p-Index From 2021 - 2026
8.772
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Ethnopedagogical Approach: The Influence of Self-Awareness on Muslim Students’ Public Speaking Competence and Interest in Digital Entrepreneurship Lestiyanawati, Rochyani; Alawiyah, Luluk; Efendi, Bahtiar; Kartiwa, Kurniawan
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 23 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/cendekia.v23i2.11842

Abstract

This study examines the impact of self-awareness competency developed through an ethnopedagogical approach on students' English public speaking skills and their interest in digital entrepreneurship. Using a true experimental design with a one-group pretest-posttest design model, this study involved 167 purposively selected students from three faculties at the Al-Qur'an Science University of Central Java in Wonosobo (UNSIQ): the Faculty of Economics and Business, the Faculty of Da’wa and Communication Sciences, and the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. Data were analysed using paired sample t-test, N-Gain scores, regression analysis, and ANOVA. The findings indicate that the students’ awareness competency improved after the intervention, followed by a significant enhancement in their English public speaking skills across faculties. The results also show that self-awareness has a substantial influence on students’ interest in digital entrepreneurship. Variations among faculties were identified, reflecting differences in academic backgrounds. Overall, the study demonstrates that integrating self-awareness within an ethnopedagogical learning approach is effective in strengthening students’ communication competence and fostering entrepreneurial interest in higher education contexts.
Analisis Manajemen Keuangan Petani Dalam Menghadapi Fenomena Bun Upas Di Desa Dieng Kulon Kabupaten Banjarnegara Ampri, Faisal; M. Trihudiyatmanto; Bahtiar Efendi
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.6.2.661-670

Abstract

Penelitian ini melihat analisis manajemen keuangan petani selama persiapan menghadapi fenomena Bun Upas, saat terjadi fenomena, dan sesudah menghadapi fenomena. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji manajemen keuangan petani dalam menghadapi fenomena Bun Upas di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen keuangan berperan penting bagi ketahanan ekonomi petani Dieng Kulon dalam menghadapi risiko iklim. Dengan mengadaptasi perspektif James C. Van Horne, petani mengelola pendanaan melalui modal pribadi dan pinjaman, berinvestasi pada input pertanian berkualitas serta diversifikasi tanaman, dan mendistribusikan hasil panen untuk konsumsi, tabungan, serta reinvestasi. Strategi ini membuktikan relevansi prinsip manajemen keuangan modern dalam memperkuat ketahanan finansial petani di sektor agraris lokal.
Pengaruh Store Atmosphere, Persepsi Harga Dan Customer Experience Terhadap Revisit Intention Sintia Dewi; Bahtiar Efendi; Muhammad Asif Maulana Akbar
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah Vol. 5 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/tyy9pf47

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Store Atmosphere, Persepsi Harga, dan Customer Experience terhadap Revisit Intention pelanggan. Studi kasus dilakukan pada pelanggan Kafe Coffee Bowongso di Wonosobo untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat kunjungan ulang dan memberikan rekomendasi strategis guna meningkatkan loyalitas pelanggan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode angket (kuesioner) dengan sampel penelitian sebanyak 120 responden yang diperoleh menggunakan metode accidental sampling. Responden adalah pelanggan Kafe Coffee Bowongso di Wonosobo. Data yang digunakan merupakan data primer, dan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa Store Atmosphere, Persepsi Harga, dan Customer Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Revisit Intention pelanggan Kafe Coffee Bowongso. Store Atmosphere yang nyaman, Persepsi Harga yang sesuai dengan kualitas, dan Customer Experience yang menyenangkan menjadi faktor utama yang mendorong minat pelanggan untuk kembali. Keterbatasan: Keterbatasan penelitian ini adalah pengukuran seluruh variabel hanya dilakukan menggunakan kuesioner, sehingga terdapat kemungkinan responden mengisi kuesioner secara asal atau tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Selain itu, sampel penelitian terbatas pada pelanggan Kafe Coffee Bowongso di Wonosobo, sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasi untuk kafe lain dengan karakteristik yang berbeda. Implikasi: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Store Atmosphere, Persepsi Harga, dan Customer Experience memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Revisit Intention pelanggan Kafe Coffee Bowongso. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami faktor- faktor yang memengaruhi minat kunjungan ulang pelanggan. Namun, mengingat penelitian ini terbatas pada satu lokasi, hasilnya mungkin hanya berlaku untuk konteks serupa. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan cakupan wilayah dan sampel yang lebih luas disarankan untuk memperkuat generalisasi temuan.
Culture, social capital, Halal certification, and Islamic financing access: Evidence from MSMEs in Wonosobo, Central Java, Indonesia Purwanto, Heri; Efendi, Bahtiar; Musfiroh, Mila Fursiana Salma; Adinugraha, Hendri Hermawan
Journal of Islamic Economics Lariba Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jielariba.vol12.iss1.art33

Abstract

IntroductionThe expansion of the halal economy has increased the importance of halal certification for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Although halal certification enhances product credibility and competitiveness, many MSMEs continue to experience difficulties in obtaining certification and accessing Islamic financing. Existing studies have largely examined halal certification, Islamic financing, and cultural factors separately, leaving limited understanding of how these dimensions interact within a unified halal ecosystem.ObjectivesThis study aims to explore the role of local culture in supporting halal certification implementation and facilitating MSME access to Islamic financing. Specifically, it examines how cultural values, social capital, community trust, and religious networks influence certification adoption, financing accessibility, and business performance.MethodThis study employed a qualitative case study approach in Wonosobo, Central Java, Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and document analysis involving MSME owners, representatives of Islamic financial institutions, halal certification facilitators, religious leaders, and community figures. Data were analyzed using the interactive model of data condensation, data display, and conclusion verification. Triangulation and member-checking procedures were applied to enhance credibility and trustworthiness.ResultsThe findings indicate that local culture functions as a source of social capital that encourages halal certification adoption and strengthens trust in Islamic financial institutions. Approximately 78% of MSMEs perceived halal certification as part of their religious and cultural values, while 82% of MSMEs active in religious communities had obtained or were pursuing certification. Halal-certified MSMEs experienced stronger market credibility, with 71% reporting increased sales and an average turnover growth of 25%. Furthermore, 55% of MSMEs reported easier access to Islamic financing after certification, and 87% of Islamic financial institutions expressed greater confidence in financing halal-certified enterprises. However, 29% of certified MSMEs continued to face financing constraints due to limited financial literacy and administrative capacity. ImplicationsThe results highlight the importance of integrating cultural resources, halal certification programs, and Islamic financing initiatives in strengthening MSME development. Collaborative efforts involving certification authorities, Islamic financial institutions, local governments, and community organizations are necessary to improve halal literacy, financial inclusion, and the effectiveness of the halal economic ecosystem. Originality/NoveltyThis study contributes to the literature by proposing an integrative framework that positions culture as a mediating mechanism linking social capital, halal certification, institutional legitimacy, and access to Islamic financing. The study extends existing research by demonstrating how culturally embedded trust and community networks facilitate both certification adoption and financial inclusion among MSMEs.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Agus Yudianto Aini Rahayu Alfizi, Alfizi Ali Mutafi Ali Salobar, Aditia Lade Alif Lukmanul Hakim Amalia, Ika Asaliatun Amira Arazilla T Ampri, Faisal Anam, Arif Khaerul Anantadjaya, Samuel PD Anggraeni, Diana Anggraini, Diah Putri Annisa Zanjabila Irsan Apriliani, Aenun Apriliani, RAEP. Ardiyanti, Yunita Arifin, Davit Arsadhana, Muhamad Ashshiddiqy, Muhammad Zain Ayu Wulandari Azka, M. Gilang Maulana Azka, Muhammad Gilang Maulana Azzahra, Septiana Bhakti, Achmad Hasbuka Hudaya Candra Nurhayati, Eny Cemarawati, Nungki Donny Dharmawan Ekasari, Silvia Emma Budi Sulistiarini Ernawati Ernawati Fauziah Ramadhani Feriyadin, Feriyadin Firdaus Firdaus Hafari, Narulita Harahap, Ida Hartiyah, Sri Hendri Hermawan Adinugraha Heri Purwanto Hidayat, Akhmad Ma’ruf Hidayatullah, Muhammad Fendriansyah Hidayatunni’mah, Khusna Hikmah, Ziana Nurul Humairo, Calista Judijanto, Loso Kapisa, Redi Yana Karimullah, Suud Sarim Kartiwa, Kurniawan Kaukab, M. Elfan Kespandiar, Tengku Kholunnafiah, Ulya Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kusdayanti, Niken Lailatul Munawaroh, Lailatul Leni Nur Khofifah Lestari, Tiyas Puji Lidya Octavia Sitinjak Lini, Nahdia Luh Komang Candra Dewi Luluk Alawiyah, Luluk M. Trihudiyatmanto Maulana Akbar, Muhamad Asif Maulana Azka, Muhammad Gilang Maulana, Ayi Ma’ruf Amri Ma’ruf Amri1 Merita Ayu Indrianti Muhammad Asif Maulana Akbar Mulya, Adi Tri Musfiroh, Mila Fursiana Salma Muslimawati, Naning Musran Munizu Nabila, Shofiyyatun Naifatun Irbah Nawangwulan, Irma M Ningsih, Tri Widyastuti Noor Hikmah, Noor Nugroho Hadi, Sugeng Nur Alam Nur Baiti Jannati Nur Faizah, Yuniar Laeli Nurhayati, Eni Candra Nurina Nurina Pangestuti, Anni Enggal Prakarsa, Bagus Putri Nahdly Purba Putri, Desyana Rahayu, Anisa Ristanto, Bowo Rizkiyadi, Dicky Rochyani Lestiyanawati, Rochyani Romandhon, Romandhon Saehu, Muh. Syaiful Sangadin, Ahmad Yajid Sarrono, Jimi Sattar Sattar, Sattar Sekar Indah Tri Dewi SETIAWAN JODI, I WAYAN GEDE ANTOK Setiawan, Anggun Sintia Dewi Sofiyanti, Lilis Sri Sugiarti Sri Wahyuni Sri Wulandari Sucandrawati, Ni Luh Ketut Ayu Sudha Suhendar Suhendar, Suhendar Sunday Ade Sitorus Suntiah, Suntiah Supriatna, Metha Djuwita Supriyono Supriyono Susanti Susanti Susanti, Maulida Rahma Tiyono, Tito Triola Chairunnisa Umami, Siti Fithrotul Utami, Farida Riza Wibowo, Teguh Setiawan Yanti, Nyatmi Dwi Zariroh, Fairuzza Arza