Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Literasi Cerdas: Optimalisasi Perpustakaan Desa Ambalutu sebagai Pusat Edukasi Berbasis Digitalisasi Yanti, Sri Rahmayanti; Dailami, Dailami; Dewi, Nur Winda; Saleh, Khairul; Dani, Ahmad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5yxaw338

Abstract

Penguatan literasi digital masyarakat desa menjadi penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan perpustakaan Desa Ambalutu sebagai pusat edukasi berbasis digitalisasi untuk meningkatkan literasi dan akses informasi masyarakat. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan literasi digital bagi perangkat desa, pengurus PKK, dan siswa sekolah dasar, disertai pendampingan penggunaan aplikasi perpustakaan digital dan monitoring berkelanjutan. Data dikumpulkan dengan observasi langsung, kuesioner, dan wawancara untuk mengukur peningkatan kemampuan literasi digital serta partisipasi aktif masyarakat dalam pemanfaatan layanan perpustakaan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas layanan perpustakaan dan kapasitas SDM pengelola, terbukti dari skor tertinggi pada aspek perencanaan kerja berkelanjutan dan pelatihan staf profesional. Digitalisasi perpustakaan membuka akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan digital dan meningkatkan minat baca masyarakat secara inklusif. Kemitraan multipihak antara perangkat desa, kelompok PKK, institusi pendidikan dan sektor swasta memperkuat pengelolaan dan kelangsungan program. Tantangan berupa keterbatasan infrastruktur jaringan dan kesiapan teknologi warga menjadi fokus perbaikan ke depan. Keberlanjutan program dijaga melalui beberapa strategi terstruktur: pertama, pembentukan kader literasi digital dari generasi muda dan pengurus PKK sebagai agen perubahan yang mengelola perpustakaan secara mandiri; kedua, penyusunan dokumen rencana kerja berkelanjutan dan SOP pengelolaan perpustakaan digital; ketiga, pelaksanaan monitoring dan evaluasi berkala minimal tiga kali per tahun untuk mengukur efektivitas program; keempat, pengembangan kemitraan jangka panjang dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan sektor swasta untuk dukungan infrastruktur dan pendanaan; kelima, integrasi perpustakaan digital dalam kegiatan rutin desa dan sistem pembelajaran sekolah setempat. Keberlanjutan diukur melalui indikator kuantitatif seperti jumlah pengguna aktif perpustakaan digital, frekuensi peminjaman buku digital, dan jumlah kegiatan literasi yang dilaksanakan, serta indikator kualitatif berupa peningkatan kompetensi pengelola, kepuasan pengguna (skor 4,5), dan partisipasi aktif masyarakat dalam program literasi. Kesimpulan program ini menegaskan bahwa pengoptimalan perpustakaan berbasis digital efektif meningkatkan literasi digital masyarakat desa dan memperkuat ekosistem edukasi komunitas. Model pengabdian ini layak direplikasi untuk pengembangan perpustakaan desa lainnya dalam upaya pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Keberhasilan program membuka peluang pengembangan berkelanjutan dengan dukungan infrastruktur dan pelatihan literasi digital yang terstruktur. Smart Literacy Community Service Program: Optimization of Ambalutu Village Library as a Digital-Based Education Center  Abstract The digital literacy empowerment of rural communities is crucial for supporting sustainable human resource development. This community service program aims to optimize the Ambalutu Village Library as a digital-based education center to enhance literacy and access to information among the community. The program’s method involves digital literacy training for village officials, PKK administrators, and elementary school students, supplemented by assistance in using digital library applications and continuous monitoring. Data were collected through direct observation, questionnaires, and interviews to measure improvements in digital literacy skills and active community participation in utilizing library services. Evaluation results show significant improvements in the quality of library services and the capacity of human resources managing the library, evidenced by the highest scores in sustainable work planning and professional staff training. The digitalization of the library provides broader access to digital reading materials and inclusively increases public reading interest. Multi-stakeholder partnerships between village officials, PKK groups, educational institutions, and the private sector strengthen the program's management and sustainability. Challenges related to limited network infrastructure and community readiness for technology remain key focuses for future improvement. In conclusion, this program confirms that optimizing libraries based on digitalization effectively enhances the digital literacy of rural communities and strengthens the community’s educational ecosystem. This community service model is worthy of replication for the development of other village libraries aiming to empower communities based on technology. The program’s success opens opportunities for sustainable development supported by infrastructure and structured digital literacy training.
PEMBERDAYAAN RUANG LITERASI GUNA MENINGKATKAN MINAT BACA DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN DESA AIR JOMAN Dewi, Muthia; Dailami, Dailami; Lubis, Nurleni; Lembayung, Wanda Sekar; Nadila, Asma Najwi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5274

Abstract

Abstract: This community service activity aims to empower the literacy space at the Air Joman Village Al-Qur'an Education Park to increase reading interest among children and the surrounding community. Targets achieved include the availability of a well-organized literacy space, increased student participation in reading activities, and growing awareness of the importance of literacy culture from an early age. The methods used were needs observation, organizing reading materials, mentoring reading activities, and implementing a creative literacy program with a participatory approach. The results of the activity showed increased enthusiasm in utilizing the literacy space, an increase in the reading collection, and the creation of a more enjoyable and sustainable learning environment. Keywords: Literacy Space, Reading Interest, Al-Qur'an Education Park Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ruang literasi di Taman Pendidikan Al-qur’an Desa Air Joman guna meningkatkan minat baca anak-anak dan masyarakat sekitar. Target yang dicapai meliputi tersedianya ruang literasi yang tertata, meningkatnya partisipasi peserta didik dalam kegiatan membaca, serta tumbuhnya kesadaran pentingnya budaya literasi sejak dini. Metode yang digunakan adalah observasi kebutuhan, penataan bahan bacaan, pendampingan aktivitas membaca, serta penerapan program literasi kreatif dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya antusiasme dalam memanfaatkan ruang literasi, bertambahnya koleksi bacaan, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih menyenangkan dan berkelanjutan. Keywords: Ruang Literasi, Minat Baca, Taman Pendidikan AL-Qur’an
Pengaruh Konsistensi Rasa dan Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Kedai Kopi Ameng Belakang Padang Raihan Winata, Muhammad Wahyu; Ilham, Wahyudi; Dailami, Dailami; Alhamdi, Rezki
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3404

Abstract

Di tengah persaingan industri kopi yang semakin ketat dan dinamika preferensi konsumen, kemampuan untuk mempertahankan konsistensi menjadi faktor kritis dalam menjaga loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsistensi rasa minuman dan konsistensi pelayanan terhadap loyalitas pelanggan di Kedai Kopi Ameng, Belakang Padang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi rasa (X1) dan konsistensi pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap loyalitas pelanggan (Y), dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,693. Hal ini berarti 68,6% variasi loyalitas pelanggan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa menjaga kestabilan cita rasa dan pelayanan yang konsisten merupakan strategi penting dalam mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan industri kopi yang semakin ketat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi rasa dan pelayanan merupakan pilar strategis yang terbukti efektif dalam membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan pada kedai kopi lokal.
Peningkatan Literasi Desa melalui Kafe Baca Agrowisata di Hessa Air Genting Harry Sambayu; Dailami Dailami; Cindy Purnama Sari Az Zahra; Maizatul Munawaroh; Erlina Erlina; Nisma Sari; Wulan Mega Sari Saragih
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i2.1046

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dampak program Kafe Baca Agrowisata di Desa Hessa Air Genting dalam meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis hal-hal yang menyokong, juga memperlambat kegiatan, beserta kontribusinya terhadap pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan akses terhadap bahan bacaan, memperkaya pengetahuan masyarakat, dan memperkuat rasa kebersamaan. Pendekatan kolaboratif, relevansi bahan bacaan, dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu ditangani, seperti sumber daya yang terbatas dan perubahan minat baca. Penelitian ini menyarankan pentingnya diversifikasi program, kerja sama dengan berbagai pihak, dan pemanfaatan teknologi untuk memastikan keberlanjutan serta perluasan dampak program. Program Kafe Baca Agrowisata dapat menjadi model bagi upaya peningkatan literasi di daerah pedesaan lainnya.
Analisis Makna dan Penerapan Tut Wuri Handayani Bagi Mahasiswa Digital Natives Calon Guru Pendidikan Bahasa Inggris: Sebuah Penelitian Kualitatif Paisal Manurung; Dian Anggraini Harahap; Harry Sambayu; Datulina Ginting; Bambang Gulyanto; Dailami Dailami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1403

Abstract

Simbol pendidikan tervisualisasikan dengan bertuliskan Tut Wuri Handayani sebagai aktribut di baju peserta didik ditingkat dasar sampai atas di Indonesia, yang perlu dipahami sepenuhnya oleh mahasiswa Digital Natives calon guru di Universitas Asahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan penerapan Tut Wuri Handayani bagi mahasiswa Digital Natives (DN) calon guru pendidikan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi dan interview. Adapun partisipan dalam penelitian ini, peneliti melibatkan empat puluh orang mahasiswa semester dua. Teknik pengambilan sampel menggunakan formulasi Slovin dengan teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling terpilih 29 mahasiswa. Berdasarkan hasil observasi bahwa mahasiwa Digital Natives calon guru pendidikan bahasa Inggris memahami makna dan penerapan Tut Wuri Handayani hanya sebatas slogan baju sekolah. Namun, berdasarkan hasil wawancara ditemukan bahwa makna dan penerapan Tut Wuri Handayani beragam. Hal tersebut diklarifikasikan menjadi beberpa makna dan penerapan. Dalam makna 1) sebagai unsur pendorong untuk mencapai tindakan belajar seperti yang diharapkan oleh sekolah, 2) sebagai pengembangan potensi bagi calon guru dan peserta didik, dan 3) sebagai perwujudkan dari keteladanan dari pendidik terhadap visualisasi hasil belajar. Sedangkan dalam penerapan Tut Wuri Handayani permujudan dari visualisasi makna memberikan bimbingan tanpa mendikte, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan membangun rasa kepercayaan diri, serta kepemimpinan. Implikasi dari penelitian ini sebagai upaya untuk mengukur pemahaman mahasiswa Digital Natives calon guru pendidikan bahasa Inggris memahami makna dan penerapan Tut Wuri Handayani sebagai tujuan untuk mewujudkan makna hakiki sebagai seorang pengajar menuju generasi emas tahun 2045.
DAMPAK MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN UMKM DI KABUPATEN ASAHAN Dailami, Dailami; Rahmayanti, Sri; Optari, Leni Kurnia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5236

Abstract

Abstract: The growth of social media usage in Indonesia has reached more than 170 million active users in 2023, making it a relevant platform for the MSME sector, particularly in the culinary field. This study aims to analyze the impact of social media usage as a marketing tool on MSME sales in Asahan Regency. The research method uses a quantitative approach with survey techniques through questionnaires distributed to more than 50 MSME respondents. Data were analyzed using simple linear regression with a Likert scale of 1-5. The results show that 82% of respondents use social media for marketing, with Facebook (45%) and WhatsApp (35%) as the most popular platforms. Regression analysis shows a coefficient of determination R² = 0.65, meaning that 65% of sales variation can be explained by social media usage. As many as 65% of respondents stated that marketing activities through social media increased sales with an average score of 4.4. This study concludes that the use of social media has a positive and significant effect on increasing MSME sales in Asahan Regency. It is recommended for MSME actors to improve their ability to create creative content and for local governments to provide MSME digitalization training support. Keywords: Social media, digital marketing, MSMEs, sales, Asahan Regency. Abstrak: Pertumbuhan penggunaan media sosial di Indonesia telah mencapai lebih dari 170 juta pengguna aktif pada tahun 2023, menjadikannya platform relevan bagi sektor UMKM, khususnya di bidang kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran terhadap penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada lebih dari 50 responden UMKM. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan skala Likert 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% responden menggunakan media sosial untuk pemasaran, dengan Facebook (45%) dan WhatsApp (35%) sebagai platform terpopuler. Analisis regresi menunjukkan koefisien determinasi R² = 0,65, yang berarti 65% variasi penjualan dapat dijelaskan oleh penggunaan media sosial. Sebanyak 65% responden menyatakan bahwa aktivitas pemasaran melalui media sosial meningkatkan penjualan dengan skor rata-rata 4,4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Disarankan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat konten kreatif dan bagi pemerintah daerah untuk memberikan dukungan pelatihan digitalisasi UMKM. Kata kunci: Media sosial, pemasaran digital, UMKM, penjualan, Kabupaten Asahan. 
MODEL PEMBELAJARAN ADAPTIF UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DAN SOFT SKILL MAHASISWA Dewi, Muthia; Dailami, Dailami
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5419

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of the adaptive learning model in improving students' self-confidence and soft skills based on individual student abilities, using a qualitative approach with a multiple case study design that allows researchers to explore student perspectives, classroom interactions, and learning dynamics. The study involved students through observation, interviews, and documentation. The research subjects were 49 students of the education study program who attended lectures with the adaptive learning model. The instruments used were a self-confidence questionnaire, a soft skills assessment rubric, and classroom observations. The results of the study showed that student learning performance increased after the implementation of the adaptive learning model, such as students being able to express their confidence in their abilities in various situations and improving soft skills in the form of communication, teamwork, leadership, and problem-solving. Keywords: Adaptive Learning, Self-Confidence, Soft Skills Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran adaptif dalam meningkatkan rasa percaya diri dan soft skill mahasiswa berbasis kemampuan individual mahasiswa, menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus ganda yang memungkinkan peneliti menggali perspektif mahasiswa, interaksi dalam kelas, serta dinamika pembelajaran. Penelitian melibatkan mahasiswa melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan yang berjumlah 49 orang yang mengikuti perkuliahan dengan model pembelajaran adaptif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kepercayaan diri, rubrik penilaian soft skill, serta observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa belajar mahasiswa meningkat setelah diterapkan model pembelajaran adaptif seperti mahasiswa mampu mengekspresikan kepercayaan dirinya pada kemampuan diri dalam berbagai situasi dan meningkatkan soft skill berupa komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan serta pemecahan masalah. Kata kunci: Pembelajaran Adaptif, Rasa Percaya Diri, Soft Skill
MENGGERAKKAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PROMOSI WISATA PANTAI PADAS DESA PADANG PULAU Dailami Dailami; Sri Rahmayanti; Cik Zulia; Lanna Reni Gustianty; Aldo Aldo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48832

Abstract

Pantai Padas termasuk potensi Desa Padang Pulau Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan. Pantai Padas merupakan objek wisata yang  merupakan bekas pertambangan batu padas. Bekas galian  padas  itu  membentuk  undakan  air  terjun  dan  jatuh  dari  ketinggian  sekitar  5  meter. Undakan air terjun bekas pecahan padas tersebut menjadi daya tarik lokasi wisata ini. Objek  wisata ini  dikelola oleh  Perorangan  dan    masyarakat  sekitar,  namun  pengelolaan  yang dilakukan masyarakat masih jauh dari profesional. Selain itu, pengelolaan wisatanya belum menerapkan konsep manajemen modern, sehingga objek wisata Pantai Padas ini belum banyak dikunjungi bahkan diketahui oleh masyarakat luas. Upaya yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan menggerakkan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi wisata di daerahnya, meningkatkan kemampuan kesadaran warga dalam mengelola destinasi wisata sekitar, serta meningkatkan akses informasi data wisata di Desa Padang Pulau dengan pemanfaatan aplikasi modern saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi peninjauan dan pemetaan lokasi dengan cara Demonstrasi Lansung. Dalam demonstrai dijelaskan secara singkat tentang penyampaian informasi wisata dengan menggunakan teknologi informasi, seperti media online serta pemahaman tentang ilmu komunikasi bisnis dalam pengelolaan wisata. Kegiatan akan dilakukan di Pantai Padas Desa Padang Pulau dengan sasaran khususnya warga sekitar objek wisata, kemudian dari mereka akan disebarkan kepada masyarakat luar objek wisata dan pengunjung. Hasil akhir yang dari kegiatan PKM ini daerah objek wisata, minimnya pemberitahuan dalam bentuk media komunikasi langsung ataupun tidak langsung. Salah satu informasi yang minim yaitu pesan layanan masyarakat seperti papan informasi di lokasi ataupun daerah menuju lokasi wisata. Sehingga daerah wisata ini tidak begitu dikenal masyarakat luar desa.
PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM DESA SEI MUKA MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN USAHA, DIGITAL MARKETING, DAN BRANDING PRODUK Dailami Dailami; Helmina Simanjuntak; Syamsinah Sirait; Saria Sinaga; Nur Fiqi Ahlansyah; Alsyadea Alsyadea
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53448

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sei Muka, Kecamatan Datuk Tanah Datar dalam mengelola usaha secara efektif melalui pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, dan strategi branding produk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan praktik langsung dengan pendekatan komunikasi informatif dan persuasif. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September 2025 di Aula Balai Desa Sei Muka dengan melibatkan 22 peserta yang terdiri dari 17 orang Tim Penggerak PKK dan 5 orang pelaku UMKM. Materi pelatihan mencakup pengenalan jiwa wirausaha, tantangan UMKM tradisional, strategi content marketing, branding produk, dan diskusi permasalahan UMKM lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya pemanfaatan internet dan media sosial untuk promosi, pentingnya digital marketing dan branding produk, serta strategi meningkatkan penjualan. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM agar lebih profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan di era digital.
The Effectiveness of QRIS in Non-Cash Transactions: Perceptions of Sixth-Semester Management Students at Asahan University in 2025 Dila Mawarsi; Della Ananda; Alsyadea Alsyadea; Agung Rivaldi Samudra; Dailami Dailami; Nurun Nazmi Hayati
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v5i1.374

Abstract

This study aims to analyse the effectiveness of using QRIS among Asahan University students, focusing on aspects of convenience, security, efficiency, and student acceptance of digital payment systems. This research uses a descriptive quantitative approach with a survey method, where data is collected through distributing questionnaires to students as respondents. The results showed that the majority of Asahan University students have used QRIS in their daily transaction activities, and generally gave positive responses to its use. Asahan University students stated that QRIS made non-cash transactions easier, and felt satisfied using it. In addition, students stated that QRIS helps reduce the risk of carrying cash, and consider this system efficient and in accordance with the needs of the times. QRIS is also considered to support a cashless lifestyle by Asahan University students. Nevertheless, there are challenges in the form of technical obstacles such as internet networks and limited understanding of some users. In addition, there are still some students who feel more comfortable using cash. Overall, this study concludes that QRIS is quite effectively used by Asahan University students as a practical, safe, and efficient digital payment tool. The findings also show that QRIS has great potential in strengthening digital financial literacy among the younger generation and encouraging the creation of a culture of non- cash transactions in the campus environmentKeywords: QRIS, Non-Cash Transactions, Effectiveness, digital payment system, Student Perception.
Co-Authors Ade Khairani Hasibuan Afriani, Miratia Afrizandra, Axel Erlangga Agung Rivaldi Samudra Ahmad Dani Aldo Aldo Alfen, Alfen alhamdi, rezki Alsyadea Alsyadea Anggoro, Muhammad Roberto Apricilia, Arla Aris Aris Asma Najwi Nadila Atikah, Wan Nurul Azman, Nuhari Balqis Amanda Bambang Gulyanto Batti, Marlow Shane Cik Zulia Cik Zulia, Cik Cindy Purnama Sari Az Zahra Clarissa, Tiffany Datulina Ginting Dea Syahrani Della Ananda Dewi Dewi DEWI SARTIKA Dewi, Nur Winda Dian Anggraini Harahap Dian Armanto Dian, Dian Anggraini Harahap Dila Mawarsi Dimas Ari Pratama Dinda Kartika Edi Saputra Erlina Erlina Eva Mizkat Eva Mizkat Fatma Sari Gendis Azhara Nuzwa Ginting, Datulina Gulyanto, Bambang Gustianty, Lanna Reni Hamdani Hamdani Hamdani, Hamdani Hanifah Sitorus Pane Hanina, Hanina Harahap, Dian Anggraini Harry Sambayu Haufi Sukmamedian Helmina Simanjuntak Heni Subagiharti I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa Ilham Wahyudi Ilham, Wahyudi Ilyas Yusuf Jacklyn Liu Jeslin, Jeslin Juhan, Nawawi Julia Putri, Nadila Aurora Khairul Saleh Lanna Reni Gustianty Lapotulo, Nensi Lapotulo, Nensi - Lembayung, Wanda Sekar Leni Kurnia Optari Lubis, Nurleni Lubis, Taufik Bachrul Ulum Maimun Maimun Maizatul Munawaroh Malau, Lastaria Manulang, Muhammad Tuah Anggana Mikasari, Dewi Aurora Moh. Thamdzir Moh. Thandzir Muhammad Azwar Al Ayyub Muhammad Farid Muhammad Iqbal Nasution Muhammad Razi Murthadahadi, Murthadahadi Muthia Dewi Muthia Dewi Muthia Dewi Muthia Dewi Nadila, Asma Najwi Nasution, Muhammad Iqbal Nehemia Wili Aritra Nisma Sari Nur Fiqi Ahlansyah Nurleni Lubis Nurun Nazmi Hayati Optari, Leni Kurnia Paisal Manurung paisal, manurung Pane, Hasimi Panjaitan, Agustina Panjaitan, Septiara Pratama, Tito Raihan Winata, Muhammad Wahyu Rizqiya Adha Riani Sabrin Sabrin, Sabrin Saria Sinaga Sariani Sariani Serviana, Serviana Sidabalok, hamidah Simarmata, Santa Daomara Simatupang, Devid Trinaldo Sipayung, Natal Olotua Siregar, Eva Rosalina Siregar, Mannawasalwa Siti Afifah Sitohang, Natanael SRI RAHMAYANTI Sri Rahmayanti Sri Rahmayanti, Sri Sri Rezeki Maulina Azmi Sri Rezki Maulina Azmi Sri Rezki Maulina Azmi Sri Wahyuni Sudarti, Nila Sukmamedian, Haufi Syailendra Reza Irwansyah Rezeki Syamsinah Sirait Tarida Ilham Thamdzir, Moh Thandzir, Moh Thandzir, Moh. Tito Pratama Triyana, Dewi Turmizi, Turmizi Tuti Herawati Ulum Lubis, Taufik Bachrul Viviana, Viviana Wahyudi Ilham Wan Nurul Atikah Nasution Wanda Sekar Lembayung Wiranti , Arinda Wulan Mega Sari Saragih Yanti, Sri Rahmayanti Yohannes Bryan Lie Yusuf, Abd Rahmad Yusuf, Abd Rahman