Ketersediaan lahan kering yang belum optimal pemanfatannya menjadi potensi baru bagi peningkatan produktivitas padi gogo lokal, sekaligus menjadi salah satu strategi pertanian dalam menghadapi degradasi dan alih fungsi lahan sawah dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keragaman genetik dan heritabilitas beberapa galur padi gogo lokal. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2020-Desember 2021 di lahan Pertanian Desa Tamarenja, Sulawesi Tengah, menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan enam kultivar sebagai perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati sebanyak 14 karakter. Analisis data meliputi analisis keragaman, koefisien keragaman fenotip, koefisien keragaman genetik, heritabilitas dan kemajuan genetik harapan. Hasil penelitian menunjukkan keragaman genetik kategori tinggi ditunjukkan oleh jumlah daun, panjang daun jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah permalai, panjang gabah, dan produksi gabar per hektar; kategori sedang dimiliki oleh tinggi tanaman, panjang malai, umur keluar malai, lebah gabah, dan bobot 1000 gabah; sedangkan kategori rendah ditunjukkan oleh umur panen dan ketebalan gabah. Heritabilitas tinggi diperoleh pada karakter tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah permalai, umur keluar malai, umur panen, panjang gabah, ketebalan gabah, lebar gabah, bobot 1000 gabah dan produksi gabah perhektar, heritabilitas sedang terdapat pada jumlah daun dan panjang daun.