p-Index From 2021 - 2026
9.525
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Jurnal Al-Tadzkiyyah Conciencia Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Humanis : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam JIE (Journal of Islamic Education) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial al-Afkar, Journal For Islamic Studies DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Anterior Jurnal Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Hadratul Madaniyah Journal on Education Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Edutama Jurnal Pemberdayaan Masyarakat El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Journal of Community Service and Empowerment Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Didaktika: Jurnal Kependidikan TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal An-Nufus Jurnal Paris Langkis Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Panrita Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Assyfa Journal of Islamic Studies Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Kemuhammadiyahan dan Integrasi Ilmu Journal of Islamic Education Analit: Analytical And Environmental Chemistry Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Politik Rahmayanti, Mira; Khozin, Khozin; Nurhakim, Moh
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.260-264

Abstract

Pendidikan politik sebagai upaya yang disengaja untuk memengaruhi individu agar lebih aktif dalam perjuangan politik dan memiliki tanggung jawab etis yang tinggi dalam kegiatan politiknya. Saat ini, pelaksanaan pendidikan politik pada masyarakat umum cenderung kurang efektif,sehingga masih banyak siswa yang belum paham konsep Pendidikan politik. Tujuan penelitan ini adalah mendeskripsikan pndekatan guru PAI dalam mengajarkan Pendidikan politik bagi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokmentasi. Teknik analisis data yang menggunakan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan ialah triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pendekatan guru PAI dalam mengajarkan Pendidikan politik meliputi Guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab sosial, dan partisipasi dalam pengajaran tentang politik. Guru dapat mengajak siswa untuk menganalisis isu-isu politik kontemporer dari perspektif Islam. Menggunakan sumber-sumber seperti Al-Qur'an, Hadis, atau kisah-kisah dari sejarah Islam yang relevan untuk menjelaskan konsep politik dan pemerintahan dalam Islam. Mendorong siswa untuk berdiskusi, bertukar pendapat, dan berpartisipasi dalam debat terbuka tentang isu-isu politik yang relevan dengan mengintegrasikan perspektif Islam. Mengajak siswa untuk terlibat dalam proses politik secara positif, seperti pemahaman tentang pentingnya hak suara, memahami proses demokrasi, dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Reformasi Pendidikan Muhammadiyah: Pendekatan Inovatif dalam Menghadapi Tantangan Era Digital Rambe, Aslamiyah; Nurhakim, Moh.; Amien, Saiful
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.806-812

Abstract

Penelitian ini membahas reformasi pendidikan Muhammadiyah melalui pendekatan inovatif dalam menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metode utama pengumpulan data. Dalam proses pemilihan sampel, sampel studi kasus dipilih secara purposive untuk mencakup berbagai tingkat pendidikan di dalam Muhammadiyah. Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah memiliki peran signifikan dalam sektor pendidikan. Namun, dengan perkembangan teknologi yang pesat, institusi pendidikan Muhammadiyah menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan adaptasi dan inovasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana Muhammadiyah mengimplementasikan teknologi digital dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan manajemen pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan. Melalui studi kasus di beberapa sekolah dan universitas Muhammadiyah, penelitian ini mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi digital, termasuk e-learning, platform manajemen belajar, dan aplikasi pendidikan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan inovatif tersebut mampu meningkatkan partisipasi siswa, memperkaya materi pembelajaran, dan mempermudah proses administrasi. Namun, penelitian ini juga menemukan hambatan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kesenjangan digital di kalangan siswa dan staf pengajar. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan kerjasama dengan sektor swasta untuk memperkuat infrastruktur dan kompetensi digital di institusi pendidikan Muhammadiyah. Reformasi ini diharapkan dapat menjadikan pendidikan Muhammadiyah lebih adaptif dan berdaya saing di era digital. Kata kunci: Era Digital, Muhammadiyah, Reformasi Pendiidkan, Teknologi
Revolutionizing Islamic Religious Education: Transforming Paradigms from Al-Azhar in Anticipation of the Future maftuhah, maftuhah; Khozin, Khozin; Nurhakim, Moh.
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.4399

Abstract

Islamic religious education has undergone a substantial metamorphosis over time, reflecting the dynamics of societal development and the changing demands of the era. This article delineates the journey of the Islamic religious education revolution through paradigm shifts that occurred at Al-Azhar, a prominent institution of higher education in the Islamic world. Through a deep historical analysis, this article explores the significant steps taken by figures such as Muhammad Ali Pasha, Muhammad Abduh, and Muhammad Rashid Rida in bringing about changes to the Al-Azhar curriculum. The process of renewal not only encompasses the integration of modern elements from the West but also involves responding to the challenges of the times. This article details the role of Al-Azhar in creating a new foundation that enables Islamic religious education to face the future more dynamically and relevantly
The Rahmatal Lil Alamien Islamic Education Paradigm in Various Perspectives maftuhah, maftuhah; Khozin, Khozin; Nurhakim, Moh.
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.4445

Abstract

The Paradigm of Islamic Religious Education (IRE) with the concept of "Rahmatan Lil Alamin" (mercy to the entire universe) has been a subject of debate and a primary focus from various perspectives. In this view, IRE is seen as a means to understand, interpret, and implement Islamic teachings in a broader and more inclusive context. Various perspectives that emerge encompass aspects such as education, social, and humanitarian concerns. In terms of education, IRE with the "Rahmatan Lil Alamin" paradigm emphasizes the importance of educating individuals with a profound understanding of Islam while also promoting tolerance, mutual understanding, and interfaith cooperation in a pluralistic society. From a social perspective, IRE with this paradigm serves as a tool to promote peace, harmony, and equality in a culturally and religiously diverse society. Moreover, from a humanitarian perspective, "Rahmatan Lil Alamin" emphasizes humanitarian values, justice, and a deep understanding of human rights. Therefore, the IRE paradigm of "Rahmatan Lil Alamin" makes a significant contribution to efforts to create an inclusive, tolerant, and collectively welfare-oriented society.
HAMKA's Thoughts on Educational Philosophy Based on Prophetic Islamic Values Nur Khosiah; Moh Nurhakim; Syaiful Amin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i1.1283

Abstract

Educators are agents of change who are responsible for meeting the needs of students by seeking the various potentials possessed by students. be it cognitive, affective or psychomotor in accordance with the values ​​of Islamic teachings. Educators occupy their role as one of intellectual formation, morals, and devotion to the Holy Kholik SWT. The research aims to find out HAMKA's thoughts about educational philosophy based on prophetic values. The method in this research uses library research (Library Research). This research uses two types of data sources: primary and secondary. The primary data will use a study of the concept of HAMKA thinking. And the secondary data is from various research journals and books regarding educational philosophy based on prophetic values ​​which are summarized and collected to strengthen theory, a reference for this research. HAMKA's thoughts on educational philosophy based on prophetic values ​​include: Integrating science and morals, humanitarian orientation, critical of secular thinking, the importance of character education.
The Paradigm of Progressive Education in Theory and Practice of Muhammadiyah Organizational History Hidayatullah, Taufik; Nurhakim, Moh.
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 13, No 2 (2025): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v13i2.8355

Abstract

The purpose of this research is to explore how the paradigm of progressive education in theory and practice in the Muhammadiyah organization using historical methods with steps including heuristics, source criticism: internal and external, interpretation, and historiography. Based on the results of the study, it shows that the founder of the Muhammadiyah organization, K.H. Ahmad Dahlan, played an important role in this matter. His thoughts on Islam, life, and education became the foundation of a progressive education. However, it still strongly stays based on the Al-Quran and Al-Sunnah. The Muhammadiyah organization emphasizes its efforts to improve religious life with practices such as in the field of education. K.H. Ahmad Dahlan is also able to offer a new education model as a renewal of conventional education from Dutch schools and pesantren. Thus, Muhammadiyah’s education can give birth to a new generation that is more “kaffah.”
Implementasi Tasawuf Dalam Pendidikan Agama Islam di Sekolah Ahmadi, Ahmadi; Moh. Nurhakim; Khozin
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The impression of the loss of manners and ethics in education today is a phenomenon in itself, including in education in Indonesia. Unpraised behaviour in the world of education above would undoubtedly not have happened if all parties prioritised manners, morals and adab. Noble character is one of the things that students must have in addition to the strength of religious spirituality. Religious spirituality has become a new label, style, and identity in educational studies. In Islamic civilisation, spirituality is more synonymous with the term Sufism. This article discusses Sufism as an approach to Islamic religious education which is focused on conventional and transformative Sufism and its implementation in Islamic education in schools. This article uses a literature approach without field research as well as the use of library sources in the form of books, journal articles and other documents that are considered relevant to the discussion. The analysis uses content analysis. From the results of the study, it was found that the implementation of Sufism in Islamic education can be implemented by approaching the relationship between religion and science which offers models of conflict, independence, dialogue and integration. Each of these models has its own consequences. Therefore, in implementing it, it is necessary to consider less harm. Although the implementation is definitely not as easy as imagined. Especially in modern times with the openness of information that can hinder the process of implementing Sufism in Islamic education. Kesan hilangnya adab dan etika dalam pendidikan saat ini menjadi fenonema tersendiri, termasuk juga dalam pendidikan di Indonesia. Prilaku kurang terpuji di dunia pendidikan di atas niscaya tidak akan terjadi jika semua pihak mengedepankan budi pekerti, akhlak dan adab. Akhlak mulia merupakan salah satu hal yang harus dimiliki peserta didik selain kekuatan spritualitas keagamaan. Spiritualitas keagamaan selama ini sudah menjadi label, corak, dan identitas baru dalam kajian pendidikan. Dalam peradaban Islam, spiritualitas lebih identik dengan istilah tasawuf atau sufisme. Artikel ini membahas tentang tasawuf sebagai pendekatan pendidikan agama Islam yang difokuskan pada tasawuf konvensional dan transformatif serta implementasinya dalam pendidikan Islam di sekolah. Artikel ini menggunakan pendekatan kepustakaan tanpa riset lapangan sekaligus pemanfaatan sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal dan dokumen lain yang dianggap relevan dengan pembahasan. Adapun analisanya menggunakan content analysis. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi tasawuf dalam pendidikan Islam bisa diimplementasikan dengan pendekataan relasi agama dan sains yang menawarkan model konflik, independensi, dialog dan integrasi. Pada setiap model tersebut memiliki konsekuensi masing-masing. Oleh karenanya dalam mengimplementasikannya perlu mempertimbangkan lebih sedikit mudharatnya. Walaupun dalam implementasinya pasti tidak semudah yang dibayangkan. Terutama di zaman modern saat ini dengan keterbukaan informasi yang bisa menghambat dalam proses implementasi tasawuf dalam pendidikan Islam.
Cultivating Religious Moderation Based on KOMPAQ at Universitas Muhammadiyah Bengkulu Dhimas Alunandika; Faridi; Moh Nurhakim
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1504

Abstract

They are cultivating moderation at Universitas Muhammadiyah Bengkulu, based in Kompaq. Religious moderation is significant in creating harmony amidst diversity in multicultural Indonesia. This research aims to study how university students understand and apply religious moderation and how it impacts their attitudes towards tolerance and interfaith harmony. This research was conducted qualitatively with a Postpositivism approach involving participatory observation and in-depth interviews. The results showed that students of Universitas Muhammadiyah Bengkulu understand religious moderation well, which is reflected in their mutual respect and tolerance for differences. In addition, it has been proven that applying religious moderation values helps reduce the likelihood of conflict and increase cooperation between religious groups. The cultivation of Kompaq-based religious moderation at this university affects the entire campus community. The academic environment is expected to be inclusive and harmonious with social activities and educational programs that support moderate values. This study dramatically helps us understand the dynamics of religious moderation among the younger generation and offers suggestions for building religious moderation programs in other educational institutions.
Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multimedia Smart Apps Creator (SAC) di Sekolah Dasar Irmawati; Faridi; Moh. Nurhakim
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multimedia di SD Negeri Tegalgondo, Kabupaten Malang. Pengembangan ini dilakukan sebagai respons terhadap tantangan pembelajaran PAI yang sering kali dianggap monoton dan kurang menarik bagi siswa. Metode yang digunakan adalah model 4D Thiagarajan (define, design, develop, disseminate) dengan media yang menggunakan aplikasi Smart Apps Creator (SAC) dan Visual Basic for Applications (VBA). Penelitian ini berfokus pada pembelajaran interaktif yang dapat mengatasi keterbatasan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini valid dan layak digunakan, dengan hasil dari ahli materi berdasarkan persentase rata-rata sebanyak 71,25% dan ahli media sebanyak 73%,89% dengan rerata persentase sebesar 72,57% yang menerangkan bahwa media ini dapat diterapkan namun dengan revisi kecil. Validator mencantumkan hal tersebut pada lembar validasi. Berdasarkan uji coba media pembelajaran dengan penguji cobaan perorangan 63%, penguji cobaan skala kecil 76%, serta uji coba skala besa diperoleh persentase 84% dengan rerata persentase sebesar 74% sehingga media yang dikembangkan memenuhi kategori menarik.
GERAKAN TAJDID SEBAGAI RESPON PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DI JAMAAH MASJID DARUL HIKMAH MUHAMMADIYAH PONOROGO Heriadi Heriadi; Romelah Romelah; Moh. Nurhakim
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.1.136-147

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui gerakan tajdid pada Masjid Darul Hikmah Ponorogo, untuk mengetahui respon perubahan sosial bagi jamaah Masjid Darul Hikmah Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menguraikan, kejadian dengan menguraikan sesuai fakta yang di lapangan baik secara individu ataupun dengan berkelompok. Adapun teknik pengumpulan data, dengan cara melakukan melalui observasi, serta wawancara, dan dokumentsi. Namun teknik analisis data menggunakan teori Miles MB, Huberman. Hasil dari penelitian tersebut, memberikan dampak positif bahwa gerakan tajdid di Masjid Darul Hikmah Ponorogo melalui kajian tajdid bidang aqidah setiap 1 minggu tiga kali. Pada malam senin dengan kajian hadits arbain nawawi, malam rabu kajian tafsir Al-Qur'an, dan malam minggu kajian Adab. Serta jamaah yang datangan sangat semangat sekali untuk mengikuti kajiannya sehingga menambah ilmu pengetahuannya semakin meluas, selain itu pematri sangat ahli dibidangnya, jamaah yang mengikuti sangat banyak mulai dari 70 orang hingga 100 orang masing-masing dari pemateri yang berbeda. Lebih menarik lagi kajian ini sangat lama sudah berjalan kurang lebih 15 tahun. Perubahan sosialnya, mengalami peningkatan semakin hari jamaah bertambah banyak maka infaq pula bertambah sehingga sangat peduli dan menjunjung jiwa sosialnya untuk iuran bersama sebesar uang 60,000 ataupun berupa beras 5kg, untuk memberikan infaq kepada tukang becak, tukang sepatu, dan tukang parkir supaya bisa membantu perekonomian mereka yang diadakan setiap bulan pada awal bulan.
Co-Authors Abdul Haris Abdul Haris Rifai Abidin, Achmad Adek Kholijah Siregar Agus Supriadi Agus Supriadi Ahmad Saefulloh AHMADI Alwi, Itsnaini Muslimati Amien, Syaiful Asrori Asrori Asrori Asrori Boli, Mukdar Ciptadi, Muhammad Teguh Devy Habibi Muhammad Dhimas Alunandika Diah Karmiyati, Diah Dian Silvia Rozza Dimas yusup Hartomo Eka Firmansyah Eka Fitriani Eti Rohaeti Faridi Faridi Ferdiana, Navila Fika Ratna Pratiwi Haeri Fadly Haeri Fadly, Haeri Hasnahwati Hasnahwati Hasnan Bachtiar Hendra, . Heriadi Heriadi Humaidi, M. Nurul husni zulkarnain Ibnu Hasan, Ibnu ida, nur_dzaedzatul_hikmah Imro Atus Soliha Irmawati Iwantoro Iwantoro Khoeron, Khoeron Khozin Khozin Khozin, Khozin Latifatul Azizah Lilik Kholisotin Lukman Hakim M. Anwar Djaelani M. Fahrudin Ghozali M. Islahuddin M. Nurul Humaidi Maftuhah Maftuhah Mahdi Temarwut Mainuddin, Mainuddin Merlinda, Riza Muh Jauhari Muhammad Taufikur Rahman Muji Agus Sofiyandi Munahar Munawirur Rahman Nikmah Sari Hasibuan Nikmah, Shobriyah Nur Kholisatun Nur Khosiah Nurazizah, Ervi Nuryami Pongsibanne, Ming Wa Qori, Mudrik R. Tanzil Fawaiq S. Rahmayanti, Mira Rambe, Aslamiyah Rani Darmayanti Risman, Kadar Riza Awal Novanto Rohim, Fathor Romelah Romelah Rosmaimuna Siregar Saepul Anwar, Aep Saiful Amien Saprun, Saprun Selamat Ariga Sholikah, Nurul Faizatus Siagian, Khairul Azmi Siregar, Adek Kholijah Sofiyandi, Muji Agus Soni Zakaria Sunardin Suradji, Muchamad surindi, Surindi Syafiq Mughni Syafrul Nalus Syaiful Amin Syaiful Amin Syamsul Arifin Taufik Hidayatullah, Taufik Tobroni Tobroni Ummami, Farida Utsman, Yusuf Olawale Owa-Onire Wahab, Mohamad Ihsan Wahyu Prihanta Wisono, Dody Wulan Tri Wahyuni zulkarnain, husni