Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Self-Esteem Siswa Sulhijah Jago; Busnawir Busnawir; Mohamad Salam
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v7i2.31693

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis berdasarkan self-esteem siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX B MTsN 2 Konawe yang terdiri dari  self-esteem rendah dan self-esteem tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) kemampuan komunikasi matematis siswa self-esteem tinggi MTsN 2 Konawe mampu menjelaskan dengan menggunakan bahasa sendiri dengan membuat model situasi matematika secara tertulis, mampu menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, mampu mengekspresikan konsep matematika dalam bahasa dan simbol matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari secara tertulis. Sedangkan Kemampuan komunikasi matematis siswa self-esteem rendah MTsN 2 Konawe mampu menjelaskan dengan menggunakan bahasa sendiri dengan membuat model situasi matematika secara tertulis, belum mampu menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, belum mampu mengekspresikan konsep matematika dalam bahasa dan simbol matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari secara tertulis.
MEASUREMENT OF MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY BASED ON SELF EFFICACY CATEGORIZATION USING MIXED METHODS APPROACH Busnawir Busnawir; Mukhsar Mukhsar; Hidayat Ahmad; Kodirun Kodirun
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7212

Abstract

Problem-solving ability is an important part of learning mathematics. The low ability to solve mathematics needs to get attention related to students' self-efficacy. This study aims to determine the level of mathematical problem-solving abilities based on the categorization of students' self-efficacy at high, medium, and low levels. This research was conducted in class XI SMAN 1 Konawe Utara with a total of 37 students as subjects. This type of research is descriptive quantitative and qualitative in the form of a mixed method. The research instrument consisted of tests of mathematical problem-solving skills, self-efficacy questionnaires, and interview guidelines. Data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study show that students with high self-efficacy are able to solve math problems following all stages of Polya; students with moderate self-efficacy are unable to follow all Polya stages, while students with low self-efficacy are unable to solve math problems following Polya stages. It was concluded that the level of self-efficacy of students had an influence on ability to solve math problems based on Polya's steps
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ristantia Wahid; Busnawir; Latief Sahidin
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v3i3.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meliputi pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa VII SMP Negeri 5 Kendari. Populasi penelitian ini seluruh siswa VII SMP Negeri 5 Kendari yang terdistribusi dalam 11 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dan terpilih 2 kelas, yakni kelas VII¬-I sebagai kelas ekperimen dan kelas VII-J sebagai kelas kontrol yang model digunakan pembelajaran Konvensional. Penentuan kelas eksperimen dan control ditentukan secara acak. Kedua kelas mempunyai kemampuan pemecahan masalah matematis yang relatif sama. Desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan model pemebelajaran kooperatif tipe Think Talk Write terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 5 Kendari.
Kompetensi Guru Matematika SMP dalam Membuat Soal Higher Order Thinking Skills Zamsir; Kodirun; Busnawir; Anwar Bey; La Arapu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v13i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam membuat soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran matematika. Kemampuan guru dalam membuat soal yang bertipe HOTS merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan Kurikulum 2013. Soal bertipe HOTS merupakan instrumen yang dapat dipergunakan guru untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Disamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor atau kendala yang dialami guru dalam membuat soal HOTS, baik dalam ujian formatif (ulangan harian), maupun pada ujian sumatif (UTS dan UAS). Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Kemampuan guru dalam membuat kisi-kisi soal pada umumnya sudah baik. Sebanyak 88% guru mampu membuat kisi-kisi penulisan soal dengan baik, sisanya 12 % masih perlu banyak berlatih membuat kisi-kisi penulisan soal;2) Sebanyak 80% guru sudah mampu membuat soal HOTS dengan tipe tanpa stimulus; 3) Sebanyak 60% guru mampu membuat soal HOTS dengan stimulus; dan 4) Faktor atau kendala yang dialami guru dalam membuat soal HOTS adalah guru masih terbiasa membuat soal yang bersifat LOTS dan belum ada kebijakan khusus dari sekolah tentang penggunaan soal HOTS dalam ujian, Penggunaan soal HOTS di sekolah masih bersifat himbauan.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Asissted Individualization Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Ditinjau Dari Sikap Siswa Afrah Fatina Nasir; Busnawir; Latief Sahidin
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v13i2.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model pembelajaran TAI terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Kendari. (2) pengaruh sikap terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Kendari. (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan sikap terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa SMPN 3 Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Kendari yang terdiri dari 9 kelas parallel. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini meliputi kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Desain penelitian menggunakan factorial design. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui pemberian instrumen berupa tes kemampuan berpikir kreatif berbentuk soal uraian, angket sikap dan lembar observasi. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan (1) tidak terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran TAI terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswakelas VIII SMPN 3 Kendari; (2) terdapat pengaruh yang signifikan sikap terhadap kemampuan berpikir berpikir kreatif matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Kendari; (3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan sikap terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswadi SMPN 3 Kendari.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self Efficacy Siswa SMA Negeri 6 Kendari Iqbal Pratama; Lambertus Lambertus; Busnawir Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i1.42776

Abstract

Hasil pengamatan awal yang dilakukan di SMA Negeri 6 Kendari menunjukan bahwa siswa masih kurang dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh model problem based learning dan model pembelajaran langsung terhadap kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self efficacy siswa yang terbagi dalam dua kategori yaitu tinggi dan rendah. Penelitian ini merupakan Quasi eksperimental design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 6 Kendari tahun pelajaran 2021/2022 yang terdistribusi dalam 6 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik pengambilansimple random sampling, disebabkan karena anggota populasi penelitian ini dianggap homogen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan pemahaman komunikasi siswa SMA Negeri 6 Kendari masih tergolong cukup baik siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran langsung, tetapi kemampuan pemahaman komunikasi yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung dengan kata lain kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan kedua model tersebut terdapat pengaruh yang signifikan. Kemudian untuk kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan pembelajaran langsung ditinjau dari kategori self efficacy siswa, diperoleh bahwa pada kategori tinggi tidak terdapat pengaruh dan pada kategori rendah juga tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Selain itu diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan untuk kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaranproblem based learning yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah dan siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung yang memiliki self efficacy tinggi dan rendah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara signifikan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran problem based learning lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung
TPACK Capabilities of Mathematics Teachers: An Overview Based on Teacher Certification Status and School Accreditation Busnawir Busnawir; Mery Aryanti; Nana Sumarna; Kodirun Kodirun; Hafiludin Samparadja
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.2779

Abstract

Keterampilan TPACK guru dapat dipengaruhi oleh status sertifikasi guru dan akreditasi sekolah. Guru bersertifikat diharapkan mampu mengintegrasikan TPACK dengan baik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kemampuan TPACK guru matematika sekolah menengah berdasarkan status sertifikasi guru dan akreditasi sekolah di Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian sebanyak 53 guru matematika sekaligus sebagai subyek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penguasaan TPACK guru matematika sekolah menengah di Kabupaten Buton Utara termasuk kategori rendah; ada perbedaan kemampuan TPACK yang signifikan antara guru matematika di sekolah terakreditasi A dan B; terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan TPACK antara guru matematika di sekolah terakreditasi A dan C; tidak terdapat perbedaan kemampuan TPACK antara guru matematika di sekolah terakreditasi B dan C; terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan TPACK antara guru bersertifikasi dan tidak bersertifikasi di sekolah terakreditasi B; tidak ada perbedaan keterampilan TPACK antara guru bersertifikasi dan tidak bersertifikasi di sekolah terakreditasi A dan C.Teachers' TPACK skills can be influenced by teacher certification status and school accreditation. Certified teachers are expected to be able to integrate TPACK well in learning. The purpose of this study was to examine the TPACK ability of high school mathematics teachers based on teacher certification status and school accreditation in North Buton District. This research uses a quantitative descriptive approach with a survey method. The research population consisted of 53 mathematics teachers who were also research subjects. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, and documentation. The results showed that the TPACK mastery ability of high school mathematics teachers in North Buton Regency was in a low category; there is a significant difference in TPACK ability between mathematics teachers in schools accredited A and B; there is a significant difference in TPACK skills between mathematics teachers in schools accredited A and C; there is no difference in TPACK abilities between mathematics teachers in schools accredited B and C; there is a significant difference in the ability of TPACK between certified and uncertified teachers in schools accredited B; there is no difference in TPACK skills between certified and uncertified teachers in schools accredited A and C.
HUBUNGAN NILAI FORMATIF, TUGAS TERSTRUKTUR, DAN NILAI SUMATIF Busnawir Busnawir
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v11i2.42858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keeratan hubungan dan besarnya konstribusi nilai formatif dan pemberian tugas terhadap nilai sumatif. Populasi penelitian ialah siswa kelas IX SMP Negeri 9 Kendari sebanyak 452 siswa, Sampel penelitian sebanyak 113 siswa (25% dari populasi) dipilih dengan teknik acak sederhana. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi sekolah pada semester ganjil tahun 2022/2023 untuk bidang studi matematika. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa rerata nilai formatif, nilai pemberian tugas, dan nilai sumatif siswa berada dalam kategori tinggi; terdapat hubungan yang sangat erat nilai formatif dan pemberian tugas dengan nilai sumatif;nilai pemberian tugas memiliki kontribusi yang lebih besar dibandingkan nilai formatif terhadap nilai sumatif.
Kesalahan Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Bilangan Bulat Pada Garis Bilangan Siti Maemuna; Kadir; Busnawir; Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v4i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan; (2) Faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik kelas VII SMP melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Kesalahan-kesalahan peserta didik kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan yaitu kesalahan konsep dan kesalahan prinsip penjumlahan, pengurangan, dan perkalian bilangan bulat; 2) Faktor-faktor penyebab peserta didik kelas VII melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat pada garis bilangan adalah: Pengelolaan kelas yang tidak begitu baik, pembelajaran berkelompok yang tidak efektif, dan penjelasan guru dalam memberikan contoh tidak lengkap sehingga peserta didik tidak memahami secara sempurna tentang contoh yang diberikan.
Model Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa di Era Pandemik Covid Ahmad Zaeni; Aris Badara; La Aso; Alberth Alberth; Busnawir Busnawir; Al Wahab; Prima Endang Susilowati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid -19 yang melanda dunia memberikan dampak di berbagai bidang. Salah satunya berdampak pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa. Anjuran untuk menghindari kerumunan dan jaga jarak menjadi dasar untuk mencari alternatif metode pelaksanaan kegiatan KKN Mahasiswa. Kondisi ini memaksa semua kegiatan beralih ke metoda komunikasi digital, termasuk kegiatan KKN. Penerapan metode penyuluhan KKN secara online memberikan pengalaman yang baru bagi masarakat. Berbagai daerah di Indonesia termasuk di lokasi KKN (Desa Amoito Siama Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara). Ternyata masih banyak kendala dalam proses sosialisasi secara online. Kondisi ini dikarenakan antara lain masih minimnya fasilitas internet, peralatan, kemampuan masyarakat membeli kuota, serta kemampuan menggunakan peralatan digital. Pada kegiatan ini dilakukan pendampingan oleh mahasiswa KKN untuk mengatasi masalah di atas, termasuk saat melaksanakan webinar. Hasil kegiatan ini sesuai dengan yang diharapkan yaitu pada kegiatan yang dilaksanakan melalui webinar telah dapat memberikan tambahan ilmu bagi masyarakat, tanpa harus mengabaikan protokol kesehatan. Terlihat dari antusiasme masyarakat dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap suatu permasalahan. Perkembangan digital yang pesat dan situasi darurat semacam ini menuntut semua lapisan masyarakat harus menyesuaikan perkembangan.Kata kunci—Digital, KKN Mahasiswa, Pandemik Covid-19, Webinar
Co-Authors ., Arvyaty Abdul Asis adam, Pasrun Afrah Fatina Nasir Ahmad Zaeni Aji Darmawan Aksan, Sitti Kurnia Purnama Al Irsyad Alberth, Alberth Alfari, Zulham Alwahab Alwahab Amirullah -, Amirullah Ana Wati Anisa Anisa Anwar Bey Aprilia Ayu Nita Aris Badara Arvyaty Arvyaty Arvyaty Arvyaty Asriyawan, Asriyawan Aulia Rahmi, Aulia Awaludin Awaludin, Awaludin Ayu Nita, Aprilia Baharuddin Baharuddin Burhan Burhan, Burhan Dara, Chenda Edi Cahyono Edi Cahyono Elisa Nur Hasanah Elvita Beliana Viktor Erniwati Erniwati Fadaruddin, Fadaruddin Fahinu Fahinu Fahinu, Fahinu Hafiluddin Samparadja Hafiludin Samparadja Hafiludin Samparadja Hardianti . Harmawati Amrin Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Herlin Herlin Hidayat Ahmad Ika Yuniawati, Ika Ili, La Iqbal Pratama Jafar Jafar Jamal, Asri Janna Murti, Andi Mifthahul Kadir Kara, Sevda Kaya, Cemil Kiri, Ming Kodirun La Arapu La Aso La Masi La Ndia La Ndia La Ndia La Ndia La Ndia, La Ndia La Ode Ali Matrahim Lambertus Lambertus Lambertus Lambertus, Lambertus Latief Sahidin Latief Sahidin M Nasir Makkulau Makkulau Mardiati Mardiati Melyana R Pugu Mery Aryanti Misu, La Mohamad Salam Muhammad Imron, Muhammad Muhammad Sudia Muhammad Sudia Mukhsar . Murniyati, Murniyati Mustamin Anggo Nana Sumarna Nana Sumarna Nizam, Zain Noerjuniaty Noerjuniaty Nurhayati, Sitti Nuriali, Wa Nuriftitah, Nuriftitah Nurlena, Nurlena Nurmin Nurmin Nursyahda Nursyahda Nurul Evianti Nurul Huda Poerwanto Poerwanto PRIMA ENDANG SUSILOWATI Rachmady, Rasdiana Rachmawati . Rahmat Rahmat Rahmayanti, Arni Riam Niscaya Mustakim Risfandi . Ristantia Wahid Rosdiana . Rusman . Safri Safri Saleh Saleh Salim Salmin Dengo Samirudin Rujumi Samparadja, Hafiludin Samparadja, Hafiludin Sarbia . Sidu, Sabaruddin Sitepu, Ediaman Siti Maemuna SRI UTAMI Suhar Suhar Suhar Suhar Suhari Suhari Sulfi Yanti Sulhijah Jago Syaiful Akbar Syamsul Arifin Syukriah Hermanto Ulfa Sari, Dian Zamsir Zamsir Zamsir Zamsir Zamsir Zuari Anzar