p-Index From 2021 - 2026
11.603
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Diponegoro Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional SOSIOLOGI NUSANTARA Jurnal Manajemen Pelayanan Publik International Journal of Humanity Studies (IJHS) Al Ishlah Jurnal Pendidikan Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Infotronik : Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Resolusi: Jurnal Sosial Politik Jurnal Inovasi Penelitian JESS (Journal of Education on Social Science) Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Journal) Jurnal Kewarganegaraan Indonesian Journal of Peace and Security Studies Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Cakrawala Ilmiah Jurnal Paris Langkis QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia International Journal of Religion Education and Law Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology (MARCOPOLO) Riwayat: Educational Journal of History and Humanities El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Kepemimpinan Strategis Kepala Daerah dalam Aktualisasi Bela Negara Masyarakat di Jawa Barat Ria Purwati; Hikmat Zakky Almubaroq; Edy Saptono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3857

Abstract

AbstrakKepemimpinan strategis kepala daerah berperan penting dalam aktualisasi bela negara masyarakat di Jawa Barat. Kepala daerah sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menumuhkan kesadaran bela negara masyarakat. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, seorang kepala daerah memiliki gaya kepemimpinan yang dimiliki dan diterapkan. Kepemimpinan seorang kepala daerah menjadi landasan bagi rakyatnya dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Seorang pemimpin  menjadi teladan bagi rakyatnya yang memiliki prinsip dan tujuan serta memiliki jiwa kepemimpinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala daerah di Jawa Barat dalam aktualisasi bela negara pada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literasi. Dengan menggunakan strategi kepemimpinan AURA (Authority, Used, Responsibility dan Attitude) dan dipadukan dengan nilai-nilai dasar bela negara yakni cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara maka kepala daerah dapat memaksimalkan implementasi bela negara pada masyarakat di Jawa Barat.Kata Kunci: Kepemimpinan, Bela Negara, Jawa Barat
Peran Teknologi dan Inovasi Dalam Modernisasi Manajemen Pertahanan Indonesia Muhammad Ariobimo; Ari Pitoyo Sumarno; Susilo Adi Purwantoro; Hikmat Zakky Almubaroq
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8012

Abstract

Perkembangan teknologi dan inovasi telah menjadi faktor strategis dalam mendorong modernisasi manajemen pertahanan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Transformasi lingkungan strategis global yang ditandai oleh kemajuan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan sistem persenjataan cerdas menuntut perubahan paradigma dalam pengelolaan pertahanan nasional. Fokus utama kajian ini mencakup integrasi teknologi seperti artificial intelligence (AI), penguatan kolaborasi internasional dan transfer teknologi di industri pertahanan, serta pembangunan kapabilitas militer berbasis teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi manajemen pertahanan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menelaah artikel jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan publikasi resmi lima tahun terakhir yang relevan dengan topik pertahanan dan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dan inovasi tidak hanya memperkuat kesiapan operasional pertahanan, tetapi juga berkontribusi terhadap kemandirian industri pertahanan nasional dan peningkatan daya saing strategis Indonesia di kawasan regional.
Strategi Soft Power Yonif 731/Kabaresi dalam Operasi Pengamanan Daerah Rawan di Maluku Adi Kurniawan; Hikmat Zakky Almubaroq; Ruby Alamsyah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8105

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi soft power yang diterapkan oleh Yonif 731/Kabaresi dalam Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Ops Pamrahwan) di Maluku. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk kerawanan wilayah, menganalisis pendekatan soft power yang diterapkan satuan, serta menentukan indikator keberhasilan pendekatan tersebut dalam mendukung stabilitas keamanan. Penelitian dilaksanakan di wilayah Maluku dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi terhadap personel Yonif 731/Kabaresi, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawanan di Maluku bersifat multidimensional, meliputi residu konflik, kesenjangan layanan antar pulau, keterisolasian geografis, serta kerawanan informasi. Pendekatan soft power melalui diplomasi militer dan pembinaan teritorial terbatas mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan partisipasi warga, serta memperkuat kohesi sosial sehingga berkontribusi pada stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan.
Kesiapan Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Pada Masa Pandemi Covid-19 Menghadapi Society 5.0 Jefferson Benyamin; Hikmat Zakky Almubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2833

Abstract

AbstrakSociety 5.0 adalah bagian dari revolusi yang tidak hanya berfokus pada teknologi saja, melainkan fokus kepada manusia sebagai objek utama. Secara bersamaan tahun meluncurnya konsep society 5.0 dibarengi juga dengan munculnya pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang besar bagi ketahanan Indonesia mulai dari sektor pangan, ekonomi, kesehatan dan tentunya pendidikan. Banyak sekali perubahan yang dihadapi akibat pandemi Covid-19, salah satunya yaitu perubahan yang terjadi di dalam Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yakni, perubahan metode pembelajaran menjadi metode daring yang dilakukan untuk meminimalisir pandemi COVID-19 yang terjadi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang baik sangat mendukung kinerja pegawai. Namun dalam implementasinya, kualitas sumber daya manusia (SDM) di Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta perlu diperhatikan karena SDM merupakan faktor utama penunjang dalam organisasi. Pada penelitian ini akan membahas tentang kesiapan dari SDM Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta di masa pandemi Covid-19 menuju society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa untuk mencapai tingkat kesiapan SDM Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta yang baik, maka pendidikan dan latihan dibidang TIK masih harus ditingkatkan agar tercapai kemampuan SDM yang maksimal dan adaptif kedepannya.Kata Kunci: Society 5.0, Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Sumber Daya Manusia.AbstractSociety 5.0 is part of a revolution that focuses not only on technology, but focuses on humans as the main object. Simultaneously, the year of the launch of the concept of society 5.0 was also accompanied by the emergence of the Covid-19 pandemic. The Covid-19 pandemic has had a major impact on Indonesia's resilience starting from the food sector, economy, health and of course education. There are so many changes faced due to the Covid-19 pandemic, one of which is the changes that have occurred within the DKI Jakarta Provincial Education Office, namely, the change in learning methods to online methods carried out to minimize the COVID-19 pandemic that occurs. The good use of information and communication technology (ICT) is very supportive of employee performance. However, in its implementation, the quality of human resources (HR) in the Education Office of the DKI Jakarta Provincial Government needs to be considered because human resources are the main supporting factor in the organization. In this study, we will discuss the readiness of the human resources of the DKI Jakarta Provincial Government Education Office during the Covid-19 pandemic towards society 5.0. This research uses qualitative methods with a literature study approach. Based on the results of the study, it was concluded that to achieve a good level of human resource readiness for the DKI Jakarta Provincial Government Education Office, education and training in the field of ICT must still be improved in order to achieve maximum and adaptive HR capabilities in the future.Keywords: Society 5.0, Covid-19 Pandemic, DKI Jakarta Provincial Government Education Office, Human Resources.
Analisis Good Governance pada Reformasi Sektor Pertahanan dan Keamanan Indonesia dalam Menghadapi Dinamika Globalisasi Dyah Tribuwana Tungga Dewi; Hikmat Zakky Al-Mubaraq; Selfira Salsabilla
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3541

Abstract

AbstrakPertahanan Negara yaitu fungsi pemerintahan Negara dalam menghadapi ancaman dari luar negeri dalam rangka nenegakan kedaulatan bangsa, keselamatan, dan keutuhan NKRI. Merespons dinamika global menuntut adannya kelembagaan sektor pertahanan dan keamanan yang profesional dan menjalankan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik sesuai dengan fungsi ideal kepemerintahan. Fungsi kepemerintahan dalam konteks keamanan dan pertahanan dikelola dalam suatu manajemen pertahanan yang ideal. Manajemen tersebut mengatur segala potensi pertahanan untuk menghadapi segala ancaman dengan prinsip Kepemerintahan yang baik atau good governance (GG, dalam merealisasikan manajemen pertahanan yang ideal dalam menghadapi dinamika global adalah dengan meningkatkan kualitas kelembagaan keamanan siber, TNI-Polri serta memberikan akses yang luas bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari aktor keamanan dan pertahanan sebagai komponen cadangan. Oleh karena itu, perlu peningkatan tata kelola keamanan dan pertahanan berbasis people centered security dan Good Governance dan kebijakan yang fokus pada pengembangan profesionalitas kelembagaan institusi pemerintah bidang pertahanan dan keamanan.Kata Kunci: Good Governance, Reformasi sektor pertahanan dan keamanan, Dinamika globalisasi AbstractNational Defense is the function of the state government in dealing with threats from abroad to uphold the sovereignty, safety, and integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia. Responding to global dynamics, it is necessary to have a professional defense and security sector institution and apply the principles of good governance following the ideal function of government. Government functions in the context of defense and security are managed in ideal defense management. The management regulates all potential defenses to face all threats with the principles of good governance (GG, in realizing the ideal defense management in the face of global dynamics is to improve the quality of cyber security institutions, TNI-Polri and provide broad access for the community to become part of the defense system). from security and defense actors as reserve components. Therefore, it is necessary to increase the implementation of security and defense based on people-centered security and good governance, and policies that focus on developing the professionalism of government institutions in the defense and security sector.Keywords: Good governance, Reform of the defense and security sector, Dynamics of globalization
Penanganan Pandemi Covid-19 dalam Konteks Mewujudkan Keamanan Nasional Nanang Hery Soebakgijo; Yanif Dwi Kuntjoro; Hikmat Zakky Almubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3542

Abstract

AbstrakMelindungi seluruh bangsa dan segenap tumpah darah adalah tujuan esensial dari seluruh negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penanganan Pandemi Covid-19 dalam Konteks Mewujudkan Keamanan Nasional. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep keamanan nasional yang tertuang dalam konstitusi negara mendesak untuk dihadirkan. Kebutuhan akan konteks keamanan nasional salah satunya adalah kerja intragency antar lembaga yang dinilai masih sangat lemah dan membutuhkan satu penguatan.Kata Kunci: Pandemi, Keamanan, Nasional AbstractProtecting the whole nation and the whole of bloodshed is the essential goal of the whole country. This study aims to determine the Handling of the Covid-19 Pandemic in the Context of Realizing National Security. The results of this study show that the concept of national security contained in the state constitution is urgent to be presented. One of the needs for a national security context is intragency work between institutions which is considered to be very weak and requires one strengthening.Keywords: Pandemic, Security, National
Tantangan Pengembangan Industri Pertahanan Indonesia Wirandita Gagat Widyatmoko; Hikmat Zakky Almubaroq; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3633

Abstract

AbstrakPelaksanaan upaya pembangunan pertahanan negara merupakan kewajiban dari setiap negara, oleh karena itu pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) mencantumkan pembangunan pertahanan melalui Industri Pertahanan sebagai salah satu agenda pembangunan nasional. Peningkatan kemampuan Industri Pertahanan dalam negeri akan mendorong kemandirian negara untuk memenuhi kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dibutuhkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan tugas pokok dan fungsinya. Industri Pertahanan yang dapat memenuhi kebutuhan akan mengurangi ketergantungan Indonesia akan alutsista hasil impor dari luar negeri. Namun dalam realisasinya, Indonesia menemui sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Dalam penelitian, sumber data penelitian artikel yang ditulis didapatkan melalui sumber beragam, meliputi buku, jurnal, dan berita di internet. Hasil penelitian artikel ini menunjukkan bahwa tantangan dalam mengembangkan industri pertahanan demi membangun kemampuan pertahanan masih banyak yang harus dibenahi. Untuk itu, perlu sinergi dari berbagai lini utama, khususnya dalam hal riset dan pengembangan teknologi. Selain itu, pemerintah perlu menjalin sinergitas dengan pelaku industri dalam perencanaan kebutuhan alutsista.Keywords: Tantangan, Industri Pertahanan, Indonesia AbstractThe implementation of the country's defense development efforts is an obligation of every country, therefore the government through the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) lists defense development through the Defense Industry as one of the national development agendas. Increasing the capability of the domestic Defense Industry will encourage the country's independence to meet the needs of the Main Weapon System Equipment (Alutsista) needed by the Indonesian National Army (TNI) to perform its main duties and functions. The defense industry that can meet the needs will reduce Indonesia's dependence on defense equipment imported from abroad. However, in its realization, Indonesia encountered a number of challenges that needed to be overcome. In research, the sources of research data for articles written are obtained through various sources, including books, journals, and news on the internet. The results of this article's research show that the challenges in developing the defense industry in order to build defense capabilities are still many that must be addressed. For this reason, synergy from various main lines is needed, especially in terms of research and technology development. In addition, the government needs to establish synergy with industry players in planning defense equipment needs.Keywords: Challenges, Defense Industry, Indonesia
Implementation of Good Governance in Indonesia's Defense and Security Sector Reform Facing the Dynamic of Globalization Kurniawan Budi Prasetyo; Jonni Mahroza; Hikmat Zakky Al-Mubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.5203

Abstract

National Defense is the function of the state government in dealing with threats from abroad to uphold the sovereignty, safety, and integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia. Responding to global dynamics, it is necessary to have a professional defense and security sector institution and apply the principles of good governance following the ideal function of government. Government functions in defense and security are managed in ideal defense management. The management regulates all potential defenses to face all threats with the principles of good governance (GG, in realizing the ideal defense management in the face of global dynamics is to improve the quality of cyber security institutions, TNI-Polri, and provide broad access for the community to become part of the defense system). from security and defense actors as reserve components. Therefore, it is necessary to increase the implementation of security and defense based on people-centered security and good governance and policies that focus on developing the professionalism of government institutions in the defense and security sector. Keywords: Good governance, The Defense and Security Sector Reform, Dynamics of Globalization
Strategi Pengembangan Postur TNI-AD Dihadapkan pada Pengembangan Daerah Otonomi Baru di Papua Philip Jeremia Sinaga; Agung Risdhianto; Hikmat Zakky Almubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.5220

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan daerah otonomi di Papua yang perlu diimbangi juga dengan pengembangan postur TNI-AD yang ditunjukkan melalui keterpaduan kekuatan, kemampuan, dan gelar kekuatan TNI, yang diharapkan mampu menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi yang seharusnya diambil berdasarkan kondisi postur TNI-AD saat ini. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) strategi pengembangan postur TNI-AD dalam pengembangan daerah otonomi baru di Papua harus memiliki perencanaan yang spesifik, dapat diukur, dapat tercapai, realistis, dan memiliki batas waktu, (2) strategi pengembangan postur TNI-AD juga harus diimbangi dengan pengorganisasian yang baik mulai dari penerjemahan ancaman, hingga penempatan sumber daya yang ada. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan pembangunan fisik dan non fisik yang melibatkan pemerintahan daerah hingga lembaga adat melalui Kodam yang ada saat ini. Kata Kunci: Strategi, Postur TNI-AD, Daerah Otonomi Baru Papua Abstract This research is fostered by the development of the autonomous region in Papua which also needs to be balanced with the development of the Indonesian National Armed Forces Army (TNI-AD) posture which is demonstrated through the integration of strength, capabilities, and the capacity of strength of the TNI, which is expected to be able to carry out the mandate of Law Number 3 of 2002 and Law Number 34 2004. This study aims to analyze the strategy that should be taken based on the current condition of the TNI-AD posture. This research was conducted using qualitative methods with a descriptive analytical research design. The results of this study indicate that: (1) the strategy for developing the posture of the TNI-AD in the prospect of the new autonomous region in Papua must hold a specific, measurable, achievable, realistic, and time-limited plan, (2) the strategy for developing the posture of the TNI-AD must also be balanced with good organization starting from the translation of threats, to the deployment of resources. This research concludes that physical and non-physical development is needed and it should involve local government in the upper level to customary institutions through the existing regional military command. Keywords: Strategy, National Armed Forces Army (TNI-AD) posture, New Autonomous Region of Papua
Penerapan Good Mining Practice (Gmp) Guna Mendukung Net Zero Emission 2060 (Studi Kasus: PT Vale Indonesia) Muhammad Agung Hardiyanto; Kartika Wijaya Setiawan; Nugroho Adi Sasongko; Hikmat Zakky Almubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5870

Abstract

Abstrak Pemanasan global saat ini sedang menjadi perhatian bagi seluruh dunia, melalui Perjanjian Paris pada tahun 2015 negara-negara di dunia berkomitmen dalam menjaga suhu rata-rata bumi di bawah 2°C yang kemudian melahirkan program Net Zero Emission atau emisi nol bersih pada tahun 2060. Untuk mendukung program NZE tersebut, Indonesia berkomitmen melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC). Dalam NDC Indonesia menyatakan berkomitmen untuk menurunkan emisi GRK pada tahun 2030 sebesar 29% dengan kemampuan sendiri dan 41% dengan dukungan internasional. Beralih ke pemanfaatan energi bersih tidak dapat ditunda dalam merealisasikan program NZE. Penerapan kaidah pertambangan yang baik (good mining practice) diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2028 dan Kepmen ESDM No. 1827 k/MEM/2018. Nikel seolah menjadi pusat perhatian karena pemanfaatannya sebagai bahan baku utama dalam pembuatan baterai. Baterai banyak digunakan sebagai sumber energi pengganti dari bahan bakar fosil. Indonesia sebagai salah satu negara yang mempunyai cadangan nikel terbesar di dunia yaitu 21 juta ton, memiliki antangan besar dalam hal pengolahan nikel, karena jangan sampai keberadaannya yang memiliki sumbangsih dalam mendukung energi bersih namun dihasilkan dari pengolahan yang tidak berkelanjutan dan menimbulkan emisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penurunan emisi dari industri nikel di PT Vale Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari hasil studi literatur dan berdasarkan informasi yang didapat dari Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa PT. Vale Indonesia berkomitmen untuk memitigasi pemanasan global dengan dua pendekatan yaitu pendekatan teknologi dan pendekatan tambang dan reklamasi. Pendekatan teknologi dilakukan dengan fuel shifting, green power up, equipment electrification dan efficiency improvement. Pendekatan tambang dan reklamasi dilakukan dengan sustainable mining practice, reforestation outside concession area, progressive reclamation of post mined area dan biodiversity program. Kata Kunci: Energi, Nikel, NZE, PT. Vale Indonesia Abstract Global warming is currently a concern for the whole world, through the Paris Agreement in 2015, countries in the world are committed to keeping the earth's average temperature below 2°C which then gave birth to the Net Zero Emissions program or net zero emissions in 2015. 2060. To support the NZE program, Indonesia is committed through a Nationally Determined Contribution (NDC) document. In the NDC, Indonesia states that it is committed to reducing GHG emissions by 29% by 2030 with its own capabilities and 41% with international support. Switching to the use of clean energy cannot be delayed in realizing the NZE program. Nickel seems to be the center of attention because of its use as the main raw material in making batteries. Batteries are widely used as a substitute for fossil fuels. Indonesia as one of the largest nickel producing countries in the world has a big challenge in terms of processing nickel, because it should not be its presence that has a contribution in supporting clean energy but is produced from processing that is not sustainable and creates emissions. This study aims to examine the strategy for reducing emissions from the nickel industry at PT Vale Indonesia. The method used in this study is the Systematic Literature Review method. The data used in this study were obtained from the results of a literature study and based on information obtained from Focus Group Discussions (FGD). The results of this study note that PT. Vale Indonesia is committed to mitigating global warming with two approaches, namely the technological approach and the mining and reclamation approach. The technological approach is carried out by fuel shifting, green power up, equipment electrification and efficiency improvements. Mining and reclamation approaches are carried out using sustainable mining practices, reforestation outside concession areas, progressive reclamation of post mined areas and biodiversity programs. Keywords: Energy, Nickel, NZE, PT. Vale Indonesia
Co-Authors Adestria, Elga Adi Kurniawan Agung Risdhianto Agung Risdhianto Agung Risdhianto Agung Rishdianto Agus Sudarya Agus Sudarya Agus Sudarya Akmhad Sultoni Yahya Alwan Mubarok Anak Agung Banyu Perwita Anak Agung Bayu Perwita Ari Pitoyo Ari Pitoyo Sumarno Ari Pitoyo Sumarno Arifuddin Uksan Ariobimo, Muhammad Arismunandar, Setiawan Arya Dewa Nugroho Asrudin, Muhammad Bastari Bastari, Bastari Brahmana, Dedy Putra Budi Pramono BUDI PRAMONO Chris Hermawan Christine Sri Marnani Dedy Putra Brahmana Defriana, Desra Hilda Desyandri Desyandri Dovian Isjarvin Dyah Anissa Rehardiningtyas Dyah Tribuwana Tungga Dewi Editha Praditya Duarte Editha Praditya Duarte Edy Sulistyadi Estika, Febrina Evantino, Karolus Fachmi Khoiruddin Fachmi Khoiruddin Fanema Gabrieli Fauzia G Cempaka Gabriel Choirul Alman Guntur Eko Saputro Habibul Quran Haetami, Haetami Hamid, Nasim Abdul Hananto, Subarkah Hario Istiqlal Agung Hem Chhaty Hendra Felani Heni Nopianti Henry Iheanacho Eze Herlina J. R. Saragih Herlina Juni Risma aragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih HERLINA TARIGAN Herlina Tarigan Ibnu Asakir Ihsania Karin Azzani Inthaly, Anouphone Ivan Yulivan Jefferson Benyamin Jefferson Benyamin Jihan Marha Kartika Wijaya Setiawan Kurniawan Budi Prasetyo Langgeng Gilang Pangestu Lativa Audina Putri Lutfi Adin Affandi Mahroza, Jonni Makmur Supriyatno Makmur Supriyatno Mardamsyah, Adam Mastina Nopela mastina nopela Millynia, Dwi Erita Mirza Mirza Mochammad Ferdion Firdaus Mualim, Much Muhammad Agung Hardiyanto Muhammad Ariobimo Muhammad Suprio Pratomo Nafita Rizqiyatul Azkiya Nanang Heri Soebakgijo Nanang Hery Soebagijo Nanang Hery Soebakgijo Nofi Susanti Nora Lelyana Nugroho Sasongko Jati, Nugroho Sasongko Nurdiansyah, Hendra Nurman Machmud Nurman Machmud Pangestu, Langgeng Gilang Panji Prawira Asa Kusumah Patricia Prajogo Permatasari, Harnung Indah Philip Jeremia Sinaga Praditya, Editha Prakoso, Lukman Yudho Pratiwi Andini Ristiqomah Prihantoro, Kasih Prita Nurwahyu Purwantoro, Susilo Adi Purwati, Ria R. Fajar Grahananto Reinpal Falefi Reinpal Falefi Reinpal Falefi Reinpal Falefi Ria Purwati Rianto M.Si.Par Risdhianto, Agung Rizky Ramadhianto Ruby Alamsyah Rudy Sutanto Rudy Sutanto Saragih, Herlina Juni Risma Sarjito, Aris Selfira Salsabilla Selfira Salsabilla Shafira Karunia Hildawati Shafira Karunia Hildawati Sianipar, Leo Siti Hannah Padliyyah Sri Handayani Hanum Sri Murtiana Sudarya, Agus Suharnoko Suharnoko Suhirwan, Suhirwan Sumarno, Ari Pitoyo Sundari, Sri Suprapto Suprapto Suprapto Suprapto Suprapto Suprapto Suprapto Supriyatno, Makmur Surachman Surjaatmadja Susan Cintia Damanik Susan Cintia Damanik Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati Susilawati Susilawati Sutra Yustica Sae Sudrajat Sutrasna, Yudi Syaiful Anwar Syamsul Wahyu Toruan, Tahan Samuel Lumban Tuflichatul Ummul Uksan, Arifuddin Untung Hartono Wahyu, Syamsul Wibowo, Anggit Budi Wirandita Gagat Widyatmoko Wirandita Gagat Widyatmoko Wirandita Gagat Widyatmoko Yanif Dwi Kuntjoro YANTO, SRI Yordania Mega Priyanti