p-Index From 2021 - 2026
5.822
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum AL-Fikr JURNAL SIPAKALEBBI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Sulesana JICSA SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah Jurnal Kesehatan Indonesia Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Jurnal Kedokteran: Media Informasi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Pendidikan Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Jurnal Ners Vox Populi RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan BASHAIR ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Tafsere Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Nirta: Studi Inovasi Socius: Social Sciences Research Journal Journal of Islamic Studies TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam TAFASIR INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam PESHUM Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA) Contemplate: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Fiqih Wahbah Zuhaili dalam Penafsiran Ayat Rukhsah: Q.S Al-Baqarah: 184 Alfian Nugraha Rauf; Achmad Abubakar; Rahmi Damis
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.388

Abstract

Rukhsah dalam ibadah puasa merupakan bentuk kemudahan yang diberikan syariat Islam kepada mukallaf yang mengalami kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan, lanjut usia, serta kondisi lain yang menyebabkan kesulitan dalam menjalankan puasa. Perbedaan pandangan ulama mengenai batasan kondisi yang memperoleh rukhsah menunjukkan pentingnya kajian mendalam terhadap konsep keringanan dalam perspektif ulama kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep rukhsah dalam QS. Al-Baqarah ayat 184 menurut pemikiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir serta memahami pendekatan fiqh yang digunakan dalam menentukan kelompok yang memperoleh keringanan puasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap sumber primer berupa Tafsir Al-Munir dan berbagai literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahbah az-Zuhaili memandang rukhsah sebagai bentuk kemudahan syariat yang tetap mempertahankan kewajiban melalui mekanisme qadha atau fidyah sesuai kondisi individu. Konsep rukhsah tidak hanya menekankan aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan manusia dan prinsip kemudahan dalam Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penafsiran Wahbah az-Zuhaili memberikan pemahaman kontekstual mengenai keseimbangan antara kewajiban ibadah dan kondisi manusia dalam menjalankan syariat.