p-Index From 2021 - 2026
8.742
P-Index
This Author published in this journals
All Journal FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Al-Qisth Law Review JOURNAL EQUITABLE JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI YUSTISI JURNAL ILMIAH LIVING LAW JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JURNAL DE JURE MUHAMMADIYAH CIREBON Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Hukum Malahayati Jurnal Gagasan Hukum Pemuliaan Hukum Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Journal of Student Research AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Student Scientific Creativity Journal Jurnal Hukum dan Sosial Politik Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Jurnal Dialektika Hukum Lex Journal : Kajian Hukum dan Keadilan Journal of Law, Education and Business Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Student Research Journal Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Cendikia Pendidikan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Activa Yuris: Jurnal Hukum Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan PESHUM AIM: Journal of Islamic Education Management Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
Claim Missing Document
Check
Articles

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur UU No. 35 Tahun 2014 Di Kota Bogor Daffa Ramadhan; Achmad Asy’ari Abdullah Toran; Anisha Nabila; Jihan Khoirunnisa; Herli Antoni
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Publikasi Ilmu Hukum
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v1i2.556

Abstract

Children are God's creations that must be protected each because of their limitations. Protected one of which is the legal protection of children to accept a kind of violence. Accepting child violence has a negative impact on the child's future. Writing this to determine the need for protection in the Child Victims of Violence Act and legal protection for child victims of violence in accordance with legal regulations. Therefore, the State provides legal protection, all children are bound by law number 31 of 2014 concerning amendments to law No. 13 of 2006 concerning child and victim protection number 35 of 2014 to prevent violence against children.
Kemanfaatan Hukum Dalam Penerapan Diversi Dan Keadilan Restoratif Dalam Perkara Pidana Anak Achmad Maulana Fakhri; Roravianita Roravianita; Jenifer Otnie; Reza Fahrezi; Herli Antoni
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Publikasi Ilmu Hukum
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v1i2.559

Abstract

This research aims to analyze the application of diversion and restorative justice in criminal cases committed by minors. The application of diversion is examined in more depth about the obligation of every law enforcer to carry out a series of diversion processes in the police, prosecutor's office and up to the court. The implementation of diversion is something that must be done without exception in accordance with the provisions of Law No. 11/2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. The application of restorative justice seeks a benchmark for the extent to which it can be implemented by taking into account the authority possessed by the public prosecutor when the diversion process is not achieved and when the criminal case has entered the criminal justice process. The application of the termination of prosecution must be based on the applicable provisions and conditions contained in the Attorney General's Decree No. 15 of 2020. After conducting research on diversion and restorative justice, the only legal benefit of juvenile criminal cases is through the provision of punishment for a child who is a perpetrator of a criminal offense in accordance with the provisions of the laws and regulations concerning the juvenile criminal justice system.
Strategi Pengamanan Hukum Terhadap Merek Produk Hasil Industri UMKM di Indonesia Di Tinjau Dari Undang Undang Hak Cipta Fahrunnisa Fahrunnisa; Saripah Muhamad Ahmad Alkasadi; Ridho Ahmad Bukhori; Cevhyra Lusiana; Herli Antoni
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v1i2.262

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji serta menganalisa terkait upaya perlindungan hukum terhadap merk industri UMKM di Indonesia berdasarkan undang-undang hak cipta. UMKM sebagai salah satu penggerak roda perekonomian negara belakangan sangat berkembang, namun nyatanya dibalik semua usaha pengembangan yang dilakukan oleh pemerintah, stigma bahwa UMKM merupakan bisnis tradisional menjadi alasan minimnya payung hukum bagi pelaku industri UMKM. Kebanyakan pelaku UMKM kurang memperhatikan pentingnya aspek perlindungan hukum bagi usaha mereka, terutama terkait dengan perlindungan merk yang sangat krusial bagi pelaku bisnis. Maka dari itu, diperlukan upaya yang harus dilakukan untuk mengedukasi pada pelaku industri UMKM agar mengamankan merk dalam bisnis yang sedang digeluti untuk melindungi merk dagangnya. Sehingga dalam penelitian ini akan dibahas mengenai upaya perlindungan hukum terhadap merk yang merupakan hak pelaku UMKM di Indonesia, dengan penelitian yuridis normatif.
Implikasi Dan Tantangan Implementasi Hukum Pidana Internasional Di Era Globalisasi (Studi Kasus Genosida Rohingya Di Myanmar) Ari Maulana; Defira Azar; Nadila Isna; Tri Kurnia; Herli Antoni
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v1i3.329

Abstract

International criminal law refers to the legal system used to prosecute and punish individuals who commit international crimes, such as genocide, crimes against humanity, and war crimes. In the era of globalization, perpetrators of international crimes are increasingly difficult to account for because they often escape to other countries. Therefore, the application of international criminal law becomes increasingly important to uphold international justice and ensure that perpetrators of international crimes do not go unpunished. The implementation of international criminal law has important implications in upholding international justice and ensuring that perpetrators of international crimes do not go unpunished. However, there are many challenges in its application, especially in the complex era of globalization. The case study of the Rohingya genocide in Myanmar shows that there are many challenges that must be overcome in applying international criminal law, such as difficulties in extraditing perpetrators of international crimes and gathering sufficient and sufficient evidence to file charges at international courts.
Tinjauan Yuridis Terhadap Sanksi Tindak Pidana Dalam UUPLH Dilihat Dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup Sri Juwita Putri; Qristiana Qristiana; Nadila Khairunisa; Alief Anugrah; Herli Antoni
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v1i2.309

Abstract

In Article 80 of the Law on Environmental Protection and Management, it has been regulated regarding government coercive administrative sanctions aimed at stopping violations and taking action to restore environmental functions. According to Law no. 32 of 2009 regarding the protection and management of the environment which is already stated in Article 1 paragraph (14) which states that environmental pollution is the entry or inclusion of living things. The data analysis method used is qualitative with research results based on certain statutory norms related to environmental protection and management. In Indonesia there have been several cases that are quite detrimental and endanger the region itself. To protect the area from these things, the government also issued an Environmental Protection and Management Act aimed at protecting and preventing the environment from environmental crimes from irresponsible actors as well as informing or guiding local communities and entrepreneurs to protect their environment. Fine criminal sanctions are carried out to overcome and restore the environment, and pay compensation to the government as an environmental supervisor. The principle of ultimum remedium is applied here, namely criminal sanctions that are given after administrative sanctions have been given once to the perpetrators of crimes in the form of imprisonment and also fines. Imprisonment sanctions as an ultimatum remedium support the enforcement of norms and strengthen administrative sanctions if they are not implemented optimally.
Analisis Delik Pembunuhan Berencana dalam Putusan Pengadilan Negeri Karawang Nomor 91/Pid.B/2022/PN.Kwg Saputro, Fahreza; Sinaga, Mangatur Untung; Fachrina, Qorin; Elisabet, Tasya; Irawan, Hany Fauziyyah; Antoni, Herli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6437

Abstract

Pembunuhan adalah tindakan menghilangkan nyawa orang lain yang diancam dengan hukuman penjara maksimal lima belas tahun. Karena besarnya dampak negatif yang ditimbulkan oleh tindak pidana pembunuhan ini, maka tindak pidana pembunuhan ini dilarang secara tegas dalam KUHP. Suatu bentuk delik pembunuhan yang sangat keji adalah tindak pidana pembunuhan berencana yang telah diatur dalam pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana yang paling berat yaitu pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama dua puluh tahun. Berkenaan dengan paham unsur berencana yang selalu berjalan sesuai dengan perkembangan dan kompleksitas kasus tindak pidana pembunuhan berencana ini, Maka dari itu dibutuhkan ketelitian hakim dalam memeriksa, memikirkan segala kemungkinan, meninjau dan menentukan kasus pembunuhan berencana tersebut telah melengkapi unsur berencana atau tidak. Sebagaimana dalam kasus Nomor 91/Pid.B/2022/PN Kwg dengan pengumpulan bukti dan saksi yang lengkap, apakah pertimbangan Hakim mengenai unsur-unsur pembunuhan berencana dalam kasus ini telah terpenuhi dengan benar sehingga Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun merupakan putusan yang tepat. Jenis kaidah yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian hukum atau yuridis normative (legal research). Dan penelitian ini menggunakan pendekatan kasus (case approach) dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara studi kepustakaan (liberary research).
Pertanggungjawaban Dewan Keamanan PBB Terhadap Penggunaan Bom Fosfor oleh Israel Kepada Palestina Sebagai Suatu Kejahatan Perang Putra, Rivan Mandala; Yulinsa, Lisa; Putra, Fauzan Kurnia; Rizqi, M. Arya; Antoni, Herli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10583

Abstract

Konflik yang terjadi antara Israel dengan Palestina kian memanas, dan memakan 4.800 korban jiwa warga Palestina dalam waktu 7-18 Oktober 2023. Dugaan adanya kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina mencuat setelah adanya penggunaan bom fosfor oleh pasukan Israel. Konflik yang amat panjang ini tentu tidak terlepas dari sejarah bagaimana awal mula kedua negara itu terbentuk. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui awal mula konflik antara Israel dan Palestina, penyebab terjadinya penggunaan bom fosfor dalam perang tersebut, dampak yang diakibatkan dari penggunaan bom fosfor sebagai kejahatan perang dan mengetahui pertanggungjawaban Dewan Keamanan PBB dalam melihat kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel sebagai negara anggotanya. Penelitian ini mengunakan metode penelitian yuridis normatif atau penelitian hukum doktrinal, penulis akan mengkaji aspek-aspek hukum yang dikonsepsikan sebagai apa yang tertulis dalam Peraturan (law in book) atau hukum yang dikonsepsikan sebagai kaidah/norma yang merupakan patokan berperilaku masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak pernah ditemukan titik terang atas pertikaian atau konflik antar negara Israel dengan Palestina, Dewan Keamanan PBB tidak pernah memberikan solusi terbaik dalam penyelesaian konflik kedua negara tersebut padahal kejahatan perang telah jelas dilakukan oleh Israel yang menggunakan bom fosfor kepada warga Palestina.
PERBANDINGAN TINDAK PIDANA TERTENTU DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1946 DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 DITINJAU DENGAN TEORI TUJUAN HUKUM MENURUT GUSTAV RADBRUCH Alamsyah, Muhamad Sadam; Shobari, Ahmad; Gusma, Almabiyan; Rahmanda, Mita Riza; Antoni, Herli; Dewi, Elya Kusuma
Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon Vol 7 No 1 (2023): De Jure Muhammadiyah Cirebon (DJMC)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/djmc.v7i1.4209

Abstract

In realizing a Legal Purpose Proposed by Gustav Radbruch, namely Law must realize Legal Certainy, Legal Justice, and Legal Benefit every applicable law must realize a legal goal that is felt by community. Law Number 1 of 1946 concering the Criminal Code in providing Legal Certainy is still lacking due to the may doctrinal clashes in each article. And in Legal Justice provides a sense of Satisfaction, especially the justice that occurs in the community. Namely in the death penalty in serious crimes like premeditated murder. In the aspect of Legal Benefit, it provides benefits to the community to always comply and limit their behavior. But it must be followed by times. In Law Number 1 of 2023 concering the Criminal Code in realizing the objectives of law through aspect Legal certainty guarantees the concents of the article because the regulations is a product produced through the Legislative Body. In processing rights and obligations by Legal Justice, it still not felt to fulfill the sense of justice that occurs in the community, especially in death penalty with probation. Legal expediency in this Law follows the times that occur in Indonesia so that the benefits of this Law will be useful for communities in protecting their indvidual rights. Legal Reform contained in Law Number 1 Year 2023 follows the times that have occurred in Indonesian Anthropology, through several rules in terms of adultery for someone who is not yet married and respect the Living Law in society (The Living Law). Keywords: Comparison, Criminal, Purpose of Law, Gustav Radbruch.
Seize Of Life And Human Rights And Discrimination Against Asians And Black People In The United States From A Criminal Law Perspective International Indira Putri Elharisa Kirana; Hilda Husnul Khotimah; Muhammad Dhanu Fitransyah; Yesariza Nabila; Herli Antoni
JURNAL ILMIAH LIVING LAW Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Living Law
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jill.v16i1.11018

Abstract

The author’s aim in taking the title of this research is to provide a general explanation regarding racism which include an international criminal law. However, implementation for certain racial groups has not been fully implemented. We can see this from the existence of racism carried out on citizens in the united states toward the African-American race and the Asian race. Justice for those with dark skin and Asians has not been realized until now, many of them have experienced injustice through racially motivated attacks, resulting in the death of individuals and groups. The application of legal rules and legal protection from the united nations for Asians and black people has not yet been fully paid attention to in the united states, this is proven by the case of George Floyd’s death.
ANALISA KEPUTUSAN INDUSTRI TERHADAP PRODUK HASIL INDUSTRI YANG BEREDAR DI MASYARAKAT MENYEBABKAN KERUGIAN : STUDI KASUS SIRUP ANAK PENYEBAB GAGAL GINJAL Putri, Risma Syntia; Lestari, Lutfiah; Raihan, Muhammad; Damanik, Fioren Christiovani; Antoni, Herli
Jurnal Dialektika Hukum Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Dialektika Hukum
Publisher : Law Department Jenderal Achmad Yani University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jdh.v5i2.1498

Abstract

Tindakan industri yang memyebarluaskan obat sirup anak yang mengandung ethylene glycol (EG) dan diethylene glycol (DEG) yang menyebabkan gagal ginjal pada anak perlu diperhatikan lebih mendalam terkait keputusan dan pertanggungjawaban Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keputusan industri terhadap produk hasil industri yang beredar di masyarakat dan menyebabkan kerugian, dengan studi kasus sirup anak penyebab gagal ginjal. Penelitian disini menggunakan metode normatif yuridis dengan pendekatan kepada studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirup obat itu bisa beredar di masyarakat karena adanya kelalaian dalam proses produksi, pengawasan, dan distribusi yang tidak memenuhi dengan standar yang ditetapkan. BPOM sebagai lembaga penanggung jawab terhadap obat dan makanan di Indonesia melakukan penjatuhan hukum penal kepada industri yang melanggar peraturan, seperti pencabutan izin edar, penyitaan produk, dan penuntutan pidana. Selain itu, BPOM juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bagaimana memilih dan menggunakan obat terpercaya berkhaasiat dan bermutu. Penelitian ini merekomendasikan agar industri farmasi meningkatkan kualitas produk dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Penelitian ini juga mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 mengenai pengamanan obat dan makanan sebagai dasar hukum dalam penanganan kasus sirup anak penyebab gagal ginjal.
Co-Authors ., Suhermanto Abd. Rasyid Syamsuri Abel Apri Nabila Achmad Asy’ari Abdullah Toran Achmad Maulana Fakhri Adie Natanegara Hawadi, Moh Miftah ilmi polapa, Muhamad Rafli Adilah Rahman Adillah, Alya Sophia Adinda Putri Maharani Adisty Maharani Aditya Tampubolon Adly Muhammad Mahdy Agus Tina Wulandari Agustin, Arini Aulia Ahmad Shobari Aisyah Tsabitah Ulayya Alamsyah, Muhamad Sadam Alief Anugrah Alvandi, Agung Amallia, Nesty Ananda, Putry Anisha Nabila Anugrah, Lugas Anzira Sania Desivha Ari Maulana Arsysta Indry Asmak UI Hosnah Asqia Azahra Kalina Athira, Yukova Miska Aura Fisqiyah Rahmadillah Azalia, Anashya Azhar, Bintang Bambang Heriyanto Cahyani, Gisella Tiara Cevhyra Lusiana Christina Febri Silalahi Citra, Amelia Kurnia Daffa Ramadhan Damanik, Fioren Christiovani Dan Riadi Pratama Dara Nurul Salsabillah Darmawan, Muhammad Fadly Defira Azar Della Ayu Wulandari Dena Aji Devara Calista Putri Devinka Aria Pramesti Dewi, Elya Kusuma Dienullah, M. Dhava DP, Sapto Handoyo. Edi Rohaedi Eka Ardianto Iskandar Elisabet, Tasya Esa Nur Hakam Esfandiary, Jennifer Kayla Fachrina, Qorin Fadzar Rambu Alam Fahri Fadilah Fahrunnisa Fahrunnisa Falsya Fitriany Faras Nurfadillah Fatika Karmila fatika syahda, Illa Faturachman, Fauzan Azima Firmansyah, Alif Furqon Mubarok Galih Firmansyah Putra Gisella Tiara Cahyani Goldman Mediyana Gunawan , Nazla Primanita Gusma, Almabiyan Halimah Citra Hana Nafisah Hanif Hawari Mohamad Hardana, Firdi Henny Nuraeny Hermanita, Meisya Nayara Hilda Husnul Khotimah Hj. Lilik Prihatini Husnul Hotimah, Husnul Ikhsan Sugiri ILHAM FAUZI Indira Putri Elharisa Kirana Indra Trinanda Darmawan Indradewa, Rhian Ipanda, Nessa Irawan, Hany Fauziyyah Irfan Maulana, Irfan Jainaya, Kapiya Jason A.R. Simanungkalit Jeandira Amelia Sudrajat Jenifer Otnie Jihan Khoirunnisa Karmila, Fatika Kayza , Salwa Khaerunisa, Kamila Khafiel Ramadhan Putra Riyano Khairani, Nisya Hamidah Khairunnisa Ramadhani Kinari, Qoshi Fadilah Marsya Kristoffel, Chesario Own Kurnianto, Febry Kurniawan, Abas Kusumawati, Niken Aulia Laila Yuniar Irsan Lestari, Lutfiah Liem, Yohanes Lindryani Sjofjan Liu, Fanny Lutfiyana Dewi Wahyuni M. Farhan Yusuf Marselina, Dina Martha, Putri Marthin Susanto Mass Achmad Rifqy Masyairna, Ina Maulana, Muhammad Syahrul Melisa Berliana Mochammad Daffa Dzakwan Setiawan Muhamad Firli Haikal Muhamad Sadam Alamsyah Muhamad Zaqi Rafliansyah Muhammad Alwan Ramadhana Muhammad Aryawinata Sanusi Muhammad Daniel Nurrohmat Muhammad Dhanu Fitransyah Muhammad Jahran Rivaldi Muhammad Lazuardy Muhammad Rafi Nabiella Putri Nastiti Nabila, Salsa Putri Nabila, Yesariza Nadila Isna Nadila Khairunisa Naziha Afsi Nice Electra Ningrum, Sevti Prana Nissa, Haura Chairun Novia, Elsa Ari Nuradilla Maharani Rosyaputri Nurhalimah , Siti Paparang, Marcelina Fitriani Parreño, Jasmin L. Permana, Rifka Tria Pratama, Revand Arya Prayoga, Ananta Dwi Prince Hadipati, Anthonius Arlen Sihotang, Muhamad Satrio Wibisono Purwati, Siti Ayu Resa Puspika Sari, Siti Julaeha Putra, Fauzan Kurnia Putra, Rivan Mandala Putri, Nasya Aliyyah Putri, Risma Syntia Qristiana Qristiana Rahma Anisa Rahmanda, Mita Riza Raihan Heryadi Raihan, Muhammad Raka Putra Rakha Elwansyah Giri Subagja Rakha, Mahardika Ramadhana, Muhammad Alwan Rangga, Ferdinandus Kaki Ratnadewanti, Dewi Ray Rafi Kahramandika Musrizal, Rizky Satria Dimlana, Ahmad Dzaki Retno Dwi Astuti Revand Arya Pratama Reza Dio Wijatmika Reza Fahrezi Ridho Ahmad Bukhori Ristia, Silvi Rivan Mandala Putra Rizky Bayu Rizqi, M. Arya Roby Satya Nugraha Roravianita Roravianita Rusli Fadli Sabil Ryanzada Saepul Dahyar Saleh, Weldy Jevis Salsabillah, Dara Nurul Samuel Samuel Sapto Handoyo Sapto Handoyo D.P. Saputro, Fahreza Sarah Angelina Panggabean Sarah Fatwa Sari, Ameliya Ratna Sari, Desi Puspita Saripah Muhamad Ahmad Alkasadi Sebina, Natasya Shafia Zahra Shahzada, Rafi Shenny Shenny Sholehah, Catherina Dewi Sholehah, Siti Bilkis Simanjuntak, Angelica Clara Anaztasia Sinaga, Mangatur Untung Siti Bilkis Sholehah Sitinjak, Anggi Dwita Clara Afrilia Sri Juwita Putri Surya Afif Rahmandika Syafina Ramadhanti Triana Syahrul Bahar Tatang Tatang Tegar Yudha Permana Thoriq, Muhammad Tri Kurnia Tubagus Aswin Ulumuddiin, Muhamad Humam Wahyu Fatur Rahmawan Wanda Sri Wahyuni Wanti, Bilqis Azzahra Wibowo, Aryo Winarto, Yogi Yesariza Nabila Yulinsa, Lisa Yuliyanti yuliyanti Yusabbihu Zafarina Sa`diah Yustia O. Pradini Zilvania Sofi