Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Literatur: Analisis Sanitasi dan Pencemaran terhadap Mutu Produk Pangan Fitriah Nur Hasanah; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25146

Abstract

Sanitasi dan pengendalian pencemaran merupakan faktor penting dalam menjaga mutu dan keamanan produk pangan. Pencemaran pangan dapat terjadi secara fisik, kimia, biologis, maupun mikrobiologis selama proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sanitasi dan pencemaran terhadap mutu produk pangan berdasarkan berbagai sumber ilmiah dan materi pembelajaran mutu pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji berbagai referensi mengenai sanitasi industri pangan, pencemaran pangan, serta standarisasi mutu pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanitasi yang baik mampu menekan risiko kontaminasi mikroba, menjaga kualitas sensoris, memperpanjang umur simpan, serta meningkatkan keamanan pangan bagi konsumen. Sebaliknya, pencemaran pangan dapat menurunkan mutu fisik, kimia, biologis, dan mikrobiologis produk sehingga membahayakan kesehatan konsumen. Penerapan sanitasi secara konsisten pada lingkungan produksi, pekerja, peralatan, air, dan sistem pembuangan limbah menjadi langkah utama dalam pengendalian mutu pangan. Kesimpulan dari kajian ini adalah sanitasi memiliki hubungan yang sangat erat dengan mutu produk pangan karena dapat mencegah terjadinya pencemaran dan menjaga kualitas produk agar tetap sesuai standar keamanan pangan.
Pencemaran dan Pemalsuan Madu serta Dampaknya terhadap Mutu dan Keamanan Pangan Reva Aprila; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25396

Abstract

Madu merupakan produk pangan alami yang memiliki nilai gizi tinggi dan mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Tingginya permintaan pasar terhadap madu menyebabkan produk ini memiliki nilai ekonomi yang besar, namun di sisi lain meningkatkan risiko terjadinya pencemaran dan pemalsuan yang dapat memengaruhi mutu serta keamanan pangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk pencemaran dan pemalsuan madu serta menganalisis dampaknya terhadap kualitas produk dan perlindungan konsumen. Penelitian dilakukan menggunakan metode kajian literatur dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal penelitian dan buku referensi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif mengenai permasalahan yang dibahas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pencemaran madu dapat berasal dari residu pestisida, logam berat, residu obat hewan, dan cemaran mikrobiologis yang masuk selama proses produksi maupun distribusi. Sementara itu, pemalsuan madu umumnya dilakukan melalui penambahan sirup gula, pengenceran produk, serta pemberian label yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Keberadaan kontaminan dapat meningkatkan risiko kesehatan konsumen, sedangkan praktik pemalsuan menurunkan keaslian dan kualitas madu. Kedua permasalahan tersebut berdampak pada penurunan mutu fisik, kimia, dan mikrobiologis produk, berkurangnya kandungan senyawa bioaktif, menurunnya kepercayaan konsumen, serta menimbulkan kerugian ekonomi. Oleh karena itu, penerapan sistem pengawasan mutu yang efektif, pengendalian keamanan pangan, dan metode autentikasi yang tepat sangat diperlukan untuk menjamin madu yang beredar tetap aman, bermutu, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Literatur Review : Aspek Sanitasi pada Industri Roti dalam Menajamin Mutu Keamanan Pangan Amanda Artatia Putri; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25438

Abstract

Sanitasi adalah aspek penting dalam industri roti yang berperan dalam menjaga kualitas serta keamanan pangan. Penerapan sanitasi yang baik diperlukan pada seluruh tahapan produksi, mulai dari penyimpanan bahan baku, penggunaan peralatan, kondisi ruangan produksi, higiene pekerja, hingga proses pengemasan produk. Literatur review ini bertujuan untuk menganalisis aspek sanitasi yang diterapkan pada industri roti serta pengaruhnya terhadap mutu dan keamanan pangan. Metode yang diterapkan adalah studi literatur review melalui pengumpulan berbagai jurnal ilmiah, buku, dan artikel yang relevan dengan topik sanitasi industri roti. Informasi yang didapat kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan mengenai penerapan sanitasi pada proses produksi roti. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanitasi bahan baku yang baik mampu mencegah kontaminasi dan mempertahankan kualitas bahan. Sanitasi peralatan produksi yang dilakukan secara rutin dapat mengurangi risiko kontaminasi silang dan kerusakan produk. Kondisi ruangan produksi yang memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi membantu menciptakan lingkungan pengolahan yang aman. Selain itu, higiene pekerja dan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai berperan penting dalam mencegah kontaminasi produk. Sanitasi pada proses pengemasan juga berfungsi melindungi produk dari pencemaran serta mempertahankan mutu selama penyimpanan dan distribusi. Dengan demikian, penerapan sanitasi yang baik pada industri roti menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas serta keamanan pangan.
Karakteristik Sensori dan Kimia Minuman Susu Flakes Ubi Jalar Ungu dengan Penambahan Pewarna Alami Buah Naga Distya Riski Hapsari; Rosy Hutami; Siti Nurhalimah; Agnia Rahmawati; Arshyla Eliska; Bulan Saidah; Fairuza Aulannisa; Muhammad Faris Tsany Adnandhika
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i2.18793

Abstract

Ubi jalar ungu memiliki potensi sebagai bahan dasar produk minuman sehat karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Penambahan pewarna alami seperti buah naga merah memperkaya nilai gizi dan daya tarik visual produk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan minuman serbuk instan susu flakes berbasis ubi jalar ungu dengan penambahan pewarna alami buah naga, serta mengevaluasi pengaruh rasio keduanya terhadap karakteristik sensori dan kimia produk. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perbandingan konsentrasi pewarna alami buah naga dan tepung ubi ungu sangrai dengan tiga perlakuan, yaitu 3%:7,67%, 6%:4,67%, dan 9%:1,67% dari total berat 30 g. Uji dilakukan secara sensori (warna, rasa, aroma, tekstur, hedonik) dan kimia (air, abu, protein, lemak, serat kasar, dan karbohidrat) pada produk terpilih. Hasil menunjukkan bahwa rasio bahan memengaruhi atribut warna, aroma langu ubi ungu, dan tekstur flakes secara signifikan. Formula terbaik adalah perbandingan konsentrasi pewarna alami buah naga dan tepung ubi ungu sangrai 9%:1,67% dengan kadar air 3,00%, abu 3,10%, protein 12,24%, lemak 10,05%, serat kasar 7,78%, dan karbohidrat 71,61%. Produk ini memiliki potensi sebagai alternatif minuman praktis berbasis pangan lokal dengan daya terima baik.
Penerapan Food Safety Management System (FSMS) pada Proses Produksi Sereal Choco Chips Strawberry MT di PT. Q Syalsa Dania Putri; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21566

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam industri pangan karena berhubungan langsung dengan kesehatan konsumen. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah Food Safety Management System (FSMS), yang mengintegrasikan prinsip HACCP dan standar ISO 22000. Namun, penerapan FSMS pada produk pangan spesifik masih perlu dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi FSMS pada produksi sereal Choco Chips Strawberry MT (Modern Trade) di PT. Q, dengan fokus pada analisis bahaya, penentuan titik kendali kritis (CCP), serta program pendukung keamanan pangan. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lini produksi, pengumpulan data dokumentasi perusahaan, serta telaah terhadap prosedur standar operasional yang diterapkan. Data dianalisis berdasarkan prinsip HACCP, meliputi identifikasi potensi bahaya, penetapan CCP, penentuan batas kritis, serta sistem monitoring dan tindakan korektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi sereal Choco Chips Strawberry MT di PT. Q memiliki potensi bahaya utama berupa kontaminasi mikrobiologi, logam berat, serta kemungkinan kontaminasi silang pada tahap proses. CCP ditetapkan pada penerimaan bahan baku, proses mixing, dan pengovenan dengan parameter kritis berupa suhu, waktu, dan homogenitas. Selain itu, Prerequisite Program (PRP) seperti higiene personal dan sanitasi peralatan terbukti berperan penting dalam mendukung keberhasilan CCP. Secara keseluruhan, penerapan FSMS pada produk ini telah sesuai dengan standar ISO 22000:2018, sehingga produk yang dihasilkan memenuhi aspek mutu, keamanan, dan halal. Penelitian ini terbatas pada satu jenis produk sereal, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut pada produk lain dan rantai distribusi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi FSMS dengan jaminan halal untuk memperkuat daya saing industri pangan di pasar global.
Pengendalian Mutu Produksi Susu Pasteurisasi untuk Menjamin Keamanan Produk Chantyka Meisa Nurul Putri; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25138

Abstract

Susu pasteurisasi merupakan produk pangan yang mudah mengalami kerusakan akibat kandungan nutrisi yang tinggi sehingga memerlukan pengendalian mutu yang baik untuk menjamin keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian mutu produksi susu pasteurisasi dalam menjaga keamanan produk pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari berbagai jurnal nasional Indonesia yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengendalian mutu pada produksi susu pasteurisasi dilakukan mulai dari penerimaan bahan baku, proses pasteurisasi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi produk akhir. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) berperan penting dalam menjaga keamanan produk dan mencegah kontaminasi mikrobiologis selama proses produksi. Faktor yang mempengaruhi keamanan produk susu pasteurisasi meliputi kualitas bahan baku, sanitasi peralatan, higiene pekerja, suhu penyimpanan, dan kondisi kemasan produk. Kerusakan kemasan dan sanitasi yang kurang optimal menjadi penyebab utama kerusakan produk susu pasteurisasi. Oleh karena itu, penerapan sistem pengendalian mutu secara menyeluruh dan konsisten sangat diperlukan agar produk susu pasteurisasi aman dikonsumsi serta memenuhi standar keamanan pangan.
Optimasi Sistem Pengambilan Contoh Berbasis Risiko dalam Pengendalian Mutu Produksi Pangan: Pendekatan Statistikal dan Titik Kendali Kritis Nazwa Khaerul Nissa; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25149

Abstract

Pengendalian mutu produksi pangan secara konvensional masih banyak mengandalkan pengambilan contoh acak tanpa mempertimbangkan tingkat risiko pada setiap titik proses, sehingga potensi kecacatan dan bahaya pangan kerap tidak terdeteksi secara dini. Belum banyak kajian yang secara spesifik mengintegrasikan pendekatan pengambilan contoh berbasis risiko dengan konsep titik kendali kritis (Critical Control Points/CCP) dalam satu kerangka pengendalian mutu yang utuh. Kajian ini bertujuan menganalisis bagaimana optimasi sistem pengambilan contoh berbasis risiko dapat memperkuat pengendalian mutu produksi pangan melalui pendekatan statistikal dan identifikasi CCP. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 15 artikel ilmiah terindeks Sinta dan Scopus yang diterbitkan antara 2019–2024, dengan tahapan identifikasi, skrining, kelayakan, dan sintesis sesuai prinsip PRISMA. Data diekstrak berdasarkan tiga dimensi: metode pengambilan contoh yang digunakan, instrumen statistikal yang diterapkan, dan kaitannya dengan titik kendali kritis dalam proses produksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan risk-based sampling yang dikombinasikan dengan Statistical Process Control (SPC) dan acceptance sampling pada CCP terbukti mampu menekan tingkat kecacatan produk hingga lebih efisien dibandingkan pengambilan contoh konvensional. Peta kendali (control chart) berbasis data sampel dari titik-titik berisiko tinggi memberikan sinyal peringatan dini yang lebih akurat terhadap penyimpangan proses. Integrasi sistem pengambilan contoh berbasis risiko dengan kerangka HACCP menghasilkan sistem pengendalian mutu yang lebih responsif, efisien secara biaya, dan sesuai standar keamanan pangan internasional. Keterbatasan kajian ini terletak pada terbatasnya studi empiris yang secara eksplisit mengukur dampak kuantitatif risk-based sampling di industri pangan Indonesia. Temuan ini mengimplikasikan perlunya standarisasi protokol pengambilan contoh berbasis risiko sebagai bagian integral dari sistem manajemen mutu industri pangan nasional.
Penerapan Sanitasi Sebagai Upaya Pengendalian Mutu dan Keamanan Pangan Murni Mayranti Sukma; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25160

Abstract

Sanitasi pangan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga mutu dan keamanan produk pangan yang dihasilkan oleh industri pangan. Penerapan sanitasi yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko kontaminasi biologis, kimia, maupun fisik yang berpotensi menyebabkan penurunan kualitas produk dan gangguan kesehatan konsumen. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian mengenai peran sanitasi dalam mendukung pengendalian mutu dan keamanan pangan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengumpulkan berbagai jurnal nasional yang dipublikasikan pada tahun 2022–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan higiene personal, sanitasi fasilitas produksi, Good Manufacturing Practices (GMP), Standard Sanitation Operating Procedures (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) berkontribusi dalam mengurangi risiko kontaminasi pangan. Selain itu, tingkat pengetahuan pekerja mengenai keamanan pangan juga berpengaruh terhadap keberhasilan penerapan sanitasi pada industri pangan. Namun, implementasi sanitasi masih menghadapi berbagai kendala terutama pada usaha pangan skala kecil akibat keterbatasan fasilitas, kurangnya edukasi, dan rendahnya kesadaran terhadap keamanan pangan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan, dan penerapan sistem sanitasi yang berkelanjutan guna mendukung mutu dan keamanan pangan.
Kajian Literatur: Pendugaan Umur Simpan Kopi Bubuk dengan Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) Berdasarkan Jenis Kemasan Siti Nazwa Hidayah; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25221

Abstract

Kopi bubuk rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan, terutama akibat perubahan kadar air, oksidasi lemak, dan hilangnya senyawa aroma. Jenis kemasan berperan penting dalam memperlambat kerusakan karena kemasan yang baik dapat menghambat masuknya oksigen dan uap air. Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan pendekatan Arrhenius banyak digunakan untuk menduga umur simpan kopi bubuk secara efisien dengan cara menyimpan produk pada suhu tinggi, kemudian hasilnya diekstrapolasi ke suhu normal. Kajian literatur ini bertujuan membandingkan pendugaan umur simpan kopi bubuk berdasarkan jenis kemasan. Berdasarkan penelusuran literatur, diperoleh dua jurnal utama yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemasan aluminium foil lebih baik daripada plastik PP, sedangkan kemasan kraft foil lebih baik daripada aluminium foil. Parameter mutu yang digunakan meliputi nilai cita rasa dan kadar air. Penurunan mutu berlangsung semakin cepat dan umur simpan semakin pendek seiring dengan naiknya suhu penyimpanan. Dengan demikian, penggunaan kemasan berpermeabilitas rendah terhadap oksigen dan uap air sangat menentukan lama tidaknya kopi bubuk dapat disimpan.
Peran Pengendalian Mutu dalam Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Produk Pangan Siti Amelia Fauziah; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25224

Abstract

Pengendalian mutu merupakan komponen kritis dalam industri pangan yang bertujuan memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan, kualitas, dan konsistensi. Meningkatnya kasus pencemaran dan pemalsuan pangan menunjukkan perlunya kajian komprehensif mengenai sistem pengendalian mutu yang efektif. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pengendalian mutu dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan berdasarkan berbagai sumber literatur ilmiah. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) melalui penelusuran jurnal-jurnal ilmiah nasional maupun internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2015 hingga 2026, bersumber dari Google Scholar dan jurnal-jurnal terakreditasi.         Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian mutu seperti Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), ISO 22000, dan Total Quality Management (TQM) secara signifikan berkontribusi dalam menjamin keamanan pangan, menjaga konsistensi kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi produksi. Faktor kadar air dan aktivitas air juga terbukti menjadi parameter kritis yang menentukan stabilitas dan mutu produk pangan selama penyimpanan. Tantangan utama implementasi sistem pengendalian mutu meliputi keterbatasan sumber daya pada industri kecil dan menengah serta perkembangan teknologi yang menuntut adaptasi berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa penguatan pengendalian mutu bersifat esensial untuk keberlanjutan industri pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing.
Co-Authors Adawiyah, Amiratul Agnia Rahmawati Agrison, Mutiara Ahmad Faisal Ajeng Nurfitria Akbar, Raihan Akmalul Khoer, Sevtian Al-antama, Rizky Anugrah Alfintawati, Aprillia Alsa Denta Amanda Artatia Putri Amelia, Diana AMINULLAH Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah Andriani, Cindy Amara Anisa Safira Azzahra Aprilia, Dela Aprilia, Sapira Apriliana, Riyanda Arista, Gita Martya Arlita Nada Putri Arshyla Eliska Arti Hastuti Arti Hastuti Ashila Maziyya Fairuz Firdaus Aulia Putri, Sahila Aulia, Syakila Wahda Berliana, Dina Bukhari, Ikhsan Ma'ruf Bulan Saidah Caesandra Indah Arlina Chantyka Meisa Nurul Putri Cici Fitriani Delfitriani Deni Ardhika Badrudin Dian Safitri Dihya Al Faqih Aulia Robbani Dinda Wahyuni, Aulia Erna Puspasari Fachriani, Felia Fairuza Aulannisa Faridah Handayasari Fauziah, Putri Nurul Fazhira Syaffa Alexandra Fina Uzwatani Fina Uzwatania Fitri Apriliany, Fitri Fitri Yani Fitriah Nur Hasanah Fitrilia, Tiana Gita Nur Eriani Halimah, Siti Nur Halimatus Sa'diah, Elin Hariyanto, Indra Hastuti, Arti Herdiansyah Herlani, Nabila Cahya Herry Muhammad Zikrillah Ihsan Maulana Indradewa, Rhian Indrastuti, Nindya Atika Indrawan Setiaji Intan Kusumaningrum Intan Kusumaningrum Irahmah, Siti Ismah, Nabilah Nurul Iznilillah, Wilna Jaelani, Salsabila Azaria Januar, Dini Jefferson, Karina Aida Juanda, Dede Juniar, Vitri Heriana Kartawiria, Rifky Fauzi Althafry Kartikaratri, Tsaniyah Raihani Khoerunnisa, Nurul Kinanti, Putri Kurniawan, M. Fakih Lestari, Ayu Agusti Awati Lia Amalia Lia Amalia Lia Amelia Lia Amelia Lola, Amelia Lustiani, Marisa Hijjah Lusy Ocktaviani M. Firdaus , Bambang Budiansyah, Kastana Sapanli, Aprianty , Gustav M. Irsyad , M. Firdaus Mandira, Mugi Tyas Mardiah Mardiah Mardiah Maulana, Ihsan Meilani, Almanda Melda Putri Rahayu Muhamad Ari Ismail Muhammad Faris Tsany Adnandhika Muhammad Rifqi Muhammad Rizal Firdaus Mukhreza, Destila Mukrimah, Siti Murni Mayranti Sukma Mutiara Az-zhari Wijaya Nabil, Fauzan Nasution, Ainun Mardiah Nayla Sabilla Ramadhani Nazwa Kamila Nazwa Khaerul Nissa Noer Laela Rahmawati Noli Novidahlia Nuraimy Citra Nurlaela, Raden Siti Nurul Izah, Linda Pajrin , Ajriani Dainita Pajrin, Ajriani Dainita Pambudi, Galang Prasaja Pebrianti, Tanti Pertiwi, Ambarani Kurnia Pertiwi, Sri Rejeki Retna Prakoso, Muhammad Cahyo Pratami, Aprilia Pratiwi, Namira Indah Puspitasari, Oktaviani Yosri Puspitasari, Sri Dewi Putra, Faturahman Setiyawan Putri Nurul Fauziah Putri, Mia Karmeliana R. Siti Nurlaela Raden Siti Nurlaela Rahma, Anisa Aulia Refani Fadli Rahman Reva Aprila Rohmah, Salma Amiatri Rosadi, Siti Ledidah Muharromah Putri Rosy Hutami Rosy Hutami Ruhiya, Fajar Salma Rukhiatul Khafiza sapanli, kastana Sari, Berliana Mustika Sari, Trifani Permata Setiawan, Rizky Setiyawan Putra, Faturrahman Shafa, Putri Shiddiq, Muhammad Fahmi Siti Aliza Fahira Siti Amelia Fauziah Siti Aminah Siti Aminah Siti Masithoh Siti Masitoh Siti Nazwa Hidayah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Sonjaya, Nabila Rizqi Chairiyati Sri Dewi Puspitasari Sulistina Hasya Nuraisyah Sultan Guna Wibawa Sunandi, Dede Susanto, Muhammad Fajry Syafir, Erlin Julia Syalsa Dania Putri Titi Rohmayanti Tri Ayu Anjani Widya Firdiani Chandraningtyas Wija Krisman Harefa Wilna Iznilillah Wulan, Nawang Yatman, Andri Yuliyana, Siti Ariska