p-Index From 2021 - 2026
5.932
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Linguistika Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Bahasa, Sastra, Pembelajaran Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora The Indonesian Accounting Review Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Jurnal Desiminasi Teknologi Kajian Linguistik dan Sastra JURNAL BIOLOGI INDONESIA Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Informasi dan Komputer Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni English Language Teaching and Research International Conference on Languages and Arts INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia JOLLT Journal of Languages and Language Teaching SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Brilliance: Research of Artificial Intelligence Jurnal Ilmiah SIGMA: Informatics Engineering Journal of UPB Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Basicedu Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia INTERNATIONAL JOURNAL OF LANGUAGE PEDAGOGY Educaniora: Journal of Education and Humanities Persona: Kajian Bahasa dan Sastra BAHASTRA VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan Ranah: Jurnal Kajian Bahasa DIMASEJATI:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Kosakata Informal dalam Kolom Komentar Akun Tiktok @Iniganta Ayunda, Putri; Ermanto, Ermanto
Persona: Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpers.v3i1.199

Abstract

This study aims to (1) explain the form of informal vocabulary in the comment column of the Tiktok account @iniganta, (2) explain the morphological process of informal vocabulary in the comment column of the Tiktok account @iniganta, (3) explain the origin of informal vocabulary language in the comment column of the Tiktok account @iniganta. This research is qualitative research using a descriptive method. The results of this study are First, informal vocabulary in the comment column of the Tiktok account @iniganta found as many as 1634 data which includes, basic words found as many as 1262 data and derived words found as many as 372 data; Second, based on the morphological process, 372 data were found which included, (1) affixation found as many as 168 data, (2) acronymization found as many as 159 data, (3) composition found as many as 38 data, (4) reduplication found as many as 7 data, and (5) conversion was not found in the comment column of the Tiktok account @iniganta. Third, based on the origin of the language, three types of languages were found, including, (1) Indonesian found as many as 1167 data, (2) regional languages found as many as 138 data, and (3) foreign languages found as many as 329 data. Of the three types of languages that have been mentioned, the most dominant language used in the comment column of @iniganta Tiktok account is Indonesian.
Kekerabatan Bahasa Melayu Riau, Bahasa Minangkabau, dan Bahasa Batak Toba: Kajian Linguistik Historis Komparatif Yunisha, Rara; Ermanto, Ermanto
Persona: Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpers.v3i2.214

Abstract

The research aims to achieve three main objectives. Firstly, it aims to determine the percentage of kinship between BMR, BM, and BBT. Secondly, it aims to determine the duration of separation between these three languages. And thirdly, it aims to describe the form of sound correspondence between them. The research methodology involves both qualitative and quantitative analysis. Qualitative analysis is utilized to describe sound correspondence, while quantitative analysis is employed to calculate the percentage of kinship and the duration of separation. Based on the findings of the data analysis, three conclusions can be drawn. Firstly, the percentage of kinship between BMR and BM is 87.5 percent, between BMR and BBT is 36 percent, and between BM and BBT is 35.5 percent. Secondly, the separation between BMR and BM occurred approximately 306 years ago, and the separation between BMR-BM and BBT occurred around 2,370 years ago starting from 2024. Lastly, sound correspondence was found in 120 vocabularies between BMR and BM, in 188 vocabularies between BMR and BBT, and in 156 vocabularies between BM and BBT out of the 500 research data instruments. In conclusion, the research establishes that BMR, BM, and BBT can be classified as a subfamily of Austronesian parent languages.
Konjungsi Bahasa Minangkabau pada Novel Rindu Banda Sapuluah Karya Ermanto Tolantang: Kajian Menggunakan Aplikasi Kortara Nurhanifah, Siti; Ermanto, Ermanto
Persona: Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpers.v3i3.260

Abstract

The research entitled "Use of Minangkabau language conjunctions in the novel Rindu Banda Sapuluah by Ermanto Tolantang: Study using the Kortara Application" has two objectives. First, to describe the categorization of Minangkabau language conjunctions based on their position in the novel Rindu Banda Sapuluah by Ermanto Tolantang. Second, to describe the categorization of Minangkabau language conjunctions based on the task of their use in the novel Rindu Banda Sapuluah by Ermanto Tolantang. This type of research is qualitative research using descriptive methods. The data used in this research are sentences that describe the use of Minangkabau language conjunctions based on the categorization contained in the novel Rindu Banda Sapuluah by Ermanto Tolantang. The data source used in this research is the corpus of the novel Rindu Banda Sapuluah by Ermanto Tolantang. The data collected in this research was analyzed using the Kortara application. The data collected in this research is then analyzed using the following steps: (1) downloading the data obtained from the target corpus in the Kortara application into an Excel file, (2) identifying the data according to the research objectives, (3) classifying the data that has been collected identified in accordance with the research objectives, (4) formulating the results of the research findings. From the results of the research above, it can be concluded that the use of Minangkabau language conjunctions based on their position in the novel Rindu Banda Sapuluah contains 61 data. The data is classified based on its type, namely intrasentential conjunctions and extrasentential conjunctions. The use of Minangkabau language conjunctions based on the task of using them in the novel Rindu Banda Sapuluah contains 303 data.
Afiksasi Reduplikasi dalam Novel Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie: Metode Linguistik Korpus JR, Vicno Triwira Dhika; Ermanto, Ermanto
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan afiksasi atau imbuhan yang mengalami pengulangan di dalam korpus novel Indonesia yang berjudul “Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie” karya Ermanto Tolantang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode linguistik korpus deskriptif kualitatif, dan memanfaatkan aplikasi linguistik korpus KORTARA (Korpus Nusantara). Aplikasi KORTARA (Korpus Nusantara) dalam penelitian ini berfungsi sebagai tempat penyajian data, tempat pengumpulan data, dan tempat penganalisisan data. Data dalam penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang menggunakan afiksasi pengulangan di dalam nove “Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie”. Sumber data penelitian ini ialah korpus novel Indonesia yang berjudul Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik dokumentasi yang memanfaatkan file-file korpus di KORTARA (Korpus Nusantara). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik linguistik korpus analisis komputasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh 11 data jenis afiksasi yang mengalami pengulangan (reduplikasi). 11 jenis afiksasi tersebut meliputi 7 data jenis prefiks (awalan) yang mengalami pengulangan, dan 4 data jenis konfiks (awalan-akhiran) yang mengalami pengulangan. Dalam data prefiks, pola yang digunakan berupa meng-, mem-, meN-, dan men-. Dalam data konfiks, pola yang digunakan berupa ke/an-, di/kan-, dan meng/kan-. Penelitian ini tidak menemukan penggunaan afiksasi jenis infiks, karena penggunaan sisipan yang diulang tidak lazim ditemukan dalam novel.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Sansai dan 7 Cinta Si Anak Kampung Karya Ermanto Tolantang: Pendekatan Linguistik Korpus Zary, Milan; Ermanto, Ermanto
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4654

Abstract

Masalah yang belum terpecahkan dalam tindak tutur ekspresif khususnya karya sastra, yaitu novel adalah belum ditemukannya konteks situasi tutur yang memenuhi unsur SPEAKING. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang (jenis, strategi, konteks, dan fungsi pragmatis) dari tindak tutur yang terkategori ekspresif dalam novel Sansai dan 7 Cinta Si Anak Kampung karya Ermanto Tolantang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Data penelitian ini berupa tuturan yang mengacu terhadap tindak tutur ekspresif yang ada di dalam novel Sansai dan 7 Cinta Si Anak Kampung karya Ermanto Tolantang. Teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, yaitu sumber tertulis novel Sansai dan 7 Cinta Si Anak Kampung karya Ermanto Tolantang berbentuk dokumen sebagai tempat pengumpulan datanya dibantu dengan teknologi linguistik korpus, yaitu korpus nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat (jenis, strategi, konteks, dan fungsi pragmatis) dari tindak tutur yang terkategori ekspresif di dalam novel Sansai dan 7 Cinta Si Anak Kampung karya Ermanto Tolantang dan dapat diimplikasikan di dalam pembelajaran teks novel remaja asli atau terjemahan pada kelas VIII SMP.
Kortara: The Process of Forming Acronyms on Indonesian Military Academy Corpus Dhika JR, Vicno Triwira; Ermanto, Ermanto
Humanus Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/humanus.v22i2.122316

Abstract

This study aims to examine the process of forming acronyms on the Indonesian military academy corpus in KORTARA using a corpus linguistics approach. The method used is a descriptive corpus linguistic approach. The data source for this research is the Akmil blog website which is accessed through the linguistic application Korpus Nusantara (Korpus Nusantara) on the page https://korpusnusantara.fbs.unp.ac.id/. The data collection technique used in this research is the documentation technique, which analyzes the target data in the form of corpus files in KORTARA (Korpus Nusantara). This study used computational linguistic analysis techniques for the linguistic application of the KORTARA corpus (Korpus Nusantara). Based on the research that has been done, 723 acronym data were obtained on the Akmil blog website. The 723 acronyms include combining syllables (29 data), combining syllables with letters (334 data), combining letters with letters (357 data), combining syllables with words (2 data), and combining letters with words (1 data).  This study also discovered the process of forming new acronyms, in the form of combining letters with words.
Implementation of the Naive Bayes Algorithm for Death Due to Heart Failure Using Rapid Miner Surojudin, Nurhadi; Ermanto, Ermanto; Danny, Muhtajuddin; Pratama, Suria
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 1 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i1.4136

Abstract

Until now there is no treatment that can specifically treat heart failure problems. Heart failure treatment only functions to control symptoms, improve quality of life so that patients can carry out normal activities, and reduce the risk of complications due to heart failure such as heart rhythm disturbances, kidney and lung function disorders, stroke, and sudden death. Heart failure is a condition when the heart pump weakens so that it is unable to circulate sufficient blood throughout the body. This condition is also called congestive heart failure. Until now there is no treatment that can specifically treat heart failure problems. This research is a descriptive study which aims to describe the condition of heart failure. By using classification techniques in data mining on data from patients suffering from heart failure using the Naive Bayes algorithm. By using the Rapid Miner tool, data processing is based on the dataset, using classification techniques and data mining stages to classify data on patients suffering from heart failure. By using the Rapid Miner tool, the data processing that will be used as a data collection in this research is collected into 90% training data and 10% testing data. The research results showed an accuracy rate of 80.00%, precision of 66.67% and recall of 100.00%. Based on the research that has been conducted, it is concluded that classification techniques using the Naive Bayes algorithm can be used to determine the potential for life and death in heart failure sufferers.
Association Rule to Increase Sales Using the Apriori Algorithm Method Ermanto, Ermanto; Halim Anshor, Abdul; Arwan Sulaeman, Asep; Winarni, Sri
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 1 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i1.4185

Abstract

The Apriori algorithm is a data mining technique used to find relationship patterns between items in a transaction dataset. In this context, the Apriori algorithm will be used to identify products that are often purchased simultaneously by customers. By understanding these purchasing patterns, companies can design more effective marketing strategies, such as strategic product placement, bundling package offers, and special promotions. This research involves several stages, starting from collecting sales transaction data, data preprocessing, applying the Apriori algorithm, to interpreting the results. The transaction data used is taken from the sales database of a retail store during a certain period. After the data is processed, the Apriori algorithm is applied to identify frequent itemsets and form association rules. The results of this research show that there are several significant purchasing patterns, such as a combination of product A and product B which are often purchased together. By applying data mining using the a priori algorithm method, you can find out which products sell the most. From the results of manual calculations it was found that consumers who bought RB 1060 would buy RB 1099 with 81% confidence, whereas using WEKA it was found that consumers who bought RB 1060 would buy RB 1099 with a confidence value of 82%.
Amelioration in Indonesian Classics: A Corpus Analysis of Concrete Nouns in Indonesian Literary Works Lubis, Nurhabibah; Ermanto, Ermanto
Journal of Languages and Language Teaching Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i1.13399

Abstract

This research analyzes the phenomenon of amelioration on concrete nouns in the novels Layar Terkembang by Sutan Takdir Alisjahbana and Sitti Nurbaya by Marah Roesli. Amelioration is the process of changing the meaning of a word that leads to a more positive connotation. The purpose of this study is to identify the forms of amelioration, the positive connotations formed, and how these changes in meaning reflect the social and cultural context of colonial Indonesia. The research method used is corpus linguistics with documentation techniques through the KORTARA (Korpus Nusantara) application to identify frequency patterns and word collocation in literary texts. The results showed that there were 57 words undergoing amelioration that reflected changes in social views, culture, and religious values. For example, the word "khalikulalam" in Sitti Nurbaya's novel has undergone improvements, a shift in meaning that increases its value and respect; The word "virgin" in the novel Layar Terkembang carries a more subtle and respectful connotation, describing a young woman who is seen not only by her status but also associated with beauty, purity. The words not only have basic meanings, but also additional connotations that symbolize respect, sanctity, spiritual power, and cultural pride. The amelioration of these concrete nouns shows the changes in colonial society's perspective towards social roles and cultural values in daily life. The findings support the theory that amelioration is closely related to broader social dynamics, where words with high moral and cultural values tend to experience an increase in meaning. This research is expected to contribute to the study of Indonesian linguistics and semantic education, as well as add to the understanding of the interaction between language and social values in society.
Peningkatan Kemampuan Publikasi Jurnalistik Perangkat Nagari Menggunakan Aplikasi KineMaster untuk Media Sosial di Nagari Tuik IV Koto Mudiek dan Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan melalui Pelatihan Ermanto Ermanto; Zulfadhli Zulfadhli
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v1i1.106660

Abstract

Publikasi merupakan sebuah usaha untuk mempromosikan dan memperkenalkan ke dunia luar tentang berbagai pencapaian yang telah diperoleh oleh sebuah daerah. Salah satu media yang dapat digunakan sebagai sarana promosi dan publikasi adalah media sosial. Dengan media, sosial masyarakat umum dapat melihat, mengamati, dan menyaksikan berbagai kemajuan, pembangunan, kekayaan alam, potensi wisata, kearifan lokal, serta kuliner dari sebuah daerah. Apalagi disajikan dalam bentuk video dengan menggunakan ragam visual, suara, gambar, dan penataan artistik yang lebih menarik, misalnya dengan aplikasi KineMaster. Nagari Tuik IV Koto Mudiek dan Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan adalah dua nagari yang terus berkembang dengan pesat di bidang sarana dan prasarana nagari. Hal ini dapat dilihat dari segi pembangunan jalan, jembatan, gedung, serta infrastruktur lainnya. Namun, segala bentuk pencapaian dan pembangunan nagari belum terpublikasi dan tersosialisasi dengan baik. Banyak masyarakat (rantau) yang belum mengetahui kemajuan-kemajuan yang sudah diperoleh oleh kedua nagari tersebut. Hal ini disebabkan karena belum adanya SDM yang andal dan profesional sebagai tim promosi dan publikasi nagari. Ada beberapa media sosial yang dapat digunakan sebagai saran promosi dan publikasi, misalnya facebook  dan instagram. Kedua akun ini dapat digunakan sebagai sarana publikasi nagari. Nagari Tuik IV Koto Mudiek dan Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan adalah nagari yang sudah memiliki akses internet. Hal ini tentu dapat memudahkan bagi masyarakat dalam menggunakan berbagai media sosial, terutama untuk publikasi pembangunan nagari. Penyajiannya bisa dalam bentuk berita jurnalistk, video foto, dan gambar lainnya. Berdasarkan kenyataan tersebut, perlu diadakan kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan publikasi jurnalistik perangkat nagari menggunakan aplikasi kinemaster untuk media sosial di Nagari Tuik IV Koto Mudiek dan Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan.
Co-Authors Abdulkarim Duerawee Agus Syahrani Agus Syahrani Agusmanto Agusmanto Agustina Aisyah Nurul Aini Alfi, Asysyifa Hazira Ali Djamhuri Alif Irvansyah Alvionita, Feni Amar Salahuddin Amril Amir Ana A'laikum Andria Catri Tamsin Anggrina, Silvia Aprila Hardi, Resty ARIF SUSILO Arni, Yuni Arrasyid, Iqbal Arwan Sulaeman, Asep Asfar, Dedy Ari Atika Gusriani Ayu Fiska Nurina Ayu Fiska Nuryna Ayunda, Putri B, Refliza Badruzzaman, Aceng Bakhtaruddin Nst. Butsianto, Sufajar Chandima Kumara Walpita D. Sasongko Dedi Saputra Nasri Dedy Ari Asfar Deni Nofrina Zurmita Dhika JR, Vicno Triwira Djoko Nugroho Doni Mardiansyah Dwi Dwi Dwi Silviyani Dwi Yuniarsih Eko Putra, Fibi Ella Sumidita Ellya Ratna Emidar . Emidar Emidar Ena Noveria Erizal Gani Ermawati Arief Estika Satriani Usman Fachrial Banyu Asmoro Farida Meliana Hutabarat Fatimah . Faula Ismi Fauziya, Diena San Fauzul Etfita Febriana, Noni Febyuharnedi Fiqih Satria Gerry Thaufik Gusnetti Gusnetti Gusnetti Gusnetti Halim Anshor, Abdul Halimiyah Halimiyah Hamidin Hamidin Hardika Hutriana Putri Harris Effendi Thahar Haryani - Universitas Surakarta Haryani . Hasanuddin . Hasanuddin WS Hasanuddin WS Hasnah Faizah AR Havid Ardi Hernawan Ardiyanto Hesti Fiska Putri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indra Prasetya, Dwi Irfani Basri Irvan, M. Irvansyah, Alif Irzal Amin Iwan Mulyana Jamaludin, Asep Jantisiana, Nur Mentari Jaya Nasa Perta JR, Vicno Triwira Dhika Liga Febrina Lubis, Nurhabibah M Zaim M. Baroya, M. M. Ismail Nst. M. Zaim M. Zaim Mahrup ., Mahrup Maiyola, Olin Mardiah, Radiatul Maulani, Intan Suri Mega Silvia Megasari Martin Mezri Helti Miharja, Muhammad Najamuddin Dwi Milan Zary Muhamad Fatchan Muhammad Hamdan 'Ainulyaqin Muhammad, Satria Agung muhidin, asep Muhtajuddin Danny Mutiara Tri Rahayu Mutiara Tri Rahayu, Mutiara Tri Naya, Candra Neldawati . Nency, Afrilla Purya Ngusman Ngusman Ni Ketut Surasni Nika Sari Nina Puspitaloka Nissaq, Mona Azhari Novendra, Novendra Novia Juita Novia Novia Nugraha, Via Nurani, Sri Nurassyiyah, Siti Nursaid Pepi Sumanti Pina Herlia Ningsi Pitria Wahyu Fauzana Pramita, Dice Dian Pratama, Suria Ramadhan, Aldi Ramadhani, Gusma Suci Ramanda, Arnola Dwika Ranti Karmila Ricci Gemarni Tatalia Rika Astuti Rosnilawati Rosnilawati Rosyidah . Rozi Fitri Hartati Sahputra, Rio Saputra, Romi Setyaningrum, Retno Purwani Setyaningrum SH. Fadlillah, SH. Silva Hasma Junianti Silvia Yurnianti Sinambela, Sahat Siti Nurhanifah, Siti Sri Winarni Sudiadi . Suhatman Jaya Suhud Aryana Surojudin, Nurhadi Suryadi Suryadi Suryadi Syahrul R Syahrul R. Syahrul Syahrul Teguh Setiawan TP. Priyatno, TP. TS. Kadir, TS. Vivi Kurnia Wahyuningsi, Endang Wawan . Winda Elmita Y. Suryadi, Y. Yanti, Zherry Putria Yelvi Rahmadani Yossie Ana Welvi Yunisha, Rara Yurnelis . Zainil, Yetti Zary, Milan Zri Andayani Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfikarni Zulfikarni