Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Video Animasi ‘Energi Panas’ terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas V SD Marsya; Dr. Dian Indihadi, M.Pd; Dr. Erwin Rahayu Saputra, M.Pd
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas V SDIT At-Taubah Smart. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 21 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 65,7 saat pretest menjadi 85,2 saat posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa media video animasi efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi di tingkat sekolah dasar.
EKSPLORASI TEKNIK AKROSTIK SEBAGAI LITERASI ESTETIS DALAM PEMBELAJARAN PUISI: STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI KELAS V SDN CIBANJARAN Cahyani, Ani; Indihadi, Dian; Alia, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27335

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low interest and skill levels of elementary school students in writing poetry. Poetry writing is often perceived as difficult due to its demands for careful word choice, meaning construction, and aesthetic expression. This research aims to describe the implementation of the acrostic technique in poetry writing based on Asmaul Husna and to analyze students’ responses and the quality of their poems. A descriptive qualitative approach was used with the subjects being a fifth-grade teacher and students at SDN Cibanjaran. Data were collected through observation, interviews, and documentation of student poems. The findings revealed that the acrostic technique provided a clear structure that helped students generate ideas for writing. Students showed high enthusiasm and greater confidence in expressing their thoughts. Of the 30 poems analyzed, most demonstrated a good understanding of acrostic structure, appropriate diction, and basic aesthetic elements. Furthermore, using Asmaul Husna as keywords added spiritual value to the students' poems and deepened their emotional involvement. The teacher also viewed the technique as effective for guiding students to write in a more structured and creative manner. In conclusion, the acrostic technique based on Asmaul Husna is effective in improving students' poetry writing skills while also fostering their spiritual and aesthetic literacy. Keywords: Acrostic Technique, Poetry Writing, Asmaul Husna, Aesthetic Literacy, Elementary School ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan keterampilan siswa dalam menulis puisi di Sekolah Dasar. Menulis puisi sering dianggap sulit karena menuntut kemampuan memilih diksi, merangkai makna, dan menyampaikan perasaan secara estetis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teknik akrostik dalam pembelajaran menulis puisi berbasis Asmaul Husna serta menganalisis respons siswa dan kualitas puisi yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas V SDN Cibanjaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil karya puisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik akrostik memberikan struktur yang jelas dan membantu siswa dalam mengembangkan ide menulis puisi. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan lebih percaya diri dalam mengekspresikan ide-ide mereka. Dari 30 karya yang dianalisis, sebagian besar menunjukkan pemahaman terhadap struktur akrostik, pemilihan diksi yang tepat, dan penggunaan unsur estetika sederhana. Selain itu, penggunaan Asmaul Husna sebagai kata kunci menambah nilai spiritual dalam karya siswa dan memperkuat keterlibatan emosional mereka. Guru pun menilai teknik ini efektif untuk mengarahkan siswa dalam menulis puisi secara terstruktur dan kreatif. Dengan demikian, teknik akrostik berbasis Asmaul Husna dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan estetis peserta didik. Kata Kunci: Teknik Akrostik, Menulis Puisi, Asmaul Husna, Literasi Estetis, Sekolah Dasar
Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Sekolah Dasar: Studi Literatur Riska, Riska Gilang Permata; Dian Indihadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing is one of the essential language skills that need to be developed in elementary school students. One of the types of writing taught is narrative writing, which requires students to organize ideas systematically and creatively. However, in practice, writing is often perceived as a difficult skill due to the need for idea development, coherence, and appropriate language use. This study aims to examine various types of instructional media used to improve narrative writing skills in elementary school students. The study employs a qualitative literature review method by analyzing scholarly articles published between 2017 and 2024. Data were obtained through searches on databases such as Google Scholar and Garuda, focusing on instructional media used in narrative writing instruction. The media reviewed include visual media (picture series), text-based media (daily journals), and audiovisual media (animated videos). The results of the review show that each type of media has its own advantages. Visual media stimulate imagination and clarify text structure, text-based media help develop consistent writing habits, and audiovisual media enhance student engagement and motivation. Among the three types of media, daily journal media demonstrate strong potential as a contextual and applicable alternative for improving narrative writing skills. This medium also helps teachers monitor students’ development continuously. Keywords: instructional media, narrative writing, elementary students ABSTRAK Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dikembangkan pada siswa sekolah dasar. Salah satu jenis keterampilan menulis yang diajarkan adalah menulis narasi yang menuntut siswa untuk menyusun ide secara sistematis dan kreatif. Namun dalam praktiknya, menulis kerap dianggap sulit karena memerlukan pengembangan ide, koherensi, dan penggunaan bahasa yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai jenis media pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur yang bersifat kualitatif dengan menganalisis artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang waktu 2017 hingga 2024. Data diperoleh melalui pencarian pada basis data seperti Google Scholar dan Garuda dengan fokus pada media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran menulis narasi. Media yang dikaji meliputi media visual (gambar berseri ), media teks (jurnal harian), dan media audio-visual (video animasi). Hasil kajian menunjukkan bahwa masing-masing media memiliki keunggulan tersendiri. Media visual merangsang imajinasi dan memperjelas struktur tulisan, media teks membentuk kebiasaan menulis yang konsisten, serta media audio-visual meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Dari ketiga jenis media tersebut, media jurnal harian menunjukkan potensi yang kuat sebagai alternatif yang kontekstual dan aplikatif dalam meningkatkan keterampilan menulis narasi. Media ini juga memudahkan guru dalam memantau perkembangan siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Media pembelajaran, Menulis narasi, Siswa sekolah dasar
Pengembangan nilai instrumental dalam LKPD pembelajaran terpadu berbasis MOODLE di sekolah dasar pada mata pelajaran PKn dan IPS Elan, Elan; Rizki, Anggi Maulana; Indihadi, Dian; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1138800

Abstract

Pembelajaran berbasis teknologi menjadi tuntutan dalam dunia pendidikan, namun penerapannya dalam pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya integrasi yang efektif antara teknologi, pedagogi, dan konten pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment (MOODLE) dengan pendekatan Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK) sebagai upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang melibatkan empat tahap utama: identifikasi masalah, pengembangan prototipe, uji coba, dan refleksi. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Mitra UPI Kampus Tasikmalaya dengan mengimplementasikan LKPD berbasis MOODLE dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS. Data dikumpulkan melalui uji coba terbatas dengan analisis terhadap hasil belajar siswa dan umpan balik dari peserta didik serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MOODLE dalam LKPD berkontribusi pada peningkatan efektivitas pembelajaran. Nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah 14,07, sedangkan dalam pembelajaran IPS adalah 13,95. Meskipun demikian, penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti kesiapan infrastruktur dan adaptasi siswa terhadap platform digital. Oleh karena itu, perlu adanya strategi pendampingan bagi guru dan siswa untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini. Kesimpulannya, pengembangan LKPD berbasis MOODLE dengan pendekatan TPACK terbukti memiliki potensi dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan model pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan lebih luas di berbagai sekolah dasar. Studi lanjutan dengan cakupan lebih luas dan strategi implementasi yang lebih matang direkomendasikan untuk mengatasi tantangan yang masih dihadapi dalam penerapan pembelajaran digital di tingkat dasar.
Educational Storybook Development to Cultivate Gotong Royong: A Needs Analysis Based on the Pancasila Student Profile Framework Rahmi, Hestika Asri; Indihadi, Dian; Elan, Elan
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i3.1648

Abstract

This study aims to understand the need to develop storybooks as a medium to strengthen the gotong royong (cooperation) dimension within the Pancasila Student Profile framework. A qualitative approach was employed to gain an in-depth understanding of this phenomenon. The study was conducted in three public elementary schools in Sukadana District, Ciamis Regency, involving three purposively selected fourth-grade teachers based on their experience in teaching gotong royong values. Data collection techniques included classroom observation, in-depth interviews, and document analysis, which were used triangulatively to enhance data credibility. Data were analyzed using the interactive model by Miles and Huberman (1994), involving data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that storybooks play a crucial role as effective media in character education, particularly for internalizing the value of gotong royong, which is a core dimension of the Pancasila Student Profile. The literature review uncovered a scarcity of storybooks explicitly promoting gotong royong, while field data confirmed the limited integration of this value in formal instructional materials. Furthermore, teachers emphasized the importance of developing storybooks that are contextual and rooted in local wisdom, enabling students to understand better and internalize these values. This study identifies a significant opportunity for educational innovation through the development of culturally and socially relevant narrative-based learning media as a means to strengthen student character.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PETA KONSEP DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI: STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI KELAS V SDN KALIMANGGIS Nurhasanah, Ai; Dian Indihadi; Dwi Alia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27933

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the difficulties of students in writing explanatory texts in Elementary Schools. Students often experience confusion when starting to write, have difficulty developing ideas, and do not fully understand the structure of explanatory texts. This study aims to describe the use of concept map media in learning to write explanatory texts and analyze students' responses to the media. This study uses a qualitative descriptive approach with subjects of teachers and grade V students of SDN Kalimanggis. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation of students' writing results. The results of the study show that concept map media provides a clear structure and helps students in compiling information coherently and logically. Students find it easier to understand cause-and-effect relationships and are more confident in writing because they have concrete guidance in the form of keywords. Of the 35 students, 30 showed an increase in writing skills, both in terms of understanding the structure of the text (general statements, explanatory sequences, and conclusions), content integration, writing mechanics, and logical sequences in the explanation. This media also helps students in linking the contents of the writing with real events that they often encounter, such as natural phenomena. Thus, the use of concept map media is considered effective in improving explanatory text writing skills while making it easier for students to develop ideas systematically and in a directed manner in learning Indonesian Writing explanatory texts in elementary schools. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam menulis teks eksplanasi di Sekolah Dasar. Peserta didik sering mengalami kebingungan saat memulai menulis, kesulitan mengembangkan ide, serta belum memahami struktur teks eksplanasi secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media peta konsep dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi serta menganalisis respons peserta didik terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru dan peserta didik kelas V SDN Kalimanggis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil tulisan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media peta konsep memberikan struktur yang jelas dan membantu peserta didik dalam menyusun informasi secara runtut dan logis. Peserta didik lebih mudah memahami hubungan sebab-akibat serta lebih percaya diri dalam menulis karena memiliki panduan yang konkret berupa kata kunci. Dari 35 peserta didik, sebanyak 30 orang menunjukkan peningkatan dalam kemampuan menulis, baik dari segi pemahaman struktur teks (pernyataan umum, deretan penjelas, dan penutup), keterpaduan isi, mekanik penulisan maupun urutan logis dalam penjelasan. Media ini juga membantu peserta didik dalam mengaitkan isi tulisan dengan peristiwa nyata yang sering mereka jumpai, seperti fenomena alam. Dengan demikian, penggunaan media peta konsep dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi sekaligus mempermudah peserta didik dalam mengembangkan ide secara sistematis dan terarah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Menulis teks eksplanasi di sekolah dasar.
Implementasi penggunaan media video youtube terhadap keterampilan menulis teks prosedur kelas 4 SD Fajri, Jahara Amarona; Indihadi, Dian; Rahayu Saputra, Erwin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.24698

Abstract

Writing is an activity carried out to express thoughts. One example of text created to express thoughts is procedure text. This study aims to determine the effect of implementing product making video media on procedural text writing skills in grade 4 elementary school students. This research uses quantitative methods with a one group pretest-posttest design. The research subjects were 4th grade elementary school students as an experimental class of 30 students consisting of 12 girls and 18 boys. Students are given learning treatment using YouTube video media. Research data was collected through a procedural text writing test. The research results showed that there was a significant difference between the pretest and posttest scores for grade 4 elementary school students. This shows that the implementation of product making video media is effective in improving procedural text writing skills in grade 4 elementary school students. Keyword: Video Media, Writing Skills, Procedure Text.
Analisis keterampilan menulis puisi peserta didik kelas V SDN Sukapura tahun ajaran 2023/2024 Sipa Nurhidayah; Indihadi, Dian; Saputra, Erwin Rahayu
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.24838

Abstract

Kegiatan menulis puisi tidak mudah dilakukan perlu memperhatikan unsur-unsur pembentuk puisi yang terdiri dari tema, tipografi, rima, dan amanat. Penelitian terhadap keterampilan menulis puisi di Kelas V SDN Sukapura belum pernah dilakukan, sehingga tujuan penelitian ini yaitu menganalisis keterampilan menulis puisi karya peserta didik di kelas V SDN Sukapura. Unsur-unsur puisi yang menjadi fokus penelitian ini diantaranya (1) Kesesuaian tema; (2) Penyusunan tipografi; (3) Penyusunan rima; dan (4) Terdapat amanat. Subjek dilakukan kepada peserta didik kelas V SDN Sukapura yang berjumlah 12 peserta didik. Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Metode ini digunakan dengan mendeskripsikan hasil tulisan puisi peserta didik sesuai unsur-unsur puisi yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan tes tulis berupa penugasan membuat puisi dan teknik dokumentasi. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat ditarik sebuah simpulan bahwa dari 12 peserta didik memperoleh jumlah skor keseluruhan 109 dengan rata- rata nilai adalah 9,083. Selain itu dari keempat unsur-unsur puisi yang dianalisis 2 unsur puisi dapat terpenuhi oleh 12 peserta didik dan 2 unsur lainnya telah terpenuhi lebih dari setengah jumlah peserta didik. Maka hal tersebut memenuhi kriteria ketuntasan unsur-unsur puisi yang ditentukan dalam penelitian yang artinya kemampuan peserta didik dalam menulis puisi sudah memenuhi unsur-unsur puisi.
Pengaruh memirsa berita terhadap keterampilan menulis teks nonfiksi di kelas V sekolah dasar Fazril Rizky Septiana; Dian Indihadi; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.24964

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan menulis laporan teks nonfiksi berita siswa yang perlu perhatian. Menulis teks nonfiksi berita merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa. Sesuai dengan KD 4.7 “Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi kedalam tulisan tangan sendiri”. Dalam meningkatkan kemampuan menulis laporan siswa dapat menggunakan metode yang tepat salah satunya adalah memirsa berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh memirsa berita sebagai sumber menulis teks nonfiksi kelas V Sekolah Dasar sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian one grup pretest-postest. Sampel penelitian ini 24 siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan tes. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan analisis statistik dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif terhadap keterampilan menulis teks nonfiksi setelah penerapan memirsa berita digunakan.
Pengembangan Literasi Kewarganegaraan melalui Model SOFI di Taman Baca: Kajian Systematic Literature Review Zulfa, Nida Sopiah; Indihadi, Dian; Elan, Elan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7216

Abstract

Literasi kewarganegaraan perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Dalam konteks pendidikan nonformal seperti taman baca, dibutuhkan model pembelajaran yang menyenangkan, partisipatif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Model SOFI (Story, Observe, Follow, Involve) sebagai pendekatan pembelajaran nonformal yang terstruktur dan inovatif dalam menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap berbagai sumber ilmiah terkait literasi kewarganegaraan, pendidikan karakter, dan pembelajaran nonformal. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendekatan cerita, observasi, peniruan sikap positif, dan keterlibatan aktif anak dapat meningkatkan pemahaman dan sikap kewarganegaraan secara signifikan. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengembangan Model SOFI sebagai model pembelajaran nonformal yang sistematis dan aplikatif di taman baca, yang belum banyak dikaji sebelumnya. Implikasi dari penelitian ini adalah Model SOFI dapat digunakan sebagai panduan praktis bagi pendidik dan pengelola taman baca dalam memperkuat literasi kewarganegaraan anak melalui kegiatan yang menyenangkan, kontekstual, dan bernilai edukatif.
Co-Authors Aan Kusdiana Ahmad Mulyadiprana Ai Resti Ai Resti Ai Resti, Ai Resti Akhmad Nugraha Alamsah, Ara Ana Khoerunisa Andi Komara Faudillah Anggi Saputra Ani Agustini Apriliya, Seni Ardin, Fiani Nurafifah Ardini Pratiwi Ari Wahyu Lestari Asti Lestina Bishabrina, Salma Cahyani, Ani Cica Nastika Dadan Nugraha Deifan Permana Deliya Banondari Sardona Dety Nursabana Dewi Supriati Dilla Nurfadillah Dina suhartika Dinaryanti, Dina Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dinnie Noorlinda Hendrawan Disa Ardani Iswari Dr. Erwin Rahayu Saputra, M.Pd Dwi Alia Dwi Alia DWI ALIA, DWI Dyani Risyda Fauziyah E Kosasih Elan Elan, Elan Elis Mulyati Elsa Nurannisa Endah Saadah Esy Sahrawany Faiz Satrio Yudhanto Fajri, Jahara Amarona Fanny Kusumaningrum Fathoni, Khotib Fathur Rohman Fazril Rizky Septiana Fitri Nuraini Fujia, Septi Ghina Luqyana Ghullam Hamdu Gilang Ramadhan Gina Oktaviani Gummy Wulandari S Hamidah, Nisa Hani Tresnawati Harkriesna Diah Tresnasari Hasanah, Siti Nur Uswatun Hekti Nurhapitasari Hodidjah Hodidjah Ihsan Nugraha Iis Kholisah Imas Damayanti Lovita Intan Famela Irfan Faturohman Iskandar, Agnes Yulia Ismawati Emalia Isnaeni, Muhammad Itsnaeni Aridha Rahmah Julia, Cheri Karla Mahardika Karlimah Karlimah Khotib Fathoni Kiki Dzakiyatun Nafiah Kiki Widyawati Kurniawan, Adi Cahyadi Kusumaningrum, Fanny Levina Mai Nanda Luthfiyya Nabilaputri Mahardika, Karla Mardiah, Rodia Tama Marsya Mega Tiara Irfani Mega Tiara Irfani Mega Tiara Irfani, Mega Tiara Irfani Megawati Windi Sapitri Mia Silma Ulfah Minda Permei Sela Mirandani, Restina Mega Mufti Asrori Muhamad Ikbal Fauzi Sabana Muhammad Insan Muttaqien Muhammad Rijal Wahid Muharram Muharoni, Nuri Aprilia Muharram, M. Rijal W Mulyana, Edi Hendri Murni Alimah Muslihin, Heri Yusuf Mustari, Layli Naila Kurnia Restu Nana Ganda Nenden Damayanti Nisa Hamidah Nita Anggi Purnama Novita Sri Wahyuni Nugraha, Mia Uswa Nur, Lutfi Nurhasanah, Ai Nurwati Fauziah Nurwati Oktaviana, Sativa Owa, Yuliana Silvia Pajriyanti, Yuni Poppy Nurhaliza Purwoko, Agus Putri Handayani Agustin Rachmidiana, Vera Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu Saputra, Erwin Rahmah, Meli Pamelia Rahmi, Hestika Asri Rakhmat, Cece Rani Asriyani Rasyida Nurrahmi Ratnasari Komala Setiawan Rena Renita Warliana Resah Resah Respati, Resa Resti Amelia Resti, Ulis Restu, Naila Kurnia Revita Salsabila Rhapita Nopianty Rian Sri Nugroho Riana Aprianti Riana Aprianti Riana Aprianti, Riana Aprianti Riska, Riska Gilang Permata Risma Mutmainah Rismawati Rismawati Risnandar Sudarman Risnandar Sudarman Rita Rita Rizki, Anggi Maulana Robi Kuswara Rosarina Giyartini Royati, Tuti Rustono WS Ryan Purnama Graha Sa'diah, Aila Rahmah Salma Anisah Yasmin Salsabila, Revita Salwa Nur Albania Salwiyah Salwiyah Saputra, Erwin Rahayu Sardona, Deliya Banondari Sianturi, Risbon Sinta Agustina Sipa Nurhidayah Sisca Mustika Tiara Siti Megayati Siti Saharah Siti Vina Luthpiana suhartika, Dina Sulastri Sulastri Sumiati, Teti Syarip Hidayat Taopik Rahman Tita Puspitasari Tita Puspitasari Tuti Royati Umi Khilda Hasanah Via Widia Vira Pratiwi Vivel Wigaf Lawatri Wahyu Aziz Widia Febrianti Sazida Wildan Maulana Rosman Windi Anggriani Wulan Permatasari Yasbiati Yasbiati Yulianti, Intan Yusuf Muslihin, Heri Yusuf Suryana Zulfa, Nida Sopiah