Claim Missing Document
Check
Articles

SINERGITAS ORANG TUA DAN GURU AGAMA DALAM MEMBINA PENGALAMAN AGAMA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI 4 KOTA BENGKULU Trini Wahyuni, Arum; Asiyah, Asiyah; Walid, Ahmad
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i1.159

Abstract

Tujuan dari penellitian ini adalah unruk mengetahui bagaimana Sinergitas Orang Tua Dan Guru Agama Dalam Membina Pengalaman Agama Anak Tunagrahita Di SLB Negeri 4 Kota Bengkulu, efektivitas penerapan metode yang digunakan orang tua dan guru agama dalam pembinaan agama anak Tunagrahita Di SLB Negeri 4 Kota Bengkulu, dan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pengalaman agama pada anak Tunagrahita di SLB Negeri 4 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan menggunakan tringulasi sumber. Teknik analisis data adalah Data reduction (reduksi data), Data display (penyajian data), Conclustion drawing/Verivication (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sinergitas orang tua dan guru agama dalam membina pengalaman agama anak Tunagrahita yakni menggunakan pembinaan sholat. Metode yang digunakan oleh orang tua dan guru agama yakni metode keteladanan, metode pembiasaan, dan metode pemberian ganjaran. Faktor pendukung yakni adanya fasilitas yang memadai, pengalaman keagamaan anak yang sudah baik, tingkat pengetahuan anak mengenai pengalaman agama baik dari sekolah, orang tua yang cukup baik, dukungan dari pihak sekolah kepada guru dalam meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan, faktor penghambat dalam pelaksanaan pengalaman agama di SLB N 4 Kota Bengkulu yaitu faktor psikologis anak yang tidak setabil, pengaruh dari teman yang sedang tidak melaksanakan sholat, dan pengaruh Hp
Upaya Guru Dalam Mengajarkan Ejaan Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di MI Al Islam Kota Bengkulu Wahyuni, Septi; Asiyah, Asiyah; Wahyuni, Betti Dian
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i3.901

Abstract

Pembelajaran ejaan memiliki peranan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan menguasai pembelajaran ejaan, siswa mampu mendeskripsikan ejaan. Hal ini dimaksudkan agar siswa mampu memahami pesan yang disampaikan melalui kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia dan selanjutnya mampu bernalar dan menceritakan kembali informasi yang telah dipelajarinya. Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi tiga hal: 1) persiapan guru untuk mengajar mengeja dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V, 2) pelaksanaan kegiatan keterampilan mengeja pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V, dan 3) upaya guru dalam mengajarkan ejaan pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V in MI Al Islam Kota Bengkulu. Penelitian ini dengan meringkas dan mengelaborasi pelaksanaan instruksi ejaan oleh guru, menggunakan tipe kualitatif. Sedangkan peserta penelitian adalah siswa dan guru kelas V MI Al Islam Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data semuanya melibatkan teknik analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Persiapan guru di dalam mengajarkan ejaan pada pembelajaran bahasa indonesia meliputi: a) bahan b) media c) teknik dan d) metode. Kedua, pelaksanaan pembelajaran dalam mengajarkan ejaan. Kegiatan ini meliputi: pembukaan, pengambilan buku siswa dan buku cerita, serta buku catatan guru. Tanggung jawab guru meliputi sebagai sumber belajar, pengelola, fasilitator, peraga, pembimbing, motivator, dan penilai. Evaluasi pembelajaran mengeja, terutama setelah implementasi, berdampak positif bagi siswa, karena guru lebih memudahkan pelaksanaan KBM (kegiatan belajar mengajar).
Pengaruh Kegiatan Kerohanian Islam (Rohis) Nurul ‘Ilmi Terhadap Pengamalan Ibadah dan Kemampuan Tahsin Al-Qur’an Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bengkulu Arini, Dinda Putri; Asiyah, Asiyah; Iqbal, Moch
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2024): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v9i1.3976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) untuk menganalisis pengaruh kegiatan rohis Nurul ‘Ilmi terhadap pengamalan ibadah pada siswa di MAN 1 Kota Bengkulu (2) untuk menganalisis pengaruh kegiatan rohis Nurul ‘Ilmi terhadap tahsin Al-Qur’an pada siswa di MAN 1 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan expost facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota Rohis yang berjumlah 40 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, tes lisan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rohis berpengaruh signifikan terhadap pengamalan ibadah dan tahsin Al-Qur’an siswa. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai konstanta α sebesar 18,796 dan koefisien variabel bebas (X) sebesar 0,802, menghasilkan persamaan regresi Y1 = 18,796 + 0,802X. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 92,3% menunjukkan pengaruh kegiatan Rohis terhadap pengamalan ibadah. Uji t menunjukkan t hitung 21,307 > t tabel 1,685 pada taraf signifikan 5%, sehingga Ha diterima. Selanjutnya, uji regresi linier sederhana untuk tahsin Al-Qur’an menunjukkan nilai konstanta α sebesar 8,176 dan koefisien variabel bebas (X) sebesar 0,916, menghasilkan persamaan regresi Y2 = 8,176 + 0,916X. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 91,4% menunjukkan pengaruh kegiatan Rohis terhadap tahsin Al-Qur’an. Uji t menunjukkan t hitung 20,110 > t tabel 1,685 pada taraf signifikan 5%, sehingga Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan Kerohanian Islam Nurul Ilmi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengamalan ibadah dan kemampuan tahsin Al-Qur’an siswa di MAN 1 Kota Bengkulu. Oleh karena itu, kegiatan Rohis ini penting untuk terus dikembangkan dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan siswa.
Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Keterampilan Berbicara pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Al - Fikhi Desa Bakal Dalam Kec. Talo Kecil Kab. Seluma Novia Sari, Revi; Asiyah, Asiyah; Aziz Harimukti, Wiji
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2024): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v9i2.5063

Abstract

This research was based on children aged 5-6 years in PAUD Al - Fikhi Bakal Village in Talo Kecil District, Seluma Regency, because there are still some children who are not 5 - 6 years old from the total number of 16 children, and the children also have Difficulty in responding and lack of stimulation means that children's speaking skills do not develop well. The aim of the research is to determine whether there is an influence of the role-playing method on speaking skills in children aged 5 - 6 years in PAUD Al - Fikhi, Bakal Dalam Village, Talo Kecil District, Seluma Regency. This research uses quantitative research with a type of experimental research, namely pre-experiment designs. The data collection technique uses the paired sample t-test formula (T Test) and is processed using the SPSS program. Because there are still external variables that influence the formation of the dependent variable. Based on the research results, it was found that there was an influence of the role-playing method on speaking skills in children aged 5 - 6 years in PAUD Al - Fikhi, Bakal Dalam Village, Talo Kecil District, Seluma Regency, with a significance value of 0.000 < α value, namely 0.05. The play method is a learning method for pre-school age children where children are invited to carry out activities together in the form of activities using tools or carrying out activities (games) either individually or together, which bring joy, pleasure and fun to children.
PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL Kloudia, Cindi; Jonivan, Yoven; Fadhila, Liqfa Nurul; Asiyah, Asiyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.23985

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengertian dari multikulturalisme,sejarah dari multikulturalisme, gagasan dasar dan pemikiran multikulturalisme. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Pengumpulkan data penelitian berupa data-data kepustakaan yang telah dipilih, dicari, disajikan dan dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Multikulturalisme berarti “keberagaman budaya”. Istilah multikultural ini sering digunakan untuk menggambarkan tentang kondisi masyarakat yang terdiri dari keberagaman agama, ras, bahasa, dan budaya yang berbeda. Secara umum, sejarah multikulturalisme baru sekitar 1970 di berbagai belahan dunia seperti Kanada, Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan lainnya yang kemudian diskursus multikulturalisme berkembang sangat cepat. Gagasan dasar multikulturalisme mencerminkan pemahaman tentang keberagaman etnis, budaya, dan agama dalam masyarakat yang beragam. Amerika Serikat, sebagai contoh, mengalami perubahan konsep dari Melting Pot dan Salad Bowl ke multikulturalisme sebagai koreksi terhadap kelemahan sebelumnya. Multikulturalisme membagi pergerakan budaya menjadi ruang publik dan privat, mengembangkan kebanggaan nasional, serta menghargai hak-hak sipil kelompok minoritas. Pendidikan multikultural di Indonesia, yang digagas oleh H.A.R. Tilaar, bertujuan untuk meningkatkan penghargaan terhadap keragaman etnik dan budaya.
TEORI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MULITIKULTURAL Wati, Monica Kurnia; Sukma, Juwita Melati; Asiyah, Asiyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.23988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teori tentang pendidikan multicultural, pendekatan terhadap pendidikan multicultural, Iimplikasi multikulturalisme terhadap Pendidikan Islam dan penelitiannya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Kesimpulan penelitian ini adalah: 1)Dalam pendidikan multikultural ada beberapa tokoh yang memiliki peranan penting dalam teori pendidikan multikultural, seperti Horace Kallen, James A. Banks, Bill Martin, Martin J. Beck Matustik dan Judith M. Green. Martin J. Beck Matustik berpendapat bahwa perdebatan tentang multikutural di masyarakat barat berkaitan dengan norma. Judith M. Green menunjukkan bahwa multikulturalisme bukan hanya di AS, karena budaya kecil harus mendapatkan tempat perlindungan dan memperoleh kekuatan dan memberi pengaruh dikebudayaan dominan. 2) Pendekatan untuk integrasi materi etnis ke dalam kurikulum. Pada pendekatan kontribusi, komponen yang berhubungan dengan kelompok etnis ditambahkan pada kurikulum tanpa mengubah strukturnya. Pendekatan aditif terdiri dari penambahan materi, konsep, tema dan perspektif kedalam kurikulum dan strukturnya tidak berubah. 3)Implikasi dari multikulturalisme terhadap pendidikan, utamanya di Indonesia adalah Kesadaran globalisasi membawa saling ketergantungan antara berbagai pihak terkait dan Perlu diberikan dasar-dasar yang utuh dan kuat kepada anak didik sebelum anak didik memiliki dunia spesialisasi sesuai dengan bakatnya.
Transformasi Kreativitas Belajar sebagai Strategi Sosial Pendidikan di Era Digital Permata, Dia; Wardana, Wisnu; Wiibowo, Ari; Asiyah, Asiyah
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kreativitas belajar sebagai strategi sosial pendidikan di era digital Perkembangan teknologi telah mengubah paradigma pendidikan dari yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi lebih fleksibel kolaboratif dan kreatif Kreativitas belajar tidak hanya dipandang sebagai kemampuan individu untuk menghasilkan ide ide baru tetapi juga sebagai proses sosial yang mendukung pembentukan karakter peserta didik yang adaptif dan inovatif Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur penelitian ini menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal buku dan dokumen kebijakan untuk memahami peran kreativitas dalam proses pendidikan digital serta strategi sosial yang menyertainya Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kreativitas siswa khususnya melalui pembelajaran berbasis proyek eksploratif dan kolaboratif Kreativitas belajar terbukti mampu meningkatkan partisipasi motivasi dan pemahaman siswa secara lebih mendalam Selain itu strategi sosial pendidikan yang melibatkan komunitas belajar dukungan kebijakan dan kolaborasi lintas aktor pendidikan turut memperkuat ekosistem belajar yang inovatif Namun transformasi ini tidak lepas dari tantangan seperti keterbatasan infrastruktur kompetensi guru dan budaya belajar yang belum mendukung kreativitas Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara inovasi kebijakan dan budaya pendidikan dalam mendorong transformasi kreativitas belajar secara menyeluruh Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pendidikan yang relevan partisipatif dan berkeadilan sosial di tengah perubahan global yang semakin kompleks < p>
Pilkada Calon Tunggal dalam Perspektif Siyasah Syari’yyah Asiyah, Asiyah; Riza, Fikri; Kurniadi, Rahmad; Riyadi, Ahmad; Nur, Muhammad; Andriansyah, Muhammad; Joanda, Ivan Rahmat
Tasyri' : Journal of Islamic Law Vol. 4 No. 1 (2025): Tasyri'
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/tsyr.v4i1.224

Abstract

The phenomenon of regional head elections (Pilkada) with a single candidate creates tension between the principles of democracy and the concept of siyasah syar'iyyah in Islamic politics. This study aims to analyze the implications of a single candidate in the Regional Elections from the perspective of siyasah syar'iyyah, especially in relation to the principles of justice, deliberation (shura), and the benefit of the people. This study uses a qualitative method with a literature approach to examine the views of scholars and regulations that govern the single-candidate Regional Elections. The results of the study show that this phenomenon occurs due to the dominance of political power, high political costs, and strict candidacy requirements, which lead to limited political competition. In Islam, leaders must be chosen through a fair and transparent process, but in an emergency, a pragmatic approach allows for a single candidate for the sake of government stability. Instead, the idealistic approach emphasizes the importance of healthy deliberation and competition. Therefore, siyasah syar'iyyah offers solutions in the form of increasing political participation, reducing administrative obstacles, and guaranteeing transparency in the election process. In conclusion, single-candidate regional elections can be accepted under certain circumstances, but must still pay attention to the principles of democracy and justice so as not to conflict with the values of siyasah syar'iyyah.
Co-Authors Abda Abda Abidin, Mohamad Jafre Zainol Adawiyah, Robi’atul Adrian Topano Ahmad Riyadi Ahmad Syarifin, Ahmad alimni, alimni Arikarani, Yesi Arini, Dinda Putri Astuti, Riri Azis, Ahmad Bahrudin Aziz Harimukti, Wiji Azlan, Humaidi Cahya, Afrilia Dwi Chatarina Umbul Wahyuni Dedek, Rahmad Desi Wulandari, Desi Emilda, Andri Emilya, Inten Fadhila, Liqfa Nurul Febriani, Febi Felica, Ica Firdaus Firdaus Habi, Nuraida Fitri Hakim, M. Arif Rahman Handika, Siti Iqbal, Moch Ismail Ismail Ixsir Eliya Joanda, Ivan Rahmat Jonivan, Yoven Julianti, Sherly Khairiah Khairiah Khatoon, Sahib Kloudia, Cindi Koesmeiran, Hengki Kurniadi, Rahmad Kurniawan, Dondi Kurniawati, Esti Wahyu Lestari, Eva Dwi Lestari, Wahyuni Intan Mardiah Astuti Marfianto, Tri Maryani Maryani Muhammad Andriansyah, Muhammad Muhammad Nur Mumtadzah, Ardhe Rizka Nasrudin, Muhamad Nelly Marhayati, Nelly Novia Sari, Revi Nurhidayati, Lailli Octaloca, Iis Delviya Permata, Dia Pratama, Katronaldo Pratiwi, Lire Prawira, Ilham Abdi Putra, Erik Perdana Putri, Serly Raihaani Putri, Yuni Atika Rafikah, Rafikah Rahmanita, Ulya Rahmawati, Rahmawati Ramlah Ramlah Rendi Rendi, Rendi Revola, Yashori Rezyika*, Icha Riza, Fikri Rulyanti, Elmy SAHUDIN, SAHUDIN Sari, Fitri Maya Sari, Meirita Sofa, Mochamad Lutfan Sukma, Juwita Melati Supriyandi, Reno Susanti, Trinur Syahri, Melani Purnama Syamsu Hadi Tambunan, Zulham Luthfi Tri Budiyono Trini Wahyuni, Arum Utami, Valisneria Wahyuni, Betti Dian Wahyuni, Septi Walid, Ahmad Wati, Monica Kurnia Wiibowo, Ari Winda Astuti Wisnu Wardana, Wisnu Yanti, Aurel Febri Yunisa, Sartika Yupande, Putra Zubaidah R, Zubaidah Zulkarnain, Nur Fitriya