Claim Missing Document
Check
Articles

NFT MEMBANGUN DESA DIGITAL UNTUK KELOMPOK SENI LUKIS “YOUNG ARTIST” DI DESA WISATA SAYAN, KABUPATEN GIANYAR Ni Wayan Mega Sari Apri Yani; I Made Trisna Semara; Putu Eka Wirawan
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Januari 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i1.2403

Abstract

Pengabdian ini didasarkan untuk membantu kelompok seni lukis di Desa Wisata Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar dalam mengatasi penurunan nilai komersial seni lukis, dan menciptakan model pemasaran yang dapat berkontribusi terhadap para seniman. Sehingga mampu meningkatkan nilai jual karya seni para seniman di Desa Wisata Sayan. Berkaitan dengan masalah tersebut kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan memberikan bantuan mengkomersilkan karya seni melalui NFT (Non-Fungible Token) dan mempromosikan dengan melibat influencer mahasiswa IPBI. NFT memerlukan platform berbasis blockchain agar dapat berjalan. Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan metode survey, metode partisipatory rural apprasial (PRA), pemberian Pelatihan, Pendampingan, dan Monitoring. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas meningkatkan nilai komersial seni lukis para seniman di Desa Wisata Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar.
Karakteristik backpacker nusantara dalam komunitas “backpacker international” Susanti, Luh Eka; Supartini , Ni Luh; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Hospitality Management Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jihm.v12i2.201

Abstract

In society’s perception, backpackers are generally travelers who choose to travel for long periods of time, at low costs using public transportation and relatively cheap accommodation. Usually, backpackers come from the lower middle class because they want to travel that is cost-effective but rich in experience. In addition, most of these backpackers are students / students with an age range between 25 - 35 years. Over time and an era that has changed the human mindset, a significant shift has begun to occur, especially for the tourist actor himself as a backpacker. Although the above characteristics are still a strong concept for a backpacker, there are a number of things that are starting to shift. Some of these things are 1) backpackers do not always come from the lower middle class, and 2) a shift in the age of the backpacker criteria (tourists over 35 years old choose to be backpackers). Therefore, it is interesting to study from this phenomenon is the shift in people's perceptions of a backpacker where now backpackers also come from the upper middle class and have an age above 35 years. The data is taken from 35 backpackers who are members of the “Backpacker International” community, which consists of Indonesian backpackers whose travel destinations are to other countries (mostly in Europe). This research is an ethnographic study with a qualitative descriptive approach.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendampingan Melalui Pelatihan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) Di Desa Wisata Kaba-Kaba, Tabanan, Bali Pantiyasa, I Wayan; Semara, I Made Trisna
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v1i1.2

Abstract

Di Era Pandemi Covid-19, pemberdayaan masyarakat desa berbasis pendampingan merupakan program yang sangat efektif dan efisien dalam meningkatkan kualitas desa wisata. Pendampingan dirasakan efektif karena relasi pendamping dengan masyarakat sangat dekat, durasi waktu pendampingan relatif lama, materi pelatihan beorientasi pada kebutuhan masyarakat dan tingkat partisipasi masyarakat di dalam pendampingan tinggi, materi dan target pemberdayaan lebih terencana. Adapun desa wisata yang akan dilakukan pendampingan adalah Desa Kaba-Kaba, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa Kaba-Kaba merupakan salah satu desa yang memiliki potensi daya tarik wisata alam dan sosial budaya yang cukup memadai sebagai bagian produk desa wisata. Akan tetapi akibat adanya wabah pandemi covid-19, seluruh desa wisata wajib menjalankan protokol kesehatan, termasuk Desa Wisata Kaba-Kaba. Walaupun Desa Wisata Kaba-Kaba sudah ditetapkan sebagai Desa Wisata pada tahun 20016, dalam pengembangannya kemampuan dan komitmen dari sumber daya manusianya masih sangat rendah. Bahkan dalam menjalankan kesiapan pengelolaan Desa wisata yang berorientasi bersih, sehat, aman dan ramah terhadap lingkungan belum optimal dijalankan. Oleh kerannya diperlukan pelatihan dan pendampingan di Desa Wisata Kaba-Kaba. Sasaran pelatihan adalah masyarakat Desa Kaba-Kaba sebanyak 20 peserta. Masyarakat ini merupakan masyarakat yang berperan aktif dalam pengembangan desa wisata. Target dari program pelatihan ini adalah mampu mendidik peserta sebanyak 20 orang masyarakat dengan kompetensi yang dihasilkan mampu menjelaskan konsep dan implementasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment). Program pelatihan dilaksanakan di Hotel Puri Saron Kota Denpasar dengan dibantu oleh Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata dalam menyediakan fasilitas penyelenggaraan Bimbingan Teknis. Setelah kegiatan pelatihan dilakukan tahapan pendampingan ke masyarakat desa dalam mengimplemetasi program CHSE. Tahap awal program pendampingan adalah memberikan dukungan sarana prasaran seperti thermogun, hand sanitizer dan wastafel portabel. Sarana prasarana ini merupakan hal mendasar yang mampu mengedukasi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Tahap selanjutnya memberikan simulasi penerapan standar protokol kesehatan dengan penggunaan peralatan yang telah diberikan pada saat penerimaan wisatawan di desa wisata.
Tata Kelola Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tihingan Kabupaten Klungklung Arcana, Komang Trisna Pratiwi; Pranatayana, Ida Bagus Gde; Suprapto, Nyoman Arto; Sutiarso, Moh Agus; Semara, I Made Trisna; Candrawati, Ni Luh Putu Asti; Suri, Made
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v1i1.5

Abstract

Desa Tihingan merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Klungkung. Desa wisata Tihingan memiliki daya tarik wisata budaya sebagai salah satu wilayah pembuat gong atau gamelan terbesar di Bali. Gong atau gamelan sebagai alat kesenian tradisional Bali yang ada di desa tersebut pernah menjadi daya tarik bagi wisatawan, namun karena pengelolaan nilai kearifan lokal yang belum dilakukan dengan baik berimplikasi pada penurunan kunjungan wisatawan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, nilai-nilai kearifan lokal yang berbasis masyarakat di desa Tihingan di manajemen secara lebih baik dan profesional. Dengan mengumpulkan peserta pelatihan dari pelaku usaha dan pekerja bidang pariwisata seperti pemilik homestay, pemandu wisata, pengrajin gamelan, petani, dan wiraswasta melalui kelompok sadar wisata dan pemerintah desa setempat, maka target yang dicapai berupa peningkatan daya saing kepariwisataan melalui kualitas pelayanan melalui edukasi mengenai pemahaman CHSE, sadar wisata dan sapta pesona, kualitas pelayanan berbasis kearifan lokal, perencanaan destinasi wisata dan pelatihan homestay (pengelolaan akomodasi dan pelayanan makanan-minuman). Terdapat pula pelatihan untuk peningkatan kemampuan bahasa asing serta teknik memandu wisata budaya dan juga peningkatan kemampuan sumber daya manusia berupa tata kelola administrasi dan keuangan produk desa wisata, pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan dan pembuatan paket wisata, strategi pemasaran berbasis digitalisasi, pengelolaan produk wisata berbasis kearifan lokal, pengembangan dan pengemasan produk lokal berdaya saing global dan tata kelola kelembagaan kelompok sadar wisata. Melaui pelatihan tata kelola desa wisata berbasis kearifan lokal tersebut, masyarakat dan desa dapat saling bersinergi serta lebih peduli terhadap kelangsungan alam serta lingkungan yang menjadi aset utama dalam usaha pengembangan desa wisata Tihingan
Pelatihan cooking class sebagai objek wisata minat khusus di desa jehem, kabupaten bangli Arianty, A.A.Ayu Suwi; Arcana, Komang Trisna Pratiwi; Tunjungsari, Komang Ratih; Semara, Made Trisna
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v1i2.11

Abstract

Selain objek wisata alam yang dimiliki, Desa Jehem juga memiliki keunikan hayati khas desa tersebut yaitu biu batu. Biu batu merupakan salah satu jenis pisang yang memiliki banyak biji di daging buahnya. Pengembangan wisata minat khusus di Desa Jehem perlu dianalisis mengenai keberlanjutan dari kegiatan wisata tersebut. Tujuan penulisan ini untuk dapat mengetahui kelemahan, kekuatan, peluang, dan tantangan bagi pengembangan Desa Jehem. Manfaat dari tulisan ini diharapkan agar dapat mengetahui strategi pengembangannya dalam persaingan industri pawisisata di Bali. Dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Melalui analisis SWOT yang sudah dibahas sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa membuat manajemen promosi di social media khususnya pembuatan website yang lebih informative.
Meningkatkan kompetensi pengelola bumdes pada manajemen bisnis dan manajemen keuangan bumdes “panca artha mandiri” pemerintah desa dangin puri kauh denpasar bali Miko Andi , Wardana; Lestari, Denok; Semara, I Made Trisna; Parwati, Komang Shanty Muni; Wijaya, Nyoman Surya
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v2i1.24

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan profesionalitas pengelola BUMDes dalam pengelolaan bisnis dan keuangan BUMDes. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pembelajaran partsipatif dalam bentuk ceramah, diskusi, Tanya jawab dan praktik terkait dengan pengelolaan keuangan BUMDes. Materi pelatihan yang diberikan mencakup pengelolaan industri dikomparasikan dengan perkembangan BUMDes dan regulasinya, sistem pengorganisasian BUMDes, Akuntansi BUMDes dan penatausahaan serta pertanggung jawaban keuangan BUMDes. Peserta workshop pengelolaan keuangan BUMDes ini terdiri atas kepala desa/wakil desa dan pengelola BUMDes “Panca Arta Mandiri” Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar Provinsi Bali. Hasil yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan aparatur pemerintah desa dan pengelola BUMDes dalam pengelolaan bisnis dan keuangan BUMDes.
Program Pelatihan Ibu PKK Desa Kenderan Tegalalang Gianyar Bali Semara, I Made Trisna
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.37

Abstract

Pandemi COVID – 19 telah mengubah segala aspek kehidupan manusia, bahkan Bali yang selama ini sangat tergantung akan perkembangan pariwisata, mengalami dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakatnya. Membangkitkan pariwisata dari Desa Wisata harus berpijak pada keberpihakan alam, lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Pembangunan Desa Wisata harus berbasis pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat dalam mengelola desa wisata untuk mendukung wisata kuliner. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan merupakan kegiatan pelatihan pengolahan makanan dan minuman serta memberikan sembako dan vitamin. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang yang merupakan ibu PKK Desa Kenderan. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode workshop. Hasil program pelatihan menunjukan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat tidak takut lagi untuk beraktifitas pada masa pandemi COVID – 19. Masyarakat juga termotivasi untuk hidup sehat terutama mau mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat berdampak positif terhadap pengembangan desa wisata Kenderan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Konsumen dengan Kepuasan Konsumen sebagai Variabel Intervening Kartika, Ni Luh Dewi; Semara, I Made Trisna; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen dengan kepuasan konsumen sebagai variabel intervening di Pubas Coffee by Goldmine. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang datang ke Pubas Coffee by Goldmine. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah kuesioner dan wawancara. Metode yang digunakan dalam menganlisi penelitian ini adalah menggunakan uji. Berdasarkan hasil penelitian ini menujukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, Kualitas pelayanan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, Kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, Kualitas pelayanan berpengaruh postif dan signifikan terhadap loyalitas melalui Kepuasan konsumen dan kepuasan konsumen mampu memediasi kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen, Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen dan kepuasan konsumen mampu memediasi kualitas produk terhadap loyalitas konsumen. This study aims to determine the effect of service quality and product quality on consumer loyalty with customer satisfaction as an intervening variable at Pubas Coffee by Goldmine. The population in this study are consumers who come to Pubas Coffee by Goldmine. Sampling in this study were 100 people. The methods used in this data collection are questionnaires and interviews. The method used in analyzing this research is using the SmartPls test (Outer Model Test, Inner Model Test, and Path Analysis Path). , Service quality has no positive and significant effect on consumer loyalty, Product quality has a positive and significant effect on consumer loyalty, Consumer satisfaction has a positive and significant effect on consumer loyalty, Service quality has a positive and significant effect on loyalty through consumer satisfaction and customer satisfaction is able to mediate service quality on consumer loyalty, product quality has a positive and significant effect on consumer loyalty through consumer satisfaction and consumer satisfaction is able to mediate product quality on consumer loyalty.
Pengaruh Kualitas Produk dan Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan dalam Membentuk Loyalitas Pelanggan Santi, Ni Made Ria Utami; Semara, I Made Trisna; Parwati, Komang Shanty Muni
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apakah kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, 2) apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, 3) apakah kualitas produk berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, 4) apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, dan 5) apakah kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan di Masi Coffee. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskritif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis jalur dengan menggunakan bantuan aplikasi Smart PLS 3.0. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli produk di Masi Coffee Denpasar sejak bulan Maret 2022-Juni2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu random sampling, dengan jumlah sampel 109 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai berikut: 1) kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, 2) kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, 3) kualitas produk berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, 4 kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, dan 5) kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan mampu memediasi pengaruh kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan secara sebagian, dan kepuasan pelanggan juga mampu memediasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan secara sebagian. This reserch was conducted to find out: 1) whether product quality affects both customer satisfaction and loyalty, 2) whether service quality affects customer satisfaction and loyalty, and 3) whether customer satisfaction affects and lead the customer loyalty at Masi Coffee. The research applies a quantitative descriptive method where questionnaires and observations techniques were applied in collecting the data. The population of this study were taken from all consumers who bought products at Masi Coffee Denpasar from March 2022-June 2022 who chosen through random sampling, with a total sample of 109 people. The data analy ed through the help of the Smart PLS 3.0 application. The results showed that as follows: 1) product quality affects both customer satisfaction and loyalty, 2) service quality affects both customer satisfaction and loyalty, 3) customer satisfaction significantly affects customer loyalty. In addition, Customer satisfaction is partly able to mediate the influence of product quality on customer loyalty, and customer satisfaction is partly also able to mediate the influence of service quality on customer loyalty.
Pelatihan Pelayanan Kepada Kelompok Usaha Pondok Wisata di Desa Ubud Kabupaten Gianyar Darsana, I Made; Semara, I Made Trisna; Wijaya, Nyoman Surya
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i4.54047

Abstract

Wisatawan dalam memilih tempat tinggal, cenderung menginginkan pengalam lokal dengan tinggal bersama tuan rumah di destinasi. Oleh karena itulah, pondok wisata menjadi pilihan menarik bagi wisatawan khusus Eropa repeater yang menghabiskan waktu liburannya di Ubud. Namun disisi lain Ubud yang merupakan destinasi pariwisata yang memiliki keaslian, keunikan, kekhasan serta kekhususan di dunia pariwisata internasional harus tetap dijaga dan dilestarikan walau pandemi COVID-19 telah meluluhlantakan pariwisata Ubud. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan upaya recovery terhadap pariwisata Ubud. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bentuk kegiatannya menggunakan metode penyuluhan diikuti dengan diskusi dan praktek. Kegiatan ini menyasar pemilik pondok wisata serta karyawannya, pemuda desa dan masyarakat lain yang tertarik untuk meningkatkan pengetahuannya terkait pengelolaan pondok wisata di Desa Wisata Ubud, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa terbentuknya komunikasi yang lebih baik antara pengelola wisata sebagai tuan rumah dan wisatawan sebagai tamu yang berimplikasi pada kunjungan ulang dari wisatawan untuk menjadi wisatawan repeater untuk kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat di Desa Wisata Ubud, Kabupaten Gianyar.
Co-Authors A. A. Gede Wijaya A.A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A.Ayu Suwi Arianty AA. Ayu Arun Suwi Arianty Aling, Florenza Angeli Nazaretha Amir , Firlie Lanovia Amir, Firlie Lanovia Andari, Made Ayu Widya Angelina Hartono Angelina Hartono Antara, I Gusti Bagus Guapo Padma Aprinica , Ni Putu Isha Arianty, A.A Ayu Arun Suwi Arianty, A.A.Ayu Suwi Ariastini, Ni Nengah Ayu Arun Suwi Arianty Ayu Suwita Yanti Ayu Widiya Sasmita Bayu, I Kadek Krisna Candrawati, Ni Luh Putu Asti Chandra, I Made Krisna Adi Christiawan , Ericko Mahendra Darmayanti, Putu Sri Denok Lestari Dewa Putu Oka Prasiasa Dewi, Kadek Ayu Chintya Effendie, Mahardhika Wijaya Elhanisi, Victoria Febianti , Febianti Firman Sinaga Gde Made Nugraha Regita Gunawan Gunawan Gusti Ayu Eka Suwintari Hariadi , Lisa Monica Hartono, Angelina I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ketut Purnaya, I Gusti Ketut I Kadek Artha Prismawan I Ketut Suada I KETUT TIRKA NANDAKA I Made Budiarsa I Made Krisna Adi Chandra I Made Sudjana I Nengah Laba I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Putu David Adi Saputra I Putu David Adi Saputra I Wayan Eka Mahendra I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu I Wayan Sukma Winarya Prabawa Ida Ayu Etsa Pracintya Ida Ayu Etsa Pracintya IDA BAGUS GDE PRANATAYANA Ida Bagus Putra Yadnya intan Nirmalasari Jessica Aprilia Kadek Ayu Ekasani Kartika, Ni Luh Dewi Koerniawaty, Francisca Titing Komang Artana Komang Ratih Tujungsari Komang Trisna Pratiwi Arcana Kusuma, I Ketut Bayu Jaya Ladista , I Made Oldi Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi Luh Eka Susanti Made Suri Meiani, Ni Made Sri Puspa Moh Agus Sutiarso Mulia, I Made Prabudi Muliadiasa , I Ketut Ni Luh Helen Susani Ni Luh Putu Asti Candrawati Ni Luh Putu Eka wahyuni Ni Luh Putu Intan Nirmalasari Ni Luh Sri Mandari Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Yulistia Dewi Ni Nengah Ariastini Ni Nengah Ariastini Ni Nyoman Nadya Pradnyandari Ni Putu Ayu Saskarawati Ni Putu Feby Devira Permanita Ni Putu Isha Aprinica Ni Wayan Mita Damayanti Nyoman Surya Wijaya Nyoman Wibawa Saputra Pantiyasa , I Wayan Pantiyasa, I Wayan Parwati , Komang Shanty Muni Parwati, Komang Shanty Muni Permanita, Ni Putu Feby Devira Prabhaswara , I Ketut Gde Cahdrika Pramudia , Gusti Ngurah Bayu Pranatha, Gede Rio Surya Pratama , I Komang Boy Pricilia Pricilia Purba, George Michael Carona Purnama, Jesslyn Lidya Purnaya , I Gusti Ketut Purwanto, Deni Putra, I Ketut Gde Nata Adi Putra, I Wayan Rian Prasatya Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha Putu Eka Wirawan Putu Ratih Pertiwi Rahayu, Ni Nyoman Septiana Retno Juwita Sari Santi, Ni Made Ria Utami Saputra , I Putu David Adi Saputra, I Putu David Adi Sari , Retno Juwita Sasmita, Ayu Widiya Setiawan, I Kadek Doni Solly Aryza Sonctia Fanesia Renjaan Sudarmawan, I Wayan Eka Sudjana, I Made Sugiwiyadmeika, Alit Putra Suprapto, Nyoman Arto Suri, Made Susanti, Putu Herny Suwintari , I Gusti Ayu Eka Suwintari, I Gusti Ayu Eka Tujungsari, Komang Ratih Tunjungsari, Komang Ratih Vionita, Henny Wardana, Miko Andi Widari, Dewa Ayu Diyah Sri Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Wijaya, Bryan Masga Wiyasha , Ida Bagus Made Wua, Maria Christin Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Yoga , Made Ray Darma