p-Index From 2021 - 2026
9.206
P-Index
This Author published in this journals
All Journal FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Al-Qisth Law Review JOURNAL EQUITABLE JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI YUSTISI JURNAL ILMIAH LIVING LAW JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JURNAL DE JURE MUHAMMADIYAH CIREBON Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Hukum Malahayati Jurnal Gagasan Hukum Pemuliaan Hukum Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Journal of Student Research AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Student Scientific Creativity Journal Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Jurnal Dialektika Hukum Lex Journal : Kajian Hukum dan Keadilan Journal of Law, Education and Business Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Student Research Journal Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Cendikia Pendidikan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Activa Yuris: Jurnal Hukum Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan PESHUM Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Jurnal Hukum dan Sosial Politik Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat
Claim Missing Document
Check
Articles

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur UU No. 35 Tahun 2014 Di Kota Bogor Daffa Ramadhan; Achmad Asy’ari Abdullah Toran; Anisha Nabila; Jihan Khoirunnisa; Herli Antoni
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Publikasi Ilmu Hukum
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v1i2.556

Abstract

Children are God's creations that must be protected each because of their limitations. Protected one of which is the legal protection of children to accept a kind of violence. Accepting child violence has a negative impact on the child's future. Writing this to determine the need for protection in the Child Victims of Violence Act and legal protection for child victims of violence in accordance with legal regulations. Therefore, the State provides legal protection, all children are bound by law number 31 of 2014 concerning amendments to law No. 13 of 2006 concerning child and victim protection number 35 of 2014 to prevent violence against children.
Kemanfaatan Hukum Dalam Penerapan Diversi Dan Keadilan Restoratif Dalam Perkara Pidana Anak Achmad Maulana Fakhri; Roravianita Roravianita; Jenifer Otnie; Reza Fahrezi; Herli Antoni
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Publikasi Ilmu Hukum
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v1i2.559

Abstract

This research aims to analyze the application of diversion and restorative justice in criminal cases committed by minors. The application of diversion is examined in more depth about the obligation of every law enforcer to carry out a series of diversion processes in the police, prosecutor's office and up to the court. The implementation of diversion is something that must be done without exception in accordance with the provisions of Law No. 11/2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. The application of restorative justice seeks a benchmark for the extent to which it can be implemented by taking into account the authority possessed by the public prosecutor when the diversion process is not achieved and when the criminal case has entered the criminal justice process. The application of the termination of prosecution must be based on the applicable provisions and conditions contained in the Attorney General's Decree No. 15 of 2020. After conducting research on diversion and restorative justice, the only legal benefit of juvenile criminal cases is through the provision of punishment for a child who is a perpetrator of a criminal offense in accordance with the provisions of the laws and regulations concerning the juvenile criminal justice system.
Analisis Delik Pembunuhan Berencana dalam Putusan Pengadilan Negeri Karawang Nomor 91/Pid.B/2022/PN.Kwg Saputro, Fahreza; Sinaga, Mangatur Untung; Fachrina, Qorin; Elisabet, Tasya; Irawan, Hany Fauziyyah; Antoni, Herli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6437

Abstract

Pembunuhan adalah tindakan menghilangkan nyawa orang lain yang diancam dengan hukuman penjara maksimal lima belas tahun. Karena besarnya dampak negatif yang ditimbulkan oleh tindak pidana pembunuhan ini, maka tindak pidana pembunuhan ini dilarang secara tegas dalam KUHP. Suatu bentuk delik pembunuhan yang sangat keji adalah tindak pidana pembunuhan berencana yang telah diatur dalam pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana yang paling berat yaitu pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama dua puluh tahun. Berkenaan dengan paham unsur berencana yang selalu berjalan sesuai dengan perkembangan dan kompleksitas kasus tindak pidana pembunuhan berencana ini, Maka dari itu dibutuhkan ketelitian hakim dalam memeriksa, memikirkan segala kemungkinan, meninjau dan menentukan kasus pembunuhan berencana tersebut telah melengkapi unsur berencana atau tidak. Sebagaimana dalam kasus Nomor 91/Pid.B/2022/PN Kwg dengan pengumpulan bukti dan saksi yang lengkap, apakah pertimbangan Hakim mengenai unsur-unsur pembunuhan berencana dalam kasus ini telah terpenuhi dengan benar sehingga Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun merupakan putusan yang tepat. Jenis kaidah yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian hukum atau yuridis normative (legal research). Dan penelitian ini menggunakan pendekatan kasus (case approach) dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara studi kepustakaan (liberary research).
Pertanggungjawaban Dewan Keamanan PBB Terhadap Penggunaan Bom Fosfor oleh Israel Kepada Palestina Sebagai Suatu Kejahatan Perang Putra, Rivan Mandala; Yulinsa, Lisa; Putra, Fauzan Kurnia; Rizqi, M. Arya; Antoni, Herli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10583

Abstract

Konflik yang terjadi antara Israel dengan Palestina kian memanas, dan memakan 4.800 korban jiwa warga Palestina dalam waktu 7-18 Oktober 2023. Dugaan adanya kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina mencuat setelah adanya penggunaan bom fosfor oleh pasukan Israel. Konflik yang amat panjang ini tentu tidak terlepas dari sejarah bagaimana awal mula kedua negara itu terbentuk. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui awal mula konflik antara Israel dan Palestina, penyebab terjadinya penggunaan bom fosfor dalam perang tersebut, dampak yang diakibatkan dari penggunaan bom fosfor sebagai kejahatan perang dan mengetahui pertanggungjawaban Dewan Keamanan PBB dalam melihat kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel sebagai negara anggotanya. Penelitian ini mengunakan metode penelitian yuridis normatif atau penelitian hukum doktrinal, penulis akan mengkaji aspek-aspek hukum yang dikonsepsikan sebagai apa yang tertulis dalam Peraturan (law in book) atau hukum yang dikonsepsikan sebagai kaidah/norma yang merupakan patokan berperilaku masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak pernah ditemukan titik terang atas pertikaian atau konflik antar negara Israel dengan Palestina, Dewan Keamanan PBB tidak pernah memberikan solusi terbaik dalam penyelesaian konflik kedua negara tersebut padahal kejahatan perang telah jelas dilakukan oleh Israel yang menggunakan bom fosfor kepada warga Palestina.
PERBANDINGAN TINDAK PIDANA TERTENTU DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1946 DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 DITINJAU DENGAN TEORI TUJUAN HUKUM MENURUT GUSTAV RADBRUCH Alamsyah, Muhamad Sadam; Shobari, Ahmad; Gusma, Almabiyan; Rahmanda, Mita Riza; Antoni, Herli; Dewi, Elya Kusuma
Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon Vol 7 No 1 (2023): De Jure Muhammadiyah Cirebon (DJMC)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/djmc.v7i1.4209

Abstract

In realizing a Legal Purpose Proposed by Gustav Radbruch, namely Law must realize Legal Certainy, Legal Justice, and Legal Benefit every applicable law must realize a legal goal that is felt by community. Law Number 1 of 1946 concering the Criminal Code in providing Legal Certainy is still lacking due to the may doctrinal clashes in each article. And in Legal Justice provides a sense of Satisfaction, especially the justice that occurs in the community. Namely in the death penalty in serious crimes like premeditated murder. In the aspect of Legal Benefit, it provides benefits to the community to always comply and limit their behavior. But it must be followed by times. In Law Number 1 of 2023 concering the Criminal Code in realizing the objectives of law through aspect Legal certainty guarantees the concents of the article because the regulations is a product produced through the Legislative Body. In processing rights and obligations by Legal Justice, it still not felt to fulfill the sense of justice that occurs in the community, especially in death penalty with probation. Legal expediency in this Law follows the times that occur in Indonesia so that the benefits of this Law will be useful for communities in protecting their indvidual rights. Legal Reform contained in Law Number 1 Year 2023 follows the times that have occurred in Indonesian Anthropology, through several rules in terms of adultery for someone who is not yet married and respect the Living Law in society (The Living Law). Keywords: Comparison, Criminal, Purpose of Law, Gustav Radbruch.
Seize Of Life And Human Rights And Discrimination Against Asians And Black People In The United States From A Criminal Law Perspective International Indira Putri Elharisa Kirana; Hilda Husnul Khotimah; Muhammad Dhanu Fitransyah; Yesariza Nabila; Herli Antoni
JURNAL ILMIAH LIVING LAW Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Living Law
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jill.v16i1.11018

Abstract

The author’s aim in taking the title of this research is to provide a general explanation regarding racism which include an international criminal law. However, implementation for certain racial groups has not been fully implemented. We can see this from the existence of racism carried out on citizens in the united states toward the African-American race and the Asian race. Justice for those with dark skin and Asians has not been realized until now, many of them have experienced injustice through racially motivated attacks, resulting in the death of individuals and groups. The application of legal rules and legal protection from the united nations for Asians and black people has not yet been fully paid attention to in the united states, this is proven by the case of George Floyd’s death.
ANALISIS PENERAPAN ASAS NEBIS IN IDEM DALAM SENGKETA MEREK DAGANG PS GLOW DAN MS GLOW Paparang, Marcelina Fitriani; Ristia, Silvi; Puspika Sari, Siti Julaeha; Liem, Yohanes; Antoni, Herli
Jurnal Hukum Malahayati Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat mengambil keputusan, hakim kerap berpijak pada konsep Nebis In Idem dikarenakan kasus asas ini menjadi penentu suatu kasus dapat diadili kembali atau tidak. Gugatan timbal balik antara Ms Glow dan Ps Glow menjadi salah satu kasus yang berkaitan dengan asas ini karena diduga mengajukan kasus yang sama. Metodologi penelitian hukum normatif menjadi metode pada penelitian ini, dengan tujuan untuk menemukan dan mengembangkan argumentasi hukum melalui analisis materi pelajaran dan pemeriksaan prinsip-prinsip yang berlaku maupun asas hukum. Hasil penelitian ini adalah kasus sengketa merk dagang antara MS Glow dan PS glow tidak termasuk dalam kategori nebis in idem dikarenakan pada saat gugatan diajukan oleh tergugat kepada PN Niaga Surabaya, PN Niaga Medan masih memeriksa perkara dan belum mengeluarkan putusan. Berdasarkan penjabaran di atas peneliti berpendapat bahwa praktik peradilan pada kasus ini sama dengan UU dan peraturan lokal, dan federal, termasuk Pasal 1917 Kitab UU Hukum Perdata. Hakim sudah membuktikan dalam memeriksa perkara dan mengatur jalannya peradilan, Hakim tidak sewenang-wenang dengan aturan yang ada.    
Analisis Tantangan Kebijakan Hak Kekayaan Intelektual terhadap Perkembangan Ekonomi Kreatif dalam Revolusi Industri (UU Nomor 28 Tahun 2014) Sari, Ameliya Ratna; Khairani, Nisya Hamidah; Dienullah, M. Dhava; Antoni, Herli; Putri, Nasya Aliyyah
Lex Journal: Kajian Hukum & Keadilan Vol 7 No 1 (2023): July
Publisher : Faculty of Law, University of Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/lex.v7i1.6181

Abstract

Now, the world is undergoing a transformation known as the industrial revolution and resulting in a creative economy, which affects technological progress based on the principle of human creativity. In this case, intellectual property rights have an important role to provide protection to their citizens for the results they obtain and avoid intellectual property rights infringement. However, in practice, several problems arise with legal policies on intellectual property rights in the Indonesian state. In Indonesia, the protection of intellectual property rights can realize a sense of security, legal certainty and psychological effects, increasing the creator's spirit to continue to innovate.
Analisis Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran Hak Desain Industri (Studi Kasus Pelanggaran Desain Industri Eco Bottle) Novia, Elsa Ari; Kristoffel, Chesario Own; Adillah, Alya Sophia; Prayoga, Ananta Dwi; Antoni, Herli
Lex Journal: Kajian Hukum & Keadilan Vol 7 No 1 (2023): July
Publisher : Faculty of Law, University of Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/lex.v7i1.6382

Abstract

Similarity in bottle designs between various companies is one of the new issues that has emerged as the eco-bottle sector in Indonesia has grown. Inadequate legal protection has been provided to the owners of the eco-botol industrial design, which ought to be fiercely safeguarded, and there are no legislation that specifically address design imitation and false representation. This essay employs a comparative approach; specifically, the author contrasts Indonesia's industrial design rights laws with those in the United States, which have proven effective in protecting industrial design rights holders. Because of the importance of this comparison, industrial design rights holders should consider it before Indonesia's industrial design rights laws are finalized.
Kontradiksi Diversi Yang Menjadi Suatu Opsi Penanganan Dan Penuntasan Kasus Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana Retno Dwi Astuti; Sitinjak, Anggi Dwita Clara Afrilia; Yusabbihu Zafarina Sa`diah; Surya Afif Rahmandika; Herli Antoni
Jurnal Gagasan Hukum Vol. 5 No. 01 (2023): JURNAL GAGASAN HUKUM
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Hukum Sekolah Pasca Sarjana Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jgh.v5i01.13729

Abstract

Diversi ialah sebuah sistem penanganan di luar proses sistem peradilan secara formal karena adanya kasus pidana dengan pelaku anak yang berada di bawah umur. Penyelesaian melalui diversi diperuntukkan bagi anak berkonflik dengan hukum. Metode penelitian penulisan jurnal ini menggunakan teoritis normatif. Oleh sebab itu menurut Pasal 108 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, sistem diversi digunakan untuk alasan menjauhkan serta memisahkan pelaku anak dibawah umur dari penyelesaian melalui sistem peradilan formal agar tidak terjadi diskriminasi kepada pelaku anak pelanggar hukum. Melalui upaya pencegahan berupa diversi tidak memberikan efek jera sehingga pelaku kejahatan di bawah umur menganggap remeh adanya upaya diversi tersebut. Upaya agar korban anak terlindungi dari anak yang melakukan perbuatan melawan hukum atau pelaku adalah secara maksimal tidak memberikan diversi kepada anak yang kembali melakukan kejahatannya setelah adanya putusan hakim.
Co-Authors ., Suhermanto Abd. Rasyid Syamsuri Abel Apri Nabila Achmad Asy’ari Abdullah Toran Achmad Maulana Fakhri Adie Natanegara Hawadi, Moh Miftah ilmi polapa, Muhamad Rafli Adilah Rahman Adillah, Alya Sophia Adinda Putri Maharani Adisty Maharani Aditya Tampubolon Adly Muhammad Mahdy Adrian Juliansyah Rahmat Agus Tina Wulandari Ahmad Aurelio Gulam Ranaya Ahmad Shobari Aisyah Tsabitah Ulayya Alamsyah, Muhamad Sadam Alief Anugrah Alvandi, Agung Amallia, Nesty Ananda, Putry Anisha Nabila Anzira Sania Desivha Ari Maulana Arini Aulia Agustin Arsysta Indry Asmak UI Hosnah Asqia Azahra Kalina Athira, Yukova Miska Aulia, Agis Aura Fisqiyah Rahmadillah Azahra, Nazwa Azalia, Anashya Azhar, Bintang Bambang Heriyanto Cahyani, Gisella Tiara Cevhyra Lusiana Christina Febri Silalahi Citra, Amelia Kurnia Daffa Ramadhan Dan Riadi Pratama Dara Nurul Salsabillah Darmawan, Muhammad Fadly Defira Azar Della Ayu Wulandari Dena Aji Devara Calista Putri Devinka Aria Pramesti Dewi, Elya Kusuma Dienullah, M. Dhava Dimas Ragil Sudiro Putro DP, Sapto Handoyo. Edi Rohaedi Eka Ardianto Iskandar Elhaj Nadhif Lukman Elisabet, Tasya Esa Nur Hakam Esfandiary, Jennifer Kayla Fachrina, Qorin Fadzar Rambu Alam Fahri Fadilah Fahrunnisa Fahrunnisa Falsya Fitriany Faras Nurfadillah Fatika Karmila fatika syahda, Illa Faturachman, Fauzan Azima Fioren Christiovani Damanik Firdi Hardana Firmansyah, Alif Furqon Mubarok Galih Firmansyah Putra Gisella Tiara Cahyani Goldman Mediyana Gunawan , Nazla Primanita Gusma, Almabiyan Halimah Citra Hana Nafisah Hanif Hawari Mohamad Henny Nuraeny Hilda Husnul Khotimah Husnul Hotimah, Husnul Ikhsan Sugiri ILHAM FAUZI Indira Putri Elharisa Kirana Indra Trinanda Darmawan Indradewa, Rhian Ipanda, Nessa Irawan, Hany Fauziyyah Irfan Maulana, Irfan Jainaya, Kapiya Jason A.R. Simanungkalit Jeandira Amelia Sudrajat Jenifer Otnie Jihan Khoirunnisa Kayza , Salwa Keisya Rahma Ayu Khaerunisa, Kamila Khafiel Ramadhan Putra Riyano Khairani, Nisya Hamidah Khairunnisa Ramadhani Kinari, Qoshi Fadilah Marsya Kristoffel, Chesario Own Kurnianto, Febry Kurniawan, Abas Kusumawati, Niken Aulia Laila Yuniar Irsan Liem, Yohanes Lilik Prihatini Lindryani Sjofjan Liu, Fanny Lutfiah Lestari Lutfiyana Dewi Wahyuni M. Farhan Yusuf Marselina, Dina Martha, Putri Marthin Susanto Mass Achmad Rifqy Masyairna, Ina Maulana, Muhammad Syahrul Melisa Berliana Mochammad Daffa Dzakwan Setiawan Muhamad Firli Haikal Muhamad Humam Ulumuddiin Muhamad Sadam Alamsyah Muhamad Zaqi Rafliansyah Muhammad Alwan Ramadhana Muhammad Aryawinata Sanusi Muhammad Daniel Nurrohmat Muhammad Dhanu Fitransyah Muhammad Jahran Rivaldi Muhammad Lazuardy Muhammad Najwan Muhammad Rafi Muhammad Raihan Nabiella Putri Nastiti Nabila Azzahra Nabila, Salsa Putri Nabila, Yesariza Nadila Isna Nadila Khairunisa Naziha Afsi Nice Electra Ningrum, Sevti Prana Nissa, Haura Chairun Novia, Elsa Ari Nuradilla Maharani Rosyaputri Nurahmah Mulyana , Raysa Nurhalimah , Siti Paparang, Marcelina Fitriani Parreño, Jasmin L. Permana, Rifka Tria Pratama, Revand Arya Prawira Hadiwijaya Prayoga, Ananta Dwi Prince Hadipati, Anthonius Arlen Sihotang, Muhamad Satrio Wibisono Purwati, Siti Ayu Resa Puspika Sari, Siti Julaeha Putra, Fauzan Kurnia Putra, Rivan Mandala Putri, Nasya Aliyyah Qristiana Qristiana Rahma Anisa Rahmanda, Mita Riza Raihan Heryadi Raka Putra Rakha Elwansyah Giri Subagja Rakha, Mahardika Ramadhana, Muhammad Alwan Rangga, Ferdinandus Kaki Ratnadewanti, Dewi Ray Rafi Kahramandika Musrizal, Rizky Satria Dimlana, Ahmad Dzaki Retno Dwi Astuti Revand Arya Pratama Reza Dio Wijatmika Reza Fahrezi Ridho Ahmad Bukhori Risma Syntia Putri Ristia, Silvi Rivan Mandala Putra Rizky Bayu Rizqi, M. Arya Roby Satya Nugraha Roravianita Roravianita Rusli Fadli Sabil Ryanzada Saepul Dahyar Saifanah Insani, Naia Saleh, Weldy Jevis Salsabillah, Dara Nurul Samuel Samuel Sapto Handoyo Sapto Handoyo D.P. Saputro, Fahreza Sarah Angelina Panggabean Sarah Fatwa Sari, Ameliya Ratna Sari, Desi Puspita Saripah Muhamad Ahmad Alkasadi Sebina, Natasya Shafia Zahra Shahzada, Rafi Shenny Shenny Sholehah, Catherina Dewi Sholehah, Siti Bilkis Simanjuntak, Angelica Clara Anaztasia Sinaga, Mangatur Untung Siti Bilkis Sholehah Sitinjak, Anggi Dwita Clara Afrilia Sri Juwita Putri Surya Afif Rahmandika Syafina Ramadhanti Triana Syahkir Rifaldy Syahrul Bahar Tatang Tatang Tegar Yudha Permana Thoriq, Muhammad Tri Kurnia Tubagus Aswin Vito Arviansyah Wahyu Fatur Rahmawan Wanda Sri Wahyuni Wibowo, Aryo Yesariza Nabila Yulinsa, Lisa Yuliyanti yuliyanti Yusabbihu Zafarina Sa`diah Yustia O. Pradini Zilvania Sofi