p-Index From 2021 - 2026
8.308
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Holistic Journal of Epidemiology and Public Health Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Biomedika dan Kesehatan Medica Hospitalia Health Information : Jurnal Penelitian World Nutrition Journal Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Abdi Insani Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Lontar : Journal of Community Health Media Kesehatan Masyarakat Jurnal Health Sains Jurnal Pangan, Gizi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering MAHESA : Malahayati Health Student Journal Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies International Journal of Social Science Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Journal of Health Research Science Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Journal of Community Service (Abdisci) Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Journal of Evidence - Based Nursing and Public Health Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Info Kesehatan Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Pasien serta Keluarga terhadap Kepatuhan Penggunaan Masker di RSUD Soe Pasca Pandemi COVID-19 Mali, Sertulus Laenda; Roga, Anderias Umbu; Bale, Jefri. S.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1913

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan signifikan dalam perilaku masyarakat, khususnya dalam penggunaan masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan pasien serta keluarga dengan kepatuhan penggunaan masker di RSUD Soe pada masa pascapandemi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 200 responden yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan sedang hingga tinggi dan pengetahuan yang baik tentang COVID-19. Tingkat kepatuhan penggunaan masker sebesar 64%. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p = 0,043) dan pengetahuan (p = 0,001) dengan kepatuhan penggunaan masker. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi pendidikan dan pengetahuan responden, maka semakin tinggi pula kepatuhan dalam penggunaan masker.
Analisis Determinan Cedera Tertusuk Jarum Suntik pada Perawat di RSUD Kalabahi Oga, Yoseph Petrus; Roga, Anderias Umbu; Ruliati, Luh Putu; Ratu, Jacob Matheos; Berek, Noorce Ch.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1941

Abstract

Cedera tertusuk jarum suntik (Needlestick Injury/NSI) merupakan salah satu bentuk kecelakaan kerja yang paling sering dialami oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko kejadian cedera tertusuk jarum suntik pada perawat di RSUD Kalabahi. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 120 perawat yang dipilih secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Chi-square serta regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP dan pengawasan pelaksanaannya berhubungan signifikan dengan kejadian cedera (p ≤ 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa penerapan SOP merupakan faktor penentu paling dominan (AOR = 2,97; 95% CI: 1,29–6,83). Kepatuhan terhadap SOP dan pengawasan yang efektif secara signifikan dapat menurunkan risiko cedera tertusuk jarum. Penguatan penerapan SOP, peningkatan persepsi keselamatan, dan pelatihan berkelanjutan sangat penting dalam praktik keselamatan kerja di rumah sakit.
Determinan Unmet Need Keluarga Berencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur: Analisis Data Sekunder Pendataan Keluarga Tahun 2023 Pellokila, Eri Jit; Ratu, Jacob M.; Marni, Marni; Roga, Anderias Umbu; Mado, Fransiskus Geroda
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1985

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kebutuhan layanan Keluarga Berencana (KB), termasuk penanganan unmet need. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan unmet need KB di Provinsi NTT. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder dari Pendataan Keluarga Tahun 2023 (PK23) yang melibatkan 575.272 wanita usia subur (WUS) yang telah menikah. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa jumlah anak hidup (OR=3,519; 95% CI: 3,465–3,573), ketersediaan alat/obat KB (OR=2,845; 95% CI: 2,458–3,292), dan dukungan suami (OR=2,654; 95% CI: 2,580–2,731) merupakan faktor risiko kuat terhadap kejadian unmet need. Faktor lain yang signifikan termasuk kepemilikan anak laki-laki (OR=1,401; 95% CI: 1,388–1,414), sedangkan umur ibu (OR=0,983), pendidikan (OR=0,915), pekerjaan (OR=0,851), dan wilayah (OR=0,989) bersifat protektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian unmet need KB dipengaruhi oleh faktor individu, rumah tangga, komunitas, dan programatik yang harus ditangani secara komprehensif.
Determinan Gangguan Mental Emosional Pada Perawat: Studi Cross Sectional Tokan, Maria Bengan; Roga, Anderias Umbu; Ratu, Jacob Matheos; Ruliaty, Luh Putu; Berek, Noorce Ch.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1943

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan serangkaian upaya yang preventif yang dilakukan untuk melingdungi pekerja dari berbagai risiko yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan selama berada di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja dan perilaku kekerasan pasien dengan gangguan mental emosional pada perawat yang bekerja di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross – sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja, perilaku kekerasan pasien dan kuesioner Symptom Check List – 90 (SCL-90). Hasil penelitian menunjukan 25 dari 53 responden mengalami gangguan mental emosional dengan gejala yang paling sering dialami adalah somatisasi, ansietas dan depresi. Hasil uji Chi-Square menunjukan masing-masing stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja dan perilaku kekerasan pasien mempunyai hubungan yang bermakna dengan gangguan mental emosional dengan masing-masing nilai p≤0,05. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukan kejenuhan kerja adalah determinan gangguan mental emosional pada perawat. Dilihat dari sisi kesehatan dan keselamatan kerja, penelitian ini menekankan perlunya pemberian komunikasi, informasi dan edukasi terkait kesehatan mental kepada perawat serta dilakukan screening kesehatan mental perawat sebagai tindakan pencegahan timbulnya stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja, perilaku kekerasan pasien dan gangguan mental emosional.
Determinan Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Ibu: Pengaruh Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi Terhadap Implementasi Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Puskesmas Baumata, Kabupaten Kupang Fanggi, Windy Anisa Veryany; Nayoan, Christina R.; Mado, Fransiskus Geroda; Manurung, Imelda F.; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2016

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indikator dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Cakupan pelayanan K6 di Puskesmas Baumata masih jauh dari target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi terhadap implementasi SPM pelayanan kesehatan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 41 tenaga kesehatan yang terlibat dalam program KIA dan pelayanan ANC, dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis data dilakukan secara univariat, dan bivariat (uji Spearman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi (p = 0,026), sumber daya (p = 0,025), disposisi (0,022) dan struktur birokrasi (p = 0,011) berpengaruh signifikan terhadap implementasi SPM pelayanan kesehatan ibu hamil. Secara simultan, keempat variabel berkontribusi terhadap keberhasilan implementasi pelayanan. Disimpulkan bahwa komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi berpengaruh signifikan dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai SPM di Puskesmas Baumata.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Rawat Jalan Skizofrenia Paranoid di RSKD Jiwa Naimata Fitri, Ajra; Roga, Anderias Umbu; Manurung, Imelda Februati Ester; Ratu, Jacob Matheos; Jutomo, Lewi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2027

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan faktor kunci dalam pengelolaan skizofrenia paranoid untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien rawat jalan skizofrenia paranoid di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel sebanyak 94 responden diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap keluarga (p = 0,001; OR = 0,189; IK95%: 0,065–0,553), akses layanan kesehatan (p = 0,008; OR = 2,982; IK95%: 1,052–8,463), dan dukungan keluarga (p = 0,001; OR = 6,054; IK95%: 1,765–20,776) terhadap kepatuhan minum obat. Sikap baik justru berasosiasi negatif terhadap kepatuhan, sementara akses mudah dan dukungan keluarga yang baik meningkatkan peluang kepatuhan secara signifikan. Sebaliknya, status ekonomi (p = 0,102; OR = 1,876; IK95%: 0,669–5,259) dan dukungan tenaga medis (p = 0,158; OR = 0,651; IK95%: 0,175–2,419) tidak berpengaruh signifikan. Dukungan keluarga menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pegawai di Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia Wijaya, Mardiansari Wahyu Graha; Roga, Anderias Umbu; Purimahua, Sintha Lisa; Ratu, Jacob Matheos; Ruliati, Luh Putu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2038

Abstract

Stres kerja merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi produktivitas dan kesehatan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pegawai di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan jajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan melibatkan 36 responden dari total populasi 68 pegawai, dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Stress Diagnostic Survey (SDS) dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebisingan (p = 0,039), pencahayaan (p = 0,000), suhu ruangan (p = 0,036), dan masa kerja (p = 0,006) dengan stres kerja. Sementara itu, tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p = 0,300), umur (p = 0,851), dan tingkat pendidikan (p = 0,606) dengan stres kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik kerja lebih berkontribusi terhadap stres kerja dibandingkan karakteristik individu.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi: Studi Pra-Eksperimental di Fasilitas Kesehatan Primer Dalong, Lusia; Manurung, Imelda F. E.; Berek, Noorce Ch.; Weraman, Pius; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2040

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berkontribusi besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Salah satu strategi pengendaliannya adalah melalui peningkatan kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan leaflet dan kartu kontrol pengobatan terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Desain penelitian adalah pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan 32 responden yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Intervensi diberikan dalam bentuk pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui leaflet dan kartu kontrol. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kepatuhan minum obat setelah intervensi (p = 0,000). Sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori kepatuhan sedang dan rendah, yang meningkat menjadi kepatuhan tinggi pasca intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi leaflet dan kartu kontrol pengobatan efektif dalam meningkatkan kepatuhan dan dapat direkomendasikan dalam pengelolaan hipertensi di layanan primer.
Kepatuhan Perawat terhadap SOP Pemasangan Infus di Unit Gawat Darurat: Studi Cross–Sctional di Rumah Sakit Umum di Kupang, Indonesia Siallagan, Firman Mangara Tua; Roga, Anderias Umbu; Mado, Fransiskus G.; Adu, Apris; Weraman, Pius
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2041

Abstract

Kepatuhan perawat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan aspek krusial dalam menjamin keselamatan dan mutu pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan perawat terhadap SOP pemasangan infus di IGD RSU Mamami Kota Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross – sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 perawat yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan observasi langsung, serta dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,820) dan masa kerja (p=0,443) dengan kepatuhan perawat. Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,019), beban kerja (p=0,035), sikap (p=0,025), dan dukungan sesama perawat (p=0,025) dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan SOP pemasangan infus. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, sikap positif, dan kerja sama antarperawat untuk mendukung kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan.
Determinan Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama: Studi Cross-Sectional di Indonesia Timur Moka, Susana Alorida; Nayoan, Christina R.; Ruliati, Luh Putu; Roga, Anderias Umbu; Junias, Marilyn Susanti
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2043

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di kalangan remaja putri, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sotimori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan anemia pada remaja putri sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh remaja putri yang bersekolah di dua SMP yaitu SMPN 1 Landuleko dan SMP Satap Daiama, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao. Sample penelitian di hitung menggunakan rumus lemeshow. Jumlah sampel sebanyak 85 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi – square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap (p=0,001), dukungan teman sebaya (p=0,001), dan ketersediaan tablet tambah darah (p=0,001) dengan upaya pencegahan anemia. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,307) dan peran tenaga kesehatan (p=0,215) dengan upaya pencegahan anemia. Kesimpulannya, faktor predisposisi, pendorong, dan pendukung semuanya memiliki kontribusi terhadap upaya pencegahan anemia pada remaja putri.
Co-Authors Adu, Apris Adu, Apris A Adu, Apris A. Agus Setyobudi Agus Setyobudi Albahri, Rihsan Amelya Betsalonia Sir Anggriani, Michaelis Diana ANITA CHRISTINA SEMBIRING Babis, Sonida Srimega Diana Bale, Jefri. S. Banunu, Meosefan Berek, Norce Ch. Chornalio Teonly Lulan Christin Rony Nayoan Christina Olly Lada Christina Rony Nayoan Christine Natalia PS Lehot Dalong, Lusia David B.W. Pandie De Carvalho Ximenes, Flora Martignonia Dedu Ngara, Delvisari Dewa, Patricia Putri Carenina Manuk Dewi Sri Handayani Djahari, Yohanes Dupe, Freny R Egla Taruk Lembang Elisabeth F. C. X. Belo Eunike Dewa Dato Fanggi, Windy Anisa Veryany Fanggidae, Thirza Gracia Christovanie Febri Mahalinda Maisal Fitri, Ajra Franky M S Telupere Handoyo, Nicholas E. Hardhina, Trio Hendrik, Einstein Daud Viktor Huwae, Vinna Anjanie Idawati Trisno Indriati Andolita Tedju Hinga Intje Picauly Istonia Hermolinda Waang Jacob Matheos Ratu Jeanet Laureandra Pabala Jefri Semuel Bale Johny A. R. Salmun Johny A.R Salmun Juliana, Maria Erma Wati Juliana, Maria Ermawati Junias, Marilyn Susanti Junias, Marylin Susanti Karolus Tokan, Yohanes Krispianus Yertis Supriono Kusumasari, Fitri Kuswara, Ketut Mahendra Laurensius Talan Lenda, Dominggus Agustinus Isak Lerik, M. Dinah Charlota. Lerik, Mariana D Lerik, Mariana D. C. Lewi Jutomo Liliweri, Aurelia Maria Liswaty Ga, Jefty Lydia, Mona Mado, Fransiskus G. Mado, Fransiskus Geroda Mali, Sertulus Laenda Manalu, Teacher Manongga, SP. Manurung, Imelda F. Manurung, Imelda F.E Manurung, Imelda Februati Ester Mardianto Krisantus Ngongo Maria M. Dwi Wahyuni Maria M.Dwi Wahyuni Mariana D.C. Lerik Marni Marni Marni Marni Marni, Marni Martonix Abraham Tafui Mauguru, Selfianti Betriana Maxs Urias Ebenheizer Sanam Moka, Susana Alorida Muntasir, Muntasir Mustakim Sahdan Nae Rani, Theresia Agnesta Napitupulu, Melissa Putri M. Nobrihas, Risty Suryani Nofriana Inna Manulangga Noorce Christiani Berek Nope, Hotlif Arkilaus Nuban, Krispinus Oga, Yoseph Petrus Pellokila, Eri Jit Poy, Galfari Elsatria Digiferen Purimahua, Sintha L. Purimahua, Sintha Lisa Rafael Paun, Rafael Rahmawati, Eka Muftiana Rani, Theresia Agnesta Nae Ratna Anindir Ipa Hoy Purandima Riberu, Yoseph Rani Riwu, Magdarita Ruli, Luh Putu Ruliaty, Luh Putu Salesman, Frans Selly, Jannes Bastian Serlie K. A. Litik Serlie K.A. Littik Siallagan, Firman Mangara Tua Simamora, Friska Deli Sintha Lisa Purimahua Sirait, Tupak Soleman Landi Soni Doke SP Manongga Syafaatu Mizzannati Syari Syamruth, Yendris K. Syamruth, Yendris Krisno Tamelan, Paul G. Tapo, Konstantinus Firminus Tokan, Maria Bengan Tudermi Maksimilyan Fioh Wangge, Mery Christine Weu Weky, Norman Delvano Weraman, Pius Werawan, Pius Widianti, Anggra Wijaya, Mardiansari Wahyu Graha Yacob M. Ratu Yermia Djefri Manafe Yosephus P.A, Adrianus