Articles
Pemetaan Literasi Lingkungan pada Materi Pencemaran Lingkungan
Mery Berlian;
Rian Vebrianto;
Adisti Yuliastrin;
Silvina Efendi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21927/literasi.2023.14(1).47-53
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat literasi lingkungan siswa. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh hasil test terkait kemampuan literasi lingkungan siswa. Metodologi pada penelitian ini menggunakan metode survey yang melibatkan siswa 60 siswa SMP kelas 8 yang diambil secara random (acak). Instrumen yang digunakan berupa soal literasi lingkungan yang disebarkan melalui gform. Data yang didapatkan di analisis menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil survei diketahui bahwa jumlah subjek sebanyak 64 siswa kelas 8 SMP yang terdiri dari 39 perempuan dan 25 laki-laki. serta terdiri dari 4 suku yaitu melayu, minang, batak dan jawa. Berdasarkan hasil survey juga diketahui bahwa rata-rata kemampuan literasi lingkungan siswa yaitu dalam kategori baik dengan skor 7,6 yang dapat dijelaskan secara terperinci yaitu konstrak Kompetensi lingkungan 7,8 (baik), konstrak Pengetahuan lingkungan 7,6 (baik), konstrak Sikap terhadap lingkungan 7,3 (baik). Rekomendasi dari penelitian ini adalah masih perlu ditingkatkan kemampuan literasi lingkungan siswa dan para guru dapat menggunakan instrument yang sudah digunakan ini.
Development study usage evaluation LKPD based inquiry learning
Mery Berlian;
Rian Vebrianto;
M. Alfikri Romadan;
Radeswandri Radeswandri
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jitp.v10i2.55739
Student worksheets (LKPD) are teaching material sheets that contain tasks that are arranged mathematically according to the level of knowledge and age of students in easy-to-understand language, so that they can study independently with a little help and guidance from the teacher. With the many uses of these teaching materials, this study aims to evaluate the use of student worksheets among students as a means of education and promotion. The research method used in this research is development research using the 4D model but only limited to the response test or evaluation of the use of LKPD. The research was conducted by involving 35 students from various study programs. The data collection tool used is an online questionnaire consisting of 5 constructs with 27 questions related to evaluating the use of LKPD. The collected data were then analyzed using SPSS version 23.00 for windows. The results showed that the students' evaluation of the use of LKPD in the five constructs had an average of 3.98 in the good category. Recommendations for further research are that it is necessary to conduct an initial study first to test the effectiveness of using inquiry learning based worksheets.
Analisis Kesan Program Inservice Training Implementasi Pembelajaran Daring Bagi Guru Di Masa Pandemi
Mery Berlian;
Susilawati;
Rian Vebrianto;
Musa Thahir;
Radeswandri Radeswandri
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/j-dinamika.v8i2.3700
Riset ini bertujuan untuk menganalisis kesan guru terhadap program inservice training yang telah dilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peserta yang mengikuti program pengabdian terdiri dari 25 orang guru di SMA Negeri 1 Ujung Batu. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS versi 26 for windows. Penilaian kesan program pengabdian terdiri dari 3 konstruk yang mana hasil dari konstruk materi diperoleh rata-rata 4.21 dengan kategori baik, konstruk penyampaian materi diperoleh rata-rata 4.36 dengan kategori baik dan konstruk diskusi/ tanya jawab diperoleh rata-rata 3.07 dengan kategori baik. Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa program inservice training implementasi pembelajaran daring bagi guru di masa pandemi memiliki kesan yang baik bagi peserta
Pengembangan LKPD IPA Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains: Systematic Literature Review
Mery Berlian;
Dindawini Salsabilla;
Diniya Diniya;
Kholid Junaidi;
Rian Vebrianto
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/sainsmat122467322023
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis literatur terkait dengan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan dari penelitian ini antara lain: 1) mengetahui Lembar Kerja Peserta Didik yang dapat mengukur keterampilan proses sains siswa; 2) mengetahui materi serta tingkatan pendidikan yang diteliti pada Lembar Kerja Peserta Didik untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk memudahkan peneliti dalam memperoleh literature yang layak untuk dianalisis terkait dengan judul penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti. Metode dari penelitian ini yaitu menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yaitu metode yang terdiri dari 4 langkah antara lain Identification, Screening, Eligibility dan Included. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh sebanyak 6 literature yang layak untuk dianalisis. Hasil analisis artikel ini antara lain; 1) Ada beberapa macam LKPD IPA yang dapat mengukur keterampilan proses sains antara lain, Inkuiri Terbimbing, Learning Cycle 7E, Contextual Teaching and Learning (CTL), Nature of Science, Discovery Learning dan Inkuiri Terbimbing. 2) Materi yang banyak digunakan dalam pengembangan LKPD IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa yaitu Pencemaran Lingkungan sebesar 49%. Tingkatan Pendidikan yang banyak digunakan dalam pengembangan LKPD IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa yaitu SMP sebesar 67%.
Pengembangan LKPD IPA Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains: Systematic Literature Review
Mery Berlian;
Dindawini Salsabilla;
Diniya Diniya;
Kholid Junaidi;
Rian Vebrianto
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/sainsmat122467322023
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis literatur terkait dengan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan dari penelitian ini antara lain: 1) mengetahui Lembar Kerja Peserta Didik yang dapat mengukur keterampilan proses sains siswa; 2) mengetahui materi serta tingkatan pendidikan yang diteliti pada Lembar Kerja Peserta Didik untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk memudahkan peneliti dalam memperoleh literature yang layak untuk dianalisis terkait dengan judul penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti. Metode dari penelitian ini yaitu menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yaitu metode yang terdiri dari 4 langkah antara lain Identification, Screening, Eligibility dan Included. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh sebanyak 6 literature yang layak untuk dianalisis. Hasil analisis artikel ini antara lain; 1) Ada beberapa macam LKPD IPA yang dapat mengukur keterampilan proses sains antara lain, Inkuiri Terbimbing, Learning Cycle 7E, Contextual Teaching and Learning (CTL), Nature of Science, Discovery Learning dan Inkuiri Terbimbing. 2) Materi yang banyak digunakan dalam pengembangan LKPD IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa yaitu Pencemaran Lingkungan sebesar 49%. Tingkatan Pendidikan yang banyak digunakan dalam pengembangan LKPD IPA untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa yaitu SMP sebesar 67%.
Penilaian dan Evaluasi Media Flipbook Digital Berbasis Pendekatan STEAM dengan Instruksional ADDIE pada Materi Keseimbangan Ekosistem
Ririn Novelina;
Herlinda Herlinda;
Rian Vebrianto;
Aramudin Aramudin;
Mery Berlian
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1099
Era abad 21 seperti saat ini kian berkembang membuat media semakin berinovasi sesuai saat ini industri 4.0. perkembangan teknologi merupakan suatu hal yang wajib untuk diterapkan, agar siswa mampu berkembang sesuai dengan kompetensi abad 21. Maka penelitian ini menilai dan mengevaluasi media flipbook digital berbasis pendekatan STEAM dengan instruksional ADDIE pada materi keseimbangan Ekosistem. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RnD). Penelitian ini melibatkan 5 pakar memvalidasi media tersebut menggunakan instrumen validasi media. Menilai praktikalitas menggunakan instrumen praktikalitas media, untuk melihat keefektifan media tersebut dengan melibatkan 30 orang siswa dan 15 guru sesuai dengan keilmuan data. Pengumpulan data dengan pertemuan langsung. Data dianalisis menggunakan spss secara deskriptif untuk mengembarkan hasil dari penilaian media tersebut. Hasil dari penelitian validasi media diketahui 4,15 dengan kategori baik, sedangkan untuk isntrumen praktikalitas guru diketahui 4,23 dengan kategori sangat baik dan siswa 4,13 kategori baik. diharapkan media flipbook digital berbasis pendekatan STEAM dengan instruksional ADDIE media flipbook layak untuk dijadikan referensi oleh guru tingkat sekolah dasar dalam pembelajaran IPA terutama pada materi keseimbangan ekosistem, untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa dan keterampilan kreatifitas siswa.
Student entrepreneurial skills in facing ASEAN Economic Community: A case study at Universitas Terbuka, Indonesia
Iqbal Miftakhul Mujtahid;
Mery Berlian;
Rian Vebrianto;
Musa Thahir
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/ijere.v12i4.25653
As part of the skills demographic bonus towards ASEAN Economic Community (AEC), student preparation still needs to be improved, especially in entrepreneurship skills. The purpose of this research is to find out the entrepreneurial abilities of Universitas Terbuka students and how to improve these abilities. This research was conducted through a mixed methods design consisting of two survey research designs that aim to clearly map and make recommendations from students regarding entrepreneurial skills. This research involved 730 students at the Universitas Terbuka, Indonesia. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation which were then analyzed descriptively and inferentially. The results of the study showed that: i) Students’ entrepreneurial abilities are categorized as good; and ii) Gender affects students’ entrepreneurial abilities. Therefore, it needs support and concrete steps from stakeholders in welcoming the AEC. There are several necessary steps carried out by faculty leaders and the chancellor so that students have the desire to develop an entrepreneurial spirit, including: by conducting regular monitoring and evaluation of Universitas Terbuka students, providing reward and punishment and equal justice without discrimination and providing training in accordance with their fields, giving permission to continue studies and provide training that can support good performance by coordinating and evaluating work.
Scracth E-Modul: Inspecting Expert Validation
Yovita Yovita;
Mery Berlian;
Desi Nori Sahputri;
Rian Vebrianto;
Dilva Hardila;
Musa Thahir
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3070
Learning that is obtained quickly is always associated with technological developments. Scratch is a simple coding application that can be used in learning systems. This study aimed to analyze the validity of a Scratch-based E-Module learning media on the earth and the universe for grade 5 elementary schools, making the learning process more meaningful. This study used a research and development (RD) design with a quantitative descriptive approach where experts assessed the learning media that has been developed. The experts involved in this study were 9 people, including five lecturers and four certified teachers. Data were obtained using a validity test instrument to assess the E-module learning media that has been developed through meetings and explanations on how this learning media is operated, then, the experts filled the instrument out through the Google form prepared by researchers. Data were analyzed using SPPS version 23 and presented descriptively. The results show that the Scratch-Based E-Module has a validity value of 77% with very valid criteria. This demonstrates that the Scrach-Based E-Module is credible and useful for education, as stated by experts in the field. This Scratch-Based E-Module can therefore be implemented. Educators and scholars alike can benefit from this Scratch-Based E-Module.
Development Of Invertebrate Instruments To Improve Critical Thinking
Berlian, Mery;
Devionita, Dheanda;
Yuliastrin, Adisti;
Yusra, Nelly;
Vebrianto, Rian
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 21 No 2 (2024): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/paradigma.v21i2.9689
Research instruments are tools used to collect research data, both qualitative and quantitative data. Qualitative data can be in the form images, words, and/or other objects that are non-numerical, while quantitative data is data that is or is in the form of numbers. This research was used as an assessment test to measure students' critical thinking in junior high school, specifically invertebrate material. For students, assessment instruments function as a means of evaluating their understanding of the material taught by the teacher. Therefore, teachers need to develop assessment instruments that can stimulate students to develop critical thinking skills. This research uses the RND method with the ADDIE model. Five descriptive questions will be developed, each reflecting an indicator of critical thinking skills which serves as a guide in making test instruments. The five indicators of critical thinking skills and the detailed questions that represent them. This test assessment instrument was tested on 40 individuals using validity and reliability tests, including students, prospective teachers and teachers.The research results show that this instrument can be used and is declared valid with a validity value of 81.11% and is declared valid, while for reliability it gets a score above 0.6 which is categorized as reliable and Critical thinking test assessment instruments on invertebrate material can be used by teachers.
The Mapping Students' Critical Thinking Ability on Vibration and Wave Material
Yuliastrin, Adisti;
Vebrianto, Rian;
Fiqri, Muhammad;
Berlian, Mery
SEJ (Science Education Journal) Vol 7 No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/sej.v7i2.1633
Students' critical thinking skills are very important in facing the challenges of the 21st century. The purpose of this research is to determine the level of students' critical thinking. The benefit of this research is to obtain test results related to students' critical thinking abilities. The methodology in this study used a survey method involving 75 students who were taken randomly. The instrument used is in the form of critical thinking questions which are distributed via gform. The data obtained was analyzed using SPSS. Based on the survey results it is known that the number of subjects is 75 respondents consisting of 48 women and 27 men. Based on the survey results, it is also known that the average student's critical thinking skills are in the good category with a score that can be explained in detail, namely giving simple explanations (8.0), building basic skills (7.9), making inferences (7.8). provide further explanation (7.6) and set strategies and techniques in solving science questions (7.9). In conclusion, the construct that has the highest average value is to provide a simple explanation with an average value of 8.0 and the lowest is to provide a further explanation of 7.6. The recommendation from this study is that students' critical thinking skills still need to be improved and teachers can use the instruments that have been used.