p-Index From 2021 - 2026
9.895
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Paradigma Ekonomika Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Journal of Governance and Public Policy Jurnal Fitofarmaka Indonesia Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Substantive Justice International Journal of Law Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Moderat Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH RECODE) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madaniya Journal of Management and Bussines (JOMB) Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes International Journal on Social Science, Economics and Art MALLOMO: Journal of Community Service Jurnal Ilmiah Administrasi GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Journal of Innovation Research and Knowledge jurnal administrasi politik dan sosial Journal of Management and Administration Provision MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Public Health and Pharmacy JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Kesehatan Pertiwi Jurnal Kesehatan Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Public Health And Medicine Journal (PAMA) Jurnal Cendekia Ilmiah Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Factors Associated with The Incidence of Anemia in Class X Students of SMA Negeri 6 SIDRAP Anggraeni, Putri; Adri, Khaeriyah; Mardhatillah; Ramlan, Pratiwi
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i2.10204

Abstract

Pendahuluan: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang umum dan berdampak negatif pada perkembangan fisik serta prestasi akademik. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja putri mencapai 23% dari populasi. Rendahnya kepatuhan konsumsi TTD menjadi salah satu penyebab utama tingginya prevalensi anemia di kalangan remaja putri.  Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah meluncurkan program pemberian TTD kepada remaja putri melalui Unit Kesehatan Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada siswi SMA NEGERI 6 SIDRAP. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 117 siswi kelas X yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan (p value = 0,133), dukungan tenaga kesehatan (p = value 0,320) dan dukungan sekolah (p value = 0323) dengan kejadian anemia. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (p value = 0,037) dengan kejadian anemia. Simpulan: simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam mengurangi kejadian anemia pada remaja putri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk memperkuat peran keluarga dalam program pencegahan anemia di kalangan remaja.     Introduction: Anemia in adolescents (rematriates) is a common health problem that negatively affects physical development and academic performance. In Indonesia, the prevalence of anemia among adolescent girls reaches 23% of the population. Low adherence to the consumption of blood supplement tablets (TTD) is one of the main causes of the high prevalence of anemia among adolescent girls. To overcome this, the government has launched a program to provide TTD to adolescent girls through the School Health Unit. This study aims to analyze the factors associated with the incidence of anemia in class X students of SMA Negeri 6 SIDRAP students. Method: This study used quantitative method with cross sectional design. The sample consisted of 117 class X students selected through total sampling technique. Data were collected using a questionnaire and examination of hemoglobin (Hb) levels and analyzed using the chi square test. Results: The results of this study showed that there was no significant relationship between the variables of knowledge (p value = 0.133), health worker support (p = value 0.320) and school support (p value = 0323) with the incidence of anemia. However, there was a significant relationship between family support (p value = 0.037) and the incidence of anemia. Conclusion: The conclusion of this study shows that family support has an important role in reducing the incidence of anemia in adolescent girls. This finding is expected to be the basis for schools and health workers to strengthen the role of families in the program.
Factors Related to Mothers' Compliance with Basic Immunization at The Baranti Community Health Center, Sidenreng Rappang Regency Amalia Y.R, Nur Reski; Ramlan, Pratiwi; Sulaiman, Zulkarnain; Mardhatillah
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i2.10340

Abstract

Pendahuluan: Imunisasi suatu proses yang membuat imun seseorang atau kebal terhadap suatu penyakit melalui pemberian vaksin yang merangsang sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi supaya kebal terhadap penyakit tertentu. Di Indonesia, anak yang berusia 12-23 bulan  telah mencapai angka 35,8 persen dalam  mengikuti imunisasi lengkap dasar. Capaian tersebut masih rendah dibanding angka anak yang tidak mengikuti imunisasi secara lengkap yaitu 56,9 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu mengikuti imunisasi dasar, seperti pengetahuan ibu, aksesibilitas layanan Kesehatan, dan dukungan keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pendekatan cross-sectional study. Sampel terdiri dari 77 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p-value = 0,235), aksesibilitas layanan kesehatan (p-value = 0,589), dan dukungan keluarga (p-value = 0,523), dengan kepatuhan ibu mengikuti imunisasi dasar (p > 0,05). Simpulan: Penelitian ini secara objektif menemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, aksesibilitas pelayanan kesehatan, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan ibu dalam mengikuti imunisasi dasar di Puskesmas Baranti. Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan ibu dipengaruhi oleh faktor lain di luar ketiga variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi studi lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh dalam mendukung keberhasilan program imunisasi dasar.     Introduction: Immunization is the process of administering vaccines to stimulate the body's immune system to form antibodies and provide immunity against certain diseases. In Indonesia, children aged 12-23 months have reached a rate of 35.8 percent in following complete basic immunization. This achievement is still low compared to the number of children who are not fully immunized, which is 56.9 percent. This study aims to determine factors associated with maternal compliance with basic immunization, such as maternal knowledge, accessibility of health services, and family support. Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional study design. The sample consisted of 77 respondents selected using accidental sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed with the Chi-square test. Results: The characteristics of respondents from this study were classified based on the age of the child, so that the results showed that there was no significant relationship between maternal knowledge (p-value = 0.235), accessibility of health services (p-value = 0.589), and family support (p-value = 0.523), with maternal compliance with basic immunization (p> 0.05). Conclusion: This study found that maternal knowledge, accessibility of health services, and family support were not significantly associated with maternal compliance with basic immunization at the Baranti Health Center. This finding indicates that there are other factors that are more influential, so it needs to be studied further to support the success of the basic immunization program.
Factors Related to Mothers' Compliance with Basic Immunization at The Baranti Community Health Center, Sidenreng Rappang Regency Amalia Y.R, Nur Reski; Ramlan, Pratiwi; Sulaiman, Zulkarnain; Mardhatillah
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i2.10340

Abstract

Pendahuluan: Imunisasi suatu proses yang membuat imun seseorang atau kebal terhadap suatu penyakit melalui pemberian vaksin yang merangsang sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi supaya kebal terhadap penyakit tertentu. Di Indonesia, anak yang berusia 12-23 bulan  telah mencapai angka 35,8 persen dalam  mengikuti imunisasi lengkap dasar. Capaian tersebut masih rendah dibanding angka anak yang tidak mengikuti imunisasi secara lengkap yaitu 56,9 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu mengikuti imunisasi dasar, seperti pengetahuan ibu, aksesibilitas layanan Kesehatan, dan dukungan keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pendekatan cross-sectional study. Sampel terdiri dari 77 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p-value = 0,235), aksesibilitas layanan kesehatan (p-value = 0,589), dan dukungan keluarga (p-value = 0,523), dengan kepatuhan ibu mengikuti imunisasi dasar (p > 0,05). Simpulan: Penelitian ini secara objektif menemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, aksesibilitas pelayanan kesehatan, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan ibu dalam mengikuti imunisasi dasar di Puskesmas Baranti. Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan ibu dipengaruhi oleh faktor lain di luar ketiga variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi studi lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh dalam mendukung keberhasilan program imunisasi dasar.     Introduction: Immunization is the process of administering vaccines to stimulate the body's immune system to form antibodies and provide immunity against certain diseases. In Indonesia, children aged 12-23 months have reached a rate of 35.8 percent in following complete basic immunization. This achievement is still low compared to the number of children who are not fully immunized, which is 56.9 percent. This study aims to determine factors associated with maternal compliance with basic immunization, such as maternal knowledge, accessibility of health services, and family support. Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional study design. The sample consisted of 77 respondents selected using accidental sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed with the Chi-square test. Results: The characteristics of respondents from this study were classified based on the age of the child, so that the results showed that there was no significant relationship between maternal knowledge (p-value = 0.235), accessibility of health services (p-value = 0.589), and family support (p-value = 0.523), with maternal compliance with basic immunization (p> 0.05). Conclusion: This study found that maternal knowledge, accessibility of health services, and family support were not significantly associated with maternal compliance with basic immunization at the Baranti Health Center. This finding indicates that there are other factors that are more influential, so it needs to be studied further to support the success of the basic immunization program.
Relationship between Work Motivation and Performance of Civil Servants at the Pinrang Regency Health Office Dzakwan, Andi Akram; Sulaiman, Zulkarnain; Ramlan, Pratiwi; Mardhatillah
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i2.10963

Abstract

Pendahuluan: Motivasi kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja pegawai negeri sipil (PNS), terutama pada sektor pelayanan publik seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai negeri sipil, menggunakan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Sebanyak 93 pegawai negeri sipil diambil secara total sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aspek gaji (p = 0,003), kondisi kerja (p = 0,026), keselamatan kerja (p = 0,001), dan solidaritas (p = 0,014) dengan kinerja pegawai, sedangkan kesejahteraan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,127). Meskipun 59,1% pegawai tergolong berkinerja baik, masih terdapat 40,9% yang berkinerja kurang, menunjukkan pentingnya peningkatan motivasi kerja sebagai strategi peningkatan kinerja. Kesimpulan: Temuan ini menggarisbawahi perlunya perhatian terhadap kebutuhan dasar karyawan, baik fisiologis maupun sosial, untuk mendukung pencapaian target layanan kesehatan yang optimal.   Introduction: Work motivation is an important factor affecting the performance of civil servants (PNS), especially in the public service sector such as the Pinrang District Health Office. Method: This study aimed to analyze the relationship between work motivation and civil servant performance, using a quantitative approach and cross-sectional design. A total of 93 civil servants were taken by total sampling, and data were collected through a Likert scale questionnaire and analyzed using the Chi-square test. Results: The results showed a significant relationship between aspects of salary (p = 0.003), working conditions (p = 0.026), work safety (p = 0.001), and solidarity (p = 0.014) with employee performance, while welfare showed no significant relationship (p = 0.127). Although 59.1% of employees are classified as performing well, there are still 40.9% who are underperforming, indicating the importance of increasing work motivation as a performance improvement strategy. Conclusion: This finding underscores the need for attention to employees' basic needs, both physiological and social, to support the achievement of optimal health service targets.
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI EDUKASI INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR WILAYAH PEDESAAN Ramlan, Pratiwi; Ahmad, Jamaluddin; Mustanir, Ahmad; Said, Sunandar; Latif, Adam; Saifullah, Saifullah; Firman, Firman; Surianti, Surianti; Manda, Ibrahim; Irwan, Irwan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.%p

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar di wilayah pedesaan melalui edukasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 dan SD Negeri 3 Rijang Panua, Sidenreng Rappang, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Program terdiri dari tiga tahap: persiapan dan koordinasi dengan pihak sekolah, pelaksanaan edukasi interaktif menggunakan media visual, permainan, dan demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan observasi perilaku. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan PHBS siswa, dari rata-rata 52% menjadi 82% di SD Negeri 2 dan dari 49% menjadi 79% di SD Negeri 3. Perubahan perilaku seperti kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan konsumsi makanan sehat juga teramati. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam mempertahankan perubahan ini. Program ini berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan dengan menunjukkan efektivitas edukasi kesehatan interaktif dalam menumbuhkan perilaku hidup sehat berkelanjutan pada siswa sekolah dasar di pedesaan.
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI EDUKASI INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR WILAYAH PEDESAAN Ramlan, Pratiwi; Ahmad, Jamaluddin; Mustanir, Ahmad; Said, Sunandar; Latif, Adam; Saifullah, Saifullah; Firman, Firman; Surianti, Surianti; Manda, Ibrahim; Irwan, Irwan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.%p

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar di wilayah pedesaan melalui edukasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 dan SD Negeri 3 Rijang Panua, Sidenreng Rappang, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Program terdiri dari tiga tahap: persiapan dan koordinasi dengan pihak sekolah, pelaksanaan edukasi interaktif menggunakan media visual, permainan, dan demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan observasi perilaku. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan PHBS siswa, dari rata-rata 52% menjadi 82% di SD Negeri 2 dan dari 49% menjadi 79% di SD Negeri 3. Perubahan perilaku seperti kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan konsumsi makanan sehat juga teramati. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam mempertahankan perubahan ini. Program ini berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan dengan menunjukkan efektivitas edukasi kesehatan interaktif dalam menumbuhkan perilaku hidup sehat berkelanjutan pada siswa sekolah dasar di pedesaan.
Youth Smoking in Indonesia: Demographic Determinants and Policy Imperatives in a Middle Income Country Ramlan, Pratiwi; Syam, Sadli; Arwan; Firmansyah; Anas, Adhe Sofyan; Alchamdani
Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Vol. 2 No. 4 (2024): October 2024
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/medicor.v2i4.749

Abstract

Tobacco use among Indonesian youth remains alarmingly high despite ongoing anti-smoking initiatives, posing a significant public health challenge. This study aimed to identify the prevalence and key demographic determinants of youth smoking in Indonesia, utilizing a cross-sectional analysis of the 2023 Riskesdas national health survey and a 2024 Ministry of Health press release. Variables examined included age, gender, education, income level, and urban or rural residency, analyzed using frequency distributions, cross-tabulations, and logistic regression. Results revealed that smoking rates peaked among youth aged 20–24 (18.5%), with males and individuals from lower education and income backgrounds at greater risk. Urban youth and those who began smoking before age 15 were also more likely to develop long-term dependence. Socioeconomic disadvantage, limited health literacy, and weak enforcement of tobacco laws emerged as major risk factors. The findings highlight the need for comprehensive, multi-sectoral, and culturally adapted strategies including strengthened school-based programs, community engagement, stricter tobacco advertising bans, and increased tobacco taxation to effectively reduce youth smoking. Coordinated actions across education, policy, healthcare, and media sectors are critical for protecting Indonesia’s next generation from the harms of tobacco.
Hubungan Pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Terhadap Kepuasan Peserta Di Puskesmas Maiwa Kabupaten Enrekang Rosdiana, Rosdiana; Ramlan, Pratiwi; Adri, Khaeriyah
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 5 No 3 (2024): JAPS Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i3.213

Abstract

The Chronic Disease Management Program (Prolanis) addresses health problems related to non-communicable diseases. Maiwa Health Center showed an increase in both targets and assistance after the implementation of Prolanis. This study aims to examine the relationship between the implementation of a chronic disease management program (prolanis) and participant satisfaction at the Maiwa Community Health Center. This research uses quantitative methodology with a cross-sectional design. The population of this study consisted of all Prolanis participants diagnosed with hypertension and diabetes mellitus, totaling 166 people. This research uses a data collection approach such as observation, interviews, surveys and questionnaires. This research uses data analysis techniques which include validation tests, reliability tests, and chi-square tests. The findings of this research show that health consultation activities, home visits, and SMS gateway reminders produce a p value of 0.001 (p < 0.005), physical activity provides a p value of 0.004 (p < 0.005), while group education and health status monitoring show a p value of 0.002 (p < 0.05).
Implementasi Program Keluarga Berencana Terhadap Kepuasan Pasien Pengguna Implan dan IUD Anggi Anggreni Ayu Amishela; Ramlan, Pratiwi; Said, Sunandar
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 1 (2025): JAPS April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v6i1.219

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengaturan jarak kelahiran dan jumlah anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program KB terhadap kepuasan pasien pengguna metode kontrasepsi Implan dan IUD di Puskesmas Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Sampel diambil menggunakan total sampling, dan data dianalisis dengan uji chi-square menggunakan SPSS versi 21 untuk mengetahui hubungan antara implementasi program KB dan kepuasan pasien pengguna Implan dan IUD di Puskesmas Baranti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada hubungan anatara implementasi program keluarga berencana dengan kepuasan pasien pengguna implan dan IUD di Puskesmas Baranti.
KONTRIBUSI USAHA PABRIK PEMBUATAN RAK TELUR TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN BAGI MASYARAKAT DI DESA CIPOTAKARI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG (STUDI KASUS PADA MBM EGG TRAY GROUP) Irga Ayu Permadi; Sofyan B; Muhammad Rusdi; Pratiwi Ramlan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research focuses on the contribution of the egg tray manufacturing business operated by Mitra Bina Mandiri (MBM) Egg Tray Group to increasing community income in Cipotakari Village, Sidenreng Rappang Regency. The study aims to analyze the business’s contribution to improving income levels and reducing the unemployment rate among the local population. A descriptive qualitative method was used, and data analysis was systematically conducted through the stages of data collection, reduction, coding, and presentation with the assistance of Nvivo 12 Plus software. The results show that the presence of Mitra Bina Mandiri (MBM) Egg Tray Group has had a positive impact by creating new job opportunities, especially for residents who previously did not have permanent employment. The structured work system and the use of recycled raw materials further strengthen the business’s contribution to increasing income and improving community welfare. This study also emphasizes that micro-enterprises based on local potential can serve as a concrete solution for sustainable rural economic development and community empowerment.
Co-Authors Abdullah, Muh. Tang Adam Latif Adhe Sofyan Anas Adri , Khaeriyad Adri, Khaeriyah Adri, Khaeriyyah Afrilia Cahyani Agustina, Vina Tri Ahmad Mustanir Aisya, A. Henni Akmal Ibrahim, Muhammad Aksal Mursalat Aksan, Muhammad Alchamdani Alfin, Muhammad Alfiyyah Nurhafanah Anasruddin Anasruddin Anasruddin, Anasruddin Andi Riska Andreani Syafaruddin Andi Riska Andreani Syafaruddin Andi Uceng Anggi Anggreni Ayu Amishela Aprilia, Farahdita Arifuddin, Nur Ayu Safitri Armang, Arnis Arsyad, Gusmila Arwan Askar, Muhammad Asni Amin Asrifan, Andi Astrina Nur Inayah Asysyam, Mutiara Azizah, A. Nur B, Khaeriah B, Sofyan Cahyani, Afrilia Debiyanti Debiyanti Debiyanti, Debiyanti Devy Febrianti Devy Febrianti Dwi Erma Kusumawati Dzakwan, Andi Akram Ecca, Suleha Erfina Erfina Erwin Erwin Fadia Fitriyanti Fadillah, Ade Nurul Fahria, Ummi Farahdita Aprilia Febrianti, Devy Firman Firman Firman Firman Firmansyah Fitrah Anindhita Fitri Handayani Fitriani Fitriani Fitriyanti, Fadia Haeruddin Syarifuddin Halisa, Nur Hardianti , H. Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyanti Hamid Hasanuddin, Muhlis Haslindah Haslindah, Haslindah Herman, Bahtiar Hisani, Nur Ibrahim , Muhammad Akmal Ilman, I. Iranita Haryono Irga Ayu Permadi Irwan Irwan Irwan, Muh. Izza Syarif Nur, Muhammad Jamaluddin Ahmad Jumiati Jumiati Jumiati Lanta Kalsum T, Ummu Kamal, Kamal Khaeriyah Adri Khaeriyah Adri Khaeriyyah Adri L, Syahrir Latif, Adam Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN M Takdir Madaling Magfirah, Andi Maghfirah Napa, Rizka Manda, Ibrahim Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Mega Aprisna Arif Mikhrunnisai, Andi Muh Irwan Muh Irwan, Muh Muh.Tamrin Muhammad Ikram Muhammad Rais Rahmat Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Mustafa, Idarwati Mustanir, Ahmad Napa, Rizka Magfirah Nirmawati Darwis Nur Hisani Nurafifah, Nurafifah Nurbina Nurbina Nurbina, Nurbina Nurhafanah, Alfiyyah Nurhidayah Nurhidayah Nurul Ainun Salsabila Palla, Rahmat Anggung Putri Anggraeni Rahayu, Ismi Sri Rahman Yakub Rani Ariyani Rasmi Rasmi Rasmi Rasmi, Rasmi Ratna Ratri Pramudita Hafid Ratri Pramudita Hafid Resky Ayu Resky Rifni Nikmat Rosdiana Rosdiana Ruslang, Ruslang Sadli Syam Sahar Sahar Saifullah Saifullah Saleh, Wahyuni sapri sapri Sapri Tajuddin Sari, Evi Puspita Sari, Yuni SATRIYAS ILYAS Sofiyah Sofiyah Sofyan , Wahyudi Sofyan B Sukena Sukena Sulaiman, Zulkarnain Sunandar Said Sundari Sundari Surianti Surianti Syafaruddin, Andi Riska Andreani Syafiqah Syafiqah Syafiqah, Syafiqah Syahlan, Zakia Syahrir L Syarifuddin, Alfiah Syarifuddin, Rifni Nikmat Syifa Fauziah Tadjuddin Naid Tetti Surianti Trisnasari, Damayanti Trisnawati AR Wahyuni Saleh wakiyah saharani, Nurul Wakiyah Saharani Wijaya Wijaya WIJAYA WIJAYA, WIJAYA Winda Ayu Lestari Yakob, Asmirati Yakub, Rahman Yanuar Azis, Anugerah Yulia Izzah Annisa Yusrianti Yusrianti Yusrianti, Yusrianti Zulkarnain Sulaiman