p-Index From 2021 - 2026
11.192
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Biology Education Journal of Dedicators Community Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JURNAL KESEHATAN PERINTIS Jambura Journal of Health Sciences and Research Jurnal Kesehatan Global Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Jurnal Keperawatan Priority Jurnal Kesmas Prima Indonesia Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Indonesian Trust Health Journal JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Science Midwifery Jurnal Health Sains Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Kesehatan Kusuma Husada JURNAL REGIONOMIC Journal of Health and Medical Science Miracle Journal PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Amanah Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Pharmaceutical and Sciences. Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Medika Nusantara Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Indonesian Trust Health Journal Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Jurnal Info Kesehatan Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Manajemen Farmasi Rumah Sakit TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2020 Hasanah Hali, Nurul; Fitriani, Arifah Devi; Syamsul, Darwin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i4.55

Abstract

Instalasi Farmasi merupakan pelaksana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan kefarmasian di rumah sakit. Berdasarkan survei awal bahwa pada saat ini manajemen logistik obat masih belum stabil dimana hal tersebut diakibatkan karena instalasi farmasi pernah kehabisan stok obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen farmasi rumah sakit TK II Putri Hijau Kesdam I/BB Medan. Desain penelitian yang digunakan penelitian kualitatif. Karakteristik informan kunci adalah kepala asuhan kefarmasian, sedangkan Informan triangulasi adalah Komite Farmasi Terapi dan Penanggungjawab Gudang Perbekalan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan metode Triangulasi. Analisis data penelitian ini yaitu deskriftif kualitatif dengan tahapan data triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan pemilihan obat sudah dilakukan secara cukup baik, perencanaan obat dilakukan apabila stok obat telah kosong, pengadaan obat dilakukan sesuai prosedur, penerimaan barang dilakukan dengan cukup efektif, penyimpanan obat dilakukan menjadi 2 bagian yaitu kering dan basah, pendistribusian dilakukan sesuai prosedur rumah sakit, penarikan dan pemusnahan obat dilakukan oleh pihak rumah sakit dengan prosedur yang sesuai, pengendalian dilakukan secara efektif dan manajemen administrasi dari instalasi farmasi sudah cukup efektif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemilihan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penarikan/pemusnahan, pengendalian dan administrasi telah berjalan efektif, hanya perencanaan obat saja yang masih berjalan kurang baik. Dari hasil penelitian ini diharapkan perlu peningkatan kontroling obat yang death stock dan obat yang hampir expired date sehingga tidak terjadi kerugian baik bagi pasien maupun rumah sakit.
ANALISIS PELAKSANAAN ASESMEN RESIKO PASIEN JATUH OLEH PERAWAT DI RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN Al-Amri, Fadhillah Azhana; Arifah Devi Fitriani; Nur’aini
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v18i3.1698

Abstract

ABSTRACT A patient falls is one of the most incident that occur in a hospital. The risk of patients fall is caused by many factors such as environmental factors, organizational and management factors, and communication factors. The research aims to analyze the implementation of patient fall risk assessments by nurses at the Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. The research method of this study is using qualitative approaches, In- Depth Interview, and direct observation. The result of this study is the implementation of the risk of patients fall prevention by nurses is not optimal and there is still a lack of education about the risk of patients fall and there are patients or their family who are refuse to implement fall risk prevention by nurses. The researcher hopes that the nurses of Rumah Sakit Islam Malahayati Medan will more cooperate with patient’s family and educate the patients to reduce the risk of patients fall in Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Keywords: Assessment, Prevention of the Risik of Falling Patients ABSTRAK Pasien jatuh adalah salah satu insiden yang paling sering terjadi dalam lingkup rumah sakit. Adapun penyebab risiko pasien jatuh yaitu dikarenakan beberapa faktor yaitu faktor lingkungan, faktor organisasi/manajeman dan faktor komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pelaksanaan asesmen resiko pasien jatuh oleh perawat di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian ini disimpulkan, bahwa dalam pelaksanaan pencegahan risiko pasien jatuh yang dilakukan perawat belum berjalan optimal dan juga masih kurangnya edukasi risiko pasien jatuh serta adanya pasien atau keluarga pasien yang tidak patuh atau menolak dalam penerapan pencegahan risiko jatuh yang dilakukan perawat. Diharapkan kepada perawat pelaksana Rumah Sakit Islam Malahayati Medan lebih bekerja sama dengan keluarga pasien dan melakukan edukasi pasien untuk mengurangi timbulnya risiko pasien jatuh di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan dan diharapkan juga untuk pihak manajeman melakukan evaluasi terhadap pemeliharaan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Kata kunci: asesmen, pencegahan resiko pasien jatuh
Analysis of the Influence of Workload-Based Staff Requirements on the Outpatients Coding Section of BPJS with WISN Method Hutasoit, Theresia; Devi Fitriani, Arifah; Begum Suroyo, Razia
Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu (Jupiter)
Publisher : Hasanuddin Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61963/jpkt.v1i2.19

Abstract

Professional staffs in the coding section have an important role in doing activities in the hospital. The coding section officer is responsible for documents claimed by BPJS Health and is responsible for the claim. This study aims to determine the estimated number of workers in the outpatients coding section of BPJS needed based on the WISN (Workload Indicator Staff Need) method and to determine the competence and workload of coding officers. This is qualitative research using work time and measurements the WISN (Workload Indicator Staff Need) method. Retrieval of data from this study used observations, interviews and documentation studies. The results of this study were in the form of an estimate of the number of outpatient coding officers for BPJS patients needed to do job descriptions properly so that maximum work results were achieved. The results of the workload calculation using the WISN (Workload Indicator Staff Need) method, the minimum number of workers required was two officers, where currently there were two outpatient coding officers, so it was advisable to add two people, including one doctor as verification and one more person scanning the medical record. These additions should consider the competence of personnel in their fields so that they are able to perform well in accordance with existing standards.
The Effect of Implementing Patient Safety on the Quality Service in the Inpatient Room of General Hospital, Indonesia Nadapdap, Marshall Jeremia; Fitriani, Arifah Devi
Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu (Jupiter)
Publisher : Hasanuddin Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61963/jpkt.v2i2.58

Abstract

Quality service quality with a guarantee of high patient safety produces a good hospital image in the eyes of patients as hospital consumers. The aim of the research was to determine the effect of implementing patient safety on the quality of service in the Inpatient Room at Kindergarten Hospital. II Putri Hijau Medan.Analytical survey research design with a cross sectional approach. The population of all inpatients was 270 people and the accidental sampling sample was 73 people. Primary data collection methods, secondary and tertiary data. The data analysis used is the binary logistic regression test.The results of the study showed that identifying patients had a sig-p value of 0.004 < 0.05, communication sig-p 1,000 > 0.05, drug safety sig-p 0.029 < 0.05, risk of wrong location, wrong patient and surgery sig-p 0.598 > 0.05, risk of infection sig-p 0.010 < 0.05 and risk of patient falls sig-p 0.025 < 0.05.The conclusion in this study is that there is an influence of patient identification, drug safety, risk of infection and risk of patient falls on the quality of service, while communication and the risk of wrong location, wrong patient and surgery have no influence on the quality of service. It is hoped that the results of this research can become a reference for the Tk Hospital. II Putri Hijau Medan to better understand the importance of patient safety management in accordance with Ministry of Health regulations in order to maximize the quality of health services achieved.
Factors that influence the Quality Dimensions of National Health Insurance Participant Satisfaction with Outpatient Services at the Community Health Center Nurbaiziah, Nurbaiziah; Efendy, Ismail; Fitriani, Arifah Devi
Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu (Jupiter)
Publisher : Hasanuddin Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61963/jpkt.v2i2.59

Abstract

Introduction The Teunom Community Health Center experienced a significant decrease in JKN participants at the Teunom Community Health Center by 13,099 people, in 2021 there were 12,904 people, while the number in 2022 was 12,871 people.The research method is a cross sectional study approach. accidental sampling sample. Univariate, bivariate and multivariate quantitative data through logistic regression tests.The results of the research, univariate and bivariate tests of technical competence do not affect patient satisfaction, p-value= 0.140, access to services does not affect patient satisfaction, the value is p-value= 0.647, human relationships affect patient satisfaction p-value= 0.001, comfort affects patient satisfaction p-value= 0.0001, information does not influence patient satisfaction p-value= 0.731 and timeliness influences patient satisfaction p-value= 0.037. Based on multivariate relationships between people OR= 9.459, comfort OR= 10.903 and timeliness OR= 2.875 and the most dominant factor influencing patient satisfaction is the comfort variable with a value of OR = 6.600. In conclusion, the variables of human relations, comfort and timeliness, influence patient satisfaction. The variables technical competence, access to services and information do not influence outpatient satisfaction at the Teunom Community Health Center, Teunom District. factors influence patient satisfaction, human relations, comfort and timeliness. The dominant factor in patient satisfaction is the comfort variable.It is recommended that the Health Service analyze and evaluate the quality of services at the Puskesmas. For Puskesmas to improve the performance of motivation for employees to be friendlier in responding to and responding to patient complaints.
ANALISIS IMPLEMENTASI KESELAMATAN PASIEN DI RSU DATU BERU TAKENGON ACEH TENGAH Ramadhaini, Emi; Fitriani, Arifah Devi; Nuraini, Nuraini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1807

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) pada tahun 2016, melaporkan insiden keselamatan pasien bahwa kesalahan medis terjadi pada 8% sampai 12% dari ruang rawat inap. Masalah yang terjadi di RSU Datu Beru masih terdapat Insiden keselamatan pasien yang terjadi diantaranya infeksi nosokomial, pasien jatuh, dan kesalahan pemberian obat.Masing-masing insiden tersebut melebihi standar yang telah ditetapkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi keselamatan pasien di RSU Datu Beru Takengon Aceh Tengah.Desain penelitian yang digunakan penelitian kualitatif. Karakteristik informan kunci adalah kepala bidang keperawatan, kepala ruangan, kepala kefarmasian, komite keperawatan dan kepala bagian Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), sedangkan informan utama yaitu perawat. Teknik pengumpulan data kualitatif menggunakan metode Triangulasi.Analisis data menggunakan deskriftif kualitatif dengan tahapan data triangulasi teknik, sumber dan waktu.Hasil penelitian menunjukkan pengidentifikasi pasien, komunikasi efektif, keamanan obat dan risiko infeksi sudah berjalan dengan baik, sedangkan site marking dan risiko pasien jatuh belum berjalan dengan baik.Kesimpulan penelitian ini adalah pengidentifikasi pasien, komunikasi efektif, keamanan obat dan risiko infeksi sudah berjalan dengan baik, sedangkan site marking dan risiko pasien jatuh belum berjalan dengan baik.Diharapkan dapat menjadi gambaran tentang penerapan keselamatan pasien untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pencapaian prestasi dari rumah sakit sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil suatu kebijakan lebih lanjut serta meningkatkan kepuasan dari setiap pasien yang datang. Kata Kunci: Implementasi, Perawat, Keselamatan Pasien
Prosedur Pemberian Informasi Diagnosis di Instalasi Rawat Inap Kelas III RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai Hidayat, Akbar; Fitriani, Arifah Devi; Theo, Deli
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2885

Abstract

Diagnosis merupakan langkah awal untuk menentukan peroses selanjutnya dalam penanganan kesehatan seorang pasien, tanpa adanya diagnosis yang benar dan akurat maka bakal memiliki dampak yang buruk bagi pasien dalam hal pemberian tindakan medis kepada pasien. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana pemahaman pasien tentang pemberian Informasi Diagnosis Di Instalasi Rawat Inap Kelas III RSUD Dr.  R.M. Djoelham Binjai. Penelitian ini menggunakan yakni kualitatif dari penelitian ini adalah maka sampel sebanyak 7 orang yaitu 4 informan utama yaitu Dokter Spesialis RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai Medan dan Dokter DPJP Ruangan RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai Medan informan kunci sebanyak 1 orang Dan 2 informan pendukung. Hasil penelitian Pemahaman Diagnosis Penyakit pada pasien rawat inap terkendala komunikasi yaitu bahasa yang mudah dimengerti. Dokter DPJP telah memberikan pemahanan penyakit pasien akan tetapi pasien merasa dokter menjelaskan terlalu cepat serta menggunakan istilah medis yang tidak dimengerti oleh pasien  ada pula awalnya menolak akan tetapi setelah dijelaskan perawata dan keluarga dengan benar dan baik pasien mau menerima diagnosisnya. Dengan hasil penelitian ini diharapkan untuk manajemen rumah sakit di RSUD Dr. R.M Djoelham Kota Binjai  Medan agar terus memberi masukan bagi tenaga dokter spesialis yang melakukan pelayanan kesehatan dalam memberikan informasi diagnosis bagi setiap pasien rawat inap diharapkan mengikuti standar prosedur yang berlaku. memberikan reward bagi dokter bila menjalankan SOP dengan benar, sebaliknya ada punishment bila dokter tidak lengkap mengisi lembar diagnosis.Kata Kunci: Pemahaman, Informasi Diagnosis Diagnosis is the first step to determine the next process in managing a patient's health, without a correct and accurate diagnosis it will have a negative impact on the patient in terms of providing medical treatment to the patient. The purpose of this study was to find out how the patient's understanding of the provision of diagnostic information at the Class III Inpatient Installation at RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai. This study used qualitative research, namely a sample of 7 people, namely 4 main informants, namely Specialist Doctors at RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai Medan and DPJP Doctor Dr. Hospital Room. R.M. Djoelham Binjai Medan 1 key informant and 2 supporting informants. The results of the study of Understanding Disease Diagnosis in inpatients were constrained by communication, namely language that was easy to understand. The DPJP doctor has provided an understanding of the patient's disease, but the patient feels that the doctor explained too quickly and used medical terms that the patient did not understand, some initially refused, but after being explained by the nurse and family properly and well the patient accepted the diagnosis. With the results of this study it is hoped that for hospital management at RSUD Dr. R.M Djoelham Kota Binjai Medan to continue to provide input for specialist doctors who carry out health services in providing diagnostic information for each inpatient, it is expected that they follow the applicable standard procedures. giving rewards to doctors when carrying out SOPs correctly, conversely there is punishment if doctors do not complete the diagnosis sheet.Keywords: Understanding, Diagnostic Information 
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RAWAT INAP RSU MITRA MEDIKA BANDAR KLIPPA TAHUN 2021 Lestari, Elsa Ambarwati; Fitriani, Arifah Devi; ., Jamaluddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1596

Abstract

ABSTRAKKeselamatan Pasien (Patient Safety) merupakan issue global dan nasional dan merupakan komponen penting dari mutu pelayanan kesehatan. Pelaporan insiden merupakan langkah pertama yang penting untuk meningkatkan keselamatan pasien. Pelaporan insiden keselamatan pasien di Rs Mitra Medika Bandar Klippa terjadi peningkatan dari 33 laporan pada tahun 2018 dan 40 laporan pada tahun 2019, namun pada bulan agustus 2019, terdapat pencapaian 0% pada indikator ketepatan waktu pelaporan, hal ini berarti bahwa kesadaran akan pelaporan insiden keselamatan pasien masih kurang di RSU Mitra Medika Bandar Klippa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di Rawat Inap RSU Mitra Medika Bandar Klipa Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 56 perawat. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pelaporan (p-value=0,004), kerjasama dalam unit (p-value=0,012), frekuensi pelaporan (p-value=0,028), handover (p-value= 0,025), dan staffing (p-value=0,046) berpengaruh terhadap rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh persepsi, kerjasama dalam unit, frekuensi pelaporan, handover dan staffing terhadap rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di RSU Mitra Medika Bandar Klippa tahun 2021. Dan faktor yang paling berpengaruh terhadap rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien adalah persepsi pelaporan dengan nilai koefisien tertinggi sebesar 0,534 dengan nilai positif. Diharapkan rumah sakit dapat memberikan pelatihan secara rutin tentang keselamatan pasien dan pimpinan rumah sakit harus mendukung kegiatan atau program yang mengarah pada keselamatan pasien. Kata kunci : Keselamatan Pasien, Insiden Keselamatan Pasien, Pelaporan Insiden Keselamatan        Pasien
Evaluasi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Petugas Puskesmas Di UPTD Langsa Barat Tahun 2020 Syeh Ali, Irwansyah Ahmad; Efendy, Ismail; Fitriani, Arifah Devi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1970

Abstract

Untuk membenahi permasalahan pembangunan kesehatan dilakukan melalui peningkatan kinerja pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) baik jumlah, jenis, kualitas maupun distribusinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengadaan pendidikan, perencanaan kebutuhan, pendayagunaan dan pembinaan dan pengawasan mutu pengembangan SDM di UPTD Puskesmas Langsa Barat. Metode penelitian kualitatif metode studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview) dengan para informan penelitian yaitu kepala puskesmas, KTU, KepalaPenjab UGD, KIA-KB, Poned, Rawat Inap, Gudang Farmasi, Poli Wanita, Poli Pria, Poli Anak, MTBS, Poli Mata, poli Gigi, dan Usila sebanyak 15 orang. Analisa pengumpulan data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion or verification.Hasil penelitian bahwa perencanaan pengembangan diberikan pelatihan dan refresing namun kondisi SDMK masih belum terpenuhi akibat adanya kekurangan dan kelebihan kualifikasi pendidikan, pengadaan pelatihan untuk pengembangan SDMK terbatas pada tenaga kesehatan dan distribusinya masih belum merata pendayagunaan pengembangan dilaksanakan melalui pelatihan dan tidak ada tugas belajar, pembinaan dan pengawasan mutu melalui tercapinya indikator SPM dan untuk meningkatkan kinerja petugas insentif, pengembangan melalui pelatihan,diskusi dengan dokter, kekompakan sesama sejawat, kerjasama dengan lintas sectoral, pemenuhan sarana dan prasarana, penambahan staff dan pengurangan beban kerja petugas. Diharapkan pemerintah daerah/Dinas Kesehatan Langsa Barat melakukan kordinasi dan kerja sama untuk menetapkan penghitungan kebutuhan SDM dan perencanaan pengembangan SDMK sesuai dengan jumlah dan kualifikasi SDMK.Kata Kunci: kesehatan, sumber daya manusia, kinerja petugas                                   To fix the problems of the development of health is done through the improvement of the performance of health services and the expansion of the human resources (HR) the amount, type, quality and distribution. The study aimed to know the procurement of education, planning needs, pendayagunaan and the construction and supervision of the quality of the expansion of the SDM in UPTD health centers Langsa the West.This study was qualitative with case study. Data was collected through in-depth interviews with the informant research is the head of the health centers, KTU, the Head of the Penjab ER, KIA-KB, Poned, hospitalization, Pharmacy Warehouse, Poly Woman, Poly Man, Poli Anak, MTBS, Poly Eyes, poly Teeth, and the Usila by 15 people. Analysis data used data reduction, data display, and conclusion or verification.The results showed that the planning of the development of the training provided and refreshing, but the condition of human resources still have not been fulfilled due to the advantages and disadvantages of educational qualification, procurement training for the development of SDMK limited to health workers and the distribution is still not evenly distributed utilization of the development was implemented through training and no task learning, coaching and quality control through tercapinya MSS indicators and to improve the performance of the officer incentives, development through training, discussion with the doctor, the compactness of fellow peers, cooperation with cross-sectoral, fulfillment infrastructure, the addition of staff and a reduction in the workload of officers.Expected local government of Health Centre coordinate and work together to set the counting needs of human resources and development planning SDMK in accordance with the number and qualifications of SDMK.Keywords: health, human resources, officer performance 
Analisis Manajemen Kepegawaian Memengaruhi Capaian Kinerja Dinas Kesehatan Kota Langsa Masyitah, Irinne; Efendy, Ismail; Fitriani, Arifah Devi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1971

Abstract

Tenaga kesehatan memberikan kontribusi hingga 80% dalam keberhasilan pembangunan kesehatan. Menurut data laporan capaian kinerja pegawai kesehatan di Indonesia tahun 2019 masih belum tercapai dengan baik, dimana dari target capaian kinerja 100% hanya sekitar 54% saja yang tercapai. Masalah yang terjadi di Dinas Kesehatan Kota Langsa yaitu pegawai yang sesuai dengan bidangnya masih terbatas dan sebagian besar beberapa seksi terpaksa menggunakan pegawai yang lain yang mampu memberikan bantuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kepegawaian memengaruhi capaian kinerja Dinas Kesehatan Kota Langsa. Desain penelitian yang digunakan penelitian kualitatif. Karakteristik informan kunci adalah kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, kepala bidang kesehatan masyarakat dan kepala bidang sumber daya kesehatan, sedangkan informan utama yaitu pegawai. Teknik pengumpulan data kualitatif menggunakan metode Triangulasi. Analisis data menggunakan deskriftif kualitatif dengan tahapan data triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan, pengarahan dan pengendalian sudah berjalan dengan baik, sedangkan pengorganisasian belum berjalan secara efektif. Kejadian yang terjadi pada variabel pengorganisasian yaitu pegawai merangkap 2 atau 3 program pekerjaan, yang sebenarnya bukan dibidangnya. Kesimpulan penelitian ini adalah perencanaan, pengarahan dan pengendalian sudah berjalan dengan baik, sedangkan pengorganisasian belum berjalan secara efektif.Diharapkan perlu meningkatkan pengorganisasian kepegawaian meliputi pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, pengelompokan tugas-tugas dan membagi-bagikan pekerjaan kepada setiap pegawai, penetapan pembagian tugas (subsistem) sesuai dengan tupoksi para pegawai serta penentuan hubungan-hubungan antar pegawai.Kata Kunci: Manajemen, Pegawai, Kinerja Kerja, KesehatanHealth workers contribute up to 80% in the success of health development. According to the report data on the performance of health workers in Indonesia in 2019, it is still not well achieved, of which only about 54% of the 100% performance target has been achieved. The problem that occurs in the Langsa City Health Office is that employees who are in accordance with their fields are still limited and most of the sections are forced to use other employees who are able to provide assistance. The purpose of this study was to analyze personnel management influencing the performance of the Langsa City Health Office. The research design used was qualitative research. Characteristics of key informants are the head of disease prevention and control, head of public health and head of health resources, while the main informants are employees. Qualitative data collection techniques using the Triangulation method. Data analysis used qualitative descriptive with data triangulation stages of technique, source and time. The results showed that planning, directing and controlling had been going well, while the organization had not been running effectively. Events that occur in the organizing variable are employees concurrently 2 or 3 work programs, which are not actually in their fields. The conclusion of this study is that planning, direction and control have been going well, while the organization has not run effectively. (subsystem) in accordance with the duties of the employees and the determination of the relationships between employees.Keywords: Management, Employees, Work Performance, Health
Co-Authors ., Eddi Abdul Hamid Lubis Achmad Rifai Afriani, Miskah Afrianty, Miskah Agnes HM Rajagukguk Agustiawan aida fitria Akbar Hidayat Al-Amri, Fadhillah Azhana Albert Jeo alfiany sahry Alisha, Nori Amirah, Asriwati Angela Christina Anggraini, Indah Annisa Nurrachmawati Asepty, M.Rizky Priyanka Asmarani Yusnita Ida Sirait Asnila Dewi Harahap Asriwati Asriwati Amirah Asriwati Amirah Asriwati Asriwati Asriwati, Asriwati Asrul Asrul ASTIKA HANDAYANI Asyiah Simanjorang Asyiah Simanjorang Asyiah Simanjorang Asyiah Simanjorang Awaludin, Aceng Ali Bahari, Samsul Begum Suroyo, Razia Beni Satria Beni Satria Carolina Hanna Carryn Carryn Casia Reski Chairul Syah Putra Chairuna Amalia Dahrul Siregar Daniati, Wella Dea Tansy Ardelia Deby Deanda Deli Teo Deli Theo Deli Theo Deli Theo Desy, Rara Jaka Dewi Martina Efendi, Ismail Endang Maryanti Erawati, Susina Fadhilah Setyorini Fadhilla Qudsi Ramadhani Fakhryan Rakhman Farachdiba, Farachdiba Febri Gustianda Ginanti Siregar Fhitriana, Suzan Friskila Hotnaria Gisna hartini Gunawan, Roni Hadi, Anto J. Hana Dhini Julia Pohan Hanidi, Hanidi Hanjaya Hanjaya Harahap, Juliandi Hasanah Hali, Nurul Husna Hariani Idawati Idawati Iman Muhammad Iman Muhammad Indra Lutfi Irwandi Irwandi Ismail Efendi Ismail Efendy Isnaini, Nadya Ivan Agus yanto Gea J Jamaluddin J. Hadi, Anto Jamaluddin Jamal Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jayanti Pardede, Merly Jitasari Tarigan Sibero Joyce Yulianti Silalahi Juliandi Harahap Juliandi Harahap Ketut Suarayasa Kusnatalia Kusnatalia Lestari, Elsa Ambarwati Lucia Lastiur M. Fahriza Winaldha Nasution Mahmud Ar Rasyid Ridho Siregar Mandasari, Trilia Manisha, Manisha Mappeaty Nyorong Mappeaty Nyorong Mappeaty Nyorong Maretalinia, Maretalinia Mariana, Dessy Maryanti, Endang Masnelly Lubis Masnelly Lubis Masnelly Lubis Masnelly Lubis Masyitah, Irinne Mayang Sari Megawati Megawati - Megawati . Megawati Megawati Mentari Rambe, Nurbaya Meppeaty Nyorong Meriahta Sitepu Merly Jayanti Pardede Mhd. Aulia Rahman4 Mhd. Fadli Miskah Afriany Muchti Yuda Pratama Muhammad Adji Wibisono Muhammad Irsyad Muhammad Mahadi Hasibuan Muttaqin Al Ridha Muzauwir Muzauwir N NIRMAYATI Nada Salsabila Nadapdap, Marshall Jeremia Nadapdap, Thomson. P. Naeni Juliani Nasution, Ramadhani Syafitri Novitalia, Anak Agung Sagung Dewi Nur Aini Nur'aini Nur'aini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurbaiziah, Nurbaiziah Nurlaila Qodrianti Siregar Nurliawati wati Nurul Hasanah Hali Nur’aini Nur’ani, Nur’ani Pohan, Hana Dhini Julia Purwoko, Agus Rahma Dona Rahmadhani, Putri Ramadhaini, Emi Ramadhani Syafitri Ramadhani, Kiki Mirna Razia Begum Suroyo Rian Alfian Rizki Kamalia Sabang, Novrizal Safuranti, Aristya Maulida Safwaliza Safwaliza Sahputri, Anita Samsider Sitorus Samsul Bahri Sari Safitri5 Sarifin Usman Kombih Seprianti, Monica Eprita Shilvira, Ayu Silaen, Mangatas Simanjorang, Asyiah Siregar, Dian Maya Sari Siregar, Herianto Sitompul, Anita Julistika Sari Sofina Lusia Harahap Sonataelina Togatorop Suci Sofiyanti Mochtar Sudiro Sudiro Sudiro Sudiro Sudiro, Nuraini, Sugito - Suharto, Teguh Suhena, Isabella SUROYO, RAZIA BEGUM Syafitri, Ramadhani Syamsul, Darwin Syeh Ali, Irwansyah Ahmad Teguh Suharto Teguh Suharto Theo, Deli Theresia Hutasoit Thomson P. Nadapdap Usman Kombih, Sarifin Utami, Tri Niswati Vina Rezeki Wella Daniati widia zalvi Wina Augustine Yose Dodi Pratama Yuniati Yuniati Yuniati Yuniati Yuniati Yuniati Zendrato, Bryan Ifolala Zuraidah Nasution