Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN MEMPARAFRASAKAN PUISI KE DALAM BENTUK PROSA BEBAS Indah Mayasari; Ni Nyoman Wetty Suliani; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.902 KB)

Abstract

The problem discussed in this research is how the ability paraphrasing poetry into prose free of students of grade X in SMA Negeri 1 Ambarawa school year 2012/2013. This study aimed to describe the level of ability paraphrasing poetry into prose free grade X. This reasearch uses descriptive method. The population of this research were 280 students’ distributed in 8 classes, 40 (15%) of them were randomly chosen to be taken as the research sampel. The data were collected by using the technique of writing test. Based on the research results, the ability paraphrasing poetry into prose free of students of grade X in SMA Negeri 1 Ambarawa quite well with the average 68%.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan memparafrasakan puisi ke dalam bentuk prosa bebas siswa kelas X SMA Negeri 1 Ambarawa tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan memparafrasakan puisi ke dalam bentuk prosa bebas siswa kelas X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Ambarawa yang berjumlah 280 siswa yang tersebar dalam 8 kelas. Sampel yang diambil dalam penelitian ini 15% dari jumlah siswa setiap kelas, sehingga jumlah sampelnya 40 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan memparafrasakan puisi ke dalam bentuk prosa bebas siswa kelas X SMA Negeri 1 Ambarawa tergolong baik dengan rata-rata 68%.Kata kunci: kemampuan, memparafrasakan, puisi.
TOKOH MELAYU NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN IMPLIKASINYA Rengga Pinaris; Muhammad Fuad; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.698 KB)

Abstract

The problem in this research is about the character of Melayu in a novel Cinta Dalam Gelas by Andrea Hirata. The aim of this study is to describe that character and the implications. The method used here is descriptive qualitative. Based on the result of data analysis, five aspects; religion, education, environment, physical characteristics, and culture of Melayu character. Based on the five aspects there are eight characters included into ‘native’ Melayu based on the three criteria such as : having Islam as religion, speaking Melayu, and practicing Melayu customs. There are also thirteen characters included in ‘less’ Melayu as they do not fulfill all the criteria of Melayu character. This novel is appropriate to be an alternative for literature teaching as it meets the criteria of teaching material selection that involves psychological, linguistic, and cultural aspects.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah tokoh Melayu dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tokoh dalam novel dan implikasinya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata.Berdasarkan hasil analisis data ditemukan lima aspek seperti agama, pendidikan, lingkungan, ciri fisik,dan budaya tokoh. Berdasarkan lima aspek tersebut terdapat 8 tokoh yang termasuk ke dalam Melayu “asli”, karena tokoh-tokoh tersebut memenuhi 3 indikator tokoh Melayu yaitu beragama Islam, berbahasa Melayu, dan beradat istiadat Melayu. Selain itu terdapat 15 tokoh yang termasuk dalam kategori “kurang Melayu”, karena tidak memenuhi 3 indikator di atas. Novel Cinta di Dalam Gelas layak dijadikan alternatif bahan ajar sastra, karena sesuai dengan kriteria pemilihan bahan ajar meliputi aspek psikologis, bahasa, dan latar belakang budaya.Kata kunci: bahan ajar, implikasi, tokoh melayu.
Interferensi Leksikal Bahasa Jawa ke dalam Bahasa Indonesia pada Karangan Siswa Nindy Eka Putri; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.895 KB)

Abstract

This research aimed to described forms interference lexical java language into indonesian language on students essay in the fifth grade students of SD Negeri Bukit Raya school year 2016/2017. Research method used in this research is descriptive of qualitative method. Data sources research on a students essay in the fifth grade students of SD Negeri Bukit Raya. Results of the research show that interference conducted by student includes interference in the basic from, affisx form, and reduplicated form. Based on the results on the research, was found thirty of interference conducted by students with nineteen basic forms, nine affix forms, and two reduplicated forms. Furthermore, the data is described in twenty primary meanings including lexical meanings, literal meanings, denotative meanings and ten secondary meanings covering grammatical, connotative, and figurative meanings.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interferensi leksikal bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia pada karangan siswa kelas V SD Negeri Bukit Raya tahun pelajaran 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian karangan siswa kelas V SD Negeri Bukit Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi yang dilakukan siswa meliputi interferensi dalam bentuk dasar, bentuk berimbuhan, bentuk reduplikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan adanya tiga puluh interferensi yang dilakukan siswa dengan komposisi sembilan belas bentuk dasar, sembilan bentuk berimbuhan dan dua bentuk reduplikasi. Selanjutnya, data tersebut diuraikan ke dalam makna primer berjumlah dua puluh meliputi makna leksikal, makna literal, makna denotatif dan makna sekunder berjumlah sepuluh meliputi makna gramatikal, konotatif, dan makna figuratif.Kata kunci: interferensi leksikal, bahasa jawa, karangan siswa.
Konflik dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono dan Implikasinya Bryan Tioro Gisri; Edi Suyanto; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.971 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the conflicts in Suti novel by Sapardi Djoko Damono and its implication in language learning for Senior High School. This research used descriptive qualitative method. The result showed that conflicts in Suti novel by Sapardi Djoko Damono were psychological conflict, interpersonal conflict, and conflict between individual with society. Conflict managements in Suti novel by Sapardi Djoko Damono were avoiding and authoritative command (competition). Teaching learning related to conflict matter was available in syllabus for the twelfth grade, that was, in basic competence: 4.1 understanding and being able to make critical response (in written form) toward a literary work (poetry, short story, novel, and drama script) by involving the elements of literary works to asses them. Suti novel by Sapardi Djoko Damono can be used as learning material for Indonesian subject because this novel contains some conflicts.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konflik dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terdapat dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono adalah konflik batin, konflik antar individu, dan konflik manusia dengan masyarakat. Manajemen konflik yang terdapat dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono adalah tindakan menghindari dan komando otoritatif (kompetisi). Pembelajaran yang berkaitan dengan konflik terdapat pada silabus untuk kelas XII, yaitu pada kompetensi dasar: 4.1 memahami dan mampu membuat tanggapan kritis (dalam bentuk tulisan) terhadap suatu karya sastra (puisi, cerpen, novel, dan naskah drama) dengan mengaitkan antarunsur dalam karya sastra untuk menilai karya sastra. Novel Suti karya Sapardi Djoko Damono dapat digunakan sebagai bahan ajar karena dalam novel tersebut mengandung konflik.Kata kunci : bahan ajar, novel, konflik.
PEMAKAIAN BAHASA PADA SURAT PENGUMUMAN FORMAL DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS LAMPUNG Nurdin Putra Jaya; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 4 Sep (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.846 KB)

Abstract

The problem in this research was how the used of the languange about using Indonesian language spelling which has been corrected by EYD and the effectiveness of sentences on formal announcement letter. The purpose of the research was to describe the use of the language on formal announcement from Indonesia language spelling which has been corrected by EYD and the effectiveness of sentences. The method in the research was descriptive method. The source data on this research was language in formal announcement letter. The result of the research showed that application language announcement letter was found an interesting phenomenon in using spelling that are using capital letters, writing of the words and punctuation. In the addition, the effectiveness of sentences on formal announcement letter found using the sentences effective unity, alignment, emphasizing, frugality and variation.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pemakaian bahasa mengenai penggunaan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD) dan keefektifan kalimat pada surat pengumuman formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemakaian bahasa pada surat pengumuman formal dari segi ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (EYD) dan keefektifan kalimat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif murni. Sumber data penelitian ini adalah bahasa pada surat pengumuman formal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemakaian bahasa pada surat pengumuman ditemukan fenomena menarik dalam penggunaan ejaan yaitu penggunaan huruf kapital, penulisan kata dan tanda baca. Selain itu, keefektifan kalimat pada surat pengumuman formal tersebut ditemukan penggunaan kalimat efektif kesatuan, kesejajaran, penekanan, kehematan dan kevariasian.Kata kunci: bahasa, pengumuman, surat.
MORAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ALIF KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY Wira Widyas Tuty; Edi Suyanto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.018 KB)

Abstract

The problem of this research is how are the moral aspects of the main character in the novel Alif written by Taufiqurrahman Al-Azizy. The aim of this research is to describe the moral aspects of  the main character in the novel Alif  written by Taufiqurrahman Al-Azizy and the worthiness  as a material lesson of literature in  SMA. The research method used is qualitative descriptive method. The data resource used is from the novel Alif written by Taufiqurrahman Al-Azizy. Collecting technique and data analysis used is text analysis. Based on the data analysis result found , the moral aspects of the main character  in novel Alif  written by Taufiqurrahman Al-Azizy include honesty, authentic values, the willingness to take responsibility, undependability, courage, modesty , realistic  and criticality. Novel Alif written by Taufiqurrahman Al-Azizy is worthy to be used as a material lesson alternative for students in SMA.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah aspek moral tokoh utama dalam novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aspek moral tokoh utama dalam novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy dan kelayakannya sebagai bahan ajar  sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah analisis teks. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan aspek moral tokoh utama dalam novel Alif  karya Taufiqurrahman Al-Azizy meliputi kejujuran, nilai-nilai otentik, kesediaan untuk bertanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati, realistik dan kritis. Novel Alif karya Taufiqurrahman Al-Azizy layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA.Kata kunci: kelayakan, moral, tokoh utama.
TELAAH ISI DAN BAHASA BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA KELAS VIII TERBITAN YUDHISTIRA Lisda Syary; Iqbal Hilal; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 1 Jan (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.457 KB)

Abstract

Indonesian text book were being circulated for various levels and from various publishers. But that was not according to standard of National Education Standards Agency (BSNP) both in terms of content and language. This study aimed to describe the content and language of Mahir Berbahasa Indonesia text book. To achieve aim, this study used qualitative descriptive method that supported by simple statistic. The result of research showed both of the content and language of this text book were considered very good. There were weakness in chapter one and two because the goal of formulated not accordance with base competencies. As aspect of language, there are mistakes in the use of rule and the written sentences.Buku bahasa Indonesia banyak beredar untuk berbagai jenjang dan dari berbagai penerbit, namun buku-buku itu belum tentu memenuhi standar dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) baik dari segi isi, maupun bahasanya. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek isi dan bahasa buku Mahir Berbahasa Indonesia. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang ditunjang dengan statistik sederhana. Temuan penelitian menunjukkan baik isi maupun bahasa buku sudah tergolong sangat baik. Ada sedikit kelemahan pada bab satu dan dua karena adanya tujuan yang dirumuskan tidak sesuai dengan kompetensi dasar. Demikian pula dengan aspek bahasa, masih terdapat kesalahan dalam penggunaan kaidah dan penulisan kalimat.Kata kunci: bahasa, buku teks, isi, telaah.
DEIKSIS DALAM NASKAH DRAMA GERR KARYA I PUTU WIJAYA DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) ni made mulyasari; mulyanto widodo; edi suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deixis plays important roll in script of drama for its function as the indicator of another undetermined thing or function. Therefore, how the context is in the script of drama Gerr by I Putu Wijaya become the problem of this study. The method of this study is qualitative descriptive. The source of data is in form of the script of drama Gerr by I Putu Wijaya in 69 pages. The data of this study is the dialog which includes deixis.Based on the data analysis, the data found are in form of deixis of person, deixis of space, and deixis of time. They are different from deixis of endophora which consist of anaphora and cataphora. Deixis of person is divided to three person; first, second and third person. All these three deixis are found in this study of script of drama, so as the deixis of time and space. Deixis of anaphora is also found in this study. According to its intensity, the entire study of the script of drama Gerr I Putu Wijaya, the dialog found consist of 219 deixis; 138 deixis of person, 36 deixis of time and 45 deixis of space. Based on those deixis, it’s known that the deixis much found according to the data analysis is the deixis of persona. This investigation of deixis implicates to the learning process of Indonesian language. This study can be used as the learning resources, especially writing.Key Word  : deiksis pesona, time deiksis, room deiksis, katafora, drama, and implication
PEMBELAJARAN MEMBACA ASPEK KEBAHASAAN PADA SISWA KELAS XI SMAN 13 BANDAR LAMPUNG Mukti Arum Kusumadewi; Iqbal Hilal; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.883 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the literary aspect of reading learning in students of class XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Method used in this research is descriptive qualitative. The result showed that the teacher has done the three stages of learning activities in the planning, implementation, and evaluation. The planning of learning components that match the learning scenario, the suitability of learning techniques, as well as the completeness of the instrument while the components that haven't fit the learning objectives as it is less in accordance with the format ABCD, while election material, and the selection of learning resources because it does not match the learning objectives. The implementation of learning activities include learning activities are seen reading, discussion, and presentation. The evaluation conducted by the teachers include assessment results with the techniques of written tests.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membaca aspek kebahasaan pada siswa kelas XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap kegiatan dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada perencanaan pembelajaran komponen yang sesuai antara lain skenario pembelajaran, kesesuaian teknik pembelajaran, serta kelengkapan instrumen sedangkan komponen yang belum sesuai yaitu tujuan pembelajaran karena kurang sesuai dengan format ABCD, sedangkan pemilihan materi, dan pemilihan sumber belajar karena tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada pelaksanaan pembelajaran terlihat aktivitas pembelajaran meliputi kegiatan membaca, diskusi, dan persentasi. Evaluasi yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian hasil dengan teknik tes tertulis.Kata kunci: aspek kebahasaan, evaluasi, membaca, pelaksanaan, perencanaan.
MAJAS DALAM KUMPULAN PUISI DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Ratih Amalia Wulandari; Edi Suyanto; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 1 Jan (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.176 KB)

Abstract

This research problem was how the use of figure of speech in a collection of poems Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita written by Sapardi Djoko Damono. The purpose of this study was to describe the use of figure of speech in a collection of poems and its learning in SMA. This research used qualitative descriptive method. Based on the results of data analysis it was found as many as sixty-five usage figure of speech. Figure of speech function is to increase the aesthetic effect, generating the additional images, convey the meaning effectively, giving the impression, increasing the intensity of the feeling of the poet, the other way in enriching the language dimension, and creates a certain mood state. Learning to understand the poetry is designed in the lesson plan to support the learning process.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah penggunaan majas dalam kumpulan puisi Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita karya Sapardi Djoko Damono. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan majas dalam kumpulan puisi dan pembelajarannya di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan sebanyak enam puluh lima penggunaan majas. Fungsi majas yaitu untuk menambah efek estetis, menghasilkan imaji tambahan, menyampaikan makna secara efektif, memberikan kesan, menambah intensitas perasaan penyair, cara lain dalam memperkaya dimensi bahasa, dan menciptakan keadaan perasaan hati tertentu. Pembelajaran memahami puisi dirancang dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk menunjang proses belajar mengajar.Kata kunci: fungsi majas, penggunaan majas, rencana pelaksanaan pembelajaran.
Co-Authors Ade Anggraini Agung Kurniawan Ahmad Riduwan Ahmad Zuhri Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Alphania Rahniayu Amala, Istiqomah Ahsanu Amy Sabila Ana Juwita Anak Agung Gede Sugianthara Anaria Gunani Andre Setyawan Anggi Tia Suryani Anggoro, Adhitri Ardian, Dina Ari Pahala Hutabarat Ari Rohmawati Ariani, Grace Atti Yudiernawati, Atti Ayu Setiyo Putri Ayu Setiyo Putri Aziz Firdaus Bambang Setiyadi Bayu Andika Bayu Antrakusuma, Bayu Betnawati Betnawati Bryan Tioro Gisri Budi Risnawati Dede Putri Dekas Miyanti Didit Aryani Djuanda, Stephanie N. Dwi Prihatini DYAH FAUZIAH, DYAH Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Endah Prihastuti Eni Hastuti Epri Fitriyani Era Octafiona Evita Fratiwi Fahreza Chandra W Farida Ariyani farida ariyani Farida Ariyani Fathimah Nurhalimah S Fathly Husnawan Febri Ramadani Fikri Ariyanto Fisnia Pratami Fitri Angraini Fitri Dwi Mahardika Fransiska Pratiwi Prasakti Fransiska Retno Widiarti Gatot Soegiarto Gunawan, Vania A. Herlina Herlina Hernaini Hernaini Heru Prasetyo Hesti Hesti Husna, Siti Asmaul Ibnu Hajar Indah Mayasari Indar Agus Susilowati Iqbal Hilal Iqbal Hilal Istiqomah Ahsanu Amala Joko Setyo Nugroho Juwita Sari Pebriani K Sugeng Prijono Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazarudin Karomani Karomani Kasiyah Kasiyah Klara Ken Laras Kusumastuti, Etty H. Lefi, Achmad Lilihata, Jilientasia G. Lisda Syary Lyoni Elvandari M Yanuardi Zain Maharani, Andi RK. Mardiah Hayati Marhana, Isnin A. Masturi Rulia Maya Oktavia Megawati Megawati Meita Hapsari Melinda, Denassa Miftahul Jannah Milwati, Susi Mira Salviani MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad, Ulul Azmi Muharsyam Dwi Anantama Mujiono Mujiono Mukti Arum Kusumadewi Mulyanto Widodo Munaris Munaris Munaris . Nalan Meilia Sisi Nalan Meilia Sisi Nazimah Nazimah Nelly Yustinawati Nenden Lilis Aisyah Neneng Sulasmi Neni Agustin Nety Syafithri ni made mulyasari Ni Nyoman Wetty Suliani Nia Purnamasari Nila Candra Nila Kurniasari Nindy Eka Putri Ningsih, Iraliya Nova Delyanti Nugraha, Ricardo A. Nugroho, Gilang MS. Nur Fadilla Nurdin Putra Jaya Nurlaksana Eko Rusminto Paingan Paingan Pangestika, Zola Nurmadya Prayodi, Rahmat Puspita Cahya Rivai Puspita Trie Utami Rahaju, Anny S. Rahmat Prayogi, Rahmat Rahmawati, Lenny Rangga Yudha Ratih Amalia Wulandari Ratna Dewi Rengga Pinaris Riadi, Bambang Riana Dwi Putra Riana, Hana Ribut Wibowo Rifany Maulidya Rinjani, Lalu GP. Rizki Dilla Sintia Roni Mustofa Rosdiasari Pane Rosyid, Alfian N. Rudi Hermawan Ruri Resmiana Sari Saadah Saadah Safira Nabila Sahrani, Silvina Aulia Semedi, Bambang P. Shera Lovina Shinta Larasati Siagian, Mutiara Indah Sisi, Nalan Meilia Siti Nurhamidah Siti Nurlaili Siti Samhati Sri Wahyuni Ekowati Sriana Ezabella Sudaryo Sudaryo Sukistiono Sukistiono Sulistiawati sulistiawati Sumarti Sumarti Sumarti Suparman Suparman Supriadi Supriadi Supu Hernawiah Surasa Surasa Surya Agus Cahyanti Susilawati Susilawati Susilowati, Indar Agus Syafina Tavip Dwi Wahyuni Teguh Teguh Tika Qurratun Hasanah TRI WULANDARI Ulul Azmi Muhammad Ulul Azmi Muhammad Ummi Maimunah Uti Utari Mutiara Vili Yanthi Wahyu, Dwi Widiyawati Widiyawati Windu Budiarta Wira Widyas Tuty Wiratama, Priangga A. Yandi, I KR. Yessi Eva Nora Yoga Fernando Rizqi Yuli Hariyanto Yusfa Fitri Meza Zusi Ardiana