Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Edukasi Gizi Berbasis Contextual Learning di Ruang Publik: Upaya Penanggulangan Beban Ganda Malnutrisi di Kabupaten Maros Rahmawati, Rahmawati; Nursiah, Andi; Idris, Idris; Alfisar, Alfisar; Asiah, Sitti; Amin, Muhammad; Zubaedah, Zubaedah; Andriani, Hadira
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.84

Abstract

Indonesia menghadapi beban gizi ganda (double burden of malnutrition) yang signifikan, ditandai dengan kemunculan stunting dan obesitas secara bersamaan, termasuk di Kabupaten Maros. Masalah ini diperburuk oleh rendahnya literasi gizi dan gaya hidup sedenter. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi komprehensif melalui pendekatan contextual learning bagi 22 pengunjung Car Free Day (CFD) Maros. Metode yang digunakan meliputi skrining antropometri, penyuluhan interaktif, serta demonstrasi pangan lokal fungsional (olahan bayam-singkong). Hasil skrining menunjukkan 54,5% peserta mengalami gizi lebih (40,9% obesitas dan 13,6% overweight), 36,4% normal, dan 9,1% gizi kurang. Melalui contextual learning, peserta tidak hanya menerima teori tetapi mampu merefleksikan hambatan harian dalam memilih pangan sehat di lingkungan obesogenik CFD. Kesimpulannya, edukasi interaktif di ruang publik efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dan menjadi instrumen strategis untuk intervensi gizi guna memutus rantai malnutrisi di Kabupaten Maros.
ANALISIS KEINGINAN DAN KEBUTUHAN REMAJA TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN REMAJA Ratnaningsih, Muliani; Rustam, Muhammad; Adam, Arlin; Hajra; Munadhir; Idris; Nursiah, Andi; Gafur, Abdul; A, Adhyatma; Badwi, Adam; Wulandari Maulana, Mulyanti Ayu
Majalah Kesehatan Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Masa remaja adalah sebuah periode pada usia 10-19 tahun. Seperenam dari populasi global adalah remaja dengan peningkatan 1,2 miliar per tahun. Sekitar 1,1 juta remaja meninggal setiap tahunnya. Sebagian besar kematian dan kesakitan remaja dapat dicegah atau diobati, namun remaja menghadapi hambatan khusus dalam mengakses informasi dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan keinginan remaja terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Posyandu. Metode penelitian menggunakan rancangan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 443 remaja di lima kecamatan dengan kepadatan penduduk yang tinggi di Kota Makassar. Penelitian ini menemukan bahwa dua kebutuhan yang paling banyak diminati baik di puskesmas maupun di posyandu adalah PKHS dan konseling. Adapun keinginan pelayanan berhubungan secara bermakna dengan jenis kelamin, umur, dan tingkat pendidikan, namun hampir sebagian besar remaja menginginkan adanya ruangan pelayanan khusus untuk pemeriksaan yang komprehensif serta waktu pelayanan di akhir pekan. Penelitian ini menyarankan agar tenaga kesehatan diberikan pelatihan tentang pelayanan kesehatan ramah remaja yang menjaga kerahasiaan dan tidak diskriminatif, serta perlunya penyesuaian jadwal layanan di luar jam sekolah untuk meningkatkan aksesibilitas remaja.
KORELASI SOSIODEMOGRAFI DENGAN KEJADIAN STUNTING Nursiah, Andi; Idris, Idris
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 3 (2026): Vol. 8 No. 3 Edisi 1 April 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i3.3816

Abstract

Stunting is one of the indicators of chronic malnutrition caused by insufficient nutrient intake over a long period of time. This condition is not only related to inadequate food intake but is also influenced by the poor quality of the food consumed. The objective of this study was to determine the correlation between sociodemographic factors and the incidence of stunting. A cross-sectional study design was used in this research. The study was conducted in the service area of the Tanjung Beringin Community Health Center. The study was conducted in April 2025. The study population consisted of mothers with children aged 0–59 months. The sample comprised 90 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. The research instrument used a research questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods. The results showed a relationship between maternal education (p-value: 0.042) and no relationship between maternal employment (p-value: 0.532) and the incidence of stunting. It is recommended that the community health center provide education to mothers of toddlers and their husbands, and that mothers of toddlers improve their children’s nutritional status and implement stunting prevention measures. Keywords: Toddlers, Mothers' Employment, Mothers' Education
Family Health Tasks and Childhood Stunting in Primary Care: A Cross-Sectional Study in Indonesia Syarif, Isymiarni; Langelo, Wahyuni; Jukarnain, Jukarnain; Nursiah, Andi; Masita, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol. 15 No. 1 (2026): January - June
Publisher : LPPM Politeknik Sandi Karsa, South Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiksh.v15i1.206

Abstract

Introduction: Stunting remains a major public health problem in low- and middle-income countries, including Indonesia, and is influenced by biological, environmental, and behavioral factors within the family context. Evidence examining the role of comprehensive family health task performance in relation to stunting severity is still limited. To examine the association between family health task performance and the degree of stunting among children aged 0–24 months attending a primary health care center. Research Methodology: An analytical cross-sectional study was conducted among 120 families with stunted children in the catchment area of Bantimurung Primary Health Center, South Sulawesi, Indonesia. Family health task performance was assessed using a validated questionnaire covering five domains: recognizing health problems, making health decisions, caring for sick family members, modifying the home environment, and utilizing health facilities. Stunting severity was determined using height-for-age z-scores. Data were analyzed using descriptive statistics and Spearman’s rank correlation. Results: Family health task performance was significantly and negatively correlated with stunting severity (ρ = −0.341; p < 0.05). Utilization of health facilities (ρ = −0.421; p < 0.01) and environmental modification (ρ = −0.356; p < 0.05) showed the strongest associations with reduced stunting severity. Low birth weight and non-exclusive breastfeeding were also significantly associated with more severe stunting. Conclusion: Better family health task performance, particularly in engaging primary health services and maintaining a healthy home environment, is associated with less severe stunting. Strengthening family-centered interventions in primary care is essential to reducing the severity of stunting in early childhood
Co-Authors A, Adhyatma Abdul Gafur Adam Badwi, Adam Akbar Akbar Alfiraza, Ery Nourika Alfisar, Alfisar Ali, St. Aminah Andriani, Hadira Anjar Briliannita Anwar, Wahyuni Arda, Darmi Aripa, Lusyana Arlin Adam, Arlin Arwaty, Arwaty Asiah, Sitti Auliah, Rezki Bayuningrum, Pratiwi Budiyarti, Yuliani Dalle, Satiani Devin, Devin Dewi, Chitra Dito Anurogo, Dito Djunaedi Djunaedi Duhita Dyah Apsari, Duhita Dyah Ernandini, Endang Ernawati Ernawati Fatany, Alief Ihram Hafsah Hafsah Hajra Hardianti Hardianti, Hardianti Harfika, Meiana Hasiba, Hasiba Hatidja, St. Hatusupy, Chaterin Y Hermawan, Adi Hilal, Achmad Hoda, Ferdinandus Suban I, Ilmiah Idris Idris Idris Irdan Isymiarni Syarif Itsna, Ita Nur Jehaman, Tonsisius Jukarnain, Jukarnain juwariah, siti Kada, Maria Kurnyata Rante Kadir, Erni Kasmiati Kasmiati Langelo, Wahyuni lidia fitri, lidia Lilis Widiastuty Lina - Mariana, Lina - Lonik, Lorensius Markus Wibowo Masdarwati, Masdarwati Masita, Nur MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mayasari, Eka Mildaratu, Mildaratu Mu'minun, Nona Muammar, Yudi Muhammad Amin Muhammad Azwar Muhammad Hanif Muhammad Rustam Muhsinin Muhsinin, Muhsinin Mulia, Madepan Munadhir Munadhir Musaidah Musaidah Musdalifah Musdalifah Muslimin B, Muslimin B Nasution, Nurhafizah Noviana, Ekki Noyumala, Noyumala Nunung Suryana Jamin NUR ASBON Nurhaedah Nurhaedah Nurhidaya Nurhidaya Nursinah, A. Oksfriani Jufri Sumampouw P, Nur Triningtias Pannyiwi, Rahmat R, Masmarulan Rahagia, Rasi Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawati, Rahmawati Rasyid, Djusmadi Ratnaningsih, Muliani Riskawaty, Heny Marlina Rizki Andita Noviar Rizky Auliah Juniarti Rusnita, Rusnita Saide, Rusnaeni Samila, Samila Saputra, M. Khalid Fredy Sardi Anto Setyaningsih, Rahayu Sima, Yenny Siswahyudianto Siti Aisyah Siti Kistimbar Sri Sukmawaty Syahrir Sri Wahyuni Srifitayani, Nur Rahma SUBANI, NATALIA DEBI Sudin, Sudin Suyati - Syamsinar, A. Treasa, Adisty Dwi Utami, Dia Rejeki Vivi Adriana Suardi Wachyudi Muchsin Wijayanti, Lumastari Ajeng Wulandari Maulana, Mulyanti Ayu Wulandari, Ambar Yarnita, Yarnita Yermi, Yermi Yusuf, Dian Mahendra Zaenal Zaenal, Zaenal Zubaedah, Zubaedah