Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI ERA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 19 KOTA MEDAN Bangun, Henny Arwina; Sitanggang, Tiromsi; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona virus merupakan sebuah virus yang dapat menyerang manusia dan hewan. Pada manusia, Reaksi dari virus ini akan menyebabkan penyakit saluran pernafasan, flu biasa hingga penyakit yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (SARS). World Health Organization (WHO) mengkampanyekan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan 3M, namun hal tersebut dinilai kurang efektif, sehingga World Health Organization (WHO) menambahkan menjadi 5M. Upaya tersebut bertujuan untuk pencegahan virus corona (covid-19). Gerakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi. SMAN 19 Medan yang beralamat di Jl. Seruwai no.1, Sei Mati, Kecamatan, Medan Labuhan, Kota Medan mempunyai siswa sebanyak 1092 orang (kelas X- XII), dimana kelas X terdiri dari 12 kelas, kelas XI terdiri dari 12 kelas dan kelas XII terdiri dari 10 kelas. Berdasarkan hasil survei awal dan wawancara dengan kepala sekolah dan guru pada tanggal 19 Februari 2021, diketahui bahwa di sekolah tersebut belum pernah dilakukan kegiatan penyuluhan tentang cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar yang sesuai dengan standar dengan metode WHO. Metode Pelaksanaan kegiatan penyuluhan Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Di Era Pandemi Covid 19 di SMA N 19 Medan dilakukan dengan metode: cerama, diskusi, praktek. Waktu pada bulan Oktober tahun 2021 di SMAN 19 Kota Medan.. Hasil Bagian I. Pemberdayaan Masyarakat “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Sesi I : Pembukaan dan perkenalan para narasumber, moderator membuka acara dengan memperkenalan para nara sumber. Sesi II : Pemaparan Materi dari narasumber sebagai informasi dalam memberikan “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Bagian II. Sesi IV : Penjelasan tentang Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Sesi V : Penutupan foto bersama. Dengan dilaksanakannya kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berjudul “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”Siswa/I SMA 19 Kota Medan maka seluruh siswa/i termotivasi untuk mempraktekkan cara cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun. Diharapkan siswa/I SMAN 19 dapat menerapkan CTPS ini di rumah masing-masing dan di praktekkan juga kepada semua keluarganya.
KEGIATAN PENYULUHAN KANDUNGAN BAKTERI PADA REMPAH-REMPAH YANG BEREDAR DIPASARAN Eriwaty Silalahi, Yosy Cinthya; Manurung, Kesaktian; Harefa, Karnerius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rempah sekilas terlihat sama dengan bumbu. Namun faktanya kedua hal ini sangat berbeda. Rempah menurut berupa tumbuhan atau bagian tumbuhan yang bersifat aromatik dan berfungsi sebagai pemberi cita rasa pada makanan. Tumbuhan rempah menurut berupa bagianbagian tertentu dari tumbuhan yang digunakan sebagai bumbu, penguat cita rasa, pengharum, dan pengawet makanan yang penggunaannya terbatas. Rempah seringkali dikenal sebagai bumbu kering. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan dan informasi kandungan bakteri pada rempah-rempah yang beredar dipasaran. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat tumbuhan rempah dan bumbu terdiri atas bermacam jenis. Tumbuhan rempah dan bumbu dapat berupa herba, rimpang, terna, bahkan pohon. Rempah dan bumbu erat penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk kegiatan memasak. Berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi kandungan bakteri pada rempah-rempah yang beredar dipasaran. Maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini membawa dampak dan pengaruh yang baik terhadap pengetahuan masyarakat dalam mengetahui kandungan bakteri pada rempah-rempah yang beredar dipasaran. Sehingga masyarakat dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan.
Penyuluhan Dan Deteksi Dini Ibu Hamil Bermasalah Bekerjasama Dengan Puskesmas Dan Dinas Kesehatan Di Kabupaten Nias Barat Nababan, Donal; Siagian, Mindo Tua; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kudis atau skabies adalah suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau Sarcoptes scabei yang berupaya membentuk terowongan dibawah kulit dan ditularkan lewat kontak langsung manusia. Parasit tungau Sarcoptes scabei merupakan parasit obligat yang semua siklus hidupnya berproses pada manusia. Masa inkubasi pajanan pertama berlangsung tiga sampai enam minggu, sedangkan masa inkubasi pajanan berikutnya terjadi lebih cepat, yaitu satu sampai tiga hari. Angka kejadian skabies di negara berkembang dilaporkan terdapat sebanyak 6-27% dari populasi umum (Muzakir, 2008). Tujuan Umum, yaitu mengetahui Faktor-Faktor yang menyebabkan kejadian Scabies pada siswa/I SDN. Inpress 174568 Simorangkir Julu , Kec. Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara. Sasaran pada kegiatan sosialisasi ini ialah siswa-siswi SD.Inpres 174568 Simorangkir Julu kec.Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara yaitu 20 orang dengan menggunakan 2 metode ( Pemaparan materi dan Diskusi) dan dilaksanakan di SD.Inpres 174568 Simorangkir. Pengmas ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juni tahun 2022. Dari hasil sosialisasi diketahui bahwa banyak siswa-siswi yang belum mengetahui apa itu penyakit scabies. Dengan adanya sosialisasi ini siswa-siswi mengetahui apa itu scabies, faktor-faktor penyebab terjadinya dan pencegahan yang dapat dilakukan. Dari hasil sosialisasi diketahui bahwa personal hygiene pada siswa masih kurang. Siswa-siswi diharapkan mengetahui apa itu penyakit scabies dan pencegahan yang akan likakukan. Disarankan siswa-siswi diharapkan lebih memperhatikan personal hygene (kebersihan pribadi) untuk dapat mencegah. Jika terjadi kasus/ penyakit scabies diharapkan berobat ke puskesmas/ sarana Kesehatan.
Pelaksanaan Penyuluhan Pemberdayaan Keluarga Dalam Upaya Peningkatan Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Siagian, Mindo Tua; Manurung, Kesaktian; Evawani Martalena Silitonga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riskesdas (2013) menunjukkan besaran masalah gizi di Indonesia seperti masalah KEP yaitu gizi kurang, pendek dan kurus dimana prevalensi gizi kurang terjadi peningkatan sebesar 18,4% pada tahun 2007 menjadi 19,6% pada tahun 2013, begitu juga halnya dengan prevalensi pendek pada anak balita sebesar 36,8% pada tahun 2007 meningkat menjadi 37,3% pada tahun 2013 tetapi untuk prevalensi kurus terjadi penurunan dimana pada tahun 2007 sebesar 13,6% menjadi 12,1% pada tahun 2013. Selain status gizi sebagai salah satu faktor besaran masalah gizi di Indonesia, faktor kunjungan anak balita untuk menimbang secara rutin ke posyandu juga akan berpengaruh terhadap besaran masalah gizi di Indonesia. Pengetahuan ibu hamil tentang gizi adalah yang diketahui ibu hamil tentang pangan sehat, pangan sehat untuk golongan usia tertentu dan cara ibu memilih, mengolah dan menyiapkan pangan dengan benar. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada bulan November-Desember 2022. Pengetahuan ibu rumah tangga tentang bahan pangan akan mempengaruhi perilaku pemilihan pangan dan ketidaktahuan dapat menyebabkan kesalahan dalam pemilihan dan pengolahan pangan. Pengetahuan tentang gizi dan pangan yang harus dikonsumsi agar tetap sehat, merupakan faktor penentu kesehatan seseorang, tingkat pengetahuan ibu tentang gizi juga berperan dalam besaran masalah gizi di Indonesia. Berdasarkan hal-hal tersebut maka perlu dilakuakan pemberdayaan penyuluhan peningkatan gizi bayi dalam keluarga, agar masyarakat lebih memiliki pemahaman dan perubahan perilaku yang baik untuk penganggulangan gizi buruk pada bayi
PELATIHAN PEMBUATAN OLAHAN FERMENTASI KACANG-KACANGAN SEBAGAI DIET RENDAH BAGI IBU DI PUSKESMAS BANDAR KHALIPAH KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Marpaung, Jon Kennedy; Prayoga, Andre; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang-kacangan adalah sumber dari senyawa fenolik yang berperan dalam berbagai proses fisiologi dan metabolik pada manusia. Hampir sebagian besar senyawa fenolik terkonsentrasi di dalam biji kacang-kacangan yang di fermentasi. Salah satu contoh produk olahan fermentasi adalah tempe, yang sekarang dapat digunakan untuk diet, dengan kandungan protein nabati yang disarankan untuk dikonsumsi sekitar 150-300 g bahan matang/hari pada diet 1500-2100 kalori. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk melakukan pembuatan olahan fermentasi kacang-kacangan yang dapat digunakan sebagai bahan diet rendah bagi wanita. Hasil kegiatan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat untuk mengenalkan kacang-kacangan dapat diolah menjadi makanan dengan diet rendah bagi ibu yang mendambakan tubuh yang bagus. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kegiatan pelatihan yang telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat dan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat sekitar Puskesmas Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
PENGENALAN DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN HERBAL DAN REMPAH-REMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI PENOLONGAN PERTAMA LUKA PADA ANAK-ANAK Manurung, Kesaktian; Thaib, Cut Masyitah; Sianipar, Artha Yuliana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka adalah terputusnya kontinuitas jaringan akibat substansi jaringan yang rusak atau hilang sehingga dapat menyebabkan kerusakan fungsi perlindungan kulit dan dapat disertai dengan kerusakan jaringan lain. Luka dapat terjadi akibat terjatuh, kecelakaan kendaraan bermotor, trauma tajam atau tumpul, maupun proses pembedahan. Jenis luka yang terjadi dapat berupa luka lecet (70,9%), luka robek (23,2%), luka memar, luka sayat, luka tusuk, maupun luka tembak. Perawatan luka umumnya masih menggunakan suatu metode untuk berbagai kondisi luka. Perawatan luka harus menyesuaikan kondisi dan problem luka yang terjadi sehingga proses penyembuhan luka dapat berlangsung dengan baik dalam waktu yang singkat tanpa adanya gangguan akibat luka yang akan berdampak pada produktivitas kerja dan biaya yang dikeluarkan dalam perawatan luka. Tumbuhan herbal adalah tumbuhan atau tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional terhadap penyakit. Rempah-rempah adalah bagian tanaman yang berasal dari bagian batang, daun, kulit kayu, umbi, rimpang (rhizome), akar, biji, bunga atau bagian-bagian tubuh tumbuhan lainnya yang digunakan untuk pengobatan penyakit. Hasil kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan pengenalan dan pemanfaatan tumbuhan herbal dan rempah-rempah rumah tangga sebagai penolongan pertama luka pada anak-anak. Tumbuhan herbal dan rempah-rempah dapat digunakan untuk mengobati penyakit dan penolongan pertama luka pada anak-anak.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT INDONESIA UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) GLUGUR DARAT Satria, Denny; Manurung, Kesaktian; Tarigan, Yenni Gustiani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat dan obat tradisional untuk pencegahan dan penanggulanagan penyakit hipertensi telah dilakukan di berbagai daerah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang tanaman obat keluarga untuk pertolongan pertama pada hipertensi. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode yang digunakan untuk pengabdian kepada masyarakat ini adalah menggunakan metode presentasi dan menunjukkan secara langsung samle tumbuhan yang berpotensi untuk mengobati dan mencegah penyakit hipertensi. Kesimpulan yang dapat diambil setelah kegiatan penyuluhan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan peserta khususnya orang tua tentang penyakit hipertensi. Faktor-faktor penyebab hipertensi danc ara pengecahan atau penganggulangan penyakit hipertensi selain itu peserta mampu menetapkan pemeliharaan tanaman toga keluarga dan mengonsumsi tanaman obat dalam mengatasi penyakit-penyakit seperti hipertensi. Saran yang dapat diberikan agar masyarakt khususnya orang tua dengan usia diatas 40 tahun lebih cerdas dalam memafaatkan pekarangan rumah untuk menanam dan memberikan tumbuhan sekitar yag berpotensi sebagai obat
Peningkatan Pengetahuan Siswa/i SMP Negeri 1 Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Dengan Penyuluhan Kesehatan Mengenai Manajemen Pembuangan Sampah Yang Baik Mindo Tua Siagian; Manurung, Kesaktian; Evawani Martalena Silitonga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat pendidikan mayoritas penduduk Siatas Barita hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP). Rendahnya kualitas pendidikan di Siatas Barita tidak terlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada, di samping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat. Sarana pendidikan di Siatas Barita baru tersedia di level pendidikan dasar 9 tahun (SD dan SMP), sementara akses ke pendidikan menengah ke atas berada di tempat lain yang relatif jauh. Salah satu sarana pendidikan yang terdapat di Siatas Barita. SOLUSI PERMASALAHAN MITRA Persiapan kegiatan meliputi kegiatan survei tempat pengabdian masyarakat yaitu di SMPN 1 Siatas Barita, Permohonan ijin kegiatan pengabdian masyarakat kepada pengurus dan Kepala Sekolah SMPN 1 Siatas Barita. Pengurusan administrasi (surat-menyurat). Persiapan alat dan bahan serta akomodasi Persiapan tempat untuk pendidikan kesehatan (penyuluhan) yaitu menggunakan salah satu ruangan kelas di sekolah tersebut. Kegiatan pendidikan kesehatan (penyuluhan) meliputi Pembukaan dan perkenalan dengan siswa/siswi SMPN 1 Siatas Barita yang menjadi sasaran kegiatan. Penyuluhan mengenai pengertian sampah, karakteristik sampah di sekolah, pengelolaan sampah, perencanaan pengelolaan sampah yang baik dan benar di sekolah. Pengmas ini dilaksanakan pada bulan maret-mei tahun 2023. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Samosir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pendidikan kesehatan (penyuluhan) tentang manajemen pembuangan sampah yang baik di SMPN 1 Siatas Barita terlaksana dengan baik. Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pendidikan kesehatan (penyuluhan) tentang manajemen pembuangan sampah yang baik di SMPN 1 Siatas Barita mendapatkan respon yang antusias dari para siswa/siswi SMPN 1. Didapatkan 3 pertanyaan dari peserta penyuluhan (siswa/siswi) terkait materi penyuluhan dan siswa/siswi di sekolah tersebut mengharapkan ada kegiatan penyuluhan kembali terkait pengelolaan dan daur ulang sampah. Saran Kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang benar-benar membutuhkan pelayanan kesehatan terutama mengenai kesehatan pada remaja.
Sosialisasi Dan Simulasi Lampu Operasi Terhadap Brightnes (Low, Medium, High) Berbasis Arduino Uno Primasyukra, Mhd. Aldi; Ulina, Sri; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ditulis dalam Bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Isi dalam abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi yaitu Lampu operasi adalah salah satu alat kesehatan yag sanggat penting perannya a di dunia kesehatan,terutama di rumah sakit saat melakukan tindakan operasi. Tujuan PKM ini adalah Untuk mengetahui rancang bangun lampu operasi terhadap brightnees berbasis arduino uno. Untuk mengetahui pengaturan cahaya low,medium,higt saat di operasionalkan. Jenis PkM eksperimen. Dengan melakukan pengukuran, pengujian dan pengambilan data secara langsung pada jaark 70 meter & 100 meter dengan mengunakan sensor Bh1750 dan dibandingkan dengan pengukura Lux Meter pada rancang bangun lampu operasi terhadap brightnees berbasis arduino uno. Hasil PKM yang di peroleh dari pengukuran yang telah di lakukan megunakan sensor Bh1750 sebanyak 5 kali di jarak 70 & 100 meter, maka penulis mendapatkan rata-rata , low jarak 70 M: 201,2 low jarak 100M: 43,4. Medium jarak 70 M: 824,2 medium jarak 100M: 242,4. Dan high jarak 70 M: 1.311,8 high jarak 100 M: 700. Kesimpulan yang diperoleh dari PkM ini adalah semakin jauh jarak cahaya dengan objek maka semakin sedikit jumlah cahaya yang muncul, dan sebaliknya semakin dekat intensitas cahaya dengan objek maka semakin besar jumlah cahaya yang muncul
PENGUATAN IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS NAMOHALU ESIWA Taruli Rohana Sinaga; Manurung, Kesaktian; Desy Lustiyani Rajagukguk; Yohanes Mercius Ndruru; Anjelin Juni Kristin Gea
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6207

Abstract

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis keluarga. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Namohalu Esiwa, implementasi PIS-PK menghadapi beberapa tantangan, antara lain kurangnya pemahaman petugas kesehatan terkait indikator keluarga sehat, keterbatasan dalam pengelolaan data, serta rendahnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program kesehatan keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkuat pelaksanaan PIS-PK dengan memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan, pendampingan dalam pelaksanaan kunjungan rumah, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya indikator keluarga sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan teori dan praktik untuk petugas kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penyusunan SOP untuk pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petugas dalam implementasi PIS-PK, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini dapat dijadikan model untuk penguatan implementasi PIS-PK di wilayah lain yang memiliki kondisi serupa.
Co-Authors Adiansyah Adiansyah, Adiansyah Alrasyad, Muhammad Iqbal Ambarita, Elparida Anjelin Juni Kristin Gea Asima Sirait Bancin , Dewi Bangun, Henny Arwina Barus , Nanda Isabel Brahmana, Netti Etalia Br. Brahmana, Nettietalia Br. budi, satria Daely, Ruth Christiani N Dalsabilah, Sobrina Damanik, Elsarika Daniel Ginting Denny Satria, Denny Desy Lustiyani Rajagukguk Dewi Ginting, Fitri Dewi Mustikani Saragih Dianta Ulina Ginting, Sri Dicky Yuswardi Wiratma E Sitorus, Mido Eriwaty Silalahi, Yosy Cinthya Ester, Mido Evawani Martalena Silitonga Farah Lutfia Fatmini, Fatmini Fentiana, Nina Fitri, Widya Frida Lina Tarigan Gea, Dermawani Girsang , Vierto Irennius Gulo, Mery Kristinawati Gultom, Rumondang Gustiani Tarigan, Yenni Handani, Myrnawati Crie Harefa, Feriani Harefa, Karnerius Haryantari, Rizky Hasibuan, Mei Sri Rezeki Hayati, Sry Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutabarat, Andrian Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu , Johansen Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutauruk, Ricardo Irennius Girsang, Vierto Isnaeni, Lira Mufti Azzahri Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Jannah, Hafzil Janno Sinaga Janno, Janno Jasmen Manurung Kahayati, Dewi Ketaren, Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laia, Fidalina Lia Rosa Veronika Lumban Gaol, Hoddi Raju Lumbangaol, Fernando Lyenta Simanullang Malau, Riris Manalu, Maya Eka Mardianis, Mardianis Marlindawani Purba, Jenny Marpaung, Jon Kenedy Marpaung, Jon Kennedy Martalena Silitonga, Evawani Masdalina Pane Maulana, Fazri Mido Ester J. Sitorus Mindo Tua Siagian Monica, Yohana Mutiara, Grace MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Dona Nababan, Donal Nerdy, Nerdy Ohara, Evy Otniel Ketaren, Sinar Pakpahan, Leonardo Parhusip, Hamonangan Pasaribu, Grace Florita Prayoga, Andre Primasyukra, Mhd. Aldi Priyulida, Fitria Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Lidya R.Kintoko Rochadi Rahmat Alyakin Dakhi Rajagukguk, Desy Lustiyani Reja, M Rhoma, Tien Nelly Rivany, Hany Athaya Syifa Rizkia, Isna Rochadi , Kintoko Rohani, Taruli Roos Etty Nainggolan, Christine Rosdiana Rosdiana S, Mido Ester Sari Sagala, Nomita Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sianipar, Artha Yuliana Siboro , Vinny Aslinar Sihaloho , Lasmauli Sihotang, Junita Lisbet Sihotang, Nola Winarta Silaban, Lidia Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani M Silitonga, Evawani M. Simanjuntak, Amsal Wahyu Maralus Simanjuntak, Bobby Simaremare, Hizkia Simaremare, Robinsar Simarmata, Yettrie Sinaga , Taruli Rohana Sinaga, Lia Rossa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Astriatalita Lastiar Sipayung , Rosetty Sipayung, Rosetty Siska Andriyani Siti Maimunah Siti Nurbaya Sitorus, , Mido Ester J. Sitorus, Mido E Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido J Sofwan, Ahmad Gazali SRI RAHAYU Sumarni, Eli Supartiningsih - - Syaviera, Soraya Tarigan , Frida Lina Tarigan, Fridalina Tarigan, Juni Asnita Tarigan, Yenni Gustiani Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, May Fransisca Thaib, Cut Masyitah Thaib, Cut Masyithah Tinambunan, Sarma TIROMSI SITANGGANG Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Ulina, Sri Wandra , Toni Wilda, Safri Yanti, Nelly Yohanes Mercius Ndruru Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Zulfendri Zulfendri