (1) Attitudes toward contract cheating, where participants generally held positive views about this practice; and (2) Behavioral regulation strategies, which encompass various methods employed by participants to avoid detection. Furthermore, this study reveals that the driving factors behind contract cheating consist of both internal and external factors. Internal factors include self-efficacy and time management, while external factors involve the normalization of contract cheating within peer environments and the accessibility of such services. These findings provide in-depth insights into the mechanisms sustaining contract cheating and highlight the importance of institutional policies in maintaining academic integrity. Keywords: Academic Dishonesty; Academic Ghostwriter; Contract Cheating; Grounded Theory; University Students.
Strategi Pengembangan Kompetensi ASN melalui Integrasi Manajemen Talenta di Sektor Publik: Systematic Literature Review Nindya Regyna Praja; Suryanto; Falih Suaedi; Zamal Nasution
Cakrawala Vol. 20 No. 1: Juni 2026
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v20i1.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi ASN melalui integrasi manajemen talenta, mengidentifikasi berbagai tantangan implementasi, serta merumuskan arah penguatan kebijakan pengelolaan aparatur dalam organisasi sektor publik. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 25 artikel ilmiah yang diperoleh dari database akademik seperti Google Scholar, DOAJ, SINTA, dan Garuda. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi pola penelitian, isu utama, serta kecenderungan praktik terbaik dalam implementasi manajemen talenta sektor publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen talenta masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan integrasi antara pemetaan kompetensi dan program pengembangan, lemahnya koordinasi kelembagaan, keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, serta belum optimalnya penerapan sistem merit dalam proses rotasi dan promosi jabatan. Selain itu, program pengembangan kompetensi ASN masih sering bersifat administratif dan belum sepenuhnya berbasis pada kebutuhan jabatan dan analisis kesenjangan kompetensi. Oleh karena itu, strategi penguatan manajemen talenta perlu diarahkan pada digitalisasi sistem informasi kepegawaian, penguatan mekanisme asesmen kompetensi yang objektif, integrasi perencanaan sumber daya manusia dengan pengembangan karier, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan kepemimpinan birokrasi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara manajemen talenta dan pengembangan kompetensi merupakan prasyarat penting dalam membangun aparatur yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pola Maternal Feeding Ibu dengan Anak Stunting di Wilayah Pesisir Anindiyati Kusumawardhani; Suryanto Suryanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14702

Abstract

Permasalahan stunting perlu mendapatkan penanganan mengingat dampaknya yang cukup signifikan bagi pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Di Kota Pasuruan, angka stunting tertinggi berada pada kelurahan yang terletak di wilayah pesisir, padahal ketersediaan protein hewani melimpah. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan pola maternal feeding Ibu dengan anak stunting di wilayah pesisir dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang dipilih adalah studi kasus intrinsik. Subjek dari penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak stunting dan bertempat tinggal di wilayah pesisir. Pengumpulan informasi menggunakan metode wawancara mendalam–semi terstruktur. Dalam analisis data peneliti menggunakan teknik analisis tematik deduktif–theory driven. Teori yang digunakan yaitu Teori Division of Responsibility in Feeding Satter dan Teori Sistem Ekologi Bronfenbrenner. Hasil dari penelitian ini adalah semua partisipan memiliki pola maternal feeding yang belum tepat. Dibutuhkan intervensi untuk menambah pengetahuan ibu terkait sumber makanan yang bergizi dan cara pemberian makan yang tepat
Co-Authors Achmad Chusairi Afsya Nelce Kemeray Agung Himawan Agus Pratiwi Agustin Rahmawati Ahmad Fathan Abidi Ajeng Hayyu Sujalmo Akhmad Fauzie Alfian Yusuf Anas R H Anastasia Paramita Andang Miatmoko Andik Matulessy Andik Matulessy Andik Matulessy Andriana Budi Riastri Anindiyati Kusumawardhani Annis Catur Adi Annisa Umi Fauziah Anung Priambodo Arlita Lusiana Wardani Aty Widyawaruyanti Bagong Suyanto Casimiro da Assunção Pires Chintya Krisna Inggira Damayanti, Elok Dedyk Wahyu Widodo Denny Samba Desmon Saing Devanus Lahardo Dewi Retno Suminar Dhini Rama Dhania Dian Adinissa Dita Yuliastrid Duta Nurdibyanandaru Dwi Chandra Pranata Pranata Dyah Pikanthi Diwanti Dyan Evita Santi Eliana Kurniawati Endang Retno Surjaningrum Endang Sri Indrawati Endang Suci Lestari Enjang Wahyuningrum Erdi Istiaji Erlina Fransisca Fajrianthi Fajrianthi Falda Kumala Aprilya Falih Suaedi Fardana, Nur Ainy Fendy Suhariadi Firmansyah Ardian Ramadhani Fitria Fitria Fitria Fitria Gresika Tabitha Vinesian Hadi Suyono Hamidah, Hamidah Handayani, Rosita Happy May Sunday Baiti Rohmah Hari Basuki Notobroto Hermasari Sari Restuti Hilkatul Ilmi I Gusti Bagus Wiksuana IGAA Noviekayati ika febrian kristiana Ike Herdiana Imam Busthomi Imam Sarwo Edi Iqlima Pratiwi James Kalimanzila M. G. Bagus Ani Putra M. Hestu Widiyastono Maria Lucia Ardhani Dwi Lestari Mediantari Oktavianti Meza Saputri Milka Malva Rohi Moch Ali Mashuri Moch. Ali Mashuri Muchammad Toyib Muhamad Ichsan Sabillah Muhammad Arief Sumantri Mukhtarsyaf, Fahd Musta&#039;in Mashud Mutiah Silmi Syarifah Mutiara Insani Anisykurli Nailul Fauziah Nailul Fauziah Nanda Tejaningrum Vera Nelly Marhayati Niken Titi Pratitis Nindya Regyna Praja Nono Hery Yoenanto NUGRAHA WIDHI HARITA, ADIWIGNYA Nur Azizah Aulia Rahma Nurul Hartini Oktavian Ismail Johansyah Prakrisno Satrio Pramesti Pradna Paramita, Pramesti Pradna Pratitis, Nindia Qaulan Sadida Rahmat Iqbal Reni Oktaviana Cahyanti Retno Sari Reviza Mayhart Rika S Triyoga Rika Subarniati Rina Ramadhani Hasibuan Rohmah Rifani Rr. Setyawati Salmanina Hapsari Sany Mega Septiana Sari, Reza Lidia Setyowati, Anggi Shoikhatul Jannah Sri Aryanti Kristianingsih Sri Iswati Sri Rahmawati Tiara Andini Wahyudi Tri Siwi Agustina Tumafto N. H. P. Mulyanto Tutur Jatmiko Unika Prihatsanti Wahyuni, Hera Widodo Dwi Utomo Wilda Dwi Ilsa Putri Windijarto Windijarto Wiwied Ekasari Wiwik Sulistiani Wiwin Hendriani Yudho Bawono Yusran Haskas Yusti Probowati Rahayu Yusuf Alif Pratama Zamal Nasution