p-Index From 2021 - 2026
12.075
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

THE EFFECTIVITY OF THE CATCH OF MANGROVE CRABS WITH DIFFERENT BAITS IN THE KAMPUNG LAUT WATERS KUALA JAMBI DISTRICT TANJUNG JABUNG TIMUR REGENCY Lisna Lisna; Juni Trisno Mulyo; Fauzan Ramadan; M Hariski; Yurleni Yurleni
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i2.293

Abstract

Kelurahan Kampung Laut merupakan Kelurahan yang terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi yang memiliki Area hutan bakau yang cukup luas. Salah satu biota laut yang terdapat di perairan bakau adalah kepiting bakau, Nelayan di Kelurahan Kampung Laut menangkap Kepiting Bakau menggunakan alat tangkap bubu lipat dengan menggunakan umpan sebagai pemikat, umpan yang digunakan biasanya umpan belut yang diasinkan dan umpan kepala Ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil tangkapan kepiting bakau menggunakan umpan Belut yang diasinkan dan kepala Ayam di kampung laut. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tanggal 24 Juni – 24 Juli 2021. Metode yang digunakan adalah experimental fishing, dengan menggunakan 2 jenis umpan yang berbeda yaitu umpan Belut yang diasinkan dan umpan kepala Ayam, dilakukan selama 16 kali pengulangan.  Pemasangan alat tangkap dilakukan dengan cara selang-seling dan jarak antar alat tangkap ± 2 m. Peubah yang diamati meliputi jumlah hasil yang kapan, berat hasil tangkapan dan lebar karapas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil tangkapan Kepiting Bakau menggunakan umpan Belut yang di asinkan dan kepala Ayam baik dari segi jumlah, berat, maupun ukuran lebar karapas kepiting bakau (P<0,05). Penggunaan umpan belut yang diasinkan mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak yaitu sebesar 38 ekor dengan berat total 14841 (gr) dan rata-rata lebar karapas per ekor yaitu 141,78 (mm), sementara itu umpan kepala ayam memiliki hasil tangkapan 27 ekor dengan berat total hasil tangkapan 10407 (gr) dan rata-rata lebar karapas per ekor yaitu 134,44 (mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil tangkapan kepiting bakau dengan menggunakan jenis umpan belut yang diasinkan mendapatkan hasil yang lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan jenis umpan kepala ayam baik dari segi jumlah, berat dan ukuran lebar karapas kepiting bakau.
TINGKAT KERAMAH LINGKUNGAN ALAT TANGKAP DI KELURAHAN MENDAHARA ILIR Agape Saragih; Nurhayati Nurhayati; Mairizal Mairizal; Lisna Lisna; Darlim Darmawi; Fauzan Ramadan
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.322

Abstract

Kelurahan mendahara ilir merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kabupaten tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi yang mayoritas masyrakatnya berprofesi sebagai nelayan, namum masyarakat nelayan belum mengetahui seberapa besar tingkat keramah lingkungan alat tangkap yang mereka gunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keramah lingkungan alat tangkap yang digunakan nelayan di Kelurahan Mendahara Ilir yang di lakukan pada bulan Juli–Agustus 2021. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan melakukan pengamatan dan observasi secara langsung. Adapun Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap jaring insang dasar memiliki skor 27,56, sondong memiliki skor 18,54 dan togok memiliki skor 26,66 sehingga masih dikategorikan ramah lingkungan, sedangkan alat tangkap bubu memiliki skor 32,5 dan rawai memiliki skor 28,86 sehingga dikategorikan sangat ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penilaian terhadap tingkat keramah lingkungan alat tangkap menurut kriteria FAO, alat tangkap yang digunakan nelayan Kelurahan Mendahara Ilir ada 5 jenis alat tangkap yaitu sondong dengan skor 18,54, Jaring insang dasar 27,56, rawai 28,86, togok 26,66, dan bubu dengan skor 32,5. Hal ini menunjukkan bahwa yang mempunyai tingkat keramahan lingkungan paling tinggi adalah bubu dan yang paling rendah adalah sondong.
TINGKAT EFISIENSI WAKTU PENDARATAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BUNGUS SUMATERA BARAT Yosi Sulastri Br Sihotang; Lisna Lisna; Ester Restiana Endang G; Fauzan Ramadhan; Rizky Janatul Magwa
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.559

Abstract

Efisiensi waktu merupakan salah satu hal terpenting dalam operasional pelayanan pelabuhan perikanan. Semakin efisien waktu bongkar muat ikan, semakin murah biaya tambat nelayan dan antrean kapal penangkap ikan bongkar muat ikan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi waktu pendaratan serta faktor – faktor yang mempengaruhi efesiensi waktu pendaratan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di PPS Bungus. Penelitian ini dilaksanakan di PPS Bungus Kota Padang Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 19 Januari sampai 23 Februari 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dimana penelitian dilakukan dengan mengamati secara langsung fasilitas, pelaku bongkar dan waktu pada aktivitas pendaratan ikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Efesiensi Waktu Pendaratan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di PPS Bungus sebesar 43% tergolong tidak efesien hal ini terjadi akibat banyaknya antrean kapal dan pelaku bongkar masih banyak mengulur-ulur waktu pembongkaran. Faktor – faktor yang mempengaruhi efesiensi waktu pendaratan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang paling berpengaruh signifikan yaitu, waktu bongkar (Menit), waktu terbuang (Menit) dan usia pelaku bongkar (Tahun).
Pengaruh Perbedaan Waktu Penangkapan Terhadap Hasil Tangkapan Jaring Insang di Sungai Batanghari Yang Melintasi Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari Najah, Khairun; Filawati, Filawati; Hariski, M.; Lisna, Lisna; Ramdhani, Farhan; Magwa, Rizky Janatul
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i4.1693

Abstract

Batanghari Regency, Jambi Province, has fisheries potential supported by Batanghari River, the longest river in Sumatera Island. In Muara Tembesi District, especially Tanjung Pasir Village, some people use gill nets to catch fish in the morning and evening, although the optimal fishing time is not yet known. This study aims to determine the effect of different fishing times on the catch of gill nets in the Batanghari River which crosses Muara Tembesi District, Batanghari Regency. The research was conducted in Tanjung Pasir Village, Muara Tembesi District on December 26, 2024 to April 12, 2025. The method used was experimental fishing, the fishing gear used was two units of ¾ inch gill nets. The observed variables include the type, number, weight, length and height of fish, as well as environmental parameters such as temperature, pH, and depth. Data were analyzed using t-test. The results showed that the morning time produced a catch of 1,161 fish weighing 6,461 grams, an average of 77.40 fish weighing 430.73 grams per repetition. While the afternoon produced 454 fish weighing 2,571 grams, an average of 30.20 fish weighing 171.40 grams per repetition. The results of the t-test analysis showed that fishing time had a significant effect on the number and weight of catches (P<0.05). It can be concluded that the operation of gill nets in the morning produces higher catches, both in terms of number (tails) and total weight of the catch, compared to the afternoon time.
DIFFERENCES IN CATCH RESULTS USING WIRE TRAPS WITH DIFFERENT BAITS IN LAKE KELARI, MUARO JAMBI VILLAGE Lutfiany, Aurelia; Lisna, Lisna; Arfiana, Bs Monica; Fahrizal, Fahrizal; Ramadhan, Fauzan; Putinur, Putinur
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.2027

Abstract

This study aims to compare the fishing performance of wire traps (bubu kawat) using two different types of bait, namely oil palm fruit and coconut pulp, in Kelari Lake, Muaro Jambi. The research was conducted over a period of 20 days with two treatments and a total of 20 repetitions. Each treatment used 10 units of wire traps placed randomly at the study site. The observed parameters included fish species, number and weight of catches, and frequency of fish occurrence. The results showed that seven fish species were captured during the study, namely Nilem (Osteochilus vittatus), Kapiat (Puntioplites falcifer), Sebarau (Hampala ampalong), Tembakang (Helostoma temminckii), Gabus (Channa striata), Sepat (Trichopodus pectoralis), and Baung (Hemibagrus nemurus). Nilem was the most frequently caught species in both bait treatments, while Gabus had the lowest catch frequency. Statistically, there was no significant difference (P>0.05) in the number and weight of catches between the two bait types, although coconut pulp produced slightly higher catch numbers. Environmental parameters such as temperature, pH, and water depth were within the optimal range for freshwater fish, supporting the fishing activity. This study concludes that both bait types can be effectively used with wire traps, but oil palm fruit provides more consistent results for fishermen in Kelari Lake.
Co-Authors . Asparian, . A Budiansyah Abdurrahman Madani Ade Octavia Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia Aditya Eka Apriliyanto Afkar, Zawil Afriadi, Ahmad Afriani H Agape Saragih Agus Mandar Agustin, Jefri Aifu, Dewi Kurniati Albert Albert Aniz Fitrianisa ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Arfiana, Monica Armarenti, Armarenti Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Bandi, Zikri Naqsa Berliana Berliana Bibit Bibit Bibit, Bibit CAHYONO, HARI Citra Noeraini Damanik, Ernawati Darlim Darmawi Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Dea Amelia, Dea Dea Tri Ananda Depison Depison Depison Depison Dhifa Masikki, Maharani Farah Dyah Muji Rahayu E. Wiyanto Egga Yolanda Eko Wijayanto Eko Wiyanto Eko Wiyanto, Eko Ester Restiana Endang Gelis F Farizal Fachry Abda El Rahman Fahrizal Fahrizal Farhan Ramdhani Farizal Farizal Fauzan Ramadan Fauzan Ramadhan Fauzan Ramadhan Fauzan Ramadhan Ramadhan Febrina Rolin Filawati Filawati Firmansyah Firmansyah Fitrianisa, Aniz G. Gunawan Gunawan, Irvan Gushairiyanto Gushairiyanto Harahap, Afriani Haris Lukman Hariski, M Haryani, Nova Hilman Madian Insani Hutauruk, Tiara Nova Wulandari Ibadillah, Sultonu Indra Sulaksana Indra Sulaksana Irvan Gunawan Irwan Irwan Jasmine Masyitha Amelia Juni Trisno Mulyo Lubis, Abdillah Lubis, Samudra Asri Lutfiany, Aurelia M. Afdal M. Afdal M. Afdal, M. Afdal M. Apri Maulana M. Apri Maulana M. Ridho Saputra Mairizal Mairizal Maryo Tinambunan Maulana, M. Apri Maulida, Syafira Mawaddah, Prizky Mega Fatimah Rosana Mia Andriani Muhammad Farhan Mulawarman Mulawarman Mulawarman Mulawarman Mustika Zahara Najah, Khairun Nangsih, Ayu Nasution, Annio Indah Lestari Nelwida Nelwida Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Oktaviani, Dwi Rizki Pakpahan, Roberyo Pangentasari, Dwinda Pratama, Giri Prizky Nanda Mawaddah Putinur Putri, Rahayu Dian Eka Rahma Dini Arbajayanti Ramadhan, Fauzan Ramdhan, Fauzan Rammang, Sisilia Ren Fitriadi Resmi Resmi Revis Asra Reza Pahrul Rosadi Reza Pahrul Rosadi Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Rohmawati Bareta, Ainun Rosadi, Reza Safitri Safitri Sanusi Sanusi Sanwar, Sitti Nurlyanti Sari, Elna Sarumi, Rasniah Septy Heltria Setiyano, Regi Setiyawan, Khoirudin Anton Simaibang, Karina Theresia Sitanggang, Earline Margareth Br Sri Maharani Suhessy Syarif Suhessy Syarif, Suhessy Sukatin, Sukatin Sumadja, Wiwaha A Suparjo Suparjo Suparjo Suratinah Suratinah Syafril Hadi Tina Yuli Fatmawati Tinambunan, Maryo Togatorop, Alfa Immanuel tussadiah, Arifa Vincentia, Agnes Virnando, Irvan Wirandani, Atri Krismon Wiwaha Anas Sumadja Wontri Erwina Yusniati Wulandari Wulandari Yoppie Wulanda Yosi Sulastri Br Sihotang Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusma Damayanti Yusniati, Wontri Zahara, Mustika Zikri Naqsa Bandi