Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pemasaran Bibit Berbasis E-Commerce sebagai Upaya Lanjutan dalam Pengembangan Sentra Durian di Desa Kemuning Lor Kurniasari, Leli; Rahayu, Sri; Firgiyanto, Refa
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 1 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v1i1.1

Abstract

Durian (Durio zibethinus Murr.) merupakan komoditas unggulan hortikultura Indonesia. Produksi durian secara nasional masih didominasi oleh wilayah di daerah Pulau Jawa dengan Jawa Timur sebagai pemasok utama. Jember sebagai kabupaten terluas di Jawa Timur urutan ke tiga setelah Banyuwangi dan Malang masih belum mampu menjadi produsen durian karena produktivitasnya yang rendah. Produksi durian di Kabupaten Jember mengalami penurunan pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018. Upaya untuk menjadikan Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa sebagai sentra durian adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan peluang pasar durian yang bermutu pemasaran seiring dengan berkembangnya teknologi informasi. Salah satu teknologi informasi yang menjadi kebutuhan mendasar dalam pemasaran atau perdagangan adalah e-commerce. Melalui kegiatan ini, petani mitra dilatih menggunakan aplikasi pemasaran e-commerce yang lebih mudah dan aplikatif seperti iklan di google, facebook, shopee dan tokopedia. Hal ini karena pemanfaatan teknologi internet dapat memperluas jaringan usaha dan terciptanya komunikasi yang efektif dalam menyampaikan nilai ekonomi dari penjual kepada pembeli sehingga mampu meningkatkan perubahan dalam hal volume penjualan dan prefernsi konsumen. Namun demikian, perlu pendampingan berkelanjutan sehingga petani dapat memaksimalkan akun-akun e-commerce dalam mendukung kegiatan pemasaran produk/bibit durian.
Pengembangan Produk Olahan daun Pegagan Sebagai Makanan Pokok Tambahan (MPT) Pencegahan Stunting dan Peningkatan Ekonomi Alwi, Annisa Lutfi; Firgiyanto, Refa; Elfina, Vera; Antika, Hermin; Masyaroh, Siti; Dewindawati, Dewindawati; Nafila, Nurul; Kusumaningtyas, Rizky Nirmala; Triwidiarto, Cherry
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i1.28

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya. Salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat stunting yang tinggi adalah Jember. Daerah Jember yang mengalami stunting adalah di Desa Bagon, Kecamatan Puger. Berdasarkan data posyandu Desa Bagon mempunyai 84 balita, terdapat 5 anak yang mengalami masalah stunting. Menyadari bahwa stunting adalah masalah kesehatan yang berisiko tinggi dan dapat mempengaruhi pertumbuhan anak hingga dewasa dalam pencegahannya dapat mengkonsumsi makanan yang memiliki sumber protein serta asupan buah dan sayur. Pegagan merupakan salah satu sayuran yang banyak manfaatnya dalam mengatasi stunting. Dalam mengkonsumsi pegagan sebagai pemenuhan gizi dan upaya mencegah stunting diperlukan suatu terobosan yaitu dengan mengolah daun pegagan menjadi bubur instan, nugget, dan cookies. Kegiatan ini berlangsung 4 bulan yang dilakukan satu bulan sekali diposyandu Lemuru 78 Desa Bagon. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi program pada bulan pertama sampai bulan keempat. Hasil yang dicapai dapat menambah pengetahuan kader posyandu terkait stunting dan cara pencegahannya, meningkatkan pengetahuan terkait manfaat dan cara budidaya pegagan, meningkatkan pengetahuan terkait pembuatan dan pengolahan MPT berbahan dasar daun pegagan sebagai upaya pencegahan stunting, meningkatkan keterampilan terkait cara pemasaran produk olahan daun pegagan sebagai peningkatan taraf ekonomi.
IS4AC (Intelligence System for Air Controller) Application for Air Quality Control of Tobacco Storage Warehouse PT. Mangli Djaya Raya Riskiawan, Hendra Yufit; Utomo, Denny Trias; Setyohadi, Dwi Putro Sarwo; Firgiyanto, Refa; Firmansyah, Muhammad Hafidh; Widiawan, Beni; Agustianto, Khafidurrohman; Hakim, Thoriq Lukman; Akhdiar, Fikri
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 2 No. 1 (2025): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v2i1.5661

Abstract

Warehouse Quality Monitoring Information System (IS4AC) was developed to improve the monitoring of storage environmental conditions, especially related to temperature, humidity, and PH₃ levels, which have an impact on product quality. This study includes the collection of initial data from partners used for system design and modeling, followed by the development of a sensor-based application that allows real-time monitoring. The research methodology includes data collection, system design, application development, and testing and implementation in the laboratory and partner warehouse locations. The results of the study show that IS4AC is able to provide accurate and timely information, improve operational efficiency, and reduce the risk of product damage due to unmonitored environmental conditions. With this system, users can make better decisions in storage quality management. In conclusion, this study shows the significant potential of an automated monitoring system in improving warehouse management, as well as contributing to the development of adaptive technology in various industrial sectors.
Tomato Growth and Production under Different Concentrations of Weed Extract-Based Biostimulant in Dry Season Rohman, Fadil; Firgiyanto, Refa; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Rohman, Hanif Fatur; Siswadi, Edi; Sukri, M. Zayin; Fadilah, Anggita Rizqy; Firdausi, Haikal
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 2 No. 2 (2025): June
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v2i2.6120

Abstract

Tomato farmers in Indonesia face challenges such as unpredictable weather conditions that can affect crop yields. Climatic stress, such as drought and heat, can have significant effects on plant growth. Plant Biostimulant have been shown to alleviate climatic stress in plants by modifying physiological processes and enhancing stress tolerance, ultimately improving crop growth and productivity. Recently, weed extract can serve as a biostimulant to improve growth and productivity of crops. This research aimed to determine the best concentration of weed extract-based biostimulant (WEBB) to increase tomato growth and production in dry season. The research was conducted on June to September 2024 in Tutul Village, Balung District, Jember Regency. The research used Randomized Block Design consisted of five levels of WEBB concentrations, i.e. 0, 1, 2, 3 and 4 ppm. The concentration of WEBB at 1 ppm significantly increased early growth of stem and the number of leaves at 2 WAP by 16.39% and 39.02% respectively. The application of WEBB at 1–2 ppm also showed a significant increase in the number of fruits by 24.49% compared to control. This indicated that 1 ppm WEBB were effective in stimulating the early growth and fruit formation on tomato plant.
Revitalisasi Sentral Kentang dengan Smart Greenhouse Berbasis IoT dan Smart Agrologistik dalam Pembibitan Kentang Serta Pengolahan Produk Mashed Potato di Bondowoso Wardana, Rudi; Lutfi, Faisal; Oktafa, Huda; Firgiyanto, Refa; Ramadhani, Rizkika; Kurniawan, Bayu
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41058

Abstract

Bondowoso memiliki agroklimat yang mendukung budidaya kentang dalam skala yang besar, tetapi produktivitasnya mengalami penurunan setiap tahunnya hingga mencapai 16,6 ton/Ha. Salah satu penyebabnya adalah serangan Nematoda Sista Kentang dan penyakit hawar daun, yang berdampak pada hilangnya hasil panen hingga 98,6%. Selain itu ketersediaan benih kentang yang hanya 7.045 ton dari dalam negeri dan 5.316 ton benih Impor. Permasalahan juga muncul pada saat panen raya, dimana belum adanya diversifikasi produk kentang yang bisa meningkatkan nilai ekonominya terutama pada saat harga jual kentang segar turun. Manajemen pertanian yang kurang memadai juga menambah permasalahan mitra untuk mengantisipasi kendala-kendala pada proses budidaya, panen dan pasca panen, serta proses pemasaran yang lebih luas. Solusi yang ditawarkan berdasarkan permintaan mitra melalui diskusi yaitu pengadaan tempat pembibitan desain terbuka dan tertutup dengan menggunakan smart screen house pembibitan berbasis IoT untuk membantu petani memproduksi benih yang berkualitas. Solusi yang kedua yaitu pengolahan Mashed Potato menjadi tepung kentang untuk diversifikasi produk. Ketiga yaitu penerapan smart agrologistic untuk mengantisipasi kendala-kendala yang mempengaruhi proses budidaya, panen dan pasca panen, serta proses pemasaran. Adapun luaran dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan petani sebesar 90% terkait pembibitan tanaman kentang; otomatisasi pengendalian iklim mikro melalui penambahan aset dalam bentuk rumah pembibitan kentang dengan smart greenhouse berbasis IoT, Tingkat kontaminasi dapat diminimalisir sampai 90% melalui proses sterilisasi dan seleksi yang sesuai SOP. Adanya peningkatan pengetahuan sebesar 100% terkait diversifikasi mashed potato menjadi tepung kentang. Tingkat partisipasi aktif petani sebesar 80% dalam menggunakan aplikasi smart agrologistic.
Pemanfaatan Daun Tembakau dan Mengkudu sebagai Moluskisida Nabati Keong Mas di Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Antirogo, Kabupaten Jember: Pengabdian Kusparwanti, Tri Rini; Sukri, Muhammad Zayin; Siswadi, Edi; Pertami, Rindha Rentina Darah; Firgiyanto, Refa; Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil; Eliyatiningsih; Fadilah, Anggita Rizky; Hermanuadi, Didiek; Dinata, Gallyndra Fatkhu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1629

Abstract

Desa Antirogo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Desa ini berada di wilayah utara Kota Jember dan berbatasan dengan beberapa desa lain seperti Sumbersari, Karangrejo, dan Mangli. Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pertanian utama yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Sumber Rejeki. Namun, dalam proses budidayanya, petani menghadapi permasalahan serius berupa serangan hama keong mas yang populasinya tinggi dan mampu bertahan di berbagai musim, sehingga pengendaliannya menjadi sangat sulit. Keong mas (Pomacea canaliculata) merupakan salah satu hama utama pada budidaya padi yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada fase awal pertumbuhan tanaman. Pengendalian kimia yang berlebihan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif berupa pemanfaatan ekstrak daun tembakau (Nicotiana tabacum) dan mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai pengendalian nabati yang ramah lingkungan kepada Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Antirogo, Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi dan demonstrasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ekstrak kedua tanaman tersebut memiliki potensi sebagai molluskisida nabati, dengan respon positif dari para petani terhadap efektivitas dan kemudahan aplikasinya. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran petani dalam menerapkan pengendalian hama yang berkelanjutan dan berbasis sumber daya lokal.
Pengembangan Produk Kopi Herbal Berbasis Rempah Lokal Sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing Usaha Mikro di Kabupaten Jember Ali, Fandyka Yufriza; Nugroho, Setyo Andi; Fatimah, Titien; Asmono, Sepdian Luri; Rosdiana, Eva; Pratita, Dian Galuh; Firgiyanto, Refa
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i1.430

Abstract

Indonesia is one of the world’s largest producers of coffee and spices; however, the integration of these resources into innovative MSME products remains limited. Jember Regency, known as a center of robusta coffee and a producer of spices such as ginger, cardamom, and cinnamon, holds great potential that has yet to be fully utilized by micro-enterprises. This program aimed to enhance the competitiveness of coffee-based MSMEs through herbal coffee innovation training. The method used was a participatory-educational approach, consisting of a pretest, theoretical presentations, hands-on roasting and blending practice, organoleptic testing, and final evaluation. Participants were drawn from MSME actors and coffee farmer communities in the Jember area. Results showed a significant cognitive improvement, with average scores increasing from 36 to 80 (a 122% increase). Participants also showed improved hardskills in herbal coffee formulation, label design, and digital marketing. A blend of 10% ginger and 5% cardamom was rated highest in taste tests. This activity demonstrates that local resource-based interventions can effectively improve product competitiveness and MSME self-sufficiency.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L. var BISI SL 02) Menggunakan Beberapa Konsentrasi Pupuk Organik Cair dan Jenis Media Tanam pada Sistem Hidroponik Substrat Firgiyanto, Refa; Prasetyo, Hendrik
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.648

Abstract

Komoditas sayuran hortikultura yang mempunyai nilai komersial serta prospek usaha yaitu tanaman selada. Pupuk anorganik terus meningkat ketika muncul banyak permintaan masyarakat akan hasil pertanian pada waktu yang serentak, salah satu alternatif untuk menekan pemakaian pupuk anorganik yaitu dengan memanfaatkan pupuk organik. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui konsentrasi pupuk dan jenis media tanam yang tepat guna meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2021 di lahan Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Faktor perlakuan pertama yaitu konsentrasi pupuk organik cair 3 ml, 5 ml, dan 7 ml. Faktor perlakuan kedua yaitu jenis media tanam cocopeat, pasir, dan arang sekam. Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan volume akar. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi pupuk organik cair 5 ml dengan media cocopeat mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada.Kata kunci: konsentrasi, media tanam, pupuk organik cair, selada
RESPON PERTUMBUHAN HASIL PERSILANGAN ANGGREK VANDA SANDERIANA DENGAN ANGGREK VANDA LOMBOKENSIS TERHADAP PEMBERIAN PUPUK DAUN DAN PUPUK SILIKA Firgiyanto, Refa; Calista, Zalza; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Darah Pertami, Rindha Rentina; Kusparwanti, Tri Rini; Restanto, Didik Pudji
Agrin Vol 27, No 2 (2023): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2023.27.2.710

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi pupuk daun dan silika yang tepat guna untuk meningkatkan pertumbuhan bibit anggrek Vanda hasil silangan V. sanderiana dengan anggrek V. lombokensis. Penelitian ini dilaksanakan selama lima bulan pada bulan Agustus 2021 sampai bulan Januari 2022 di Green House dan di Lab. Kultur Jaringan, Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor pertama adalah konsentrasi pupuk daun sebanyak 4 taraf, D0: 0 g/l, D1: 3 g/l, D2: 5 g/l, and D3: 7 g/l dan faktor kedua konsentrasi pupuk silika sebanyak 4 taraf, S0: 0 ppm, S1: 50 ppm, S2: 100 ppm dan S3: 150 ppm. Dari rancangan penelitian tersebut, terdiri dari 16 kombinasi perlakuan yang masing – masing diulang sebanyak 3 kali, dan tiap ulangan terdiri dari 3 pot, sehingga terdapat 144 bibit anggrek. Parameter yang diamati adalah persentase hidup, tinggi bibit, panjang daun dan jumlah daun anggrek Vanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk daun berpengaruh berbeda sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun dan presentase hidup. Perlakuan konsentrasi pupuk silika berpengaruh berbeda sangat nyata hanya pada parameter jumlah daun tertentu dan parameter presentase hidup. Sementara interaksi pupuk daun dan pupuk silika hanya mampu meningkatkan parameter presentase hidup bibit anggrek Vanda.
In vitro growth of Dendrobium orchid on different concentrations of sucrose and myo-inositol Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil; Firgiyanto, Refa; Ningsih, Riani
AGROMIX Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v16i2.6212

Abstract

Introduction: The limitation of endosperm in seeds requires the propagation of Dendrobium orchid plants to be carried out using in vitro culture techniques. The composition of in vitro culture media needs to be considered because it greatly determines the success of plant propagation. The addition of sucrose and myo-inositol to the growth media can support the growth of explants planted in vitro. This study aimed to determine the best concentration of myo-inositol and sucrose added to the multiplication medium to increase the growth of Dendrobium orchid explants. Methods: This study used a Completely Randomized Design. The experimental treatments were the concentration of myo-inositol and sucrose added to the VW media consisting of four levels, namely myo-inositol 50 mg/l + sucrose 20 mg/l, myo-inositol 50 mg/l + sucrose 40 mg/l, myo-inositol 100 mg/l + sucrose 20 mg/l and myo-inositol 100 mg/l + sucrose 40 mg/l. Observation variables include plant height, shoot emergence time, number of shoots and shoot growth rate. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at 5% α level and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. Results: The addition of 40 g/l sucrose + 50 mg/l myo-inositol to the in vitro culture medium was the best treatment in producing optimal explant growth. Conclusion: The addition of 40 g/l sucrose can reduce the addition of myo-inositol to VW media by up to 50% to propagate Dendrobium orchids in vitro.
Co-Authors Abdurrahman Salim Ade Sumiahadi Adi Rastono Agustianto, Khafidurrohman Akhdiar, Fikri Anisyaro Pangestuti Anna Mardiana Handayani Annisa Lutfi Alwi Antika, Hermin Awaludin, Aan Azizah, Maria Basuki , Bayu Kurniawan Beni Widiawan, Beni Budi Hariono Calista, Zalza Cherry Triwidiarto Cholyubi Yusuf Cinantya Anindita, Devina Darah Pertami, Rindha Rentina Denny Trias Utomo, Denny Trias Dewi Sukma Dewindawati, Dewindawati Diablo Cardilac Didiek Hermanuadi Dinata, Gallyndra Fatkhu Dwi Putro Sarwo Setyohadi, Dwi Putro Sarwo Eko Sulistyono Elfina, Vera Eliyatiningsih Eliyatiningsih, Eliyatiningsih Entikaria Rachmanita, Risse Fadil Rohman Fadilah, Anggita Rizky Fadilah, Anggita Rizqy faisal lutfi Fanata, Wahyu Indra Duwi Fandyka Yufriza Ali Farid Rawadan, Muhammad Fathoni K, Mokhammad Fatimah, Titien Fatur Rohman, Hanif Firdausi, Haikal Firmansyah, Muhammad Hafidh Ghifari, Ahmad Giyanto, dan Hakim, Thoriq Lukman Hanif Fatur Rohman Hanif Fatur Rohman Hartatie, Dian Hendra Yufit Riskiawan Hermanuadi, Didiek Hermin Antika Huda Oktafa Ika Lia Novenda Jumiatun Jumiatun, Jumiatun Kurnianto, Mokhamad Fatoni Kurniasari, Leli Kusumaningtyas, Rizky Nirmala M. Zayin Sukri M. Zayin Sukri Masyaroh, Siti Mauidah, Ana Uzunul Maulida, Maulida Maya Weka Santi Mellya Dwi Citra Khysswari Mira Andriani MUHAMAD, NUR Muhammad Zayin Sukri Muhammad Zayin Sukri Mulia Winirsya Apriliyanti Nafiah, Nur Lailin Nafila, Nurul Nur Khilmiatus Sa’adah Nurkholis, - Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih Oktafa, Huda Pertami, Rindha Rentina Darah Prasetyo, Hendrik Pratita, Dian Galuh Puput Ike Rahmawati Putra, Dhanang Eka Putro Sarwo Setyohadi , Dwi Putro Sarwo Setyohadi, Dwi Rahma, Sinta Dwi Rahmat Ali Syaban Ramadhani, Rizkika Ratnasari, Tri Restanto, Didik Pudji Riani Ningsih, Riani Rindha Rentina Darah Pertami Rizky Fadillah, Anggita Robbi, Maulana Nur Fadli Rohman, Ali Fatkhur Rohman, Fadil Rosdiana, Eva Rudi Wardana S Sugiyarto Sandra Arifin Aziz Santi Utami, Sri Setyo Andi Nugroho Sinta Dwi Rahma Siswadi, Edi SRI RAHAYU Sukri, M. Zayin Sukri, Muhammad Zayin Supriyadi Supriyadi Suwardi Suwardi Syamsul Arifin Theo Mahiseta Syahniar Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti, Tri Rini Triwidiarto, Cherry Uzunul Mauidah, Ana Vega Kartika Sari Vera Elfina Vera Elfina Widodo, Tirto Wahyu Yufit Riskiawan, Hendra