Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi Program WWF Signing blue Berlandaskan Konsep Pariwisata Bertanggung Jawab Pada Wisata Bahari Labuan Bajo Purwanto, Deni; Semara, I Made Trisna; Sutiarso, Moh Agus
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program WWF signing blue berlandaskan konsep pariwisata bertanggung jawab pada wisata bahari Labuan Bajo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data observasi. Penelitian ini menggunakan data wawancara rinci yang dilakukan dengan informan langsung terkait dengan pelaksanaan program. WWF Signing blue. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa (1) Signing blue mengarahkan para anggotanya untuk memenuhi persyaratan dengan prinsip -prinsip pengembangan pariwisata bertanggung jawab yaitu: lingkungan dan sosial-ekonomi-budaya. (2) Selama pelaksanaan program wwf signing blue ini berjalan, terdapat beberapa kendala yang ditemui diantaranya: minimnya pemahaman oknum nelayan mengenai pentingnya konservasi satwa dan pemilihan jenis tangkapan ikan. Kurangnya kerjasama dive Komodo dengan stakeholder (rekanan) dalam program konservasi. (3) Program signing blue memberi dampak yang sangat baik bagi pihak pengelola maupun bagi wisata bahari di Labuan Bajo. Dampak yang ditimbulkan dari program signing blue yang telah diterapkan dan dirasakan oleh pihak dive komodo adalah berkurangnya sampah yang dihasilkan oleh karyawan maupun wisatawan saat melakukan kegiatan penyelaman yang dilakukan di kawasan taman nasional Komodo.(4) Program signing blue mendukung efektifitas ekonomi, baik yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan pariwisata. Selain itu, Program signing blue membangun jaringan antar sektor terkait, menciptakan pasar untuk produk pariwisata yang siap, berkontribusi pada pembangunan yang seimbang, memberikan keragaman ekonomi dan menghilangkan ketergantungan ekonomi pada sektor tertentu.. (5) Pada bidang sosial-budaya, dampak yang ditimbulkan adalah meningkatnya tenaga kerja lokal yang berkualitas melalui program pelatihan dan pendidikan dan mendukung organisasi masyarakat lokal dalam hal peningkatan kapasitas, jaringan dan keterlibatan dalam pengembangan pariwisata lokal. This study aims to analyze the WWF signing blue program based on the concept of responsible tourism in marine tourism in Labuan Bajo. This research is a qualitative research using secondary data as observation data. This study uses detailed interview data conducted with informants directly related to the implementation of the program. WWF Signing blue. The results of this study state that (1) Signing blue directs its members to fulfill the requirements with the principles of responsible tourism development, namely: environment and socio-economic-cultural. (2) During the implementation of the WWF signing blue program, several obstacles were encountered, including: the lack of understanding of fishermen regarding the importance of animal conservation and the selection of fish catch types. Lack of cooperation between the Komodo dive and stakeholders (partners) in the conservation program. (3) The signing blue program has a very good impact on the management and marine tourism in Labuan Bajo. The impact of the signing blue program that has been implemented and felt by the Komodo dive is the reduction in waste generated by employees and tourists when diving activities are carried out in the Komodo national park area. (4) The signing blue program supports economic effectiveness, both related to directly or indirectly with tourism. In addition, the signing blue program builds a network between related sectors, creates a ready market for tourism products, contributes to balanced development, provides economic diversity and eliminates economic dependence on certain sectors. (5) In the socio-cultural field, the impact caused is increasing the quality of the local workforce through training and education programs and supporting local community organizations in terms of capacity building, networking and involvement in local tourism development.
Strategi Pemasaran di Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar Dewi, Kadek Ayu Chintya; Semara, I Made Trisna; Aprinica, Ni Putu Isha
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.355

Abstract

Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar merupakan sebuah kedai kopi yang berlokasi di Jl. Teuku Umar Barat No.157, Padangsambian, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Starbucks merupakan coffee shop yang memiliki banyak gerai di Indonesia maupun Dunia, Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar satu-satunya gerai Starbucks di Bali yang mempunyai sistem layanan tanpa turun (drive thru). Analisa Strategi pemasaran dan mengetahui strategi pemasaran yang digunakan dengan menggunakan metode analisis SWOT merupakan metode analisis penulis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Penelitian ini juga dilakukan dengan cara metode SWOT, mencari faktor eksternal maupun internal perusahaan dengan menggunakan matriks IFAS dan EFAS, mengetahui posisi perusahaan dalam kuadran SWOT, serta mencari tau strategi alternative yang digunakan dalam perusahaan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah tentang identifikasi dari ke-7 elemen bauran pemasaran (marketing mix) yang dimiliki oleh Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar berada di kuadran I (satu). Posisi ini menandakan bahwa Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar merupakan perusahaan yang kuat dan berpeluang. Strategi yang disarankan adalah strategi agresif (growth-oriented strategy) yang berarti memanfaatkan layanan tanpa turun (drive thru) dan Starbucks Reward Card yang dimiliki Starbucks untuk mendatangkan customer di masa pandemi COVID-19. Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar is a coffee shop located on Jl. Teuku Umar Barat No.157, Padangsambian, Kec. West Denpasar, Denpasar City, Bali. Starbucks is a coffee shop that has many outlets in Indonesia and around the world, Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar is the only Starbucks outlet in Bali that has a drive thru service system. Analysis of marketing strategy and knowing the marketing strategy used by using the SWOT analysis method is the author's analysis method uses qualitative analysis methods. This research was also conducted using the SWOT method, looking for external and internal factors of the company by using the IFAS and EFAS matrices, knowing the company'sposition in the SWOT quadrant, and looking for alternative strategies used in the company. Methods of data collection are done by means of observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results of the research are about the identification of the 7 elements of the marketing mix owned by Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar. The results showed that Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar was in quadrant I (one). This position indicates that Starbucks Drive Thru Teuku Umar Denpasar is a strong and potential company. The recommended strategy is an aggressive strategy (growth-oriented strategy) which means utilizing drive thru services and Starbucks Reward Cards that are owned by Starbucks to bring in customers during the COVID-19 pandemic.
Dampak Pariwisata dan Sikap Masyarakat Terhadap Kedatangan Wisatawan di Desa Wisata Pujon Kidul Kota Batu Elhanisi, Victoria; Wiyasha , Ida Bagus Made; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.381

Abstract

Sasaran utama dari studi yang dijalankan penulis ialah melihat apa dampak pariwisata bagi warga Desa Wisata Pujon Kidul. Melihat hal itu, peneliti berusaha untuk mengetahui pada tahap apa warga Desa Wisata Pujon Kidul berada. Pertumbuhan kegiatan pariwisata ini memiliki dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat. Studi ini mengadopsi metode penelitian campuran, yang didefinisikan sebagai suatu pendekatan penelitian yang mengintegrasikan metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan untuk aktivitas penelitian. Hal baik dari pengembangan pariwisata di Desa Wisata Pujon Kidul di antaranya ialah memicu adanya pembangunan di desa, terakomodasinya sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan pendapatan warga desa, penciptaan lowongan kerja baru, dan perubahan perilaku masyarakat pada generasi berikutnya. Sementara itu, dampak negatifnya antara lain degradasi jalan, peningkatan volume sampah, dan daya saing usaha yang lebih besar. Dari segi sikap, masyarakat sedang dalam euforia. Dimana masyarakat menyambut kedatangan pengunjung dan pariwisata memberikan manfaat bagi masyarakat. Masyarakat sangat mendukung pengembangan pariwisata di desanya untuk lebih menarik wisatawan agar mengunjungi ke Desa Wisata Pujon Kidul. The main target of the study carried out by the author is to see what the impact of tourism on the residents of the Pujon Kidul Tourism Village is. Seeing this, the researchers tried to find out at what stage the residents of the Pujon Kidul Tourism Village were. The growth of tourism activities has a broad impact on people's lives. This study adopts mixed methods research, which is defined as a research approach that integrates qualitative and quantitative methods simultaneously for research activities. The good things about tourism development in Pujon Kidul Tourism Village include triggering development in the village, accommodating adequate facilities and infrastructure, increasing village residents' income, creating new job vacancies, and changing people's behavior in the next generation. Meanwhile, the negative impacts include road degradation, increased volume of waste, and greater business competitiveness. In terms of attitude, society is in a state of euphoria. Where the community welcomes visitors and tourism provides benefits for the community. The community strongly supports the development of tourism in their village to attract more tourists to visit the Pujon Kidul Tourism Village.
Strategi Pemasaran Pada Tradisi Beach Front Villa di Masa New Normal Pandemi Covid-19 Pratama , I Komang Boy; Semara , I Made Trisna; Parwati , Komang Shanty Muni
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.385

Abstract

Bali yang merupakan icon pariwisata Indonesia yang mengalami mati suri akibat wabah COVID-19 yang berkepanjangan. Salah satu akomodasi yang ada dibali, yang sangat merasakan dampak dari COVID-19 ini adalah Tradisi Beach Front Villa. Maka penelitian ini diharapkan dapat membantu manajemen Tradisi Beach Front Villa untuk mengetahui dan menentukan strategi pemasaran dengan teknik bauran pemasaran serta metode SWOT yang tepat, sehingga dapat meningkatkan tingkat hunian kamar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, Observasi, Wawancara, Kuesioner, Studi Dokumentasi, dan Teknik Analisis Data. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kualitatif, Analisis SWOT, IFAS, dan EFAS. Hasil strategi pemasaran pada Tradisi Beach Front Villa, yaitu villa ini menggunakan variabel SWOT untuk membentuk strategi pemasaran mereka. Hasil analisis IFAS diketahui skor dari kekuatan adalah 2.21 dan skor dari kelemahan yaitu 1.35. Sedangkan untuk analisis EFAS diketahui skor dari peluang adalah 1.99 dan skor dari ancaman adalah 1.38. Hasil dari Kuadran SWOT, perusahaan berada di kuadran 1 yaitu strategi agresif. Tradisi Beach Front Villa memiliki potensi internal dan eksternal yang bermanfaat dalam mendatangkan customer pada masa new normal pandemi COVID-19. Bali, which is an Indonesian tourism icon, has died suspended due to the prolonged COVID-19 outbreak. One of the existing accommodation In Bali, one that has really felt the impact of COVID-19 is the Beach Front Tradition Villas. So this research is expected to help the management of the Beach Front Tradition Villa to find out and determine marketing strategies with mix techniques appropriate marketing and SWOT methods, so as to increase occupancy rates room. Data collection techniques in this study were library research, observation, Interviews, Questionnaires, Documentation Studies, and Data Analysis Techniques. While technique data analysis used is Qualitative Descriptive Analysis, SWOT Analysis, IFAS, and EFAS. The results of the marketing strategy on the Beach Front Villa Tradition, namely this villa use SWOT variables to shape their marketing strategy. Analysis results IFAS known that the score of strength is 2.21 and the score of weakness is 1.35. Meanwhile, for the EFAS analysis, it is known that the score of opportunity is 1.99 and the score is 1.99 threat is 1.38. The results of the SWOT Quadrant, the company is in quadrant 1 namely aggressive strategy. Tradition Beach Front Villa has internal and external potential useful in bringing in customers during the new normal during the COVID-19 pandemic.
Strategi pemasaran era new normal di Maca Villas Prabhaswara , I Ketut Gde Cahdrika; Semara , I Made Trisna; Aprinica , Ni Putu Isha
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.421

Abstract

Maca Villas & Spa Seminyak harus menemukan strategi baru untuk tetap bertahan dan memenangkan pasar di tengah era new normal yang mengakibatkan perubahan pada segmentasi konsumen. Dalam penelitian ini, peneliti mengedepankan permasalahan mengenai analisa kondisi internal dan eksternal dari Maca Villas & Spa Seminyak saat ini serta menemukan strategi baru yang dapat diaplikasikan kedepannya. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT berdasarkan bauran pemasaran 7P, untuk melihat potensi internal dan eksternal Maca Villas & Spa Seminyak, dimana analisis yang digunakan adalah analisis IFAS EFAS, kuadran SWOT, dan matriks SWOT. Dari analisis tersebut didapatkan bahwa Maca Villas & Spa Seminyak terdapat pada kuadran II yaitu Strategi Diversifikasi, dimana hotel ini memiliki keuntungan dari segi kekuatan yang dimiliki tetapi diimbangi dengan ancaman yang tinggi. Hasil dari strategi yang diperoleh, diuji kembali menggunakan analisis QSPM. Strategi utama yang didapatkan dengan skor sebesar 6.76 adalah meningkatkan kinerja Japanese Sales and Marketing serta pengangkatan daily worker apabila diperlukan dalam rangka menyambut bubble travelling yang direncanakan oleh pemerintah. Maca Villas & Spa Seminyak need to find a new strategy to survive and win the market in the middle of new normal era resulting in changes of consumer segmentation. In this research, researcher put forward the issue of Maca Villas & Spa Seminyak internal and external condition analyze and to find out a new strategic that can be used in the further. This research use SWOT analysis based on marketing mix 7P to see Maca Villas & Spa Seminyak internal and external potential, which the analysis that being used is IFAS EFAS analysis, SWOT quadrant, and SWOT matrix. From the analysis, it was found that Maca Villas & Spa Seminyak is in the 2 nd Quadrant, which Diversification Strategy, where the hotel has advantages in term of strength but balanced with high threat. The strategy is retested by using QSPM analysis. The main strategy got 6.76 point, which is improve the performance of Japanese Sales and Marketing and hire a daily worker if it is needed in order to welcome bubble travelling which is planned by the government.
Upaya Peningkatan Brand Awareness Sababay Winery Melalui Aktivitas Marketing Public Relation Andari, Made Ayu Widya; Semara , I Made Trisna; Febianti , Febianti
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i7.474

Abstract

Peran Fotografi dan Promosi Media Sosial Instagram Terhadap Minat Berkunjungi Wisatawan Yoga , Made Ray Darma; Semara, I Made Trisna; Sari , Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i7.493

Abstract

Strategi Pemasaran Waroeng Kampoeng Kori Nuansa pada Era New Normal Hariadi , Lisa Monica; Muliadiasa , I Ketut; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor IFAS dan EFAS dengan menggunakan analisis SWOT di Waroeng Kampoeng Kori Nuansa. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, analisis SWOT, IFAS, EFAS, kuadran, dan matriks SWOT. Berdasarkan hasil dari analisis SWOT, Hasil dari analisis IFAS dan EFAS di Waroeng Kampoeng yaitu berada pada koordinat X= -0.14 dan koordinat Y= 0.28 atau berada pada kuadran II (Diversifikasi) yang artinya Waroeng Kampoeng menghadapi beberapa ancaman perusahaan, maupun strategi pemasaran namun Waroeng Kampoeng masih memiliki kekuatan dari segi internal. Jadi, fokus dari Waroeng Kampoeng adalah dengan memaksimalkan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang jangka Panjang. Waroeng Kampoeng disarankan untuk merubah strateginya menjadi strategi pemasaran Digital Marketing, Endorsement dan WOM (Word Of Mouth) yang berbasis MLM (Multi Level Marketing) hal ini dapat disimpulkan karena dilihat dari target pasar yang dimiliki sebagian besar adalah para generasi Z yang sangat aktif di dunia maya. The purpose of this study was to analyze the IFAS and EFAS factors using SWOT analysis in Waroeng Kampoeng Kori Nuansa. The data analysis technique used is descriptive qualitative method, SWOT analysis, IFAS, EFAS, quadrant, and SWOT matrix. Based on the results of the SWOT analysis, the results of the IFAS and EFAS analysis in Waroeng Kampoeng are at coordinates X = -0.14 and coordinates Y = -0.28 or are in quadrant II (Diversification) which means Waroeng Kampoeng faces several corporate threats, as well as marketing strategies but Waroeng Kampoeng still has internal strength. So, the focus of Waroeng Kampoeng is to maximize its strengths to take advantage of long- term opportunities. Waroeng Kampoeng is advised to change his strategy into a Digital Marketing, Endorsement and WOM (Word Of Mouth) marketing strategy based on MLM (Multi Level Marketing). virtual.
Strategi Pemasaran Hotel Pada Masa Pandemic Covid-19 Christiawan , Ericko Mahendra; Pantiyasa , I Wayan; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i10.569

Abstract

Bali sendiri merupakan salah satu tujuan wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik yang saat ini mengalami pukulan sangat berat dari Pandemi Covid-19. Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor di Bali yang paling terpukul karena Pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis lingkungan internal serta lingkungan eksternal dengan menggunakan analisis SWOT di Hotel Amaris Teuku Umar dan untuk mengetahui alternatif strategi bagi Hotel Amaris Teuku Umar. Penelitian ini mempergunakan dua jenis data, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data sekunder diperoleh dari website dan Sosial Media Hotel Amaris Teuku Umar. Data primer diperoleh data yang bersumber dari hasil wawancara mengenai mengenai indikator-indikator permasalahan yang sudah dirumuskan dalam penelitian ini, mengenai variabel STP (Segmentation, Targeting & Positioning), persepsi bauran pemasaran, serta pemberian bobot dan rating untuk perhitungan IFAS dan EFAS. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif, analisis SWOT, IFAS, EFAS, kuadran dan matriks SWOT. Berdasarkan hasil dari analisis SWOT, Hasil dari analisis IFAS dan EFAS didapat titik koordinat sumbu X (internal) berada pada -0,60 dengan sumbu Y (external) -1,48 yang berada pada kuadran II (Diversifikasi), bahwa Hotel Amaris Teuku Umar menghadapi beberapa ancaman perusahaan, maupun strategi pemasaran namun Hotel Amaris Teuku Umar masih memiliki kekuatan dari segi internal. jadi Strategi yang harus diterapkan saat kondisi ini adalah dengan memanfaatkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang. Bali itself is a tourist destination that is very popular with tourists tourists, both foreign tourists and domestic tourists at this time experienced a very heavy blow from the Covid-19 Pandemic. The tourism sector is one of them the sector in Bali that was hardest hit by the Covid-19 Pandemic. The aim of this research is to analyze the internal environment and external environment using analysis SWOT at the Amaris Teuku Umar Hotel and to find out alternative strategies for the Amaris Hotel Teuku Umar. This research uses two types of data, namely qualitative and quantitative data. Secondary data was obtained from the website and Social Media of the Amaris Teuku Umar Hotel. Primary data data obtained from interviews regarding indicators The problem that has been formulated in this research is regarding the STP variable (Segmentation, Targeting & Positioning), marketing mix perceptions, as well as assigning weights and ratings to IFAS and EFAS calculations. The data analysis technique used is descriptive qualitative, SWOT analysis, IFAS, EFAS, quadrants and SWOT matrix. Based on the results of the SWOT analysis, The results of the IFAS and EFAS analysis show that the X-axis (internal) coordinate point is at -0.60 with the Y axis (external) -1.48 which is in quadrant II (Diversification), that the Amaris Hotel Teuku Umar faces several corporate threats, as well as marketing strategies, however Amaris Teuku Umar Hotel still has internal strengths. So strategy is a must applied during this condition is to utilize strengths to take advantage of opportunities long-term.
Peranan Housekeeping dalam Menangani Keluhan Tamu pada Saat Penyiapan Kamar di Hotel Pramudia , Gusti Ngurah Bayu; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.644

Abstract

Kepuasan terhadap pelayanan atas jasa atau produk dari perusahaan bisa meningkatkan kunjungan atau pembelian terhadap suatu produk, termasuk dalam layanan hospitality. Kepuasan tamu ialah respon terhadap penilaian akan kualitas kerja dan mutu pelayanan yang diberikan oleh hotel tersebut, namun dalam kenyataan sekarang masih banyak tamu yang komplain terhadap kebersihan kamar yang ditempati oleh tamu. keluhan yang semakin meningkat akan menyebabkan dampak yang tidak baik untuk hotel, bisa menyebabkan tingkat hunian kamar yang menurun sehingga pendapatan hotel menjadi berkurang. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mencegah dan mengatasi keluhan dari tamu, selain itu penelitian ini juga menjelaskan apa yang sering menjadi penyebab terjadinya keluhan dari tamu, sehingga industri perhotelan bisa mencegah dan mengetahui cara bagaimana mengatasi keluhan tamu. Penelitian ini dilakukan di Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali selama 3 bulan dari bulan agustus sampai oktober 2022, dengan metode penelitian yang digunakan yaitu tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data dipaparkan dan disajikan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat ditemukan bahwa yang sering menyebabkan terjadinya keluhan dari tamu yaitu penyiapan kamar yang lama, linen yang bermasalah bahkan kamar mandi yang beraroma tidak sedap. Diketahui hal ini bisa terjadi karena kurang kompetennya SDM yang ada dan kurangnya pengawasan dari supervisor pada saat room attendant menyiapkan kamar. Satisfaction with services or products from companies can increase visits or purchases of a product, including in hospitality services. Guest satisfaction is a response to an assessment of the quality of work and service quality provided by the hotel, but in reality there are still many guests who complain about the cleanliness of the rooms occupied by guests. Increasing complaints will have an unfavorable impact on the hotel, which can lead to a decrease in room occupancy rates so that the hotel's income decreases. This research was conducted with the aim of finding out how to prevent and deal with complaints from guests, besides that this research also explains what is often the cause of complaints from guests, so that the hospitality industry can prevent and find out how to deal with guest complaints. This research was conducted at Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali for 3 months from August to October 2022, with the research method used, namely observation, interview and documentation data collection techniques, as well as data presented and presented in a qualitative descriptive manner. Based on the results of observations and interviews, it can be found that what often causes complaints from guests is the old room preparation, problematic linen and even a bathroom that smells bad. It is known that this can happen because of the incompetence of existing human resources and the lack of supervision from supervisors when the room attendant prepares the room.
Co-Authors A. A. Gede Wijaya A.A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A.Ayu Suwi Arianty AA. Ayu Arun Suwi Arianty Aling, Florenza Angeli Nazaretha Amir , Firlie Lanovia Amir, Firlie Lanovia Andari, Made Ayu Widya Angelina Hartono Angelina Hartono Antara, I Gusti Bagus Guapo Padma Aprinica , Ni Putu Isha Arianty, A.A Ayu Arun Suwi Arianty, A.A.Ayu Suwi Ariastini, Ni Nengah Ayu Arun Suwi Arianty Ayu Suwita Yanti Bayu, I Kadek Krisna Candrawati, Ni Luh Putu Asti Chandra, I Made Krisna Adi Christiawan , Ericko Mahendra Darmayanti, Putu Sri Denok Lestari Dewi, Kadek Ayu Chintya Effendie, Mahardhika Wijaya Elhanisi, Victoria Febianti , Febianti Firman Sinaga Gde Made Nugraha Regita Gusti Ayu Eka Suwintari Hariadi , Lisa Monica Hartono, Angelina I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ketut Purnaya, I Gusti Ketut I Kadek Artha Prismawan I Ketut Suada I Made Darsana I Made Krisna Adi Chandra I Made Sudjana I Nengah Laba I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Putu David Adi Saputra I Putu David Adi Saputra I Wayan Eka Mahendra I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu I Wayan Sukma Winarya Prabawa Ida Ayu Etsa Pracintya Ida Ayu Etsa Pracintya IDA BAGUS GDE PRANATAYANA INTAN NIRMALASARI Jessica Aprilia Kadek Ayu Ekasani Kartika, Ni Luh Dewi Komang Ratih Tujungsari Komang Trisna Pratiwi Arcana Kusuma, I Ketut Bayu Jaya Ladista , I Made Oldi Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi Luh Eka Susanti Made Suri Meiani, Ni Made Sri Puspa Moh Agus Sutiarso Mulia, I Made Prabudi Muliadiasa , I Ketut Ni Luh Helen Susani Ni Luh Putu Asti Candrawati Ni Luh Putu Eka wahyuni Ni Luh Putu Intan Nirmalasari Ni Luh Sri Mandari Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Yulistia Dewi Ni Nengah Ariastini Ni Nengah Ariastini Ni Nyoman Nadya Pradnyandari Ni Putu Ayu Saskarawati Ni Putu Feby Devira Permanita Ni Putu Isha Aprinica Ni Wayan Mita Damayanti Nyoman Surya Wijaya Nyoman Wibawa Saputra Pantiyasa , I Wayan Pantiyasa, I Wayan Parwati , Komang Shanty Muni Parwati, Komang Shanty Muni Permanita, Ni Putu Feby Devira Prabhaswara , I Ketut Gde Cahdrika Pramudia , Gusti Ngurah Bayu Pranatha, Gede Rio Surya Pratama , I Komang Boy Pricilia Purba, George Michael Carona Purnama, Jesslyn Lidya Purnaya , I Gusti Ketut Purwanto, Deni Putra, I Ketut Gde Nata Adi Putra, I Wayan Rian Prasatya Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha Putu Eka Wirawan Putu Ratih Pertiwi Rahayu, Ni Nyoman Septiana Retno Juwita Sari Santi, Ni Made Ria Utami Saputra , I Putu David Adi Saputra, I Putu David Adi Sari , Retno Juwita Sasmita, Ayu Widiya Setiawan, I Kadek Doni Solly Aryza Sudarmawan, I Wayan Eka Sudjana, I Made Sugiwiyadmeika, Alit Putra Supartini , Ni Luh Suprapto, Nyoman Arto Suri, Made Susanti, Putu Herny Suwintari , I Gusti Ayu Eka Suwintari, I Gusti Ayu Eka Tujungsari, Komang Ratih Tunjungsari, Komang Ratih Vionita, Henny Wardana, Miko Andi Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Wijaya, Bryan Masga Wiyasha , Ida Bagus Made Wua, Maria Christin Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Yoga , Made Ray Darma