Claim Missing Document
Check
Articles

Hypothetical Learning Trajectory in Place Value Concepts in Elementary School Mutaqin, Ejen Jenal; Herman, Tatang; Wahyudin; Muslihah, Neni Nadiroti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2023): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i1.761

Abstract

Teori Piaget telah banyak berpengaruh terhadap desain pembelajaran. Pembelajaran yang berorientasi pada guru (teacher centere) berubah menjadi berorientasi pada siswa (student centere). Hal ini berarti bahwa faktor siswa menjadi hal yang utama dan harus diperhatikan dalam membuat suatu desain pembelajaran. Perumusan Hypothetical Learning Trajectory sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran sekaligus sebagai suatu tindakan antisipatif terhadap kemungkinan masalah yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran. Artikel ini menyajikan contoh perumusan Hypothetical Learning Trajectory untuk pembelajaran nilai tempat di kelas 1 sekolah dasar. Piaget's theory has had a lot of influence on learning design. Teacher-oriented learning (teacher center) changed to student-oriented (student center). This means that the student factor is the main thing and must be considered in making a learning design. Formulation of Hypothetical Learning Trajectory as a guideline for implementing learning as well as an anticipatory action against possible problems faced by students in the learning process. This article presents an example of the formulation of a Hypothetical Learning Trajectory for place-value learning in grade 1 elementary school.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Mutaqin, Ejen Jenal; Yulia, Rini; Suryaningrat, Eko Fajar
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v2i2.63

Abstract

The Effect of Course Review Horay Learning Model on Understanding Mathematics Concepts of Fifth Grade Students at SDN 6 Cibunar Kec. Cibatu Kab. Garut Academic Year 2021/2022 This study aims to determine the effect of learning mathematics with the Course Review Horay model on the understanding of students' concepts in Class V SDN 6 Cibunar. This type of research is a pre-experimental one group pretest - posttest design. This research was conducted at SDN 6 Cibunar, Cibatu sub-district, Garut district with 20 students as the subject of the study as fifth grade students. Based on research conducted by researchers and the results of data processing and analysis of pretest normality test scores because ^2 count (4.17) <χ^2 table (7.81), then the data is normally distributed. While the posttest score for ^2count (7.47) <χ^2table (7.81), then the data is also normally distributed. Meanwhile, in hypothesis testing, it is obtained that t_count> t_table is 5.63> 2.03 so that it falls in the rejection area H_0 and is in the acceptance area H_1 in this case the hypothesis submission is accepted
Pengaruh Media Quizizz Paper Mode Terhadap Self Efficacy Peserta Didik Kelas V Di SDN 2 Limbangan Timur Awaliyah, Mas Ayu Nur; Mutaqin, Ejen Jenal; Alani , Nabella
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2025): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v6i1.1134

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh media Quiziz Paper Mode terhadap self efficacy peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental, menggunakan desain nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket self efficacy serta tes kemampuan matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 2 Limbangan Timur yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media Quiziz Paper Mode terhadap self efficacy peserta didik kelas V di SDN 2 Limbangan Timur. Hal ini terlihat dari perbedaan hasil post-test self efficacy dan soal matematika antara kelompok eksperimen dan kontrol, yang mengindikasikan bahwa media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan mampu membangun keyakinan diri peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika. Dengan demikian, penggunaan media Quiziz Paper Mode dapat menjadi salah satu solusi alternatif dalam membangun self efficacy peserta didik dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Ethnomathematics Approach: A Strategy to Improve Mathematical Problem Solving Skills of Elementary School Students Ejen Jenal Mutaqin; Tatang Herman; Wahyudin Wahyudin; Ghania Nurul Agistina; Asep Kamal Abdul Aziz
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107271

Abstract

This study explores the impact of an ethnomathematics-based approach on elementary students’ abilities in mathematical problem-solving. Employing a quasi-experimental design with a posttest-only control group, the research involved two equivalent classes at MI An Nur VI in Garut Regency. The experimental group was taught using an ethnomathematics approach incorporating Sundanese cultural elements into geometry lessons, while the control group received conventional instruction. Statistical results revealed a significant difference in posttest scores, favoring the experimental group. These findings suggest that ethnomathematics effectively enhances students’ problem-solving capabilities by offering contextual and culturally relevant learning experiences. The study supports culturally responsive pedagogy and aligns with the Merdeka Curriculum’s vision of inclusive, student-centered education.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendekatan etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain posttest only control group, melibatkan dua kelas paralel di MI An Nur VI, Kabupaten Garut. Kelas eksperimen mengikuti pembelajaran berbasis etnomatematika yang mengintegrasikan unsur budaya Sunda ke dalam materi geometri, sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran secara konvensional. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan skor posttest siswa di kelas eksperimen lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan etnomatematika mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematis melalui pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan selaras dengan budaya lokal. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap praktik pembelajaran berbasis kearifan lokal dan mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pembelajaran yang inklusif dan berpusat pada peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Pengembangan Kecerdasan Kinestetik dan Keterampilan Gerak Dasar Tari Dea Asri Pujiasti; Abdul Hakim; Dara Nurhanifah; Trenata Putri Fujianti; Ejen Jenal Mutaqin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107552

Abstract

This study aims to examine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model on the development of kinesthetic intelligence and basic dance movement skills of elementary school students. Using a quasi-experimental approach with a non-equivalent control group design, the research involved two groups of fifth-grade students in Garut Regency. The results show that students in the TGT group scored significantly higher in both kinesthetic intelligence and basic dance movement skills than those in the control group. The TGT model fosters an active, collaborative, and engaging learning environment that supports student-centered learning principles. These findings contribute to the development of innovative and applicable teaching strategies for dance education in elementary schools. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap pengembangan kecerdasan kinestetik dan keterampilan gerak dasar tari siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group, penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa kelas V di Kabupaten Garut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan model TGT memperoleh skor lebih tinggi secara signifikan pada aspek kecerdasan kinestetik dan keterampilan gerak dasar tari dibandingkan dengan kelompok kontrol. Model TGT terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, serta mendukung prinsip pembelajaran yang berpusat pada siswa. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran seni tari yang inovatif dan aplikatif pada pendidikan dasar.
Analysis of The Effectiveness of Integrated Quality Management Implementation in Improving The Performance of Madrasah Ibtidaiyah Alamsyah Nurseha; Neni Nadiroti Muslihah; Ejen Jenal Mutaqin; Muhamad Topan; Cepi Budiyanto; Nizar Alam Hamdani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v5i2.67234

Abstract

Penelitian ini memberikan: 1) Gambaran efektivitas implementasi manajemen mutu terpadu Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Huda Baleendah Kabupaten Bandung 2) Gambaran kinerja Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Huda Baleendah Kabupaten Bandung 3) Gambaran efektivitas implementasi manajemen mutu terpadu Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Huda Baleendah Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan: 1) Efektivitas Implementasi Manajemen Mutu Terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Huda Baleendah Kabupaten Bandung ditinjau dari unsur Total Quality Management 2) Kinerja Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Huda Baleendah Kabupaten Bandung sangat baik ditinjau dari lingkungan pembelajaran dan sarana-prasarana. Kecepatan dan ketanggapan pelayanan terhadap konsumen sangat baik. 3) Dari hasil penelitian tentang implementasi Manajemen Mutu Terpadu Dalam Meningkatkan Layanan Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Huda Baleendah Kabupaten Bandung disimpulkan bahwa layanan pendidikan terhadap pelanggan sangat baik dari hasil kelola dengan proses manajemen yang efektif.
Ethnomathematics Study in Elementary School: Integration of Character Values and Mathematics Concepts in Badeng Arts Dani Abdul Sunan; Widya Apriliani; Ejen Jenal Mutaqin; Eko Fajar Suryaningrat; Mohammad Ramdan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107243

Abstract

This study explores character values and mathematical concepts in the traditional Badeng art of Singajaya District, Garut, and its potential for elementary education through an ethnopedagogical approach. A qualitative ethnographic method was applied using observation, interviews, and documentation. The findings show that Badeng reflects values such as religiosity, responsibility, discipline, cooperation, and cultural appreciation. Mathematical concepts such as patterns, symmetry, rhythm, and measurement are also found in its music and movements. Integrating Badeng into thematic learning can strengthen character education and enhance students’ contextual understanding of mathematics. The study recommends developing culturally rooted thematic learning materials. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter dan konsep matematika dalam kesenian tradisional Badeng di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, serta potensinya dalam pembelajaran sekolah dasar berbasis etnopedagogik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Badeng mengandung nilai religiusitas, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan cinta budaya. Konsep matematika seperti pola, simetri, ritme, dan pengukuran juga ditemukan dalam musik dan gerakannya. Integrasi Badeng dalam pembelajaran tematik dapat memperkuat pendidikan karakter dan pemahaman matematika secara kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan bahan ajar tematik berbasis budaya lokal.
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC terhadap Kemampuan Menyimak Kritis Siswa Sekolah Dasar Zahra Azkia Nur Islami Taufik; Andirra Hamidah; Ranti Antika; Ejen Jenal Mutaqin; Muhammad Nurjamaludin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107553

Abstract

This study aims to analyze the effect of the RADEC learning model on elementary students’ critical listening skills. A quasi-experimental method with a nonequivalent control group design was employed. The sample involved two classes: an experimental group using the RADEC model and a control group applying the lecture method. Data were collected through pretest and posttest critical listening skill assessments. The analysis revealed a significant improvement in the experimental group compared to the control group (p < 0.05). The N-gain analysis showed a moderate category (0.59) for the experimental group and low (0.27) for the control group. These findings indicate that the RADEC model effectively enhances students’ critical listening abilities. Therefore, RADEC is recommended as an alternative strategy for improving oral literacy learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan menyimak kritis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model RADEC dan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menyimak kritis dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Perhitungan N-gain menunjukkan kategori sedang pada kelas eksperimen (0,59) dan rendah pada kelas kontrol (0,27). Temuan ini menunjukkan bahwa model RADEC efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak kritis siswa. Oleh karena itu, RADEC dapat direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran literasi lisan.
Multidimensional Analysis in the Development of Augmented Reality-Based Digital Ethnomathematics Module: A Case Study at Keraton Kasepuhan Cirebon Maharbid, Dian Anggraeni; Herman, Tatang; Agustin, Mubiar; Riyana, Cepi; Mutaqin, Ejen Jenal
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3554

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan modul digital etnomatematika berbasis augmented reality (AR) melalui sebuah pendekatan analisis multidimensional yang komprehensif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 23 responden yang terdiri dari 13 guru dan 10 siswa, observasi langsung, dan wawancara mendalam. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka analisis multidimensional yang mengintegrasikan teori Technology Acceptance Model (TAM), teori perkembangan kognitif Piaget, dan perspektif etnomatematika D'Ambrosio untuk validasi kebutuhan pengembangan media pembelajaran inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 bangunan di Keraton Kasepuhan, teridentifikasi 84 bangun ruang dan berbagai bangun datar yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran geometri. Sebanyak 100% guru menyatakan media berbasis AR dapat meningkatkan keterlibatan siswa, sementara 90% siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran berbasis budaya lokal. Implikasi teoretis penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual integrasi teknologi-budaya dalam pendidikan matematika, sedangkan implikasi praktis menyediakan landasan empiris sebagai cetak biru (blueprint) untuk pengembangan media pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. This study aims to analyze the development of an augmented reality (AR)-based digital ethnomathematics module through a comprehensive multidimensional analysis approach. The research employs Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model. Data were collected through questionnaires administered to 23 respondents (13 teachers and 10 students), direct observations, and in-depth interviews. The novelty of this research lies in the development of a multidimensional analysis framework that integrates the Technology Acceptance Model (TAM), Piaget's cognitive development theory, and D'Ambrosio's ethnomathematics perspective to validate the need for innovative learning media development. The findings reveal that among 13 buildings in Keraton Kasepuhan, 84 solid figures and various plane figures were identified for integration into geometry learning. All teachers (100%) agreed that AR-based media could enhance student engagement, while 90% of students demonstrated high enthusiasm for culturally-based learning. The theoretical implications contribute to the conceptual framework development for technology-culture integration in mathematics education, while practical implications provide an empirical foundation that serves as a blueprint for developing contextual and meaningful learning media.
The Effectiveness of The Mathematics in Context Approach on Students’ Problem-Solving Ability Aras, Irianto; Turmudi, Turmudi; Herman, Tatang; Mutaqin, Ejen Jenal
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.3615

Abstract

Pembelajaran matematika memerlukan pendekatan relevan untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan Mathematics in Context (MiC) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V di tiga sekolah dasar Kabupaten Pinrang. Penelitian dilakukan sebanyak 17 pertemuan menggunakan bahan ajar dan panduan guru yang telah divalidasi ahli. Data dikumpulkan melalui instrumen pretes dan postes yang mengukur lima aspek pemecahan masalah: analisis, desain, eksplorasi, implementasi, dan verifikasi. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan rata-rata kemampuan siswa yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan di ketiga sekolah. Berdasarkan skor N-Gain, pendekatan MiC terbukti cukup efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa; aspek analisis, desain, dan eksplorasi berada pada kategori sedang, sementara aspek implementasi dan verifikasi berada pada kategori rendah. Temuan ini menyimpulkan bahwa pendekatan MiC efektif dalam membantu siswa memahami dan merancang strategi penyelesaian, namun kurang optimal dalam meningkatkan kemampuan prosedur penyelesaian (implementasi) dan verifikasi jawaban. Mathematics education aims to cultivate students' ability to solve complex mathematical problems, necessitating the use of relevant pedagogical approaches. This study evaluates the effectiveness of the Mathematics in Context (MiC) approach on the mathematical problem-solving skills of fifth-grade students across three elementary schools in Pinrang Regency. The intervention was conducted over seventeen sessions using MiC-based instructional materials and teacher guides validated by experts. Data were collected via pre-test and post-test instruments measuring five dimensions of problem-solving: analysis, design, exploration, implementation, and verification. Analysis revealed a significant difference in mean problem-solving scores before and after the MiC intervention across all schools. N-Gain analysis results indicate that the MiC approach is moderately effective in enhancing student performance; specifically, the analysis, design, and exploration aspects reached the "medium" category, while implementation and verification remained in the "low" category. These findings suggest that while the MiC approach effectively supports students in understanding and designing problem-solving strategies, it is less optimal in improving procedural execution and solution verification.
Co-Authors Abdul Hakim Abdul Hakim Adiredja, Rajji Koswara Ai Ulfa Nur Faridah Aizzah, Serlia Nurul Al-Fikri, Haidar Akmal Alamsyah Nurseha Alani , Nabella Alfiyanti, Nia Amelinda Myrna Nur Azizah Andirra Hamidah Anggia Pebianti Sopiana Anggun Nurbayanti Annisa Maryam Septiani Annisa Nurfitriani, Annisa Aolia, Silvi Rahmadani Aras, Irianto Asep Kamal Abdul Aziz Asy'ari, Lutfi Asyari, Lutfi Asy’ari, Lutfi Awaliyah, Mas Ayu Nur Cepi Budiyanto Cepi Riyana, Cepi Dani Abdul Sunan Dani Gunawan Dani Gunawan Dara Nurhanifah De Budi Irwan Taofik Dea Asri Pujiasti Dede Maskur Destirasari, Putri Azzahra Devi Dwi Soraya Dian Hidayat Dina Mulyawati Dina Pratama Eka Suci Ramadhita, Renata Eko Fajar Suryaningrat Fahmi Muhadi Faliki, Afiq Naufal Farokhah, Laely Fauzi, M Hadi Fauziyah, Firda Fitri Ayu Febrianti Ghania Nurul Agistina Gunawan, Dani Hamdani, Nizar Alam Hartati, Siti Nur Amalia Hendi Herdiansyah Hernawan, Hudiana Hidayat, Dian Huda, Mochammad Miftachul Hudiana Hernawan Indah Permata Sari Irawati, Riana Johar Permana Karlina, Annisa Khotimah, Tri Lina Siti Nurwahidah Lutfi Asyari M. Ramdan Maharbid, Dian Anggraeni Mamat Supriatna Mardianingsih, Dita Marhaini, Husni Maskur, Dede Maulida Syifaunnisa, Ajeng Moh Salimi Mohammad Ramdan Mubiar Agustin Muhadi, Fahmi Muhamad Topan Muhammad Nurjamaludin Muhammad Zulfadhli, Muhammad Mulyani, Ai Hani Muslihah, Neni Nadhiroti Muzani, Amir Nabela, Indirawati Nabella Alani Nanda William Neni Nadhiroti Muslihah Neni Nadiroti Muslihah Nia Alfiyanti Nisa, Siti Durotun Nopiana, Silvia Nugraha, Yopi Nurdin Kamil Nurdin Kamis Nurfalah, Sifa Nurfitriani, Anggun Nurkhalisah, Nabila Nurseha, Alamsyah Pambudi, Tegar Paulina, Windi Pauziah, Sipa Hayatul Pebianti Sopiana, Anggia Pramudhita, Salsa Dilla Deva Pratama, Dina Pujiasti, Dea Asri Putri Camelia Intansari Rahman Rahman Rajji Koswara Adiredja Rani, Rossy Fellynda Ranjani, Bela Putri Malihatun Ranti Antika Retno Andriyani retno andriyani Rika Mudrikah Risma Nuriyanti Ristiningsih, Dika Rivani Anjayani Riyanti, Dessy Az-Zahra Putri Rohman, Slamet Nopharipaldi Rohmayanti, Salsa Ronald Fransyiagu Rosita, Eva Rusmana, Ajang Septiani, Annisa Maryam Shindy Aulia Zahra Sifa Nurfalah Silvia nopiana Sipa Hayatul Pauziah Siti Ropah Purnamasari Sri Dewi Febriani Sasty Sri Wildaningsih Sufyani Prabawanto, Sufyani Sulaiman, Zoni Sunarti Cikal Putri, Aulia Syafly, Muhammad Hafid Syamsiar, Syamsiar Tatang Herman Tatang Herman, Tatang Taufik, Zahra Azkia Nur Islami Tetep Tilawati, Lisna Tina Sri Sumartini, Tina Sri Trenata Putri Fujianti Triani Widyanti, Triani Turmudi Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Widdy Sukma Nugraha widy nugraha Widya Apriliani Yasinta Yulia Agustina Yulia Agustina Yulia, Rini Zaenal Abidin Zahra Azkia Nur Islami Taufik