Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan kompetensi pengelola bumdes pada manajemen bisnis dan manajemen keuangan bumdes “panca artha mandiri” pemerintah desa dangin puri kauh denpasar bali Wardana Miko Andi; Denok Lestari; I Made Trisna Semara; Komang Shanty Muni Parwati; Nyoman Surya Wijaya
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.969 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i1.24

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan profesionalitas pengelola BUMDes dalam pengelolaan bisnis dan keuangan BUMDes. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pembelajaran partsipatif dalam bentuk ceramah, diskusi, Tanya jawab dan praktik terkait dengan pengelolaan keuangan BUMDes. Materi pelatihan yang diberikan mencakup pengelolaan industri dikomparasikan dengan perkembangan BUMDes dan regulasinya, sistem pengorganisasian BUMDes, Akuntansi BUMDes dan penatausahaan serta pertanggung jawaban keuangan BUMDes. Peserta workshop pengelolaan keuangan BUMDes ini terdiri atas kepala desa/wakil desa dan pengelola BUMDes “Panca Arta Mandiri” Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar Provinsi Bali. Hasil yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan aparatur pemerintah desa dan pengelola BUMDes dalam pengelolaan bisnis dan keuangan BUMDes.
Intervensi Kebudayaan Lokal melalui Keterlibatan Pecalang dalam Mempengaruhi Penerapan Protokol Kesehatan CHSE terhadap Loyalitas Wisatawan ke Desa Budaya Kertalangu Denpasar I Made Trisna Semara; I Nyoman Sunarta; I Made Sudjana
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol 12 No 2 (2022): Volume 12 No. 2. Oktober 2022
Publisher : Pusat Kajian Bali Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1353.068 KB) | DOI: 10.24843/JKB.2022.v12.i02.p09

Abstract

Applying the CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) health protocol is a new practice that initially received a light rejection from the community, including when visiting tourist attractions during the pandemic Covid-19. This article aims to identify the application of CHSE, identify the effect of its application on tourist loyalty and identify local cultural interventions through the involvement of customary village security guard of ‘pecalang’ on the effect of the application of CHSE on tourist loyalty. This article used a quantitative approach, with data analysis techniques using quantitative descriptive and Partial Least Square (PLS) analysis. The results showed that the implementation of CHSE was carried out well, with an average rating of 4.09 (good), and had a positive and significant effect on tourist loyalty. The involvement of ‘pecalang’ certainly contributes to the implementation of CHSE in tourist attractions, but the uncontrolled involvement of ‘pecalang’ can reduce tourist loyalty.
KAJIAN POTENSI WISATA DALAM PENGEMASAN PAKET WISATA ALTERNATIF DI DESA WISATA MEDEWI I Gusti Ayu Eka Suwintari; Moh. Agus Sutiarso; I Nyoman Arto Suprapto; I Made Trisna Semara; Jessica Aprilia
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): January
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v2i2.628

Abstract

Pada masa kini pariwisata merupakan sektor unggulan yang membantu peningkatan ekonomi Indonesia. Desa wisata adalah salah satu dari program pemerintah dalam rangka mengembangkan pariwisata Indonesia menjadi unggul. Saat ini Bali sudah memiliki sekitar 238 desa wisata, salah satu desa wisata yang sudah dikenal oleh masayarakat luas akan daya tarik wisata selancarnya adalah Desa Medewi. Kegiatan wisata selancar ini tidak hanya dikenal dikalangan masyarakat local namun telah diakui oleh masyarakat internasional, hal ini dibuktikan dengan seringnya terselenggara kegiatan kejuaran selancar untuk tingkat internasional. Akan tetapi, masyarakat belum optimal di dalam pengembangkan potensi-potensi lainnya yang dimiliki oleh Desa Medewi yang dapat dikemas menjadi suatu paket wisata alternatif yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji potensi wisata sekaligus mengembangkan paket wisata yang dapat menjadi aktivitas baru dalam kegiatan berwisata oleh wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dikumpulkan dari data mengenai informasi seperti potensi daya tarik wisata dan persebarannya. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan antara lain: deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menganalisis dan mendeskripsikan potensi Desa Wisata Medewi sebagai bahan untuk pembuatan paket wisata alternatif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan potensi desa Medewi yang ada, dapat dikemas menjadi tujuh paket wisata baru antara lain (1) Medewi Sunrise Half Day Tour, (2) Education Half Day Tour, (3) Medewi Full Day Tour Activity, (4) Medewi Sunset Tour, (5) Medewi Wellness Activity, (6) Medewi 2D1N, dan (7) 3D2N Medewi.
EXTENDED THEORY OF PLANED BEHAVIOUR: KEPERCAYAAN MENGKONTRUKSI PERILAKU BERWISATA WISATAWAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 Miko Andi Wardana; I Wayan Eka Mahendra; I Made Trisna Semara; Nyoman Surya Wijaya; Denok Lestari
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2480

Abstract

Penelitian ini menguji menguji beberapa konsep: 1) Hubungan pengetahuan destinasi wisata terhadap niat berkunjung wisatawan, 2) Hubungan pengetahuan destinasi wisata terhadap sikap wisatawan, 3) Hubungan kepercayaan terhadap penerapan prokes berpengaruh terhadap niat berkunjung wisatawan, 4) Hubungan kepercayaan terhadap penerapan prokes berpengaruh terhadap sikap wisatawan, 5) Hubungan sikap wisatawan berpengaruh terhadap niat berkunjung wisatawan, 6) peran sikap wisatawan dalam memediasi hubungan destinasi wisata terhadap niat berkunjungan wisatawan, 7) peran sikap wisatawan dalam memediasi hubungan kepercayaan wisata terhadap niat berkunjungan wisatawan . Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan domestik di Bali tahun 2021 sejumlah 4.302 ribu orang. Ukuran sampel sebanyak 114 responden, responden adalah wisatawan domestik di Bali. Penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pengetahuan destinasi wisata tidak berpengaruh signifikan terhadap niat berkunjung wisatawan, 2) Pengetahuan destinasi wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap wisatawan, 3) Kepercayaan terhadap penerapan prokes berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung wisatawan, 4) Kepercayaan terhadap penerapan prokes berpengaruh positif sifnifikan terhadap sikap wisatawan, 5) Sikap wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung wisatawan, 6) Peran sikap wisatawan terbukti sebagai pemediasi penuh hubungan pengetahuan destinasi wisata terhadap niat berkunjung wisatawan, 7) Peran sikap wisatawan terbukti sebagai pemediasi parsial hubungan kepercayaan penerapan proker terhadap niat berkunjung wisatawan
Program Pelatihan Ibu PKK Desa Kenderan Tegalalang Gianyar Bali I Made Trisna Semara
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.37

Abstract

Pandemi COVID – 19 telah mengubah segala aspek kehidupan manusia, bahkan Bali yang selama ini sangat tergantung akan perkembangan pariwisata, mengalami dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakatnya. Membangkitkan pariwisata dari Desa Wisata harus berpijak pada keberpihakan alam, lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Pembangunan Desa Wisata harus berbasis pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat dalam mengelola desa wisata untuk mendukung wisata kuliner. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan merupakan kegiatan pelatihan pengolahan makanan dan minuman serta memberikan sembako dan vitamin. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang yang merupakan ibu PKK Desa Kenderan. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode workshop. Hasil program pelatihan menunjukan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat tidak takut lagi untuk beraktifitas pada masa pandemi COVID – 19. Masyarakat juga termotivasi untuk hidup sehat terutama mau mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat berdampak positif terhadap pengembangan desa wisata Kenderan.
POTENTIALS OF PALUNGAN SALT FARMING IN THE DEVELOPMENT OF CULTURAL TOURISM AND COMMUNITY-BASED EDUCATION IN THE VILLAGE OF TEJAKULA Ni Made Ayu Natih Widhiarini; Ni Nengah Ariastini; Ni Putu Feby Devira Permanita; I Made Trisna Semara
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol 4, No 1 (2018): Journal of Business on Hospitality and Tourism
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.996 KB) | DOI: 10.22334/jbhost.v4i1.110

Abstract

Palungan salt farming is one of commodity that is still dominated by coastal communities in Tejakula Village. However, since 2010 the number of palungan salt farmers has degraded from 200 farmers to 21 farmers. This resulted in the production of salt manger decreased. On the other hand, salt is one of the foodstuffs needed by various parties for both consumption and industrial needs. Although the Government has issued a policy to empower traditional salt farming through PUGAR, but until now the implementation has not been maximized.  The aims  of this research is to identify the potential of internal and external physical environments in Tejakula Village to consideration in the effort to conserve local wisdom in synergy with sustainable tourism development. Using the descriptive qualitative research method, Tejakula Village has internal and external potential that is useful to be developed towards the development of living museum as cultural and educational tourism in order to conserve local wisdom and improve the economic level of the community in Tejakula Village. 
THE INFLUENCE OF TOURISM INFORMATION EXPOSURE ON COMMUNITY INVOLVEMENT IN PANGLIPURAN TOURISM VILLAGE I Nengah Laba; I Made Trisna Semara; I Wayan Pantiyasa; Komang Ratih Tujungsari
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol 5, No 2 (2019): Journal of Business on Hospitality and Tourism
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.804 KB) | DOI: 10.22334/jbhost.v5i2.177

Abstract

Sustainable tourism development is becoming an international commitment to ensure the sustainability development for social welfare. Bali has experienced significant development growth in the past 20 years. The growth of the tourism development directly led to the development of the tourism village in Bali. This cannot be separated due to the community involvement. One of the tourism villages that experienced significant growth and development in Bali is Panglipuran tourism village. This research was designed with the aim of identifying and analyzing the influence of tourism information exposure on Community Involvement. Closed questionnaire technique was used to collect the data with measurement scale using Likert scale. There were 100 respondents used in this research. SmartPLS software was used to analyze the data. The results obtained from the Path Coefficients table show X à Y values of 22,985, which means that tourism information exposure has a positive and significant effect on community involvement in the development of Panglipuran Tourism Village.
Feasibility Reconstruction of Kumbasari Park as a Tourism Attraction I Nyoman Sunarta; I Made Trisna Semara; I Made Sudjana; Angelina Hartono
International Journal of Social Science and Business Vol. 7 No. 2 (2023): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v7i2.51882

Abstract

Kumbasari Park has been proven to have a fairly good level of tourist friendliness. However, this is not enough to make Kumbasari Park a tourist attraction in Denpasar. Even though its existence has been in tune with the tourism concept of Denpasar, which is heritage tourism. Therefore, this study was conducted to figure out whether Kumbasari Park is suitable as a tourist attraction or not by reviewing the implementation of the rights, obligations, and prohibitions that have been stated in Law Number 10 of 2009 concerning Tourism. This research was conducted with a qualitative descriptive approach using direct observation and documentation to collect the data. Furthermore, the result of the observation was adjusted to the list of articles 19 to 27 in Law Number 10 of 2009 concerning Tourism. Based on the observation and data collected, it was found that Kumbasari Park should have been classified as a representative tourist attraction through the perspective of implementing rights, obligations, and prohibitions according to Indonesia’s tourism law. However, there are still some further improvements that need to be made by the management of Kumbasari Park.
Analysis Of Tourism Area Life Cycle in Development of Educative Tourism in Buahan Village, Gianyar, Bali Ni Putu Ayu Saskarawati; I Kadek Artha Prismawan; I Made Trisna Semara
International Journal of Economics, Management and Accounting Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of tourism has made tourism actors create and innovate in advancing rural tourism. Buahan Village is a village that has the potential to be developed as an educational tourism destination. A village that has natural beauty and extraordinary community expertise has made this village increasingly develop educational tour packages for tourists who want to experience traveling as well as gain experience and knowledge. This study focuses on the educational tourism potential of Buahan Village and TALC analysis. The method used is descriptive qualitative with participatory observation.
Pelatihan Layanan Prima Untuk Kelompok Pedagang Muda I Made Trisna Semara; I Gusti Ayu Eka Suwintari; I Gusti Ketut Purnaya; I Putu David Adi Saputra
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i2.54

Abstract

Pengabdian ini untuk membantu kelompok truna truni pedagang di pasar Sidakarya Denpasar dalam mengatasi 1) Keluahan tamu berkaitan dengan faktor fisik yaitu ruangan yang kurang mendapat pertukaran udara yang lancar, suhu panas atau lembab, pencahayaan yang buruk, dan lantai tidak mudah dibersihkan bahkan licin, 2) Keluahan tamu berkaitan dengan SDM/ anggota kelompok belum memiliki pengetahuan standar dalam penyediaan makanan dan minuman, 3) Belum adanya standar keamanan, kebersihan dan keselamatan dalam bekerja pada kelompok pedagang di pasar Kereneng, 4) Kualitas pelayanan tamu masih rendah. Berkaitan dengan masalah tersebut kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan memberikan bantuan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan standar penyajian makan dan minum serta mendesain tempat pedagang yang ramah lingkungan dan estetika. Metode yang digunakan adalah dengan metode survey, metode partisipatory rural apprasial (PRA), pemberian Pelatihan, Pendampingan, dan Monitoring. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelompok truna truni pedagang di Pasar Sidakarya.   This service aims to help the teruna teruni group of traders at the Sidakarya market in Denpasar in overcoming 1) Guest complaints related to physical factors, namely rooms that do not have a smooth air exchange, hot or humid temperatures, poor lighting, and floors that are not easy to clean or even slippery, 2) Guest complaints relate to human resources/group members not having standard knowledge in providing food and drinks, 3) There are no security, cleanliness and safety standards in working in the group of traders at Sidakarya market, 4) The quality of guest service is still low. In connection with this problem, this community service activity provides a solution to resolve this problem by providing knowledge and skills assistance to training participants in serving food and drink as well as designing environmentally friendly and aesthetically pleasing merchant premises. The methods used are surveys, participatory rural appraisal (PRA), as well as providing training, mentoring, and monitoring. The aim is to improve the quality of service for the first-line group of traders at the Sidakarya Market.
Co-Authors A. A. Gede Wijaya A.A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A.Ayu Suwi Arianty AA. Ayu Arun Suwi Arianty Aling, Florenza Angeli Nazaretha Amir , Firlie Lanovia Amir, Firlie Lanovia Andari, Made Ayu Widya Angelina Hartono Angelina Hartono Antara, I Gusti Bagus Guapo Padma Aprinica , Ni Putu Isha Arianty, A.A Ayu Arun Suwi Arianty, A.A.Ayu Suwi Ariastini, Ni Nengah Ayu Arun Suwi Arianty Ayu Suwita Yanti Ayu Widiya Sasmita Bayu, I Kadek Krisna Candrawati, Ni Luh Putu Asti Chandra, I Made Krisna Adi Christiawan , Ericko Mahendra Darmayanti, Putu Sri Denok Lestari Dewa Putu Oka Prasiasa Dewi, Kadek Ayu Chintya Effendie, Mahardhika Wijaya Elhanisi, Victoria Febianti , Febianti Firman Sinaga Gde Made Nugraha Regita Gunawan Gunawan Gusti Ayu Eka Suwintari Hariadi , Lisa Monica Hartono, Angelina I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ketut Purnaya, I Gusti Ketut I Kadek Artha Prismawan I Ketut Suada I KETUT TIRKA NANDAKA I Made Budiarsa I Made Krisna Adi Chandra I Made Sudjana I Nengah Laba I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Putu David Adi Saputra I Putu David Adi Saputra I Wayan Eka Mahendra I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu I Wayan Sukma Winarya Prabawa Ida Ayu Etsa Pracintya Ida Ayu Etsa Pracintya IDA BAGUS GDE PRANATAYANA Ida Bagus Putra Yadnya intan Nirmalasari Jessica Aprilia Kadek Ayu Ekasani Kartika, Ni Luh Dewi Koerniawaty, Francisca Titing Komang Artana Komang Ratih Tujungsari Komang Trisna Pratiwi Arcana Kusuma, I Ketut Bayu Jaya Ladista , I Made Oldi Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi Luh Eka Susanti Made Suri Meiani, Ni Made Sri Puspa Moh Agus Sutiarso Mulia, I Made Prabudi Muliadiasa , I Ketut Ni Luh Helen Susani Ni Luh Putu Asti Candrawati Ni Luh Putu Eka wahyuni Ni Luh Putu Intan Nirmalasari Ni Luh Sri Mandari Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Yulistia Dewi Ni Nengah Ariastini Ni Nengah Ariastini Ni Nyoman Nadya Pradnyandari Ni Putu Ayu Saskarawati Ni Putu Feby Devira Permanita Ni Putu Isha Aprinica Ni Wayan Mita Damayanti Nyoman Surya Wijaya Nyoman Wibawa Saputra Pantiyasa , I Wayan Pantiyasa, I Wayan Parwati , Komang Shanty Muni Parwati, Komang Shanty Muni Permanita, Ni Putu Feby Devira Prabhaswara , I Ketut Gde Cahdrika Pramudia , Gusti Ngurah Bayu Pranatha, Gede Rio Surya Pratama , I Komang Boy Pricilia Pricilia Purba, George Michael Carona Purnama, Jesslyn Lidya Purnaya , I Gusti Ketut Purwanto, Deni Putra, I Ketut Gde Nata Adi Putra, I Wayan Rian Prasatya Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha Putu Eka Wirawan Putu Ratih Pertiwi Rahayu, Ni Nyoman Septiana Retno Juwita Sari Santi, Ni Made Ria Utami Saputra , I Putu David Adi Saputra, I Putu David Adi Sari , Retno Juwita Sasmita, Ayu Widiya Setiawan, I Kadek Doni Solly Aryza Sonctia Fanesia Renjaan Sudarmawan, I Wayan Eka Sudjana, I Made Sugiwiyadmeika, Alit Putra Suprapto, Nyoman Arto Suri, Made Susanti, Putu Herny Suwintari , I Gusti Ayu Eka Suwintari, I Gusti Ayu Eka Tujungsari, Komang Ratih Tunjungsari, Komang Ratih Vionita, Henny Wardana, Miko Andi Widari, Dewa Ayu Diyah Sri Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Wijaya, Bryan Masga Wiyasha , Ida Bagus Made Wua, Maria Christin Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Yoga , Made Ray Darma