Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN STRATEGI PEMODELAN Ferdinandus Siki; Sunoto Sunoto; Roekhan Roekhan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.693 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10328

Abstract

The purpose of this research is to describe the increasing of writing skills and learning quality with pemodelan strategy class 9th Senior High School Bina Karya Atambua. This research has been conducted in two cycle. In cycle I, the students have reached the KKM contains 6 student (40,00%). In other side, the students have not reachedthe KKM contains 9 student (60,00%). In cycle II, the students have reached the KKM contains 12 student, while the students haven’t reached the KKM 3 students. In cycle 1, the increasing of learning quality has not been reaching the target. In cycle II, the increasing of learning has been reaching the target. The results show that pemodelan strategy has effect to increasing student writing skills and the learning quality.Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis cerpen dan peningkatan kualitas pembelajaran dengan strategi pemodelan untuk siswa kelas XC SMA Bina Karya Atambua. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Siklus I siswa yang berhasil mencapai KKM ada 6 siswa (40.00%). Siswa yang belum berhasil mencapai KKM 9 siswa (60.00%). Siklus II siswa yang berhasil mencapai KKM ada 12 siswa (81.6%). Siswa yang belum berhasil mencapai KKM 3 siswa (13.6%). Siklus I peningkatan kualitas pembelajaran belum berhasil mencapai target yang ditentukan. Siklus II peningkatan kualitas pembelajaran berhasil mencapai target yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan menulis dan peningkatan kualitas pembelajaran pada siklus I dan II mengalami peningkatan.
Asynchronous Digital-Based Learning Transformation of Speaking Skill Through Instagram Anggi Novitasari; Primardiana Hermilia Wijayati; Roekhan Roekhan
Journal DaFIna - Journal Deutsch als Fremdsprache in Indonesien Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um079v4i22020p6-12

Abstract

This article is the result of a research related to Asynchronous digital-based learning in speaking skill through instagram. This study aims to determine the transformation of Asynchronous digital-based learning and to analyze the students' speaking skill using the assessment rubric that has been designed. The data were collected through oral practice in the form of videos related to the theme Freizeitbeschäftigung / Hobby. Each student was asked to upload a 2-3 minute video and comment on two videos of other students. The results of this study indicated that the assessment rubric covered the fulfillment of tasks and pronunciation. All the given assignment points were fulfilled quite well, although there were six students who still made grammatical errors. The pronunciation ability of seven students was very good, while the other seven students were still influenced by Indonesian accent. Students' comments regarding other students’ videos were varied and positive. Students gave supportive comments to motivate each other in doing their work and they did not have any difficulties in using instagram. Keywords: Asynchronous, German language learning, instagram, speaking skill 
KEKERASAN SIMBOLIK DI MEDIA MASSA Roekhan Roekhan
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 38, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.039 KB)

Abstract

The research aims at reviewing the symbolic violence in mass media. The aspect of symbolic violence to be reviewed includes (a) the forms, (b) strategies, and (c) effects of symbolic violence to the reader. The research uses critical discourse analysis  design  developed  by Fairclough.  The  result  of data  analyses  found  the realization of symbolic violence in the news text, in form of (a) blurred meaning, (b) bias logics, and (c) bias value. The blurred meaning, bias logics, and bias value as form of bias information in news text. The strategies of symbolic violence found in this research are (a) the softening of information, (b) information reasoning (logic), and (c) creating positive information. The effects of symbolic violence to the readers is seen in receptions of the information from the mass media includes (a) reception based on prejudice attitude and view and (b) reception based on neutral attitude. The symbolic violence does not impact to the readers reality in a short time respons
Pertarungan Ideologi dalam Wacana “Merdeka Belajar” SAFRIKI MUNFI`ATIL MAWADDAH; Roekhan Roekhan
Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Madah
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31503/madah.v12i1.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wujud dan strategi pertarungan wacana terhadap ideologi bebas belajar lintas prodi dan perguruan tinggi yang dilakukan oleh stakeholderpendidikan. Pertarungan wacana tersebut dianalisis dengan menggunakan teori analisis wacana kritis Fairclough. Hasil penelitian ini meliputi (1) wujud pertarungan wacana berupa kata, kata kiasan, kata ilmiah, bahasa asing, kata berkonotasi negatif, nilai bias, logika bias serta makna kabur, dan (2) strategi pertarungan wacana dilakukan melalui pengiasan, pemositifan informasi, logika positif, tindakan, perbuatan, kesalahan hubungan analogi, pelabelan negatif, logika negatif serta kesalahan hubungan sebab akibat. Hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam memahami berbagai permasalahan terkait penerapan ideologi bebas belajar lintas prodi dan perguruan tinggi.
KEKERASAN SIMBOLIK DENGAN STRATEGI PENGONOTASIAN DAN PENGIASAN (SYMBOLIC VIOLENCE WITH CONNOTATIONS AND FIGURE OF SPEECH STRATEGIES) Roekhan Roekhan
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 3, No 1 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.54 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v3i1.4483

Abstract

AbstractSymbolic Violence with Connotations and Figure of Speech Strategies. Symbolic violenceis the imposition of vague meaning, logic bias, and the bias that it was accepted by thereader as the meaning is clear, the logic is right, and positive values . Connotationstrategy in the form of symbolic violence packaging information with the word, phrase,or statement implies connotations, meaning evaluative or emotive meaning. Connotationstrategy used to (a) raise, (b) degrading, (c) strengthening, and (d) weaken information.The figure of speech strategy is to wrap the information with figurative language. Thefigure of speech strategies used are of two kinds, namely: (a) figure of speech direct(metaphor) and (b) figure of speech indirect.Keywords: symbolic violence,connotation strategy, figure of speech strategy,figuratively direct, indirect allusionAbstrakKekerasan Simbolik dengan Strategi Pengonotasian dan Pengiasan. Kekerasan simbolikadalah pemaksaan makna kabur, logika bias, dan nilai bias agar hal itu diterima olehpembaca sebagai makna yang jelas, logika yang benar, dan nilai yang positif. Strategipengonotasian dalam kekerasan simbolik berupa pengemasan informasi dengan kata,ungkapan, atau pernyataan yang mengandung makna konotasi, makna evaluatif, ataumakna emotif. Strategi pengonotasian digunakan untuk (a) meninggikan, (b)merendahkan, (c) menguatkan, dan (d) melemahkan informasi. Strategi pengiasanadalah membungkus informasi dengan bahasa kias. Strategi pengiasan yang digunakanada dua macam, yaitu (a) pengiasan langsung (pemetaforaan) dan (b) pengiasan tidaklangsung.Kata-kata kunci: kekerasan simbolik, strategi pengonotasian, strategi pengiasan, kiasanlangsung, kiasan tidak langsung
Pemerolehan Bunyi Konsonan pada Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dengan Latar Belakang Bilingual Aburizal Sadam Habibi; Abdul Syukur Ghazali; Roekhan Roekhan; Nurchasanah Nurchasanah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 10: OKTOBER 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i10.15767

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the acquisition of consonants that occur in children with ADHD with a bilingual background. This study uses a qualitative approach that aims to describe and explain the acquisition of consonants in children with special needs. This type of research is case study research. This study used a longitudinal design with research subjects only in one child. The results of this study are that Aza mastered 16 Indonesian consonant phonemes which were realized into inhibitory contoids [p,b,t,d,ḍ,k,j,g,?], nasal [m,n,ṇ,ƞ,ň], fricative [s,h], Africative [c,j], and lateral [I]. However, among these sounds there are still sounds that are still fluctuating. The fluctuating sounds include fricative contoid [s] and lateral contoid [l]. Meanwhile, Aza has not mastered 5 Indonesian consonant phonemes, namely the fricative phonemes /f/, /v/, /z/, /x/ and /r/.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemerolehan bunyi konsonan yang terjadi pada anak ADHD dengan latar belakang bilingual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan pemerolehan bunyi konsonan pada anak berkebutuhan khusus. Jenis penelitian ini adalah studi kasus serta desain longitudinal dengan subjek penelitian hanya pada satu anak. Hasil penelitian ini yakni Anak menguasai 16 fonem konsonan bahasa Indonesia yang terealisasi menjadi kontoid hambat [p,b,t,d,ḍ,k,j,g,?], nasal [m,n,ṇ,ƞ,ň], frikatif [s,h], afrikatif [c,j], dan lateral [I]. Namun, di antara bunyi tersebut masih ada bunyi fluktuatif yang meliputi kontoid frikatif [s] dan kontoid lateral [l]. Sementara itu, Aza belum menguasai lima  fonem konsonan bahasa Indonesia, yaitu fonem frikatif /f/, /v/, /z/, /x/ dan /r/.
Pola Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang Tahun 2019 Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin; Roekhan Roekhan; Moh. Safii
Pustakaloka Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.11 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v12i1.2042

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk urutan pola elemen pada perilaku pencarian informasi dan untuk mengetahui elemen yang dominan digunakan pada pola perilaku pencarian informasi Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang tahun 2019 dalam menelusuri sumber informasi untuk sumber belajar perkuliahan dan rujukan dalam pembuatan karya. Sebanyak delapan belas mahasiswa anggota finalis ajang mahasiswa berprestasi Universitas Negeri Malang sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat sembilan pola perilaku pencarian informasi yang berbeda dan terdapat delapan elemen yang dominan digunakan pada pola perilaku pencarian informasi Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang tahun 2019 dalam menelusuri sumber informasi untuk sumber belajar perkuliahan dan rujukan dalam pembuatan karya, dimana perilaku pencarian informasi mahasiswa berprestasi tersebut ditunjang oleh peran Perpustakaan Perguruan tinggi Universitas Negeri Malang.
Praktik diskursif penanaman nilai moral dalam buku teks Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Yuni Pratiwi; Amirullah Abduh; Kusubakti Andajani; Asri Ismail; Roekhan Roekhan; Bambang Prastio
LITERA Vol 22, No 1: LITERA (MARCH 2023) -- IN PRESS
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v21i3.51719

Abstract

Bukti empiris menunjukkan bahwa beberapa buku teks yang digunakan dalam pembelajaran bahasa kedua melakukan praktik diskursif dengan mengajarkan nilai-nilai moral, baik secara implisit maupun eksplisit. Dengan tujuan untuk memvalidasi hal tersebut, penelitian ini mengkaji nilai-nilai moral yang terdapat dalam buku teks BIPA level 1 hingga 7 dengan berfokus pada piranti linguistik, gambar, dan teks-teks tertentu yang mewakili sikap dari penulis dengan berfokus pada teks naratif dan gambar. Penelitian ini dilakukan dalam konteks buku teks Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan program pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Penelitian menggunakan teori Critical Discourse Analysis (CDA) yang mengadopsi Appraisal Theory (AT), dan Visual Grammar Theory (VGT). Data bersumber dari buku BIPA Sahabatku Indonesia, yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 2019. Hasil analisis teks naratif menunjukkan bahwa nilai moral berupa kesopanan dan peduli terhadap lingkungan menjadi yang paling dominanan ditemukan. Sementata itu, hasil item leksikal dan visual menunjukkan bahwa mayoritas mengajarkan untuk menjaga hubungan yang baik sesama manusia dan penciptanya, melalui empat jenis teks. Berdasarkan bukti empiris, baik perancang kurikulum dan buku teks perlu sepenuhnya menyadari nilai-nilai moral dan kepekaan moral sehingga mereka dapat menghadirkan nilai-nilai moral yang seimbang dalam buku-buku teks bahasa. Kata kunci: BIPA, nilai moral, praktik diskursif, buku teks, CDA
Strategi Roasting Kiky Saputri terhadap Petinggi Negara Fitri Anugrah Kilisuci Fiiarum; Moch. Syahri; Roekhan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2674

Abstract

Strategi roasting digunakan komika untuk menyampaikan kritikan dengan dibumbui unsur humor. Unsur humor dalam roasting membuat kritikan yang disampaikan tidak sampai menyinggung perasaan target roasting. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan strategi roasting yang digunakan Kiky Saputri melalui aspek bahasa dan aspek logika. Data penelitian ini berupa wacana roasting Kiky Saputri terhadap petinggi negara. Data bersumber dari rekaman video Kiky Saputri ketika meroasting sebelas petinggi negara. Data diperoleh dengan cara menyimak, mentranskripsikan,dan mengkode data. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis humor Asa Berger. Hasil analisis data menunjukkan bahwa satir, permainan kata, kesalahpahaman, bombastis, dan permainan bunyi ditemukan dalam strategi roasting melalui bahasa. Strategi roasting melalui logika ditemukan berupa pemutarbalikan, perbandingan, analogi, kekecewaan, kemustahilan, dan ketaksengajaan. Umumnya dalam roasting Kiky Saputri terhadap petinggi negara didominasi penggunaan strategi melalui satir dan pemutarbalikan.
Strategi Bertutur Masyarakat Diglosia dalam Ragam Bahasa Madura Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo Firdausy Rohmah; Martutik Martutik; Roekhan Roekhan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi bertutur ragam bahasa Madura pada masyarakat diglosia Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Orientasi teoretis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiolinguistik. Data penelitian ini berupa kata atau kalimat dalam tuturan ragam bahasa Madura, sedangkan sumber data penelitian ini adalah masyarakat diglosia Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik rekam. Analisis data yang digunakan penelitian ini terdiri atas tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan temuan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi lapangan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Strategi bertutur yang digunakan oleh masyarakat diglosia menunjukkan adanya keberagaman bahasa Madura yang dimiliki oleh masyarakat Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo dalam setiap tuturan. Bahasa Madura memiliki tiga ragam bahasa, yaitu bahasa Madura Enje’-Iye, Enggi-Enten dan Engghi-Bhunten. Ketiga ragam bahasa Madura tersebut digunakan oleh mayoritas masyarakat Kecamatan Besuki sesuai dengan fungsi penggunaan bahasa yang berbeda sehingga dalam menggunakan ragam bahasa Madura tersebut masyarakat menggunakan strategi berbeda dalam menggunakan tuturan tersebut. Adapun strategi bertutur yang ditemukan pada tuturan ragam bahasa Madura masyarakat diglosia Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo terdapat dua strategi, yaitu strategi langsung dan tidak langsung. Strategi langsung yang ditemukan terdiri atas enam data. Enam data tuturan tersebut memiliki rincian, yaitu (1) strategi bertutur langsung berupa tindak permintaan dengan 3 data, (2) strategi bertutur langsung berupa tindak memuji dengan 1 data, (3) strategi bertutur langsung berupa tindak mengeluh dengan 1 data, dan (4) strategi bertutur langsung berupa tindak melarang dengan 1 data, sedangkan strategi tidak langsung yang ditemukan terdiri atas empat data, yaitu (1) strategi tak langsung berupa tindak permintaan dengan tiga data, dan (2) strategi tak langsung berupa tindak permintaan dengan satu data.
Co-Authors - Martutik Abd. Syukur Ibrahim Abduh, Amirullah Abdul Syukur Ghazali Abdul Syukur Ghazali Abdus Syukur Ghazali Aburizal Sadam Habibi Achmad Komaruddin Agusta Rakhmat Taufani Al Kayyizu Azizin Nisa’ Albaburrahim Aldiri Septian Syafiudin Alfin Ari Indria Kusuma Wardani Anang Santoso Anggi Novitasari Asri Ismail Astria Prameswari Azizatuz Zahro Azizatuz Zahro’ Derin Aypa Berhama Zega Dewi Ariani Didin Widyartono Djoko Saryono Dwi Ariana Irawati Dwi Ariana Irawati Dwi Listyorini Eka Butsiawan Ella Rizky Endryanti Elma Excavanti Tamaya Endah Tri Priyatni Farghani, Rizki Farizi Ferdinandus Siki Firdausy Rohmah Fitri Anugrah Kilisuci Fiiarum Fuad, Akhmad Dzukaul Gatut Susanto Gigih Caesar Wahyu P Gigih Caesar Wahyu P Hamdani, Ardiansyah Yusuf Helmi Wicaksono Heri Susanto Heri Suwignyo Hilmiati Ida Sari Rahmawati Imam Suyitno Iriaji Istiqomah Nurzafira Kusubakti Andajani Lidya Devega Slamet Mahpi Mahpi Maryaeni Maryaeni Maslakhatu Nurul Ummah Maslakhatu Nurul Ummah Mimin Ernawati Moh. Safii Muakibatul Hasanah Muhammad Binur Huda, Muhammad Binur Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin Nazwa, Venina Nabilla Nita Widiati Nugroho, Faizal Hadi Nur Hadi Nurchasanah Nurhadi Nurhadi Nurul Laili Rohmatin Nurul Laili Rohmatin Prastio, Bambang Primardiana Hermilia Wijayati Proklawati, Desy Putri, Yusriani Febrian Ramadani Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Fauzia Rahman, Aziiz Ali Rina Novia Wahyuningtyas Rizki Farizi Farghani SAFRIKI MUNFI`ATIL MAWADDAH Sari, Cut Purnama Shany, Nadinda Catrine Siti Maisaroh Suhardini Nurhayati Sunoto Sunoto Sunoto Sunoto Sutikno, Nonny Rulisty Putri Suyono Suyono Syafiudin, Aldiri Septian Syahri, Moch. Ul Aini, Shofa Ulfa Rizqi Putri Ulfa Rizqi Putri Ummah, Maslakhatu Nurul Viga Eka Putri Nurprihardianti Wahyu P, Gigih Caesar Wahyudi Siswanto Wulandari, Indah Astutik Yazid Basthomi Yuni Pratiwi Yustina Sako Yustina Sako