Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria Guna Mendukung Pertanian di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember Maria Azizah; Fadil Rohman; Suwardi Suwardi; Rahmat Ali Syaban; Edi Siswadi; M. Zayin Sukri; Refa Firgiyanto; Gallyndra Fatkhu Dinata; Tri Rini Kusparwanti; Dian Hartatie
Journal of Community Development Vol. 4 No. 1 (2023): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v4i1.149

Abstract

Jelbuk District, Jember Regency is an area with natural resource potential in the form of superior agricultural commodities which include food crops, horticulture and plantations such as rice, corn, cayenne pepper, bananas, coconut and tobacco. This potential makes Jelbuk District one of the areas that makes an important contribution in producing agricultural products in Jember Regency. However, the sustainability of the potential of natural resources and the contribution of agriculture in Jelbuk District has faced the problem of local farmers who were still dependent on chemical fertilizers and pesticides which besides being expensive can also be detrimental to the environment. In order to solve these problems, it was necessary to carry out socialization and counseling activities related to the utilization of plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) which have been widely studied to increase plant growth and production as well as the efficiency of the use of chemical inputs. Community service activities were conducted in August 2022 in Sucopangepok Village, Jelbuk District, Jember Regency through three stages, namely situation analysis and preparation, socialization and counseling and assistance. Socialization and counseling is carried out with material assistance using the panel method. The results of community service show that science and technology transfers related to the use of PGPR in plant cultivation can be accepted by partners as shown by the high enthusiasm of partners through active discussions on programs that have been socialized.
Respons Pertumbuhan dan Hasil Produksi Pegagan pada Pemberian Pupuk Organik Cair dan Pupuk Kandang Sapi Refa Firgiyanto; Hermin Antika; Vera Elfina; Tri Rini Kusparwanti; Hanif Fatur Rohman; Edi Siswadi; M. Zayin Sukri
Vegetalika Vol 12, No 3 (2023): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.82789

Abstract

Tanaman pegagan merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sebagai tanaman obat, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Salah satu upaya yang dilakukan antara lain perbaikan teknik budidaya melalui penambahan pupuk organik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh tunggal dan interaksi pemberian konsentrasi pupuk organik cair bonggol pisang dan dosis pupuk kandang sapi. Penelitian dilakukan di Screen house Laboratorium Tanaman, Politeknik Negeri Jember (89 mdpl).  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair 0, 50, dan 100 ml/l dan faktor kedua yaitu dosis pupuk kandang 0, 200, dan 400 g/polybag. Variabel pengamatan pada penelitian ini antara lain jumlah daun, jumlah stolon, jumlah anakan, panjang stolon terpanjang, panjang tangkai terpanjang, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat akar tanaman, kandungan klorofil tanaman, dan kandungan flavonoid tanaman pegagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal pemberian POC belum berpengaruh secara nyata pada seluruh variabel pengamatan sedangkan pemberian pupuk kandang sapi mampu meningkatkan secara nyata panjang tangkai tanaman pegagan dengan dosis terbaik pada perlakuan 200 dan 400 g/polybag. Interaksi pemberian konsentrasi POC dan pupuk kandang berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun 2 dan 4 MST, panjang stolon, dan berat akar tanaman. Pemberian terbaik didapatkan pada perlakuan pemberian POC 100 ml/l dan dosis pupuk kandang sapi 200 g/polybag.
Penerapan Teknologi Perbenihan Bersertifikasi Berbasis Aeroponik dan Diversifikasi Produk Olahan Mendukung Pengembangan Sentra Agribisnis Kentang Berkelanjutan di Probolinggo Wardana, Rudi; Putra, Dhanang Eka; Oktafa, Huda; Firgiyanto, Refa; Nurwahyuningsih
DHARMA RAFLESIA Vol 20 No 2 (2022): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i2.24218

Abstract

Wonokerto merupakan salah satu sentra baru agribisnis kentang di Probolinggo, akan tetapi terdapat permasalahan yang menyebabkan pengembangan agribisnis tidak optimal, solusi yang ditawarkan yaitu penyuluhan dan pelatihan perbenihan kentang, proses sertifikasi, membentuk rumah perbenihan kentang dengan sistem aeroponik. Tim juga membekali para petani dengan penerapan sistem GAP dan GHP pada budidaya tanaman kentang, pembuatan diversifikasi produk kentang menjadi keripik dan donat sebagai oleh-oleh khas, pembangunan sistem informasi dan pemasaran produk serta penguatan kelembagaan petani pada khususnya petani kentang agar terjadi peningkatan kinerja kelompok guna meningkatkan posisi tawar petani. Luaran kegiatan ini yaitu peningkatan sumber daya petani terkait budidaya pertanian; peningkatan pengetahuan petani terkait perbenihan kentang dan terbentuknya rumah perbenihan kentang; tersedianya benih kentang yang setiap waktu sesuai kebutuhan petani dengan total 5% benih yang digunakan sudah hasil produksi kelompok tani; petani menerapkan GAP dan GHP dan terjadi 5% peningkatan produksi yang baik; terdapatnya 5 diversifikasi produk olahan kentang.
Pengembangan UKM Jamur Sehat COF di Jember melalui Produksi Bibit F1 dan Penerapan SOP Budidaya Jamur serta Teknologi Smart Kumbung Firgiyanto, Refa; Yufit Riskiawan, Hendra; Putro Sarwo Setyohadi , Dwi; Rosdiana, Eva; Rohman, Fadil; Santi Utami, Sri
DHARMA RAFLESIA Vol 20 No 2 (2022): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i2.24280

Abstract

Jamur merupakan salah satu sayuran yang sangat diminati pasar karena mengandung gizi yang tinggi terutama protein, ramah lingkungan, mudah dibudidayakan dengan waktu panen yang cepat dan bernilai ekonomi yang tinggi. UKM Jamur Sehat COF merupakan salah satu pelaku agribisnis jamur di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember yang perlu dikembangkan dalam menghadapi beberapa permasalahan pada aspek produksi, pengolahan dan pemasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan UKM Jamur Sehat COF melalui program-program yang difokuskan pada produksi bibit jamur berkualitas tinggi, penerapan budidaya jamur sesuai SOP yang didukung Teknologi Smart Kumbung dan perbaikan sistem pemasaran yang berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa UKM Jamur Sehat COF, telah mampu melakukan budidaya jamur sesuai SOP, memproduksi bibit jamur berkualitas melalui kultur in vitro, menerapkan Smart Kumbung berbasiskan IOT, meningkatkan kualitas dan diversifikasi produk olahan serta pemasaran jamur berbasiskan e-commerce.
Perbaikan Sistem Budidaya Ketersediaan Benih dan Penanganan Pasca Panen Kentang sebagai Komoditas Hortikultura Unggulan Kabupaten Bondowoso Wardana, Rudi; Nurwahyuningsih, Nurwahyuningsih; Oktafa, Huda; Firgiyanto, Refa; Uzunul Mauidah, Ana; Farid Rawadan, Muhammad
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 1 (2024): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i1.30286

Abstract

Kelompok petani Potato yang berlokasi di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso memiliki potensi pertanian kentang yang cukup besar. Namun seiring berjalannya waktu ditemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan pengembangan agribisnis tidak optimal, antara lain yaitu 1) sulitnya dalam melakukan aklimatisasi tanaman kentang yang baru di lahan; 2) media yang kurang optimal tanah yang kurang subur dan tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman kentang dapat menyebabkan pertumbuhan kurang optimal; 3) kurang sesuainya kondisi mikroklimat pembibitan agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman; 4) rentannya kontaminasi tanaman kentang terhadap serangan patogen seperti bakteri, virus, dan jamur. Solusi yang ditawarkan berdasarkan pada permintaan mitra melalui diskusi antara lain yaitu pengadaan tempat pembibitan tertutup, pengadaan pipanisasi guna perbaikan sistem irigasi dan memperbaiki kesuburan tanah, sistem pengadaan net house untuk mengontrol kondisi mikroklimat. Dalam uraian teknologi ini terbagi dalam 2 masalah yaitu teknologi irigasi dan teknologi pembibitan. Tim PPM juga membekali para petani dengan penerapan mikroklimat yang tepat pada budidaya tanaman kentang. Luaran dari kegiatan Pengabdian ini yaitu  tercapainya beberapa peningkatan pengetahuan yang diukur melalui pengisian kuesioner, diantaranya yaitu peningkatan sumber daya petani terkait budidaya tanaman kentang dan aspek lainnya melalui aplikasi hasil riset di Perguruan Tinggi di bidang budidaya, pangan sebesar 90%; peningkatan pengetahuan petani terkait Pembibitan secara kultur jaringan, aklimatisasi, teknik budidaya kentang secara GAP dan GHP, dan pengolahan kentang menjadi produk olahan makanan sebesar 90%.
Pemberdayaan Pondok Pesantren Al- Ifadah Sumberjo yang Mandiri melalui Penerapan Sistem Agribisnis Terpadu dan Pengembangan Jiwa Wirausaha Santri melalui pemasaran berbasis e-commerce Firgiyanto, Refa; Yufit Riskiawan, Hendra; Putro Sarwo Setyohadi, Dwi; Fatur Rohman, Hanif
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30349

Abstract

Pondok Pesantren Al-Ifadah Sumberjo Jember merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di Jember, Jawa Timur dengan jumlah santri yang cukup banyak sehingga menuntut pondok untuk dapat menyediakan bahan pangan yang cukup banyak dengan kandungan yang bergizi dan harga yang terjangkau. Tujuan dan fokus dari kegiatan secara khusus yaitu meningkatkan kemandirian pondok pesantren melalui penerapan sistem agribisnis dan penguatan karakter jiwa kewirausahaan dengan penerapan pemasaran e-commerce melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan diseminasi teknologi dari hasil riset sehingga diperoleh kegiatan pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2023. Tahapan kegiatan terbagi menjadi persiapan, pelaksanaan dan Monitoring serta evaluasi. Hasil pengabdian yaitu telah terdapat peningkatan partisipasi santri pada aktivitas pengembangan agribisnis terpadu berbasi vertiminaponik disertai dengan buku pedoman pelaksanaan sehingga santri merasa tidak bosan dan jenuh. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sampah organik lebih dari 80% berdasarkan hasil kuesioner disertai dengan penerapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair, maggot sebagai pakan alternatif ikan, dan kompos guna budidaya tanaman. Hasil pengabdian lainnya yaitu tercapainya peningkatan jiwa wirausaha santri lebih dari 80% berdasarkan kuisioner dan terdapat adanya produk berupa sayuran dan lele dan sudah diperjual belikan pada akun shopee.
Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Bawang Merah di Desa Sumber Kedawung Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo Kurniasari, Leli; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Rohman, Fadil; Firgiyanto, Refa; Ghifari, Ahmad; Rohman, Ali Fatkhur
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 1 (2024): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i1.30418

Abstract

Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo merupakan desa yang sebagian besar dikelola untuk budidaya bawang merah. Terdapat permasalahan hama penyakit yang dihadapi. Petani banyak menggunakan pestisida kimia untuk menangani masalah tersebut. Berdasarkan survey, petani dapat menggunakan lebih dari 19 pestisida sintetik dan dilakukan secara terjadwal. Hal tersebut akan membuat agroekosistem menjadi tidak sehat dan memberikan dampak negatif yang berkepanjangan. Kegiatan Sekolah Lapang-Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) bawang merah diberikan sebagai solusi  penggunaan pestisida kimia yang berlebihan di desa tersebut. Sekolah lapang dilaksanakan pada semester gasal tahun 2023, terdiri sosialisasi, diseminasi teknologi, monitoring dan evaluasi. Tingkat keberhasilan SL-PH bawang merah ini adalah meningkatnya pemahaman petani terhadap konsep PHT sebesar 89.47%. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung langkah pengembangan sentra agribisnis bawang merah yang sehat dan berkelanjutan di Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Budidaya Microgreen di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember Kusparwanti, Tri Rini; Firgiyanto, Refa; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Rohman, Fadil
Journal of Community Development Vol. 3 No. 2 (2022): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v3i2.94

Abstract

Kesilir Village is one of the villages in Wuluhan District, Jember, East Java with the majority of the population's main livelihood being farmers. One of the youth organizations active in the village is IPNU-IPPNU Kesilir. Most of the organizations that consist of Muslim youths are aged 15-21 years. Based on the problems obtained in the results of the preliminary survey, it was found that there were problems with the youth of the community, including the community's desire to optimize the use of abundant resources in the form of the agricultural sector in Kesilir Village and the solution that we offer to the youth of the Kesilir Village community is in the form of making microgreens As a first step for learning the modern agricultural sector, socialization about microgreens for IPNU-IPPNU Kesilir. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA) which is an approach method in the process of empowerment and increasing community participation that emphasizes the involvement of IPNU-IPPNU Kesilir in all activities carried out. The techniques used in Participatory Rural Appraisal (PRA) include the socialization stage, skills training stage and mentoring stage. This activity resulted in socialization of training on making microgreens, and making direct products consisting of microgreens of water spinach and mustard pakcoy. IPPNU-IPPNU youths were provided with a simulation of microgreens cultivation which is easy to do and has high economic value. From this community service, it is hoped that the IPPNU-IPPNU Kesilir will be the pioneers of microgreen cultivation in Kesilir Village, Wuluhan District, Jember. In addition, this activity can be a promising business opportunity because it has a high profit which is expected to be carried out by young people in Kesilir Village, Wuluhan District, Jember.
Pelatihan Pemanfaatan Yellow Trap Sebagai Perangkap Serangga Ngengat di Lahan Bawang Merah Dusun Tegalrejo, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember Dinata, Gallyndra Fatkhu; Sukri, Muhammad Zayin; Kusparwanti, Tri Rini; Pertami, Rindha Rentina Darah; Firgiyanto, Refa; Siswadi, Edi; Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil; Eliyatiningsih, Eliyatiningsih; Hermanuadi, Didiek
Journal of Community Development Vol. 5 No. 2 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i2.269

Abstract

Tegalrejo Hamlet is in Sabrang Village, one of the villages in Ambulu District, Jember Regency, East Java, where the majority of the population work as farmers. There are farmer groups that help farmers in the process of cultivating shallot fields. Currently, the existing farmer groups are still active, aged 45-65 years. There are many problems experienced in shallot fields, namely attacks by onion caterpillar pests which are caused by moth larvae. The solution given is the use of yellow traps. Yellow trap control is an alternative control solution that is environmentally friendly and increases efficiency in processing and production results from farmers. The method used is counseling and demonstration. This extension will be carried out in May 2024. The results of this activity show that farmers are open and accept the solutions we provide well and apply the solutions we provide to their respective shallot fields. From this outreach activity, it is hoped that farmers and Tegalrejo Village farmer groups will become pioneers in using yellow traps in shallot fields to suppress moth attacks.
Kajian Potensi dan Desain Rumah Potong Hewan (RPH) di kabupaten Jember Awaludin, Aan; Kurnianto, Mokhamad Fatoni; Hariono, Budi; Muhamad, Nur; Pertami, Rindha Rentina Darah; Firgiyanto, Refa; Arifin, Syamsul; Setyohadi, Dwi Putro Sarwo; Riskiawan, Hendra Yufit; Putra, Dhanang Eka
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v8i2.4198

Abstract

Produk daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) menjadi kebutuhan mendesak dan penting yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan pangan di Indonesia. Rumah Potong Hewan (RPH) merupakan bagian yang tidak dapat diabaikan dalam rantai produk asal ternak khususnya daging. Standarisasi infrastruktur RPH akan mendukung peningkatan mutu pelayanan, operasional, dan produksi sehingga peningkatan kualitas pada seluruh aspek RPH perlu dikaji sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan secara nasional. Penelitian dilakukan di kabupaten Jember pada bulan September 2021 – Februari 2022. Kajian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus dan pendekatan kualitatif dengan metode observasi serta wawancara mendalam (indepth interview). Referensi dalam pemilihan lokasi dan desain RPH induk merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian No. 13 Repubik Indonesia tahun 2010 dan SNI 01-6159-1999. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merancang RPH induk yang memenuhi syarat ideal di Jember. Hasil dari penelitian ini adalah teridentifikasinya wilayah yang mempunyai potensi untuk dijadikan lokasi RPH induk yaitu berada di desa Wirowongso, kecamatan Ajung (8˚13'28”S 113˚41'47" E). Rancangan RPH induk didesain dengan menyesuaikan lokasi perencanaan serta merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Republik Indonesia Tahun 2010 dan SNI 01-6159-1999. Desain RPH induk juga disesuaikan dengan pemenuhan persyaratan higiene-sanitasi untuk memenuhi standar dalam memperoleh NKV (Nomor Kontrol Veteriner) sebagai sertifikat tertulis resmi untuk produk pangan hewani.
Co-Authors Abdurrahman Salim Agustianto, Khafidurrohman Akhdiar, Fikri Andriani, Mira Anisyaro Pangestuti Anna Mardiana Handayani Annisa Lutfi Alwi Antika, Hermin Awaludin, Aan Azizah, Maria Azizah, Maria Basuki , Bayu Kurniawan Beni Widiawan, Beni Budi Hariono Calista, Zalza Cherry Triwidiarto Cholyubi Yusuf Darah Pertami, Rindha Rentina Denny Trias Utomo, Denny Trias Dewi Sukma Dewindawati, Dewindawati Diablo Cardilac Dinata, Gallyndra Fatkhu Dwi Putro Sarwo Setyohadi, Dwi Putro Sarwo Eko Sulistyono Elfina, Vera Eliyatiningsih Eliyatiningsih, Eliyatiningsih Etik Wukir Tini Fadilah, Anggita Rizky Fadilah, Anggita Rizqy faisal lutfi Fanata, Wahyu Indra Duwi Fandyka Yufriza Ali Farid Rawadan, Muhammad Fatimah, Titien Fatur Rohman, Hanif Firdausi, Haikal Firmansyah, Muhammad Hafidh Ghifari, Ahmad Giyanto, dan Hakim, Thoriq Lukman Hanif Fatur Rohman Hanif Fatur Rohman Hartatie, Dian Hendra Yufit Riskiawan Hermanuadi, Didiek Hermin Antika Jumiatun Jumiatun, Jumiatun Kurnianto, Mokhamad Fatoni Kurniasari, Leli Kusumaningtyas, Rizky Nirmala M. Zayin Sukri M. Zayin Sukri Masyaroh, Siti Mauidah, Ana Uzunul Maya Weka Santi maya weka santi, maya weka Mira Andriani MUHAMAD, NUR Muhammad Zayin Sukri Muhammad Zayin Sukri Mulia Winirsya Apriliyanti Nafiah, Nur Lailin Nafila, Nurul Nur Khilmiatus Sa’adah Nurkholis Nurkholis Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih Oktafa, Huda Pertami, Rindha Rentina Darah Prasetyo, Hendrik Pratita, Dian Galuh Puput Ike Rahmawati Putra, Dhanang Eka Putro Sarwo Setyohadi , Dwi Putro Sarwo Setyohadi, Dwi Rahmat Ali Syaban Ramadhani, Rizkika Ratnasari, Tri Restanto, Didik Pudji Riani Ningsih, Riani Rindha Rentina Darah Pertami Robbi, Maulana Nur Fadli Rohman, Ali Fatkhur Rohman, Fadil Rosdiana, Eva Rudi Wardana S Sugiyarto Sandra Arifin Aziz Santi Utami, Sri Setyo Andi Nugroho Siswadi, Edi SRI RAHAYU Sukri, M Zayin Sukri, M. Zayin Sukri, Muhammad Zayin Supriyadi Supriyadi Suwardi Suwardi Syamsul Arifin Theo Mahiseta Syahniar Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti Tri Rini Kusparwanti, Tri Rini Triwidiarto, Cherry Uzunul Mauidah, Ana Vega Kartika Sari Vera Elfina Vera Elfina Widodo, Tirto Wahyu Yufit Riskiawan, Hendra