Claim Missing Document
Check
Articles

Personal Grooming and Public Speaking Untuk Excellent Service to Impression Haryati, Endri; Hidayati, Nurul; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3200

Abstract

Kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja tidak hanya bergantung pada penguasaan kompetensi teknis (hard skills), tetapi juga pada keterampilan non-teknis (soft skills) yang mendukung citra profesional dan kualitas pelayanan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, hasil, dan dampak dari kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk seminar dan workshop bertema “Personal Grooming dan Public Speaking untuk Excellent Service to Impression”. Kegiatan dilaksanakan di Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya (IKBIS) dengan melibatkan 68 mahasiswa lintas disiplin dari lima program studi: Manajemen, Akuntansi, Kebidanan, Gizi, dan Keperawatan. Metode pelaksanaan mengintegrasikan tiga tahap utama: (1) seminar konseptual untuk membangun pemahaman dasar, (2) workshop simulasi dan role-play yang dikontekstualisasikan dengan bidang keahlian masing-masing jurusan, dan (3) sesi evaluasi dan refleksi dengan umpan balik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif (pemahaman konsep), afektif (kepercayaan diri dan kesadaran profesional), serta psikomotorik (keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal). Analisis mendalam mengungkap bahwa pendekatan pembelajaran eksperiensial dan kolaboratif lintas disiplin tidak hanya efektif dalam menutup kesenjangan antara teori dan praktik, tetapi juga berhasil memicu pergeseran paradigma (mindset shift) peserta mengenai integrasi antara penampilan profesional dan kemampuan komunikasi sebagai satu kesatuan dalam membangun pelayanan unggul (excellent service). Kegiatan ini telah memberikan dampak berlapis, mulai dari transformasi personal mahasiswa, penguatan kompetensi yang langsung teraplikasi, hingga penciptaan nilai tambah dan komitmen keberlanjutan bagi institusi mitra. Dengan demikian, model intervensi yang diterapkan direkomendasikan sebagai strategi penguatan soft skills mahasiswa yang efektif, aplikatif, dan relevan dengan tuntutan dunia kerja kontemporer.
Mengoptimalkan Peran Guru BK sebagai Career Bridge Builder: Pelatihan Strategi Link and Match untuk SMA/SMK/MA se-Kabupaten Trenggalek Haryati, Endri; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3201

Abstract

Latar Belakang: Kesenjangan kompetensi (skills gap) antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja merupakan tantangan serius, termasuk di Kabupaten Trenggalek. Kebijakan link and match menuntut peran aktif seluruh pemangku kepentingan, di mana Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berpotensi menjadi career bridge builder yang strategis. Namun, kapasitas Guru BK dalam mengoperasionalkan konsep link and match ke dalam layanan bimbingan karir yang kontekstual masih memerlukan penguatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas Guru BK sebagai career bridge builder melalui penguasaan strategi link and match, (2) memfasilitasi penyusunan Rencana Program Tindakan (RPT) bimbingan karir yang relevan, dan (3) membentuk jejaring berkelanjutan antara Guru BK dengan dunia industri dan pemerintah daerah. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap menggunakan pendekatan partisipatoris. Tahap persiapan meliputi analisis kebutuhan dan penyusunan modul. Tahap pelaksanaan berupa pelatihan satu hari (29 Januari 2026) yang berisi transfer pengetahuan, seminar dan workshop interaktif penyusunan RPT. Tahap evaluasi dan tindak lanjut mencakup analisis pre-test/post-test, pendampingan online, dan evaluasi dampak. Hasil: Peserta berjumlah 52 Guru BK dari berbagai jenjang. Analisis menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan gain score normalisasi sebesar 0,68. Sepuluh draft RPT yang inovatif dan kontekstual berhasil dihasilkan, menunjukkan pergeseran paradigma menuju pendekatan outward-looking. Terbentuknya komunitas praktisi dan komitmen kolaborasi lintas sekolah menjadi modal sosial untuk keberlanjutan. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dalam mengoptimalkan peran Guru BK sebagai career bridge builder dan ecosystem orchestrator. Keberhasilan ini ditopang oleh metode pelatihan yang aplikatif dan kontekstual. Implikasi kegiatan mencakup penguatan layanan bimbingan karir di sekolah, penyediaan calon tenaga kerja yang lebih siap bagi industri, serta kontribusi pada pengembangan ekonomi daerah. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kebijakan, pendampingan berjenjang, dan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan
Strategi Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong: Pembelajaran dari Webinar dan Kunjungan KJRI Haryati, Endri; Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3202

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan kultural yang kompleks selama masa kerja maupun setelah kembali ke tanah air. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada 21–23 Oktober 2025 mencakup kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong serta penyelenggaraan berbagai webinar edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan PMI dalam mengelola keuangan, merencanakan usaha mandiri, serta memanfaatkan peluang bisnis lintas wilayah. Kunjungan ke KJRI memberikan wawasan tentang dinamika kehidupan PMI, termasuk pemanfaatan waktu luang untuk interaksi sosial dan kegiatan ekonomi kreatif. Sementara itu, webinar pemberdayaan perempuan dan webinar peluang bisnis di Macao–Hong Kong memberikan edukasi praktis bagi PMI untuk mengembangkan potensi usaha pasca pekerjaan formal dan pemahaman literasi finansial. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis data kegiatan, tanggapan peserta, dan rekomendasi dari pemangku kepentingan terkait pemberdayaan PMI. Hasil temuan menunjukkan bahwa intervensi edukatif melalui forum dialog, kolaborasi kelembagaan, dan penyebaran informasi strategis dapat memperkuat kapasitas PMI dalam merancang masa depan yang mandiri secara ekonomi. Implikasi dari kegiatan ini merekomendasikan pengembangan program berkelanjutan yang melibatkan instansi pemerintah, organisasi masyarakat, serta pelaku usaha untuk memperluas akses informasi, modal usaha, dan jaringan pasar bagi PMI baik di luar negeri maupun setelah pulang ke Indonesia.
Cerita Mistis Ke Inovasi Saintifik: Transformasi Daun Kelor Menjadi Minuman Dalgona Sehat Untuk Remaja di Era Modern Wibowo, Teguh Setiawan; Arif, Fahrudin; Abidi, Alvi; Moi Nede, Martina Theresia; Rahayu, Laila Muzdalifah; Saputri, Ade Reka
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3203

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) sejak lama dikenal dalam masyarakat Indonesia sebagai tanaman yang sarat dengan cerita mistis, mulai dari kepercayaan sebagai penolak gangguan gaib hingga simbol penetral energi negatif. Namun, di era modern, persepsi tersebut mulai bergeser seiring meningkatnya pemahaman ilmiah mengenai kandungan gizi dan manfaat kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses transformasi nilai budaya daun kelor dari mitos tradisional menuju inovasi saintifik melalui pengembangan minuman sehat yang ditujukan bagi remaja. Metode penelitian meliputi studi literatur mengenai kandungan bioaktif daun kelor, observasi kebiasaan konsumsi remaja, serta eksperimen formulasi minuman kelor yang mudah diterima dari aspek rasa, aroma, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelor memiliki potensi besar sebagai minuman fungsional karena kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan senyawa antiinflamasi. Inovasi minuman dalgona berbahan dasar kelor terbukti dapat meningkatkan minat konsumsi remaja apabila dikemas secara modern dan sesuai preferensi mereka. Studi ini menegaskan bahwa transformasi dari cerita mistis menuju inovasi saintifik tidak hanya memperkuat nilai budaya lokal, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan produk kesehatan yang relevan dengan gaya hidup remaja masa kini.
Webinar Obat Bahan Alam Untuk Kesehatan Mental: Optimasi Peran Apoteker dan Herbalis Dalam Terapi Pendukung Berbasis Bukti Wibowo, Teguh Setiawan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3204

Abstract

Latar Belakang: Kesenjangan layanan kesehatan mental di Indonesia memerlukan pendekatan integratif, salah satunya melalui pemanfaatan obat bahan alam (OBA) sebagai terapi pendukung. Namun, optimalisasi potensi OBA terkendala oleh kurangnya dialog dan kolaborasi antara tenaga kesehatan berbasis bukti (apoteker) dan praktisi berbasis tradisi (herbalis), yang dapat berakibat pada penggunaan yang tidak rasional. Tujuan: Mengembangkan kapasitas dan membangun perspektif bersama antara calon apoteker dan herbalis mengenai peran masing-masing dalam pemanfaatan OBA untuk kesehatan mental yang aman dan berbasis bukti. Metode: Kegiatan berbentuk webinar interaktif dilaksanakan pada 16 Oktober 2025, diikuti oleh 128 peserta (mahasiswa profesi apoteker dan praktisi herbalis). Metode meliputi penyampaian materi komprehensif oleh ahli farmakologi klinis, diskusi kasus, dan sesi tanya jawab mendalam yang difasilitasi moderator. Hasil: Webinar berhasil menciptakan platform dialog yang efektif. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai hierarki keamanan OBA (jamu, OHT, fitofarmaka), mekanisme kerja senyawa aktif, serta potensi interaksi dengan obat konvensional. Teridentifikasi klarifikasi peran komplementer: apoteker sebagai gatekeeper keamanan dan fasilitator konseling rasional, sedangkan herbalis sebagai community sensor dan edukator berbasis kultural yang dapat mengurangi stigma. Diskusi mengungkap kebutuhan mendesak akan model komunikasi dan skema rujukan informal antara kedua profesi. Kesimpulan: Kolaborasi apoteker-herbalis merupakan pilar penting dalam membangun sistem dukungan kesehatan mental yang holistik dan kontekstual. Edukasi interprofesi yang dirancang khusus, seperti webinar ini, terbukti efektif dalam menyelaraskan perspektif, meningkatkan literasi kesehatan mental berbasis OBA, dan meletakkan fondasi bagi praktik kolaboratif yang berorientasi pada keselamatan pasien. Program berkelanjutan dan advokasi ke organisasi profesi diperlukan untuk menginstitusionalkan model kemitraan ini.
Pentingnya Pemahaman dan Aplikasi Strategi Pemasaran Produk UMKM Rumah Tangga di Jejaring Media Sosial Wibowo, Teguh Setiawan; Hidayati, Nurul
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3197

Abstract

Dengan perkembangan teknologi dan komunikasi yang semakin canggih, media sosial cenderung digunakan sebagai pilar utama dalam penyampaian informasi secara digital, melakukan komunikasi dalam bisnis, membantu pemasaran produk, berkomunikasi dengan pelanggan dan pemasok, dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan secara konvensional. Media sosial yang biasanya digunakan adalah yang bersifat terbuka dan eksistensinya diakui oleh masyarakat luas serta dibuat dalam berbagai bentuk platform dengan sistem yang terstruktur atau dikenal dengan sebutan jejaring media sosial. Salah satu pengguna jejaring media sosial tersebut adalah para pelaku UMKM rumah tangga khususnya yang terkena dampak Covid-19 yang menyebabkan penurunan jumlah pembeli pada usaha UMKM. Dengan akses jejaring media sosial yang mudah dan cepat, para pelaku UMKM diharapkan lebih berani dalam mempromosikan produk-produknya karena tidak adanya batasan waktu dalam penggunaannya dan cakupan wilayah pemasaran produk yang sangat luas hingga pasar global sehingga menjadikan jejaring media sosial sebagai media pemasaran yang efektif. Namun, produk UMKM rumah tangga masih memiliki kendala dalam menembus pasar ekspor yaitu kendala dalam standar mutu. Untuk mengatasi hal tersebut, para pelaku UMKM rumah tangga perlu untuk memahami dan mengaplikasikan strategi pemasaran yang mendukung upaya peningkatan daya saing dengan penggunaan jejaring media sosial dalam menghadapi persaingan usaha yang makin ketat. Pelaku UMKM juga harus memanfaatkan jejaring media sosial secara luas dalam mengembangkan usahanya sehingga dapat cepat maju dan siap secara global. Dalam artikel ini, pembahasan berfokus pada pentingnya pemahaman dan aplikasi strategi pemasaran produk UMKM rumah tangga di jejaring media sosial.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abdul Kholiq Abidi, Alvi Adi Febrianti, Ayu Putri Adi Febrianty, Ayu Putri Adya Hermawati Af’idah, Bannan Muthi’atul Agus Purbo Widodo Aguswina, Melany Eka Ahmad Salabi Ahmadun, Ahmadun Aini, Sakinah Qurrotul Alfa Santoso Budiwidjojo Putra Ali, Shujahat Alma, Fatika Al Yasmin Ambar Kusuma Astuti Aprilia, Jeanis Pretty Apriyanto, Apriyanto Ardiansyah, M. Yusuf Arief Setiawan Arif Hidayat Arifin , Zainal Arum, Azzahroh Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramita Bahtiar Efendi Degdo Suprayitno Desri, Syuryatman Dikky Mooy Djakaria, Hanifah Dwi Shara, Wahyu Mega Eka Putri, Radya Rahma Desy Elisabeth, Damarsari Ratnasahara Elshifa, Aria Endang Fatmawati Erwanto Fahrudin Arif Ferdiani, Amelia Firdiansyah, Moh. Rofiqi Fitria Fitria GALIH KURNIAWAN Halimah, Siti Nur Hariyanto, Ahmad Haryati, Endri Hilwah, Putri Raniyatul Himawan Sutanto, Himawan Ikram Yakin Imam Nawawi, Imam Irawan, Richard Jimmy Iriantini, Dwi Bhakti Irmanelly, Irmanelly Ismanto, Widodo Iswadi, Udi Iswanto, Juni Jaka Seprianto Lepangkari Joko Pramono Judijanto, Loso Jumiati Jumiati Juwono, Edhi Karyono Karyono KHUSNUL HOTIMAH khusnul khotimah Kune, Debiyanti Kusuma Negara, Sri Bintang Sahara Mahaputra Kusuma, Muhammad Eko Abrian Larasaty, Hartaty Latief, Sandy Muchjidin Lazuardi Ramadhan, Moh Risqy Leonita Sibarani, Magdalena Linda Lestari, Leni Angga Mardiana Mardiana Mardiani, Eri Martini, Ni Made Dwi Ayu Moi Nede, Martina Theresia Mubarokah, Fitroh Annisaul Muhamad Risal Tawil Muhammad Syukur Musthofa, Mochamad Charis Mustofa, Mochamad Charis Najib, Sarah Zielda Nanda Widodo, Tesar Syahnariri Nasrul, Herni Widiyah Ngete, Ani Florida Ni Putu Mirah Yunita Udayani Nikmah, Rika Yatun Noraini, Zulfa Nur Hidayati Nurul Hidayati Oktavianis, Heni Plamularso, Eigis Yani Priyono, Khairul Bahri Purwantoro, Guntur Putri Susanti, Dina Eka Rahayu, Laila Muzdalifah Rahman, Alief Putriana Rahmawati, Riana Putri Ratih Rosita Rini Fatmawati Robiatul Adawiyah Rofiki, Ach. Saehu, Muh. Syaiful Saimun, Saimun Salampessy, Maryam Sandy Wendikasari, Luh Ade Calista Saputri, Ade Reka Sari, Diah Indah Kumala Sembhodo, Abimanyu Tuwuh Sepdianti, Erika Putri Shobikin, Shobikin sholihah, maratush Sirait, Evi Solihah, Siti Sri Bintang Sahara Mahaputra Kusumanegara Sulistyowati, Ririk Catur Suryani, Ni Kadek Sutomo Sutomo Sylvia Fettry E.M Titin Titin Totok Hendarto Tsai, Chia Han Ulfa, Indah Fadila Usmany, Paul Utami, Ndari Sri Wardani, Susilo Ari Winarti Winarti Winarti, Thresia Wulandari, Ninuk Wulansari, Christina Wulansari. K, RA Retno Yani, David Ahmad Yanti Setianti Yulis, Sari Zakaria, Musliadi