This Author published in this journals
All Journal Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam HIMMAH Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Al-Urban: Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam JURNAL YURIDIS UNAJA Al-Bukhari: Jurnal Ilmu Hadis Jurnal Ilmiah Satyagraha Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Cahaya Mandalika JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) EMBISS: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Sosial MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman PRIMA : Portal Riset dan Inovasi Pengabdian Masyarakat Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Journal Transformation of Mandalika Jurnal Informatika Progres Jurnal Lektur Keagamaan Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Management, Economic, Business and Accounting Najwa International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Contemporary Quran Ma'had Aly Journal Of Islamic Studies LANCAH Jurnal Inovasi dan Tren Jurnal Wicara Desa JEMIL Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Global Journal of Management, Accounting, and Financial Studies Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Ijtihad Wahbah Al-Zuhaili Dan Yusuf Al-Qaradhawi Dalam Menyikapi Problematika Perkembangan Ekonomi Islam Kontemporer Ach. Zubairi; Muhajirin
Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi (JUPEA)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jupea.v5i2.4353

Abstract

Along with the increasingly complex development of the era, of course the problems of Islamic economics are also increasingly complex. Therefore, there needs to be a continuous study of the concept of ijtihad of scholars in responding to the problems of Islamic economic development. This study analyzes the concept of ijtihad of Wahbah al-Zuhaili and Yusuf al-Qaradhawi in responding to the problems of contemporary Islamic economic development. The purpose of this study is to determine the relevance of the concept of ijtihad of Wahbah al-Zuhaili and Yusuf al-Qaradhawi in responding to the problems of contemporary Islamic economic development. This study is a descriptive qualitative study with a literature study method or what is known as (Library Research). Information is collected from books, journals, or other research findings related to the application of the theory of ijtihad of Wahbah al-Zuhaili and Yusuf al-Qaradawi to economic problems. The results of this research show that the concept of ijtihad from Wahbah al-Zuhaili and Sheikh Yusuf Qaradawi is not only relevant in academic and religious environments, but also in the business world which is increasingly complex and requires correct decisions in legal aspects.
Term Hidayah Dalam Al-Qur’an : Kajian Terhadap Penafsiran Al-Zamakhshari Dan Wahbah Zuhaili Muhamad Fathul Arifin; Muhajirin
Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 2 No 2 (2024): Shād : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Desember 2024
Publisher : STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/shd.v2i2.200

Abstract

Every word in the Qur'an has a unique meaning that needs to be understood, including the word hidayah which means guidance. In reality, not everyone can get the guidance, there are even servants whose lives are completely fulfilled, but are not given guidance. On the other hand, there are servants who do not have a strong Islamic knowledge base, but Allah gives them guidance to get closer to Him. Therefore, this article examines the meaning of guidance according to the views of al-Zamakhshari as a mufassir bi al-ra'yi and Wahbah Zuhaili with a combination of bi al-ra'yi and bi al-ma'tsuur interpretations. The analysis of the meaning of Hidayah aims to find out its essence and the way to obtain it. The term Hidayah is analyzed using the Muqarran tafsir method which is used to compare the views of the two mufassirs about the term Hidayah. From the results of the analysis and review, it is found that guidance is essentially purely from Allah SWT, which will be given to His servants who are willing and open their hearts to receive guidance themselves. Keywords: Hidayah, al-Zamakhshari, Wahbah Zuhaili, Tafsir Muqarran.
Transmisi Keilmuan dan Jaringan Ulama Tafsir Al-Qur’an Sumatera Selatan Abad 18-20 H Reli Sulyani; Muhajirin; Nyimas Umi Kalsum; M. Riyan Hidayat
Contemporary Quran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ttgvks03

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi tafsir Al-Qur’an di Sumatera Selatan dengan fokus pada pola transmisi keilmuan, manuskrip lokal, dan genealogi intelektual ulama tafsir dari abad ke-18 hingga abad ke-20 Masehi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola transmisi keilmuan tafsir dari ulama Timur Tengah ke ulama lokal Sumatera Selatan, bagaimana manuskrip tafsir lokal mencerminkan tradisi penafsiran yang adaptif terhadap konteks sosial-budaya, serta peran genealogi intelektual ulama dalam membentuk jaringan transmisi keilmuan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif historis-hermeneutik, memadukan analisis filologi dan studi jaringan intelektual. Data diperoleh dari manuskrip tafsir lokal, termasuk karya Masagus Muzammil, Ahmad al-Habsyi, dan KH. Fahrurrozi Seribandung, serta dokumen sejarah terkait ulama dan Kesultanan Palembang. Analisis menelusuri pola penyebaran tafsir, struktur jaringan guru-murid, serta karakteristik tekstual dan fisik manuskrip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi keilmuan berlangsung melalui jaringan guru-murid yang terstruktur antara ulama lokal dan ulama dari Aceh, Hadramaut, dan Haramain. Manuskrip lokal menggunakan bahasa Melayu Palembang dan aksara Jawi, menunjukkan adaptasi terhadap konteks lokal, sedangkan karya KH. Fahrurrozi mempertahankan bahasa Arab untuk menjaga otoritas klasik. Genealogi intelektual ulama membentuk jaringan luas yang memungkinkan pengetahuan tafsir ditransmisikan lintas generasi dan menjaga kontinuitas tradisi keilmuan, bahkan tanpa selalu menghasilkan karya tulis baru. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi tafsir Sumatera Selatan menampilkan perpaduan antara konservasi otoritas klasik dan adaptasi lokal, sekaligus memperlihatkan kapasitas ulama dalam membangun jaringan epistemik yang kokoh dan berkelanjutan.
Co-Authors A Rahman Azhari Abdul Arif Abdul Salam Almuhtasib Abdul Wakilul Akbar ABDULLAH, MUH. RUSLAN Abdussalam Ach. Zubairi Adha, Dia’ul Agus Budiman Ahmad Bani Adam Ahmad Hujaifah Akbar Al Akbar Aliah Pratiwi Amirul Mukminin Andi Yulia Muniar, Andi Yulia ANGRIAWAN, RANDY Annah April Setiawan Arfan Adib Abdul Hakim Aris Munandar Aris Munandar Asfar, Akbar Asshidiqi , Achmad Hasbi Busrah Cahyani, Mega Choliliyah Thoha Darmawan, Imam Didan Dharmawan Elmi Jannah Fachry Abda El Rahman Faijan Fahrula Fajriatin, Putri Fapin Fatmah Fathurrahman, Hamdan Fauzan Akbar Febianah , Mita Firmansyah Ismail Fitri, Rafika Garil Adiyat Maulana Gunawan Sakti Hadi Santoso Hamidah, Nur Khusnul Hari Nur Evendi Hariyadi, Rizki Hariyadi Hasbi Abdul Al-Wahhab KH Hedhri Nadhiran Herdifa Pratama Hidayanti, Mawar Hilmy Baihaqy Yussof I Dewa Nyoman Usadha Idrus Alkaf Imamul Arifin Imron Taslim Intana Lestari Intisari Haryanti Irma Mardian Ismunandar Ita Purnama Jaenab Jiehad Akbar Putra Julaiha Juwani Kamaluddin Kartin Aprianti Kemas Imron Rosadi Khairul Atfal Kusumayadi, Firmansyah M Irham Jaelani M. Fitrah Hidayatullah M. Riyan Hidayat Maisah Mardian, Irma Mei Karlina Melinda Eka Kartika Mugiono Muhamad Dhani Inzaghi Muhamad Fathul Arifin Muhammad Ahlun Najhir Muhammad Alwi Muhammad Djul Fathona Muhammad Farhan Muhammad Nur, Sulaiman Muhammad Shiddiq Muhammad Yusuf MUHAMMAD YUSUF Mujahidin, Muhammad Ilham Muliyadin Mulyadin Munandar, Is Musyfiq Amrullah Nafisah, Alyah Ninawati Novita Safitri Nugroho, Muhammad Syarif Nur Khusnul Hamidah Nuraini Nurchalidin Nurfadilah Nurfaujia, Eka Nurlia Rahma Arman Nurul Huda Nyimas Umi Kalsum Pathur Rahman Poetmayona, Pranestya Diva Pratiwi, Aliah Puji Muniarty Putri Amalia Putri Azka Syofarina Putri, Adelia Rahim, Abdullah Rahman Nasir, Khaidir Rahmatiah, Nafisah Nurul Rahmawati Rakien, M. Aryabin Adzqia Rangga Kautsar Triananda Rani, Rahmat Reli Sulyani Restu amandani Ridlo, Muhammad Rasyid Rismayadi, Budi Roslaili, Yuni Rusdhiansyah sari, Intisari Setiawan, Rendra Noer Siskawati Siti Yuhanah, Siti Solikhah, Farkhatus Sugeng Widakdo Sulaiman Mohammad Nur Sulfanwandi Supiati Suryadi Syamsu, Suryadi Suryana, Anisa Maulita Syahraini Nabila Syamsuddin Tadzkiraturaturrahmah Tri Wahyuni Alifah Tyas, Shelly Janu Setyaning Ummah , Muhammad Fikrul Utami, Pertiwi Nurul Wan Sulastri Wan Sulastri Emin Wike Pertiwi Wulandari Agustina Yahya Riva’i Yufitasari, Pipin Yulita, Sulistia Ilma Yusrah Taqiyah Yuwidasari