p-Index From 2021 - 2026
6.332
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Al Himayah Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI YUSTISI Ensiklopedia of Journal Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Menara Ilmu Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman ADHKI: Journal of Islamic Family Law Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Islamic Circle Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Journal Of Human And Education (JAHE) Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Progressive of Cognitive and Ability Menara Pengabdian Jurnal Salingka Abdimas Jurnal Smart Hukum (JSH) Indonesian Research Journal on Education International Journal of Islamic Thought and Humanities Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMIKIRAN KEAGAMAAN DAN WARISAN PENDIDIKAN SYEKH SULAIMAN AR-RASULI Dafril, Dafril; Johardi, Johardi; Saifullah, Saifullah; Julhadi, Julhadi; Asmaret, Desi
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 1 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3196

Abstract

Tulisan ini mengkaji secara komprehensif biografi, pemikiran keagamaan, serta kontribusi pendidikan dan sosial-politik Syekh Sulaiman ar-Rasuli (Inyiak Canduang), seorang ulama besar Minangkabau abad ke-20 yang berperan penting dalam mempertahankan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah arus modernisme Islam. Melalui pendekatan historis-filosofis dan studi pustaka, kajian ini menyoroti peran Syekh Sulaiman dalam mendirikan Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) dan organisasi Tarbiyah Islamiyah (TI), yang menjadi pelopor sistem pendidikan Islam berbasis kitab kuning, adab, dan sanad keilmuan. Pemikirannya mencerminkan sintesis antara ortodoksi fikih, spiritualitas tasawuf, dan respon terhadap tantangan modernitas. MTI berkembang menjadi lembaga pendidikan yang tersebar luas dan mampu beradaptasi dengan kurikulum nasional serta tuntutan digitalisasi tanpa kehilangan identitas tradisionalnya. Dengan demikian, tulisan ini menegaskan bahwa warisan intelektual dan spiritual Syekh Sulaiman ar-Rasuli memiliki relevansi kuat dalam pengembangan pendidikan Islam yang berbasis nilai, kontekstual, dan berkelanjutan di era modern.Kata kunci: Syekh Sulaiman ar-Rasuli, Madrasah Tarbiyah Islamiyah, pendidikan Islam tradisional, Ahlussunnah wal Jama’ah, tarekat, adab, sanad keilmuan
DAMPAK CHILD FREE TERHADAP KETAHANAN KELUARGA DI INDONESIA Asmaret, Desi
ADHKI: JOURNAL OF ISLAMIC FAMILY LAW Vol. 5 No. 1 (2023): ADHKI: Journal of Islamic Family Law
Publisher : Indonesian Association of Islamic Family Law Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37876/adhki.v5i1.108

Abstract

Fenomena childfree mulai viral dan heboh di dunia maya sehingga menimbulkan perdebatan yang menimpa banyak pasangan suami istri di Indonesia. Bagaimana dampak keputusan bebas anak terhadap ketahanan keluarga berbasis gender? Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder yang diolah dengan menggunakan analisis gender untuk menarik kesimpulan deskriptif kualitatif. Studi ini menemukan bahwa keputusan untuk tidak memiliki anak berdampak negatif pada kesehatan reproduksi perempuan. Hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan psikis suami istri bahkan mengganggu ketahanan keluarga berbasis gender jika tidak dikomunikasikan dengan baik kepada pasangan dan keluarga
PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM T, Marlini; BJ, Jusmiwarti; Saifullah, Saifullah; Julhadi, Julhadi; Asmaret, Desi
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.867

Abstract

This study examines the educational thoughts of Ki Hadjar Dewantara (KHD) from the perspective of Islamic law to reveal the common ground and its relevance. KHD, as a pioneer of Indonesian national education, offers a liberating educational philosophy, Tri Pusat Pendidikan, and Among System as well as the fundamental concept of Tri Nga concept of Tri Nga (Understand=know), (Feel=understand), (Nglakoni=do). On the other hand, Islamic law provides a universal value framework based on the Qur'an and Sunnah, with Maqashid Syariah as its main objective which includes the maintenance of religion, soul, mind, descendants, and property. Using the method of library research and comparative analysis. This study finds significant alignment between KHD's educational philosophy and the principles of Islamic law. The implication of the synthesis of these two thoughts is the development of a more integrative, innovative, and holistic model of Islamic education in Indonesia, capable of producing a generation that is intelligent, has noble character, is independent, and cares about society. This study contributes to interdisciplinary studies and provides practical guidance for the curriculum and practice of Islamic education.
Menelusuri Jejak Intelektual KH. Hasyim Asy’ari dalam Pendirian dan Perkembangan Nahdlatul Ulama di Era Modern Mulyadi, Mulyadi; Saifullah, Saifullah; Asmaret, Desi; Julhadi, Julhadi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.7053

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menelaah secara komprehensif peran KH. Hasyim Asy’ari sebagai ulama, pendidik, dan pejuang bangsa; menelusuri latar historis dan fondasi filosofis berdirinya Nahdlatul Ulama (NU); serta menganalisis perkembangan NU dalam menjawab tantangan era modern. KH. Hasyim Asy’ari tidak hanya dikenal sebagai pendiri NU, tetapi juga sebagai penggerak pendidikan pesantren yang mengintegrasikan nilai keislaman dan kebangsaan. Dalam konteks pendirian NU, tulisan ini membedah dinamika sosial-politik kolonial serta respon ulama pesantren terhadap tantangan zaman yang kemudian melahirkan organisasi keagamaan yang berakar kuat pada tradisi dan kontekstual terhadap perubahan. Sementara itu, memasuki era globalisasi, NU dihadapkan pada realitas baru yang kompleks: digitalisasi, pluralisme, dan tantangan geopolitik global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka yang bersumber dari literatur primer dan sekunder, baik klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa NU berhasil mempertahankan jati dirinya sebagai organisasi Islam tradisionalis yang adaptif terhadap perubahan zaman, dengan tetap menjunjung nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Temuan ini menegaskan urgensi revitalisasi pemikiran keagamaan berbasis nilai lokal dan kearifan tradisi pesantren dalam menghadapi arus modernitas dan globalisasi. Artikel ini merekomendasikan agar NU terus memperkuat transformasi digital, kemandirian pendidikan, dan kolaborasi lintas sektor demi menjaga relevansi dan pengaruhnya di masa depan.Kata Kunci: KH. Hasyim Asy’ari, Nahdlatul Ulama, pesantren, modernitas, dan tantangan global
Menimbang Kembali Kompilasi Hukum Islam: Kekuatan, Kelemahan, dan Implikasinya terhadap Eksistensi Lembaga Peradilan di Indonesia Afriko, Nofik; SA, Saifullah; Julhadi, Julhadi; Asmaret, Desi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.7057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) sebagai produk kodifikasi hukum Islam yang berlaku di lingkungan Peradilan Agama di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, penelitian ini memfokuskan pembahasan pada tiga indikator utama, yaitu: (1) makna dan sejarah lahirnya KHI, (2) landasan yuridis dan filosofis yang mendasarinya, serta (3) evaluasi kekuatan dan kelemahan KHI beserta implikasinya terhadap eksistensi lembaga peradilan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KHI berperan penting dalam menyatukan berbagai pendapat fikih menjadi satu sistem hukum yang aplikatif, memberi kepastian hukum, serta menjadi rujukan resmi dalam penyelesaian perkara keagamaan seperti perkawinan, kewarisan, dan perwakafan. Namun demikian, KHI masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait kedudukannya yang belum setara dengan undang-undang, keterbatasan ruang lingkup materi hukum, dominasi mazhab tertentu, serta belum optimal dalam menjawab dinamika sosial dan isu-isu hukum Islam kontemporer. Oleh karena itu, reformulasi KHI melalui jalur legislasi formal menjadi penting agar keberadaannya tidak hanya sebagai pedoman administratif, tetapi juga sebagai bagian integral dari sistem hukum nasional yang responsif, inklusif, dan berkeadilan.Kata Kunci: Kompilasi Hukum Islam, Peradilan Agama, Kodifikasi, Legislasi, Hukum Islam Kontemporer.
The Existence of Islamic Law and Customary Law in the Indonesian National Legal System Nasution, Suryadi; SA, Saifullah; Asmaret, Desi; Kamal, Tamrin; Julhadi, Julhadi
Islamic Circle Vol. 5 No. 2 (2024): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v5i2.2188

Abstract

This research examines the existence of Islamic Law and Customary Law in Indonesia's national legal system which reflects legal pluralism in a country with high cultural and religious diversity. The purpose of the research is to explore the role and integration of Islamic Law and Customary Law within the national legal framework, particularly in the context of the application of sharia principles and the recognition of customary law communities. This research utilizes a qualitative descriptive method with analysis of documents, legal literature, and relevant legislation, as well as a historical approach to understand theories of legal acceptance such as Receptie and Receptie in Complexu. The results of the analysis show that Islamic Law has gained significant legitimacy, especially through the Compilation of Islamic Law (KHI) which regulates family law and inheritance. Meanwhile, Customary Law is also recognized in Article 18B of the 1945 Constitution as an important part of the national legal system, although its implementation faces modernization challenges. This research finds that the interaction between these two legal systems produces not only challenges but also opportunities to build a national law that is adaptive and responsive to the needs of society. Thenovelty of this research lies in the comprehensive analysis of the dynamics of harmonization of Islamic Law and Customary Law amidst the social and political complexities in Indonesia. This research emphasizes the importance of an inclusive and contextual approach in building a just and sustainable legal system, which accommodates local religious and cultural values.
Peningkatan Pemahaman Siswa SMA Muhammadiyah Satu Padang Tentang Akibat Pernikahan Dini Asmaret, Desi; Desminar, Desminar; Halim, Syaflin; Firdaus, Firdaus; Mursal, Mursal; Syamsurizal, Syamsurizal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.445

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus pernikahan dini di kalangan anak-anak dan remaja. Oleh sebab itu, perlu diberikan sosialisasi tentang dampak pernikahan dini yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja usia sekolah tentang bahayanya melakukan pernikahan dini Pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan atau sosialisasi dalam bentuk ceramah dan dialog interaktif dengan nara sumber. Hasilnya adalah terjadi peningkatan pemahaman siswa SMA Muhammadiyah I (SMAM I) Kota Padang tentang bahaya pernikahan dini. Tingkat pemahaman siswa sebelum sosialisasi dan dialog interaktif sebanyak 50 persen meningkat menjadi pemahaman menjadi 86 persen setelah kegiatan sosialisasi dan dialog interaktif
Muhammadiyah dan Gerakan Perubahan: Tinjauan pada Aspek Sosial, Islam, dan Tajdid Afriandi, Budi; Elhusein, Shofwan Karim; Lahmi, Ahmad; Asmaret, Desi; Dahlan, Dasrizal
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.522

Abstract

Penelitian ini meneliti dasar keagamaan dan metode keilmuan gerakan Islam Muhammadiyah di Indonesia. Dengan pendekatan deskriptif analisis dan menggunakan data dari berbagai referensi kepustakaan, penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah, yang didirikan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan pada tahun 1912, berakar pada ajaran Islam dan berusaha menegakkan prinsip-prinsip Al-Qur'an dan Sunnah. Dengan fokus pada dakwah amar ma'ruf nahi munkar, Muhammadiyah berkembang pesat dan mendirikan sekolah-sekolah modern di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan metode kepustakaan kepustakaan yang mengandalkan data dari berbagai referensi tertulis, seperti buku atau jurnal. Pendekatannya adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah walaupun di tengah arus globalisasi, Muhammadiyah mengadopsi konsep "Islam Berkemajuan" yang menekankan nilai-nilai kemanusiaan universal dan identitasnya sebagai gerakan reformis yang memajukan Islam Indonesia melalui kajian kritis terhadap Al-Qur'an. Meskipun disebut dengan berbagai identitas, seperti Islam Modernis, Reformis, dan Murni, Muhammadiyah tetap menjadi salah satu gerakan Islam yang signifikan di Indonesia. Sebagai Gerakan Sosial, Muhammadiyah berupaya memperjuangkan pemurnian ajaran Islam dan perubahan positif dalam masyarakat melalui pendidikan dan berbagai kegiatan sosial. Meskipun menghadapi tantangan, Muhammadiyah terus beradaptasi dan melakukan refleksi diri untuk menjalankan perannya sebagai agen perubahan sosial dan keagamaan yang penting dalam masyarakat.
TRANSFORMASI HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA: Telaah Pemikiran Rifyal Ka’bah Asmaret, Desi; Koto, Alaiddin; M, Afrizal
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 12 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2019.12203

Abstract

This research discusses about Rifyal Ka'bah’s idea on the transformation of  Islamic family law to become the national law. This research focuses on how does Rifyal Ka’bah formulate the methods of the transformation of Islamic family law into national law? What is the influence of  the idea of the transformation to the development of Islamic legal thought in Indonesia? This research is a type library research with qualitative descriptive analysis.This research argues that Rifyal Ka’bah believes that gradual transformation of Islamic family law to become National law is the best way to make Islamic family law going down to earth. This can be performed by the issuance of judge's decision with a fair and consistent attitude. From the perspective of theoretical Islamic law, it is very useful to  use of ra'y and urf as sources of Islamic law after al-Qur’an, Hadis, and Ijma’ through the process of ijtihad jamā'i and tarjih. Rifyal Ka'bah has given significant influences to the emergence of various efforts of Islamic jurists in revising laws and regulations in accordance with the substance contained in Islamic law, jurisprudence guided by judges throughout Indonesia and changes in the mindset judges to apply the theory of diyāni and qaḍā 'i.Penelitian ini mengkaji pemikiran Rifyal Ka’bah dalam mentransformasikan hukum keluarga Islam menjadi hukum Nasional. Permasalahan utamanya: Bagaimana pemikiran dan sikap Rifyal tentang transformasi hukum keluarga Islam? Apakah metode penggalian hukum yang diterapkan Rifyal? Bagaimana posisi dan pengaruh pemikiran Rifyal dalam khazanah pemikiran hukum Islam di Indonesia? Penelitian bertujuan mewujudkan harmonisasi syari’at Islam dengan hukum Nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan analisis deskriptif kualitatif. Temuan penelitian: Pertama, Pemikiran dan sikap Rifyal Ka'bah tentang transformasi hukum keluarga di Indonesia adalah mengubah fikih munakahat menjadi hukum Nasional, yakni memasukkan substansinya berangsur-angsur melalui putusan hakim dengan sikap adil dan konsisten. Kedua, metode penggalian hukum Rifyal Ka'bah adalah pengembangan metodologi uṣul al-fiqh dengan menempatkan ra'yu dan urf sebagai sumber hukum Islam setelah Alquran, hadits dan Ijma’ melalui metode ijtihad jamā'i dan tarjih. Ketiga, Pemikiran Rifyal Ka'bah mempengaruhi berbagai upaya para ahli hukum Islam dalam merevisi hukum dan peraturan sesuai dengan substansi hukum Islam, yurisprudensi yang dipedomani oleh hakim seluruh Indonesia, dan perubahan mindset hakim untuk menerapkan teori diyāni dan qaḍā'i.
Pemikiran Muhammadiyah Tentang Islam Berkemajuan Putra, Ronika; Lahmi, Ahmad; Asmaret, Desi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pemikiran Islam dalam Muhammadiyah, terutama pada konsep "Islam Berkemajuan" yang berbeda dari gerakan dakwah Islam lainnya. Muktamar Muhammadiyah meninjau kembali gagasan tersebut setiap lima tahun sekali. Ide ini muncul sebagai respons terhadap globalisasi. Didirikan pada tahun 1912 oleh Ahmad Dahlan, Muhammadiyah berkomitmen mengatasi kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan umat Islam, serta memurnikan praktik Islam dari takhayul dan sesat. Gerakan ini dikenal sebagai reformis dan modernis, menekankan akidah, ibadah, dan akhlak dengan pandangan Islam yang mendorong pencerahan dan kemajuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dan mengumpulkan data dari literatur yang relevan. Muhammadiyah berfokus pada integrasi ilmu agama dan sekuler di lembaga pendidikan, pengembangan soft skills, dan sistem pendidikan yang mendukung akhlak Islami. Meskipun bukan partai politik, Muhammadiyah berperan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui politik kebangsaan. Islam Berkemajuan diimplementasikan dalam Muhammadiyah melalui berbagai taktik yang bertujuan untuk meningkatkan kehidupan individu, negara, dan seluruh umat manusia. Muhammadiyah menjunjung tinggi gagasan dakwah rahmatan lil alamin dan menekankan pentingnya kembali kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Dedikasi Muhammadiyah untuk menampilkan Islam yang berkemajuan diperkuat dengan sejumlah aksi dan program yang merepresentasikan tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang modern, berkeadilan, dan terhormat.