Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH STRATEGI PEMECAHAN MASALAH BERBASIS TEORI POLYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Putu Eka Sugiantara; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3092

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa. Tujuannya yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung pada kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 109 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 12,63 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung. Dari rata-rata kelompok eksperimen sebesar 98,79 dan rata-rata kelompok kontrol sebesar 64,9. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen > rata-rata kelompok kontrol. Dengan demikian strategi pemecahan masalah berbasis teori Polya berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : strategi pemecahan masalah, teori Polya The problem of this research was student low matemathic learning outcomes. Based on that, this research aimed to determine the differences in mathematical learning outcomes between students who learned through problem solving strategy based on Polya theory and the students who learned through direct instruction strategy. This research is a quasi-experimental design. The population in this research was all the students in fifth grade of elementary schools in Gugus VIII District Buleleng Academic Year 2013/2014, the total amount is 109 students. The samples used in this research was grade five of SD No 1 Paket Agung consisted of 33 students and grade five of SD No 2 Paket Agung consisted of 30 students. Learning outcomes data were collected by using essay test. The data collected were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study showed that tanthematic= 12.63 and ttable (in the significance level of 5%) = 2.00. It means that tarithematic>ttable, and it can be concluded that there are significant differences in mathematical learning outcomes between students who learned through problem solving strategy based on Polya theory and the students who learned through direct instruction strategy. The average score of the experimental group students is 98.79 and the average score of the control group students is 64.9. That means, the average score of the experimental group students > average score of the control group students.So, it can be concluded that problem solving strategy based on Polya theory affected students mathematical learning outcomes fifth grade students of elementary schools in Gugus VIII District Buleleng Academic Year 2013/2014.keyword : problem solving strategy, Polya theory
Pengaruh Brain Based Learning (BBL) Berbantuan Lingkungan Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa ., I Dewa Made Putra Sanjaya; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 154 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Tegal dengan jumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD No. 1 Baktiseraga dengan jumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian pemahaman konsep IPA. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t sampel independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa dengan model BBL (32,21) lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (27,82). Jadi, model BBL berbantuan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : BBL, lingkungan, pemahaman konsep This study was aimed at finding the significant difference between the concept of science between a group of students who learnt through Brain Based Learning combined with environment and a group of students who learnt conventionally in fourth graders in SD at Gugus XIII Buleleng District in academic year 2013/ 2014. This study was quasi experiment. The population of this study was all the fourth graders SD at Gugus XIII Buleleng District which involved 5 SD with the total amount 154 students. The sample of this study was fourth graders in SD No. 1 Banjar Tegal with the total amount 29 students as experiment class and fourth graders in SD No. 1 Baktiseraga with the total amount 38 students as control group. In collecting data, this study used essay test of science as the instrument. The data collected were analyzed by using descriptive statistic and t-test independent sample. The results of this study showed that there was different understanding of students’ science concept between the students who learnt through the instructional based on Brain Based Learning combined with environment and the students who learnt conventionally. The results of the mean of students who learnt through BBL (32,21) was higher than the students who learnt conventionally (27,82). So, BBL model combined with environment gave effect toward the students’ understanding about the concept of science in fourth grade in Gugus XIII Buleleng District. keyword : BBL, environment, concept undertanding
PENERAPAN METODE SIMAK ULANG-UCAP BERBANTUAN MEDIA AUDIO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II ., Ni Ketut Windu Ratnasari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode simak ulang-ucap berbantuan media audio pada siswa kelas II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Penarukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Penarukan, yang berjumlah 21 orang terdiri dari 9 orang putra dan 12 orang putri. Objek penelitian ini adalah peningkatan keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode simak ulang-ucap berbantuan media audio dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II SD negeri 2 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia yang terjadi pada masing-masing siklus. Pada siklus I ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh 66,67% yang tergolong sedang. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal keterampilan berbicara yang diperoleh meningkat menjadi 85,71% yang tergolong tinggi.Kata Kunci : Metode Simak Ulang-Ucap, Media Audio, Keterampilan Berbicara This study aims to improve the skills of speaking on subjects Indonesian by applying the method of re-consider the said audio media aided in the second grade students in academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Penarukan. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were second grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Penarukan, totaling 21 persons, consisting of nine sons and 12 daughters. The object of this study is to increase students' speaking skills. Collecting data in this study conducted by the method of observation. Data were analyzed with descriptive quantitative techniques. The results showed that the application of said methods refer to re-aided audio media can improve students' speaking skills of public school classes II 2 Penarukan the academic year 2015/2016. It can be seen from the increase in Indonesian speaking skills that occur in each cycle. In the first cycle of mastery learning classical obtained 66.67% were classified as moderate. In the second cycle of classical learning completeness speaking skills acquired increased to 85.71% which is highkeyword : Listen method Re-Said, Media Audio, Speech Skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Putu Ika Krishna Novelinda; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan non equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelompok siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang terpilih sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji-t polled varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Talking Stick dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan yang diperoleh yaitu pembelajaran menggunakan model Talking Stick membuat siswa terlibat aktif, antusias mengikuti pembelajaran, lebih siap dan berani tampil mengemukakan pendapat di depan kelas.Kata Kunci : Talking Stick, Media Diorama, hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of learning model Talking Stick assisted diorama media to the results of science learning. This research type is quasi experiment research, with non equivalent posttest only control group design. The population of this research is all of class V SD in Gugus I District of Jembrana District of Lessons Year 2016/2017 totaling 106 people. Sampling using random sampling technique. The sample of the research is the group of students of grade V SDN 4 Baler Bale Agung selected as the experimental group and the group of students of grade 5 SDN 5 Baler Bale Agung as the control group. IPA learning outcomes were collected using multiple choice tests. The data obtained were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis using the t-test polled variance. The result of hypothesis testing shows that there are differences of science learning outcomes between groups of students who follow the learning using Talking Stick model and group of students who follow conventional learning. The findings obtained are learning using Talking Stick model to make students actively involved, enthusiastic to follow learning, more ready and dare to show opinion in front of class.keyword : Talking Stick, Media Diorama, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 8 Bungkulan yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas V SD N 5 Bungkulan yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (thitung = 4,38 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan.Kata Kunci : hasil belajar IPA, LC5E This study aimed to determine the differences of Science learning outcomes between students who were given Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia and students who were given conventional learning models in the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015 / 2016. This study wis a quasi-experimental design and used post-test only control group design. The population of this research was all of fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015/2016 which consisted 173 people. The samples of this study were 19 fifth grade students of SD (Elementary) N 8 Bungkulan and 21 fifth grade students of SD N 5 Bungkulan. The students Science score as the data of this study were collected by using a multiple choice test / objective. The data obtained were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study shows it was found that there were significant differences between students who were given Learning Cycle 5E with the help of interactive multimedia model and the students who were given conventional model in term of Science score (tobs = 4,38 dan tcv= 2,021, tobs > tcv). From the result, it can be concluded that Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia model effected the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan’s Science outcome.keyword : Science’s learning outcome, Learning Cycle 5E
ANALISIS GAYA BELAJAR BAHASA INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Kadek Ayu Partiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7675

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) gaya belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan (2) dampak gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun 2015/2016. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV pada SD Gugus VI kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV semester genap di SD Negeri 2 Kampung Baru, SD Negeri 3 Kampung Baru, dan SD Negeri 7 Kampung Baru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian kecenderungan gaya belajar ini menunjukkan bahwa (1) Deskripsi kecenderungan gaya belajar visual dengan jumlah responden 41 dengan persentase 63,07%, kecenderungan gaya belajar auditorial dengan jumlah responden 11 dengan persentase 16,93%, dan kecenderungan gaya belajar kinestetik dengan jumlah responden 13 dengan persentase 20,00 %. Hasil penelitian dampak gaya belajar terhadap hasil belajar menunjukkan bahwa (2) Deskripsi hasil belajar dengan gaya belajar visual masuk ke dalam kategori sangat baik dengan rata-rata 77 (skor maksimal 100), gaya belajar auditorial masuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata 74 (skor maksimal 100), dan gaya belajar kinestetik masuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata 75 (skor maksimal 100). Dengan demikian gaya belajar yang di terapkan di kelas IV lebih cenderung ke dalam gaya belajar visual dengan jumlah responden sebanyak 41 dan memperoleh hasil belajar dengan kategori sangat tinggi yaitu dengan rata-rata 77 Kata Kunci : Gaya Belajar, Hasil Belajar Bahasa Indonesia. This research is a descriptive study that aims to identify: 1 learning styles in learning Indonesian and (2) the impact of learning styles on learning outcomes Indonesian in the fourth grade students in elementary Cluster VI District of Buleleng Year 2015/2016. The study population was the fourth grade students in elementary Cluster VI Buleleng districts and sample of this research is the fourth grade students in the second semester of SD Negeri 2 Kampung Baru, Kampung Baru SD Negeri 3, and SD Negeri 7 Kampung Baru. The method used to collect data for this study were questionnaires and documentation. Data analysis techniques used in this research is descriptive analysis technique that is performed to test the low score of the questionnaire that was disis respondents. Descriptive analyzes conducted on the average value of the mean, median and mode. the tendency of visual learning style with the number of respondents 41 with the percentage 63.07%, the tendency of auditory learning styles with the number of respondents 11 and the percentage of 16.93%, and the tendency of kinesthetic learning style with the number of respondents 13 with the percentage 20.00%. The results of the impact study learning styles on learning results show that (2) Description of learning outcomes with a visual learning style into the excellent category with an average of 77 (the maximum score of 100), learning styles auditory fit into either category with an average of 74 (maximum score of 100), and kinesthetic learning style fit into either category with an average of 75 (the maximum score of 100). Thus style of learning is applied in the fourth grade are more likely into the visual learning style by the number of respondents was 41 and obtained the learning outcomes by category is as high as the average of 77. keyword : Learning Styles, Learning Outcomes Indonesian.
PENERAPAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SD ., Ni Kadek Nopiandari; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2015/2016 SD Negeri 5 Banyuning. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SD Negeri 5 Banyuning sebanyak 40 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode tes. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA di kelas IV SD Negeri 5 Banyuning. Berdasarkan tes hasil belajar, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 74,5% (cukup baik) serta ketuntasan belajar sebesar 67,5%. Pada siklus II, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 80,25% (kriteria baik) serta ketuntasan belajar sebesar 87,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 5, 75% dan ketuntasan hasil belajar sebesar 20%. Jadi, dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model make a match berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Negeri 5 Banyuning.Kata Kunci : hasil belajar, media audio visual, model make a match This study aims to determine the increase science learning outcomes through the application of learning models make a match-aided audio-visual media of fourth grade students in the academic year 2015/2016 second semester of SD Negeri 5 Banyuning. Subjects of this study involve the fourth grade students of SD Negeri 5 Banyuning as many as 40 people. This research is a class act that consists of four stages: planning, execution, observation and evaluation and reflection. This study was conducted in two cycles, the first cycle and the second cycle. The method used to collect data is the test method. Data were analyzed descriptively learning outcomes quantitatively. The results showed an increase in the percentage of learning outcomes in the fourth grade IPA State 5 Banyuning. Based on the achievement test, the average percentage of students' science learning outcomes in the first cycle was 74.5% (quite good) as well as learning completeness of 67.5%. In the second cycle, the average percentage of students' learning outcomes by 80.25% IPA (both criteria) as well as learning completeness 87.5%. These results indicate that the second cycle an increase in the average learning results by 5, 75%, and the thoroughness of learning outcomes by 20%. Thus, the results of this study concluded that the application of the model make a match-aided audio-visual media to improve learning outcomes fourth grade science students at SDN 5 Banyuningkeyword : learning outcomes, audio-visual media, model make a match
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Luh Made Rai Tarini; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, (2) menganalisis perbedaan interaksi antara model pembelajaran TPS berbantuan media konkret dan intelegensi siswa terhadap pestasi belajar IPA, (3) menganalisis perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan intelegensi tinggi, (4) menganalisis perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan intelegensi rendah. Penelitian ini tergolong quasi experimental research dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN Gugus 5 Puhu, Kecamatan Payangan, kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 95 orang. Sampel dipilih dengan teknik random sampling.Instrumen penelitian adalah tes intelegensi (SPM) dan tes prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan ANAVA AB. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (Fhitung = 11,45) dengan (Ftabel = 4,25), (2) terdapat interaksi antara model TPS berbantuan media konkret dan intelegensi terhadap prestasi belajar IPA (Fhitung = 41,56) dengan (Ftabel = 4,15), (3) terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan intelegensi tinggi (thitung = 7,48) dengan ttabel (2,048), (4) terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan intelegensi rendah (thitung = 2,31) dengan (ttabel 2,048)Kata Kunci : Model TPS, media konkret, intelegensi, prestasi belajar IPA This research aims to (1) know the differences in learning achievement in science between the experimental group and the control group, (2) know the differences in the interaction between the learning model TPS-aided media concrete and students intelligence in science learning achievement, (3) to know the differences in science leaning achievement between groups experimental and control groups with high intelligence, (4) know the differences in science learning achievement between the experimental group and the control group with low intelligence. This research is classified as quasi-experimental research design research with post-test only control group design. The study population was the fourth grade students of SDN Cluster 5 Puhu, District Payangan, Gianyar regency 2015/2016 school year totaling 95 people. The sample was selected by random technique sampling.Instrument research is intelligence test (SPM) and science learning achievement test. The data were analyzed using descriptive statistics and ANAVA AB. The results showed (1) there are differences in learning achievement IPA between the experimental group and the control group (F test = 25,50) with (FTabel = 4,25), (2) there is interaction between the model TPS-aided concrete media and intelligence to the student achievement IPA (Fhitung = 4,57) with (Ftabel = 4,15), (3) there are differences in learning achievement between the experimental group and the control group with high intelligence (t = 5,14) with a table (2,048), (4) there is a difference learning achievement between the experimental group and the control group with low intelligence (t = 2,088) with (ttable 2,048). So, the learning model Think Pair Share (TPS) aided concrete media influence on science learning achievement at the fourth grade students in elementary N Cluster 5 Puhu District of PayanganGianyar regency in the academic year 2015/2016.keyword : model TPS, concrete media, intelligence, academic achievement IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN MEDIA MICROSOFT POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER 1 SD NEGERI 6 MENANGA ., I Wayan Sukarsa; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV semester 1 SD Negeri 6 Menanga tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan model pembelajaran kuantum berbantuan media microsoft powerpoint. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yakni: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester 1 SD Negeri 6 Menanga, tahun pelajaran 2013/2014. Data aktivitas belajar siswa dikumpulkan menggunakan instrumen lembar pengamatan, sedangkan hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes/butir soal. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I secara klasikal persentase rata-rata aktivitas belajarnya mencapai 61,40% dengan kategori cukup aktif. Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar mengalami peningkatan sebesar 17,20% hingga mencapai 78,60%. Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus I secara klasikal sebesar 67,28% dengan kategori cukup baik. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 9,36%. hingga mencapai 76,64% dengan kategori baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kuantum berbantuan media microsoft powerpoint dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 6 Menanga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : kuantum, aktivitas siswa, hasil belajar This study aims to improve the activity and the results of the fourth grade students learn science first semester of SD Negeri 6 Menanga academic year 2013/2014 through the application of quantum -assisted learning model media microsoft powerpoint . This study is a classroom action research was conducted in two cycles . Each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were students of class IV Semester 1 SD Negeri 6 Menanga, school year 2013/2014 . Data collected students' learning activities using instruments observation sheet , while the science learning outcomes were collected using a test / grain problem . The data were analyzed using quantitative descriptive analysis . The results showed that in the first cycle in the classical average percentage reached 61.40 % learning activity with quite active category . In the second cycle the average percentage of learning activities has increased by 17.20 % to 78.60 % . The average percentage of science learning outcomes of students in the first cycle in the classical category of 67.28 % with good enough . In the second cycle the average percentage of students in the classical learning outcomes increased by 9.36 % . up to 76.64 % in both categories . So it can be concluded that by applying quantum -assisted learning model media microsoft powerpoint in learning science in the fourth grade of SD Negeri 6 Menanga 6 can increase the activity and student learning outcomeskeyword : quantum , student activities , learning outcomes
PENGARUH MODEL WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA KELAS V SD GUGUS IX KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Dian Sri Widiartini; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3848

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak cerita antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Word Square dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Gugus IX Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain posttest only control group.Populasi penelitian berjumlah 209 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 67 orang, yang terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan menyimak cerita dengan menggunakan tes obyektif keterampilan menyimak cerita. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis iferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menyimak cerita secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Word Square dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajarankonvensional (thitung> ttabel). Siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan MPWSmencapai skor rata-rata 87,21(kategori sangat tinggi). Sedangkan, siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional mencapai skor rata-rata 73,55 (kategori tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan menyimak cerita yang dicapai oleh siswa yang mengikuti pembelajaran dengan MPWS lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : model word square, keterampilan menyimak cerita The aim of this research was to determine differences in story listening skills between students who take the word square learning model with students who take the conventional learning model. This research was conducted in Elementary school by using a quasi-experimental research design with posttest only control group. Total populations involved in the study were 209 people. It’s taken by simple random sampling technique. This research instruments such as listening skills test story. Analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test ) . The results of this research indicate that ( 1 ) there are significant differences in learning outcomes between students who learned with use the word square learning model and students who learned with using conventional learning model ( 4.26 t count > t table ) Students who learned with using the word square learning model shows the average score was 87.20 and in the very high category . And students who learned with using conventional learning model showed an average score of 73.55 in the high category. The results showed that the story listening skills achieved by students who take lessons with the word square learning model is better than the students who take the lessons with conventional learning model.keyword : word square, story listening skills
Co-Authors ., Carolina Hesti Kurniawati ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Komang Arimbawa ., I Putu Diki Marga Sumitra ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Yondika Yusa Giri ., Kadek Yulli Candra Dewi ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan ., Komang Trisna Yuliantari ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Yeci Sasnitha ., Made Dony Marta Atmaja ., Made Trisna Susanti ., Ni Kadek Buri Arfini ., Ni Kadek Diana Sari ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Ketut Alit Aryani ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Atik Astiti ., Ni Komang Sri Utami ., Ni Luh Made Rai Tarini ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Diantari ., Ni Nengah Widiantari ., Ni Nyoman Desi Wijayanti ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Inda Kristarini ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Yuni Setiawati ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Suitriani ., Putu Ika Krishna Novelinda A.A Diah Indrayani Adi Armini, Ida Ayu Adi Widnyana I Made Adnyani, Ni Wayan Satri Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ariputra, I Putu Suyasa Arsana, I Komang Artawan, I Putu Artayasa, I Wayan Aryana, I Made Putra Asep Arifin Senjaya Binawati, Ni Wayan Sariani Citragotra, I Putu Hary Anggara Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Ayu, I Dewa Ayu Setiyawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Widhya Surya Pratama Dewa Nyoman Sudana Dewi PF, Kadek Aria Prima Dewi Supariani, Ni Nyoman Dewi, Ni Luh PT. Putriyani Dewi, Ni Made Umi Kartika Dewi, Putu Ayu Septiari Diaris, Ni Made Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Fadila, Yulastri Febiyanti, Deswinta Gama, I Ketut Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Putu Eka Adi Gusti Ayu Komang Yudarini . Gusti Ayu Marhaeni Harbandinah Pietojo I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Putra Sanjaya . I Gde Suryawan I Gede Andri Septiadi . I Gede Astawan I Gede Hendrawan I Gede Krista Septiawan . I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmo Suputra, I Kadek Darmo I Kadek Ratnada I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Heriasa . I Komang Muliantara . I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Md Suarjana I nyoman Subagia, I nyoman I Nyoman Sueca I Nyoman Sueca, I Nyoman Sueca I Putu Eka Sugiantara . I Putu Hary Anggara Citragotra I Wayan Sukarsa . I Wayan Widiana Ida Bagus Widya Arta Pujana . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, A.A. Diah Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Japa, Gusti Ngurah Jaya, I Ketut Manik Asta Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Aria Prima Dewi PF Kadek Dean Puspitarini Kadek Dwi Padmawati KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Yudiana Karakaita Putri, Putu Novika Adi Ketut Joliarta . Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Komang Agus Sutrisna ., Komang Agus Sutrisna Komang Oktarini Komang Oktarini, Komang Komang Trisnadewi Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Krisdayanthi, Astrid Kristina, Ni Made Rai Laksmono Widagdo Lastri Asih, Ni Made Lini, Eka Setya Luh Gde Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Surya Luh Meli Artini . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Suwastini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Suarjana Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahardika, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahendra, I Komang Agus Wisnu Mardika, I Made Nasib Mastini, Gusti Nyoman Md. Sumantri Nerawati, Ni Gusti Ayu Agung NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Ni K. Ayu Suri S. Handayani Ni Ketut Anggi Rismayanti Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Kantriani Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Sumerasih ., Ni Komang Sumerasih Ni Komang Susiprayati . Ni Komang Triana Ramadani . Ni Komang Wiardani Ni Luh Astriani . Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Sukerni Ni Nengah Selasih Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Windi Putri Pertiwi Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Rati Ni Wayan Satri Adnyani Noviani, Putu Asih Nyoman Dantes Oktarina, Putu Santi Oktarina, Putu Santi Padmawati, Gusti Pande Putu Rizky Ari Pratana Paramitha, Ni Made Ayu Susanthi Pradnya Perbowosari, Heny Permatasariid, I Gusti Agung Istri Pradipta Kencana, I Nyoman Bagus Pratama, Dewa Gede Widhya Surya Pratana, Pande Putu Rizky Ari Premananda, Ni Luh Putu Uttari Priantara, I Made Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purwati, Gusti Ayu Made Puspita Dewi, Ida Ayu Kadek Sri Putra, I Kadek Adhi Dharma Putra, Made Fandy Darma Putri Pertiwi, Ni Putu Eka Windi Putri, Trisna Nanda Putu Agus Ariana Putu Erwik Piktoriawan . Putu Indah Sintya Dewi Putu Novika Adi Karakaita Putri Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Putu Susma Indrayani . Raiyanti, I Gusti Ayu Ratmini, Ni Ketut Ratna, Ni Kadek Ratna, Ni Kadek Ratnada, I Kadek Rusminingsih, Ni Ketut Sari, Ayu Made Putri Kartika Sastrawan, Putu Agus Putra Satri Adnyani, Ni Wayan Sayu Putu Ratih Senjaya, Asep Arifin Sentana, Gek Diah Desi Setiawan, Anggra Rendra Sinarsih, Ni Ketut Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sirat, Ni Made Suarjana, I Md Sueca, I Nyoman Sukerni, Ni Made Sukriani, Ni Luh Sulaksana, I Made Harman Sumantri, Md. Supariani, Ni Nyoman Dewi Suyeni, Ni Made Swandari, Ni Kadek Ayu Gita Swarthini, Ni NYoman Swarthini, Ni Nyoman Ayu Sya’bani, Laila Tia Maha Lestari, Ni Luh Putu UNDIKSHA . Wahyuni . Wahyuni, Ni Nyoman Tri Widhya HS, Cokorda Dewi Widiantana, I Kadek Widiarta, I Komang Agus Indra Widyani, Ni Wayan Wirata, I Nyoman Wisnu Mahendra, I Komang Agus Wiwik Antari, Ni Made Wulandari, Ida Ayu Gde Yelia, Ni Kadek Rupini Yogantara, I Wayan Lali