Claim Missing Document
Check
Articles

TEMA DAN PENOKOHAN DALAM NOVEL DI BAWAH LANGIT JAKARTA KARYA GUNTUR ALAM Anaria Gunani; Karomani Karomani; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.464 KB)

Abstract

This research discussed about theme and characterizations in the novel Di Bawah Langit Jakarta created by Guntur Alam and the learning in the Senior High School. The purpose of this research were to describe theme, character deciption technique, kind of characters, and the learning in the Senior High School. This research used qualitative descriptive method. Data source of this research was novel Di Bawah Langit Jakarta created by Guntur Alam. Based on the data analysis result, it was found two themes, those were major theme and minor theme. In describing the character in the novel, author used analytic technique and dramatic technique. Identifying learning theme and characterizations in the novel Di Bawah Langit Jakarta created by Guntur Alam can use cooperative learning model type STAD.Penelitian ini membahas tema dan penokohan dalam novel Di Bawah Langit Jakarta karya Guntur Alam dan pembelajarannya di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tema, teknik pelukisan tokoh, jenis-jenis tokoh, dan pembelajarannya di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Di Bawah Langit Jakarta karya Guntur Alam. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan dua tema, yaitu tema mayor dan tema minor. Dalam menggambarkan watak-watak tokoh dalam novel, pengarang menggunakan teknik analitik dan teknik dramatik. Pembelajaran mengidentifikasi tema dan penokohan dalam novel Di Bawah Langit Jakartakarya Guntur Alam dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, penokohan, stad.
Hubungan Memahami Kosakata dengan Menulis Teks Pidato Siswa SMA Plus Muhammadiyah Natar Rangga Yudha; Iqbal Hilal; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.44 KB)

Abstract

Based on the results of the research conducted, the average value of class X (variable x) is 79.00 (good) and the average (variable y) is 82.00 (good). Eleventh grade  students (variable x) is 81.00 (good) and average (variable x) is 83.00 (good). Twelvth grade  students (variable x) is 83.00, (good) and the average value (variable x) is 83.00 with (good). The results of the hypothesis test proposed "there was a positive and close relationship understanding the vocabulary in the ability to write speech texts" was approved.  It could  be seen in the table of calculation results of class X showing r count r table or 0.577 0.005, the value of determination coefficient (R Square) is 0.577, it  means (variable Y) has a contribution of 57.7% (variable X). Twelvth graders shows  r count r table or 0.655 0.005, the value of determination coefficient (R Square) is 0.655 it means (variable X) has a contribution of 65.5% to (variable Y).Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh nilai rerata siswa kelas X (variabel x) sebesar 79,00 (baik) dan rerata (variabel y) sebesar 82,00 (baik). Siswa kelas XI (variabel x) sebesar 81,00 (baik) dan rerata (variabel x) sebesar 83,00  (baik). Siswa kelas XII (variabel x) sebesar 83,00, (baik) dan nilai rerata (variabel x)  sebesar 83,00 dengan  (baik). Hasil uji hipotesis yang diajukan “ada hubungan yang positif dan erat memahami kosakata dalam kemampuan menulis teks pidato” teruji. Hal ini terlihat dalam tabel hasil penghitungan kelas X menunjukkan r hitung r tabel atau 0,577 0,005, nilai koefesien determinasi  (R Square) adalah 0,577 hal ini berarti (variabel Y) memiliki kontribusi 57,7% terhadap (variabel X). Kelas XII menunjukkan r hitung r tabel atau 0,655 0,005, nilai koefesien determinasi  (R Square) adalah 0,655 hal ini berarti (variabel X) memiliki kontribusi 65,5% terhadap (variabel Y).Kata kunci: kosakata, pidato, kemampuan, korelasi.
Pembelajaran Menginterpretasi Teks Laporan Hasil Observasi Siswa SMA YP Unila Bandar Lampung Safira Nabila; Edi Suyanto; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.198 KB)

Abstract

The objective of this research was to describe the study of interpreting text observation report on the first grade students of SMA YP Unila Bandar Lampung. The method of this research was descriptive qualitative method. The results showed that the teacher made lesson plan based on lesson plan (RPP) components in Curriculum 2013. The activity was done by the teacher and the students in learning activity. The activity included three steps; pre-activity, while activity, and post activity. In the learning process, there was incoherence in the delivery of learning and there was time allocation incompabillity which has been included in RPP. The evaluation process done by the teachers in using authentic assessment according to the Curriculum 2013 assessment technique. Three aspects of evaluation included namely assessment of attitude, knowledge, and skills.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menginterpretasi teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA YP Unila Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan komponen RPP pada Kurikulum 2013. Aktivitas pembelajaran dilakukan oleh guru dan siswa pada saat pelaksanaan pembelajaran. Aktivitas tersebut meliputi tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, terdapat ketidakruntutan terhadap penyampaian pembelajaran dan ketidaksesuaian pada alokasi waktu yang dicantumkan di dalam RPP. Penilaian yang dilakukan oleh guru yakni menggunakan penilaian autentik sesuai dengan teknik penilaian Kurikulum 2013. Penilaian dilakukan pada tiga aspek, yaitu penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.Kata kunci: menginterpretasi, pembelajaran, teks laporan hasil observasi.
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Pembelajaran Biologi SMP Negeri 1 Candipuro Fransiska Retno Widiarti; Nurlaksana Eko Rusminto; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.371 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the politeness of speech act at the learning interaction Biology grade VIII SMP Negeri 1 Candipuro Lampung Selatan in academic year of 2016/2017. This research used qualitative descriptive method. The data resources were collection data which said tecaher and student in learning interaction. It was found that based of analysis of data (1) Agreement and violation of maxim with agreement maxim was a dominant maxim and generosity maxim was not found in this research, (2) linguistics politeness with ayo and coba were the dominant and tolong and biar was found least in this research,(3) pragmatics politeness with declarative speech as an expression of pragmatics politeness suruhan was dominant, declarative speech as an expression permohonan and interogative speech as an expression ajakan was found least in this research.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam interaksi pembelajaran biologi kelas VIII di SMP Negeri 1 Candipuro Lampung Selatan Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah kumpulan data yang dituturkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) penaatan dan pelanggaran maksim kesantunan dengan penaatan maksim kesepakatan yang paling dominan ditemukan dan penaatan maksim kedermawanan tidak ditemukan dalam penelitian ini. Pelanggaran maksim pujian paling dominan ditemukan dan pelanggaran maksim kerendahan hati tidak ditemukan dalam penelitian ini, (2) kesantunan linguistik dengan penanda kesantunan ayodancobapaling dominan ditemukan sedangkan tuturan yang menggunakan penanda kesantunan tolongdanbiarpaling sedikit ditemukan dalam penelitian ini, (3) kesantunan pragmatik dengan tuturan deklaratif sebagai ekspresi kesantunan pragmatik suruhan paling dominan ditemukan dalam penelitian ini, tuturan deklaratif sebagai ekspresi kesantunan pragmatik permohonan dan tuturan interogatif sebagai ekspresi ajakan paling sedikit ditemukan dalam penelitian ini.Kata kunci: kesantunan, interaksi pembelajaran, maksim.
Nilai Religi Novel Cinta Dalam 99 Nama-Mu Karya Asma Nadia dan Rancangannya Ruri Resmiana Sari; Edi Suyanto; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.939 KB)

Abstract

This study aimed to describe the religious values contained in the novel Cinta dalam 99 Nama-Mu by Asma Nadia and make a design of literary learning in Senior Hight School. The data found are analyzed using the qualitative description method with the aim of reviewing and describing the problems studied. The data obtained are facts and accountable. The data obtained are citations from the Cinta dalam 99 Nama-Mu. The results of the study show that 1) Novel Cinta dalam 99 Nama-Mu by Asma Nadia contains religious values namely the value of monotheism, Jurisprudence, and moral. 2) Religious values are designed to be the design of the implementation of Indonesian language learning on basic competencies 3.9 analyzing the content and language of novels and 4.9 designs novels / novellels with attention to content and language.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religi yang terdapat dalam novel Cinta dalam 99 Nama-Mu karya Asma Nadia dan membuat rancangan pembelajaran sastra di SMA. Data yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan tujuan pengkajian dan pendeskripsian permasalahan yang diteliti. Data yang didapatkan merupakan data yang berupa fakta dan bisa dipertanggung jawabkan. Data yang diperoleh berupa kutipan-kutipan novel Cinta dalam 99 Nama-Mu. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Novel Cinta dalam 99 Nama-Mu karya Asma Nadia mengandung nilai-nilai religi yaitu nilai tauhid, fiqih, dan akhlak 2) Nilai religi dirancang menjadi rancangan pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan 4.9 merancang novel/novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan.Kata kunci : nilai religi, rancangan pembelajaran, dan novel Cinta dalam 99 Nama-Mu.
CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI SAJAK EMAS KARYA DIMAS AM DAN RANCANGAN PEMBELAJARANNYA Neni Agustin; Edi Suyanto; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.406 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe image in a poetry collection of Sajak Emas by Dimas Arika Mihardja and to design the learning in senior high schools. This research used descriptive qualitative method. The data sources of this research were 18 poems in a poetry collection of Sajak Emas. The results showed that the image in the poems Sajak Emas used all types of images: that are visual, auditory, olfactory, feeling / tasting, tactile, and kinesthetic. Category image are divided into four categories: that are flora, phenomena, abiotic, and fauna. These categories were used to produce a image and each of its natural elements tends to show an impression of events, places, objects, which show interaction around the poet. The results of this research can be used by Indonesian Language teachers in senior high schools. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan citraan dalam kumpulan puisi Sajak Emas karya Dimas Arika Mihardja dan merancang pembelajaran di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berjumlah 18 puisi yang terdapat dalam kumpulan puisi Sajak Emas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citraan dalam puisi-puisi Sajak Emas karya Dimas Arika Mihardja menggunakan semua jenis citraan, yaitu visual, auditori, penciuman, rasaan/pencecapan, taktil, dan kinestetik. Kategori citraan yang digunakan penyair terbagi atas empat kategori yaitu flora, fenomena alam, abiotik, dan fauna. Kategori-kategori tersebut digunakan si penyair untuk menghasilkan citraan dan tiap unsur alamnya cenderung menunjukkan kesan terhadap peristiwa, tempat, benda yang menunjukkan interaksi di sekitar penyair. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru Bahasa Indonesia di SMA. Keywords: Imagery, design learning, poetry
KEPRIBADIAN PADA TOKOH DALAM NOVEL RINDU KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA Maya Oktavia; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 4 Sep (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.335 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the personality of figures experienced by the figures in the Rindu novel and its relevance in teaching literature in high school which includes das ice (id), das ich (ego), and das ueber ich (superego) in terms of three aspects language, psychology, and cultural backgrounds. Method in this research was descriptive qualitative. Data sources this research novel was Rindu work Tere Liye. Technique data analysis in this research was reduction data, presentation of data, and the withdrawal of conclusion. The result analysis showed that personality conflict category id is 4 , ego is 72, and the superego is 25 so a whole data of personality conflict obtained is 101 data. So it can be concluded that personality that there are on type of personality ego with the data as many 72. Next, the results of that the analysis above novel miss fit for consumption of teaching materials literature in high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh yang dialami para tokoh dalam novel Rindu dan relevansinya dalam pengajaran sastra di SMA yang meliputi das es (id), das ich (ego), dan das ueber ich (superego). Ditinjau dari tiga aspek yaitu aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian novel Rindu karya Tere Liye. Teknik analisis data penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan data konflik kepribadian berkategori id 4, ego 72, dan supereg 25 jadi keseluruhan data konflik kepribadian 101 data. Maka disimpulkan kepribadian yang banyak muncul terdapat pada jenis kepribadian ego sebanyak 72. Selanjutnya, hasil analisis terhadap novel Rindu layak untuk dijadikan bahan ajar sastra di SMA.Kata kunci: kepribadian, novel, relevansi.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Surat Dahlan Karya Khrisna Pabichara dan Rancangan Pembelajarannya Lyoni Elvandari; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.001 KB)

Abstract

This study discusses the values of character education in novel Surat Dahlan by Krishna Pabichara and design learning as teaching material in high school. The purpose of this study to describe the values of character education in the novel Surat Dahlan by Khrisna Pabichara and designing learning as teaching material in high school. This study used descriptive qualitative method. The data source of this research is the novel Surat Dahlan by Pabichara. Based on the results of data analysis, found 16 values of character education, including religious, honest, disciplined, creative, hard working, independent, democratic, curiosity, spirit of nationalism, patriotism, recognize excellence, friendship, love peace, love reading, social care, and responsible. The results of this study can be used as teaching materials for designing learning Indonesian literature at the high school.Penelitian ini membahas nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara dan rancangan pembelajarannya sebagai bahan ajar di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara dan merancang pembelajarannya sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 16 nilai pendidikan karakter, meliputi religius, jujur, disiplin, kreatif, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan ajar guna merancang pembelajaran sastra Indonesia di SMA.Kata kunci: bahan ajar, nilai-nilai pendidikan, novel.
Karakterisasi Tokoh Cerpen Pengakuan Arya dan Sarpakenaka Karya Gunawan dan Rancangan Pembelajarannya Fitri Dwi Mahardika; Edi Suyanto; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.235 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the characterization of the characters in the short story Pengakuan Arya and Sarpakenaka by Gunawan Maryanto and the design of learning in high school. The method used in this research was descriptive qualitative method. The results of the research indicated that the characterization of characters in the short story can be used as a reference in learning Indonesian. The characterizations contained in the excerpts of the dialogue in this short story include (1) characterization through dialogue, (2) characterization through the actions of characters, (3) characterization by character name, (4) characterization through character appearance, (5) characterization through author's speech. The results of the research can be used in the design of high school literary learning on short story materials in accordance with basic competence 3.9 analyzing the elements of short story builders in short story collection books.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan karakterisasi tokoh dalam cerpen Pengakuan Arya dan Sarpakenaka karya Gunawan Maryanto dan rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa karakterisasi tokoh dalam cerpen dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Karakterisasi yang terdapat pada kutipan dialog dalam cerpen ini meliputi (1) karakterisasi melalui dialog, (2) karakterisasi melalui tindakan para tokoh, (3) karakterisasi menggunakan nama tokoh, (4) karakterisasi melalui penampilan tokoh, (5) karakterisasi melalui tuturan pengarang. Hasil penelitian dapat digunakan dalam rancangan pembelajaran sastra di SMA pada materi cerpen sesuai dengan KD 3.9 menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek dalam buku kumpulan cerita pendek.Kata kunci: kumpulan cerita pendek, nilai sosial, dan rancangan pembelajaran
Nilai-Nilai Sosial dalam Kumpulan Cerpen Berhala Karya Danarto dan Rancangannya di SMA Febri Ramadani; Munaris Munaris; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.739 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the social values contained in a collection of short stories Berhala works Danarto and the design of literary learning in high school. The method used in this research was descriptive qualitative method. The results showed that the collection of short stories Berhala have a social value that can be used as a literary material in high school. Social values contained in the excerpt of dialogue in this collection of short stories include material value, vital value, and spiritual values. Spiritual values consist of the value of truth, the value of beauty, moral values and religious values. The results of the research can be used in the design of high school literature on short story materials in according to KD 3.8 Identify the life values contained in the collection of short stories that are read.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Berrhala dan rancangan pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kumpulan cerpen berhala memiliki nilai sosial yang dapat dijadikan bahan ajar sastra di SMA. Nilai-nilai sosial yang terdapat pada kutipan dialog dalam kumpulan cerpen ini meliputi nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian. Nilai kerohanian terdiri dari nilai kebenaran, nilai keindahan, nilai moral dan nilai religius. Hasil penelitian dapat digunakan dalam perancangan pembelajaran sastra di SMA pada materi cerpen sesuai dengan KD 3.8 Mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek yang dibaca.Kata kunci: kumpulan cerita pendek, nilai sosial, dan rancangan pembelajaran
Co-Authors Ade Anggraini Agung Kurniawan Ahmad Riduwan Ahmad Zuhri Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Alphania Rahniayu Amala, Istiqomah Ahsanu Amy Sabila Ana Juwita Anak Agung Gede Sugianthara Anaria Gunani Andre Setyawan Anggi Tia Suryani Anggoro, Adhitri Ari Pahala Hutabarat Ari Rohmawati Ariani, Grace Atti Yudiernawati, Atti Ayu Setiyo Putri Ayu Setiyo Putri Aziz Firdaus Bambang Setiyadi Bayu Andika Bayu Antrakusuma, Bayu Betnawati Betnawati Bryan Tioro Gisri Budi Risnawati Dede Putri Dekas Miyanti Didit Aryani Djuanda, Stephanie N. Dwi Prihatini DYAH FAUZIAH, DYAH Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Endah Prihastuti Eni Hastuti Epri Fitriyani Era Octafiona Evita Fratiwi Fahreza Chandra W Farida Ariyani farida ariyani Farida Ariyani Fathimah Nurhalimah S Fathly Husnawan Febri Ramadani Fikri Ariyanto Fisnia Pratami Fitri Angraini Fitri Dwi Mahardika Fransiska Pratiwi Prasakti Fransiska Retno Widiarti Gatot Soegiarto Gunawan, Vania A. Herlina Herlina Hernaini Hernaini Heru Prasetyo Hesti Hesti Husna, Siti Asmaul Ibnu Hajar Indah Mayasari Indar Agus Susilowati Iqbal Hilal Iqbal Hilal Istiqomah Ahsanu Amala Joko Setyo Nugroho Juwita Sari Pebriani K Sugeng Prijono Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazarudin Karomani Karomani Kasiyah Kasiyah Klara Ken Laras Kusumastuti, Etty H. Lefi, Achmad Lilihata, Jilientasia G. Lisda Syary Lyoni Elvandari M Yanuardi Zain Maharani, Andi RK. Mardiah Hayati Marhana, Isnin A. Masturi Rulia Maya Oktavia Megawati Megawati Meita Hapsari Melinda, Denassa Miftahul Jannah Milwati, Susi Mira Salviani Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad, Ulul Azmi Muharsyam Dwi Anantama Mujiono Mujiono Mukti Arum Kusumadewi Mulyanto Widodo Munaris Munaris Munaris . Nalan Meilia Sisi Nalan Meilia Sisi Nazimah Nazimah Nelly Yustinawati Nenden Lilis Aisyah Neneng Sulasmi Neni Agustin Nety Syafithri ni made mulyasari Ni Nyoman Wetty Suliani Nia Purnamasari Nila Candra Nila Kurniasari Nindy Eka Putri Ningsih, Iraliya Nova Delyanti Nugraha, Ricardo A. Nugroho, Gilang MS. Nur Fadilla Nurdin Putra Jaya Nurlaksana Eko Rusminto Paingan Paingan Pangestika, Zola Nurmadya Prayodi, Rahmat Puspita Cahya Rivai Puspita Trie Utami Rahaju, Anny S. Rahmat Prayogi, Rahmat Rahmawati, Lenny Rangga Yudha Ratih Amalia Wulandari Ratna Dewi Rengga Pinaris Riadi, Bambang Riana Dwi Putra Riana, Hana Ribut Wibowo Rifany Maulidya Rinjani, Lalu GP. Rizki Dilla Sintia Roni Mustofa Rosdiasari Pane Rosyid, Alfian N. Rudi Hermawan Ruri Resmiana Sari Saadah Saadah Safira Nabila Sahrani, Silvina Aulia Semedi, Bambang P. Shera Lovina Shinta Larasati Siagian, Mutiara Indah Sisi, Nalan Meilia Siti Nurhamidah Siti Nurlaili Siti Samhati Sri Wahyuni Ekowati Sriana Ezabella Sudaryo Sudaryo Sukistiono Sukistiono Sulistiawati sulistiawati Sumarti Sumarti Suparman Suparman Supriadi Supriadi Supu Hernawiah Surasa Surasa Surya Agus Cahyanti Susilawati Susilawati Susilowati, Indar Agus Syafina Tavip Dwi Wahyuni Teguh Teguh Tika Qurratun Hasanah TRI WULANDARI Ulul Azmi Muhammad Ulul Azmi Muhammad Ummi Maimunah Uti Utari Mutiara Vili Yanthi Wahyu, Dwi Widiyawati Widiyawati Windu Budiarta Wira Widyas Tuty Wiratama, Priangga A. Yandi, I KR. Yessi Eva Nora Yoga Fernando Rizqi Yuli Hariyanto Yusfa Fitri Meza Zusi Ardiana