Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pendidikan Etika dalam Pandangan Hamka: Relevansinya dalam Membentuk Akhlak Gen Z di Era Digital Nurwahida; Fitry Anggraini; Abdurrahmansyah; Muhammad fauzi
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information and communication technology presents complex moral challenges for Generation Z, such as value disorientation, weak role models, and negative social media influence. This study aims to examine Hamka’s concept of ethical education and its relevance for shaping Generation Z’s character in the digital era. Using a qualitative approach through library research, this study analyzes primary texts by Hamka, including Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, and Lembaga Budi, supported by recent academic literature. The population includes Hamka’s main works and contemporary studies on ethics and digital generation challenges. Sampling follows purposive criteria based on thematic relevance. Data were analyzed using content analysis to interpret ethical values in Hamka’s writings within today’s character education context. The results indicate that core values such as honesty, responsibility, simplicity, sincerity, and self-control remain highly significant in addressing Generation Z’s moral issues. These values integrate well with Indonesia’s Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile, providing practical guidance for educators and families. The study concludes that Hamka’s ethical philosophy offers a robust framework to foster noble character amid digital challenges. Future research should incorporate empirical data to evaluate the practical implementation of these values in educational settings.
Peran Desa Pendidikan Dalam Pembentukan  Karakter dan Penguatan Literasi Generasi Emas: Sinergi KKN dan Komunitas Lokal Putra Aditya Ahmad; Hardianto; Astrid; Zahkia Hajir; Nurwahida; Fadliah Ulfah; Annur Qiblayanti N; Miftahuljannah; Sinar Putri Amalia; Luthfiah Nabila; Asifatul Asfa Meni
Abdi Ilmiah untuk Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): ABHIMA
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/abhima.v1i2.168

Abstract

Pendidikan karakter dan literasi merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan. Desa Ledan, Kecamatan Basse Sangtempe, Kabupaten Luwu, memiliki modal sosial dan budaya yang kuat, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penguatan literasi anak dan pendampingan pendidikan nonformal. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memperkuat peran desa sebagai ruang pendidikan melalui penguatan karakter dan literasi generasi muda dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode pengabdian dilakukan melalui tahapan inkulturasi, pemetaan aset, perancangan program partisipatif, dan implementasi kegiatan berbasis aset lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar dan kebiasaan literasi anak, penguatan nilai karakter religius dan sosial, meningkatnya partisipasi pemuda melalui reaktivasi Karang Taruna, serta optimalisasi aset fisik dan budaya desa sebagai media pembelajaran. Sinergi antara mahasiswa KKN dan komunitas lokal terbukti mampu mendorong perubahan sosial yang positif, partisipatif, dan berkelanjutan.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM DI PESANTREN ABU BAKAR AS-SIDDIQ BULUKUMBA Nurwahida; Abdurrahman; Samsuddin; Iskandar
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 4 (2025): Desember
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v9i4.2759

Abstract

This study aims to examine the implementation of character education based on the Ta’limul Muta’allim book in shaping the akhlaqul karimah (noble character) of students at Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Wahdah Islamiyah Bulukumba. Using a qualitative method, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that key values such as honesty, discipline, patience, and respect for teachers are effectively instilled through structured learning of Ta’limul Muta’allim. The teaching process involves traditional methods such as lectures and discussions, combined with role modeling and direct daily practice. These approaches have shown a positive impact on students’ behavior, enhancing their awareness and application of Islamic ethics in both academic and social contexts. However, the study also highlights challenges such as the declining interest in classical Islamic texts and the growing influence of modern culture among youth. Overall, the research concludes that Ta’limul Muta’allim remains a relevant and effective tool for character education in pesantren, especially when supported by contextual and innovative teaching strategies adapted to contemporary challenges.
Pendidikan Etika Dalam Pandangan Hamka: Relevansinya Dalam Membentuk Akhlak Gen Z Di Era Digital Nurwahida; Fitrianggraini; Abdurrahmansyah; Muhammad Fauzi
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan etika menurut Hamka dan relevansinya dalam membentuk akhlak Generasi Z di era digital. Generasi Z sebagai generasi digital native menghadapi berbagai tantangan moral, seperti disorientasi nilai, lemahnya keteladanan, serta pengaruh negatif media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap karya-karya utama Hamka seperti Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, dan Lembaga Budi. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai inti seperti kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, keikhlasan, dan pengendalian diri yang dikembangkan Hamka masih sangat relevan dengan konteks pendidikan karakter saat ini. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka dan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah serta pembinaan di keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, pemikiran etika Hamka dapat menjadi landasan kuat dalam menghadapi krisis moral dan membentuk pribadi Gen Z yang berakhlak mulia.   Kata Kunci: Pendidikan Etika; Hamka; Generasi Z; Akhlak
Assistance and Banner Provision as a Strategy to Enhance Marketing Performance of Teng-Teng MSME Products Sinar; Muhammad Azhar Nur; Nurwahida; Hardiyanti Ridwan; Diyah Fadillah
Masterpiece Journal Society Service Insight Vol. 2 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/mjssi.v21.484

Abstract

This community service activity aims to enhance the marketing performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) through structured assistance and the provision of promotional banners. The program focused on Teng-Teng and banana chip MSMEs located in Pasir Putih Village, Sinjai Borong District, which face common challenges related to limited promotion, branding, and market visibility. The assistance was implemented through direct involvement in the production process and the development of promotional media in the form of banners designed to represent product identity and attract consumer attention. The activities were conducted in three stages: initial socialization with local stakeholders, production assistance, and promotional support through banner installation. The assistance sessions took place on February 20 and March 3, 2023, followed by banner installation on March 20, 2023. The results indicate that the provision of banners as promotional media improved product visibility and strengthened brand recognition among the local community. Moreover, the assistance process increased MSME actors’ awareness of the importance of marketing strategies and product presentation in supporting business sustainability. This activity demonstrates that simple promotional interventions combined with mentoring can contribute positively to MSME marketing development, particularly in rural areas with limited access to formal marketing channels. The findings suggest that assistance-based promotional strategies can serve as an effective approach to support MSME competitiveness and income improvement.
Pendidikan Etika Dalam Pandangan Hamka: Relevansinya Dalam Membentuk Akhlak Gen Z Di Era Digital Nurwahida; Fitrianggraini; Abdurrahmansyah; Muhammad Fauzi
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan etika menurut Hamka dan relevansinya dalam membentuk akhlak Generasi Z di era digital. Generasi Z sebagai generasi digital native menghadapi berbagai tantangan moral, seperti disorientasi nilai, lemahnya keteladanan, serta pengaruh negatif media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap karya-karya utama Hamka seperti Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, dan Lembaga Budi. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai inti seperti kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, keikhlasan, dan pengendalian diri yang dikembangkan Hamka masih sangat relevan dengan konteks pendidikan karakter saat ini. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka dan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah serta pembinaan di keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, pemikiran etika Hamka dapat menjadi landasan kuat dalam menghadapi krisis moral dan membentuk pribadi Gen Z yang berakhlak mulia.   Kata Kunci: Pendidikan Etika; Hamka; Generasi Z; Akhlak
Implikatur Percakapan pada Film Ipar Adalah Maut: Kajian Pragmatik Nurwahida; Nasrullah, Ince; Suryaningsih, Ita
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v8i2.3126

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna tersembunyi dalam percakapan tokoh film sebagai bentuk representasi realita sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk dan makna, serta fungsi implikatur percakapan dalam film Ipar Adalah Maut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data berupa transkrip percakapan dalam film Ipar Adalah Maut, yang dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis data didasarkan pada teori implikatur percakapan oleh George Yule serta fungsi tindak tutur ilokusi oleh Searle. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 84 data implikatur percakapan yang terdiri dari 24 implikatur percakapan umum, 36 implikatur percakapan khusus, dan 24 implikatur percakapan berskala. Selain itu, ditemukan 73 data fungsi implikatur, yakni 20 fungsi implikatur asertif atau representatif, 22 fungsi implikatur direktif, 16 fungsi implikatur ekspresif, 8 fungsi implikatur komisif, dan 7 fungsi implikatur deklaratif. Temuan ini mengindikasikan bahwa implikatur percakapan khusus dan fungsi implikatur direktif lebih dominan, yang merefleksikan ketergantungan makna pada konteks spesifik serta adanya kecenderungan tokoh dalam menyampaikan perintah atau permintaan. Hasil penelitian ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap kajian pragmatik dalam memahami dinamika interaksi verbal dalam karya sebuah film.
IMPLEMENTASI MINDFULNESS LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN DI MTS NEGERI PAREPARE Nurjannah; Nurwahida; Buhaerah; Azmidar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42288

Abstract

This study aims to describe the implementation steps of Mindfulness Learning and analyze its effectiveness in improving students’ mathematical problem-solving skills on the topic of fraction multiplication and division at MTs Negeri Parepare. The low level of problem-solving ability was identified as being caused by a lack of focus, attention, and mental engagement during learning activities. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design (one-group pretest–posttest). Data were collected through observation, mathematical problem-solving tests, and documentation, then analyzed using descriptive and inferential statistics with a paired sample t-test. The results are expected to show a significant improvement in students’ mathematical problem-solving abilities after the implementation of Mindfulness Learning, as well as positive behavioral changes toward more focused, calm, and reflective learning habits.