p-Index From 2021 - 2026
13.255
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia VISIKES Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari The Indonesian Journal of Public Health HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) EnviroScienteae Jurnal Ergonomi dan K3 Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Kesehatan Manarang JURNAL PHOTON Jurnal Kreativitas PKM Ensiklopedia of Journal Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Menara Ilmu Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) KESANS : International Journal of Health and Science Journal of Community Engagement Research for Sustainability Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference International Journal of Health Science and Technology Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Innovative: Journal Of Social Science Research Health Research Journal of Indonesia Jurnal Multidisiplin Sahombu Science and Education Journal Journal of Innovative and Creativity Jurnal Medika: Medika International Journal of Health Literacy and Science IPTEKIN : Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Safety Driving Berbasis Budaya Keselamatan Kerja Bagi Pengemudi Kendaraan Berat di Perusahaan X Riau Risda Simatupang; Herniwanti Herniwanti; Lita Lita
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/d08kpv90

Abstract

Budaya keselamatan kerja merupakan faktor penting dalam mencegah kecelakaan kerja, khususnya pada pengemudi kendaraan berat yang memiliki risiko tinggi selama operasional transportasi perusahaan. Tingginya kejadian kecelakaan transportasi di Provinsi Riau masih banyak dipengaruhi oleh perilaku berkendara yang tidak aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengemudi kendaraan berat mengenai pentingnya budaya keselamatan kerja dan perilaku berkendara aman (safety driving) pada operasional Perusahaan X di Riau. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan terkait budaya keselamatan kerja, komitmen keselamatan, serta penerapan perilaku berkendara aman. Sasaran kegiatan adalah 60 orang pengemudi kendaraan berat yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengemudi mengenai pentingnya budaya keselamatan kerja, penggunaan prosedur keselamatan, kepatuhan terhadap aturan berkendara, serta kesadaran untuk menerapkan perilaku aman selama bekerja. Faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku berkendara aman adalah budaya pengemudi, diikuti komitmen manajemen dan pelatihan keselamatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran keselamatan kerja pada pengemudi kendaraan berat. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan rutin, dan dukungan manajemen guna menekan risiko kecelakaan kerja pada sektor transportasi perusahaan.
Determinasi Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Hygiene terhadap Gejala Infeksi Kulit pada Masyarakat Pesisir Terdampak Pasang Rob: Studi Kasus di Desa Teluk Papal, Bengkalis Linda Hariyani; Herniwanti Herniwanti; Yessi Harnani; Mitra Mitra; M. Kamali Zaman; Iswadi Iswadi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1434

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi lingkungan yang tidak memadai dan perilaku higiene yang kurang baik dapat meningkatkan risiko kejadian infeksi kulit pada masyarakat pesisir. Tujuan: Menganalisis hubungan antara sanitasi lingkungan dan perilaku higiene dengan kejadian infeksi kulit pada masyarakat pesisir Desa Teluk Papal, Kabupaten Bengkalis. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional pada 182 responden dari populasi 1.465 penduduk. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil: Sebanyak 65,9% responden mengalami infeksi kulit. Mayoritas responden memiliki sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat serta perilaku higiene yang kurang baik. Analisis bivariat menunjukkan bahwa seluruh variabel berhubungan secara signifikan dengan kejadian infeksi kulit (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa air bersih (p=0,001; POR=9,181), perilaku mandi (p=0,004; POR=6,789), dan riwayat penyakit (p=0,002; POR=3,926) berhubungan secara independen dengan kejadian infeksi kulit. Nilai Nagelkerke R² sebesar 50,6% menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan kejadian infeksi kulit. Kesimpulan: Air bersih, perilaku mandi, dan riwayat penyakit berhubungan secara signifikan dengan kejadian infeksi kulit. Air bersih merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian infeksi kulit.
Analisis Persetujuan Teknis Pengelolaan Limbah Cair di UPT Laboratorium Kesehatan dan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sri Hayati; Herniwanti Herniwanti; Oktavia Dewi
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1435

Abstract

Persetujuan Teknis (Pertek) pengelolaan limbah cair merupakan instrumen penting untuk menilai kesesuaian antara ketentuan yang berlaku dan implementasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah cair di UPT Laboratorium Kesehatan dan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau berdasarkan komponen input dan proses. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada Februari–Maret 2026 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah cair di UPT telah memiliki dasar pelaksanaan, namun masih memerlukan penguatan pada beberapa aspek. Pada komponen input, diperlukan penguatan pada SOP yang lebih spesifik, kelengkapan sarana pendukung, alokasi anggaran yang lebih terarah, dan dokumen perizinan teknis. Pada komponen proses, penguatan diperlukan pada dokumentasi deskripsi kegiatan, ketersediaan hasil uji baku mutu air limbah yang mutakhir, kelengkapan rancangan pengelolaan dan pemantauan lingkungan, kompetensi SDM, serta sistem manajemen lingkungan yang terdokumentasi. Disimpulkan bahwa pengelolaan limbah cair di UPT telah berjalan, tetapi masih memerlukan penguatan bertahap untuk mendukung pemenuhan Persetujuan Teknis.
Implementasi Program GERMAS untuk Meningkatkan Personal Hygiene dan PHBS Lansia Secara Berkelanjutan Herniwanti Herniwanti; Oktavia Dewi; Emy Leonita; Rafni Nashabila
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i3.5802

Abstract

Purpose: This study aimed to improve personal hygiene practices and Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) among elderly individuals through a structured health education program integrated with Indonesia’s national Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). The program focused on increasing awareness, encouraging healthy daily habits, and supporting independence among older adults. Methodology/Approach: The program was implemented in Sungai Kamuyang Village, West Sumatra, using a community-based home-visit approach. Health education was delivered through brief counseling and demonstrations of personal hygiene practices, accompanied by the distribution of hygiene kits. Observations of household sanitation conditions and daily hygiene routines were conducted, and data were collected through short interviews and field notes with assistance from local health cadres. Results/Findings: The intervention resulted in positive behavioral changes. Approximately 85% of participants demonstrated improved understanding of PHBS principles, 80% practiced regular personal hygiene routines, and 60% engaged in light physical activity. However, only 40% reported routine health check-ups, and nearly half of the households still lacked adequate sanitation facilities, indicating ongoing environmental and service-related barriers. Conclusions: The program effectively improved elderly hygiene practices and PHBS awareness, though barriers like sanitation and health check-ups remain. Further research is needed. Limitations: The study was limited by a small sample size and a short implementation period, which may restrict the generalizability of the findings. Contributions: This study provides practical evidence for public health practitioners, community health workers, and policymakers on the effectiveness of home-based education integrated with GERMAS in promoting healthy behaviors among the elderly.
STRATEGI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR BERDASARKAN KONDISI SARANA DAN PRASARANA DI LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT PROVINSI RIAU MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN MATRIKS IFAS–EFAS Sri Hayati; Herniwanti
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 7 No 1 (2026): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v7i1.846

Abstract

Laboratory wastewater management is essential for environmental protection and public health due to the presence of hazardous chemical and microbiological contaminants. This study aimed to analyze wastewater management conditions based on facilities and infrastructure at the Public Health Laboratory of Riau Province and to formulate appropriate management strategies. A descriptive-analytical approach was applied using SWOT analysis followed by Internal and External Factor Analysis Summary (IFAS–EFAS). Data were collected through observation, interviews, and document review. The analysis showed an internal factor score of -0.35 and an external factor score of 0.05, placing the laboratory wastewater management system in Quadrant III (Weakness–Opportunities). This indicates significant internal weaknesses, particularly in wastewater treatment plant (WWTP) performance, limited technical facilities, and inadequate human resource capacity. However, substantial external opportunities exist, including regulatory support, technological advancements, funding opportunities, and institutional guidance. The recommended strategy emphasizes utilizing external opportunities to address internal weaknesses through WWTP upgrading, SOP standardization, strengthened effluent monitoring, digital documentation, and continuous capacity building.
LITERATURE RIVIEW TOKSIKOLOGI LIMBAH B3 PUSKESMAS Linda Haryani; Herniwanti; Marwad
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 7 No 1 (2026): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v7i1.847

Abstract

The management of hazardous and toxic (B3) solid waste in Primary Health Care Centers (Puskesmas) remains a critical issue due to its potential to cause harmful biological and chemical exposure to health workers, the community, and the environment. This study aims to analyze toxicological risks and management challenges of B3 solid waste in Primary Health Care Centers based on a review of recent literature. The research employed a literature review method with a descriptive qualitative approach, involving a search of nationally indexed and international journals published between 2020 and 2025; article selection based on inclusion and exclusion criteria; and thematic extraction and analysis of eight relevant publications from the Riau region and comparative areas. Data analysis covered waste characteristics, human resources, facilities and infrastructure, and policy aspects. The review results indicate that infectious waste and sharps constitute the largest fractions of B3 solid waste generated by Primary Health Care Centers. Major issues include improper waste segregation, non-standard temporary storage facilities, limited availability of trained human resources, and dependence on third-party waste handlers. Identified toxicological risks include potential infections from needle-stick injuries, exposure to heavy metals and pharmaceutical residues, and environmental contamination that adversely affects public health. Overall, the studies reveal that the primary problem lies in weak implementation of standard operating procedures despite the existence of national regulations. This study concludes that strengthening human resource capacity, providing adequate infrastructure, ensuring compliance with technical standards, and implementing risk management based on toxicological principles are key strategies to improve safety and the quality of B3 solid waste management in Primary Health Care Centers.
GENHEALTH: A Peer Education-Based Healthy Youth Campaign to Improve Non-Communicable Disease Prevention Literacy among Students in High Schools in Riau Province: GENHEALTH: Kampanye Gerakan Remaja Sehat melalui Peer Education untuk Meningkatkan Literasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Sekolah Menengah Atas di Provinsi Riau Emy Leonita; Oktavia Dewi; Herniwanti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 6 No. 2 (2026): JPKK Edisi Agustus 2026
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol6.Iss2.2602

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang mulai meningkat pada kelompok usia remaja akibat perubahan pola hidup dan rendahnya literasi kesehatan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya promotif dan preventif yang melibatkan remaja secara aktif sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pencegahan PTM melalui implementasi Program GENHEALTH berbasis peer education. Sasaran kegiatan adalah 200 siswa SMAN Plus Provinsi Riau dengan melibatkan 10 siswa sebagai Duta GENHEALTH. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan interaktif, pelatihan peer educator, pengembangan media promosi kesehatan berbasis visual dan digital berupa buku saku CERDIK, poster, infografis, kampanye media sosial, serta Mini Health Check Day bekerja sama dengan puskesmas. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 26% menjadi 69%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 30% menjadi 6%. Selain itu, terbentuk 10 Duta GENHEALTH yang berperan sebagai agen promosi kesehatan di sekolah serta tersedianya media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Program GENHEALTH terbukti mampu meningkatkan literasi kesehatan remaja mengenai pencegahan PTM serta berpotensi direplikasi sebagai model promosi kesehatan berbasis sekolah. Abstract  Non-communicable diseases (NCDs) have become an increasing public health concern among adolescents due to unhealthy lifestyles and limited health literacy. These conditions highlight the need for health promotion and preventive strategies that actively engage adolescents as agents of change within the school setting. This community service program aimed to improve adolescents' literacy on NCD prevention through the implementation of the GENHEALTH program based on a peer education approach. The program involved 200 students from SMAN Plus Riau Province, including 10 selected students trained as GENHEALTH Ambassadors. The intervention consisted of interactive health education sessions, peer educator training, development of visual and digital health promotion media, including the CERDIK pocketbook, posters, infographics, social media campaigns, and a Mini Health Check Day conducted in collaboration with the local primary healthcare center. Program effectiveness was evaluated using a pre-test and post-test design to assess changes in participants' knowledge. The results demonstrated an increase in the proportion of students with good knowledge from 26% to 69%, while the proportion with poor knowledge decreased from 30% to 6%. In addition, ten GENHEALTH Ambassadors were successfully established to sustain health promotion activities within the school. The GENHEALTH program effectively improved adolescents' health literacy regarding NCD prevention and has the potential to be replicated as a school-based health promotion model.
Increasing Medical Waste Management Literacy in Nursing and Midwifery Students at Hang Tuah University Pekanbaru: Peningkatan Literasi Pengelolaan Limbah Medis pada Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan Universitas Hang Tuah Pekanbaru oktavia Dewi; Herniwanti; Emy Leonita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 6 No. 2 (2026): JPKK Edisi Agustus 2026
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol6.Iss2.2613

Abstract

Medical waste is hazardous waste that may cause infections, occupational injuries, and environmental pollution if not managed appropriately. Nursing and midwifery students, as future healthcare professionals, should acquire adequate medical waste management literacy during their academic training. This community service program aimed to improve students' literacy on medical waste management through interactive health education and simulation-based training. The program was conducted on 13 October 2025 at Universitas Hang Tuah Pekanbaru and involved 10 nursing and midwifery students selected using purposive sampling. The intervention consisted of a pre-test, educational sessions, medical waste segregation simulation, group discussion, and a post-test. The results showed that the mean knowledge score increased from 32.8 before the intervention to 56.4 after the intervention, representing an improvement of 21.8 points. The greatest improvement was observed in infectious waste and sharps waste management, while knowledge related to Needlestick Injury (NSI), Personal Protective Equipment (PPE), and PostExposure Prophylaxis (PEP) required further reinforcement through repeated simulation-based training. Most participants also reported high satisfaction with both the educational content and learning methods. This program effectively improved medical waste management literacy and may serve as a simulation-based educational model for strengthening occupational safety competencies among future healthcare professionals.   Abstrak Limbah medis merupakan limbah berbahaya yang berpotensi menimbulkan infeksi, cedera, dan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola sesuai standar. Mahasiswa keperawatan dan kebidanan sebagai calon tenaga kesehatan perlu memiliki literasi pengelolaan limbah medis sejak masa pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pengelolaan limbah medis melalui penyuluhan interaktif dan pelatihan berbasis simulasi. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Oktober 2025 di Universitas Hang Tuah Pekanbaru dengan melibatkan 10 mahasiswa keperawatan dan kebidanan yang dipilih secara purposif. Intervensi meliputi pre-test, penyampaian materi, simulasi segregasi limbah medis, diskusi, dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan meningkat dari 32,8 menjadi 56,4, atau meningkat sebesar 21,8 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada materi limbah infeksius dan limbah tajam, sedangkan materi mengenai Needlestick Injury (NSI), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan Post Exposure Prophylaxis (PEP) masih memerlukan penguatan melalui pelatihan lanjutan. Sebagian besar peserta juga menyatakan sangat puas terhadap materi dan metode pembelajaran yang diberikan. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi pengelolaan limbah medis pada calon tenaga kesehatan dan berpotensi diintegrasikan sebagai pembelajaran berbasis simulasi dalam pendidikan keperawatan dan kebidanan.
ANALISIS SWOT, IFAS, DAN EFAS PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI PESISIR SUNGAI BANGKINANG nabila nabila; Herniwanti Herniwanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.55364

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah permukiman pesisir sungai masih menjadi permasalahan kesehatan lingkungan yang kompleks, terutama di daerah pedesaan. Rendahnya ketersediaan sarana prasarana, kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai, serta lemahnya sistem pengelolaan berbasis komunitas berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Sungai Tonang dengan pendekatan analisis SWOT yang dipadukan dengan IFAS dan EFAS sebagai dasar perumusan strategi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada tahun 2025–2026 di Desa Sungai Tonang, wilayah kerja UPT Puskesmas Sawah. Populasi penelitian meliputi masyarakat dan pemangku kepentingan terkait pengelolaan sampah, dengan informan dipilih secara purposive sampling. Variabel yang dikaji meliputi faktor internal dan eksternal pengelolaan sampah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif serta dilanjutkan dengan penyusunan matriks SWOT, IFAS, dan EFAS. Hasil analisis menunjukkan nilai IFAS sebesar 0,70 dan EFAS sebesar 0,85 yang menempatkan pengelolaan sampah rumah tangga Desa Sungai Tonang pada Kuadran I (strategi SO). Kondisi ini menunjukkan bahwa desa memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang mendukung pengembangan sistem pengelolaan sampah. Disimpulkan bahwa strategi agresif melalui penguatan peran pemerintah desa, puskesmas, dan tokoh masyarakat, pembentukan bank sampah dan kader lingkungan, serta pemanfaatan dukungan kebijakan dan pendanaan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat.
Kajian Kesiapan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Bagan Punak Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Rina Gustina Sari; Tin Gustina; Endang Purnawati Rahayu; Herniwanti Herniwanti; Abdurrahman Hamid
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 4 (2022): JIKM Vol. 14, Edisi 4, November 2022
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v14i4.347

Abstract

Abstrak Latar Belakang :. Dalam penerapan Keselamatan Kesehatan dan Kerja (K3), dibutuhkan beberapa faktor yang perlu dipenuhi seperti unsur internal dan eksternal penerapan K3. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kesiapan penerapan K3 di Puskesmas Bagan Punak Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan utama dalam penelitian ini sebanyak tiga orang yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Dokter penanggung jawab terhadap K3 dan Pegawai Puskesmas, sedangkan informan pendukung sebanyak dua orang yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan dan Penanggung Jawab Program K3. Analisis kesiapan penerapan K3 di Puskesmas Bagan Punak ditinjau dari aspek internal dan eksternal. Hasil: Kendala internal berupa belum adanya sumber daya kesehatan yang berlatar belakang pendidikan K3, tidak adanya rancangan dana untuk penerapan K3, kurangnya ketersediaan peralatan yang sesuai dengan peraturan pemerintah, serta kurangnya tenaga kesehatan dalam memahami buku pedoman yang telah dirancang. Kendala di eksternalnya adalah belum diterapkannya kebijakan yang harus diikuti dan kurangnya monitoring dari pihak dinas kesehatan ke puskesmas setelah dilaksanakan pelatihan untuk tenaga Kesehatan di puskesmas khususnya kepada petugas penanggung jawab K3. Kesimpulan: Disarankan kepada Puskesmas Bagan Punak adalah mengusulkan tenaga yang akan menjadi penanggung jawab K3 dan dibentuknya Tim K3 di Fasyankes, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, menambah ketersediaan alat K3, dan menetapkan kebijakan penerapan K3 di puskesmas. Study of The Readiness Assessment For Occupational Health and Safety Implementation at Bagan Punak Health Center Rohil District Riau Province Abstract Background: In the implementation of Occupational Safety and Health (K3), several factors are needed that need to be fulfilled, such as the internal and external elements of the application of K3. The purpose of this study was to analyze the readiness for the application of K3 at the Bagan Punak Health Center, Bangko District, Rokan Hilir Regency, Riau Province. Methods: This study uses qualitative methods through in-depth interviews, observation and document review. The main informants in this study were three people consisting of the Head of the Health Center, the Doctor in charge of K3 and Health Center employees, while the supporting informants were two people consisting of the Head of the Health Service and the Person in Charge of the K3 Program. Analysis of readiness for the application of K3 at the Bagan Punak Health Center in terms of internal and external aspects. Result: Internal constraints in the form of the absence of health resources with an OHS educational background, the absence of a design fund for the implementation of K3, the lack of availability of equipment in accordance with government regulations, and the lack of health workers in understanding the designed guidebook. Meanwhile, the external constraints are that the policies that must be followed have not been implemented and the lack of monitoring from the health office to the puskesmas after training for health workers at the puskesmas, especially the officers in charge of K3. Conclusion: Suggested to the Bagan Punak Health Center are proposing personnel who will be in charge of K3 and the formation of an K3 Team at the Health Facilities, coordinating with the Health Office, increasing the availability of K3 equipment, and establishing policies for implementing K3 at the puskesmas.
Co-Authors Abdurrahman Hamid Abidin, Aldiga Rienarti Agus Alamsyah Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Aldiga Rienarti Abidin Alni Diniati Alni Diniati, Alni Anas, Siti Nafiah Annisa Wahdania Arba’a, Nurhamni Ardiana Ardiana Arif Susanto Arisandhi, Sovia Arti, Eliyah Dwi Setyo Asril Asril Asril Asril Asril Asril Bagyo Yanuwiadi Bambang Joko Priatmadi Benny Yulianto Buchari Lapau Budi Hartono Budi Hartono Danil Sahputra Dedi Afandi Dedy Khairul Ray Desi Susanti Devis, Yesica Dewi , Oktavia Dwi Jayanti Edi Sudarto Edi Sudarto Emmi Winarni Endang Budianingsih Endang Budianingsih Endang P. Rahayu Endang P.R Endang.P Rahayu Ervira Dwiaprini As Syifa Estri Kartika Firman Edigan Firsty Mitalianti Fitriani Fitriani Fitriani, Ernita Furqon, Al Haryanto Haryanto Hasyir Jumanuddin Herlina Susmaneli Heryudarini Harahap Ikhtiyaruddin Ilham Kurniawan Irma Sari Isra Rahma Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Jehan Al Habib Murvi Jepisah, Doni Kamali Zaman Kamali Zaman Kamali Zaman Kasmiati, Neng Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto lamin lamin Lamtiur, Posma Rohana Leonita, Emi Leonita, Emy Lestari, Rita Linda Hariyani Linda Haryani Lita Lita Lita Lita, Lita M. Kamali Zaman M. Kamali Zaman MAHFHIROH, INTAN Makomulamin Makomulamin Makomulamin Makomulamin Marlina, Hastuti Marngatin Marngatin Marwad Marwad Marwad Marwad, Marwad Masribut Masribut Mega Ratu Meidia Wahyuni Mhd. Rizki Triwijaya Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Mitra Molina, Oni Muhammad Ade Setiawan Muhammad Muzakir Fahmi muharani, Defrika Mustika Sari, Nova Muthia Nabilla Nabila nabila nabila Nabila, Nabila Nadia Miftahul Jannah Nahabila, T. Sy Rafni Nailul Fithri Arrasily Nashabila, Rafni Nasyabila, Rafni Neneng, Andi Nila Puspita Sari Ningrum, Hesti Nofiyadi Nofiyadi Nofiyadi, Nofiyadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Novita Rani Novita Rani Novita Rany Nugraha, A. Fajri Nurlisis, Nurlisis Nurvi Susanti Nurwijayanti Octaviani, Dita Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Putri Hidayah Putri Permata Yanda Putri, Rossa Anugerah Rafni Nashabila Rafni Nashabila Rahayu Aishakina Rahayu, Endang P Rahayu, Endang Purnawati Rahayu, Yessi Rahmi Utamiasari Rahmi, Rawdhotul Rahmi, Sherly Firsta Ratna Masni, Fenny Raviola Raviola Rawani, Azzah Renaldi, Reno Retno Titi Humairoh Ridwan, Junaina Rina Gustina Sari Riri Maharani Risda Simatupang Rizki Samur Roby Yandri Romadiah, Ulil Romauli Lasniroha Rossa Anugerah Putri Sandi, Yogie Pratama Sangap Daniel T Santoso SANTOSO SANTOSO Santoso Santoso Santoso Santoso Santoso Santoso Sarah Atyikah Sarah Atyikah Sarwendah Sarwendah Sarwendah Sarwendah, Sarwendah Silfiani, Adawiyah Siti Manna Sitohang, Nelson Soemarno Soemarno Sri Hayati Sri Hayati Sri Irianti Sri Irianti Sri Wahyuni Sugiyarningsih Sugiyarningsih Sumengen Soetomo Susanto, Yudi Susmeneli, Herlina Syafrani Syafrani Syafrani Syukaisih Syukaisih T. Sy Rafni Nahabila Tin Gustina Tri Jenny Minarsih Trismon, Ignatius Udiansyah Udiansyah, Udiansyah Utamiasari, Rahmi Vanny Hilda Fabiola Vinki Trigunanda Aditya Welly Rahma Devita Wijayanti, Nurul Diyah Winda Kristanti, Winda Wirdaningsih Wirdaningsih Yen Purwawinata Mohan Yessi Harnani Yessi Harnani Yessi Harnani Yessi Harnani Yorismanto, Yorismanto Yuli Devila Yunita, Jasrida Yuyun Priwahyuni Zaman, Kamali Zaman, M. Kamali