p-Index From 2021 - 2026
7.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi Jurnal Keperawatan IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Jurnal Veteriner Jurnal Keperawatan Indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Natur Indonesia Jurnal Kimia Khatulistiwa ELKHA : Jurnal Teknik Elektro KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Agrointek Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dinamika Jurnal Pendidikan Bahasa Seminar Nasional Teknik Kimia Kejuangan The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Journal of Engineering and Technological Sciences Jurnal NERS Jurnal Aplikasi Fisika Jurnal Spektra I-Finance Journal BIO-SITE |BIOLOGI Sains Terapan Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Edu Geography Journal of Economic Education ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Jurnal Kesehatan Mesencephalon Jurnal Kesehatan Mesencephalon Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akuntabel : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Forum Ekonomi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Jurnal Laut Khatulistiwa Jurnal Akuatiklestari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Tadris Matematika Media Akuakultur JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL SIMTIKA (Sistem Informasi dan Informatika) Ensiklopedia of Journal EIGEN MATHEMATICS JOURNAL Jurnal LEX SPECIALIS Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Jurnal Bidan Cerdas Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) AVICENNA Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Malahayati International Journal of Nursing and Health Science MAGISTRA Law Review Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Jurnal Akuntansi Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Khazanah Theologia Inspiring: English Education Journal Journal of Public Administration and Government (JPAG) Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian Journal of Strategic and Global Studies Nursing Sciences Journal Jurnal Dinamis Teknika Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Journal of Community Development Bulletin of Science Education Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Jurnal Basicedu Mamangan Social Science Journal PAsira (Journal of Public Administration Musi Raya) Jurnal Sosial dan Sains Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia SAINTIFIKA Jurnal Indonesia Mengabdi (JIM)
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI AWAL PEMISAHAN AMILOSA DAN AMILOPEKTIN PATI UBI JALAR (Ipomoea batatas Lam) DENGAN VARIASI KONSENTRASI n-BUTANOL Lia Destiarti, Astrid Devita Oktavia, Nora Idiawati,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang studi awal pemisahan amilosa dan amilopektin pati ubi jalar (Ipomoea batatas Lam) telah dilakukan dengan variasi konsentrasi n-butanol. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil analisis proksimat. Rendemen fraksi amilosa dan amilopektin pati ubi jalar yang difraksinasi dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40% n-butanol, serta mengkarakterisasi senyawa amilopektin dari pati ubi jalar dengan spektrofotometer IR. Hasil analisis proksimat pati ubi jalar menunjukkan kandungan air 61,51%, abu 1,7%, lemak 2,12%, protein 1,1%, dan karbohidrat 33,57%. Identifikasi amilosa dengan iodin menghasilkan warna biru keunguan, sedangkan amilopektin menghasilkan warna coklat kemerahan. Persentase rendemen fraksi amilosa tertinggi berada pada konsentrasi n-butanol 40% sebesar 46,69% dan fraksi amilopektin optimum berada pada konsentrasi 30% n-butanol sebesar 52,25%. Spektrum fraksi amilopektin menunjukkan serapan pada bilangan gelombang 3425,34 (uluran O?H), 1647,10 (uluran C=O), 1022,20-1157,21 (uluran C?O), 522,67-609,46 (uluran C?C?O), 435,88 (uluran C?C?C). Adanya gugus karbonil (C=O) pada spektrum tersebut disebabkan proses oksidasi dari amilopektin. Kata kunci : Ipomoea batatas Lam, amilosa, amilopektin, fraksinasi
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SITOTOKSISITAS EKSTRAK DAUN MALEK (Litsea garciae Vidal) Nora Idiawati, Rio Andrie,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malek adalah salah satu tumbuhan dari suku Lauraceae. Daun malek digunakan untuk mengobati luka bakar kulit ringan dan bisul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikril-hidrazil), kandungan total fenol menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan sitotoksik dengan menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) pada daun malek pada ekstrak metanol kental, fraksi metanol, kloroform dan n-heksana. Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang ditunjukkan dengan nilai IC50 untuk fraksi n-heksana sebesar 777,11 µg/ml, fraksi kloroform sebesar 237,21 µg/ml dan fraksi metanol sebesar 90,89 µg/ml yang termasuk sumber antioksidan dengan kandungan total fenol sebesar 237,35 µg TAE/mg. Terdapat korelasi positif antara kandungan total fenol dan nilai IC50. Hasil uji sitotoksik menunjukan nilai LC50 pada fraksi metanol sebesar 512,404 µg/ml, fraksi kloroform sebesar 328,321 µg/ml  dan fraksi n-heksana memiliki nilai LC50 paling baik dengan nilai 181,736 µg/ml dan berpotensi sebagai sumber antikanker. Kata kunci : malek, antioksidan, fenol, sitotoksik, BSLT, DPPH, antikanker.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAGING BUAH ASAM PAYA (Eleiodoxa conferta Burret) DENGAN METODE DPPH DAN TIOSIANAT Lia Destiarti, Lucy Arianie, Sari Afriani, Nora Idiawati,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Asam paya merupakan sejenis palma dari famili Arecaceae yang memiliki rasa buah yang sangat asam. Secara tradisional, konsumsi daging buah asam paya dikenal dapat mengatasi sariawan yang mengandung senyawa antioksidan yang dapat menjaga kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dilakukan maserasi daging buah asam paya menggunakan pelarut metanol dilanjutkan partisi dengan menggunakan kloroform dan n-heksana. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui golongan senyawa pada daging buah asam paya. Selain itu uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan metode tiosianat pada masing-masing fraksi. Uji fitokimia ekstrak kasar metanol buah asam paya mengandung flavonoid, fenol dan saponin, sedangkan fraksi metanol mengandung flavonoid dan saponin. Pada fraksi kloroform dan n-heksana tidak mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, dan saponin. Aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak kasar metanol buah asam paya memiliki IC­50 sebesar 26,828 μg/mL dan fraksi metanol memiliki aktivitas antioksidan kuat yaitu dengan IC50 sebesar 12,334 μg/mL, tetapi tidak lebih baik dari asam askorbat (kontrol positif) yang memiliki nilai IC50 sebesar 10,208 μg/mL. Aktivitas antioksidan dengan metode tiosianat, fraksi metanol memiliki daya hambat terhadap peroksida lebih baik daripada ektrak kasar metanol buah asam paya karena memiliki nilai aktivitas antioksidan lebih tinggi yaitu sebesar 85,105% sedangkan aktivitas antioksidan ekstrak kasar metanol buah asam paya sebesar 75,225% dan asam askorbat sebesar 90,975%. Penentuan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan tiosianat menunjukkan nilai tertinggi pada fraksi metanol.  Aktivitas antioksidan fraksi metanol buah asam paya diduga karena adanya senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid dan saponin.   Kata Kunci : antioksidan, DPPH, metode tiosianat, asam paya (Eleiodoxa conferta Burret)
HIDROLISIS ENZIMATIK SELULOSA DARI AMPAS SAGU MENGGUNAKAN CAMPURAN SELULASE DARI Trichoderma reesei DAN Aspergillus niger Nora Idiawati, Rika Julfana Sutarno Titin Anita Zahara
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrolisis enzimatik selulosa dari ampas sagu menggunakan campuran selulase dari Trichoderma reesei dan Aspergillus niger telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbandingan campuran enzim, pH, dan waktu hidrolisis untuk menghasilkan konsentrasi glukosa secara maksimal. Hidrolisis dilakukan menggunakan ekstrak selulase kasar dari Trichoderma reesei dan Aspergillus niger dengan perbandingan campuran 1:0, 0:1, 1:1, 2:1, dan 1:2 pada variasi pH 4, 5, dan 6 dengan waktu hidrolisis selama 2, 4, 6, dan 8 jam. Hasilnya menunjukkan bahwa campuran selulase dari Trichoderma reesei dan Aspergillus niger dapat memperbaiki komposisi dari kompleks enzim selulase sehingga proses hidrolisis menghasilkan konsentrasi glukosa yang lebih tinggi dibandingkan hidrolisis yang menggunakan enzim tunggal saja. Pada penelitian ini hidrolisis selulosa dari ampas sagu menggunakan campuran selulase Trichoderma reesei dan Aspergillus niger 2:1 pada pH 5 dengan waktu hidrolisis 8 jam menghasilkan konsentrasi glukosa paling banyak, yaitu sebesar 30,884 mg/L.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA STEROID FRAKSI n-HEKSANA DAUN BUAS-BUAS (Premna serratifolia L.) Muhamad Agus Wibowo, Nora Idiawati, Joly Tonius,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi dan karakterisasi senyawa steroid fraksi n-heksana daun buas-buas (Premna Serratifolia L.) telah dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa steroid dominan pada daun buas-buas. Proses isolasi senyawa steroid dari fraksi n-heksana daun buas-buas dilakukan menggunakan metode sokletasi, kromatografi lapis tipis, kromatografi vakum cair, kromatografi kolom gravitasi dan rekritalisasi serta karakterisasi senyawa menggunakan spektrofotometer inframerah. Ekstrak dipekatkan menggunakan rotary evaporator dan diuji secara fitokimia untuk mengetahui golongan senyawa pada ekstrak. Distribusi yang paling baik terdapat pada eluen n-heksana: etil asetat dengan perbandingan 4:1 dan ekstrak positif mengandung steroid. Fraksi diuji kemiripan distribusi senyawanya dan fraksi yang mirip digabungkan menjadi satu. Fraksi paling dominan terdapat pada fraksi B1 dan memiliki massa sebesar 3,6774 gram. Fraksi yang paling dominan diisolasi lebih lanjut. Hasil isolasi menghasilkan 19 fraksi dengan fraksi B1.1 merupakan fraksi yang paling dominan dan memilki massa 0,1203 gram. Kristal yang hasil isolasi direkristalisasi untuk proses pemurnian kristal dan menghsilkan kristal putih berbentuk jarum serta dianalisis. Hasil analisis kristal menunjukkan adanya kemiripan spektrum IR terhadap senyawa cholestane. Kata kunci : steroid, isolasi, karakterisasi, daun buas-buas
AKTIVITAS TERMITISIDA MINYAK ATSIRI DARI DAUN CEKALAK (Etlingera elatior (JACK) RM. SM.) TERHADAP RAYAP Coptotermes curvignathus sp PADA TANAMAN KARET Harlia, Nora Idiawati, Fahira Zuzani,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cekalak (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm) merupakan tanaman dari famili Zingiberaceae yang memiliki potensi untuk menghasilkan minyak atsiri, salah satunya pada bagian daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen utama minyak atsiri daun cekalak (E. elatior) dan aktivitas biologis terhadap rayap (Coptotermes curvignathus sp) pengganggu bagi tanaman karet. Minyak atsiri daun cekalak (E. elatior) didestilasi dengan metode destilasi uap selama 4 jam. Rendemen minyak atsiri daun cekalak (E. elatior) yang di peroleh adalah 0,102% dan hasil dari identifikasi dengan menggunakan GC-MS menunjukkan beberapa senyawa di antaranya cyclopropane (28,57%), trans-β-Farnesene (8,97%), dodecanal (7,31%), cyclododecane (7,26%), α-Pinene (5,42%), dan caryophyllene (5,28%). Semakin besar konsentrasi minyak atsiri daun cekalak (E. elatior) pada kertas uji, maka semakin menurun kemampuan rayap untuk memakan kertas uji, sehingga pengurangan presentase pada berat kertas uji juga menurun. Hasil analisis probit data LC50 dari minyak atsiri daun cekalak (E. elatior) diperoleh sebesar 3,072%. Hal ini menunjukkan bahwa minyak atsiri dari daun cekalak bersifat toksik bagi rayap dan dapat dimanfaatkan sebagai termitisida pada tanaman karet.   Kata kunci: C. curvignathus, E. elatior , minyak atsiri, termitisida
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, TOTAL FENOL DAN TOKSISITAS DARI EKSTRAK DAUN DAN BATANG LAKUM (Cayratia trifolia (L) Domin) Lia Destiarti, Rumayati, Nora Idiawati,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lakum (Cayratia trifolia) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan, kandungan total fenol dan aktivitas toksisitas ekstrak metanol, fraksi n-heksana, fraksi kloroform dan fraksi metanol daun dan batang lakum. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikril-hidrazil), uji kandungan total fenol menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa % rendemen tertinggi yaitu pada fraksi metanol daun 25,617%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi metanol daun dan batang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, polifenol dan steroid. Fraksi n-heksana dan kloroform daun dan batang mengandung senyawa polifenol dan steroid. Aktivitas antioksidan terdapat pada fraksi metanol batang lakum memilki dengan nilai IC50 60 ppm dan kandungan total fenol tertinggi yaitu sebesar 57,7 μg/mL. Uji toksisitas  menunjukkan bahwa fraksi kloroform dan metanol batang memiliki aktivitas toksisitas yang tertinggi dengan nilai LC50 91,7 ppm. Hal ini mengindikasikan bahwa fraksi metanol bersifat aktif sebagai antioksidan dan fraksi kloroform batang bersifat aktif sebagai antikanker. Kata kunci : antiokisdan, Cayratia trifolia, lakum, skrining fitokimia, total fenol, toksisitas
EKSTRAKSI DAN UJI STABILITAS ZAT WARNA ALAMI DARI BUAH LAKUM (Cayratia trifolia (L.) Domin) Nora Idiawati, Neliyanti,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lakum (Cayratia trifolia (L.) Domin) memiliki buah yang bewarna ungu kehitam-hitaman yang diduga berasal dari antosianin. Penelitian ini dilakukan untuk mengekstraksi, menentukan golongan pigmen dan menguji stabilitas zat warna alami dari buah lakum. Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut air yang divariasikan suhu dan etanol yang divariasikan konsentrasi. Ekstrak optimum diuji flavonoid dan uji antosianin serta diuji stabilitasnya terhadap pengaruh suhu, cahaya, pH dan oksidator dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil ekstraksi optimum pelarut air pada 70oC dan pelarut etanol 60%. Golongan pigmen buah lakum adalah antosianin. Uji stabilitas menunjukkan penyimpanan pada suhu 30 oC  dan 15 oC  selama 2 hari menurunkan absorbansi ekstrak air  sebesar 19,21 % dan 18,29 % dan ekstrak etanol sebesar 13,69 % dan 5,48 %. Penyinaran matahari selama 6 jam menurunkan absorbansi ekstrak air dan etanol sebesar 10,96 % dan 10,35 %. Penyinaran lampu 25 watt selama 48 jam menurunkan absorbansi ekstrak air dan etanol sebesar 5,18 % dan 5,64 %. Penambahan pH 1-2 meningkatkan absorbansi dan menurun pada pH 3-6. Penambahan oksidator H2O2 0,1 % selama 6 jam menurunkan absorbansi ekstrak air dan etanol sebesar 21,69 % dan 57,65 %. Antosianin buah lakum stabil pada suhu rendah, kondisi asam dan tanpa cahaya. Kata kunci : Lakum (Cayratia trifolia (L.) Domin), antosianin, ekstraksi.
Isolasi dan karakterisasi Bakteri Asam Laktat (BAL) dari Ale-ale dan Cincalok Nurhamidah, Anggia; Warsidah, Warsidah; Idiawati, Nora
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2019): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v2i3.34780

Abstract

Ale-ale dan cincalok merupakan produk makanan khas Kalimantan Barat yang diolah melalui proses fermentasi secara alami melibatkan Bakteri Asam Laktat (BAL). BAL dikategorikan sebagai foodgrade microorganism karena bersifat non-patogen dan aman bagi manusia, juga mempunyai peranan penting dalam fermentasi makanan daam pengaruh pengawetan dengan hasil peningkatan daya awet pada produk. Karakteristik BAL pada penelitian ini yaitu Gram positif, katalase negatif, mampu memfermentasi glukosa, negatif indol, mampu menggunakan sitrat sebagai salah satu sumber karbon dan energi, non motil, memproduksi karbohidrat dengan cara fermentasi, tipe ferentasi heterofermentatif, tumbuh pada suhu 10  dan 37  , dan tumbuh pada konsentrasi NaCl 4% dan 6.5%. Genus BAL yang berhasil diisolasi dan diidentifikasi dari sampel ale-ale dan cincalok adalah Lactobacillus.
Aktivitas Antibakteri Bakteri Berasosiasi Caulerpa rasemosa dan Caulerpa taxifolia dari Perairan Singkawang Utami, Kurnia; Idiawati, Nora; Sofiana, Mega Sari Juane
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 1, No 2 (2018): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v1i2.27102

Abstract

      Resistansi bakteri terhadap antibiotik terus meningkat. Hal ini dikarenakan penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Oleh karena itu, perlu dilakukan eksplorasi  sumber senyawa penghasil antibiotik. Salah satu sumber senyawa tersebut adalah bakteri berasosiasi makroalga hijau Caulerpa rasemosa dan Caulerpa taxifolia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antimikroba bakteri berasosiasi Caulerpa rasemosa dan Caulerpa taxifolia dari Perairan Singkawang. Isolasi bakteri dari Caulerpa tersebut diperoleh 21 isolat bakteri berasosiasi C. rasemosa dan 6 isolat bakteri berasosiasi C. taxifolia. Penapisan aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode cross steak. Bakteri patogen yang digunakan adalah Staphylococcus aureus, Eschericia coli, Pseudomonas aeruginosa, Vibrio cholerae dan Salmonela typhimurium. Aktivitas antibakteri terbaik diperoleh pada bakteri CR10 dan CT06 dapat menghambat kelima bakteri patogen yang digunakan.  
Co-Authors - Sukma . Apriansyah Abd Salam Abdul Tofandi Abdurrahim Achir Y.S. Hamid Adang Bachtiar Adelita, Kristina Afifa Husna Agnes Sri Harti Agus Budianto Agus Harjoko Agus Junaidi Agus Rahmad Timor Agus Ramon, Agus Ahib Assadam Ahmad Faisal Ahmad Sabiq Akbar, Farizki Alexander Wirapraja Amalia Agustin Amin Pujiati Amrullah, Hilma amzah amzah Andi M Rifiyan Arief Andrew Kurniawan Vadreas Andrijono Andrijono Anggraini Dwi Kurnia Anisya Anisya Annisa Rizky Maulidana Antonia, Rika Anwar Rosyidi Apriansyah Ara Nugrahayu Nalawati Ardian Arif Arfida Br ARIEF BUDI PRATOMO Arif Nurma Etika Aritonang, Anthoni Batahan Asril Asril Aulia Ul Millah Bakti Dwi Waluyo Bambang Suswanto Bayu Dwi Dharma Bella Febiani Bintang Agustina Pratiwi Budi A. Keliat Bunga Farida Chasanah, Amalia Nur Ciptono Ciptono, Ciptono Corrie Wawolumaja CYNTHIA PETRA HAUMAHU Dahlanuddin . Dana Ariana Dean Corio Deana Wahyuningrum Devi Lastri Dhiana Ekowati Dina Liana Djoko Setyadi Djoko Widodo Dwilita Astuti E Estuningsih Eka Damayanti Eka Putra Waldi Eko Budi Cahyono Elfi Anis Saati Elfi Anis Saati Elliska Murni Harfinda Elmas Larissa Fairuz Enny Yulianti Eriana Try Anggraeni Erita Astrid Erwin Kurniawan A Eva Kurnia Farhan Evi Kongres Fandi Zuliansyah Fatkatul Muawanah Fikry Effendi Firdaus, Fery Muhamad Fitrah Hadi Firdaus, Fitrah Hadi Fitratul Aini Fitri Wahyuni Fridha Luciana Andini Galang Gemilang Adi Suroso Guntur Satrio Pratomo Gusdiar, Handre Habar Tanjung Hadijah Mahyuddin Hairuddin Hairuddin Hanalde Andre Harianto Harianto Harianto Harlina Harlina Hasanuddin Remmang, Hasanuddin Hazizah, Lutffieah Helena, Shifa Hendy Tannady Heni Nur Kusumawati Henni Febriawati, Henni Herlina Herlina Heru Setiawan Holib . Hutri Agustino I Nyoman Adi Jaya Putra Ibnu Abni Lahaya Ibrahim Rahmat Ica, Evatricia Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan, Mahya Ikha Safitri Indah Jayani, S.Kep,Ns.,M.Biomed Indah Prihatiningtyas Indra Suyoto Kurniawan Intan Yusuf Habibie Irawan, Heri Irlian Nurmaniah, Irlian Irsan Tricahyadinata Irwan Gani Irzaman, Irzaman Jo, Ronaldus Oa Juliman . Jusuf Misbach JUWITA ANGGRAINI JUWITA Juwitasari Juwitasari Juwitasari Juwitasari Karmal Maksudi Kartini Kartini Khabib Kholikovich Razzokov Khairun Nisaa Kurnia Utami Kushadiwijaya, Ari Antasari Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kusuma Adhianto Lia Sihotang, Nesya Lilis Setyowati Liman Liman Lubis, Flori Mardiani Lucy Arianie Lulu Wulandini Lutfianannisak, Lutfianannisak M. Basri Katjo M. Basri Katjo Made Sriasih Made Warka, Made MAHMUD ALFAN JAMIL Mamika Ujianita Romdhini Markus Suryoutomo Marlin Taruk Allo Maryam Nadir Masyita Masyita Maya Risanti, Maya Mega Sari Juane Sofiana Minarti, Sukal Minsas, Sukal Monica, Gracelia Muliati Syam Mulyana, Dadang Murwanti, Retno Mustari Mustari Nadia W Nadiansyah, Nadiansyah ndra Pahlawan Netty Dyah Kurniasari Niken Pratiwi Normalasari, Sefti Nur Fatwa, Nur Nur Istim Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurfadillah Nurfadillah Nurhamidah, Anggia Nurul Aini Rahmawati Nurul Chusna Nurul Muslihah Nurwijayanti Oktapyani, Eka Oman Sukmana Parizal Hidayatullah Pony Sedianingsih Prayitno, Dwi Imam Primas Emeraldi Puput Pratitis Purnama Edy Santosa Putri Maghfirah Vidhiyanty Putu Kerti Nitiasih Rahmad Arianto Rande Samben Reni Desmiarti Reni Desmiarti Rifdah Dita Oktavia Risanda Alirastra Budiantoro Risko, Risko Rizky Yudaruddin Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rudy Sutrisna Ruli Inayah R Ruli Inayah Ramadhoan Rusli, Muhammad Abdul Rasyid SAFITRA, LINDA Samiat, Samiat Sayyid Afdhal El Rahimi Setyaningrum, Ikawati Setyowati Setyowati Silvia Uslianti Siregar, Sepridawati Siti Fatima Siti Fatimah Sovia Salsabila Sri Setyowati Sujianto " Sukal Minsas Sulaiman Ngongu Depamede Suroso Suroso Surya Darma Syaifa Mulyadi Syamsidar Syamsidaryani Syamsidaryani Syamsul Arifin Teuku Reza Effianda Tia Nuraya Tiara Eldawati Titik Agustiyaningsih Tjaturahono Budi Sanjoto Toto Sugito Ulfa Santika Sari Utin Dewi Pebriyana Wahyu Purnomo Aji Wahyu Ulfayandhie Misuki Warsidah, Warsidah Wenisda, Fransiska Monita Wenny Artanty Nisman, Wenny Artanty Winanda, Marsita Wulan Angraini Yati Afiyanti Yeni Lufiana Novita Agnes Yudha Atmoko Yudiansyah Yudiansyah Yuli, Yulianti Yusuf Arief Nurrahman