Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantu Media Papan Jurang Arofah, Emina; Putra, Randi Eka; Aldino
Master of Civic Innovation and Education Technology Vol. 1 No. 1 (2025): Master of Civic Innovation and Education Technology (Civic-Edutech)
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/civic-edutech.v11.123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian hasil belajar peserta didik, yang terlihat dari nilai rata-rata ulangan harian sebesar 50, masih di bawah Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP) sekolah yaitu 70. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media papan jurang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas V SDN 032/II Muara Bungo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT berbantuan media papan jurang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan capaian hasil belajar. Pada siklus I, ketuntasan belajar peserta didik mencapai 68%, kemudian meningkat menjadi 87% pada siklus II. Peningkatan ini membuktikan bahwa model pembelajaran TGT efektif dalam meningkatkan keaktifan, interaksi, dan pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi penjumlahan dan pengurangan. Dampak dari penelitian ini adalah meningkatnya motivasi, keterlibatan aktif, serta kemampuan kolaborasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Harapannya, penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis permainan dengan media inovatif tidak hanya mampu mengatasi permasalahan rendahnya hasil belajar matematika, tetapi juga dapat diterapkan pada mata pelajaran lain. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa guru dapat menjadikan model TGT dengan media papan jurang sebagai strategi pembelajaran alternatif yang kreatif dan efektif dalam meningkatkan keterampilan kognitif, afektif, maupun sosial peserta didik di sekolah dasar.
Peningkatan  Proses dan Hasil Belajar  Matematika Menggunakan Model Kooperatif Tipe Take and Give di  Kelas IV SDN  138/II Daya Murni Puspitasari, Sisca; Putra, Randi Eka; Aldino, Aldino
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v22.186

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan proses belajar siswa kelas IV mata pelajaran matematika di SD Negeri 138/II Daya Murni yang kurang memuaskan. Teknik penelitian tindakan kelas (CAR) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus meliputi fase perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester kedua tahun ajaran 2025 dan melibatkan 13 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui ujian hasil belajar, catatan lapangan, dokumentasi, dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa hasil dan proses belajar siswa dapat ditingkatkan melalui paradigma pembelajaran kooperatif Take and Give. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran dari 46,61% pada siklus I menjadi 69,23% pada siklus II, sementara partisipasi guru dalam pengajaran meningkat dari 66,66% pada siklus I menjadi 73,33% pada siklus II. Selain itu, penguasaan siswa terhadap hasil belajar meningkat dari 76,92% pada siklus I menjadi 84,61% pada siklus II
Penerapan Model Pembelajaran Team Game Tournament untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Matematika di Kelas V SDN 177/II Lintas  Jaya Safitri, Harnita; Putra, Randi Eka; Agrita, Tri Wera
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v22.218

Abstract

Konteks penelitian ini adalah rendahnya efektivitas pembelajaran Matematika pada peserta didik kelas V SDN 177/II Lintas Jaya, yang terindikasi dari partisipasi pasif dan pencapaian hasil belajar yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) sebagai intervensi untuk meningkatkan proses dan hasil belajar. Dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus terhadap 20 peserta didik, data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes. Analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif menunjukkan temuan positif. Terjadi peningkatan pada hasil observasi aktivitas pendidik (dari 75% ke 90%) dan peserta didik (dari 60% ke 90%) antara siklus I dan II. Secara signifikan, persentase ketuntasan belajar peserta didik juga meningkat dari 55% menjadi 85%. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa model TGT merupakan strategi yang efektif untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar Matematika
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model Numbered Head Together di Kelas V SDN 97/II Muara Bungo Fitra Darmawansyah; Randi Eka Putra; Aldino Aldino
Master Journal of Future Education Vol. 2 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/cadikajournal.v21.261

Abstract

The motivation for this study arose from the unsatisfactory mathematics learning processes and achievement levels of fifth-grade students at SDN 97/II Muara Bungo. The problem was evident from students’ limited involvement in learning activities and the average final exam scores below the Minimum Mastery Criteria (KKTP) of 70. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles with 24 students as subjects. Data were collected through observation and tests using observation sheets and evaluation questions. The results indicated that the application of the Numbered Head Together (NHT) model improved both the learning process and outcomes. Teacher performance increased from 80% in cycle I to 90% in cycle II, while student engagement rose from 45.83% to 83.33%. Student achievement also improved from 45.83% in cycle I to 83.33% in cycle II. Therefore, NHT proved effective in enhancing mathematics learning quality in elementary schools
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Metode struktural Analitik Sintetik Berbantu Media Gambar dikelas ll SDN 36/ VI Rantau Panjang lll Juwairiah Juwairiah; Reni Guswita; Randi Eka Putra
Master Journal of Future Education Vol. 1 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/cadikajournal.v12.309

Abstract

This research is based on observations conducted on July 16-17, 2025, in grade II of SDN 036/VI Rantau Panjang. It was found that there were problems in the learning process of students who were unfamiliar with letters and had difficulty distinguishing letters with similar shapes, were unable to combine letters into words, and the use of ineffective learning methods and media in grade II of SDN 036/VI Rantau Panjang.This study was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of four meetings, each cycle consisting of four stages: planning, action, observation, and reflection. The results of this study show the process and outcomes of Indonesian language learning in grade II of SDN 036/VI Rantau Panjang, with 22 students, including 13 boys and 9 girls. Details of teacher observations in cycle I showed an average of 67%, categorized as fairly good, and in cycle II, 87%, categorized as very good. The results of student observations in cycle I with a percentage of 50% are in the poor category, while in cycle II 82% are in the good category. The results of student learning in cycle I are 56% with poor criteria and do not reach KKTP, in cycle II 79% are in good criteria and reach KKTP. And it is concluded that the use of synthetic analytical structural methods assisted by image media can improve the ability to read Indonesian language learning  
Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model Numbered Head Together di Kelas IV SDN 227/II Tukum I Sepna Disa; Randi Eka Putra; Iri Hamzah
Master of Action Research in Mathematics Classroom Vol. 1 No. 2 (2026): Januari
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/math-action.v12.145

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi observasi awal yang menunjukan rendahnya hasil belajar siswa, dilihat berdasarkan nilai asesmen sumatif akhir siswa pada mata pelajaran Matematika masih dibawah KKTP yang ditetapkan oleh sekolah yaitu 60. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat di gunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika yaitu model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika menggunakan model Numbered Head Together. Penelitian ini ialah sebuah penelitian PTK atau dikenal dengan nama tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 227/II Tukum I sebanyak 16 peserta didik. Data yang digunakan ialah kualitatif dan kuantitatif yang menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilaksanakan yaitu, 1) terwujudnya model NHT dalam pelajaran matematika dengan baik, 2) hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ini pada setiap siklus mengalami kenaikan yang mana sesudah digunakan model ini dalam hasil belajar di siklus I ialah 37,5%, dengan nilai rerata 43,03 dan dalam siklus II nilai yang didapat ialah 81,25% dengan nilai reratanya ialah 68,91 kemudian mengalami kenaikan hasil belajar peserta didik sebesar 43,75%.
Improvement of Mathematics Learning Process and Outcomes Using the Realistic Mathematics Education Model in Grade II Students at SDN 205/II Bangun Harjo Sila Hastutik; Randi Eka Putra; Sundahry Sundahry
Master of Action Research in Mathematics Classroom Vol. 1 No. 2 (2026): Januari
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/math-action.v12.182

Abstract

Based on the initial observations made by the researcher, there are 20 students, and only 50% of them have achieved the KKTP (Learning Objective Achievement Criteria). Meanwhile, the school's KKTP is 75%. The purpose of this study is to describe the improvement in the learning process and cognitive learning outcomes through the application of the Realistic Mathematical Education Learning Model in class II of SDN 205/II Bangun Harjo. This study was conducted in two cycles using a classroom action research (CAR) design. Each cycle consisted of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. Twenty second-grade students were the subjects of the study. Data collection methods included learning outcome assessments, recording, and observation. The Realistic Mathematics Education model was applied using learning outcome test questions and teacher and student observation sheets as data collection tools. The results of the study indicate that students' understanding of the subject matter can be improved through the application of the Realistic Mathematics Education Model. The increase in teacher observation scores from 87.5% in cycle I to 95% in cycle II, which is classified as excellent, demonstrates this. In addition, students' learning process scores increased from 77.5% (good) in cycle I to 92.5% (excellent) in cycle II. Furthermore, students' cognitive learning outcomes in mathematics increased from 60% (adequate) in cycle I to 90% (very good) in cycle II. Therefore, by applying the Realistic Mathematics Education Model, the mathematics learning process and outcomes can exceed the success indicators.
Improvement in Student Learning Outcomes in Mathematics Using The Numbered Head Together Learning Model Assisted by Snake And Ladder Media in Grade IV of SDN 44/II Karak Ari Satriadi; Randi Eka Putra; Iri Hamzah
Master of Action Research in Mathematics Classroom Vol. 1 No. 2 (2026): Januari
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/math-action.v12.205

Abstract

Low learning outcomes among fourth-grade students, with only eight students achieving the minimum competency standard (KKTP) with a score of 44.44%, formed the background for this study. This shows that learning achievements in mathematics have not met the minimum competency requirement of 70%. This study aims to describe how the Numbered Heads Together approach, combined with a snakes and ladders game, can improve learning outcomes and processes in the fourth grade of SDN 44/II Karak. Eighteen students were the subjects of this classroom action study. The study was divided into two cycles, each consisting of two meetings led by the researcher. The process included planning, implementation of actions followed by observation, and reflection at the end of each cycle. The results of the study indicate that the process and outcomes of fourth-grade mathematics learning can be improved by applying the Numbered Heads Together paradigm. 1) In meeting I of cycle I, teacher observations showed 68.42% and 80%, but in cycle II, meeting I increased to 84.21% and meeting II to 93.33%. The student observation results were 54.09% in cycle I and 61.28% in meeting II. Meeting I increased to 73.16% in cycle II, while meeting II increased to 63.61%. 2) Student mathematics learning increased from 52.17% in cycle I to 82.60% in cycle II. The Numbered Heads Together paradigm combined with the snake and ladder media can improve the results and process of fourth-grade mathematics learning.
Sosialisasi Model, Metode, dan Media Pembelajaran di SDN 90/VIII Teluk Pandak kec. Tebo Tengah kab. Tebo Randi Eka Putra
Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/padimaya.v11.297

Abstract

Sosialisasi Sosialisasi  Model, Metode, dan Media Pembelajaran di SDN 90/VIII Teluk Pandak Kec. Tebo Tengah Kab. Tebo bertujuan untuk mengenalkan metode, model dan media yang bervariasi untuk mengajar siswa SD. Sosialisasi ini menyajikan materi seperti: mengajarkan IPA dengan media gambar dan games (straight seven), mengajar matermatika dengan media games (kepala bernomor dan snow ball ), mengajar penjas dengan metode self check dan menggambar dengan media audio visual (video). Metode penerapan PKM yang dilakukan pada kegiatan ini berupa pemberian teori dasar mengenai  konsep media gambar, games, self check dan video. Selanjutnya kegiatan demontrasi untuk menggunakan gambar, games dan video dalam mengajar. Peserta diminta untuk melalukan role play guna  mempraktekkan kegiatan dengan menggunakan model dan metode yang telah dijelaskan sebelumnya. Setelah demontrasi selesai, dilakukan sesi tanya jawab untuk pengayaan bahan sosialsi bahan yang telah disajikan. Program pelatihan telah  dilaksanan selama satu Hari. Kegiatan ini dimulai dengan  survey, persiapan, pelaksanaan, dan pembuatan laporan. Target luaran adalah: 1) peserta (gurur SD) mampu memahami model, media, dan metode yang menyenangkan dalam mengajar siswa SD , 2) peserta mampu menggunakan metode dan media yang variatif dalam mengajar di kelas
SOSIALISASI PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) UNTUK GURU SEKOLAH DASAR Wiyoko, Tri; Putra, Randi Eka; Hidayat, Puput Wahyu; Habibie, Zulqoidi R; Agrita, Tri Wera
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 3, No 2 Oktober 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v3i2.947

Abstract

This service activity aims to socialize the competence of Continuous Professional Development (PKB) for elementary school teachers. The method of implementing this activity is by using lectures and discussions. The activity was carried out at SD Negeri 90/II Muara Bungo. The results of the evaluation of service activities show that the implementation of service activities is able to provide solutions to existing problems of 3.5% in the very good category. participants' satisfaction with the delivery of material that meets their needs is 3.35%. Satisfaction with the PkM implementation method is 3.64% with very good criteria. Overall satisfaction in implementing this PkM is 3.21% with good category. Thus, service activities make teachers increase their knowledge and abilities in preparing Continuing Professional Development (PKB) in the form of classroom action research, changing research results in scientific journal articles. In addition, the teacher's ability is also able to find and examine scientific references well.