Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP SEMANGAT BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR vivin, vivin; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Mariyati, Yuni
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar terhadap semangat belajar siswa. Lingkungan belajar meliputi aspek fisik, sosial, dan psikologis yang memengaruhi motivasi, konsentrasi, serta partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel, prosiding, dan laporan penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang kondusif, termasuk ruang kelas yang nyaman, interaksi sosial yang positif, dan suasana psikologis yang aman, berperan penting dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Temuan ini menekankan pentingnya peran guru, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung agar semangat dan prestasi belajar siswa dapat meningkat secara berkelanjutan. 
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PADA ANAK SD Siska Safitri; Haifaturrahmah; Yuni Mariyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36800

Abstract

Learning Which Good in level School Base very crucial for child development. Study in a number of year final has disclose that moment play activities entered in process learning this matter can repair quality as well as effectiveness for student Elementary school. Article This serve review literature study checking diki How method increase learning for children Elementary School with equalize activity Study And play. Review This discuss various study previously Which emphasize profit from play in Study For child child in SD. This including implementation method teaching Which innovative, utilization game educational, and creation environment Study Which support creativity as well as interaction between students. Review This library also discusses challenge Which Possible arise when try combine Study And play,  like  election  material  Which  in  accordance  and  assessment learning outcomes.
Ethnomathematics: Exploring Geometric Shapes and Patterns in Sasak Snacks Rahmawati, Fitri Indah; Hastuti, Intan Dwi; Mariyati, Yuni; Syaharuddin, Syaharuddin
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v7i1.29298

Abstract

Mathematics is often perceived as a discipline that is separate from everyday reality and has little connection to the cultural context of society. Historically, however, mathematics grew and developed from the social practices of communities, including local culinary traditions. Sasak traditional snacks, as part of cultural heritage, not only have aesthetic and symbolic value, but also contain mathematical structures that can be studied to bring geometric concepts closer to the cultural reality of society. This study aims to identify and analyze the geometric shapes and patterns contained in the traditional snacks of the Sasak community in Montong Tangi Village, East Sakra District, East Lombok Regency, through an ethnomathematics perspective.This study uses a qualitative approach with an ethnographic design. Data were collected through direct observation and ethnographic interviews with traditional snack makers, traditional leaders, and community leaders who understand Sasak culinary traditions. Data analysis was carried out interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and its validity was tested through source triangulation.The results show that traditional snacks such as cerorot, lupis, jaje abuq, and renggi represent various geometric concepts, including cones, triangular prisms, circles, and triangular pyramids, which are formed through traditional techniques of folding, compacting, and wrapping ingredients. These geometric representations are not only structural in nature, but also contain cultural values such as perseverance, togetherness, and harmony, which are reflected in the traditional practices of the Sasak people. These findings confirm that traditional Sasak snacks have the potential to be a relevant source of contextual learning to enrich culture-based geometry learning.
Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap Literasi Budaya Siswa Kelas IV Sdn 1 Banyumulek Rahma Yanti; Haifaturrahmah; Yuni Mariyati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3326

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap literasi budaya siswa kelas IV SDN 1 Banyumulek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian terdiri atas kelas IV A sebanyak 28 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B sebanyak 26 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara, dengan rata-rata pre-test 65,50 pada kelas eksperimen dan 65,62 pada kelas kontrol. Setelah perlakuan, rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat menjadi 80,30, sedangkan kelas kontrol mencapai 70,88. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Dengan demikian, pendekatan CRT berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi budaya siswa sekolah dasar.
Design and Development of Ethnomathematics E-Modules through Lombok's Traditional Culinary Heritage Aswatun, Mita; Hastuti, Intan Dwi; Mariyati, Yuni; Syaharuddin, Syaharuddin; Argade, Sanjaya; Vwalika, Kondwani Daniel
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v7i2.29287

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi modul elektronik berbasis etnomatematika yang mengintegrasikan warisan kuliner tradisional Lombok untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang geometri tiga dimensi dalam konteks Kurikulum Merdeka. Dengan menggunakan desain penelitian dan pengembangan (RD) dengan model ADDIE, studi ini melibatkan analisis kebutuhan melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa; desain dan pengembangan modul elektronik digital interaktif yang diperkaya dengan unsur budaya dan realitas tertambah; implementasi melalui uji coba terbatas yang melibatkan enam siswa dan uji lapangan dengan dua puluh satu siswa; dan evaluasi melalui validasi ahli dan analisis N-gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul elektronik tersebut memenuhi kriteria kelayakan, dengan penilaian ahli menghasilkan skor 83% untuk validitas materi, 88% untuk validitas media, dan 80% untuk validitas bahasa. Uji coba terbatas menghasilkan skor N-gain berkisar antara 0,34 hingga 0,92 (rata-rata = 0,69), sedangkan pengujian lapangan menghasilkan nilai N-gain antara 0,00 dan 0,84 (rata-rata = 0,47), yang dikategorikan sebagai peningkatan moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul efektif dalam memperkuat pemahaman konseptual siswa, meskipun peningkatan pembelajaran bervariasi sesuai dengan kemampuan awal dan literasi digital siswa. Studi ini menyiratkan bahwa mengintegrasikan etnomatematika dengan media pembelajaran digital dapat menciptakan pengajaran matematika yang bermakna dan relevan secara budaya.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Genially Terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Inang Irma Rezkillah; Yuni Mariyati; Syafruddin Muhdar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.3960

Abstract

In today’s digital era, the use of interactive learning media has become increasingly important for improving the quality of teaching and learning processes in elementary schools. One widely adopted innovation is Genially; therefore, this study was conducted to investigate the effect of using Genially-based interactive learning media on students’ learning interest at MI NW Montong Selat. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method, in which fourth-grade students served as the control group using picture-based learning media, while fifth-grade students served as the experimental group using Genially interactive learning media. Data collection techniques included learning interest questionnaires and observation of learning activities. The collected data were normally distributed, with significance values of 0.109 in the control class and 0.103 in the experimental class. Both classes were homogeneous, with a significance value of 0.806. The results of the independent t-test showed that the t-value (2.28) was less than the t-table (1.684), indicating a significant difference between the two classes. The findings concluded that the use of Genially-based interactive learning media had a positive and significant effect on students’ learning interest.
PENGARUH PENERAPAN ETNOMATEMATIKA DALAM BUDAYA BIMA DORO RO TA NGARA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SATUAN PANJANG KELAS III SDN 1 MARIA Nurhidayati Nurhidayati; Intan Dwi Hastuti; Yuni Mariyati
Renjana Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penerapan etnomatematika berbasis budaya Bima Doro ro Ta Ngara terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi satuan panjang siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 20 siswa kelas III SDN 1 Maria sebagai kelompok eksperimen dan 20 siswa kelas III SDN Inpres 2 Maria sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika yang mengintegrasikan prosesi menaiki dan menuruni tangga tebu dalam tradisi Doro ro Ta Ngara sebagai visualisasi konkret konversi satuan panjang, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 49,40 menjadi 81,55 (peningkatan 32,15 poin), sementara kelas kontrol meningkat dari 46,70 menjadi 64,90 (peningkatan 18,20 poin). Uji-t independen menghasilkan nilai t hitung 18,970 > t tabel 1,656 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, membuktikan terdapat pengaruh signifikan penerapan etnomatematika berbasis budaya Bima Doro ro Ta Ngara terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi satuan panjang.
Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Di Sekolah Dasar Dwi Astuty; Haifaturrahmah; Yuni Mariyati
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis berbagai hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh lingkungan belajar terhadap pembentukan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menelaah artikel dari berbagai basis data akademik untuk menemukan pola, tren, dan kesenjangan dalam kajian sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa, khususnya melalui tiga dimensi utama: fisik, sosial, dan psikologis. Lingkungan sekolah yang tertata rapi, interaksi positif antara guru dan siswa, serta iklim belajar yang mendukung terbukti berkontribusi besar terhadap penguatan perilaku disiplin. Selain itu, ditemukan bahwa faktor lingkungan eksternal, terutama sekolah dan teman sebaya, lebih dominan dibanding faktor internal seperti motivasi diri. Temuan ini menegaskan pentingnya penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan berorientasi karakter sebagai strategi efektif dalam pembentukan disiplin siswa di sekolah dasar.
PELATIHAN INTEGRASI QUIZIZZ DAN EDUCAPLAY UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAMIFIKASI inang irma Rezkillah; Husen Husen; Namia Izzah; Nadia Al Kholifi; Siti Fajria; Suci Rahmawati; Wiwit Andriani; Wini Aulia Safutri; Arpan Islami Bilal; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Yuni Mariyati
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34301

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Media pembelajaran berbasis digital merupakan aktualisasi guru dalam meningkatkan kompetensi terkhusus untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi. Hal ini menjadi pertimbangan kepala sekolah SDN 3 Jerowaru selaku mitra untuk melaksanakan pelatihan integrasi platform quizizz dan educaplay untuk pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di SDN 3 Jerowaru untuk 14 guru disekolah. Tahap awal pelatihan dengan pembagian angket pretest sebelum memberi pelatihan oleh pemateri. Penyampaian materi terkait pengenalan aplikasi dan demonstrasi cara mengoperasikan aplikasi. Tidak sampai disana, guru-guru mempraktikan secara langsung pada laptop masing-masing. Tahap akhir yaitu pemberian postest sebagai evaluasi untuk mengetahui peningkatan komptensi guru. Hasil pretest menunjukkan bahwa 8 dari 14 guru masih memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran. Setelah mengikuti pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada rata-rata skor posttest guru, dari 62,1 menjadi 90,7, serta peningkatan kepercayaan diri dan motivasi dalam mengembangkan media interaktif di kelas. Guru juga menunjukkan antusiasme tinggi dan kolaborasi aktif selama pelatihan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan integrasi Quizizz dan Educaplay efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru terhadap inovasi pembelajaran digital. Diharapkan, model pelatihan ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan profesionalisme guru di era digital. Kata kunci: Quiziz; Educaplay, Elementary, Interaktif  ABSTRACTDigital-based learning media serve as a means for teachers to actualize and enhance their professional competencies, particularly in developing interactive gamified learning tools. This consideration prompted the principal of SDN 3 Jerowaru, as the partner institution, to organize a training program focused on the integration of Quizizz and Educaplay platforms for the development of interactive gamified learning media. The training was conducted at SDN 3 Jerowaru and involved 14 teachers from the school. The initial stage of the training began with the distribution of a pre-test questionnaire to assess baseline knowledge prior to the delivery of material by the instructors. The content covered an introduction to the applications and a demonstration of how to operate them effectively. Importantly, teachers were also given the opportunity to directly practice using the platforms on their respective laptops. In the final stage, a post-test was administered to evaluate improvements in teacher competence. The pre-test results revealed that 8 out of 14 teachers still faced significant limitations in utilizing digital applications for instructional purposes. However, following the training, there was a marked improvement in the teachers’ average post-test scores, increasing from 62.1 to 90.7. In addition, teachers reported increased confidence and motivation in developing interactive media for classroom use. High levels of enthusiasm and active collaboration were also observed throughout the training sessions. This activity demonstrated that training on the integration of Quizizz and Educaplay is effective in enhancing teachers’ knowledge, skills, and attitudes toward digital learning innovation. It is hoped that this training model can serve as a reference for the ongoing professional development of teachers in the digital era. Keywords: Quizizz; Educaplay; Elementary; Interactive
PELATIHAN PENULISAN DIKSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI SASTRA DI MA PLUS ASSOWAH AL-ISLAMIYAH GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Linda Ayu Darmurtika; Yuni Mariyati; I Made Suyasa; Akhmad Akhmad; M Aris Akbar; Siti Lamusiah; Baiq Yuliatin Ihsani; Roby Mandalika Waluyan; Rosada Rosada
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32361

Abstract

ABSTRAK                                                                            Perkembangan literasi sastra di kalangan peserta didik masih terbilang rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain minimnya akses terhadap bahan bacaan sastra yang berkualitas, kurangnya pelatihan keterampilan menulis kreatif, serta belum optimalnya pendekatan pembelajaran sastra di kelas. Dalam konteks ini, pembelajaran sastra seringkali bersifat normatif dan tekstual, sehingga kurang menyentuh aspek apresiasi dan kreativitas yang dapat menggugah minat serta keterlibatan siswa secara aktif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pelatihan penulisan diksi sebagai upaya peningkatan literasi sastra di MA Plus Assowah Al-Islamiyah Gerung dengan melibatkan 40 orang sebagai peserta pelatihani. Kegiatan pengabdian terdiri dari lima tahap, yaitu persiapan, penyampaian materi, praktik, presentasi dan diskusi, serta refleksi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode partisipatif dan interaktif. Kegiatan ini dinyatakan berhasil dengan indikator sebagai berikut: Aspek partisipasi: Peserta mengikuti kegiatan secara penuh dari awal hingga akhir. Aspek capaian pembelajaran: Berdasarkan penilaian terhadap hasil tugas menulis, sebagian besar peserta mampu menerapkan diksi konotatif dan denotatif dengan baik, serta menunjukkan peningkatan dalam variasi kosakata melalui penggunaan sinonim dan antonim. Aspek keberlanjutan: Pihak sekolah berkomitmen untuk memasukkan materi diksi ini dalam program ekstrakurikuler sastra dan meminta tindak lanjut berupa pendampingan literasi secara berkala. Aspek evaluatif: Refleksi peserta menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya pilihan kata dalam menulis sastra yang ekspresif dan bermakna. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap keterampilan menulis siswa, tetapi juga memperkuat kemitraan antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah dalam membangun budaya literasi sastra yang berkelanjutan.[A1] Kata kunci: Penulisan Diksi; Peningkatan Literasi Sastra; Lingkungan Sekolah. ABSTRACTThe development of literary literacy among students is still relatively low. This is due to several factors, including minimal access to quality literary reading materials, lack of creative writing skills training, and the suboptimal approach to literary learning in the classroom. In this context, literary learning is often normative and textual, so that it does not touch on aspects of appreciation and creativity that can arouse students' interest and active involvement. This community service aims to conduct diction writing training as an effort to improve literary literacy at MA Plus Assowah Al-Islamiyah Gerung by involving 40 people as training participants. The community service activity consists of five stages, namely preparation, delivery of materials, practice, presentation and discussion, and reflection. The activity was carried out through participatory and interactive methods. This activity was declared successful with the following indicators: Participation aspect: Participants participated in the activity fully from start to finish. Learning achievement aspect: Based on the assessment of the results of the writing assignment, most participants were able to apply connotative and denotative diction well, and showed an increase in vocabulary variation through the use of synonyms and antonyms. Sustainability aspect: The school is committed to including this diction material in the literature extracurricular program and requests follow-up in the form of regular literacy assistance. Evaluative aspect: Participant reflections show an increased awareness of the importance of word choice in writing expressive and meaningful literature. Overall, this community service activity not only has a positive impact on students' writing skills but also strengthens the partnership between higher education institutions and secondary schools in building a sustainable literary literacy culture.Keywords: Diction Writing; Increasing Literary Literacy; School Environment
Co-Authors Afriati Affiati Agus Herianto Aini, Gina Mawaddatul Akhmad Akhmad Akhmad H. Mus Aliahardi Winata Argade, Sanjaya Armi delvia oktaviani Arpan Islami Bilal Astari, Wiya Mela Aswatun, Mita Azrina Ratna Masriani Baiq Anggun Maisarah Baiq Yuliatin Ihsani Chairun Nasirin Chairun Nasirin Diki Damma Putra Dira Annisa Dwi Astuty Dwi Hastuti, Intan Eka Fitriani Fitriatunnisa, Ririn Fujiaturrahman, Sukron Gina Mawaddatul Aini Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Husen Husen I Made Suyasa Ibrahim Ibrahim Intan Dwi Hastuti Irma Setiawan, Irma Jayawarsa, A.A. Ketut Khaerul Anam Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah, Khosiah Linda Ayu Darmurtika M Aris Akbar Mahsup Mahsup Malikul Qudus Mas’ad, Mas’ad Ma’ruf, Amar Mehmood, Saba Milandari, Baiq Desi Milandari, Baiq Desi Muhdar, Syafruddin Muhtar, Shynta Musfiatul Wardi Nadia Al Kholifi Namia Izzah Ni Wayan Sri Darmayanti Niza Nurul Husna Novi Liatun Rahmi Novi Wulandari Nurfitasari Nurfitasari Nurfitasari, Nurfitasari Nurhidayati Nurhidayati Nurlina Nurlina Putri Maya Masyitah Rahma Yanti Rahman, Nanang Rahmaniah, Rima Rahmat Hidayat Rahmawati, Fitri Indah Rahmi, Novi Liatun Ratih Meiliani Rezkillah, Inang Irma Ririn Fitriatunnisa Riyadi Riyadi Roby Mandalika Waluyan Romi Hidayatullah Rosada Rosada Saba Mehmood Saddam Saddam Sajida, Hanna Sari, Nursina Sehabuddin, Ahmad Sintayana Muhardini Siska Safitri Siti Fajria Siti Lamusiah Siti Sanisah Suci Rahmawati Sudarwo, Raden Sudarwon, Raden Sukron Fujiaturrahmah Sutarto Sutarto Syafruddin Muhdar Syafruddin Muhdar Syafruddin Muhdar Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Vera Mandailina, Vera Vivin, Vivin Vwalika, Kondwani Daniel Waluyan, Roby Mandalika warsita, Desi wiguna, ferdi adrista Winata, Aliahardi Wini Aulia Safutri Wiwit Andriani YUNI, YUNI Zaenul Ikhwan Zedi Muttaqien Zedi Muttaqin Zulkarnain, Zulkarnain